cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdimas
ISSN : 14102765     EISSN : 25031252     DOI : -
Jurnal Abdimas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang sebagai wahana komunikasi penerapan ilmu pengetahuan teknologi, olahraga, budaya dan seni dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 734 Documents
MEMBANGUN KEMANDIRIAN FINANCIAL ANAK PANTIASUHAN MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN isbanah, yuyun; Kautsar, Achmad; Prabowo, Prayudi Setiawan
Jurnal Abdimas Vol 21, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of entrepreneurship training is to increase intention, motivation, and entrepreneurship skills to the orphanage children. An Orphanage girl is selection as training objects because they need to have the skills to train their own souls. Entrepreneurship training is aim to training financial independence early on. Entrepreneurship training and making beads brooch located at Al-Chusnaini Sidoarjo  Orphanage, which followed by 34 participants consisting of young women and administrators of orphanages. The method of implementation is used two steps. The first step is entrepreneurship learning and the second step is the workshop of making beads brooch. This training goes as expected. The results of the questionnaire indicate that generally, the training is able to understand by the participants. Most of the participants thought that training were able to increase their skills, and there was an increase in entrepreneurship intention. Keywords: financial independence, orphanage, entrepreneur intention
IbM KELAS VIRTUAL UNTUK SMPN 6 DAN SMAN2 SALATIGA Wibawa, Helmie Arif; Waspada, Indra; Wirawan, Panji Wisnu
Jurnal Abdimas Vol 21, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan oleh SMPN 6 dan SMAN 2 Salatiga dalam meningkatkan prestasi akademik para siswa adalah dengan giat memberikan pengayaan materi pada siswa. Upaya ini membutuhkan sumber daya berupa waktu dan ruang yang dapat melebihi dari ketersediaan yang sudah ada, sehingga apabila pelaksanaannya hanya tergantung dengan metode klasikal maka dapat mengganggu alur PBM yang telah berlangsung. Perlu adanya metode lain yang dapat mengatasi keterbatasan ruang dan waktu yang terbatas tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi informasi untuk mengatasi keterbatasan ruang dan waktu dalam usaha pengayaan  materi dan soal sehingga dapat diakses secara lebih luas baik oleh siswa, guru maupun masyakat. Teknologi yang memungkinkan adalah diimplementasikannya pembelajaran online untuk mengelola proses pembelajaran secara elektronik melalui kelas-kelas virtual. Dengan menggunakan pembelajaran online pengelolaan data bahan ajar, guru, siswa, kuis, maupun forum dapat dilakukan secara elektronik sehingga dimungkinkan PBM tidak bergantung pada kelas klasikal tetapi dapat berlangsung secara online dan realtime. Selain itu kegiatan ini juga mentargetkan bahwa setiap guru memiliki akun khusus yang digunakan untuk mengelola kelas virtual, mengunggah dan mengunduh bahan ajar maupun evaluasi dalam bentuk kuis secara online. Oleh karena itu pada kegiatan ini juga diadakan pelatihan dan pendampingan intensif dari tim agar guru dapat mandiri dalam berinteraksi menggunakan sistem pembelajaran online.
IBM KELOMPOK AGEN DAN LOPER KORAN DI KECAMATAN SEMARANG BARAT KOTA SEMARANG Murti, Hari
Jurnal Abdimas Vol 17, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agen Koran merupakan unit usaha yang sebagian besar merupakan usaha menengah kecil dan mikro (UMKM) bidang penjualan media cetak yang pada umumnya memiliki beberapa loper koran dan penjual lepas. Dari hasil temuan dilapangan pada agen koran dan loper di kecamatan Semarang Barat kota Semarang, permasalahan utama dari UMKM agen koran adalah pada sistem manajemen administrasi pembukuan inventory dan keuangan, serta pemasaran. Pembukuan inventory dan keuangan masih menggunakan catatan buku manual, tidak menggunakan standar pembukuan, dan bahkan terkadang tidak dilakukan pencatatan dan hanya mengandalkan hafalan. Kendala pemasaran sering muncul pada tenaga pemsaran atau loper yang tidak tetap dan sering ganti orang, serta kurang tertibnya setoran uang hasil penjualan. Tujuan dari Ipteks Bagi Masyarakat (IbM) ini adalah memberikan pelatihan, penyuluhan, dan pendampingan tentang manajemen usaha kecil, sistem administrasi pembukuan inventory dan Keuangan sesuai standar, pemasaran, dan pembuatan sistem Informasi Agen Koran. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan dan pendampingan pada agen koran tentang pembuatan tata buku inventory dan keuangan sesuai setandar baik secara konvensional maupun model sistem informasi berbasis komputer, yang dilaksanakan di laboratorium komputer. IbM juga dilakukan kepada agen koran dengan memberikan penjelasan pemaparan dan motivasi tentang manajemen usaha kecil. Sedangkan untuk agen dan loper diberikan penyuluhan tentang sistem pemasaran. Hasil dari dari IbM ini adalah meningkatnya kemampuan ketrampilan tata buku inventory dan pembukuan, mengetahui tentang manajemen usaha kecil dan pemasaran. Sedangkan luarannya adalah laporan IbM, modul pelatihan, dan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) Agen Koran.
HISTORIOPRENEURSHIP: OPTIMALISASI INDUSTRI KREATIF BERTEMA SEJARAH DI SEKITAR KAMPUS Sodiq, Ibnu; Suharso, R.
Jurnal Abdimas Vol 21, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Historiopreneurship merupakan upaya untuk mengoptimalkan bidangbidang kewirausahaan yang berorientasi pada tema-tema kesejarahan. Di sekitar kampus Universitas Negeri Semarang ada upaya kewirausahaan di bidang sejarah (Historiopreneurship) yang muncul misalnya saja usaha produksi Kaos dengan desain kesejarahan sejarah dan nasionalisme dengan nama Djoeang Cloth yang dibuat oleh beberapa mahasiswa Jurusan Sejarah angkatan 2010 dan 2011, serta usaha pembuatan komik dan karikatur yang dilakukan secara kolaboratif oleh mahasiswa Jurusan Sejarah dan Alumnus Jurusan Seni Rupa dengan nama Baben Outlet. Akan tetapi karena beberapa keterbatasan, upaya yang telah dirintis sejak tahun 2013 tersebut hingga saat ini masih belum dapat berkembang sesuai harapan. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk pemberdayaan bagi wirausahawan yang bergerak dalam bidang kesejarahan yang ada di sekitar kampus. Secara khusus, program ini bertujuan untuk (1) meningkatkan rendahnya tingkat pemesanan dan penjualan produk; (2) mendampingi dan melakukan optimalisasi strategi promosi; (3) mendampingi upaya legalisasi usaha; (4) mendampingi penataan administrasi dan keuangan; (5) mendampingi upaya pengembangan diversivikasi usaha. Ada beberapa langkah yang dilakukan dalam menerapkan program ini, yakni: (1) Membantu sosialisasi dan promosi serta membantu order terutama yang terkait dengan kebutuhan kampus misalnya pemesanan kaos dosen dan karyawan serta mahasiswa. Juga pemesanan karikatur untuk kenangkenangan dan komik pembelajaran untuk kebutuhan guru dan mahasiswa; (2) Memberikan sitimulus dan bimbingan untuk membuat situs web yang baik, membantu menghubungkan akun jejaring sosial (Facebook, Twitter dan lainnya) dengan komunitas-komunitas terkait yang masuk dalam jaringan dosen; (3) Memberikan pelatihan dan pendampingan untuk diversifikasi usaha misalnya tidak hanya kaos kesejarahan namun juga kaos umum atau juga memproduksi syal, pin, stiker dan lain sebagainya; (6) Pemberian bantuan alat kepada mitra. Dari serangkaian kegiatan yang telah dilakukan mitra merasa terbantu dengan program yang dirancang dan telah mengalami peningkatan dalam aspek desain, kualitas, dan kuantitas produk.
MENINGKATKAN SUSTAINABILITAS ORGANISASI NIRLABA DENGAN MODEL MANAJEMEN DUAL CORE Anto, Abdul Haris Fitri; Sugiyarta, Stanislaus; Muhammad, Amri Hana
Jurnal Abdimas Vol 21, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organisasi nirlaba sebagai penggerak terbesar ke-3 perekonomian nasional, bukan tanpa masalah. Tim pengabdi menganalisis akar dari problem organisasi nirlaba: 1) Terbatasnya sumber finansial organisasi. 2) Manajemen organisasi yang tidak efektif. 3) Kurangnya keterampilan kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu menanggulangi problem tersebut dan menjadikan organiasi nirlaba lebih sustainable menggunakan model manajemen “Dual-Core” yang merepresentasikan dua core (inti): core kewirausahaan, dan core perencanaan organisasi. Penelitian ini termasuk jenis research and development. Metode pengamatan pra-pelatihan dan paska-pelatihan, dengan alat bantu checklist dipergunakan untuk mengumpulkan data. Dua organisasi nirlaba menjadi organisasi mitra pengembangan ini. Berdasarkan program penelitian dan pengembangan tersebut, tim peneliti mendapatkan hasil bahwa kedua organisasi menunjukkan progres pada “core kewirausahaan” yang ditunjukkan dengan adanya berbagai aktivitas wirausaha dalam organisasi tersebut. Pada “core perencanaan organisasi”, kedua organisasi tersebut tampak belum merestrukturisasi manajemen dan belum menempatkan wirausaha sebagai divisi strategisnya. Hal itu akibat dari pengamatan paska-pelatihan yang dilakukan hanya satu bulan setelah pelatihan manajemen Dual-Core untuk organisasi nirlaba
RAMUAN HERBAL PADA AYAM RAS PETELUR KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Agustina, Laily; Syahrir, Syahriani; Purwanti, Sri; Jillbert, Julius; Asriani, Anie; Jamilah, Jamilah
Jurnal Abdimas Vol 21, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sidenreng Rappang merupakan kabupaten konsentrasi peternakan ayam ras di Sulawesi Selatan dan sangat rawan terjangkit penyakit flu burung. Ramuan herbal sudah banyak digunakan sebagai alternatif untuk pencegahan penyakit pada unggas termasuk kasus flu burung. Unggas yang diberi ramuan herbal selaiin lebih sehat juga merupakan produk organik yang memiliki keunggulan dari produk yang menggunakan obat-obatan sintetik. Metode yang digunakan adalah PRA (Participatory Rural Appraisal)/RRA (Rapid Rural Appraisal). Metode pendekatan menyelesaikan masalah, meliputi penyuluhan, latihan dan kunjungan (Laku), pendidikan sekolah lapang (SL), demplot, pembimbingan dan pendampingan, learning by doing. Kegiatan dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan. Teknologi yang diterapkan meliputi penggunaan ramuan herbal dan pengolahan feses ayam menjadi pupuk organik. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa peternak yang digunakan sebagai tempat demplot merupakan ketua kelompok maju yang menerima penerapan teknologi tepat guna dan memiliki kelompok binaan. Ramuan herbal mampu meningkatkan kualitas interior telur (warna kuning telur dan ketebalan kerabang telur).
PENGELOLAAN SAMPAH BOTOL MINUMAN OLEH IBU PKK DESA BANTRUNG Agustin, Nurul Lailiyana; Maranthika, Renda Larizza; Al Azhar, Muhammad Imam; Ishar, Muhammad
Jurnal Abdimas Vol 21, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan sisa material yang sudah tidak dipakai oleh manusia, tidak disenangi atau sesuatu yang memang harus dibuang yang berasal dari aktivitas yang dilakukan oleh manusia . Pembuangan sampah botol minuman yang dilakukan secara sembarangan di sekitar rumah ataupun sungai telah menjadi kebiasaan sebagian masyarakat Desa Bantrung, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, sehingga menimbulkan beberapa penyakit yang berbasis lingkungan serta mencemari udara, tanah dan sungai. Semakin banyaknya sampah yang dihasilkan oleh manusia maka perlu dilakukan pengelolaan sampah dengan tujuan untuk mengubah sampah botol minuman menjadi sesuatu barang atau produk yang memiliki nilai ekonomi atau mengubah sampah menjadi sesuatu yang tidak membahayakan lingkungan. Permasalahan yang terjadi, selain masyarakat banyak yang membuang sampah botol secara sembarangan, mereka seringkali tidak banyak berpikir ke mana sampah botol minuman tersebut dibawa dan apa yang terjadi pada sampah botol minuman tersebut. Selain itum banyaknya jumlah pengangguran dan kurangnya pendidikan juga berpengaruh pada perilaku masyarakat desa Bantrung dalam membuang sampah secara sembarangan. Untuk mengurangi jumlah sampah botol minuman yang ada, perlunya adanya pengelolaan sampah yang baik. Oleh karena itu, kami dari tim PKM-M mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan sasaran Ibu PKK dalam mengolah sampah botol minuman menjadi dua produk yang bernilai ekonomis, sehingga bisa dijual dan dapat membantu dalam kondisi ekonomi mereka. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu metode deskriptif yang berarti pemecahan masalah dengan menggambarkan keadaan obyek atau subyek penelitian. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pengabdian ini diantaranya pembentukan komunitas “Bukan Si Mantan Bantrung” untuk pengolahan sampah botol minuman dan memasarkan produk yang mereka hasilkan untuk penunjang kondisi ekonominya.
MEMBANGUN PERILAKU SADAR EKOLOGIS DAN EKONOMIS IBU RUMAH TANGGA MELALUI REORIENTASI PEMANFAATAN SAMPAH PERUMAHAN DI BTN BANYUNING INDAH Wesnawa, I Gede Astra; Christiawan, Putu Indra; Suarmanayasa, I Nengah
Jurnal Abdimas Vol 21, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara keruangan sampah rumah tangga adalah sampah paling besar yang dihasilkan di wilayah perkotaan, terutama pada bagian wilayah perkotaan yang digunakan sebagai kawasan perumahan. Pemukim BTN Banyuning Indah mayoritas adalah pendatang dengan mata pencaharian yang sangat heterogen. Kondisi ini mengakibatkan pemukim di BTN Banyuning Indah adalah produsen sampah terbesar di Kota Singaraja. Pemukim perumahan, khususnya ibu-ibu rumah tangga sebagai mitra adalah masyarakat yang belum produktif secara ekonomi. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah: (1) permasalahan sampah yang mengarah pada penurunan kualitas lingkungan, (2) pemanfaatan potensi jumlah sampah yang belum optimal dan (3) pengelolaan sampah yang masih konvensional. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra tersebut, maka solusi yang ditawarkan dalam adalah membantu mitra dalam mengelola sampah secara kolektif-aktif dan berorientasi keuntungan ekologis dan ekonomis dengan: (1) membangun perilaku sadar ekologis dan ekonomis serta (2) mereorientasi pemanfaatan sampah. Program kemitraan ini dilaksanakan dengan pola pembinaan kepada mitra yang nantinya akan mengelola sampah perumahan
SOSIALISASI PERDA KOTA SEMARANG NO. 14 TAHUN 2011 TENTANG RDTRK SEMARANG (UPAYA PENYEDIAAN RUANG TERBUKA HIJAU DALAM FUNGSINYA SEBAGAI DAERAH RESAPAN AIR DI WILAYAH KECAMATAN GUNUNGPATI) Subondo, Herry; Widyawati, Anis
Jurnal Abdimas Vol 17, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah penduduk dan berkembangnya pembangunan di pusat kota Semarang mengalami kendala dengan adanya keterbatasan lahan dan penurunan kualitas lingkungan. Dengan kondisi demikian, kota Semarang telah melakukan pengembangan kota kearah pinggiran dalam melaksanakan pembangunan. Sebagai salah satu contoh adalah Pembangunan kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang sebagai wujud pembangunan pendidikan yang dikembangkan kearah pinggiran merupakan embrio kutub pertumbuhan yang menyebabkan multiplier effect terhadap kawasan sekitarnya. Salah satu dampak atas pembangunan dikawasan tersebut adalah terjadinya perubahan tata guna lahan yang semula sebagai lahan terbuka menjadi lahan terbangun, sehingga berpengaruh terhadap daya dukung lahan kawasan tersebut. Dalam kegiatan pengabdian ini, metode yang digunakan adalah dengan model penyuluhan dan dialog interaktif sehingga selain memberikan informasi tentang pemahaman sosialisasi perda kota semarang no. 14 Tahun 2011 tentang RDTRK semarang (Upaya Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Dalam Fungsinya Sebagai Daerah Resapan Air Di Wilayah Kecamatan Gunungpati), masyarakat juga ikut aktif dalam dialog agar tidak merasa bosan sehingga terjalinnya komunikasi yang baik. Berdasarkan pengamatan selama melakukan pengabdian tim melihat keseriusan dan antusias peserta dalam mengikuti penjelasan mengenai sosialisasi perda kota semarang no. 14 Tahun 2011 tentang rdtrk semarang (Upaya Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Dalam Fungsinya Sebagai Daerah Resapan Air Di Wilayah Kecamatan Gunungpati) . Peserta juga aktif dalam menanggapi dan merespon penjelasan pemateri. Tim pengabdian memberikan saran agar kegiatan sosialisasi mengenai SOSIALISASI PERDA KOTA SEMARANG NO. 14 TAHUN 2011 TENTANG RDTRK SEMARANG (Upaya Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Dalam Fungsinya Sebagai Daerah Resapan Air Di Wilayah Kecamatan Gunungpati) dilaksanakan secara terus menerus dan konsisten serta melibatkan stake holders yang terkait.
PROTOTYPE SISTEM POMPA AIR TENAGA SURYA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS HASIL PERTANIAN Apribowo, Chico Hermanu Brillianto; S, Teguh Endah; Anwar, Miftahul
Jurnal Abdimas Vol 21, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris dengan daerah pertanian yang cukup luas. Kesuburan tanah dan kebutuhan akan air menjadi prioritas utama. Untuk mendukung hal ini dibutuhkan sistem irigasi yang baik saat terjadi musim kemarau. Pengunaan diesel/pompa air dengan BBM untuk sistem irigasi pertanian sangatlah tidak efektif dan mahal. Sistem pompa air dengan tenaga surya merupakan salah satu alternatif solusi yang efektif, hemat, dan efisien untuk menjaga sistem irigasi pertanian berjalan dengan baik saat musim kemarau. Tujuan akan pengabdian ini adalah untuk memberikan wawasan dan pengetahuan praktis akan pembuatan dan instalasi Sistem Pompa Air Tenga Surya (SPATS) serta memberikan inovasi baru berupa pemanfaatan energi terbarukan dalam membantu sistem irigasi pertanian. Dengan demikian diharapkan masyarakat mendapatkan manfaat berupa peningkatan produktivitas hasil pertanian dan membatu pemerintah dalam memwujudkan swasembada pangan nasional.

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 2 (2023): December 2023 Vol 27, No 1 (2023): June 2023 Vol 26, No 2 (2022): December 2022 Vol 26, No 1 (2022): June 2022 Vol 25, No 2 (2021): December 2021 Vol 25, No 1 (2021): June 2021 Vol 24, No 3 (2020): December 2020 Vol 24, No 2 (2020): September 2020 Vol 24, No 1 (2020): June 2020 Vol 24, No 3 (2020): December Vol 24, No 2 (2020): September Vol 24, No 1 (2020): June Vol 23, No 2 (2019): December 2019 Vol 23, No 1 (2019): June 2019 Vol 23, No 1 (2019): Juni 2019 (ASAP) Vol 23, No 2 (2019): December Vol 23, No 1 (2019): June Vol 22, No 2 (2018): December 2018 Vol 22, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 22, No 1 (2018): Juni 2018 Vol 22, No 1 (2018): June 2018 Vol 21, No 2 (2017): December 2017 Vol 21, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 21, No 1 (2017): June 2017 Vol 21, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): December 2016 Vol 20, No 1 (2016): June 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 19, No 2 (2015): December 2015 Vol 19, No 1 (2015): June 2015 Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 18, No 2 (2014): December 2014 Vol 18, No 1 (2014): June 2014 Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 17, No 1 (2013): June 2013 Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013): December Vol 17, No 1 (2013) Vol 17, No 1 (2013) Vol 15, No 2 (2011): December 2011 Vol 15, No 1 (2011): June 2011 Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 14, No 2 (2010): December 2010 Vol 14, No 1 (2010): June 2010 Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 1 (2010) Vol 14, No 1 (2010) More Issue