cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 743 Documents
PEMBELAJARAN KOMPETENSI PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN SISTEM BAHAN BAKAR  MENGGUNAKAN MEDIA MEJA DAN WIRING DIAGRAM
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  perbedaan  kompetensi  pemeliharaan  dan  perbaikan sistem  bahan  bakar  mesin  diesel  pada  siswa  tingkat  XI  SMK  Islam  Pemalang  tahun  diklat  2008/2009  dengan menggunakan  dua media  pembelajaran  berbeda  yaitu media meja  dan wiring  diagram  sistem  pemanasan  awal. Populasi dan sampel pada penelitian  ini adalah siswa tingkat XI TMO 1 dan siswa tingkat XI TMO 2 tahun diklat 2008/2009. Data diambil dari  tes  kemampuan  awal  siswa untuk mengetahui bahwa  kedua sampel berdistribusi normal. Data diuji normalitas, homogenitas dan uji t (uji hipotesis). Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan. Rata‐rata prestasi siswa tingkat XI TMO2 sebesar 78,81 dan lebih ting daripada siswa ting‐kat XI TMO1 dengan rata‐rata 74,83.  Kata kunci: wiring diagram, meja, sistem pemanasan awal  The aim of this research is to find out the difference between maintenance and  repair competence of diesel engine fuel system in eleventh graders at SMK Islam Pemalang training year 2008/2009 using two different learning mediums.  They  are  table  and wiring  diagram  of preheating system. The population and sample of the reserach were eleventh graders of TMO 1 and TMO 2 training year 2008/2009. Data was taken from student’ first ability  to  identify  that  both  samples  had  normal  distributions.  The  data was  then  tested  in  accordance with  its normality, homogeneity, and t‐test (hypothesis test). The statistical analysis result indicates that there is significant difference. The average students’ achievement of eleventh graders of TMO 2 is 78,81 and it is higher than eleventh graders of TMO 1 with the average 74,83.   Keywords: wiring diagram, table, preheating system
MEDIA PEMBELAJARAN ALAT UJI PERUBAHAN PROPERTIS UAP JENUH YANG MELALUI DIFFUSER
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan dan mengetahui kelayakan media pembelajaran alat uji perubahan propertis uap jenuh yang melalui diffuser sebagai media pembelajaran termodinamika. Metode yang digunakan adalah research and developmen (R D) dengan desain penelitian Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation (ADDIE). Subjek penelitian adalah ahli media pembelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, dokumentasi dan eksperimental. Hasil validasi para ahli dan tanggapan mahasiswa dianalisi dengan teknik skala persentase dan dijabarkan dengan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah dihasilkan media pembelajaran alat uji perubahan propertis uap jenuh yang melalui diffuser sebagai media pembelajaran termodinamika. Persentase kelayakkan dari ahli media diperoleh 96% tergolong dalam kriteria sangat baik, dari ahli materi diperoleh 77,76% dan tergolong dalam kriteria baik, sedangkan dari penilaian mahasiswa diperoleh 76,5%, nilai ini termasuk dalam kriteria baik.
PEMBELAJARAN SOLE (SELF ORGANIZED LEARNING ENVIRONMENTS) MATERI MESIN BUBUT STANDAR DI MASA PANDEMI COVID-19
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berawal dari jumlah kasus Covid-19 yang bertambah banyak, Pemerintah dalam hal ini Kemendikbud berusaha melakukan usaha pencegahan penyebaran Covid-19 dengan mengeluarkan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yaitu belajar dari rumah (BDR). Guru selaku ujung tombak pembelajaran yang paling depan wajib mengimplementasikannya dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) selama masa pandemi Covid-19 ini. Pembelajaran SOLE materi mesin bubut standar pada peserta didik kelas XI kompetensi keahlian kriya kreatif logam dan perhiasan (KKLP) SMK Negeri 2 Adiwerna semester genap tahun pelajaran 2019/2020 ini dilaksanakan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berupa akses internet dan komputer/ smartphone. KBM dengan kelas maya diantaranya Whatsapp Group/ WAG “Las Bubut (ZOOM Class)” dan Meeting ROOM di aplikasi ZOOM Cloud Meetings. Pembelajaran SOLE ini terbukti dapat mencegah penyebaran COVID-19.
ENGGUNAAN MEDIA FLASH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA DIKLAT SERVICE ENGINE PADA MATERI TUNE UP VVTI
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: apakah program media flash engine tune-up VVT-I dapat digunakan sebagai media pembelajaran pada proses pembelajaran kompetensi mengidentifikasi komponen-komponen engine VVT-I, dan seberapa besar peningkatan antara hasil belajar siswa yang menggunakan program media flash engine tune-up VVT-I dengan hasil belajar siswa yang tidak menggunakan program media flash engine tune-up VVT-I. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media flash dapat digunakan dalam proses pembelajaran kompetensi mengidentifikasi service engine tune-up VVT-I. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dalam memahami materi kompetensi mengidentifikasi service engine tune-up VVT-I yang menggunakan media flash pada peserta didik kelas eksperimen sebesar 4,33%. Pada hasil belajar peserta didik kelas eksperimen pada kompetensi mengidentifikasi service engine tune-up VVT-I yang menggunakan media flash mengalami peningkatan sebesar 24,83 dengan skor rata-rata hasil belajar pre-test sebesar 50,33 meningkat menjadi 75,17 pada skor rata-rata post-test. Hasil belajar peserta didik pada kompetensi mengidentifikasi service engine tune-up VVT-I yang pembelajarannya hanya menggunakan ceramah biasa mengalami peningkatan sebesar 20,50 dengan skor pre-test sebesar 45,67 meningkat menjadi 66,17 pada post-test.
KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR SISTEM PENDINGIN
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui hasil belajar sistem pendingin dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD serta keefektifannya terhadap peningkatan hasil belajar. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas XI Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK N Jambu tahun pelajaran 2013/2014 berjumlah 4 kelas, dan sampel yang digunakan adalah kelas XI TKR 1 sebagai kelas eksperimen, kelas XI TKR 3 sebagai kelas kontrol dan kelas XI TKR 3 sebagai kelas uji coba. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan  pendekatan  static  group  comparison,  menggunakan  tes  sebagai  alat  pengumpul  data.  Hasil  analisis deskriptif diketahui bahwa hasil pre-test dan post-test pada kedua kelompok penelitian mengalami peningkatan. Selisih   peningkatan   hasil   belajar   pada   model   pembelajaran   kooperatif   tipe   STAD   lebih   besar   daripada pembelajaran langsung (21,86 14,01), maka hasil belajar sistem pendingin siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK N Jambu menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih tinggi dibandingkan dengan model pembelajaran langsung.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI CVT MENGGUNAKAN ENGINE CUTTING CVT STAND MATA KULIAH SEPEDA MOTOR DAN MOTOR KECIL
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan hasil belajar sesudah menggunakan alat  peraga  engine  cutting  CVT stand  sepeda  motor (skubek).  Penelitian ini  menggunakan metode  eksperimen dengan pola Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Semarang angkatan 2009 peserta mata kuliah Praktik Sepeda Motor dan Motor Kecil yang terdiri dari 3 rombel dengan jumlah 87 mahasiswa. Sampel diambil dengan metode random sampling, kemudian diperoleh rombel 3 sebagai kelompok kontrol dan rombel 1 sebagai kelompok eksperimen. Pengumpulan data menggunakan metode tes, dokumentasi, observasi. Hipotesis diuji dengan uji t menggunakan rumus uji t pihak kanan. Nilai rata-rata pretest kelompok kontrol 58,8 menjadi 70,8 atau terjadi peningkatan sebesar 12 (16,95%). Pada kelompok eksperimen rata-rata hasil belajar kompetensi CVT yang semula 59,17 menjadi 80,69, sehingga ter- jadi peningkatan sebesar  21,52 (26,67%). Hasil uji t  menunjukan bahwa ada peningkatan hasil belajar setelah menggunakan media peraga engine cutting CVT stand.
PENINGKATAN KOMPETENSI MENDIAGNOSIS SISTEM PENGISIAN SEPEDA MOTOR  MENGGUNAKAN MEDIA PERAGA 
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 10, No 2 (2010)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengetahui  peningkatan  pemahaman mahasiswa  setelah  pembelajaran mempergunakan media peragatentang sistem pengisian pada sepeda motor pada mata kuliah Perakitan Otomotif I mahasiswa Teknik Mesin Universitas Negeri Semarang  tahun 2009/2010.Penelitian mempergunakan desain eks‐perimen  semu/Quasi Eksperiment Desaindengan  pola  pre  test­post  test  one  group  design. Populasi  penelitian  ini adalah mahasiswa yang mengambil mata kuliahPerakitan Otomotif  I  Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Se‐marang yang  terdiri dari 68 mahasiswa rombongan belajar blok,karena sempel penelitian hanya satu kelas maka yang diambil adalah pada kelas blok rombel 2 yang terdiri dari 29 mahasiswa dari seluruh populasinya. Berdasar‐kan hasil dari analisis data bahwa ada peningkatan antara hasil belajar tentang sistem pengisian pada sepeda mo‐tor sebelum dan setelah menggunakan media peraga pada matakuliah perakitan otomotif I. Hal itu terlihat pada ha‐sil nilai rata‐rata sebelum menggunakan media peraga(pre test) sebesar 55,034 dan nilai rata‐rata setelah menggu‐nakan media peraga  (post  test)  sebesar 66,10,sehingga dapat dikatakan bahwa penggunaan media  peraga  sistem pengisian pada sepeda motor telah berjalan dengan baik karena prestasi belajar mahasiswa yang mengikuti perku‐liahan PerakitanOtomotif II mengalami peningkatan 20,10 % dari sebelum menggunakan media peraga sistem keli‐strikan pada sepeda motor.Kata kunci: sistem pengisian, sepeda motor This research was conducted to identify the  improvement of students’ understandings after  learning by using figure media about motorcycle charging system in Automotive Assembly I subject at Mechanical Engineering Department, Semarang State University year 2009/2010. The research used quasi‐experiment design with pre test­post test one group design. The population of it was students who took Automotive Assembly I subject at Mechanical Engineering Department,  Semarang  State University  consisting of 68  students  in block  study  group. Because  the population of this research was just from one class, the sample was then 29 students taken from the mentioned population. According to the data analysis result, there is difference of study result of motorcycle charging system before and after using the figure media in Automotive Assembly I subject. It is based on average score before using figure media (pre  test) about 55,034 and  the one after using  figure media (post  test) about 66,10. Hence  it can be stated  that  the use of motorcycle charging system  figure media has been applied well because the study achieve‐ments of students who joined Automotive Assembly I subject have increased about 20,10% from the achievements got before the use of figure media for motorcycle electricity system.Keywords: charging system, motorcycle
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMPETENSI GAMBAR POTONGAN MENGGUNAKAN VIDEO TUTORIAL DAN LKS
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media dari yang sebelumnya adalah media model dan LKS menjadi media video dan LKS pada matakuliah gambar teknik kompetensi gambar potongan serta untuk mengetahui bagaimana tanggapan mahasiswa terhadap media pembelajaran yang sudah dikembangkan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4D (define, design, develop, deseminate). Hasil validasi ahli terhadap media video dan LKS adalah 4,2 dengan kategori sangat valid dan dapat digunakan dengan sedikti revisi. Rata-rata hasil angket respon mahasiswa terhadap media pembelajaran video dan LKS 2403 dengan kategori respon mahasiswa baik terhadap mediapembelajaran yang telah dikembangkan. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan telah layak untuk digunakan serta respon mahasiswa dan dosen yang baik terhadap media pembelajaran yang telah dikembangkan tersebut.
PENGARUH PERSEPSI MAHASISWA TENTANG VARIASI MENGAJAR DOSEN TERHADAP HASIL BELAJAR DALAM MATA KULIAH TEKNIK PERMESINAN
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 1 (2009)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi mahasiswamengenai variasi mengajar dosen terhadap hasil belajar mahasiswa PTM UniversitasNegeri Semarang angkatan 2007. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswaPTM Universitas Negeri Semarang angkatan 2007 yang keseluruhan berjumlah 58mahasiswa, dari jumlah tersebut yang dijadikan sampel ialah sebanyak 58 mahasiswadengan prosedur pengambilan total sampling, yaitu apabila subjek penelitian kurang dari100, lebih baik diambil semua (Arikunto, 2002:108). Metode pokok dalam penelitian inimenggunakan metode angket yang digunakan untuk mengumpulkan data persepsimahasiswa mengenai variasi mengajar dosen serta data hasil belajar akhir mata kuliahteknik permesinan. Rata-rata persepsi mahasiswa tantang variasi mengajar mencapai75% pada interval 63 - 81 dalam kategori tinggi, hal ini menunjukan bahwa dosen dalammemberikan pambelajaran memiliki variasi yang tinggi baik dari segi gayanya,penggunaan media dan bahan ajar serta interaksi dengan mahasiswanya. Jika dilihat darisetiap aspeknya, rata-rata tertinggi pada aspek variasi interaksi. Hal ini menunjukanbahwa dosen cenderung menitik beratkan pada kualitas metode yang digunakan atauinteraksi dengan mahasiswa. Rata-rata persepsi mahasiswa tentang penggunaan metodeinteraksi ini mencapai 79,94 dan lebih tinggi dari aspek gaya mengajar sebesar 77,00 danaspek penggunaan media dan bahan ajar sebesar 69,58. Ada pengaruh persepsimahasiswa mengenai variasi mengajar dosen terhadap hasil belajar mahasiswa PTM,dengan Fhitung ( 1,016) Ftabel ( 1,86 ) pada α= 0,05 dengan dk pembilang 25 (k-2) danpenyebut 31 (n-k). Dan koefisien korelasi r= 0.453 rtabel=0,224. Besarnya koefisiendetrminasi(r2) dari persaman regresi Y=81,6+0,059X adalah 0,205, berarti besarnyapengaruh variabel pengaruh persepsi mahasiswa mengenai variasi mengajar dosenterhadap variabel hasil belajar mata kuliah Teknik Permesinan yang dapat dijelaskanoleh garis regresi adalah 20,5% dan sisanya 79,5% pengaruh tidak dapat dijelaskan olehgaris regresi tersebut.Kata kunci : persepsi mahasiswa, variasi mengajar dosen dan hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI MEMPERBAIKI SISTEM BAHAN BAKAR DIESEL
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adakah perbedaan antara model pembelajaran inkuiri terbimbing dan ekspositori pada kompetensi memperbaiki sistem bahan bakar diesel. Jenis penelitian adalah true experiment design dengan pola Pretest-Posttest Control Group Design, menggunakan tes sebagai alat pengumpul data  penelitian. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI TKR SMK Palapa Semarang tahun ajaran 2014/2015 dengan jumlah 144 siswa. Sampel diambil dengan metode simple random sampling, sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 33 siswa dan kelompok eksperimen yang berjumlah 28 siswa. Kelompok kontrol akan diberikan model pembelajaran ekspositori, sedangkan kelompok eksperimen diberikan model inkuiri terbimbing. Berdasarkan hasil analisis deskriptif didapatkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar yang menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih tinggi daripada nilai yang menerapkan model pembelajaran ekspositori. Hasil uji t menunujukan adanya peningkatan hasil belajar yang signfikan pada siswa yang menggunakan pembelajaran model inkuiri terbimbing dibandingkan dengan pembelajaran model ekspositori.