cover
Contact Name
Ardhi Prabowo
Contact Email
ardhiprabowo@mail.unnes.ac.id
Phone
+62818240132
Journal Mail Official
kreano@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Mathematics Department, D7 Building, 1st Floor. Mathematics and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang. Taman Siswa Street, Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50229.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
ISSN : 20862334     EISSN : 24424218     DOI : https://doi.org/10.15294/kreano.v13i2
Core Subject : Education,
Kreano is a place to share and communicate research results from researchers or invited authors. Kreano publishes original, novel, and empirical works in the field of mathematics education. Researchers can come from Lecturers, Teachers, Researchers, and students who need broad access to the publication of your research results. The Journal invites original research articles and not simultaneously submitted to another journal or conference. Jurnal Kreano invites authors to conduct empirical research according to the classification in the Mathematics Education Database.
Articles 742 Documents
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Dengan Metode Tutor Sebaya Pada Siswa Kelas X IPA 7 Materi Trigonometri SMA Negeri 1 Kudus
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 1 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v7i1.5049

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa materi trigonometri melalui pembelajaran matematika dengan metode Tutor Sebaya pada siswa kelas X IPA 7 SMA 1 Kudus tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus yang masing-masing terdiri 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil pengamatan untuk keaktifan siswa ada peningkatan sebesar 15,14 %. Hasil belajar matematika dari kondisi awal ke siklus I meningkat sebesar 14,42%,  sedangkan dari siklus I ke siklus II ada peningkatan sebesar 7,69%, sehingga secara keseluruhan dari kondisi awal ke siklus II ada peningkatan sebesar 23,22%. Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode tutor sebaya dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X IPA 7 SMA 1 Kudus tahun pelajaran 2012/2013 pada materi trigonometri.The purpose of this research is to improve the activity and student learning outcomes through learning mathematics trigonometry materials with methods Peer tutoring in class X IPA 7 SMA 1 Kudus in the academic year 2012/2013. This research is a classroom action research conducted in two cycles, each of which comprises four stages: planning, action, observation, and reflection. The observation of student activity there is an increase of 15.14%. Mathematics learning outcomes from the initial conditions to the first cycle increased by 14.42%, while from the first cycle to the second cycle there is an increase of 7.69%, so that the whole of the first condition to the second cycle there is an increase of 23.22%. So it can be concluded that by using the method of peer tutors can increase the activity and results of class X student IPA 7 SMA 1 Kudus in the academic year 2012/2013 in the subject of trigonometry.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Indeks Prestasi Mahasiswa
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 2, No 1 (2011): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v2i1.1243

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengungkap dan menganalisis faktor-faktor yangmempengaruhi perolehan indeks prestasi mahasiswa. Populasi penelitian adalahmahasiswa program studi Pendidikan Matematika FMIPA Unnes dan dipilih sampelsebanyak 3 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara stratified cluster randomsamplingdengan sampel penelitian berjumlah 114 mahasiswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks Prestasi (IP) mahasiswa dipengaruhioleh beberapa variabel antara lain: variabel suasana hati, membagi waktu, hubungandengan keluarga, penjelasan dosen, suasana tempat tinggal, kegiatan selain kuliah, bakat,adaptasi lingkungan, pantauan orang tua, perhatian orang tua, pergaulan, makan dan gizi,IQ dan EQ, kemampuan sosialisasi, kondisi keuangan, suasana belajar kampus, pancaindera kemampuan menangkap materi, dan olahraga. Setelahdilakukan analisis faktor danproses reduksi diperoleh5 faktor yang mempengaruhi IP mahasiswa. Lima faktor tersebutadalah Faktor Manajemen Diri, Faktor Lingkungan Sekitar, Faktor Kondisi Eksternal,Faktor Kondisi Fisik dan Faktor Olahraga.Hasil penelitian ini bermanfaat bagi mahasiswa serta para dosen khususnyapenentu kebijakan di jurusan Matematika FMIPA Unnes, untuk mengembangkan sertameningkatkan faktor-faktor yang mempengaruhi IP mahasiswa yang berhubungan dengankebijakan dalam kampus agar dapat memberikan kontribusi positif bagi perolehan IPmahasiswa. Kata kunci: analisis faktor, indeks prestasi, mahasiswa.
Pengaruh Pendekatan Pemodelan Matematika Terhadap Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Kelas VIII MTs Aisyiyah Palembang
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1)
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v9i1.12330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pendekatan pemodelan matematika terhadap kemampuan koneksi matematis. Penelitian ini dilakukan di kelas VIII.A dan VIII.B MTs Aisyiyah Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design dan teknik pengambilan sampel dengan random intact group. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes berupa soal kemampuan koneksi matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan antara kemampuan koneksi matematis siswa yang belajar menggunakan pembelajaran pendekatan pemodelan matematika dan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari hasil analisis uji-t menggunakan SPSS yang telah dilakukan, diperoleh t = 3,605 dengan tingkat  signifikansi (Sig-2-tailed) adalah 0,001. Dari hasil  perhitungan tersebut, signifikansi (Sig-2-tailed) yang diperoleh kurang dari taraf signifikansi = 0,05 sehingga berdasarkan kriteria pengujian maka  ditolak. Dari analisis data yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan pemodelan matematika berpengaruh terhadap kemampuan koneksi matematis siswa.This research aimed to determine whether there is influence of mathematical modeling approach to mathematical connection ability. This research was conducted in  class VIII.A and VIII.B MTs Aisyiyah Palembang. The method used a quasi-experimental design with Nonequivalent control group design and random sampling technique with intact group. The instrument is used a test of mathematical connection ability. The results showed there is significant differences in improvement between mathematical connectionability of students who learn using mathematical modeling approach learning and student learning using conventional learning. This evident from the results of test analysis t test SPSS, obtained t = 3,605 with a significance level (Sig-2-tailed) was 0,001. The results of these calculations, the significance (Sig-2-tailed) were also less than the significance level of = 0.05 so that based on testing criteria then  was rejected. The conclusion of this research is that learning with mathematical modeling approaches affect the students' mathematical connectionability.
Analisis Proses Pembelajaran Matematika pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Slow Learner di Kelas Inklusif
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 2 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v6i2.4168

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran matematika pada anak berkebutuhan khusus (ABK) slow learner di kelas inklusif SMP Negeri 7 Salatiga dalam mencapai keberhasilan belajar. Data penelitian ini adalah mengenai proses pembelajaran matemetika pada anak berkebutuhan khusus slow learner di kelas inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data,reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil : (1) Guru mata pelajaran matematika sudah memahami karakterstik siswa slow learner secara umum. Tidak Terdapat perbedaan dalam Rencana Pelaksanan Pembelajaran (RPP) namun perencanaan tetap memperhatikan karakteristik siswa slow learner.(2) Dalam pelaksanaan pembelajaran guru melakukan pengkondisian dengan mempersiapkan siswa secara fisik dan psikis. Penggunaan model, metode, media pembelajaran disamakan antara siswa reguler dan slow learner. Dalam pelaksanaan ada metode yang sudah dapat mengakomodir siswa reguler dan siswa slow learner, namun masih ada metode yang membuat siswa slow learner semakin mengalami kesulitan dalam belajar.(3) Kegiatan evaluasi dilakukan ketika satu materi bahasan selesai dan dilakukan denga tes tertulis maupun tes lisan. Hasil evaluasi digunakan sebagai acuan kegiatan tidak lanjut yang dilaksanakan di bimbingan khusus oleh Guru Pendamping Khusus (GPK).This study intends to unveil how mathematics-learning process in disabilities of slow learners in inclusive class of SMP Negeri 7 Salatiga achieves the learning goals. The data of this study is related to mathematics-learning process in disabilities of slow learners in inclusive class. This study employs qualitative method. The techniques of collecting the data are observation, interview, and documentation. The techniques of analysis vary on collecting the data, reducing the data, presenting the data, drawing conclusions and verification. According to the results of the analysis, it can be concluded that: (1) Mathematics teachers have known about the characteristics of slow-learners in general. There are no differences in the lesson plan (RPP), but the planning still considers the characteristics of slow learners in general. (2) During the learning process, teacher arranges the students by preparing them physically and mentally. The use of model, method, and learning media of regular students is equaled to the slow learners’. In the learning process, there are methods accommodating both regular students and the slow learners. However, there are some methods causing learning problems on slow learners. (3) The evaluation is carried out when a material has already finished, and it is done in written and spoken form. The evaluation results are then used as a reference of follow-up activities conducted with a particular help from guidance-specialized teacher (GPK)
Desain Pembelajaran Operasi Bilangan Rasional Menggunakan Pola Busana Di Kelas X SMK
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 3, No 2 (2012): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v3i2.2617

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat peran penggunaan kegiatan membuat pola busana pada materi  operasi  bilangan  rasional.  Pada  materi  ini,  menuntut  peserta  didik  dapat  menyelesaikan permasalahan operasi bilangan rasional secara kontekstual. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X Busana 1 SMK Negeri 6 Palembang yang berjumlah 25 orang. Metode yang digunakan adalah  desain  research  terdiri  dari  tiga  tahap,  yaitu:  preliminary,  desain experiment  (pilot experiment  dan teaching experiment), dan  analysis representative. Penelitian ini mengembangkan hasil  pembelajaran  operasi  bilangan  rasional  dengan  menunjukkan  aktivitas  dan  prosedur  serta strategi  peserta  didik  dalam  menemukan  ide  atau  strategi  pada  operasi  bilangan  rasional.  Pada bagian  ini,  akan  dibahas  penggunaan  pola  busana  sebagai  starting  point  pembelajaran  pola bilangan  dengan  Pendidikan  Matematika  Realistik  Indonesia  (PMRI)  sebagai  pendekatan  yang mendukung  aktivitas  dari  penggunaan  konteks  tersebut.  Selain  itu,  perubahan  dari  Hypothetical Learning  Trajectory  (HLT)  ke  Learning  Trajectory  (LT)  melalui  aktivitas,  dilakukan  dengan pengumpulan data  menggunakan lembar observasi,  wawancara, rekaman video, foto dan lembar aktivitas peserta didik.
Pengembangan Media Pembelajaran Animasi Powtoon pada Mata Pelajaran Matematika di Kelas IV SD
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 10, No 1 (2019): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v10i1.18534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran animasi PowToon pada mata pelajaran matematika di kelas IV, khususnya materi keliling dan luas bangun datar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (RD) dengan menggunakan model 4-D (define, design, development, and disseminate). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Karangtumaritis yang berjumlah 22 siswa. Data dikumpulkan dengan tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian didapatkan, 1) skor rata-rata dari validasi ahli dengan persentase sebesar 88% yang termasuk dalam kategori “sangat layak”; 2) skor rata-rata kepraktisan dengan persentase sebesar 93,33% yang termasuk dalam kategori “sangat praktis”; 3) skor rata-rata dari respon siswa dengan persentase sebesar 94,73% yang termasuk dalam kategori “sangat baik”; 4) skor rata-rata dari post test sebesar 76,14 yang termasuk dalam kategori baik sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran animasi PowToon dapat memberikan pemahaman kepada siswa kelas IV mengenai mata pelajaran matematika pada materi keliling dan luas bangun datar.This research aims to develop PowToon animation learning media on mathematical subjects in grade IV, especially on the material circumference and area of plane. This research was the kind of Research and Development (RD) using the 4-D model (define, design, development, and disseminate). The subject of this research was the grade IV SDN Karangtumaritis with totalling 22 students. Data collected with the tests, observation, question form, and documentation. Data analysis was done with a descriptive analysis. The research results obtained, 1) the average score of validation experts with percentage of 88% that are included in the category of "highly feasible"; 2) the average score of practicality with a percentage of 93,33% is included in the category of "very practical"; 3) score the average of the percentage of students with response 94,73% are included in the categories "excellent"; 4) the average score of the post test of 76,14 are included in the categories “good” so it can be concluded that the PowToon animation learning media can give insight to grade IV on subjects of mathematics on the material circumference and area of plane.
Penggunaan Alat Peraga untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Keaktifan Siswa Mata Diklat Matematika Materi Peluang Di Kelas X AP B Semester 2 SMK N 1 Bawen
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 1 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v7i1.4831

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan alat peraga dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa mata diklat matematika kompetensi menerapkan konsep teori peluang di kelas X AP B Semester 2 SMK Negeri 1 Bawen. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas X AP B SMK Negeri 1 Bawen sebanyak 35 siswa. Prosedur penelitian dimulai dengan penetapan fokus masalah, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan dan pengamatan, serta analisis dan refleksi. Teknik pngambilan data melalui teknik tes, observasi dan angket. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu penggunaan alat peraga dapat meningkatkan hasil belajar matematika dan keaktifan siswa dalam menerapkan konsep teori peluang siswa kelas X AP B SMK N 1 Bawen semester 2 tahun pelajaran 2014/2015. Keadaan tersebut dibuktikan oleh hasil analisis data bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata dari 60,6 menjadi 85,4 dan peningkatan prosentase siswa yang tunta belajar, yaitu dari 57,15% menjadi 94,29%. Dari hasil tersebut disarankan sebaiknya guru mengembangkan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga pada materi pelajaran yang lain dan guru cepat menganalisis setiap permasalahan yang ada dalam pembelajaran
Profil Number Sense Siswa SD pada Materi Pecahan Ditinjau dari Gaya Kognitif Object Imagery, Spatial Imagery dan Verbal
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 8, No 2 (2017): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v8i2.9545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil number sense siswa SD bergaya kognitif object imagery, spatial imagery, dan verbal pada materi pecahan. Penelitian dimulai dengan memberikan tes kemampuan matematika dan tes gaya kognitif untuk pemilihan subjek dan dilanjutkan dengan tes number sense dan wawancara dengan masing-masing subjek. Subjek penelitian adalah tiga siswa laki-laki kelas VI SD bergaya kognitif object imagery, spatial imagery, dan verbal yang berkemampuan matematika setara. Hasil penelitian menunjukkan: 1) number sense siswa object imagery ditunjukkan dengan membandingkan dan mengurutkan pecahan; menyatakan pecahan ke desimal dan daerah yang diarsir; mengenal dua ekspresi matematika yang ekuivalen; menyatakan akibat dari operasi dua bilangan; dan memperkirakan panjang benda. 2) Number sense siswa spatial imagery ditunjukkan dengan menunjukkan nilai tempat desimal; membandingkan dan mengurutkan pecahan; menyatakan pecahan ke desimal, daerah yang diarsir, serta garis bilangan; mengenal dua ekspresi matematika yang ekuivalen; menyatakan akibat dari operasi dua bilangan dan memperkirakan hasil yang logis; melakukan perhitungan mental; dan memperkirakan panjang benda. 3) Number sense siswa verbal ditunjukkan dengan menunjukkan nilai tempat desimal; membandingkan dan mengurutkan pecahan; menyatakan pecahan ke desimal dan daerah yang diarsir; mengenal dua ekspresi matematika yang ekuivalen; menyatakan akibat dari operasi dua bilangan; dan memperkirakan panjang benda.The aim of this study was to describe number sense profile of elementary students with object imagery, spatial imagery, and verbal cognitive style in fractions. Research began by giving mathematical ability test and cognitive style questionnaire to determine the subjects, then giving number sense test and doing interview with each of them.  The subjects were three male students with object imagery, spatial imagery, and verbal cognitive style who had equal grade mathematical ability test. The results showed that: 1) the number sense of object imagery-student was described by compared and ordered fractions; changed fraction to decimal and shaded region; understood two equivalent expressions; understood the effect of operation; and determined the length of objects. 2) The number sense of spatial imagery-student was described by understood decimal place value; compared and ordered fractions; changed fraction to decimal, shaded region and located  fractions in number line; understood two equivalent expressions; understood the effect of operation and can estimate right number as result; used mental computation; and determined the length of objects. 3) The number sense of verbal-student was described by understood decimal place value; compared and ordered fractions; changed fraction to decimal and shaded region; understood two equivalent expressions; understood the effect of operation was given; and determined the length of objects.
Keefektifan Experiential Learning Berbantuan Origami Terhadap Kemampuan Keruangan Siswa Kelas VIII
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 2 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v5i2.4542

Abstract

AbstrakPenelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran Experiential Learning berbantuan origami terhadap kemampuan keruangan siswa dengan kualifikasi keefektifan yang telah ditentukan. Populasi yaitu siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Colomadu tahun pelajaran 2012/2013. Sampel diambil secara simple random sampling. Hasil penelitian ini yaitu: (1) Uji proporsi ketuntasan belajar menunjukkan siswa kelompok eksperimen telah mencapai ketuntasan belajar; (2) Uji perbedaan dua rata-rata menghasilkan simpulan bahwa rata-rata hasil post-test kemam-puan keruangan siswa kelompok eksperimen lebih dari kelompok kontrol; (3) Analisis re-gresi menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa memberikan pengaruh positif sebesar 49,3% terhadap kemampuan keruangan siswa; (4) Uji gain ternormalisasi menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan keruangan siswa secara signifikan pada kategaori sedang untuk kelompok eksperimen dan kategori rendah untuk kelompok kontrol. Simpulan yang diperoleh yaitu Experiential Learning berbantuan origami efektif terhadap kemampuan keruangan siswa kelas VIII. AbstractThis experiment research aims to determine the effectiveness of Experiential Learning with Origami to the students’s spatial abilities by the criteria of effectiveness. The population of this research is students of grade VIII of SMP Negeri 3 Colomadu 2012/2013 academic year. Independent variables used in this research are learning by Experiential Learning with origami and student’s motivation. While the dependent variable is the student’s spatial abilities. This research is using documentation, spatial abilities’s test, dan motivation’s scale for collecting data method. Result of this research are: (1) proportion test show that the experiment group has reached mastering of learning clasically and personally; (2) result of spatial ablities’s post test in experiment group better than control group; (3) result of regretion shows that student’s motivation influence 49,3% to the students’s spatial abilities; and (4) the students’s spatial abilities at experiment group  increase in the middle categories, while  the students’s spatial abilities at control group  increase in the low categories. It be concluded that Experiential Learning with origami effective to the students’s spatial abilities. 
Keefektifan Model Pembelajaran LC 5E Dan TSTS Berbantuan LKPD Terhadap Hasil Belajar
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v5i1.3274

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar pada pembelajaran Learning Cycle 5E (LC 5E) dan kooperatif Two Stay Two Stray (TSTS) berbantuan LKPD dapat mencapai KKM yang ditetapkan sekolah; untuk mengetahui apakah rata-rata hasil belajar pada pembelajaran LC 5E dan TSTS berbantuan LKPD lebih tinggi daripada pem-belajaran ekspositori, serta apakah rata-rata hasil belajar pada pembelajaran LC 5E berban-tuan LKPD lebih baik daripada pembelajaran TSTS berbantuan LKPD. Data penelitian diperoleh dengan metode tes dan observasi. Analisis data hasil belajar meliputi uji nor-malitas, uji homogenitas, uji perbedaan rata-rata, uji scheffe, dan uji proporsi. Hasil pene-litian menunjukkan bahwa hasil belajar pada pembelajaran LC 5E berbantuan LKPD telah mencapai KKM, sedangkan hasil belajar pada pembelajaran TSTS berbantuan LKPD dan pembelajaran ekspositori belum mencapai KKM. Selain itu, rata-rata hasil belajar pada pembelajaran LC 5E dan TSTS berbantuan LKPD lebih tinggi daripada pembelajaran eks-positori, sedangkan rata-rata hasil belajar pada pembelajaran LC 5E berbantuan LKPD le-bih baik daripada pembelajaran TSTS berbantuan LKPD. Kata kunci:       hasil belajar; LC 5E; TSTS  AbstractThe purposes of this research are to find out whether the learning outcomes in the Learning Cycle 5E (LC 5E) and the cooperative Two Stay Two Stray (TSTS) assisted LKPD may attain the KKM settled by the school; to find out whether the average of the learning outcome in the LC 5E and TSTS assisted LKPD is higher than the expository learning, and whether the average of the learning outcome in the LC 5E assisted LKPD is better than TSTS assisted LKPD. The data of the research were obtained by testing and observation methods. The data analysis of learning outcomes included normality test, homogeneity test, mean difference test, Scheffe test, and proportions test. The research outcome indicated that the learning outcome in the implementation of LC 5E assisted LKPD has reached the KKM, while the learning outcome in the TSTS assisted LKPD and expository learning has not reach the KKM yet. Besides, the average of learning outcome in the LC 5E and TSTS assisted LKPD is higher than the expository learning, while the average of learning in the LC 5E assisted with LKPD is better than TSTS. Keywords:          Learning Outcomes; LC 5E; TSTS

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2023): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 14, No 1 (2023): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 13, No 2 (2022): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 13, No 1 (2022): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 12, No 2 (2021): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 12, No 1 (2021): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 11, No 2 (2020): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 11, No 1 (2020): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 10, No 2 (2019): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 10, No 1 (2019): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1) Vol 9, No 2 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 8, No 2 (2017): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 8, No 1 (2017): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 8, No 1 (2017): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 2 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 2 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 1 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 1 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 2 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 2 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 1 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 1 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 2 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 2 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 2 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 2 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 1 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 1 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 3, No 2 (2012): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 3, No 2 (2012): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 3, No 1 (2012): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 3, No 1 (2012): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 2, No 2 (2011): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 2, No 2 (2011): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 2, No 1 (2011): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 2, No 1 (2011): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 1, No 2 (2010): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 1, No 2 (2010): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 1, No 1 (2010): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 1, No 1 (2010): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif More Issue