Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Kreano is a place to share and communicate research results from researchers or invited authors. Kreano publishes original, novel, and empirical works in the field of mathematics education. Researchers can come from Lecturers, Teachers, Researchers, and students who need broad access to the publication of your research results. The Journal invites original research articles and not simultaneously submitted to another journal or conference. Jurnal Kreano invites authors to conduct empirical research according to the classification in the Mathematics Education Database.
Articles
742 Documents
Studi Komparasi Model Pembelajaran Antara Inkuiri dan Advance Organizer Untuk Penalaran Matematis
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 1 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/kreano.v4i1.2883
Penelitian ini bertujuan mengetahui pembelajaran Inkuiri efektif untuk penalaran matematis peserta didik; mengetahui pembelajaran Advance Organizer efektif untuk penalaran matematis peserta didik; dan untuk mengetahui pembelajaran Advance Organizer lebih efektif untuk penalaran matematis peserta didik daripada pembelajaran Inkuiri. Populasi penelitian ini adalah semua peserta didik kelas VIII SMP Negeri 14 Semarang tahun pelajaran 2012/2013. Teknik sampel dalam penelitian ini diambil secara purposive sampling. Data diperoleh dengan metode tes dan metode observasi. Berdasarkan hasil tes kemampuan penalaran matematis diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 1 adalah 88,40 dan kelas eksperimen 2 adalah 84,15. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji-t, uji proporsi, dan uji beda dua rata-rata. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Inkuiri dan menggunakan pembelajaran Advance Organizer efektif untuk penalaran matematis peserta didik, dan pembelajaran Advance Organizer lebih efektif untuk penalaran matematis peserta didik daripada pembelajaran Inkuiri. This research is to determine inquiry effective learning for mathematical reasoning of learners; to determine Advance Organizer effective learning for mathematical reasoning skills students; and Advance Organizer to find more effective learning to mathematical reasoning skills of students in learning than inquiry. The study population was all the eighth grade students of Junior High School 14 Semarang school year 2012/2013. Engineering samples in this study were taken by purposive sampling. Data obtained with the test methods and methods of observation. Based on the results of tests of mathematical reasoning abilities obtained average value is 88,40 experimental class 1 and class 2 experiment is 84,15. The data obtained were analyzed using t-test, proportion test, and two different test average. It can be concluded that using the inquiry learning and Advance Organizer learning are effective learning to reasoning skills matematis learners, and Advance Organizer learning more effective to mathematical reasoning skills students than learning inquiry.
Penerapan Strategi Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahahan Masalah Matematis Siswa Kelas IV
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 10, No 2 (2019): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/kreano.v10i2.19671
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa serta strategi pembelajaran yang masih bertumpu pada guru. Salah satu alternatifnya yakni diterapkalah strategi pembelajaran Problem Based Learning, karena strategi ini diharapakan dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pencapaian akhir dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menggunakan strategi pembelajaran Problem Based Learning lebih baik dari pada siswa yang menggunakan strategi pembelajaran Inkuiri. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi ekperiment dengan desain non-equivalent control group. Teknik sampel menggunakan teknik purposive sampling, dimana kelas IV-A sebagai kelas ekperimen dan kelas IV-B sebagai kelas kontrol. Hasil analisis data menunjukan rata-rata skor posttest kelas ekperimen 75,03 dan kelas kontrol 68,7. Rata-rata data Gain kelas ekperimen 0,59 dan kelas kontrol 0,51. Hasil analisis tersebut memberikan kesimpulan bahwa pencapaian akhir dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas ekperimen lebih baik daripada kelas kontrol.The research is motivated by the low mathematical problem solving abilities of students and learning strategies that are still based on the teacher. One of the alternative is to apply the learning strategies of Problem Based Learning, because this strategy is expected to improve students' mathematical problem solving abilities. This study has a goal whether the final achievement and improvement of students' mathematical problem solving abilities using Problem Based Learning learning strategies is better than students who use Inquiry learning strategies. The research method used was a quasi experiment with a non-equivalent control group design. The sample technique used purposive sampling technique, where class IV-A as the experimental class and class IV-B as the control class. The results of data analysis showed an average posttest score of experimental class 75.03 and control class 68.7. The average Gain data of the experimental class is 0.59 and the control class is 0.51. The results of the analysis provide the conclusion that the final achievement and improvement of experimental class mathematical problem solving abilities are better than the control class.Â
Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Siswa SMP di Cimahi
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1)
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/kreano.v9i1.12473
Penelitian ini bertujuan untuk memahami kemampuan matematis siswa di salah satu sekolah menengah pertama di Cimahi. Pendekatan penelitian yang bersifat kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Instrumen adalah tes deskripsi yang menggunakan indikator kreatif dan kuesioner siswa. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VIII di salah satu SMP Cimahi, yang diikuti 33 siswa. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa kemampuan kreativitas matematika siswa adalah kriteria yang cukup baik. Skor rata-rata siswa pada tingkat yang cukup kreatif.Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar bahasa Inggris tidak dapat memahami grafik dengan baik, para siswa tidak dapat menentukan titik koordinat pada grafik, para siswa tidak memahami konsep dengan tepat, pengertian operasi penghitungan aljabar siswa dan juga masih lemah. Hal ini menunjukkan bahwa siswa belum terbiasa menjawab pertanyaan yang mengandung indikator kreatif.This study aims to analyse the ability of students’ mathematical creative thinking in one of the junior highschools in Cimahi. The research approach used is qualitative with the descriptive method of analysis. Theinstrument is a description test that includes indicators of creative thinking and student questionnaires. The research was conducted on grade VIII students in one of Cimahi Junior High School, which amounted to 33 students. Based on the result of research, it is found that students’ mathematical creativity ability is to good enough criteria. The average student score is at a fairly creative level. The factors that cause learningdifficulties in solving the problem of creative thinking about straight line equation are the students cannotunderstand the graph of the problem well. The students cannot determine the coordinate point on the graph.The students do not understand the concept of the equation of the line through the gradient well. The abilityof the student’s algebraic counting operation also still weak, so the answer to be wrong. This shows thatstudents are not yet accustomed to answering questions that contain indicators of creative thinking.
EstimasiParameter ModelMixture Of Mixture Untuk Pengeluaran Rumah Tangga Pada Data Susenas Kota Semarang
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 2, No 1 (2011): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/kreano.v2i1.1245
BadanPusatStatistik (BPS) memilikitanggungjawabuntukmenyediakan data yangdibutuhkandalamperencanaanpembangunan.Beberapa data sosial yang yangdihasilkanBPS diperolehmelaluiSurveiSosialEkonomiNasional(Susenas).Susenasdidesainuntukmendapatkan data sosialpendudukdalamlingkup yangluas.Tujuandaripenelitianiniadalahuntukmemperolehsuatufungsidistribusimixture ofmixture yang dibentukdarifungsidensitasrumahtanggadalambentukmixture.Dalampenelitianini, data yang akandigunakanadalah data persentasepengeluaranrata-rata per kapitasebulanmenurutjenispengeluarandangolonganpengeluaran perkapitasebulandari data SusenasKorJuli 2007 kota Semarang,untukdaerahperkotaansaja. Sebelumdilakukananalisis, dilakukaneksplorasi datadenganmengelompokan data kedalamtiapjenispengeluaran rumah tangga.Tahapberikutnya adalah menentukandistribusi data darijenispengeluaranrumahtangga.Kemudian menentukannilai parameter distribusi prior setiapjenis pengeluaran rumahtangga. Distribusi prior yang digunakanadalah prior konjugate (sekawan). Selanjutnyamenentukanmasing-masingfungsi posterior untukmasing-masingfungsisebaranpadafungsimixturewilayahdengan Bayesian –MCMCdenganmenggunakanpaket program WinBugs 1.4. Terakhir dilakukanestimasifungsisebaranmixtureofmixtureuntuktiapjenispengeluaran rumahtanggaDalampenelitianini model mixture of mixture yangdihasilkanadalah:(|, ) = 0.5011(|) + 0.4989(|). Kata kunci: MCMC, Mixture of Mixture, Susenas.
[RETRACTED] Analisis Metakognisi Peserta Didik dalam Pemecahan Masalah pada Materi Turunan
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1)
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/kreano.v9i1.13125
[THIS ARTICLE HAS BEEN RETRACTED]Following a rigorous, carefully concerns and considered review of the article published in Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif to article entitled “Analisis Metakognisi Peserta Didik dalam Pemecahan Masalah pada Materi Turunan†Vol 9, No 1, pp. 84-92, Juni 2018, DOI: 10.15294/kreano.v9i1.13125.The document and its content has been removed from Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, and reasonable effort should be made to remove all references to this article.
Media Pembelajaran Geometri Menggunakan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Berbasis GeoGebra
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 1 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/kreano.v6i1.3757
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media geometri menggunakan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) berbasis GeoGebra. Metode yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model 4D Thiagarajan yang terdiri dari tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan diseminasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil validasi media dari validator 1 mendapat skor 46 atau dalam nilai sangat baik, dan dari validator 2 mendapat skor 45 atau dalam nilai baik. Sedangkan hasil validasi materi dari kedua validator manyatakan bahwa media yang dikembangkan ini sangat baik dengan skor masing-masing 51 dan 50. Media ini dapat menciptakan proses pembelajaran yang berpusat pada siswa, mengeksplorasi khasanah kearifan lokal yang digunakan sebagai konteks pembelajaran yang memenuhi semua karakteristik PMRI dan berbasis GeoGebra.The aim of this research is to develop geometry media using PMRI approach based on GeoGebra. This research used methodology of research and development (RD) of four model of Thiagarajan that consist of four step, which are define, design, develop, and disseminate. The result of this research shows that validate of media from the first expert reviewer got score 46 or in other word this media is very good, then score from the second expert reviewer got 45 or in other word this media is good. And the result of validate of material from both expert reviewer is very good by getting score 51 and 50 respectively. The using of this media can create learning process with students center, explore the local wisdom as a context in learning that material that fulfill all of the characteristic of PMRI based on GeoGebra.
Efektivitas Pembelajaran Conceptual Understanding Procedures Untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa Pada Aspek Koneksi Matematika
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/kreano.v5i1.3276
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan siswa pada aspek koneksi matematika yang diajar menggunakan model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures mencapai ketuntasan belajar, lebih baik dibandingkan dengan kemampuan siswa pada aspek koneksi matematika yang mendapatkan pembelajaran ekspositori. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dapat mencapai KKM, hasil belajar pada aspek kemampuan koneksi matematika dengan pembelajaran Conceptual Understanding Procedures lebih baik dibandingkan dengan kemampuan koneksi matematika yang mendapat pembelajaran ekspositori, dan adanya pengaruh positif motivasi belajar pembelajaran Conceptual Understanding Procedures terhadap hasil belajar siswa pada aspek kemampuan koneksi matematika. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Conceptual Understanding Procedures efektif terhadap kemampuan koneksi matematika siswa. Kata Kunci: Kemampuan Koneksi Matematika, Materi Segiempat, Model Pembelajaran Conceptual Understanding Procedures. AbstractThis study aimed to determine whether the ability of students in connection aspect of mathematics is taught using learning model Conceptual Understanding Procedures achieve mastery learning, and the ability of students in connection aspect of mathematics is taught using Conceptual Understanding Procedures learning model is better than the ability students on aspects of mathematical connections that get expository learning. Sampling was done by random sampling. Results showed that the learning outcomes can achieve KKM, the results of study on aspects of mathematical connections with the learning ability of Conceptual Understanding Procedures better than the mathematical connection ability gets expository learning, and the positive influence motivation and learning Conceptual Understanding Procedures on learning outcomes of students in aspects of mathematical connection capabilities. So it can be concluded that the application of effective instructional Procedures Conceptual Understanding the mathematical connection ability students. Keywords: The Ability to Connect Mathematics, Material Quadrilateral, Conceptual Understanding Procedures Learning Model.
Implementation Strategy Instant Assessment To Increase Activity and Result of Learning Mathematics of Al Maksum Junior High School Student
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 8, No 1 (2017): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/kreano.v8i1.7808
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan strategi pembelajaran Instant Assessment dapat meningkatkan keaktifan belajar matematika siswa dan untuk mengetahui apakah penerapan strategi pembelajaran Instant Assessment dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswa kelas VII-3 di SMP Al Maksum Percut Sei Tuan T.P 2014/2015 yang berjumlah 36 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan observasi. Hasilnya meningkat pada hasil belajar dan rata-rata keaktifan siswa. Pada siklus I hasil belajar siswa yaitu 44,44% pada siklus ini yang menjadi tujuan dalam penelitian belum tercapai, dan observasi nilai rata-rata keaktifan siswa hanya 2,46. Siklus II Hasil belajar yaitu 75,00% dan nilai rata-rata keaktifan siswa 2,8. Siklus III mencapai ketuntasan hasil belajar siswa 91,67% dan ternyata pada siklus III ini menunjukkan peningkatan dengan rata-rata keaktifan siswa 3,06 dengan kategori baik.This research had purpose for know what the threatment of strategy learning Instant Assessment can increase the student activity for subject math and for knowing what the threatment learning instant assessment can increasing the result in subject math. The subjects of this research was the student of VII-3 in SMP Al Maksum Percut Sei Tuan T.P 2014/2015 the sum of student was 36 people. The instrument of this research used the was test and observation. The resultwas could increase in student outcomes and average of students’ activity. In the circle I the result of student abilitywas 44.44% in this circle become the purpose were not get student achievement and the average of more observation was 2.46. In the circle II the results of student ability was 75.00% and the average mask of observation was 2.8. in the Circle III the result of students ability was 91.67% and as we know the in the circle III to school the increasing of average student achievement of 3.06 it show that student achievement in good category.
Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Pemahaman Mahasiswa atas Permasalahan Statistika pada Perkuliahan Studi Kasus dan Seminar
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 3, No 2 (2012): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/kreano.v3i2.2615
Perkuliahan studi kasus dan seminar diselenggarakan Jurusan Matematika FMIPA UNNES pada setiap semester genap. Perkuliahan diikuti oleh mahasiswa semester 4 atau lebih yang telah lulus dari mata kuliah statistika elementer, statistika inferensial, dan statistika non-parametrik. Bebekal kemampuan prasyarat dan teori yang lengkap, maka sungguh tepat jika kemudian mahasiswa melaksanakan perkuliahan studi kasus dengan kegiatan empirik. Kegiatan empirik tersebut selaras dengan pembelajaran berbasis proyek (project based learning, PBL). Permasalahan muncul, pembelajaran berbasis proyek yang bagaimanakah yang dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam perkuliahan studi kasus dan seminar. Pada prinsipnya, penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dengan dua siklus didalamnya. Penelitian ini akan dihentikan jika mahasiswa dapat memahami prinsip-prinsip kasus dalam statistika secara utuh. Memahami berarti mahasiswa dapat menyampaikan dan mengalami sendiri kasus yang terjadi. Pada akhirnya, berdasarkan dua siklus yang dilakukan, disimpulkan bahwa mahasiswa telah memahami permasalahan dan kasus yang mungkin ada pada pengolahan data dan analisisnya. Kasus-kasus tersebut antara lain terjadi pada masalah: data dan jenis data, pengumpulan data, dan statistika yang digunakan.
Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Barisan dan Deret Berdasarkan Gaya Berpikir
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 10, No 1 (2019): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/kreano.v10i1.17822
Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi lulusan dari pembelajaran matematika pada jenjang SMA. Melalui penguasaan kompetensi ini, diharapkan siswa terbiasa untuk bisa bersikap rasional, tidak hanya dalam pembelajaran matematika namun juga dalam pemecahan masalah lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada pokok bahasan barisan dan deret berdasarkan gaya berpikirnya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas XI MIPA 1 yang berjumlah 34 siswa. Dengan tes gaya berpikir Gregorc, dari ke-34 siswa tersebut diperoleh lima siswa memiliki gaya berpikir Sekuensial Konkret, delapan siswa bergaya Sekuensial Abstrak, lima siswa bergaya Acak Konkret, dan 16 siswa memiliki gaya berpikir Acak Abstrak. Dari masing-masing kelompok gaya berpikir tersbeut diambil dua siswa untuk dianalisis lebih lanjut kemampuan berpikir kritisnya. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan wawancara. Indikator kemampuan beripikir kritis yang digunakan mengacu pada Ennis (2011), yaitu mampu untuk (1) melakukan klarifikasi dasar, (2) memberikan dasar sebuah keputusan, (3) menyimpulkan, (4) melakukan klarifikasi lebih lanjut, dan (5) melakukan dugaan dan keterpaduan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa dari kelompok gaya berpikir Konkret lebih baik daripada siswa dari kelompok Abstrak, dan siswa dengan jenis gaya berpikir Sekuensial Abstrak dan Acak Abstrak memiliki kemampuan berpikir kritis lebih rendah dibandingkan dengan gaya berpikir lainnya. Secara bertutut-turut, kemampuan berpikir kritis terbaik dimiliki oleh siswa dengan gaya berpikir Sekuensial Konkret yang memenuhi 4 kemampuan, Acak Konkret yang memenuhi 3 kemampuan, serta Sekuensial Abstrak dan Acak Abstrak yang hanya memenuhi 1 kemampuan berpikir kritis.