Articles
3,446 Documents
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN HUBUNGAN TERHADAP DONATUR UNTUK MENINGKATKAN LOYALITAS DAN JUMLAH DONATUR VIHARA DHAMMADIPA SURABAYA
Aprillisa, Ragita;
Wirawan, Adhicipta Raharja
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Customer Relationship Management dapat meningkatkan loyalitas donatur dalam memberikan donasi kepada organisasi nirlaba, termasuk Vihara Dhammadipa Surabaya.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara semi terstruktur, observasi, sertaanalisis dokumen. Penelitian ini menganalisis kelemahan pada struktur organisasi dan sistem manajemen hubungan terhadap donatur yang diterapkan, serta merekomendasikan rancangan sistem informasi manajemen hubungan terhadap donatur untuk Vihara Dhammadipa Surabaya dengan lebih berfokus kepada meningkatkan hubungan dengan donatur, yang juga didukung dengan jaringan internet. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi manajemen hubungan terhadap donatur serta pelayanan yang baik kepada donatur berperan penting dalam mempengaruhi loyalitas donatur dalam memberikan donasi.
EVALUASI APPLICATION CONTROL PADA SISTEM PEMBELIAN CV.X
Purwo, Natalia Wijaya;
Sugiarti, Yenny;
Sutanto, Aurelia Carina
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap efektivitas dari penerapan application control atas sistem informasi pada sistem pembelian CV. X. Peranan dari Information and Communication Technology yang memberikan banyak manfaat tidak terlepas dari masalah dalam hal pengolahan data dan terdapat kelemahan dalam pengaplikasiannya. Oleh karena itu application control menjadi bagian penting sebagai solusi keamanan perusahaan, dimana pengendalian ini memiliki tujuan untuk memastikan bahwa seluruh transaksi telah diotorisasi, dicatat, diklasifikasikan, diproses, dan dilaporkan secara akurat. Objek penelitian merupakan perusahan retail yang memiliki latar belakang terus mengalami perubahan dengan menggunakan aplikasi yang berbeda-beda pada setiap tahunnya. Hal ini diakibatkan kekurangan dari aplikasi yang tidak mampu mengakomodasi kebutuhan perusahaan atas aplikasi komputer untuk mendukung kegiatan operasionalnya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa beberapa kelemahan aplikasi memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap sistem pembelian CV. X. Oleh karena itu, peningkatan atas sensitifitas sistem dalam mendeteksi kesalahan dan perbaikan secara terus menerus sangatlah perlu untuk dilakukan agar pengendalian sistem berada pada kondisi siaga penuh untuk mendukung segala kegiatan operasional CV. X pada sistem pembelian.
PENERAPAN ENVIRONMENTAL COST ACCOUNTING PADA PG. MODJOPANGGOONG DI KABUPATEN TULUNGAGUNG
Setyaningtyas, Ina;
Andono, Fidelis Arastyo
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peningkatan produksi gula berarti meningkat juga limbah hasil dari produksi gula. Limbah yang dihasilkan dari proses produksi gula tersebut berupa limbah padat, cair maupun gas. Ada beberapa pabrik gula kurang dapat mengelola limbah meraka dengan baik dan berdampak pada pencemaran lingkungan. Kasus yang terjadi yaitu kebocoran tetes PG. Ngadirejo dan kelalaian PG. Gempol kerep dalam pengelolaan limbahnya, hingga berdampak pada kematian masal ikan. Pengelolaan akan limbah hasil dari produksi gula ini harus benar-benar diperhatikan, karena dampak dari pencemaran limbah ini sendiri akan sangat merugikan bagi pihak eksternal maupun bagi internal pabrik itu sendiri. Dengan penerapan Environmental Cost Accounting perusahaan dapat mengukur dampak lingkungan secara fisik maupun secara finansial. Penerapan ECA dapat dilakukan dengan model biaya kualitas lingkungan. Dengan mengkategorikan aktifitas terkait dengan pengelolaan lingkungan ke dalam empat kategori biaya kualitas lingkungan yaitu biaya pencegahan (prevention cost), biaya deteksi (detection cost), biaya kegagalan internal (internal failure cost), biaya kegagalan eksternal (external failure cost). Setelah itu membuat laporan biaya lingkungan dan laporan keuangan lingkungan. Dari situ didapatkan informasi-informasi yang dapat digunakan manajemen untuk pengembilan keputusan terkait dengan biaya lingkungan dan pengelolan limbah. PG. Modjopanggoong dalam pengelolaan limbahnya sudah cukup baik, namun PG belum menerapkan Environmental Cost Accounting.
PENERAPAN ACTION CONTROL UNTUK MENGATASI MOTIVATIONAL PROBLEM KARYAWAN DI PT PUNDIMAS BAHAGIA DI ATAMBUA
Lasakar, Meyana Funny
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang menentukan tercapainya tujuan badan usaha. Namun, seringkali terdapat perbedaan kepentingan antara tujuan badan usaha dan tujuan dari karyawan. Adanya perbedaan kepentingan ini yang menimbulkan motivational problem karyawan yang mana karyawan seringkali bekerja tidak sesuai dengan tujuan badan usaha. Motivational problem karyawan dapat diatasi dengan menggunakan salah satu jenis sistem pengendalian manajemen yaitu action control. PT Pundimas Bahagia di Atambua merupakan salah satu badan usaha yang bergerak di bidang jasa konstruksi dan pengolahan kayu yang dalam mencapai tujuannya membutuhkan banyak sumber daya manusia dan juga seringkali mengalami motivational problem karyawan. Adapun kontrol yang dibuat oleh PT Pundimas Bahagia di Atambua merupakan salah satu pengendalian untuk mengatasi motivational problem karyawan. Akan tetapi kontrol yang ada masih belum cukup memotivasi karyawan sehingga dilakukannya penelitian untuk menerapkan action control dalam mengatasi motivational problem karyawan di PT Pundimas Bahagia di Atambua
PENGELOLAAN HUMAN CAPITAL DALAM SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN UNTUK MENINGKATKAN COMPETITIVE ADVANTAGE SALON SHINJUKU
June, Vanya;
Frisko, Dianne
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan Intellectual Capital khususnya human capital dalam Sistem Pengendalian Manajemen pada badan usaha yang bergerak di bidang jasa. Penelitian ini dilakukan karena mengingat perusahaan sekarang lebih cenderung untuk berinvestasi pada pengetahuan dan sumber daya manusianya dibanding dengan teknologi dan mesin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan objek badan usaha yang bergerak di bidang jasa yaitu salon Shinjuku yang berada di Surabaya. Dalam penelitian ini dilakukan analisis mengenai pengelolaan human capital di salon Shinjuku dalam Sistem Pengendalian Manajemen yang berguna untuk mendukung competitive advantage. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa salon Shinjuku telah menerapkan human capital dalam sistem pengendalian manajemen dengan cukup baik namun masih diperlukan beberapa perbaikan agar dapat mendukung untuk meningkatkan competitive advantage salon Shinjuku dalam jangka panjang.
PENERAPAN AUDIT SIKLUS PERSEDIAAN DAN PERGUDANGAN UNTUK MENDUKUNG KEWAJARAN PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PADA PT “B” DI SIDOARJO
Manopo, Elvina Andrea Angga;
Tan, Yuliawati
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam badan usaha manufaktur, siklus persediaan dan pergudangan merupakan siklus utama yang berhubungan erat dengan siklus transaksi lainnya. Dalam hal ini siklus persediaan dan pergudangan memegang peran vital karena persediaan merupakan salah satu aset terbesar yang dimiliki badan usaha tersebut. Persediaan merupakan komponen utama dalam siklus persediaan dan pergudangan yang merupakan salah satu aset lancar yang memiliki jumlah signifikan dalam laporan keuangannya. Persediaan memiliki nilai yang material dalam nilai aset suatu badan usaha, sehingga nilai persediaan dapat mempengaruhi laporan laba rugi badan usaha. Oleh karena itu, nilai persediaan yang sebenarnya harus tercermin dalam laporan keuangan badan usaha. Untuk menjawab kebutuhan akan penilaian persediaan yang memadai, audit siklus persediaan dan pergudangan perlu dilaksanakan untuk meningkatkan kewajaran penyajian laporan keuangan. Pelaksanaan audit siklus persediaan dan pergudangan terdiri dari beberapa prosedur audit yaitu compliance test, substantive test, dan analytical review. Dalam melaksanakan audit atas siklus persediaan dan pergudangan untuk menentukan kewajaran penyajian laporan keuangannya, maka dilaksanakan pengujian pengendalian terhadap PT “B” sehingga dapat diperoleh informasi mengenai perlakuan akuntansi serta pengendalian internal yang selama ini dijalankan oleh PT “B”. Dalam mengumpulkan data-data yang dibutuhkan, maka peneliti melakukan survey pada PT “B” untuk memperoleh gambaran umum mengenai kondisi dan kegiatan badan usaha. Dari hasil evaluasi terhadap pengendalian internal atas persediaan bahan baku PT “B” diketahui bahwa pengendalian internal PT “B” cukup baik dan memadai, walaupun dalam pelaksanaannya masih terdapat kelemahan-kelemahan yang perlu mendapat perbaikan. Setelah melakukan pengujian pengendalian internal, peneliti melakukan substantive test pada PT “B” yang dirancang untuk menguji pengendalian internal serta perlakuan akuntansi yang secara langsung dapat mempengaruhi kebenaran saldo akun-akun terkait siklus persediaan dan pergudangan dalam laporan keuangan. Hasil substantive test pada PT “B” menunjukkan bahwa laporan keuangan PT “B” telah disajikan secara wajar, namun masih terdapat kelemahan-kelemahan yang perlu diperbaiki terutama dalam hal pengendalian atas persediaan bahan bakunya terkait dengan penyimpanan serta pengeluarannya.
PENGARUH EDUKASI MELALUI MEDIA VISUAL BUKU ILUSTRASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2
Tjahjono, Yosephin Puteri
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengelolaan diabetes dimulai dengan edukasi pasien yang menjadi peran apoteker. Dalam melakukan edukasi, dapat digunakan alat bantu berupa media audio dan visual untuk membantu menyampaikan informasi. Untuk mengetahui bagaimana efektivitas media visual berupa buku ilustrasi sebagai alat bantu edukasi, dilakukan penelitian mengenai pengaruh edukasi dengan media ini terhadap pengetahuan dan kepatuhan pasien diabetes tipe 2. Sebanyak 20 pasien diabetes mellitus tipe 2 yang menjadi subyek penelitian dibagi menjadi 2 kelompok, kontrol dan uji (masing-masing 10 pasien). Subyek kelompok kontrol tidak mendapat edukasi dalam bentuk apapun, sedangkan pada subyek kelompok uji dilakukan intervensi berupa edukasi dengan media buku ilustrasi. Pengetahuan dan kepatuhan diukur menggunakan kuisioner yang diberikan sebelum dan 2 minggu setelah intervensi dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kepatuhan signifikan pada kelompok uji dibandingkan kelompok kontrol. Hasil analisis secara statistik juga menunjukkan bahwa edukasi melalui media visual berupa buku ilustrasi mempengaruhi pengetahuan dan kepatuhan pasien diabetes mellitus tipe 2.
DAYA ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) PENGERINGAN MATAHARI LANGSUNG dan FREEZE DRYING
Suryadi, Joe
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Antioksidan adalah zat penghambat reaksi oksidasi akibat radikal bebas. Manggis (Garcinia mangostana L.) merupakan salah satu tanaman yang kaya akan senyawa antioksidan. Keunggulan buah manggis terletak pada kulit buahnya. Penelitian terhadap aktivitas ekstrak etanol kulit buah manggis menunjukkan adanya aktivitas antioksidan terhadap DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) yang merupakan radikal bebas. Pada penelitian ini ingin diketahui pengaruh metode pengeringan sinar matahari langsung dan freeze drying. Serbuk kulit buah manggis dari kedua metode pengeringan diekstraksi secara maserasi kinetik sehingga didapat ekstrak etanol kulit buah manggis. Uji secara kualitatif menunjukkan semakin besar kadar ekstrak etanol dari kedua metode pengeringan semakin memudarkan warna larutan DPPH dalam etanol. Uji kuantitatif dengan metode spektrofotometri sinar tampak dilakukan dengan metode DPPH terhadap daya antioksidan dari kulit buah manggis. Dari penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa daya antioksidan ekstrak etanol kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) freeze drying lebih besar daripada ekstrak etanol kulit buah manggis pengeringan matahari langsung, ditunjukkan dari nilai EC50 ekstrak etanol kulit buah manggis dengan freeze drying = 44,72 bpj dan EC50 ekstrak etanol kulit buah manggis pengeringan matahari langsung = 51,27 bpj.
EFEK JUS BUAH JAMBU BIJI ( Psidium guajava L. ) PADA PENDERITA DISLIPIDEMIA
Astawan, I Wayan Sastra
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Uji efek penggunaan jus buah jambu biji yang diberikan secara oral terhadap persentase selisih LDL dan Trigliserida pada 10 pasien dislipidemia dengan LDL > 100 mg/dL dan Trigliserida > 150 mg/dL. Pasien mengkomsumsi jus buah jambu biji dosis 650 mg/kg BB,3 kali sehari pada pagi, siang, dan sore hari, 30 menit sebelum makan dengan volume pada tiap pemberian 200 ml selama 30 hari. Dari hasil pengamatan LDL sebelum dan sesudah terapi didapatkan rata-rata persentase selisih LDL adalah 21,96 %, sedangkan rata-rata persentase selisih Trigliserida adalah 1,96 %, maka jika dihitung dengan metode t-berpasangan persentase selisih LDL ini nilainya berbeda bermakna sedangkan Trigliserida nilainya tidak berbeda bermakna, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi jus buah jambu biji dosis 650 mg/kg BB tiap 200 ml, sehari 3 kali, 30 menit sebelum makan selama 30 hari efektif menurunkan LDL pada penderita dislipidemia
UJI EFEK SEDUHAN DAUN KATUK (Sauropus androgynus (L.) Merr) TERHADAP LIBIDO TIKUS JANTAN (Rattus novergicus) DALAM PENGGUNAANNYA SEBAGAI AFRODISIAK DENGAN ALAT LIBIDOMETER
Arifien, Artantya Putra
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian seduhan daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr) sebagai Aphrodisiac. Seduhan daun katuk diberikan secara oral setiap hari selama 14 hari. Terdapat 4 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol diberi Aqua demineralisata (K), kelompok perlakuan I diberi 100 mg/kg BB (U1), kelompok perlakuan II diberi 125mg/kg BB (U2) dan kelompok perlakuan II diberi 150 mg/kg BB (U3), masing-masing kelompok terdiri dari 10 ekor tikus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian seduhan daun katuk selama 14 hari dapat meningkatkan libido tikus jantan. Dapat disimpulkan bahwa pemberian seduhan daun katuk yang diberikan secara oral selama 14 hari efektif meningkatkan libido pada dosis 100 mg/kg BB jika dibandingkan dengan kelompok kontrol.