cover
Contact Name
Fatwa Tentama
Contact Email
fatwa.tentama@psy.uad.ac.id
Phone
+6281904100008
Journal Mail Official
jptp@psy.uad.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No.42, Pandeyan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27152456     DOI : http://dx.doi.org/10.26555/jptp
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan adalah jurnal yang diterbitkan oleh program Pascasarjana Magister Psikologi Universitas Ahmad Dahlan, memuat artikel hasil penelitian empiris yang terkait dengan bidang ilmu Psikologi, diantaranya bidang Psikologi Klinis, Psikologi Perkembangan, Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Pendidikan, Psikologi Sosial, Psikometri, Psikologi Eksperimen, Psikologi Terapan, baik penelitian kuantitatif maupun kualitatif.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2022): Mei" : 5 Documents clear
Dukungan sosial teman sebaya dan problem focused coping dengan stres akademik pada mahasiswa Baiq Safitri Lestari; Alfi Purnamasari
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): Mei
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v4i1.23351

Abstract

This study aims to examine the relationship between peer social support and problem-focused coping with academic stress on psychology students at Ahmad Dahlan University, Yogyakarta. This study uses a quantitative method with a cluster random sampling technique. Collecting data using academic stress scale, peer social support scale, and problem-focused coping scale. The number of subjects who participated in this study consists of 83 students in the seventh semester from the Faculty of Psychology, Ahmad Dahlan University, Yogyakarta. The analysis used is multiple linear regression. The results of the major hypothesis test showed that peer social support and problem-focused coping had a very significant relationship with academic stress with R=0.402 and p=0.001 (p<0.01). Peer social support and problem-focused coping provide an effective contribution of 16% to academic stress. The first minor hypothesis testing showed that peer social support had a very significant negative relationship with academic stress with a significance level of p=0.008 (p<0.01) with a partial correlation value of -0.292. Peer social support provides an effective contribution of 9.169% to academic stress. Testing the second minor hypothesis showed that problem-focused coping had a significant negative relationship with academic stress with a significance level of p=0.023 (p<0.05) with a partial correlation value of -0.251. Problem-focused coping gave an effective contribution of 6.941% to academic stress.
Strategi koping pada mahasiswa pendidikan dokter selama perkuliahan daring Sarah Aisyah Ahmad; M. Arief; Guinea Utami; Laura Agitya Almira; Nadiya Shalina; Dahlia Dahlia
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): Mei
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v4i1.22122

Abstract

Pandemi Covid-19 mendorong pemerintah menginstruksikan agar pembelajaran dapat dilakukan dalam jaringan (daring). Berikutnya sejumlah hambatan yang dihadapi mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran daring tersebut mengakibatkan munculnya gangguan stres. Dengan demikian dibutuhkan suatu strategi coping untuk mengatasi gangguan stres tersebut. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk strategi coping yang dilakukan oleh mahasiswa Pendidikan Dokter di Universitas Syiah Kuala saat pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Partisipan pada penelitian ini adalah 75 mahasiswa Pendidikan Dokter di Universitas Syiah Kuala. Alat yang digunakan untuk pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan Brief COPE. Data pada penelitian ini diolah menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 93% partisipan cenderung menggunakan problem-focused coping dan sebesar 7% cenderung menggunakan emotional-focused coping. Selain itu, secara keseluruhan data menunjukkan bahwa 70 partisipan (93,3%) berada pada kategori koping stres sedang, 5 partisipan (6,7%) pada kategori koping stres tinggi, dan tidak ada partisipan yang memiliki koping stres pada kategori rendah.
Shared reality ditinjau dari perbedaan gender (survei pada masyarakat) Lita Ariani; Risna Febriani
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): Mei
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v4i1.24064

Abstract

Kehidupan manusia tidak akan pernah lepas dari proses interaksi dengan orang lain. Interaksi dibutuhkan individu untuk mengevaluasi hal yang telah dilakukan dan mengeksperikan perhatiannya terhadap orang lain. Pada proses interaksi sosial, individu akan berbagi informasi dan feedback dengan orang lain untuk mencari kenyamanan agar mendapat kesamaan batin, atau disebut sebagai shared reality. Shared reality yang dilakukan membutuhkan keterampilan komunikasi dan akan berbeda pada setiap orang. Penelitian ini bertujuan menguji perbedaan shared reality laki-laki dan perempuan melalui pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Partisipan pada penelitian ini adalah masyarakat Indonesia. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, diperoleh nilai t=-3,719, p=< 0,05. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan shared reality antara laki-laki dan perempuan. Perempuan melakukan shared reality cenderung lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Hal ini disebabkan karena perempuan lebih mampu untuk mengembangkan hubungan dengan orang lain di lingkungan sekitar. Sementara laki-laki akan lebih senang dengan kegiatan yang berhubungan dengan kompetisi.
Konsep husnuzan bagi kesehatan mental di masa pandemi Covid-19 Rika Sylvia NH; Muhammad Novvaliant Filsuf Tasaufi
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): Mei
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v4i1.23500

Abstract

Kesehatan mental menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan individu, khususnya pada masa pandemi Covid-19. Banyaknya kasus positif Covid-19 dan korban jiwa yang berjatuhan dapat berpengaruh terhadap gangguan kesehatan mental individu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep husnuzan untuk mencapai kesehatan mental di masa pandemi. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur dengan teknik analisis deskriptif. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa konsep husnuzan dapat menjadi cara atau upaya dalam menjaga kesehatan mental individu di masa pandemi.
Critical thinking ability and information literacy in identifying fake news on social media users Ina Hayatun Niza; Marty Mawarpury; Arum Sulistyani; Risana Rachmatan
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): Mei
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v4i1.23357

Abstract

Information literacy is an ability that a person needs to be able to use information correctly and identify fake news on social media. Critical thinking skills are skills related to information literacy that can help information consumers identify reliable sources while denying fake news (hoax). The purpose of this study was to determine the relationship between critical thinking skills and information literacy in identifying fake news on social media users. This study uses a quantitative approach with a sample size of 348 people with early adults characterisctics living in Aceh aged 20-34 years and using social media. Data analysis used the Pearson Correlation technique which showed the correlation coefficient r=0.589 with a significance value p=0.000 (p<0.05). The results of the study concluded that there was a positive relationship between critical thinking skills and information literacy on social media users. The majority of the research samples are in the high category for their critical thinking skills and information literacy.

Page 1 of 1 | Total Record : 5