cover
Contact Name
Wahyu Wiji Astuti
Contact Email
ahyu_wiji@yahoo.com
Phone
+6281375372028
Journal Mail Official
wahyu_wiji@yahoo.com
Editorial Address
Medan tembung
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
BAHAS
ISSN : 24427594     EISSN : 24427594     DOI : https://doi.org/10.24114/bhs.v32i1
Jurnal BAHAS memuat kajian-kajian tentang bahasa, sastra, seni dan budaya. Jurnal ini dikelola oleh Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Medan.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 26, No 1 (2015): BAHAS" : 12 Documents clear
AQUISITION ACTIVITIES IN ENGLISH FOREIGN LANGUAGE (EFL) TEACHING Farida Hanim Saragih; Syamsul Bahri
BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i1.5537

Abstract

This paper aims at discussing the use of four possible ways to conduct acquisition activities in English Foreign Language (EFL) classroom teaching and focuses on some of the appealing uses of  vivid linking, story retelling, self directed statement and role playing in  intensive reading, and on how language teachers could exploit them in their classes. These ways of teachers to use the acquisition activities could be considered by the language teachers in teaching intensive reading. This article implies that language acquisition and language learning are interrelated and mutually supplementary to develop competence in EFL, and this paper attempts to present acquisition activities by providing an overview of some of the interesting uses of vivid linking, story retelling, self directed statement and role playing,  and suggesting ways of exploiting them in intensive reading classroom.   Keywords: acquisition, intensive reading, vivid linking, story retelling, self directed statement and role playing
RELASI MAKNA (BEZIEHUNGSBEDEUTUNG) DAN CONTOH DALAM BAHASA JERMAN Linda Aruan
BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i1.5544

Abstract

Dalam setiap bahasa seringkali ditemui adanya hubungan kemaknaan atau relasi semantik antara sebuah kata atau satuan bahasa lainnya dengan kata atau satuan bahasa lainnya lagi. Hubungan atau relasi kemaknaan ini mungkin menyangkut hal kesamaan makna (sinonimi), kebalikan makna (antonym), kegandaan makna (polisemi).     Kata Kunci : relasi makna, sinonimi,antonym,polisemi,homonim  
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL Syamsul Arif
BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i1.5531

Abstract

Pendidikan multikultural merupakan pendidikan tentang keragaman kebudayaan dalam meresponi perubahan demografis dan kultural lingkungan masyarakat tertentu. Melalui pendidikan multikultural diintegrasikan proses penanaman cara hidup menghormati, tulus, dan toleran terhadap keragaman budaya yang hidup di tengah-tengah masyarakat plural. Pendidikan berbasis multikultural diharapkan mampu untuk meredam konflik yang terjadi di tengah masyarakat plural. Kata Kunci : pendidikan, multikultural
PLANNING FOR READING: ACTIVITIES FOR BEFORE, DURING AND AFTER READING Juli Rachmadani Hasibuan
BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i1.5538

Abstract

Reading is an interactive process that goes on between the reader and the text, resulting in comprehension. The text presents letters, words, sentences, and paragraphs that encode meaning. The reader uses knowledge, skills, and strategies to determine what that meaning is. Good readers tend to use a range of strategies while reading such as making predictions before reading, making connections to personal experiences and knowledge, and engaging in self-monitoring (on-going checks of text comprehension). Teachers can model, teach, and promote the use of these and other effective comprehension strategies to help their students become even more proficient readers. The need for students to be actively is engaged in the reading process. Teachers can explain key strategies and model the types of actions students can take before, during, and after reading. Keywords: Reading, activities before, during and after reading
ANALISIS MULTIMODAL IKLAN “INDOMIE” Suprakisno Suprakisno
BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i1.5532

Abstract

Tulisan ini membahas tentang analisis multimodal iklan Indomie. Iklan baik iklan media cetak maupun iklan media elektronik merupakan salah satu teks yang memiliki kekompleksitasan makna. Kekompleksitasan makna itu terjadi karena untuk menyampaikan pesan di dalam iklan tidak saja digunakan unsur bahasa melainkan juga unsur bahasa nonverbal dan sarana visual lainnya. Oleh karenanya, untuk memahami kekompleksitasan makna perlu dilakukan analisis multimodal dalam iklan tersebut. Analisis multimodal yang dibahas dalam tulisan ini menggunakan teori linguistik sistemik fungsional (LSF). Model analisis multimodal dikembangkan dari perpaduan teori multimodal (Anstey & Bull, 2010), dan analisis multimodal oleh Kress dan Van Leeuwen (1996-2006).  Dari analisis iklan Indomie diperoleh hasi bahwa iklan Indomie memiliki sistem semiotik multimodal yang meliputi unsur linguistik, visual, audio, gestural, dan spastial. Kata kunci: analisis, multimodal, dan iklan
ANALISIS WACANA TULIS CERITA PENDEK “DI DUSUN LEMBAH KRAKATAU” KARYA ST. FATIMAH Trisnawati Hutagalung
BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i1.5540

Abstract

Tujuan penelitian  untuk mendeskripsikan makna  dari segi bahasa, unsur intrinsik dan situasi sosial budaya cerpen di dusun Lembah Krakatau karya St. Fatimah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah cerpen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan pendekatan mikrostruktural, makrostruktural dan praktik wacana. Teknik pengumpulan data melalui tiga tahap yaitu penyediaan data, tahap klasifikasi data, dan tahap analisis data. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan: Dari kajian gramatikal ini  menunjukkan bahwa cerpen ini banyak menggunakan persona tunggal dan persona ketiga serta  elipsis. Analisis leksikal juga dapat dilihat adanya refetisi dan konjungsi. Sedangkan melalui pendekatan praktik wacana terdapat tema, penokohan, alur, latar, sudut pandang dan gaya bahsa pengarang. Analisis konteks situasi tergambar kehidupan tokoh utama memiliki  kepercayaan yang kuat tergambar melalui analisis sosial budaya.   Kata Kunci: wacana tulis, cerita pendek
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MENULIS BAHASA PRANCIS MENGGUNAKAN TEKNIK PERMAINAN ACTIVITÉS LUDIQUES DENGAN SISTEM PENILAIAN STANDAR EROPA (CECR) Marice Marice; Junita Friska; Mahriyuni Mahriyuni
BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i1.5534

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bagaimana kemampuan mahasiswa menulis bahasa Prancis dalam mata kuliah expression écrite sebelum dan setelah menggunakan teknik activités ludiques, 2)  Apakah model pembelajaran menulis peringkat A2 menggunakan teknik activités ludiques dengan sistem penilaian standar Eropa (CECR) dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar menulis (expression écrite) mahasiswa bahasa Prancis.Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan kelompok kontrol hanya postest bentuk tes formatif menulis dan angket dengan jawaban terbuka. Hasil penelitian adalah sebagai berikut.  Pertama, terdapat perbedaan yang signifikan kelompok post test siswa kelas eksperimen yang mendapat perlakuan (mean sebesar 79,13) dengan kelompok siswa kelas kontrol yang tidak mendapat perlakuan (mean sebesar 63). Hal ini berarti kemampuan akhir mahasiswa kelas eksperimen yang mendapat perlakuan lebih baik daripada hasil belajar mahasiswa kelas kontrol yang tidak mendapat perlakuan. Kedua, terdapat peningkatan kompetensi menulis bahasa Prancis mahasiswa Unimed pada Niveau A2 setelah diberikan pembelajaran dengan teknik activités ludiques menggunakan sistem penilaian CECR. Kata kunci: pengembangan, model menulis, activités ludiques, penilaian CECR
KESALAHAN SINTAKSIS BAHASA JEPANG TULIS MAHASISWA SASTRA JEPANG UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Mhd. Pujiono
BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i1.5541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan sintaksis bahasa Jepang tulis mahasiswa Sastra Jepang FIB USU. Objek penelitian ini adalah mahasiswa Sastra Jepang tingkat III yang berjumlah 30 orang. Metode penelitian ini adalah metode analisis kesalahan. Metode analisis kesalahan adalah metode untuk mengukur kemajuan belajar bahasa dengan mencatat dan mengklasifikasikan kesalahan-kesalahan yang dibuat oleh seseorang atau kelompok. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori analisis kesalahan yang disarankan oleh Ellis (1987). Dari hasil penelitian ini ditemukan kesalahan bidang sintaksis yang mencakup kesalahan penggunaan kata keterangan dan partikel, kesalahan struktur frase dan kalimat, serta kesalahan penggunaan urutan kata bilangan.Kata kunci: Kesalahan (error), Bahasa Jepang Tulis
FILSAFAT BAHASA SEBAGAI FUNDAMEN KAJIAN BAHASA Basyaruddin Basyaruddin
BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i1.5526

Abstract

Berbeda dengan cabang- cabang filsafat lainnya, filsafat bahasa termasuk bidang yang kompleks dan sulit ditentukan lingkup pengertiannya (Devitt, 1987). Namun demikian bukanlah berarti filsafat bahasa itu merupakan bidang filsafat yang tidak jelas objek pembahasannya. Filsafat bahasa sebagaimana bidang-bidang filsafat lainnya,  seperti filsafat hukum, filsafat manusia, filsafat alam, filsafat sosial dan bidang-bidang filsafat lainnya, membahas, menganalisis dan mencari hakikat bahasa sebagai objek material filsafat bahasa tersebut (Davis, 1976). Pengertian tersebut harus  dibedakan dengan pengertian filsafat analitika bahasa yang menggunakan bahasa sebagai alat analisis konsep-konsep dan masalah-masalah filsafat. Oleh karena itu filsafat bahasa dalam pengertian ini membahas  bahasa sebagai objek material filsafat, sehingga filsafat bahasa membahas hakikat bahasa itu sendiri.     Kata Kunci: Filsafat dan Filsafat Bahasa
MODUS VERBA BAHASA PRANCIS Pengadilen Sembiring
BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i1.5535

Abstract

Setiap bahasa di dunia pasti memiliki modus verba, seperti halnya dalam bahasa Prancis. Bahasa Prancis merupakan salah satu bahasa yang memiliki tingkat kompleksitas tata bahasa yang cukup tinggi. Hal tersebut dapat dilihat melalui variasi modus verba yang dimilikinya. Modus verba yang dalam bahasa Prancis disebut ‘mode verbal ini,  terdiri atas 7 jenis. Ketujuh jenis modus verba tersebut adalah mode infinitif, indicatif, impératif, subjonctif, conditionnel, participe, gérondif. Pada tulisan ini hanya akan dibahas perumusan, jenis, dan fungsi dari dua buah jenis modus verba saja, yakni modus infinitif, dan modus indicatif. Hal tersebut karena, kedua modus ini merupakan modus dasar yang wajib diketahui dengan baik setiap pembelajar dan pengajar bahasa Prancis. Kata kunci : Modus, Verba, Infinitif, Indicatif, Bahasa Prancis

Page 1 of 2 | Total Record : 12


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 34, No 1 (2023): BAHAS Vol 33, No 4 (2022): BAHAS Vol 33, No 3 (2022): BAHAS Vol 33, No 2 (2022): BAHAS Vol 33, No 1 (2022): BAHAS Vol 32, No 4 (2021): BAHAS Vol 32, No 3 (2021): BAHAS Vol 32, No 2 (2021): BAHAS Vol 32, No 1 (2021): BAHAS Vol 31, No 4 (2020): BAHAS Vol 31, No 3 (2020): BAHAS Vol 31, No 2 (2020): BAHAS Vol 31, No 1 (2020): BAHAS Vol 30, No 4 (2019): BAHAS Vol 30, No 3 (2019): BAHAS Vol 30, No 2 (2019): BAHAS Vol 30, No 1 (2019): BAHAS Vol 29, No 4 (2018): BAHAS Vol 29, No 3 (2018): BAHAS Vol 29, No 2 (2018): BAHAS Vol 29, No 1 (2018): BAHAS Vol 28, No 4 (2017): BAHAS Vol 28, No 3 (2017): BAHAS Vol 28, No 2 (2017): BAHAS Vol 28, No 1 (2017): BAHAS Vol 27, No 4 (2016): BAHAS Vol 27, No 3 (2016): BAHAS Vol 27, No 2 (2016): BAHAS Vol 27, No 1 (2016): BAHAS Vol 26, No 4 (2015): BAHAS Vol 26, No 3 (2015): BAHAS Vol 26, No 2 (2015): BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS Vol 25, No 4 (2014): BAHAS Vol 25, No 3 (2014): BAHAS No 89 TH XL (2014): BAHAS No 86 TH 39 (2013): BAHAS No 85 TH 39 (2013): BAHAS No 85 TH 37 (2012): bahas No 84 TH 38 (2012): BAHAS No 83 TH 38 (2011): BAHAS No 82 TH 38 (2011): BAHAS No 81 TH 38 (2011): BAHAS No 80 TH 38 (2011): BAHAS No 80 TH 37 (2011): BAHAS No 79 TH 37 (2010): BAHAS No 78 TH 37 (2010): BAHAS No 77 TH 37 (2010): BAHAS No 76 TH 37 (2010): BAHAS No 75TH XXXVI (2009): BAHAS No 74TH XXXVI (2009): BAHAS No 73TH XXXVI (2009): BAHAS No 72TH XXXVI (2009): BAHAS No 69TH XXXV (2008): BAHAS No 65TH XXXIV (2007): JURNAL BAHAS More Issue