cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 743 Documents
HUBUNGAN ANTARA HASIL BELAJAR KOMPETENSI MENGGAMBAR TEKNIK MESIN DENGAN HASIL BELAJAR MOMPETENSI PROSES PEKERJAAN MEMBUBUT
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: seberapa besar nilai hasil belajar kompetensi menggambar teknik mesin, seberapa besar ketrampilan pekerjaan membubut, dan seberapa besar tingkat hubungan antara kompetensi menggambar teknik mesin terhadap kompetensi proses pekerjaan membubut. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 1 Adiwerna, Kab. Tegal jurusan teknik pemesinan yang berjumlah 32 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling berdasarkan proporsi. Metode pengumpulan data dengan tes dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif dan teknik analisis regresi sederhana. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa hasil belajar kompetensi menggambar teknik mesin termasuk dalam kategori sangat baik dengan hanya 3 siswa yang tidak mencapai KKM. Sedangkan untuk nilai hasil belajar kompetensi proses pekerjaan membubut juga dalam kategori sangat baik dimana siswa yang tidak mencapai KKM hanya 5 siswa. Hasil analisis regresi diperoleh nilai F = 105.104, sig = 0,000, yang berarti terdapat hubungan antara hasil belajar kompetensi menggambar teknik mesin terhadap hasil belajar kompetensi proses pekerjaan membubut. Berdasarkan hasil uji pengaruh menunjukan bahwa hasil belajar menggambar teknik mesin berpengaruh kuat terhadap hasil belajar proses pekerjaan membubut sebesar 77,8%.
DESAIN DAN PENERAPAN MEDIA BERBASIS ADOBE FLASH PROFESSIONAL CS5 UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN KOMPETENSI MEMELIHARA/SERVIS SISTEM AC
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menerapkan media berbasis adobe flash professional cs5 untuk meningkatan nilai siswa pada pembelajaran kompetensi memelihara/servis sistem AC (Air Conditioner). Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI TKR SMK Negeri 2 Demak yang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah 103 siswa. Sampel diambil dengan metode purposive sample, kemudian diperoleh 2 kelas, 1 kelas sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 34 siswa dan 1 kelas sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 34 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan metode tes. Hasil analisis data mendapatkan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa antara  sebelum  menerapkan  dan  setelah  menerapkan  media  berbasis  adobe  flash  professional  cs5.  Kelas eksperimen memiliki rata-rata pre test sebesar 56,07 dan kelas kontrol 57,54. Dari data tersebut terlihat bahwa kemampuan awal dari masing-masing kelas terlihat sama. Hasil belajar siswa setelah pembelajaran dicari melalui post test dan didapatkan rata-rata kelas eksperimen sebesar 78,13 dan kelas kontrol sebesar 69,80.
PENGGUNAAN PANEL PERAGA DAN WIRING DIAGRAM SISTEM PENERANGAN MOBIL PADA PEMBELAJARAN KELISTRIKAN OTOMOTIF
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat desain panel peraga dan wiring diagram sistem penerangan luar mobil dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan perangkat tersebut. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen jenis pretests - posttest control group design, yaitu adanya pre test pada kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada peningkatan antara hasil belajar kelistrikan otomotif sebelum dan setelah menggunakan panel peraga dan wiring diagram. Hal itu terlihat pada hasil nilai rata-rata kelompok eksperimen sebelum menggunakan panel peraga dan wiring diagram (pre test) sebesar 40,28 dan nilai rata-rata kelompok eksperimen setelah menggunakan panel peraga dan wiring diagram (post test) sebesar 75,14. Sehingga penggunaan panel peraga dan wiring diagram telah berjalan dengan baik kare- na kualitas belajar siswa mengalami peningkatan 34,86 dari sebelum menggunakan panel peraga dan wiring dia- gram dan persentase hasil belajar kelompok eksperimen lebih meningkat 15 % dari pada kelompok kontrol.
PERAN GURU DALAM MEMOTIVASI BELAJAR SISWA   TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF PADA MATA DIKLAT ALAT TANGAN   
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 10, No 2 (2010)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran guru dalam memotivasi belajar siswa pa‐da mata diklat alat tangan. Populasi penelitian  ini adalah siswa kelas X SMK Pelita Nusantara 2 Semarang dengan jumlah siswa 200 siswa. Sampel diambil dengan metode  simple  random  sampling dari semua kelas X. Banyaknya sampel diambil dengan rumus slovin, dan didapat sampel penelitian  100  siswa.  Ananlisis  dalam  penelitian  ini menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar mata diklat alat tangan siswa kelas X Jurusan Mekanik Otomotif SMK Pelita Nusantara 2 Semarang dalam kategori sedang dengan rata‐rata skor 34,80 dengan persentase skor 69,92%. Dari 100 siswa yang menjadi responden dalam penelitian ini, 62,00%  diantaranya memiliki motivasi  belajar  dalam  kategori  sedang,  dan  sisanya  yaitu  5,00%  dalam  kategori tinggi, 31,00% dalam kategori rendah serta 2,00% dalam kategori sangat rendah.Kata kunci : Peran Guru dan Motivasi Belajar Siswa The goal of this research  is to discover the extent of teachers’ roles  in motivating the students to study Hand Tools training subject. The population of the research was 200 tenth graders at SMK Pelita Nusantara 2 Sema‐rang. The sample of it was taken using simple random sampling method from all tenth grade classes. The numbers of sample were taken using slovin formula and there were got 100 students as the sample of research. The result of research showed that the motivation to study Hand Tools training subject of tenth graders of Automotive Mechani‐cal Engineering program at SMK Pelita Nusantara 2 Semarang was  in fair category with average score 34,80 with score percentage 69,92%. From 100  students being  respondents  in  this  research,  there were about 62,00%  stu‐dents having fair motivation to study. There were about 5,00% students having high motivation to study and about 31,00% students having low motivation to study, while the rest of students about 2,00% had very low motivation to study.Keywords: teachers’ roles and students’ motivation to study
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GAMBAR PROYEKSI MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ADOBE FLASH PROFESSIONAL PADA SISWA SMK TEKNIK PEMESINAN
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan unuk mengetahui penggunaan media animasi berbasis Adobe Flash Proffesional terhadap hasil belajar mata pelajaran gambar teknik dasar untuk memahami gambar proyeksi Amerika dan Eropa pada siswa SMK Saraswati Salatiga. Penelitian ini menggunakan desain True Eksperimental. Rancangan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah desain pretest-posttest control group design. Instrumen penelitian ini menggunakan tes objektif pilihan ganda karena hanya mengukur hasil belajar membaca gambar proyeksi. Hasil penelitian menunjukan rata-rata skor hasil belajar kelas eksperimen yang mendapatkan treatment menggunakan media animasi berbasis Adobe Flash Proffesional lebih tinggi dari kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran ceramah. Peningkatan hasil belajar gambar proyeksi siswa yang menggunakan metode ceramah dengan berbantuan media Adobe Flash Proffesional dibandingkan dengan metode ceramah biasa sebesar 15,79 (19%). Peningkatan hasil belajar siswa membaca gambar proyeksi Amerika dan Eropa yang menggunakan metode ceramah dengan berbantuan media Adobe Flash Proffesional dibandingkan dengan metode ceramah biasa mengalami peningkatan nilai 5.9 (6%).
PENINGKATAN PEMAHAMAN MAHASISWA TENTANG OVERHAUL MOTOR BENSIN MENGGUNAKAN INSTRUCTIONAL MATERIALS PADA MATA KULIAH PRAKTIK PERAKITAN OTOMOTIF II
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 1 (2009)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh para pengajar (dosen) yang berada padaJurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Semarang khususnya pada perkuliahan PraktikPerakitan Otomotif II adalah instructional materials yang kurang tersusun rapi untukpelaksanaan praktikum sehingga pemahaman mahasiswa tentang overhaul motor bensinempat langkah kurang maksimal. Populasi dalam penelitian merupakan mahasiswaPendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang yangmelaksanakan praktik overhaul motor bensin pada mata kuliah Praktik PerakitanOtomotif II rombel 2 yang terdiri dari 23 mahasiswa. Variabel yang diteliti adalahpeningkatan pemahaman mahasiswa tentang overhaul setelah menggunakaninstructional materials. Data diperoleh dari tes. Berdasarkan hasil analisis telahdidapatkan data thitung sebesar 8,70 kemudian data tersebut dikonsultasikan pada tabel t,dengan α = 0,05 dengan dk = 23 – 1 = 22 diperoleh t(0,95)(23) = 1,72. Berdasarkan kreteria,Ha diterima apabila ttabel lebih kecil dibandingkan thitung. Karena nilai thitung 8,70 lebihbesar dibandingkan ttabel 1,72. Sehingga dapat dikatakan thitung berada di daerahpenerimaan Ha dan berada di daerah penolakan Ho atau terjadi peningkatan pemahamanmahasiswa secara signifikan pada taraf 0,05 (5%), dengan menggunakan instructionalmaterials pada mata kuliah praktik perakitan otomotif II Jurusan Teknik MesinUniversitas Negeri Semarang. Disarankan dalam kegiatan pembelajaran khususnyaoverhaul motor bensin pengajar menggunakan instructional materials yang tersusundengan baik untuk memudahkan melaksanakan praktikum dengan baik.Kata kunci: Instructional materials, ove haul, motor bensin
PENGARARUH PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA SUB POKOK BAHASAN LAS LISTRIK KOMPETENSI KEAHLIAN PEKERJAAN LAS DASAR
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui prestasi belajar sebelum dan sesudah penggunaan media animasi  pengelasan dasar las listrik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen pre test-post test control group desain. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI TP di SMK Wisudha Karya Kudus berjumlah 80 siswa pada tahun pelajaran 2014/2015 dengan teknik sampling menggunakan purposive sampel, dimana variabel bebasnya yaitu penggunaan media animasi dan modul sedangkan variabel terikatnya adalah prestasi belajar. Hasil penelitian menunjukan rata-rata prestasi belajar post test thitung =4,828 ttabel = 1,66, karena t berada pada daerah penolakan Ho, maka disimpulkan kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol. Ketuntasan prestasi belajar pada kelompok eksperimen sebanyak 40 peserta didik (94%) dan kelompok kontrol 81%. Persentase peningkatan rata-rata prestasi belajar kelompok eksperimen sebesar 25,9% sedangkan kelompok kontrol 17,2%. Kesimpulan penelitian: 1) Rata-rata hasil belajar sebelum dilakukan pembelajaran terhadap kedua kelompok relatif sama dan rendah; 2) Rata-rata hasil belajar kelas eksperimen mencapai 88,83 dan kelompok kontrol 73,06; 3) Terjadi peningkatan prestasi belajar yang signifikan terhadap kedua kelompok; 4) Hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MEMELIHARA SISTEM PENDINGIN
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 14, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  mengetahui  bagaimana  hasil  belajar  siswa  sebelum  dan  sesudah  penerapan  model kooperatif tipe think pair share serta mengetahuipeningkatan hasil belajar sisswa dan seberapa besar peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan model kooperatif tipe Think Pair Share pada materi sistem pendingin.Populasi yang digunakan adalah seluruh peserta didik kelas XI program keahlian Teknik Mekanik Otomotif SMK Muham- madiyah 1 Muntilan , sedangkan yang dijadikan sebagai obyek penelitian adalah kelas XITMO 4 dan kelas XI TMO 5. Pengumpulan data menggunakan metode tes dan dokumentasi.Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada pening- katan hasil belajar siswa tentang sistem pendingin sebelum menerapkan dan setelah menerapkan metode think pair share.Kelas eksperimen memiliki rata-rata pre test sebesar 31,33dan kelas kontrol 34,45. Dari data tersebut terlihat bahwa kemampuan awal dari masing-masing kelas terlihat sama. Hasil belajar siswa setelah pembelajaran dicari melalui posttest dan didapatkan rata-rata kelas eksperimen sebesar 79,27 dan kelas kontrol sebesar 65,58.Dengan kata lain model kooperatif tipe think pair share yang diterapkan pada kelas eksperimen memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap hasil belajar peserta didik dibandingkan dengan penerapan metode ceramah yang diterapkan pada kelas kontrol
PENGARUH PENGGUNAAN MODUL PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR KOMPETENSI SISTEM PENGAPIAN KONVENSIONAL
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  untuk  mengetahui  peningkatan  hasil  belajar  siswa  pada  kompetensi  sistem pengapian konvensional. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X MO-3 teknik mekanik otomotif SMK N 10 Semarang semester genap yang berjumlah 37 siswa dengan fokus penelitian peningkatan hasil belajar kognitif siswa.  Penelitian  ini  terlaksana  dalam  2  siklus  kegiatan.  Setiap  siklus  penelitian  ini  terdiri  atas  perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II, dari 37 siswa sebanyak 30 siswa telah tuntas dan sebanyak 7 belum tuntas. Nilai rata -rata aktivitas siswa yang dicapai pada siklus I sebesar 66,22% dan pada siklus II sebesar 78,51%. Hasil belajar siswa pada siklus I pembelajaran dilakukan dengan pembelajaran konvensional diperoleh nilai rata-rata 66.22 dan pada siklus II hasil belajar siswa meningkat dengan perolehan nilai rata-rata menjadi 78.51.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR OTOMOTIF KOMPETENSI ENGINE 2 DAN 4 LANGKAH MELALUI MODEL PENGAJARAN TERARAH
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berangkat dari kenyataan, dimana hasil belajar TDO kelas X TKR 2 dibawah  kriteria  ketuntasan klasikal ideal yang ditetapkan sebesar 80 % diatas KKM sebesar  ≥76 atau daya serap perorangan sebesar 76 %. Teknik analisis data yang digunakan adalah diskripsi komparatif dengan membandingkan nilai tes awal dan tes antar siklus dengan indikator kinerja yang ditetapkan. Sedangkan hasil observasi dan refleksi yang dianalisis dengan diskripsi kualitatif dilakukan secara kolaboratif. Hasil analisis data, dinyatakan: 1). Kondisi awal, bahwa daya serap klasikal yang merupakan hasil belajar sebesar 56,76%. 2). Pada Siklus 1, daya serap klasikal sebesar 78,38% yang berarti masih dibawah ketuntasan. 3). Pada Siklus 2, bahwa daya serap klasikal sebesar 89,19% berada diatas ketuntasan kelas yang ditetapkan yaitu 80%. Hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat peningkatan aktivitas dan hasil belajar materi Engine 2 dan 4 langkah dengan menerapkan model pengajaran terarah pada siswa kelas X TKR 2 SMK Negeri 1 Warureja Tegal.