Articles
25 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 3 (2014): Oktober"
:
25 Documents
clear
IMPLEMENTASI KEAMANAN DATA MENGGUNAKAN ALGORITMA BLOWFISH DAN LSB PADA CITRA
Khairul Putra Siregar;
Eko Aribowo
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 3 (2014): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jstie.v2i3.2884
Keamanana informasi merupakan salah satu hal penting namun sering di abaikan di dalam pengelolaan dan pengembangan sistem informasi. Namun sebenarnya ada banyak cara yang di lakukan untuk meningkatkan keamanan informasi yang kita miliki salah satunya menggunakan kriptografi, kriiptografi adalah pengacakan atau pengubahan data pesan menjadi data yang sulit untuk dipahamai. Namun bentuk acak atau tidak wajar dari pesan tersebut terkadang menimbulkan kecurigaan atau rasa penasaran untuk memahami arti dari pesan acak tersebut, maka agar kecurigaan terhadap pesan aca tersebut hilang, pesan tersebut dapat di sisipkan kedalam bentuk data lain seperti citra, audio, video dan lain sebagainya.oleh karena itu dibuat lah penelitian tentang penggabungan kriptografi dengan metode Blowfish dan steganografi dengan metode least Significant Bit (LSB). Subjek dalam penelitian ini adalah bagaimana mengimplementasikan kriptografi dengan algoritma Blowfish untuk mengubah pesan menjadi kode-kode yang tak bisa dikenali dan kemudian hasilnya disembunyikan dalam sebuah file gambar berformat Bitmap dengan steganografi metode LSB. Pengembangan aplikasi ini meliputi analisis kebutuhan sistem, perancangan DFD dan Flowchart enkripsi dan deskripsi Blowfish dan LSB, perancangan antarmuka dan implementasi program serta pengujian sistem.Hasil dari penelitian ini adalah suatu Implementasi Keamanan Data Menggunakan Algoritma Blowfish dan LSB pada Citra. Aplikasi ini mampu mengenkripsi pesan dan meyembunyikannya ke dalam sebuah file citra dengan ekstensi BMP. Berdasarkan pengujian program dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini bermanfaat dan berguna untuk menjaga keamanan dokumen. Kata kunci      :          Blowfish, Kriptografi, Least Significant Bit (LSB), Steganografi
IMPLEMENTASI SISTEM PAKAR UNTUK PENGOBATAN BEKAM DENGAN METODE CASE BASE REASIONING (STUDI KASUS : RUMAH BEKAM MUSLIMAH YOGYAKARTA)
Bagus Imam S.N.;
Sri Winiarti
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 3 (2014): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jstie.v2i3.2875
Pengobatan bekam dapat dilihat bahwa selama ini para ahli pengobatan bekam kurang alat bantu yang lebih cepat, pasti dan efisien karena selama ini hanya menggunakan alat bantu yang konvensional. Pengajaran secara tradisional seperti menggunakan kaedah lisan, tulisan dan media-media bantuan biasa seringkali mempersulit para tenaga ahli dalam menerjemahkan sesuatu konsep yang sukar dan komplek. Berbagai pengalaman manusia yang lepas serta kesulitan dalam menyerap ilmu, kini coba diatasi serta diperbaiki dengan menggunakan aplikasi desktop. Oleh karena itu perlu dibuat adanya sistem pakar pengobatan bekam. Tujuan penelitian ini menghasikan sistem yang dapat membantu para pakar untuk mengetahui titik bekam, penyakit, penyebab, gambar, saran dan nilai similarity yang tentunya memberi kemudahan dalam penentuan titik bekam dengan cepat dan tepat.                 Pengembangan perangkat lunak sistem ini meliputi, analisis perangkat lunak yang terdiri dari kebutuhan user, analisis kebutuhan sistem, dan perancangan basis pengetahuan. Perancangan sistem , terdiri dari konteks diagram dan DFD , perancangan model terdiri dari Entity Relationship Diagram ( ERD ) , Mapping Table dan perancangan Tabel. Implementasi program menggunkan Microsoft visual basic 6.0 dan pengujian Sistem secara Black Box Test dan Alfa Test. Hasil dari penelitian ini adalah Implementasi Sistem Pakar untuk Pengobatan Bekam dengan Metode Case Base Reasioning. Sistem ini mendiagnosa 25 penyakit pada manusia. Keluaran dari sistem adalah hasil diagnosa penyakit yang dilengkapi dengan nilai kemiripan (similarity) yang diperoleh dari hasil perhitungan mengunakan metode Case Based Reasoning, gambar titik bekam, penyebab, serta solusi penangananya. Kata kunci : Sistem pakar, Visual Basic, Case Base Reasoning
APLIKASI PENTERJEMAH BAHASA INDONESIA KE BAHASA KOMERING DAN SEBALIKNYA
Linda Mariana;
Dewi Soyusiawaty
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 3 (2014): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jstie.v2i3.2889
Bahasa daerah di sepanjang wilayah Baturaja adalah bahasa Komering namun bahasa Komering sebagai bahasa asli mulai tergeser karena sedikitnya jumlah pengguna dan penggunaan bahasa Indonesia karena banyaknya pendatang dari daerah lain. Jumlah pengguna bahasa Komering semakin berkurang sehingga dikhawatirkan bahasa ini akan punah dimasa datang. Untuk membantu melestarikan bahasa Komering sebagai bahasa daerah, maka perlu dibangun sebuah program penerjemah.Pada penelitian ini akan dibangun sebuah aplikasi penterjemah bahasa Indonesia ke bahasa Komering dan sebaliknya. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara metode kepustakaan, wawancara. Kemudian melakukan tahap perancangan sistem yang terdiri dari 5 tahap, yaitu perancangan proses (DFD), perancangan flowchart, perancangan kamus, perancangan sistem representasi pengetahuan, dan perancangan antar muka. Program dibangun dengan menggunakan Visual Basic 6.0. Untuk lebih menjamin validitas data, dilakukan juga pengujian black box dan alpha test. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah perangkat lunak aplikasi penterjemah bahasa Indonesia ke bahasa Komering dan sebaliknya,dengan jumlah kata yang terdapat di dalam aplikasi yaitu 880 kata, yang dapat digunakan untuk membantu mahasiswa, pelajar, pendatang maupun penduduk asli suku Komering untuk mempermudah dalam mempelajari dan menterjemahkan bahasa Indonesia – Komering dan sebaliknya sebagai alat komunikasi . Berdasarkan hasil pengujian sistem dengan black box test dan alpha test menunjukan bahwa aplikasi ini layak dan dapat digunakan.Kata Kunci : Bahasa Indonesia, Bahasa Komering, Penterjemah.
PEMBANGUNAN PUSAT INFORMASI OBAT UNTUK MEMPERMUDAH PENCARIAN DATA OBAT BAGI MASYARAKAT BERBASIS INFORMATION RETRIEVAL
Enggar Tyasto Wingwirawan;
Dewi Soyusiawaty
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 3 (2014): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jstie.v2i3.2880
Obat adalah bahan atau zat yang berasal dari tumbuhan, hewan, mineral maupun zat kimia tertentu yang dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit, memperlambat proses penyakit dan atau menyembuhkan penyakit. Masyarakat memiliki hak memperoleh pelayanan kesehatan berdasarkan Undang-Undang, tetapi pengetahuan masyarakat tentang pentingnya konsultasi dan informasi obat dapat beresiko kurang efektifnya obat yang didapat terhadap penyembuhan penyakit yang diderita. Pemanfaatan TIK dalam aplikasi bidang kesehatan diduga belum maksimal, karena belum memiliki fungsi sebagai pusat informasi obat yang akan lebih memudahkan masyarakat mendapatkan informasi obat tanpa harus mengunjungi tenaga kesehatan seperti dokter atau apoteker. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dibuat suatu penelitian untuk mengembangkan aplikasi pusat informasi obat yang mampu mempermudah masyarakat melakukan pencarian data obat.Dalam penelitian ini yang menjadi subyek adalah pusat informasi obat untuk membantu masyarakat menambah pengetahuan informasi obat dan mempermudah masyarakat mendapatkan obat yang tepat. Metode pengumpulan data dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Metode pengembangan sistem menggunakan metode waterfall dengan tahapan-tahapan analisis sistem menggunakan UML, perancangan sistem meliputi rancang struktur database, struktur menu, dan rancang form input output, coding, implementasi, dan pengujian. Metode pencarian dalam aplikasi pusat informasi obat yang digunakan adalah information retrieval dan pengujian sistem dengan white box dan black box. Hasil penelitian ini adalah aplikasi pusat informasi obat untuk memudahkan pencarian data obat bagi masyarakat menggunakan metode information retrieval, setelah dibangunnya aplikasi terlihat perbedaan kemudahan mendapatkan informasi obat, hal tersebut telah dibuktikan berdasarkan pengujian menggunakan paired t-test yang menghasilkan nilai t = - 19.654 dan nilai –p = 0.03<0.05. Berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa aplikasi pusat informasi obat dapat membantu memudahkan masyarakat mendapatkan informasi obat.Kata Kunci : Pusat Informasi Obat, Information Retrieval, Framework Codeigniter
MEDIA PEMBELAJARAN WIRED LAN DAN WIRELESS LAN PADA MATA KULIAH KOMUNIKASI DATA DAN JARINGAN KOMPUTER BERBASIS MULTIMEDIA
Syaefudin Ahmad;
Imam Riadi
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 3 (2014): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jstie.v2i3.2645
Mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami materi Wired LAN dan Wireless LAN sehingga mahasiswa juga mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal – soal yang diberikan oleh dosen. Penyampaian materi yang hanya mengandalkan buku dan penjelasan melalui slide powerpoint dari dosen menyebabkan pembelajaran menjadi kurang menarik dan cenderung membosankan. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya nilai akhir mahasiswa yang kurang baik atau tidak memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu kegiatan perkuliahan Komunikasi Data dan Jaringan Komputer. Dengan adanya media pembelajaran berbasis multimedia ini diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan pemahaman dan minat belajar dalam kegiatan belajar khususnya mengenai Wired LAN dan Wireless LAN.Metode penelitian ini dilaksanakan dengan mengidentifikasi permasalahan, pengumpulan data melalui metode survey, observasi, interview dan literature. Data yang terkumpul digunakan untuk menganalisis user, kebutuhan user, kebutuhan sistem. Aplikasi disusun dengan prosedur yang mencakup mendefinisikan masalah, merancang konsep, merancang isi, merancang naskah, merancang grafis, memproduksi sistem, uji sistem dengan black box dan alpha test.Berdasarkan hasil pengujian menggunakan black box test dan alpha test dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran ini dapat membantu proses pembelajaran mahasiswa dan dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran Wired LAN dan Wireless LAN pada matakuliah Komunikasi Data dan Jaringan Komputer.Kata Kunci : Wired LAN, Wireless LAN, Media Pembelajaran, Komunikasi Data, Jaringan Komputer
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN LOKASI BUDIDAYA JAMUR TIRAM DENGAN METODE KRITERIA BAYES ( STUDI KASUS RUMAH KEBUN JAMUR YOGYAKARTA )
Rosary Indah Dewi;
Dewi Soyusiawaty
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 3 (2014): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jstie.v2i3.2895
Dalam membudidayakan jamur tiram memiliki faktor-faktor yang sangat berpengaruh pada budidaya jamur tiram yaitu media tumbuh jamur, proses sterilisasi bag log (F-3 atau F-4) dan menjaga lingkungan tumbuh jamur yaitu faktor lingkungan dalam rumah jamur yang meliputi media tanam, suhu, kelembaban ruangan, cahaya dan sirkulasi udara. Maka dari itu petugas harus melakukan pengecekan terlebih dahulu untuk menentukan lokasi yang cocok untuk tempat budidaya jamur dengan kualitas baik. Hasil dari pengecekan ditulis secara manual dalam bentuk laporan. Hal ini dapat menyulitkan petugas. Oleh sebab itu, pada penelitian ini dibangunlah sebuah Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Lokasi Budidaya Jamur dengan Metode Kriteria Bayes.Sistem dibangun dengan menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0, penentuan alternatif lokasi yang berhak menjadi tempat budidaya jamur dilakukan dengan melakukan perhitungan menggunakan metode Bayes pada bobot masing-masing kriteria yang ada ditiap alternatif. Perancangan sistem terdiri dari merancang alur keputusan, merancang tabel keputusan, konteks diagram dan DFD, perancangan model terdiri dari Entity Relationship Diagram (ERD), Mapping Table serta perancangan tabel dan pengujian sistem secara Blackbox Test dan Alpha Test.Dari penelitian ini dihasilkan “Sistem Pendukung Keputusan Penetuan Lokasi Budidaya Jamur dengan Metode Kriteria Bayes†yang dapat digunakan untuk membantu petugas dalam menyeleksi lokasi cocok untuk budidaya jamur di Rumah Kebun Jamur Yogyakarta.Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Metode Bayes
APLIKASI DETEKSI TEPI UNTUK MENENTUKAN KUALITAS MUTU CITRA BELIMBING MANIS MENGGUNAKAN METODE LAPLACIAN OF GAUSSIAN
Aditya Kurniawan;
Murinto Murinto
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 3 (2014): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jstie.v2i3.2885
Pengklasifikasian kualitas buah belimbing dari tempat distributor masih dilakukan secara manual menggunakan penglihataan manusia. Untuk itu fungsi mata manusia digantikan dengan suatu proses otomatisasi yang dapat mengklasifikasikan kualitas buah belimbing secara lebih akurat. Proses yang dilakukan adalah dengan mendeteksi cacat pada buah belimbing menggunakan metode deteksi tepi Laplacian of Gaussian.           Pada penelitian ini, proses otomatisasi pengklasifikasian kualitas buah dilakukan dengan mendeteksi cacat pada tepi buah belimbing menggunakan metode deteksi tepi Laplacian of Gaussian dengan menggunakan software Delphi 7.0. Hasil prosentase cacat dibandingkan dengan data standar mutu buah CODEX (2005). Kualitas buah dikategorikan kedalam 2 ketegori yakni kelas I, dan kelas II. Ada beberapa langkah program yang dilakukan yaitu mengambil citra asli test.bmp, kemudian dilakukan proses pemotongan (cropping) citra yang sudah dicroping kemudian diubah ke citra keabuan (grayscale), citra grayscale yang masih terdapat derau dirubah ke citra penapisan, citra penapisan diubah menjadi citra biner (thresholding), citra biner kemudian diolah dengan deteksi tepi menggunakan metode Laplacian of Gaussian. Proses pengkklasifikasian dengan proses prosentase, dengan cara jumlah piksel citra putih dibagi jumlah piksel buah dikalikan 100.           Dari penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil dari deteksi tepi menggunakan Laplacian of Gaussian menghasilkan titik-titik tepi yang cukup jelas sehingga mempermudah dalam klasifikasi kualitas buah belimbing. Dari hasil pengujian program dengan menggunakan 20 sampel citra buah belimbing didapat prosentase kebenaranya adalah 90% sehingga aplikasi ini layak digunakan.Kata kunci: Buah belimbing, Deteksi tepi, Laplacian of Gaussian.
DETEKSI PENYAKIT AYAM MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN METODE PERCEPTRON
Diana Riyanti;
Ardi Pujiyanta
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 3 (2014): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jstie.v2i3.2876
Penyakit ayam merupakan salah satu penyebab kematian terbesar pada ayam dan memberikan kerugian ekonomi yang besar bagi peternak ayam. Penyakit ayam yang hampir sama gejalanya membuat peternak terkadang salah dalam menanganinya. Oleh sebab itu dibangun suatu sistem berbentuk dekstop, yang berguna membantu peternak dalam mendiagnosa suatu penyakit ayam. Jaringan syaraf tiruan menirukan pembelajaran otak manusia. Algoritma jaringan syaraf Perceptron merupakan salah satu metode jaringan syaraf tiruan yang dapat menyelesaikan permasalahan yang rumit. Pemilihan digunakannya metode ini berdasarkan pada algoritma Perceptron yang menerapkan pola pembelajaran dan pelatihan. Tahap pengembangan aplikasi jaringan syaraf Perceptron menggunakan metode pengumpulan data berupa wawancara, studi pustaka dan observasi. Tahap pengembangan aplikasi perangkat lunak meliputi pembuatan basis pengetahuan, pemodelan proses, penetapan input dan target, arsitektur jaringan, pelatihan dan pengujian, perancangan form dan interface, implementasi sistem, dan pengujian sistem yang menggunakan apha test dan black box test. Sumber penelitian diperoleh dari wawancara dengan pihak yang terkait. Berdasarkan Pelatihan yang dilakukan maka aplikasi Jaringan Syaraf Tiruan yang terbentuk dapat mengenali pola yang ada dengan baik terdiri dari variasi nilai alpha 0.1, 0.3, 0.6, dan 1. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan aplikasi deteksi penyakit ayam menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan dengan Metode Perceptron telah mampu digunakan untuk memberikan diagnosa awal pada penyakit ayam yang cukup akurat yaitu dengan hasil akurasi 90% dengan memakai nilai alpha 1 dari 60 data untuk pelatihan dan 100 data untuk pengujian. Kata Kunci : Perceptron, Jaringan Syaraf Tiruan, Penyakit Ayam
RANCANG BANGUN SIG PEMANTAUAN PENYEBARAN PENYAKIT DBD KABUPATEN SIAK BERBASIS WEB
Zul Fachmi;
Ali Tarmuji
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 3 (2014): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jstie.v2i3.2890
Kesehatan merupakan salah satu faktor kualitas hidup yang mencerminkan pada pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Dinas Kesehatan Kabupaten Siak masih kesulitan untuk pemantauan lokasi penyebaran penyakit demam berdarah dengue disetiap daerah-daerah yang ada di Kabupaten Siak dikarenakan belum adanya informasi dalam bentuk peta. Selain itu, pengolahan data yang terkait tentang penyakit demam berdarah dengue belum terintegrasi secara maksimal karena data masih tersimpan dalam bentuk arsip teks. Penyajian informasi penyakit demam berdarah dengue masih sebatas brosur dan leaflet sehingga mengalami kesulitan dalam penanggulangan penyebaran penyakit demam berdarah dengue di Kabupaten Siak. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk hidup sehat dan bersih. Agar seluruh upaya itu berjalan lancar, diperlukan sosialisasi serta pemahaman tentang penyakit demam berdarah dengue kepada masyarakat. Oleh karena itulah sistem informasi geografis merupakan suatu solusi yang akan diberikan guna menunjang pelayanan Dinas Kesehatan Kabupaten Siak untuk dapat membantu masyarakat banyak.Topik dalam penelitian ini adalah Rancang Bangun SIG Pemantauan Penyebaran Penyakit DBD Kabupaten Siak Berbasis Web. Langkah awal yang dilakukan dalam penelitian ini adalah melakukan pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan literatur. Aplikasi disusun dengan prosedur yang mencakup identifikasi masalah, analisis kebutuhan sistem, analisis kebutuhan proses, perancangan antarmuka, implementasi dan pengujian sistem berupa Black Box Test dan Alpha Test.Hasil dari penelitian ini adalah Rancang Bangun SIG Pemantauan Penyebaran Penyakit DBD Kabupaten Siak Berbasis Web. Dengan kesimpulan SIG ini mampu memberikan informasi tentang peta penyebaran penyakit DBD dan dapat mengetahui tinggi dan rendahnya kasus DBD disetiap kecamatan serta dapat mencari data kasus DBD berdasarkan tahun. Dari pengujian dihasilkan sangat setuju (SS) 50% dan setuju (S) 47,1% sehingga aplikasi ini membantu pengguna dengan baik dan layak untuk digunakan. Kata Kunci : SIG, pemantauan, penyebaran, DBD, Kabupaten Siak.
PEMBUATAN MODEL ENTERPRISE ARCHITECTURE PLANNING BTM SURYA UMBULHARJO DENGAN TOGAF ARCHITECTURE DEVELOPMENT METHOD (Bagian Penghimpunan dan Pembiayaan)
Fitrayadi Fitrayadi;
Ali Tarmuji
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 3 (2014): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jstie.v2i3.2881
BTM Surya Umbulharjo merupakan badan usaha atau amal usaha yang bergerak di bidang pelayanan jasa keuangan mikro syariah yang kegiatannya untuk menghimpun dana dan menyalurkannya melalui usaha jasa keuangan syariah dari dan untuk anggota. Perencanaan strategi sistem informasi, sumber daya manusia, integrasi data, aplikasi pendukung proses bisnis dan perangkat infrastruktur teknologi belum dapat memenuhi kebutuhan proses bisnis penghimpunan dan pembiayaan yang sesuai dengan perkembangan bisnis organisasi dalam pengembangan arsitektur enterprise. Salah satu tujuan dari penerapan arsitektur enterprise adalah menciptakan keselarasan antara bisnis dan teknologi informasi bagi kebutuhan organisasi.Metodologi yang digunakan dalam pembuatan model arsitektur enterprise adalah TOGAF ADM (Architecture Development Method). Penelitian dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi yang terkait dengan kondisi proses bisnis, sistem informasi dan infrastruktur saat ini. Tahapan pemodelan dimulai dari pembuatan arsitektur visi, arsitektur bisnis, arsitektur sistem informasi yang meliputi data dan aplikasi, arsitektur teknologi, peluang dan solusi, perencanaan migrasi. Tahap selanjutnya melakukan pengujian terhadap model yang dihasilkan dan memberikan rekomendasi.Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah model yang berisi dokumen perancangan Enterprise Architecture Planning (EAP) yang meliputi bisnis, data, aplikasi dan teknologi. Dari hasil uji kelayakan bahwa pemodelan arsitektur enterprise yang dibuat layak diterapkan di BTM Surya Umbulharjo serta valid dengan hasil pengujian diperoleh 100%. Kata kunci : Arsitektur enterprise, BTM Surya Umbulharjo, Koperasi, TOGAF ADM.