cover
Contact Name
Wahyu Hidayat
Contact Email
azzam@wahyurock.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_infinity@stkipsiliwangi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Infinity
ISSN : 20896867     EISSN : 24609285     DOI : -
Core Subject : Education,
Infinity Journal published by STKIP Siliwangi Bandung (IKIP Siliwangi) and Indonesian Mathematics Educators' Society (IMES) publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in a mathematics education study program on current science issues.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Number 2, Infinity" : 8 Documents clear
INTEGRASI MATEMATIKA DAN ISLAM DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Samsul Maarif
Jurnal Infinity Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Number 2, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.609 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i2.p223-236

Abstract

ABSTRAKPembelajaran matematika harus mengalami perubahan dalam konteks perbaikan mutu pendidikan sehingga dapat meningkatkan hasil pembelajaran yang optimal. Oleh karena itu, upaya terus dilakukan untuk terwujudnya suatu pembelajaran yang inovatif sesuai dengan perkembangan zaman dan tekhnologi. Disamping pendidikan diselaraskan dengan kemajuan teknologi, pendidikan juga diharapkan dapat membangun nilai dan watak dari setiap peserta didik melalui nilai-nilai agama.Al-Quaran merupakan kitab suci umat islam yang merupakan sumber dari segala sumber ilmu. Keagungannya tidak akan tertandingi dan tak jua lekang oleh zaman. Oleh karenaya kita sebagai umat muslim patut dan menjadi keharusan menjadikan Al-Quran sebagai rujukan utama untuk pengembangan ilmu sebelum merujuk kepada teori ataupun konsep-konsep lainnnya. Pandangan seperti tersebut tidaklah salah karena Al-Quran sangat berpengaruh pada pengembangan bidang ilmu. Hal tersebut terlihat jelas adanya penghargaan yang teramat tinggibagi mereka yang beriman dan berilmu dibandingkan dengan orang yang biasa-biasa saja.Hal tersebut menunjukan Al-Quran sangat konsen dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Oleh sebab itu, perlu kiranya dunia pendidikan tidak terkecuali dalam pembelajaran matematika mengintegrasikan nilai-nilai yang terkandung dalam agama islam dalam setiap pembelajaran. Sehingga, selain dapat mempelajari matematika siswa juga dapat mempelajari keagungan Alloh melalui pendekatan materi-materi matematika.Kata Kunci    :   Islam, Matematika, Pembelajaran Matematika ABSTRACTLearning mathematics should be amended in the context of improvement of the quality of education so as to enhance the optimal learning outcomes. Therefore, efforts continue to be made to the realization of an innovative learning in accordance with the times and technology. Besides education aligned with technological advances, education is also expected to build the value and character of each learner through the values agama.Al-Quaran the holy book of Islam that is the source of all sources of knowledge. Greatness will not be incomparable and was nevertheless timeless. By karenaya we as Muslims should and it becomes imperative to make Al-Quran as the main reference for the development of science before referring to theories or concepts sharing. Such a view is not wrong because the Koran is very influential in the development of science. It is clear that there are very tinggibagi award those who believe and knowledgeable than those with ordinary saja.Hal is showing Koran is very concerned with the development of science. Therefore, it is important the world of education is no exception in mathematics learning integrates the values contained in the religion of Islam in every lesson. Thus, in addition to studying math students can also learn the majesty of Allah through mathematical approach to materials.Keywords:            Islam, Mathematics, Mathematics Education
UJI KOEFISIEN VARIANSI KONSTAN DALAM REGRESI NONPARAMETRIK Asri Ode Samura
Jurnal Infinity Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Number 2, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.493 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i2.p152-167

Abstract

ABSTRAKTulisan ini membahas uji baru untuk hipotesis koefisien variansi konstan dalam model umum regresi nonparametrik. Uji ini didasarkan pada estimasi jarak antara kuadrat dari fungsi regresi dan fungsi varians. Dalam tulisan ini telah dilakukan pengujian formal untuk hipotesis dari koefisien variansi konstan dalam regresi nonparametrik yaitu dengan melakukan sebuah uji simulasi kecil, yang mana hipotesis nol akan ditolak jika persamaannya terpenuhi, dan sebaliknya hipotesis nol akan ditolak jika hipotesisnya tidak terpenuhi. Dengan menggunakan teknik smoothing yakni fungsi kernel dalam hal ini dilakukan uji simulasi kecil untuk membuktikan hipotesis uji bootstrapKata Kunci : Analisis Regresi, Regresi Parametrik, Regresi Nonparametrik, Teknik Smoothing, Kernel, Bootstrap  ABSTRACTThis write propose a new test for the hypothesis of a constant coefficient of variance in the common nonparametric regression model. The test is based on the estimated distance between the square of the regression function and variance function. In this write have been done a formal test for the hypothesis of a constant coefficient of variance in nonparametric regression is to perform a small simulation test, in which the null hypothesis is rejected if the equation is fulfilled, and otherwise the null hypothesis is rejected if the hypothesis is not fulfilled. By using the smoothing technique that is the kernel function in this small simulation test to prove the hypothesis of the bootstrap test.Keywords: Regression Analysis, Regression Nonparametric, Smoothing Technique, Kernel, Bootstrap
PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN PROGRAM GEOMETER’S SKETCHPAD DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP Ishaq Nuriadin
Jurnal Infinity Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Number 2, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.822 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i2.p168-181

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah menelaah peningkatan kemampuan koneksi dan komunikasi matematik siswa SMP yang diterapkan pembelajaran kontekstual berbantuan program Geometer’s Sketchpad dibandingkan dengan siswa yang diterapkan pembelajaran konvensional, keterkaitan antara kemampuan koneksi dan komunikasi matematis, sikap siswa terhadap pembelajaran kontekstual berbantuan program Geometer’s Sketchpad, dan aktivitas siswa selama pembelajaran kontekstual berbantuan program Geometer’s Sketchpad berlangsung. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan kelompok kontrol pretes dan postes. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran kontekstual berbantuan program Geometer’s Sketchpad dan kelompok kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Untuk mendapatkan data hasil penelitian digunakan instrumen berupa tes kemampuan koneksi, komunikasi matematis dan lembar observasi. Subjek penelitian siswa SMP Negeri 3 Tangerang di Propinsi Banten  dengan subjek sampel adalah siswa kelas VII sebanyak dua kelas dari sepuluh kelas yang ada dipilih secara acak. Hasil dari penelitian ini yaitu: (1)Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan koneksi dan komunikasi matematik antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan kontekstual dibandingkan dengan siswa yang belajar dengan pendekatan konvensional; (2) Terdapat korelasi positif yang cukup antara kemampuan koneksi dan komunikasi matematik siswa; (3) Pembelajaran dengan menggunakan pendekatan kontekstual memperlihatkan motivasi dan keterlibatan siswa yang baik sehingga terbangun suatu masyarakat belajar dengan suasana yang kondusif.Kata Kunci    :   Pembelajaran Kontekstual, Geometer’s Sketchpad, Kemampuan Koneksi dan Komunikasi Matematis  ABSTRACT The objectives of this research are to study the improvement of junior high school student’s connection ability and mathematical communication skill treated with contextual learning aided with Geometer’s Sketchpad and compared with students with conventional learning; the relationship among connection ability and mathematical communication skill, students’ attitude towards contextual learning aided with Geometer’s Sketchpad, and the students’ activity during the treatment process. The research used a quasi experiment design with pre-test and post-test control group. The experiment group was treated with contextual learning aided with Geometer’s Sketchpad, while the control group was with conventional learning. The data were gained through connection ability test, mathematical communication skill test, and observation sheet. The subjects of the research were two classes of the seventh grade students of State Junior High School 3 Tangerang, Banten, chosen randomly.  The findings show that: (1) there was significant difference of improvement of connection ability and mathematical communication skill between the experiment group and the control group; (2) there was positive correlation between connection ability and mathematical communication skill; (3) the contextual learning promoted students’ motivation and involvement in the learning process, so the supportive learning condition could be easily developed.Keywords:        Contextual Learning, Geometer’s Sketchpad, Connection Ability, Mathematical Communication Skill
PEMBELAJARAN ICARE (INRODUCTION, CONNECT, APPLY, REFLECT, EXTEND) DALAM TUTORIAL ONLINE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MAHASISWA UT Yumiati Yumiati; Endang Wahyuningrum
Jurnal Infinity Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Number 2, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.922 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i2.p182-189

Abstract

ABSTRAK Makalah ini membahas tentang penerapan model pembelajaran ICARE (inroduction, connect, apply, reflect, dan extend) dalam tutorial online untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa program studi pendidikan matematika Universitas Terbuka (UT). Tutorial online merupakan layanan bantuan belajar berbasis TIK yang disediakan UT sebagai salah satu bentuk bantuan belajar sistem pendidikan jarak jauh. Melalui kajian pustaka dipaparkan bagaimana ICARE dijastifikasi sebagai model pembelajaran yang dapat membuat pembelajaran e-learning efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematisKata Kunci : Kemampuan pemecahan masalah matematis, pembelajaran ICARE.  ABSTRACT This paper discusses the application of ICARE (inroduction, connect, apply, reflect, and extend) learning models in the online tutorials to improve mathematical problem-solving abilities of students of mathematics education courses Universitas Terbuka (UT). Online tutorial is based learning support services information and communication technology provided UT as one form of learning support system of distance education. Through literature review described how ICARE justified as a learning model that can create e-learning effectively to improve mathematical problem-solving abilities.Keywords: Mathematical problem-solveing abilities, ICARE learning models.  
PENDEKATAN BRAINSTORMINGROUND-ROBIN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASIMATEMATIS SISWA SMP Maya Siti Rohmah
Jurnal Infinity Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Number 2, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.863 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i2.p190-196

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang pembelajarannya menggunakan Brainstorming Round-Robin dibandingkan dengan siswa yang pembelajarannya konvensional. Penelitian kuasi eksperimen ini mengambil populasi siswa kelas VII pada salah satu SMP di kabupaten Bandung Barat dengan sampel 2 kelas. Dari dua kelas yang dipilih dalam penelitian ini, salah satunya digunakan sebagai kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan Brainstorming Round-Robin, sedangkan kelas lainnnya sebagai kelas kontrol yang pembelajarannya konvensional. Kedua kelompok diberikan pretes dan postes kemampuan komunikasi matematis. Data N-gain yang diperoleh diuji secara kuantitatif dengan uji perbedaan rerata nonparametrik Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapat pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Brainstorming Round-Robin lebih baik daripada siswa yang pembelajarannya konvensional.Kata Kunci    :     Brainstorming Round-Robin, KomunikasiMatematis  ABSTRACTThe aims of these research are to determine anincrease in mathematics communication of students who obtain learning using Round-Robin Brainstormingbetter thanstudents who receivedconventional learning. This quasi experimental take population all students at class VII in one of public secondary school in West Bandung district with 2 classes as sample. From this 2 classes choosen in this research, one of them as an experimental classthatacquirelearningwithRound-Robin Brainstormingapproach, and the other one as acontrol class that receive conventional learning. Both groups weregiven thepretest and posttest of mathematics communication. N-gain data obtainedquantitatively,testedwitha meandifference testnonparametricMann-Whitney. The results showedthat an achievement and increase inmathematics communication of students thatgetslearning usingRound-Robin Brainstormingapproachbetter thanstudents who receivedconventional teaching.Keywords:            Round-Robin Brainstorming, mathematics communication
PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ARGUMENTASI MATEMATIS MAHASISWA R. Bambang Aryan Soekisno
Jurnal Infinity Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Number 2, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (892.868 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i2.p120-139

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran matematika di tingkat perguruan tinggi lebih banyak menggunakan pendekatan berbasis masalah. Mahasiswa diberikan masalah dan diminta memecahkannya. Pada proses pemecahan masalah pada umumnya yang dilakukan adalah problem lansung solving, melewatkan argumentasi, padahal argumentasi merupakan hal penting. Pada argumentasi akan terlihat proses berpikir yaitu data apa yang diketahui, dukungan dari definisi atau teorema yang digunakan, sanggahan apa yang dapat dilakukan, sehingga sampai pada klaim. Seseorang dikatakan memahami masalah secara bermakna apabila ia dapat mengemukakan alasan, data, jaminan, idea bahkan klaim dalam masalah secara benar. Karena itu, untuk memeriksa apakah mahasiswa telah memiliki kemampuan mengemukakan masalah matematika secara bermakna, dapat diestimasi melalui kemampuan mahasiswa menyampaikan secara lisan atau menuliskan kembali idea dalam argumentasi matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan argumentasi matematis mahasiswa pendidikan matematika dalam pembelajaran kalkulus 1. Untuk meningkatkan kemampuan argumentasi matematis mahasiswa, perlu adanya upaya untuk menerapkan suatu pendekatan pembelajaran yang dapat memfasilitasi mahasiswa dalam berargumentasi. Penelitian eksperimen ini, dengan populasi seluruh mahasiswa pendidikan matematika di UHAMKA. Pemilihan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan purposif random sampling, dua kelas sebagai kelas eksperimen dan dua kelas sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan pembelajaran berbasis masalah (PBM), dan kelas kontrol diberikan pembelajaran konvensional (KS). Sampel yang terlibat sebanyak 141 orang mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah soal tes kemampuan argumentasi matematis. Analisis data menggunakan uji-t, dan ANOVA satu dan dua jalur. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan peningkatan kemampuan argumentasi matematis mahasiswa antara kelompok PAM (atas, tengah dan bawah) pada pendekatan PBM. Perbedaan peningkatan terjadi pada kelompok PAM atas dengan tengah. Secara signifikan peningkatan kemampuan argumentasi matematis mahasiswa berdasarkan kelompok PAM pada pendekatan PBM lebih baik dibandingkan dengan peningkatan kemampuan argumentasi matematis yang memperoleh pembelajaran KS. Terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan kemampuan argumentasi matematis mahasiswa pada masing-masing kelompok PAM dengan pendekatan PBM dan KS. Secara bersamaan kedua faktor kelompok PAM dan pendekatan pembelajaran memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan argumentasi matematis mahasiswaKata Kunci    :   Argumentasi matematis, Pembelajaran berbasis masalah ABSTRACT Learning mathematics at the college level more problem-based approach. Students are given a problem and asked to solve it. In the problem-solving process is generally carried out direct problem solving, skip the argument, but the argument is important. On the argument would seem to think that the data is what is known, the support of the definition or theorem is used, a rebuttal of what to do, so until the claim. Someone said to understand the problem substantially if he can give the reasons, the data, assurance, ideas and even claims in issue correctly. Therefore, to check whether the student has the ability significantly raised the issue of mathematics, can be estimated by the ability of the students expressed orally or rewrite the idea in mathematical argument. This study aims to determine the increase in the ability of mathematical argumentation mathematics education students in learning calculus 1. To improve student mathematical argument, should the effort to implement a learning approach that can facilitate students in arguing. This experimental study, the entire student population in UHAMKA mathematics education. The selection of the sample in this study using purposive random sampling, two classes as experimental class and two classes as the control class. Given experimental class problem-based learning (PBM), and the class is given control of conventional learning (KS). Samples were involved as many as 141 students. The instrument used is a matter of testing the ability of mathematical argumentation. Data analysis using t-test and ANOVA one and two lanes. Based on the results of data analysis, it is concluded that there are significant differences in improvement of student mathematical argumentation ability between groups PAM (top, middle and bottom) in the PBM approach. The difference in the increase occurred in the group of PAM on the middle. Significantly increased the ability of the student mathematical arguments based on the PAM group PBM approach is better than the increase in the ability to obtain a mathematical argumentation learning KS. There are significant differences in improvement of mathematical argumentation ability of students in each group PAM PBM approach and KS. Taken together these two factors and the PAM group learning approach has a significant influence on the improvement of the ability of the student mathematical arguments.Keywords:            mathematical argumentation, problem-based learning 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN PENALARAN SERTA DISPOSISI MATEMATIK SISWA SMK DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL MELALUI GAME ADOBE FLASH CS 4.0 Martin Bernard
Jurnal Infinity Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Number 2, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1040.512 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i2.p197-222

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menelaah pencapaian dan peningkatan kemampuan komunikasi dan penalaran matematik siswa yang pembelajaran dengan pendekatan kontekstual melalui game Adobe Flash CS 4.0 lebih baik daripada pembelajaran kontekstual dengan cara biasa, menalaah asosiasi kemampuan komunikasi dan penalaran matematika siswa, asosiasi skala disposisi dan kemampuan komunikasi dan asosiasi skala disposisi dan kemampuan penalaran. Serta bagaimana menelaah kemampuan komunikasi dan penalaran matematik siswa terhadap pendekatan pembelajaran. Metode penelitian yang dipakai adalah menggunakan kuasi eksperimen. Dimana metode ini terdiri dua kelas, bahwa kelas pertama diberi perlakuan yaitu kelas yang pembelajaran pendekatan kontekstual menggunakan game Adobe Flash CS 4.0 dan kelas yang kedua yaitu kelas yang pembelajaran pendekatan kontekstual dengan cara biasa. Populasi yang diambil di sekolah SMK Mahardika dan sampelnya adalah 40 siswa kelas X.1 sebagai kelas Kontrol dan 42 siswa kelas X.2 sebagai kelas Eksperimen. Instrumen yang digunakan berupa 10 butir soal diantaranya 5 soal kemampuan komunikasi dan 5 soal kemampuan penalaran berbentuk uraian yang telah diuji validitas, realibilitas, derajat pembeda dan indeks kesukaran. Untuk angket skala disposisi yang digunakan adalah angket skala Linkert yang berbentuk ordinal yang akan dikonversi ke bentuk interval melalui Method Seccessive Interval (MSI). Kesimpulan dari penelitian tersebut yaitu pencapaian dan peningkatan kemampuan komunikasi dan penalaran serta disposisi matematik siswa dengan pendekatan kontekstual melalui Game Adobe Flash CS 4.0 lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran cara biasa, adanya asosiasi antara kemampuan komunikasi dan penalaran tetapi tidak ada asosiasi antara disposisi dengan kemampuan komunikasi dan penalaran. Kata Kunci    :   Komunikasi, Penalaran, Skala Disposisi, Pendekatan Kontekstual, Adobe Flash CS 4  ABSTRACTThis study aimed to examine the achievement and improvement of communication skills and mathematical reasoning students learning with contextual approach through the game Adobe Flash CS 4.0 is better than contextual learning in the normal way , examine the association of communication and mathematical reasoning abilities of students , associations scale disposition and communication skills and association scale disposition and reasoning abilities. And how to examine the communication skills and mathematical reasoning students towards learning approaches. The research method is to use a quasi-experimental. Where this method consists of two classes , that first class was given a treatment that learning classes contextual approach using games Adobe Flash CS 4.0 and the second class is the class that learning contextual approach in the usual manner. Population taken in Mahardika SMK schools and the sample was 40 students of class X.1 as the Control class and 42 students X.2 class as a class experiment . Instruments used in the form of 10 items including 5 questions about the communication skills and reasoning abilities shaped 5 description has tested the validity, reliability, degree of differentiation and difficulty index. For dispositions scale questionnaire used was a questionnaire form ordinal scale Linkert be converted to form the interval through Seccessive Method Interval (MSI). The conclusion from these studies is the attainment and improvement of communication skills and mathematical reasoning and the disposition of the students with contextual approach through Game Adobe Flash CS 4.0 is better than the usual way of learning, the association between communication and reasoning capabilities, but there is no association between disposition with communication capabilities and reasoning. Keywords:            Communication, Reasoning, Scale Disposition, Contextual Approach, Adobe Flash CS 4
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KOOPERATIF DITINJAU DARI PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN LOGIS MATEMATIS SISWA Karman Lanani
Jurnal Infinity Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Number 2, Infinity
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.143 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i2.p140-151

Abstract

ABSTRAKMasalah penelitian ini adalah rendahnya kemampuan penalaran logis matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektifitas pembelajaran kooperatif ditinjau dari peningkatan kemampuan penalaran logis matematis siswa SMA. Penelitian ini berbentuk quasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol pretes-postes. Sampel penelitian ini berjumlah 38 siswa yang diambil secara proposive sampling dari dua kelas siswa pada suatu sekolah swasta di Kabupaten Halmahera Selatan. Penelitian ini mempunyai dua variabel, yaitu: pembelajaran kooperatif sebagai variabel bebas, dan kemampuan penalaran logis matematis siswa sebagai variabel tak bebas. Intrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah tes kemampuan penalaran logis matematis. Data primer yang diperoleh dari penerapan instrumen tes tersebut, dianalisis menggunakan statistik uji One-Sample Test pada taraf signifikansi α=5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penalaran logis matematis siswa SMA melalui pembelajaran kooperatif mencapai 74,97% dalam kualifikasi baik dan peningkatannya mencapai 0,72 tergolong tinggi.Kata Kunci    :   Penalaran Logis Matematis, Kemampuan Penalaran Logis Matematis Siswa, dan Pembelajaran Kooperatif  ABSTRACTThe research problem is the lack of logical mathematical reasoning abilities of students. This study aimed to describe the effectiveness learning cooperative in terms of improvement of mathematical logical reasoning abilities of high school students. This form of quasi-experimental research design with pretest-posttest control group. Sample size was 38 students were taken proposive sampling of two classes of students at a private school in South Halmahera. This study has two variables, namely: cooperative learning as independent variables, and logical mathematical reasoning abilities of students as dependent variables. Instruments used for data collection is a logical mathematical reasoning ability tests. Primary data were obtained from the application of the test instrument, were analyzed using a statistical test of the One-Sample Test at significance level α = 5%. The results showed that the logical mathematical reasoning abilities of high school students through cooperative learning reaches 74.97% in both qualifying and the increases were relatively high 0.72.Keywords:        Mathematical Logical Reasoning, Mathematical Logical Reasoning Ability Students, and Cooperative Learning

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 3 (2025): VOLUME 14, NUMBER 3, INFINITY Vol 14 No 2 (2025): VOLUME 14, NUMBER 2, INFINITY Vol 14 No 1 (2025): VOLUME 14, NUMBER 1, INFINITY Vol 13 No 2 (2024): VOLUME 13, NUMBER 2, INFINITY Vol 13 No 1 (2024): VOLUME 13, NUMBER 1, INFINITY Vol 12 No 2 (2023): VOLUME 12, NUMBER 2, INFINITY Vol 12 No 1 (2023): VOLUME 12, NUMBER 1, INFINITY Vol 11 No 2 (2022): VOLUME 11, NUMBER 2, INFINITY Vol 11, No 1 (2022): VOLUME 11, NUMBER 1, INFINITY Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NUMBER 2, INFINITY Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NUMBER 1, INFINITY Vol 9, No 2 (2020): VOLUME 9, NUMBER 2, INFINITY Vol 9, No 1 (2020): Volume 9, Number 1, Infinity Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Number 2, Infinity Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Number 1, Infinity Vol 7, No 2 (2018): Volume 7 Number 2, INFINITY Vol 7, No 1 (2018): Volume 7 Number 1, INFINITY Vol 6, No 2 (2017): VOLUME 6 NUMBER 2, INFINITY Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Number 1, INFINITY Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Number 2, Infinity Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1, Infinity Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Infinity Vol 4 No 2, September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Number 2, Infinity Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Number 1, Infinity Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Number 2, Infinity Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Number 1, Infinity Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Number 2, Infinity Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Number 1, Infinity Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Number 2, Infinity Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Number 1, Infinity More Issue