cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
ISSN : 19790503     EISSN : 25031244     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jipk
Arjuna Subject : -
Articles 758 Documents
PENERAPAN JOYFUL LEARNING DENGAN GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR Mukarromah, Rina Lailatul; Widodo, A. Tri; Wahyuni, Sri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 1 (2016): January 2016
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan metode group investigation dengan pendekatan joyful learning. Subyek penelitian ini adalah seluruh siswa XI IPA 3 pada suatu SMA N di Kendal tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 36 siswa. Masalah yang dialami siswa kelas XI IPA 3 salah satunya adalah pembelajaran kimia didominasi oleh guru atau teacher center learning. Aktivitas siswa masih mendengarkan guru, mencatat pelajaran, dan mengerjakan soal di depan kelas. Penerapan joyful learning dengan group investigation diharapkan meningkatkan kualitas pembelajaran siswa XI IPA 3 SMA. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar kimia pada siswa kelas XI IPA 3. Penelitian ini terbagi menjadi 2 siklus. Masing-masing siklus meliputi 4 tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh dengan metode dokumentasi, tes siklus, observasi, dan angket. Hasil penelitian pada siklus 1, hasil belajar (kognitif, psikomotorik, dan afektif) dan aktivitas belajar siswa belum menunjukkan indikator keberhasilan. Pada siklus 2 hasil belajar (kognitif, psikomotorik, dan afektif) dan aktivitas belajar siswa menunjukkan indikator keberhasilan. Hal ini berarti penerapan joyful learning dengan group investigation dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar kimia siswa kelas XI IPA 3 SMA.This research is Classroom Action Research (CAR) which use group investigation method and joyful learning approach. Subject of this research is students of XI Science Class 3 at a high school in Kendal, school year 2012/2013 tottaly 36. One of problem in XI Science Class 3 is dominated by teacher center learning. Students activity was still listen teachers, note lesson, and do exercise in front of class. Applying joyful learning with group investigation hoped able to increase studied quality in XI Science 3. The purpose of this research is to increase learning activities and student’s learning achievement on chemistry of XI Science 3 high school, with totally 36 students. It’s consists of 2 cycles. Each cycle consists of 4 steps, that are planning, acting, observing, and reflection. The data is gotten by documentation, cycle examination, observation, and questionnaire methods. On first cycle, student’s learning achievement (cognitive, psychomotor, and affective) and learning activities do not show the indicator of success yet. On second cycle, student’s learning achievement (cognitive, psychomotor, and affective) and learning activities show the indicator of success. This result means that learning activities and student’s learning achievement of XI Science 3 students are increase by applying joyful learning with group investigation.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME BERBANTUAN CONCEPT MAP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA PADA SISWA SMA Novia, Teti Rizqi; Kusumo, Ersanghono
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2012): July 2012
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil be/ajar siswa di sebuah SMA pada tahun ajaran 2011/2012. Subyek dalam penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas X-3 yang berjumlah 34 siswa dengan materi stoikiometri. Penelitian terdiri dari tiga siklus, setiap siklusnya terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data penelitian diperoleh dengan metode tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil be/ajar kimia aspek kognitif siklus I adalah 78,53 dengan ketuntasan be/ajar klasikal mencapai 76,47%. Pada siklus II rata-rata hasil belajara kimia aspek kognitif adalah 80,88 dengan ketuntasan be/ajar secara klasikal sebesar 82,35%. Pada siklus Ill rata-rata hasil be/ajar kimia aspek kognitif adalah 87,06 dengan ketuntasan be/ajar secara klasikal sebesar 88,24%. Untuk hasil be/ajar afektif, nilai rata-rata pada siklus I, II dan Ill berturut-tuirut 74,36, 78, 77, dan 86,22. Sedangkan nilai rata-rata psikomotorik pada siklus I adalah 70,59, siklus II adalah 76,66 dan siklus Ill adalah 86,86. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran konstruktivisme berbantuan concept map mampu meningkatkan hasil be/ajar siswa.This research aimed to improve learning outcomes of student in an high school on academic year 2011/2012. Subject of this class action research is the class X-3 as many as 34 students at stoichiometry material. This research consisted of three cycles, each cycle consisted of four stages: planning, action, observation and reflection. The research data obtained by test and observation methods. The result showed that average cognitive learning outcome of student in cycle I is 78.53 with 76.47% of completeness classical, cycle II is 80.88 with 82.35% classical completeness, and cycle Ill is 87.06 with 88.24% completeness classical. The average affective learning outcome of student in cycles I, II, and Ill are 74.36, 78.77, and 86.22. While average psychomotoric learning outcome of students in the cycle I is 70.59, cycle II is 76.66 and cycle Ill is 86.86. From these results, it can be concluded that the application of constructivism learning model assisted by concept map can improve student learning outcomes.
KONTRIBUSI MEDIA INTERAKTIF PADA CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BERORIENTASI LEARNING COMMUNITY TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA Sudarmin, Sudarmin; Azizah, I.F.
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2012): January 2012
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui seberapa besar kontribusi media interaktif pada pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berorientasi Learning Community terhadap hasil belajar kimia. Data nilai kognitif dianalisis melalui statistika parametrik student. Untuk penguatan hasil yang diperoleh dilakukan uji N-Gain dan uji kontribusi. Data nilai afektif dan psikomotorik dianalisis secara kualitatif. Has ii analisis menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran dengan media interaktif pada CTL berorientasi Learning Community berkontribusi positif terhadap hasil belajar kimia siswa .The study to determine how much the contribution of interactive media on Contextual Teaching and Learning (CTL) oriented to Learning Community toward chemistry learning outcomes has been carried out. Cognitive data were analyzed through the value of student parametric. To strengthen the results obtained the N-Gain and contribution test were performed. Data of affective and psychomotor score were analyzed qualitatively. The results of analysis showed that the application of learning with interactive media to CTL oriented to Learning Community contributed positively to chemistry learning outcomes of students.
PENGARUH PENDEKATAN TSTS DENGAN PERLAKUAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA MATERI HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI SMA N 1 BANDAR Wahyuni, Sri; Widodo, Antonius Tri; fahmi, Saiful
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2011): July 2011
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Te/ah dilakukan penelitian pengaruh pendekatan pembe/ajaran kooperatif Two Stay Two Stray (TSTS) dengan perlakuan Group Investigation terhadap hasil be/ajar kimia pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bandar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pendekatan pembe/ajaran kooperatif TSTS­ GI terhadap hasil be/ajar siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IA SMA N 1 Bandar. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling yaitu dua kelas diambil secara acak sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi, tes, observasi, dan angket. Ana/isis tahap awal menunjukkan, populasi memiliki tingkat homogenitas sama dan data terdistribusi normal. Setelah diberi perlakuan kemudian dilakukan post-test, diketahui rata-rata hasil be/ajar kelompok eksperimen lebih baik daripada kontrol. Uji korelasi menunjukkan bahwa korelasi antardua variabel ini signifikan, sehingga besamya pengaruh 24, 76%. Rata-rata skor total afektif dan psikomotorik kelompok eksperimen lebih baik daripada kontrol. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan pembelajaran kooperatif TSTS-GI berpengaruh terhadap hasil be/ajar siswa. Selain itu, pembelajaran model pembelajaran kooperatif TSTS­ GI mencapai ketuntasan be/ajar klasikal sebesar 89, 13% sehingga pembelajaran ini efektif digunakan.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Muhaiminu, Wahyu Hidayatulloh; Nurhayati, Sri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 1 (2016): January 2016
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Treffinger berbantuan lembar kerja siswa (LKS) dapat meningkatakan hasil belajar siswa SMA pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Model pembelajaran Treffinger berbantuan LKS membantu siswa lebih aktif dan kreatif dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Penelitian ini menggunakan desain posttest only control design. Hasil posttest kelas eksperimen memperoleh rata-rata 80,72 sedangkan pada kelas kontrol memperoleh rata-rata 71,17. Dari data tersebut diperoleh persentase ketuntasan klasikal pada kelas eksperimen sebesar 87,5 % dan pada kelas kontrol sebesar 40,63 %. Kelas eksperimen telah mencapai ketuntasan klasikal tetapi pada kelas kontrol belum mencapai ketuntasan klasikal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Treffinger berbantuan lembar kerja siswa dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMA pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Model pembelajaran Treffinger berbantuan LKS tidak hanya meningkatkan hasil belajar aspek kognitif saja, tetapi aspek afektif dan psikomotorik juga meningkat.This study aims to determine the effectiveness of the learning model Treffinger aided student worksheet to high school students to get greater learning outcomes on material solubility and solubility product. Treffinger assisted student worksheet help students to be more active and creative in learning. This research is an experimental research and the sampling technique used was purposive sampling. This study used a posttest only design control design. Posttest results of the experimental group gained an average of 80.72, while the control group gained an average of 71.17. These data showed the gain percentage of classical completeness in the experimental group is 87.5% and in the control group is 40.63%. Experimental group has reached classical completeness, but not yet the control group. The conclusion of this study is Treffinger model aided student worksheet can increase student learning outcomes on the material solubility and solubility product. The learning model Treffinger aided student worksheet not only improve learning outcomes on cognitive aspects, but also in affective and psychomotor aspects.
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERORIENTASI HOTS (Higher Order Thinking Skills) TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X Handayani, Ririn; Priatmoko, Sigit
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2012): July 2012
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran problem solving berorientasi HOTS (Higher Order Thinking Skills) terhadap hasil be/ajar kimia siswa kelas X materi pokok larutan elektrolit dan konsep redoks. Populasinya adalah 286 siswa kelas X suatu SMA di Semarang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling dengan satu kelas sebagai kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Rata-rata nilai hasil be/ajar kognitif kelas eksperimen sebesar 84,06, sedangkan kelas kontrol 77,60. Kedua kelas berdistribusi normal dan mempunyai varians yang sama, sedangkan pada uji t dua pihak dihasilkan -trabel (-2,00)<thitung(4,32)>ttabei(2,00) yang berarti ada perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Pada uji t satu pihak kanan diperoleh thitung (4,32)>trabe1 (1,67) yang berarti bahwa rata-rata hasil be/ajar kognitif siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Hasil analisis korelasi diperoleh angka r=0,5079, sehingga signifikan dengan harga koefisien determinasi sebesar 25, 79%, berarti penggunaan pembe/ajaran problem solving berorientasi HOTS memiliki kontribusi sebesar 25,79% terhadap hasil be/ajar siswa, sedangkan 74,21% dijelaskan oleh variabel lain. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan pembelajaran problem solving berorientasi HOTS berpengaruh positif terhadap hasil be/ajar kimia siswa. Pembelajaran problem solving dapat merangsang kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa seperti berpikir kritis dan kreatif.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN KIMIA BERVISI SETS BERORIENTASI CHEMO-ENTREPRENEURSHIP (CEP) PADA MATERI LARUTAN ASAM BASA Prayitno, M. Agus; Dewi, Nur Kusuma; Wijayati, Nanik
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 1 (2016): January 2016
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kimia merupakan salah satu mata pelajaran yang berkaitan dengan kehidupan sehari- hari, dari segi lingkungan teknologi, maupun masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan modul pembelajaran kimia bervisi SETS berorientasi CEP pada materi larutan asam basa yang layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar, minat wirausaha, dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Uji coba kelayakan produk pada penelitian ini dilaksanakan di MA Mu’allimin Mu’allimat dengan model penelitian one group pre-test and post-test design dan di MAN Rembang dengan model penelitian pre-test and post-test control group design. Data penelitian diperoleh dengan metode validasi, observasi, dokumentasi, tes, dan skala Likert. Hasil validasi ahli materi, ahli media, dan praktisi menunjukkan bahwa modul pembelajaran kimia bervisi SETS berorientasi CEP sangat layak digunakan dalam pembelajaran kimia dengan skor ratarata pada aspek kegrafikan 95,00, aspek penyajian 95,33, aspek kebahasaan 95,00, dan aspek kegrafikan 94,44. Hasil uji coba modul di MA Mu’allimin Mu’allimat menunjukkan peningkatan motivasi 20%, minat wirausaha 25%, dan hasil belajar siswa 79%. Uji coba modul di MAN Rembang peningkatan motivasi belajar siswa, minat wirausaha, dan hasil belajar siswa kelas eksperimen sebesar 27%, 17% dan 66%, sedangkan peningkatan kelas kontrol secara berturutturut 0,4%, 11%, dan 24%.Chemistryis one of the subjects related to everyday life, in terms of environmental technology, and society. The purpose of this research is to produce visionary chemistry learning modules SETS with CEP oriented on acid-base materials which properly and effectively use in learning to improve learning motivation, entrepreneurial interest, and student learning outcomes. This research is development reaserch. Testing the product viability on the research carried out in MA Muallimin Muallimat with research model are one group pre-test and post-test design and in MAN Rembang with pre-test and post-test control group design. Data obtained by the validation, observation, documentation, testing, and Likert scale method. Validation results or matter experts, media experts, and practitioners shows that the chemistry learning modules with SETS vision and CEP oriented very fit for using in teaching chemistry with an average score on the graphical aspect 95.00, presentation aspects 95.33, linguistic aspects of 95.00, and graphical aspects 94.44. The module trial results in MA Muallimin Muallimat showed the increase of motivation 20%, interest in self-employment 25%, and student learning outcomes 79%. Module test in MAN Rembang increased the student motivation, entrepreneurial interest, and student learning outcomes in experimental class by 27%, 17% and 66%, whereas the increase in the control class, respectively 0.4%, 11% and 24%.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TYPE MAKE-A-MATCH DENGAN MEDIA EVIDENCE CARD TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA MATERI ASAM-BASA Noviyanti, D.
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2012): January 2012
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model cooperative learning type make-a-match dengan media evidence card terhadap hasil belajar kimia materi larutan asam-basa. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI IPA. Pengambilan sampel dilakukan dengan sampling jenuh dengan XIA1 sebagai kelas kontrol dan XIA2 sebagai kelas eksperimen. Berdasarkan uji t dua pihak dihasilkan thitung(4,0293)> t1abe1(1,9925) yang berarti ada perbedaan yang signifikan, sedangkan uji t satu pihak kanan thitun9(4,0293)>t1abe1(1,9925) yang berarti rata-rata hasil belajar kognitif kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. N-gain kelas eksperimen (0,71) lebih baik daripada kelas kontrol (0,52). Hal ini menunjukkan bahwa penggunakan model Coperative Learning type make-a-match dengan media evidence card mempengaruhi hasil belajar kimia materi larutan asam-basa sebesar 28,99% sehingga guru hendaknya berupaya menerapkan model pembelajaran ini pada materi lain.The study was aimed to determine the effect of the use of cooperative learning model of type make-a-card match with the evidence card media on chemistry learning outcomes of acid-base solution. The population was students of Science class XI. Sampling was performed by saturated sampling with XIA 1 as the control and XIA2 as the experiment class. The two sides t test produced tcount (4.0293)> Trable (1.9925) which means there was a significant difference, while the one right side t test produced tcount (4.0293)> T Table (1.9925), which means that the average cognitive learning outcome of the experimental class was better than that of the control class. N-gain of the experimental class (0.71) was better than that of the control class (0.52). This showed that the use of this model affected the learning outcomes of acid-base solution of 28.99%, so teachers should try to apply this learning model on another matter.
PENGGUNAAN MEDIA SIRKUIT CERDIK BERBASIS CHEMO­ EDUTAINMENTDALAM PEMBELAJARAN LARUTAN ASAM BASA Saptorini, Saptorini; Priatmoko, Sigit; Diniy, Hidayah Hidzyam
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2011): July 2011
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan sirkuit cerdik terhadap hasil be/ajar siswa dalam pembelajaran kimia materi pokok larutan asam basa. Sirkuit cerdik adalah sebuah pengembangan media chemo-edutainment. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Kudus tahun ajaran 2009/2010 sebanyak 196 siswa yang terbagi dalam 5 kelas. Pengambi/an sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 39 orang dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 40 orang. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa rata-rata hasil be/ajar kognitif kelas ekperimen sebesar 70, 17; sedangkan kelas kontrol 61, 00. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan hasi/ be/ajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Melalui analisis metode korelasi diperoleh angka r=O, 638, sehingga signifikan dengan harga koefisien detenninasi sebesar 40, 68% yang berarti penggunaan sirkuit cerdik memiliki kontribusi sebesar 40, 68% terhadap hasil be/ajar siswa, sedangkan 59,32% dijelaskan oleh faktorlainnya. Selain itu, hasi/ analisis data observasi menunjukkan bahwa hasil be/ajar afektif dan psikomotorik kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata aspek psikomotorik dam afektif ke/as eksperimen masing-masing sebesar 82, 80 dan 84, 10, sedangkan kelas kontrol masing-masing sebesar 72,57 dan 77,69.
PENGARUH PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN CROSSWORD PUZZLE TERHADAP HASIL BELAJAR Munawaroh, Sopiyatun; Nuswowati, Murbangun; Susatyo, Eko Budi
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 1 (2016): January 2016
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbantuan media crossword puzzle terhadap hasil belajar dan mengetahui tanggapan siswa. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA. Pengambilan sampel secara cluster random sampling yaitu kelas X MIA 2 sebagai kelas kontrol dan X MIA 3 sebagai kelas eksperimen. Berdasarkan hasil uji peerbedaan dua rata-rata hasil belajar yang diperoleh kelas eksperimen 54,73-78,06 dan kelas kontrol 49,65-72,06. Sedangkan uji ketuntasan hasil belajar kelas eksperimen mencapai 87,10% dan kelas kontrol 40,54%. Berdasarkan hasil uji peningkatan hasil belajar kelas eksperimen mencapai 16,30 dan kelas kontrol 12,80. Adapun hasil observasi terhadap aspek sikap diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 84,21 dan kelas kontrol 82,08. Sedangkan untuk hasil observasi terhadap aspek keterampilan diperoleh rata-rata nilai siswa kelas eksperimen 79,66 dan kelas kontrol 72,70. Berdasarkan hasil angket tanggapan siswa, model pembelajaran Team Games Tournament memperoleh tanggapan positif yaitu siswa merasa senang dan dapat meningkatkan pemahaman pada materi tata nama senyawa. Simpulan dari penelitian ini yaitu model pembelajaran tipe Team Games Tournament berbantuan media crossword puzzle berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dan mendapat tanggapan positif dari siswa.This research is experimental research. This study aims to determine the effect of learning Team Games Tournament (TGT) media-aided crossword puzzle on learning outcomes and determine responses that students. The population in this study were all students of X MIA class. The sampling is a cluster random sampling, they are the X MIA 2 class as a control class and X MIA 3 class as the experimental. Based on the test, the results of the difference of two average are 54.73-78.06 for the experimental class and 49.65-72.06 for the control class. While the result of the test is based on the learning completeness are 87.10% for the experimental class and 40.54% for the control class. Based on the learning outcome test, the results are the experimental class reached 16.30 and 12.80 the control class. The observation result of students attitude aspects are 82.07 for the experimental class and 84.21 for the control class. As for the results of the observations of the students skills aspects gained an average value are 73.15 for the experiment class and 80.73 for the control class. Based on the result of the questionnaire for the students responses, that the TGT learning technique get the positive responses that students feel happy and not boring and it can improve the understanding of the nomenclature of compound and material. The conclusions from this research that the type of learning technique, Team Games Tournament media-aided crossword puzzle influences thelearning outcomes significantly and get the positive responses from students.

Filter by Year

2008 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 1 (2024): January 2024 Vol 17, No 2 (2023): July 2023 Vol 17, No 1 (2023): January 2023 Vol 16, No 2 (2022): July 2022 Vol 16, No 1 (2022): January 2022 Vol 15, No 2 (2021): July 2021 Vol 15, No 1 (2021): January 2021 Vol 14, No 2 (2020): July (2020) Vol 14, No 1 (2020): January (2020) Vol 13, No 2 (2019): July (2019) Vol 13, No 1 (2019): January (2019) Vol 12, No 2 (2018): July 2018 Vol 12, No 1 (2018): January 2018 Vol 11, No 2 (2017): July 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 More Issue