cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdimas
ISSN : 14102765     EISSN : 25031252     DOI : -
Jurnal Abdimas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang sebagai wahana komunikasi penerapan ilmu pengetahuan teknologi, olahraga, budaya dan seni dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 734 Documents
PEMANFAATAN SARI WORTEL DAN TEPUNG RUMPUT LAUT SEBAGAI BAHAN ALAMI UNTUK MENINGKATKAN DAYA TAHAN DAN KEKENYALAN BAKSO SAPI DI KELURAHAN SUKOREJO Kristanti, Ida Iryani; Ambarwati, Retno
Jurnal Abdimas Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan EkstrakWortel dan Tepung Rumput Laut belum banyak digunakan sebagai aditif alami. Masyarakat Kelurahan Sukorejo sudah mengetahui kandungan gizi bakso, namun aditif boraks dan formalin yang sering digunakan sangatlah bahaya. Pembuatan ekstrak wortel untuk meningkatkan daya tahan dan tepung rumput laut untuk mengenyalkan bakso. Metode yang dilakukan dengan sosialisasi, demonstrasi dan praktek langsung. Pembuatannya dengan cara daging sapi cincang, ekstrak wortel dan tepung agar-agar serta bumbu dicampur jadi satu, kemudian dicetak bulat-bulat, dapat ditambahkan isian daun bayam atau tahu. Selanjutnya dicetak bulat-bulat kemudian dimasukkan dalam air yang mendidih sampai bakso mengapung matang. Setelah itu bakso dapat dikonsumsi atau disimpan dalam lemari pendingin. Uji kekenyalan dilakukan dengan organoleptis dan uji ketahanan dengan uji mikrobiologi. Kekenyalan bakso dengan tepung rumput laut lebih terasa lebih jika dibandingkan tanpa tambahan. Ekstrak wortel mampu menurunkan jumlah mikroba dalam bakso. Bakso yang sehat dengan aditif alami menambah pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu di Kelurahan Sukorejo.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PENGUASAAN TEKNIK DASAR RENANG PADA GURU PENDIDIKAN JASMANI SEKOLAH DASAR Sungkowo, Sungkowo; Rahayu, Kaswarganti
Jurnal Abdimas Vol 15, No 2 (2011)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Renang sudah memasuki kurikulum pendidikan jasmani tingkat sekolah dasar (SD) sebagai materi pilihan. Selain itu beberapa sekolah memilih renang sebagai cabang pilihan dalam ekstra kurikuler yang diampu guru pendidikan jasmani masing-masing. Pendidikan mereka terdiri dari lulusan SGO, PKGO, PGPJSD dan beberapa yang Sarjana. Dilihat dari latar belakang pendidikan tersebut maka dapat dikatakan bahwa diantara para guru tidak ada yang pernah belajar renang secara khusus sehingga pengetahuan dan pengusaan teknik dasar renang dirasa sangat kurang, mengingat pengetahuan dan pengusaan teknik dasar renang mereka hanya di dapat di bangku sekolah atau kuliah yang sangat terbatas waktunya. Kurangnya pengetahuan tersebut menyebabkan terjadinya kesalahan teknik dasar. Dengan memiliki pengetahuan dan pengusaan teknik dasar renang yang memadahi maka seorang guru akan dapat melakukan gerakan renang dengan efektif dan efisien serta indah dilihat. Pada saat mengajar materi renang bagi peserta didik di sekolah maupun mengampu ekstra renang pada sore hari pengetahuan yang disampaikan tidak menyesatkan sedangkan keterampilan yang diajarkan juga mudah dicontoh. Berdasarkan uraian tersebut maka dipandang perlu untuk meningkatkan pengetahuan dan penguasaan teknik dasar renang bagi para guru pendidikan jasmani SD tersebut. Diharapkan dengan adanya kegiatan pengabdian oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat UNNES dapat meningkatkan pengetahuan dan penguasaan teknik dasar renang sehingga dapat meminimalkan terjadinya kesalahan teknik dasar dan akhirnya mereka dapat berenang dengan efisien. Nilai rata-rata pre test dari peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebesar 76,4 menunjukkan tingkat kemampuan teknik dasar gaya renang para guru SD Penjas dengan taraf baik. Sesudah mereka mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang peningkatan kemampuan teknik dasar gaya renang para guru SD Penjas Gunungpati menggunakan metode ceramah, simulasi dan praktek maka tingkat kemampuan teknik dasar gaya renang mereka meningkat. Hal ini dipresentasikan dengan adanya nilai rata-rata post test sebesar 85,1 yang lebih tinggi dari rata-rata pre test sebesar 76,4 yang menunjukkan adanya peningkatan kemampuan sebesar 8,7 %
PENGEMBANGAN USAHA BERBAHAN KAIN LIMBAH DAN VELBOA DI KOTA SEMARANG Supriyanto, Aji; Santosa, Agus Budi; Basukianto, Basukianto
Jurnal Abdimas Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang IbM ini adalah mitra1 hanya memanfaatkan bahan velboa untuk produk usaha pembuatan bantal sofa dan boneka, serta bahan kain katun dan polyester untuk membuat bantal tidur dan sprei. sedangkan mitra2 merupakan kelompok penjahit yang hanya menerima pesanan pembuatan pakaian dan jaket dari pihak lain yang ordernya tidak pasti. Permasalahan lain kedua mitra adalah kuantitas produksinya masih terbatas karena peralatan terbatas, pemasaran dan penjualan juga masih konvensional, macam atau variasi produksinya terbatas dengan desain dikerjakan menggunakan pola kertas (manual), juga masih menggunakan manajemen konvensional. Sementara limbah kain (perca) kedua mitra banyak yang tidak terpakai, juga tersedia limbah kain berasal dari industri garmen dan konveksi di lingkungan sekitarnya begitu banyak dan melimpah. Tujuan IbM ini adalah pelatihan pemanfaatan kain perca dan velboa menjadi produk kreatif pada kedua mitra, dengan desain pola komputer. Tujuan lainnya agar kedua mitra dapat bersinergi untuk memanfaatkan bahan velboa dan perca menjadi produk yang lebih bernilai yaitu menghasilkan produk yang lebih bervariasi, kreatif, menarik dan berkualitas. Selain itu juga mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi melalui pelatihan manajemen usaha, kemasan produk serta memperluas pasar dengan sistem on-line. Metode yang digunakan adalah kaji tindak partisipatif yaitu untuk meningkatkan kualitas dan kreatifitas produksi adalah dengan pelatihan dan pendampingan teknik padupadan bahan dan meningkatkan variasi dan kreasi pola desain produk berbasis IT dengan software Coreldraw dan Photoshop. Sedangkan teknik cetak desain juga dikembangkan dengan sablon digital. Pelatihan pemasaran on-line dengan sistem pembuatan web blog untuk memperluas pemasaran dan penjualan. Selain itu juga menambah peralatan untuk meningkatkan kuantitas produksi, serta pelatihan manajemen tatabuku untuk inventarisasi bahan, barang dan keuangannya yang semuanya itu melibatkan mitra. Target luaran IbM ini adalah terimplementasinya metode kolaborasi usaha untuk peningkatan kuantitas dan kualitas produksi sesuai yang diusulkan agar mampu meningkatkan kesejahteraan kelompok usaha kecil (mitra) tersebut, serta mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat disekitarnya.
PENGENALAN BAHASA JEPANG TENTANG PERHOTELAN BAGI PEGAWAI HOTEL DI HOTEL SILIWANGI KOTA SEMARANG Diner, Lispridona
Jurnal Abdimas Vol 17, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pegawai hotel memiliki kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang Jepang, karena pegawai hotel belum ada yang dapat menguasai bahasa Jepang dengan baik. Meskipun menggunakan bahasa Inggris, namun sering terjadi kesalahpahaman, karena pelafalan bahasa Inggris oleh orang Jepang sulit dipahami. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengenalan bahasa Jepang tentang perhotelan di hotel Siliwangi kota Semarang. Materi yang digunakan adalah kosa kata yang berhubungan dengan perhotelan seperti ketika menerima tamu, mengantar tamu, berpisah dengan tamu dan sebagainya. Metode yang digunakan adalah metode pengajaran. Pegawai hotel memperoleh pengetahuan tentang bahasa Jepang perhotelan. Bahasa Jepang yang diperoleh yaitu bahasa Jepang, bagaimana pegawai hotel menerima tamu ketika check in, memberi salam kepada tamu ketika bertemu dan berpisah. Pegawai hotel memiliki kepecayaan diri bertemu dengan wisatawan Jepang, karena sebagian pegawai hotel memiliki kemampuan berbahasa Jepang dasar tentang perhotelan.
EDUKASI FENOMENA AMBLESAN-INTRUSI AIR LAUT DAN PENANGGULANGANNYA DI SEMARANG UTARA Supriyadi, Supriyadi; Khumaedi, Khumaedi
Jurnal Abdimas Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilaksanakan kegiatan kepada masyarakat berupa edukasi fenomena amblesan intrusi air laut dan penanggulangannya di Semarang utara. Latar belakang kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai fenomena amblesan intrusi air laut dan upaya yang dilakukan untuk menanggulangi fenomena tersebut. Fenomena amblesan intrusi air laut ini diakibatkan pengambilan air tanah yang berlebihan sehingga lapisan tanah menjadi turun serta naiknya muka air laut yang dapat menyebaban air tanah terkontaminasi air laut sehingga menjadi air payau. Untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat melalui kegiatan memberikan pemahaman terhadap masyarakat dalam bentuk pengenalan materi, diskusi dan pelatihan tentang cara-cara mngetasi amblesan dan intrusi air laut. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pada umumnya masyarakat mengenal fenomena amblesan dan intrusi air laut hanya sebatas pengalaman sehari-hari dan terkesan sudah terbiasa dengan fenomena tersebut. Sosialisai dan pelatihan dengan menerapkan teknologi tepat guna yang berkesinambungan perlu dilakukan untuk mengatasi fenomena amblesan intrusi air laut.
HARMONISASI UU NO. 11 TAHUN 2010 TENTANG CAGAR BUDAYA DALAM UPAYA PELESTARIAN BENDA CAGAR BUDAYA KOTA SEMARANG Setiawan, Andry; Sulistianingsih, Dewi
Jurnal Abdimas Vol 17, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah kota Semarang mendapat kritik dari masyarakat jika dinilai “membiarkan” pembongkaran bangunan-bangunan kuno dan bersejarah untuk kemudian diganti dengan bangunan baru yang secara ekonomis lebih menguntungkan. Kota ini memiliki bangunan-bangunan kuno bernilai historis dan arsitektural tinggi, terutama di kawasan cagar budaya Kota Lama. Gereja Blenduk, misalnya, yang dibangun pada tahun 1742, merupakan landmark Kota Lama. Oleh karena itu, maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut : (1) Bagaimanakah eksistensi benda-benda Cagar Budaya yang ada di Kota Semarang?, (2) Bagaimana UU No. 11 Tahun 2010 dalam memberikan perlindungan Benda Cagar Budaya Kota Semarang?, (3) Hambatan-hambatan apa saja yang ada dalam pelaksanaan pelestarian benda Cagar Budaya di Kota Semarang ? Metode yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi dan diseminasi hukum tentang UU No.11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya yang dilakukan pada peserta kegiatan yaitu model ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Model ini dipilih karena berdasarkan pertimbangan bahwa model ini ini lebih efektif dan murah dengan tingkat keberhasilan yang cukup tinggi dibandingkan dengan menggunakan model lainnya. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan data adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan dari peserta kegiatan pengabdian, dimana hal ini ditunjukkan dengan hsil test yang dilakukan oleh tim pengabdian. Dari hasil pengabdian ini, maka dapat disimpulkan bahwa eksistensi benda cagar budaya di Kota Semarang masih dapat dipertahankan, dengan membuat zona-zona cagar budaya, serta Perlindungan terhadap benda cagar budaya selain mempergunakan undang-undang, akan lebih efektif bila menggunakan peraturan daerah serta melakukan pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi. Kemudian saran yang diberikan adalah Hendaknya pemerintah Kota Semarang membuat kebijakan yang melindungi benda cagar budaya dari kepentingan bisnis. Disamping itu, perlu melakukan sosialisasi mengenai arti pentingya benda cagar budaya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PADA PENGUSAHA TIWUL AYU BERBAHAN DASAR TEPUNG KETELA POHON DALAM RANGKA KETAHANAN PANGAN KABUPATEN WONOGIRI Sulistyowati, Murni; Winarna, Winarna; Haryanto, Aris Tri
Jurnal Abdimas Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang pengabdian ini adalah Kabupaten Wonogiri merupakan lahan yang potensial untuk pengembangan ketela pohon dan hampir tersebar diseluruh wilayah kecamatan dengan luas lahan lebih dari 70.681 hektare. Berdasarkan hasil penelitian dari berbagai lembaga pertanian ketela pohon tidak hanya dapat dapat menghasilkan tepung tapioka saja melainkan dapat dijadikan tepung mokav yang merupakan alternatif pengganti tepung terigu yang bisa digunakan sebagai bahan dasar pambuatan mie, Cace, roti dan lain sebagainya. Dalam perkembangannya makanan ini juga dapat dikembangkan menjadi sebuah kue atau jajanan tradisional khas Wonogiri yang digemari karena enak, sudah banyak dikenal dan harganya sangat terjangkau. Ada perbedaan antara tiwul tradisional dengan Cake Tiwul ini yaitu selain bentuknya, makanan ini juga menggunakan bahan- bahan lain yang banyak mengandung Zat Gizi seperti telur. dan tepung terigu. Sehingga diharapkan dengan produk ini nilai ekonomis dari tiwul menjadi meningkat.Target luaran dalam pengabdian ini adalah Peningkatan pengetahuan dan ketrampilan Warga yang menjadi Anggota Koperasi mengenai Produksi Tiwul Ayu, tercapainya ketahanan pangan di wilayah Wonogiri, menambah guna suatu barang, dari barang imferior menjadi barang normal, mendidik masyarakat untuk belajar disiplin berwirausaha, menambah income keluarga, terlaksananya pelatihan dan pendampingan teknik produksi dan manajemen, masyarakat memperoleh pendapatan yang rutin dari hasil kegiatan, dapat mengikuti expo, pameran atau sejenisnya baik skala lokal dan regional maupun nasional.
PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DAN BUDAYA BAGI GURU-GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Zukhaira, Zukhaira; A.Hasyim, M. Yusuf.
Jurnal Abdimas Vol 17, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pentingnya perencanaan pembelajaran bahasa Arab berbasis pendidikan karakter dan budaya, mendeskripsikan tentang langkah-langkah penyusunan perencanaan pembelajaran (Silabus dan RPP) berbasis pendidikan karakter dan budaya, dan untuk mengembangkan kemampuan guru-guru Bahasa Arab dalam menyusun perencanaan pembelajaran berbasis pendidikan karakter dan budaya serta dapat mengaplikasikannya dalam kegiatan belajar mengajar bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah masing-masing. Alternatif pemecahan masalah yang telah diterapkan dalam pengabdian ini adalah mengadakan pendidikan dan latihan (diklat). Simpulan dari kegiatan ini adalah: (1) Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini sangat bermanfaat bagi khalayak sasaran dalam hal ini guru-guru bahasa Arab Madrasah Ibtidaiyah se-kota Semarang, (2) Guru-guru bahasa Arab MI se-kota Semarang memperoleh peningkatan pemahaman tentang pentingnya perencanaan pembelajaran dan penanaman nilai-nilai karakter pada peserta didik dengan penyusunan silabus dan RPP yang benar, dan (3) Para guru mendapatkan pengalaman menyusun silabus dan RPP, dan penerapan kegiatannya di dalam kelas.
UPAYA MENEKAN TINGGINYA ANGKA KECELAKAAN LALU LINTAS MELALUI SOSIALISASI UU NO. 22 TAHUN 2009 BAGI WARGA DESA TAMPINGAN KECAMATAN BOJA KABUPATEN KENDAL Widyawati, Anis
Jurnal Abdimas Vol 17, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan yang sering terjadi di jalanan mendorong badan legislatif untuk membuat Undang–Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sebenarnya, Undang–Undang No. 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan telah banyak mengatur tentang urusan lalu lintas tetapi karena perkembangan cara berlalu lintas sehingga peraturan yang terdapat di Undang–Undang No. 14 Tahun 1992 tidak sesuai lagi sehingga perlu diganti dengan peraturan terbaru yang terdapat dalam Undang–Undang No. 22 Tahun 2009. Sosialisasi UU No. 22 Tahun 2009 telah dilakukan kepolisian tetapi masyarakat ada yang menerima peraturan tersebut (pro) dan ada yang tidak menerimanya (kontra). Tujuan kegiatan pengabdian ini, yaitu: a) mengetahui pengaturan lalu lintas dalam UU No. 22 Tahun 2009, b) mengetahui dampak pelanggaran lalu lintas, c) mengetahui bentuk sanksi yang bisa diterapkan bagi pelanggar UU No. 22 Tahun 2009. Berdasarkan pengamatan tim selama melaksanakan kegiatan, peserta nampak serius dan sungguh-sungguh dalam mengikuti acara sampai akhir. Sebagai bukti adalah terjalinnya sikap pro aktif dengan bertanya sehingga terjadi interaksi. Tim pengabdian memberikan saran agar kegiatan sosialisasi dilaksanakan secara berkelanjutan ataupun sosialisasi kesadaran hukum dengan materi yang lain karena di masyarakat pedesaan ternyata banyak pemahaman hukum yang belum diketahui.
BATIK CIPRATAN UNTUK SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI (SLBN) SEMARANG Waruwu, Penunjang; Ardhianto, Eka
Jurnal Abdimas Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan IbM ini adalah untuk memberikan pelatihan manajemen usaha dan pemasaran pada Mitra 1 (SLBN) Semarang dan Mitra 2 Batik Linggo. Pelatihan yang diberikan pada manajemen usaha berupa pemakaian bahan-bahan pewarna alam dalam batik cipratan, pembukuan dan pelaporan keuangan, harga pokok produk batik, Sistem Informasi Manajemen pemasaran. Target yang tercapai dalam IbM adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam pemberdayaan Sumber Daya Manusia pada mitra dalam pemakaian bahan pewarna alam pada kain batik, yaitu cipratan serta cap. Selain itu untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengolah usaha seperti pembukuan, laporan keuangan dan kelayakan usaha; meningkatkan kemampuan dan ketrampilan penggunaan teknologi informasi khususnya penggunaan web pemasaran untuk memperkenalkan produk dengan harapan semakin meningkatkan Omset Penjualan batik serta meningkatnya pendapatan dan kesejahteraan mitra. Metoda kegiatan yang dilaksanakan adalah melakukan pelatihan serta bimbingan teknis dan pendampingan, melakkukan monitoring dan evaluasi. Hasil yang dicapai adalah produk batik cipratan dan batik cap dari bahan-bahan alam; pengetahuan pembuatan pembukuan, laporan keuangan, dan kelayakan usaha.

Page 11 of 74 | Total Record : 734


Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 2 (2023): December 2023 Vol 27, No 1 (2023): June 2023 Vol 26, No 2 (2022): December 2022 Vol 26, No 1 (2022): June 2022 Vol 25, No 2 (2021): December 2021 Vol 25, No 1 (2021): June 2021 Vol 24, No 3 (2020): December 2020 Vol 24, No 2 (2020): September 2020 Vol 24, No 1 (2020): June 2020 Vol 24, No 3 (2020): December Vol 24, No 2 (2020): September Vol 24, No 1 (2020): June Vol 23, No 2 (2019): December 2019 Vol 23, No 1 (2019): June 2019 Vol 23, No 1 (2019): Juni 2019 (ASAP) Vol 23, No 2 (2019): December Vol 23, No 1 (2019): June Vol 22, No 2 (2018): December 2018 Vol 22, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 22, No 1 (2018): Juni 2018 Vol 22, No 1 (2018): June 2018 Vol 21, No 2 (2017): December 2017 Vol 21, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 21, No 1 (2017): June 2017 Vol 21, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): December 2016 Vol 20, No 1 (2016): June 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 19, No 2 (2015): December 2015 Vol 19, No 1 (2015): June 2015 Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 18, No 2 (2014): December 2014 Vol 18, No 1 (2014): June 2014 Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 17, No 1 (2013): June 2013 Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013): December Vol 17, No 1 (2013) Vol 17, No 1 (2013) Vol 15, No 2 (2011): December 2011 Vol 15, No 1 (2011): June 2011 Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 14, No 2 (2010): December 2010 Vol 14, No 1 (2010): June 2010 Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 1 (2010) Vol 14, No 1 (2010) More Issue