cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 1,394 Documents
PENGENALAN WAJAH MENGGUNAKAN LEARNING VECTOR QUANTIZATION (LVQ) S. Heranurweni
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemakaian identifikasi biometrik dapat dijadikan sebagai suatu alternatif untuk pengamanan sistem. Identifikasi biometrik didasarkan pada karakteristik alami manusia, yaitu karakteristik fisiologis dan karakteristik perilaku seperti wajah, sidikjari, suara, telapak tangan, iris dan retina mata, DNA, dan tandatangan. Identifikasi biometrik memiliki keunggulan dibanding dengan metode konvensional dalam hal tidak mudah dicuri atau digunakan oleh pengguna yang tidak berwenang karena pengidentifikasian yang digunakan adalah hal-hal yang hanya dimiliki orang tersebut dan tidak mungkin sama dengan orang lain atau dimiliki oleh orang lain.Proses pengenalan menggunakan metode Learning Vector Quantization (LVQ). Dalam menganalisa menggunakan prioritas (peringkat) hasil dari LVQ. Adapun urutan algoritma sistem ini adalah segmentasi wajah, mencari bentuk deret dengan algoritma pembelajaran dengan Learning Vector Quantization (LVQ).Metode untuk menganalisa hasil LVQ adalah dengan cara melakukan prosentase terbanyak dari hasil pencarian jarak terdekat terhadap bobot yang telah tersimpan dalam proses learning. Sistem kecerdasan buatan LVQ termodifikasi mampu mendeteksi secara baik apakah pada data citra tersebut dikenali atau tidak. Tingkat ketepatan sistem LVQ setelah dilakukan beberapa kali proses learning (setiap gambar dilakukan 2 kali proses learning) adalah 88,67% benar.Kata kunci : Pengenalan wajah, PCNN, LVQ
PERANGKAT LUNAK PENYUSUNAN FORMULA HERBAL SEBAGAI MEDIA PELESTARIAN BUDAYA PENGOBATAN TRADISIONAL KHAS INDONESIA Ifan Rizqa; Etika Kartikadarma
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan merupakan masalah yang tidak bisa dihindarkan dari kehidupan manusia. Hal itu dikarenakan masalah kesehatan menyangkut kelangsungan hidup manusia dan kesehatan juga menjadi salah satu kebutuhan dasar manusia. Kesehatan manusia yang prima dapat diperoleh dengan upaya kesehatan terpadu yang meliputi kesehatan jasmani, rohani dan sosial. Keterpaduan kesehatan itu meliputi kegiatan mencegah penyakit (preventif), penyembuhan (kuratif), pemulihan kesehatan (rehabilitatif) serta meningkatkan kesehetan (promotif). Untuk meningkatkan derajat kesehatan yang optimal berbagai cara dilakukan manusia, diantarannya dengan mengkonsumsi obat-obatan kimia maupun obat-obatan tradisional. Sugesti yang muncul dikalangan masyarakat pada umumnya adalah mujarabnya pengobatan kimia dibanding dengan pengobatan tradisional. Sistem Pengobatan Komplementer dan Alternatif (Complementary Alternatif Medicine / CAM) sebagai alternatif solusi dalam mengatasi masalah kesehatan yang semakin kompleknya penyakit dan semakin mahalnya harga obat-obatan. Pengobatan komplementer digunakan secara bersama dengan pengobatan konvensional sedangkan pengobatan alternatif digunakan sebagai pengganti penggobatan konvensional komplementer dan alternatif tersebut meliputi sistem pengobatan alternatif (hemeopati, naturopati, sin she, ayurverda), intervensi pikiran tubuh (meditasi, berdoa), terapi biologis (herbal, makanan dan vitamin), metode manipulasi tubuh (pijat) dan terapi energi. Desain Perangkat Lunak Penyusunan formula Herbal, adalah merupakan salah satu bentuk perangkat lunak yang dapat di gunakan untuk mendokumentasikan resep- resep tradisional yang ada di Indonesia serta menjelaskan tentang khasiat dari tanaman herbal yang banyak di jumpai di sekeliling kita. Hasil dari perangkat lunak penyusunan formula herbal ini adalah sebuah perangkat lunak yang nantinya dapat menyajikan informasi dan dapat memberikan solusi awal untuk mengobati gejala penyakit berdasarkan khasiat tanaman herbal yang banyak di jumpai di lingkungan sekitar, selain itu dengan adanya prototipe perangkat lunak dokumentasi ini dapat di jadikan sebagai salah satu bahan referensi tentang khasiat dari tanaman herbal yang ada.Kata Kunci : Resep herbal, CAM
PERAN TEKNOLOGI ISOLASI UNTUK MEMPEROLEH SENYAWA AKTIF DARI TUMBUHAN SUKUN (ARTOCARPUS ARTILIS) Jamilah Abbas Abbas; Nina Artanti; . Djamilah
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran teknologi isolasi untuk memperoleh senyawa aktif dari daun sukun (Artocarpus altilis) .telah dilakukan dengan menggunakan alat ekstraktor kapasitas 300  liter, satu alat ekstraktor dapat mengektrak  15 kg sampel. Ekstraksi dilakukan dengan dua buah alat ekstraktor (2 x 300 lt, 30 kg sampel daun sukun). Evaporasi hasil ekstraksi telah dilakukan dengan alat evaporator volume 60 liter. Hasil pekatan dipisahkan  menjadi fraksi non polar, semi polar dan fraksi polar dengan menggunakan pelarur  n-heksana, etil asetat dan n-butanol.
EFISIENSI GAS ENGINE PADA BERBAGAI PUTARAN: STUDI EKSPERIMEN PADA JES GAS ENGINE J208GS Bambang Setyoko
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2011): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2 2011
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini kepedulian akan perlindungan dan kelestarian lingkungan hidup menyebabkan perubahan yang penting terhadap perancangan dan pengoperasian mesin pembakaran dalam. Cadangan bahan bakar minyak makin lama makin menipis sehingga perlu penggunaan bahan bakar gas sebagai energi alternatif untuk motor bakar. Efisiensi adalah indikator yang sangat penting pada motor bakar sehingga perlu diketahui berapa efisiensi thermal bahan bakar gas jika digunakan pada motor bakar.Untuk mengetahui efisiensi penggunaan bahan bakar gas maka dilakukan studi eksperimen dengan menggunakan JES Gas Engine J208GS yang merupakan mesin pembakaran dalam 4 langkah, spark-ignited, learn-burn gas engine, turbocharged and intercooled. Bahan bakar gas yang digunakan adalah LPG dengan LHV = 46.000 kJ/kg dan densitas 2,22 kg/m3. LPG dan udara dicampur di dalam gas mixer kemudian dimasukkan ke dalam gas engine dengan bantuan turbocharger. Sebelum masuk gas engine, campuran LPG dan udara dilewatkan intercooler. Variasi putaran 1100, 1300, 1500 dan 1700 RPM dilakukan dengan mengatur posisi throttle. Besarnya daya yang dihasilkan dapat diketahui dengan menghubungkan gas engine dengan dynamometer B&S 600. Bukaan throttleI dilakukan sedemikian rupa sehingga didapat besarnya BMEP = 1,2,3,4,5,6,7 dan 8 bar pada beberapa variasi putaran. Data-data yang diperlukan dapat dicatat dengan melihat print-out hasil percobaan.Dari hasil eksperimen pada JES Gas Engine J208GS didapat bahwa pada beban BMEP = 7 bar, berturut-turut untuk putaran 1300, 1500, 1700 RPM, Indicated efficiency ηi = 0,38, 0,38, 0,36, Effective efficiency ηe = 0,36, 0,35, 0,32, Mechanic efficiency ηm = 0,94, 0,92, 0,89 dan BSFC adalah 215,4, 225,5, 246,0 g/kWh. Sedang untuk putaran N = 1100 RPM mesin mengalami knocking pada beban BMEP = 6 bar. Kesimpulan hasil eksperimen adalah pada BMEP = 7 bar, Gas Engine JES J208GS mempunyai efisiensi tertinggi pada putaran N = 1300 RPM dengan ηi = 0,38, ηe = 0,36, ηm = 0,94 dan BSFC = 215,4 g/kWh.Kata kunci : Gas Engine, efficiency, BSFC, JES J208GS.
PERUBAHAN HARGA TEGANGAN TARIK YIELD MATERIAL BAJA KARBON RENDAH SETELAH MELALUI PROSES PACK CARBURIZING Bambang Kuswanto
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi tepat guna untuk mendukung perkembangan industri masyarakat dewasa ini semakin maju. Pembuatan mesin-mesin untuk produksi maupun alat bantunya disesuaikan dengan kebutuhan industri yang ada. Keanekaragaman  kebutuhan menyebabkan berbeda pula material yang digunakan untuk pembuatan alat atau mesin tersebut.  Jenis material yang sering digunakan adalah baja karbon rendah. Penggunaan baja karbon rendah sebagai material dasar (raw materials) komponen mesin, sering harus melalui proses pack carburizing. Proses yang bertujuan untuk menambah unsur karbon di dalam struktur baja agar mampu dikeraskan ini, ternyata dapat merubah harga tegangan tarik yield nya. Tegangan tarik yield (σy) pada material sangat penting untuk keperluan perencanaan. Karena tegangan tarik yield ini merupakan titik dimana material sudah memasuki tahap plastis yang akan membahayakan konstruksi bila dilampaui oleh beban.    Penelitian ini melakukan proses pack carburizing pada material baja karbon rendah pada temperatur 900 º C dengan waktu penahanan 2 jam. Hasilnya  menunjukan bahwa tegangan tarik yield pada baja karbon rendah menjadi lebih tinggi dibanding sebelumnya. Kata kunci : baja karbon rendah, pack carburizing, tegangan tarik yield
STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH VARIASI PITCH COILED TUBE TERHADAP NILAI HEAT TRANSFER DAN PRESSURE DROP PADA HELICAL HEAT EXCHANGER ALIRAN SATU FASA Rianto Wibowo.; Samsul K
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan studi pengaruh perubahan pitch pada coiled tube terhadap nilai heat transfer dan pressure drop yang terjadi pada helical heat exchanger dengan type counter flow. Pengukuran dilakukan pada 3 variasi pitch dan 2 diameter pipa yang digunakan sebagai tube. Pengumpulan data meliputi pengukuran suhu inlet dan outlet pada tube shell, serta tekanan air yang mengalira pada sisi tube dengan variasi laju aliran air. Nusselt number dan total pressure drop meningkat sebanding dengan laju aliran massa air dan berbanding terbalik dengan pertambahan panjang pitch pada coiled tube.kata kunci : helical heat exchanger, pitch, koefisien heat transfer, pressure drop.
RANCANG BANGUN MODEL SISTEM PENGENDALI DAN PENGAMANAN PINTU BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51 DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTU IDENTIFIKASI DAN HANDPHONE Jaenal Arifin; Eka Wahyudi; Eko Agus Riyanto
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang begitu pesat tersebut menjadikan sesuatu lebih mudah dan cepat. Pada teknologi seluler juga telah mengalami perkembangan dimana awalnya hanya digunakan untuk voice call dan SMS (Short Messege Service), kini beberapa perkembangan teknologi seluler sudah bisa digunakan untuk melakukan panggilan video (Video Call), internet, yang lebih utama yaitu dapat mengirimkan DTMF (Dual Tone Multy Frequency). Dengan adanya perkembangan teknologi DTMF ini maka antara teknologi seluler dengan teknologi mikrokontroler AT89S51 dapat diaplikasikan sebagai rangkaian pengendali jarak jauh untuk membuat suatu sistem pengendalian pintu. Cara kerja dari sistem ini adalah menggunakan media kartu identifikasi dan handphone untuk mengendalikan pintu dan juga untuk pengontrolannya menjadi lebih mudah dan lebih efisien, untuk sistem pengamanya digunakan beberapa sensor untuk menghindari pembobolan gudang ketika pintu gudang dibuka secara paksa, dengan memanfaatkan teknologi maka tingkat keamanan dan pengendalianya lebih mudah dan lebih efisien.Kata kunci : DTMF MT88700, Buffer (IC 74244) , Driver Motor, Mikrokontroler AT89S51, Sensor infrared (IR)
PENGEMBANGAN PROSES ENZIMATIS UNTUK PRODUKSI ASAM LEMAK DARI BIJI KARET SECARA IN SITU Mohamad Endy Yulianto; Nanik Damayanti; Fiqih Putri Juanita; Hermawan Dwi Ariyanto
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak nabati merupakan komoditi perkebunan yang memiliki kegunaan, baik sebagai bahan baku oleokimia maupun oleopangan seperti asam lemak. Pemenuhan kebutuhan Asam lemak untuk industri di Indonesia selama ini masih dilakukan dengan import. Mengingat bahwa asam lemak dapat dibuat dari biji karet, dimana  di Indonesia  hasilnya sangat melimpah sehingga perlu diupayakan untuk dapat memproduksi sendiri dalam upaya penghematan devisa negara. Selama ini produksi asam lemak dilakukan dengan mengolah lanjut minyak nabati, padahal untuk memproduksi minyak nabati sendiri sudah memerlukan biaya operasi maupun investasi yang cukup tinggi. Oleh karena biji karet mengandung enzim lipase yang dapat menghidrolisa trigliserida yang ada dalam biji karet menjadi asam lemak dan gliserol maka perlu dikaji teknologi proses produksinya. Penelitian ini bertujuan mencari kondisi operasi optimum untuk menghasilkan asam lemak secara langsung dari biji karet. Kajian dilakukan dengan cara percobaan untuk mendapatkan kondisi operasi proses dan cara aktivasi enzim lipase yang ada dalam biji karet. Variabel percobaan yang dilakukan adalah variasi antara waktu dengan kondisi optimum dari enzim lipase yang meliputi kadar air, pH dan temperatur. Tiap variabel proses dianalisis yield asam lemaknya baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Hasil penelitian menujukkan bahwa variabel  berpengaruh pada proses biokonversi biji karet menjadi asam lemak dengan mengaktifkan enzim lipase adalah temperatur dan pH. Kondisi operasi optimum proses pembuatan asam lemak secara langsung dari biji karet adalah proses hidrolisa pada pH 5, temperatur 35oC, rasio buah:air  0.4, perlakuan mekanik biji karet dilukai dan penggilingan halus. Kata kunci: asam lemak; biji karet; enzimatik
INVESTIGASI PENGARUH KAVITASI ULTRASONIK PADA TRANSESTERIFIKASI BIODIESEL (SKALA LAB) UNTUK PENGEMBANGAN ULTRASONIK MOBILE REACTOR Berkah Fajar; Endang Widayati
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2011): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2 2011
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan teknologi produksi biodiesel saat ini masih terus diteliti agar biodiesel sebagaisumber energi terbarukan substitusi minyak diesel dapat dihasilkan dengan lebih efisien(energi, waktu dan biaya) dalam rangka green energy dan eco production dan sebagai hasilakhirnya harga keekonomian biodiesel dapat tercapai khususnya di Indonesia. Penggunaanultrasonik yang dapat menimbulkan efek kavitasi sehingga diharapkan dapat diperoleh suatuteknologi yang lebih efisiesn merupakan hal yang akan diinvestigasi pada penelitian ini.Kavitasi adalah peristiwa terbentuknya gelembung - gelembung uap di dalam cairan sebagaiakibat turunnya tekanan cairan di bawah tekanan uap jenuhnya. Pada penelitian ini dilakukanstudi eksperimental untuk mencari frekuensi, waktu dan rasio optimum kemudian dari hasiltersebut digunakan untuk mencari intensitas output yang digunakan sebagai desain ultrasonikmobile reactor. Dari hasil penelitian diperoleh kondisi optimum frekuensi, waktu dan rasio (28kHz, 20 menit dan 5:1), dan intensitas output/volume yang digunakan untuk desain ultrasonikmobile reactor adalah PL 0.00028 – 0.00029 dengan diameter tip surface 30mm, surfaceintensity 1.41528 W/mm2.Kata kunci: kavitasi, ultrasonik, mobile reactor, biodiesel
STRUCTURAL AND CHARACTERIZATION POLYACRYLONITRILE NANOFIBER FOR AIR FILTRATION ASSEMBLED BY ELECTROSPINNING Agung Mataram; A.F. Ismail
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2011): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2 2011
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In electrospinning, the structure of nanofibers, which is affected by polymer solution parameters and processing conditions, influences the physical characteristics of nanofiber mats. In this study, under optimum conditions of electrospinning, the concentration of polyacrylonitrile (PAN) was changed 14, 16 and 18 wt %, and its effects on the nanofiber diameter and pore size of nanofiber mats were studied. The results showed that increasing the PAN polymer concentration enhanced the nanofiber diameter and pore diameter of nanofiber mats.  Keywords: electrospinning; concentrations; pore size

Page 12 of 140 | Total Record : 1394