cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 1,394 Documents
IDENTIFIKASI KANKER PAYUDARA DENGAN THERMAL Titik Nurhayati; Dinar Mutiara K.N; Budiani Destyningtias
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cancer is one of the causes of the main death in South-East Asian countries. Cancer is become 6th rank cause of the death in Indonesia. Around 800,000 Indonesia peoples indicated cancer per year.This research seeks for an alternatif method and tools for indicating breast cancer.The method of this research is using Fluke Thermal Ti20and thermal imager.Keyword : breast cancer, cropping, histogram.
ANALISA PEJANAN MEDAN MAGNET PADA LAMPU HEMAT ENERGI Luqman Assaffat
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu langkah untuk menghemat penggunaan energi listrik adalah mengurangi pemakaian energi listrik yang digunakan untuk penerangan, sebab 32% beban listrik di indonesia adalah lampu penerangan. Di mana langkah penghematan ini dapat dilakukan dengan cara penggunaan lampu hemat energi baik di tingkat rumah tangga, komersial atau bisnis maupun di sektor industri. Jika dibandingkan dengan lampu jenis lain, lampu hemat energy mempunyai beberapa kelebihan yaitu cahaya yang terang dan konsumsi energy yang sedikit. Namun lampu jenis ini mempunyai dampak negative, yaitu dampak negative dari penggunaan gas merkuri, pancaran sinar ultra violet, polutan listrik dan adanya pejanan medan listrik dan medan magnet. Beberapa penelitian mengatakan bahwa medan magnet yang dihasilkan oleh lampu hemat energy sudah mampu menginduksi manusia yang ada disekitarnya. Dan dikhawatirkan bahwa induksi medan magnet tersebut dapat menggangu kesehatan manusia. Penelitian ini secara khusus menganalisa pejanan medan magnet yang dihasilkan oleh lampu hemat energy dari beberapa merk yang beredar di Indonesia. Hasil penelitian menyatakan bahwa pejanan medan magnet yang dihasilkan oleh lampu hemat energy masih di dalam batas yang diijinkan. Lampu yang berasal dari merk terkenal menghasilkan pejanan medan magnet lebih besar jka dibandingkan dengan lampu dari merek yang tidak terkenal.Kata kunci: lampu essensial (CFLs), hemat energi, medan magnet,
PERLAKUAN PACK CARBURIZING PADA BAJA KARBON RENDAH SEBAGAI MATERIAL ALTRENATIF UNTUK PISAU POTONG PADA PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Bambang Kuswanto
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan komponen mesin yang berupa pisau potong, dijumpai pada mesin-mesin yang berfungsi sebagai alat potong. Mesin-mesin  ini umumnya merupakan penerapan teknologi tepat guna yang digunakan untuk membantu industri masyarakat. Pisau potong yang membutuhkan material dasar (raw materials) yang mampu dikeraskan, umumnya mengakibatkan harganya menjadi lebih mahal. Oleh karena itu diperlukan alternatif material yang dapat digunakan sebagai penggantinya agar harganya tetap murah. Penelitian ini melakukan penambahan karbon pada baja karbon rendah melalui proses pack carburizing. Prosesnya menggunakan temperatur    900 º C dengan waktu penahanan 2 Jam. Dari percobaan ini menghasilkan kesimpulan bahwa telah terjadi difusi atom karbon     ( C ) kedalam struktur baja.  Hal ini ditunjukan dengan adanya kenaikan pada kekerasan permukaan material dan terlihat pada gambar struktur micro. Dengan demikian baja karbon rendah setelah diproses pack carburizing mempunyai potensi untuk dikeraskan. Jadi baja karbon rendah setelah di pack carburizing dapat digunakan sebagai material alternatif untuk pisau potong dengan harga yang lebih  murah. Kata kunci : pisau potong, pack carburizing, potensi dikeraskan.
KARAKTERISASI DAYA TURBIN PELTON SUDU SETENGAH SILINDER DENGAN VARIASI PERBANDINGAN LEBAR SUDU DENGAN DIAMETER NOSEL PADA HARGA PERBANDINGAN JET SEBESAR 18 . Bono
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2011): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2 2011
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meneliti Turbin Pelton untuk Sistem Pembangkit Listrik Tenaga MikroHidro (PLTMH) dengan variasi perbandingan lebar sudu dengan diameter nosel (B/d) padaperbandingan jet, yaitu perbandingan antara diameter tusuk piringan (pitch diameter) dengandiameter nosel (D/d)=18. Turbin yang diuji memiliki nosel tunggal, dengan diameter noseld=10 mm, jumlah sudu Z=20 buah, dan perbandingan lebar sudu dengan diameter nosel B/dsebesar 4,0; 4,2; 4,4; 4,6; 4,8; 5,0. Penelitian ini diawali dengan membuat turbin Pelton yangterdiri dari runner, rumah turbin, dan nosel. Runner turbin terdiri dari piringan dan suduturbin berbentuk setengah silinder (pipa belah dua). Rumah turbin dilengkapi dengan noselyang berfungsi sebagai pengarah aliran dan pembangkit jet, sedangkan runner dan noselnyadapat dibongkar-pasang pada instalasi pengujian. Parameter yang diukur dalam pengujianadalah debit aliran, tekanan pada nosel, putaran dan torsi poros turbin. Hasil penelitianterhadap masing-masing runner turbin pada head 20 m dan debit 0,001 m3/s menunjukkanbahwa sudu dengan perbandingan B/d = 4,4 menghasilkan daya mekanik dan efisiensi totalterbesar dibandingkan sudu dengan perbandingan B/d yang lain, yang nilainya masing-masingadalah efisiensi maksimum 81,58 %, daya mekanik 160,06 watt, yang terjadi pada putaran1054 rpm.Kata kunci : Pelton, sudu setengah silinder , perbandingan lebar sudu dengan diameter nosel
PENGEMBANGAN BIOEKSTRAKTOR INAKTIVASI ENZIM GAULTHERASE UNTUK PRODUKSI GAULTHERIN DARI GANDAPURA (GAULTHERIA FRAGANTISSIMA) Mohammad Endy Yulianto; Indah Hartati; Endah Lestari; Tandang Patria Tama; Devita Hardianti
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gandapura terkenal sebagai penghasil minyak atsiri. Komponen Gandapura yang bernilai ekonomis tinggi adalah salisilatnya. Sebagian besar dari salisilat total bersifat aktif dan biasa disebut gaultherin. Gaultherin merupakan konjugasi dari metil salisilat dan disakarida. Gaultherin memiliki banyak kegunaan di bidang farmasi yaitu dapat mencegah kanker, inflammatory, cardiopulmonary dan sebagai natural aspirin yang baik.Akan tetapi untuk memproduksi gaultherin dari gandapura tidaklah mudah. Produksi gaultherin dapat dilakukan dengan proses ekstraksi. Namun, selama proses ekstraksi jaringan tanaman gandapura akan rusak dan menyebabakan reaksi hidrolisa yang dikatalisis oleh enzim gaultherase yang terdapat pada tanaman itu sendiri. Reaksi ini akan menyebabakan komponen dari gaultherin yaitu metil salisilat terlepas. Cara untuk mengekstrak gaultherin pada kondisi yang relatif baik adalah  dengan  menggunakan pelarut alcohol (alcoholic solvent extraction). Oleh karenanya,  pada penelitian ini digunakan alat bioekstraktor. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi etanol terhadap produksi gaultherin dari gandapura dengan proses inaktivasi enzim gaultherase melalui ekstraksi dengan pelarut alkohol. Variabel tetap yang digunakan meliputi: rasio pelarut-umpan, pH, kecepatan putar pengaduk, kecepatan putar pisau pencacah, waktu ekstraksi  dan suhu peengering. Sedangkan variable berubah yang digunakan adalah jenis drying agent berupa kalsium klorida dan konsentrasi etanol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perolehan gaultherin untuk kondisi yang relatif baik tercapai pada konsentrasi etanol sebesar 90%. Kata kunci: Gaultherin, Gaulterase, Alkohol, Bioekstraktor
KAJIAN EKSPERIMENTAL OPTIMASI TIPE LEKUK SUDU TURBIN PELTON SUDU BASIS KONSTRUKSI ELBOW PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO . Sahid
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji secara eksperimental pengaruh tipe lekuk sudu pada turbin pelton basis sudu konstruksi elbow yang digunakan pada pembangkit listrik tenaga mikrohidro. Tahapan penelitian yang dilakukan adalah Merancang dan membuat model-model turbin pelton dari konstruksi elbow sebagai penggerak mula pada Pembangkit listrik tenaga mikrohidro, Merancang dan membuat model Pembangkit listrik tenaga mikrohidro, dan Menyelidiki optimasi tipe lekuk sudu jalan turbin pelton terhadap unjuk kerja turbin. Parameter yang diukur dalam pengujian adalah tekanan pada nosel, putaran dan torsi poros turbin. Parameter yang ditentukan dan merupakan variabel dalam penelitian ini adalah tipe lekuk sudu dengan radius 20 mm, 40 mm, dan 60 mm. Data hasil pengujian direpresentasikan dalam bentuk grafik karakteristik turbin. Unjuk kerja masing-masing turbin dengan berbagai sudut outlet dikaji dan dibandingkan secara diskriptif. Hasil uji terhadap variasi lekuk elbow menunjukkan bahwa sudu elbow radius 60 mm mempunyai effisiensi turbin yang lebih besar dibanding sudu elbow dengan radius 40 mm dan 20 mm. Sudu elbow radius 60 mm dengan debit konstan 0,00423 m3/s menghasilkan effisiensi turbin optimum 87,3% pada putaran 608,34 rpm. Sedangkan pengujian pada putaran konstan, didapatkan effisiensi turbin sudu elbow radius 60 mm pada putaran turbin 400 rpm adalah 78,07% pada debit 0,004038 m3/s.Kata Kunci: Turbin Pelton, Konstruksi elbow, Lekuk sudu, Efisiensi turbin.
PERANCANGAN TUNABLE BAND PASS FILTER AKTIF UNTUK APLIKASI ANALISIS SINYAL DENGAN DERET FOURIER F.X. Hendra Prasetya
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2011): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2 2011
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semua sinyal yang periodik bisa diurai menjadi sinyal sinus dan kosinus dengan menggunakan deret Fourier. Untuk menentukan frekuensi sinyal sinus dan kosinus dari suatu sinyal, maka diperlukan suatu tunable bandpass filter (BPF) aktif. Dalam penelitian ini akan dirancang suatu tuneable BPF dengan menggunakan op-amp 3100 serta beberapa resistor dan kapasitor sebagai komponennya. Cakupan frekuensi dalam perancangan ini adalah dari 50 Hz sampai 300 kHz. Sebagai percobaan digunakan sinyal kotak dan sinyal segitiga dengan frekuensi 300 Hz sebagai masukkannya. Hasilnya pada frekuensi-frekuensi kelipatan 300 Hz, terdapat sinyal sinus dan kosinus sesuai dengan teorinya.Kata kunci: Filter, tunable, deret Fourier, BPF, sinyal periodik
KAJI EKSPERIMENTAL LUAS VENTILASI RUMAH MODEL DENGAN MEKANISME PERPINDAHAN KALOR KONVEKSI ALAMI AKIBAT RADIASI MATAHARI MENGGUNAKAN VARIASI WARNA CAT PUTIH, ABU-ABU, KUNING DAN TANPA CAT Eflita Yohana; Ganang Wisma
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2011): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2 2011
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan warna cat yang berbeda pada dinding luar rumah mempengaruhi kalor yangtersimpan di dalam ruangan dan mempengaruhi ventilasi yang digunakan. Dalam ekperimenini menggunakan sebuah rumah model dengan dinding plester dengan ukuran 1 x 1 x 1,7 m3,dan variasi warna cat yang digunakan adalah warna putih, abu-abu, kuning, dan tanpa cat.Kalor yang tersimpan di dalam ruangan akibat radiasi matahari dapat ditentukan denganmekanisme perpindahan kalor konveksi alami yang mengakibatkan kenaikan temperatur, danpenurunan kelembaban relatif ruang. Kalor yang tersimpan dapat dibuang oleh udara melaluiventilasi alami. Hasil ekperimen menunjukkan hubungan antara kalor dalam ruangan akibatvariasi warna yang digunakan dengan ukuran ventilasi keluar untuk membuang kalor agarkondisi ruangan tetap nyaman. Kalor yang tersimpan dalam ruangan tertinggi pada warnaabu-abu sebesar 258,10 W, tanpa cat 245,45 W, putih 218,80, dan kuning 225,67 W. Dari hasilperhitungan juga menunjukkan penggunaan warna gelap pada dinding menuntut kebutuhanukuran ventilasi yang lebih besar dibanding warna terang yaitu variasi tanpa cat sebesar0,163 m2, warna abu-abu sebesar 0,211 m2, warna putih sebesar 0,0936 m2, dan warna kuningsebesar 0,0985 m2.Kata kunci: warna cat; perpindahan kalor; temperatur; ventilasi; kalor yang tersimpan.
PENGEMBANGAN DRIVING SIMULATOR KENDARAAN RODA EMPAT GUNA PENELITIAN SERTA PENINGKATAN KESADARAN ATAS PENGEMUDIAN YANG AMAN, NYAMAN DAN EFISIEN D. Michael Hendra; Joga Dharma Setiawan
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi simulasi memungkinkan dilakukannya pengujian pada model simulasi sehingga pengujian aktual yang  membutuhkan biaya dan memiliki resiko dapat dikurangi. Menggunakan software MATLAB/Simulink dikembangkan driving simulator yang menggabungkan model konsumsi bahan bakar dengan dinamika engine, driveline, planar serta  ride dari kendaraan roda empat yang divisualisasikan menggunakan fasilitas virtual reality. Driving simulator tersebut dapat digunakan untuk penelitian lebih lanjut tentang pengemudian yang hemat bahan bakar, efek manuver kendaraan terhadap sistem suspensi serta perilaku pitch dan roll-nya maupun disain sistem kontrol aktif pada suspensi. Driving simulator juga dapat digunakan untuk tahap awal dalam belajar mengemudi serta mengedukasi pengemudi tentang pengemudian yang aman, nyaman dan efisien. Kata kunci: driving simulator, fuel consumption, vehicle dynamics
PENGARUH WAKTU PENGELASAN GMAW TERHADAP SIFAT FISIK MEKANIK SAMBUNGAN LAS LOGAM TAK SEJENIS ANTARA ALUMINIUM DAN BAJA KARBON RENDAH Bi Asngali; . Triyono
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2011): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2 2011
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sambungan las logam tak sejenis seringkali dibutuhkan untuk mempertemukan persyaratan teknik dan penghematan biaya material. Salah satu contohnya adalah sambungan aluminium dengan baja karbon rendah. Karena perbedaan sifat fisik, mekanik, termal dan metalurgi penyambungan kedua material ini akan mengalami kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pengelasan GMAW terhadap sifat fisik mekanik sambungan las aluminium dengan baja karbon rendah. Aluminium Al6061 tebal 3 mm disambung dengan baja karbon rendah SS400 tebal 1,5 mm menggunakan las GMAW jenis arus stitch dengan variasi waktu pengelasan 2, 4 dan 6 detik. Hasil sambungan dikarakterisasi dengan pengujian tarik, dan struktur mikro. Pengujian tarik dengan menggunakan standar ASTM A1043 / A1043M - 05(2009). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin lama waktu pengelasan menurunkan kekuatan tarik sambungan las. Sambungan las dengan waktu pengelasan 2 detik mempunyai kekuatan tarik tertinggi yaitu 199,04 MPa, sedangkan sambungan las dengan waktu pengelasan 6 detik mempunyai kekuatan tarik terendah yaitu 80,368MPa. Dari pengamatan struktur mikro diketahui bahwa pengelasan dengan waktu 2 detik mempunyai fusi yang lebih baik dibandingkan dengan 6 detik. Kata kunci: sambungan las logam tak sejenis, aluminium, baja karbon rendah, GMAW.

Page 13 of 140 | Total Record : 1394