cover
Contact Name
Kurnia Rahmad Dhani
Contact Email
kurniadhani@isi.ac.id
Phone
+6281362081363
Journal Mail Official
jurnalekspresi@isi.ac.id
Editorial Address
Jl. Parangtritis No.KM.6.5, Glondong, Panggungharjo, Kec. Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Ekspresi: Indonesian Art Journal
ISSN : 14114305     EISSN : 29645921     DOI : https://doi.org/10.24821/ekp.v1i11
EKSPRESI is a double-blind peer-reviewed international journal published twice a year in April and October. Ekspresi published by Institut Seni Indonesia Yogyakarta. This journal contains articles on research results, conceptual ideas, art creation, and community service activities in the fields of arts and humanities.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2022)" : 5 Documents clear
Transit Transisi Interpretasi pada Konser Rekaman Serenade Bunga Bangsa #3 Ido Brilliant Taufikurrahman; Royke B Koapaha; Paramitha Dyah Fitriasari
EKSPRESI: Indonesian Art Journal Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ekp.v11i2.8608

Abstract

AbstrakPandemi covid-19 menyebabkan pembatasan berbagai macam kegiatan di Indonesia, salah satunya konser musik. Dibatasinya konser musik membuat pengelola acara dan musisi harus beradaptasi terhadap situasi tersebut, salah satunya dengan cara membuat konser virtual atau konser rekaman. Dinas Kebudayaan Yogyakarta sebagai salah satu instansi yang memiliki agenda konser rutin pada akhirnya mengadakan konser rekaman dengan tajuk Serenade Bunga Bangsa #3. Adanya konser rekaman ini sebagai konser pertama dengan konsep rekaman tanpa penonton membuat perubahan pengalaman dan kesan yang dialami oleh musisi yang terlibat dalam konser tersebut. Pergeseran atau perubahan pada fenomena tersebut kemudian peneliti gunakan sebagai basis pembahasan yang dibedah menggunakan teori transit dan transisi oleh Maruska Svasek dan teori interpretasi sebagai pendukung. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada fenomena konser rekaman tersebut. Analisis dilakukan berdasarkan data lapangan, wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ditujukan untuk mengetahui dampak konser rekaman terhadap musisi terlibat, sehingga bermanfaat sebagai informasi baru atas fenomena yang terjadi pada masa pandemi. Kata kunci: Transit, transisi, interpretasi, konser rekaman.  AbstractThe Covid-19 pandemic has caused restrictions on various activities in Indonesia, one of which is music concerts. The limitations of music concerts make event managers and musicians have to adapt to this situation, one of which is by holding virtual concerts or recording concerts. The Yogyakarta Cultural Office as one of the agencies that have a regular concert agenda eventually held a recorded concert with the title Serenade Bunga Bangsa #3. The existence of this recorded concert as the first concert with the concept of recording without an audience changed the experience and impressions experienced by the musicians involved in the concert. The shift or change in this phenomenon is then used by the researcher as a basis for discussion which is dissected using the theory of transit and transition by Maruska Svasek and the theory of interpretation as support. This research uses a qualitative method with a case study approach to the phenomenon of the recorded concert. The analysis was carried out based on field data, interviews, observations, and literature studies. The research results are aimed at knowing the impact of a recorded concert on the musicians involved, so it is useful as new information on phenomena that occur during a pandemic. Keywords: Transit, transition, interpretation, recording concert.
Strategi Pembelajaran Ansambel Musik “AMARI Jogja” di Masa Pandemi Covid-19 Athaya Hanan; Bunga Arrum Nurinta; Timothy Sidik Kurniawan
EKSPRESI: Indonesian Art Journal Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ekp.v11i2.8978

Abstract

AbstrakAnsambel Musik Anak dan Remaja Indonesia atau biasa disebut AMARI Jogja adalah sebuah wadah bagi anak-anak dan remaja untuk bermain musik bersama-sama dalam sebuah ansambel yang diformat dalam bentuk orkestra maupun semi orkestra. Pada masa awal pandemi, AMARI Jogja sempat vakum yang diakibatkan oleh adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses latihan dan strategi pembelajaran yang digunakan oleh AMARI Jogja di saat pandemi. Data penelitian diperoleh melalui metode studi pustaka, observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan pembelajaran selama Pandemi Covid-19. Setelah mulai berproses latihan kembali, AMARI Jogja menerapkan strategi belajar campuran dengan menggunakan pembagian video latihan melalui Aplikasi Whatsapp sehingga saat latihan tatap muka masing-masing anggota sudah mengenal materi. AMARI Jogja mulai bangkit kembali dengan aktif membuat acara dan pembukaan penerimaan anggota baru. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan strategi dan metode pembelajaran khususnya dalam bidang ansambel musik.Kata kunci: strategi pembelajaran, ansambel musik, Pandemi Covid-19, AMARI Jogja AbstractAnsambel Musik Anak dan Remaja Indonesia, commonly called AMARI Jogja, is a place for children and youth to play music together in an ensemble formatted in the form of an orchestra or a semi-orchestra. In the early days of the pandemic, AMARI Jogja had a vacuum caused by the Large-Scale Social Restrictions (PSBB) policy. This study aims to determine the training process and learning strategies used by AMARI Jogja during a pandemic. The research data was obtained through the methods of literature study, observation, interviews, and documentation studies. The results of the study show that there has been a change in learning during the Covid-19 Pandemic. After starting the rehearsal process, AMARI Jogja implemented a blended learning strategy by sharing training videos via the Whatsapp Application so that each member was familiar with the material during face-to-face practice. AMARI Jogja is starting to revive by actively organizing events and opening new members. This research is expected to contribute to the development of learning strategies and methods, especially in the field of musical ensembles.Keywords: learning strategies, ensemble music, Covid-19 Pandemic, AMARI Jogja
Analisis Fungsi Karakter dalam Film Eternals dengan Teori Fungsi Narasi Vladimir Propp Krisna Tama; Kurnia Rahmad Dhani
EKSPRESI: Indonesian Art Journal Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ekp.v11i2.8726

Abstract

AbstrakFilm Eternals mengisahkan tokoh-tokoh Eternals sebagai ras kosmik hampir abadi yang ditugaskan Celestial bernama Arishem untuk melindungi bumi dari serangan Deviants. Sejak pertama kali diutus ke Bumi, Eternals dilarang oleh Arishem untuk terikat dengan manusia, namun akhirnya larangan tersebut dilanggar dan menyisakan konflik-konflik yang membawa Eternals dalam keadaan yang pelik. Kesepuluh anggota Eternals sebagai tokoh-tokoh utama mengalami perubahan fungsi karakter dalam narasi film Eternals. Eternals yang semula bersatu menjalankan prinsip persamaan visi dan misi, akhirnya menjadi saling beroposisi karena perbedaan pandangan terhadap kemanusiaan dan tujuan penciptaan mereka. Penelitian ini menganalisis fungsi karakter dalam film Eternals menggunakan teori fungsi narasi Vladimir Propp dengan menemukan 31 fungsi karakter dan 7 karakter dalam film Eternals. Hasil menunjukkan bahwa dalam film Eternals ditemukan tiga puluh dari tiga puluh satu fungsi narasi menurut teori Vladimir Propp. Berdasarkan ketiga puluh puluh fungsi narasi pada film Eternals, terdapat lima karakter, yaitu Penjahat, Penderma, Pahlawan, Pengirim, dan Pahlawan Palsu. Perubahan utama dalam fungsi karakter terjadi pada tokoh Ikaris dan Sprite. Kata kunci: Film, Eternals, Fungsi Narasi, Vladimir Propp   AbstractThe film Eternals tells the story of the Eternals as a near-eternal cosmic race assigned by a Celestial named Arishem to protect Earth from Deviants' attacks. Since they were sent to Earth, Arishem has forbidden the Eternals to bond with humans. However, in the end, the prohibition was violated and left conflicts that brought the Eternals into a complicated situation. The ten members of Eternals as the main characters experience changes in the function of characters in the Eternals film narrative. The Eternals, who initially held the same vision and mission, eventually became opposed to each other because of their different views on humanity and the purpose of their creation. This study analyzes the function of characters in the film Eternals using the narrative function theory of Vladimir Propp by finding 31 character functions and seven characters in the film Eternals. The results show that in the film Eternals, thirty out of thirty-one narrative functions according to Vladimir Propp's theory. Based on the thirty narrative functions in the film Eternals, there are five characters: the Villain, the Donor, the Hero, the Dispatcher, and the False Hero. The main changes in character function occur in Ikaris and Sprite. Keywords: Film, Eternals, Narrative Functions, Vladimir Propp
Implikasi Pelatihan Musik Bagi Tujuan Pendidikan Henry Yuda Oktadus
EKSPRESI: Indonesian Art Journal Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ekp.v11i2.9177

Abstract

AbstrakKlaim kontroversial ‘Efek Mozart’ (EM) yaitu bahwa musik Mozart mencerdaskan telah terbukti tidak valid. Namun dunia pengetahuan sendiri sesungguhnya tidak pernah menutup kemungkinan dari apa yang hendak digali dari penelitian EM. Bahwa musik memiliki potensi yang dapat bermanfaat bagi kehidupan manusia, khususnya melalui jalur pelatihan musik. Hal itu bersinggungan dengan masih diberlakukannya kurikulum musik dan seni secara umum di sekolah-sekolah formal. Adanya kurikulum musik sebagai salah satu mata pelajaran yang diajarkan di sekolah harus bertolak dari pengandaian bahwa musik mempunyai arti penting bagi kehidupan manusia secara umum. Setidaknya yang sejalan dengan tujuan diadakannya pendidikan pada umumnya. Jika musik tidak didefinisikan dengan jelas peran dan tempatnya dalam pendidikan, maka arti pentingnya menjadi problematis begitu juga dengan kurikulum dan konten pengajaran. Untuk itu tulisan ini bertujuan mendiskusikan potensi apa yang dimiliki musik dan dalam arti apa hal itu berperan dalam pendidikan. Tulisan ini merupakan penelitian pendahuluan untuk meninjau dalam pengertian seperti apa musik dapat berperan bagi pendidikan. Penelitian ini mencakup pengumpulan, pemetaan, dan diskusi riset-riset terdahulu seputar arti penting musik dalam pendidikan. Beberapa literatur yang menguraikan secara umum perihal pendidikan serta dampak-dampak pelatihan musik dalam konteks pendidikan diulas secara singkat sebagai titik tolak untuk membahas kemungkinan bagaimana musik bisa mengisi peran bagi tujuan pendidikan.Kata kunci: Pendidikan, pengalaman musikal, implikasi pendidikan AbstractThe controversial claim of Mozart Effect (ME) has been proven invalid. However, the academic world never closes the possibility of exploring further from ME research. Music has the potential to benefit human life, particularly through musical training, and this intersects with the implementation of the music and arts curriculum in formal schools. The insertion of music as a subject in public schools must be followed by the search of its importance in accordance with the purpose of education in general. If the role and significance of music in education are not clearly defined, it becomes problematic for both the curriculum and teaching content. This paper aims to expose the potential of music and its role in education by reviewing previous research on the importance of music in education. This preliminary examination of the potential role of music in education involves collecting, mapping, and discussing prior research on the significance of music in education. A brief review of literature on general education and the effects of musical training in an educational setting is conducted as a starting point for exploring how music can fulfil a role in education. Keywords: Education, musical experience, educational implications
Proses Pembelajaran Kesenian Hadrah di Taman Kanak-kanak Al Qur’an – Taman Pendidikan Al Qur’an Ar Rahman Aqilah Mumtaza; Kania Azzahra Dharmawan; Luqman Satria Mursit Wicaksono
EKSPRESI: Indonesian Art Journal Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ekp.v11i2.9003

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran dan aspek musik dalam kesenian hadrah yang berperan untuk melatih kemampuan musikal anak-anak, serta mengetahui karakteristik musik hadrah melalui hasil transkripsi sampel lagu. Subjek penelitian adalah anak-anak atau para santri di TKA-TPA Ar-Rahman yang bertempat di Desa Bopongan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan proses yang dilakukan dalam pembelajaran musik hadrah yaitu dengan memperkenalkan instrumen, membagi para santri dengan instrumen yang sesuai, melatih pola pukulan, melatih syair, dan menggabungkan kelompok instrumen dengan kelompok penyanyi. Kegiatan kesenian hadrah juga dapat melatih kemampuan musikal anak-anak, ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada para santri dalam memahami materi dan memainkan musik hadrah. Musik hadrah memiliki peran untuk melatih kemampuan musikal anak yang mencakup pemahaman mengenai ritmis, tempo, nada, lirik (syair), hingga bentuk penyajian musik ensambel.Kata kunci: Musik, Pembelajaran, Hadrah AbstractThis study aims to determine the learning process and aspects of music in hadrah art that play a role in training children's musical abilities and knowing the characteristics of hadrah music through the transcription of song samples. The research subjects are the children or students at TKA-TPA Ar-Rahman Bopongan Village, Banguntapan District, Bantul Regency. The research method used is qualitative with a case study approach. The data collection techniques are through observation, interviews, and documentation. The results showed that the process carried out in hadrah music learning was by introducing musical instruments, dividing the students with suitable instruments, practising rhythmic patterns, practising lyrics (poems), and combining the instrument group with the singer group. Hadrah art activities can also train children's musical abilities, indicated by increased students' understanding of the material and playing hadrah music. Hadrah music has a role in training children's musical skills, including understanding rhythm, tempo, tone, lyrics (poems), and ensemble music presentation.Keywords: Music, Learning, Hadrah

Page 1 of 1 | Total Record : 5