cover
Contact Name
Ardhi Prabowo
Contact Email
ardhiprabowo@mail.unnes.ac.id
Phone
+62818240132
Journal Mail Official
kreano@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Mathematics Department, D7 Building, 1st Floor. Mathematics and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang. Taman Siswa Street, Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50229.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
ISSN : 20862334     EISSN : 24424218     DOI : https://doi.org/10.15294/kreano.v13i2
Core Subject : Education,
Kreano is a place to share and communicate research results from researchers or invited authors. Kreano publishes original, novel, and empirical works in the field of mathematics education. Researchers can come from Lecturers, Teachers, Researchers, and students who need broad access to the publication of your research results. The Journal invites original research articles and not simultaneously submitted to another journal or conference. Jurnal Kreano invites authors to conduct empirical research according to the classification in the Mathematics Education Database.
Articles 742 Documents
Studi Kinerja Mahasiswa dalam Menganalisis Materi Pada Pembelajaran Kooperatif Resiprokal
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 1 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v7i1.4986

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengekplorasi kemampuan mahasiswa program studi matematika dalam menganalisis materi secara berkelompok. Subyek penelitian sebanyak 42 mahasiswa program studi matematika yang mengikuti mata kuliah dasar-dasar penelitian pendidikan matematika. Ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 3 siklus. Subyek penelitian dibagi dalam delapan kelompok, masing-masing beranggota 5-6 mahasiswa. Pelaksanaan pembelajaran di kelas menggunakan pembelajaran kooperatif resiprokal  berbantuan e-learning edmodo. Investigasi kemampuan mahasiswa dalam menganalisis materi dilakukan dengan cara mengamati berlangsungnya kegiatan diskusi kelompok, dan dari laporan hasil kerja tertulis. Di samping itu data penelitian dapat diperoleh melalui presentasi dan diskusi kelas. Kinerja mahasiswa dalam kelompok ketika menganalisis  aturan atau pedoman, misalnya buku panduan penulisan skripsi, tugas akhir, dan karya ilmiah tampak meliputi aspek kegiatan membaca, mengeksplorasi, dan mempresentasikan. Dalam menganalisis jurnal ilmiah kegiatan mahasiswa dalam kelompok meliputi aspek membaca, merencanakan, menganalisis, mengeksplorasi, dan memverifikasi. Dalam  mempresentasikan hasil diskusinya menunjukkan adanya aspek menanya, menjelaskan, memprediksi, dan meringkas. Dalam memecahkan masalah secara berkelompok, mahasiswa bersikap disiplin, aktif, dan bertanggungjawab.The purpose of this study is to explore the ability of students of mathematics to analyze the material in groups. The research subjects were 42 students of mathematics who followed the course the basics of mathematics education research. It is classroom action research (CAR) with 3 cycles. The subjects were divided into eight groups, each student membered 5-6. Implementation of classroom learning using reciprocal aided cooperative learning Edmodo e-learning. Investigation of students’ ability to analyze the material is done by observing the course of the group discussions, and reports the results of the written work. In addition, research data could be collected through presentations and class discussions. Performance of the students in the group when analyzing the rules or guidelines, for example guidebooks thesis writing, thesis and scientific papers appear include aspects of reading, exploring, and presenting. In analyzing the scientific journal of student activities in the group include aspects of reading, plan, analyze, explore, and verify. In the present discussion results indicate aspects ask, explain, predict, and summarize. In solving problems in a group of students, they were being discipline, active, and responsible.
Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Volum Benda Putar Berbasis Teknologi Dengan Strategi Konstruktivisme Student Active Learning Berbantuan CD Interaktif Kelas XII
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 1, No 1 (2010): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v1i1.220

Abstract

Kemampuan mengkonstruksi pengetahuan merupakan aspek yang penting dalam belajar matematika. Rendahnya kemampuan siswa dalam mengkonstruksi pengetahuan mempengaruhi kualitas belajar siswa yang berdampak pada rendahnya prestasi belajar siswa. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut dilakukan dengan pembelajaran yang menekankan keaftifan siswa. Model pembelajaran yang menekankan siswa yang akan dibahas pada makalah ini adalah Model pembelajaran dengan Strategi Konstruktivisme Student Active Learning berbantuan CD interaktif (KSAL). Pengembangan model pembelajaran KSAL mengacu pada model pengembangan Plom (1977) yang terdiri dari Premilinary Investigation, Design, Realization, Test, Evaluation, Revision, and Implementation. Model KSAL memiliki unsure sintakmatik yang tercermin dalam RPP memuat strategi yang merupakan modifikasi model TTW dan model CLD yang terdiri dari bridge, grouping, think, write, reflection, and evaluation. Model ini menempatkan guru sebagai fasilitator. CD interaktif dalam model KSAL ini dirancang agar siwa belajar mandiri. Materi dalam CD terdiri dari materi volum benda putar, lembar kerja siswa, lembar tugas siswa, permainan dan tes akhir dan disusun secara kontruktivisme yakni memungkinkan siswa membangun pengetahuan dalam menemukan konsep volum benda putar. Kata kunci: kontruktivisme, Student Active Learning, volum benda putar.
Pengembangan Instrumen Kecakapan Matematis Dalam Konteks Kearifan Lokal Budaya Banten Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1)
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v9i1.11210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan  instrumen kecakapan matematis siswa dalam konteks kearifan lokal budaya Banten pada materi bangun ruang sisi datar dan mengetahui efek potensial soal kecakapan matematis berbasis kearifan lokal budaya Banten. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau development research tipe development study. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII.B MTs Negeri 1 Kota Serang berjumlah 30 orang semester ganjil TA 2017/2018 yang terlibat dalam menyelesaikan instrumen kecakapan matematis dalam konteks kearifan lokal budaya Banten. Teknik analisis data dalam  penelitian ini adalah dengan analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk mendeskipsikan dan menganalisis data validasi ahli dan data kepraktisan instrumen yang didapat berdasarkan temuan selama  small group mengerjakan instrumen. Sedangkan Analisis kuantitatif digunakan digunakan untuk mengetahui kevalidan soal yang meliputi validitas butir soal dan reliabilitas. Penilaian terhadap kualitas jawaban siswa dengan mengacu pada pedoman penskoran kecakapan matematis. Hasil dari analisis  digunakan untuk merevisi soal-soal yang dibuat oleh peneliti. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) Penelitian ini telah menghasilkan soal kecakapan matematis berbasis kearifan lokal budaya Banten yang valid pada materi bangun ruang sisi datar sebanyak 19 butir soal berbentuk uraian, (2) Soal kecakapan matematis berbasis kearifan lokal budaya Banten yang dikembangkan memiliki efek potensial yang baik terhadap hasil tes kecakapan matematis siswa, ditandai dengan hasil tes kecakapan matematis siswa termasuk dalam kategori baik. Kata kunci : pengembangan instrumen, kecakapan matematis, budaya lokal BantenThis research aims to generating instrument mathematical skills of students in the context of Banten local culture knowledge on materials room flat side and knowing about the potential effects of mathematical prowess Banten culture based on local wisdom. This research type is a development research in development study. Subjects in this study were all students in grade VIII.B MTs Negeri 1 Serang City were 30 first semester 2017/2018 involved in solving mathematical prowess instruments in the context of indigenous culture Banten. Data analysis techniques in this study is the qualitative and quantitative analysis. Qualitative analysis is used to describe and analyze the data expert validation and data obtained practicality instruments based on findings during small group working on the instrument. While the use of quantitative analysis is used to determine the validity of the question which includes the validity and reliability problems. Assessment of the quality of students' answers by referring to the scoring guidelines mathematical prowess. The results of the analysis are used to revise the problems created by the researcher. From this study it can be concluded that (1) This research has resulted in a matter of skill mathematically based on local wisdom culture of Banten valid on material geometrical flat side in 19 items amount in the form of description, (2) Problem prowess mathematically based on local wisdom culture of Banten developed have good potential effect on students 'mathematical proficiency test results, marked by students' mathematical proficiency test results are included in both categories.
Keefektifan Pembelajaran TPS Berbantuan Mouse Mischief Terhadap Hasil Belajar Siswa
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 2 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v5i2.4551

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan pembelajaran Think Pair Share (TPS) Berbantuan Mouse Mischief terhadap hasil belajar siswa kelas X materi fungsi kuadrat. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Temanggung tahun pelajaran 2012/2013. Pemilihan sampel dengan cara random sampling, diperoleh siswa X-2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-4 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diajar dengan pembelajaran TPS Berbantuan Mouse Mischief, sedangkan kelas kontrol diajar dengan pembelajaran ekspositori. Pengambilan data diperoleh dengan metode dokumentasi untuk mendapatkan data nilai mid semester matematika dan metode tes untuk menentukan hasil belajar siswa yang kemudian dianalisis dengan uji ketuntasan dan uji perbedaan rata-rata. Hasil penelitian adalah (1) hasil belajar siswa kelas eksperimen mencapai ketuntasan belajar, baik ketuntasan individual maupun ketuntasan klasikal; dan (2) rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol.The purpose of this research was to determine the effectiveness of Think Pair Share (TPS) learning Assisted by Mouse Mischief towards students learning achievement grade X in quadratic functions material. The population in this research is student of grade X of SMA Negeri 1 Temanggung 2012/2013 academic year. The research samples were taken by using random sampling and found class X-2 as the experiment group and class X-4 as the control group. Experiment class was taught by TPS learning assisted by Mouse Mischief, while the control class was taught with the expository learning. Data is collected obtained by the documentation method to get math midterm score and test method for determining student learning achievement which is then analyzed by learning mastery test, individually and classically and the mean difference test. The results of this research are (1) the experiment class which implements TPS learning assisted by Mouse Mischief has reached mastery of learning, individually and classically, (2) the learning achievement of the experiment group that implements TPS learning assisted by Mouse Mischief is better than the control group that implements expository learning. 
Peningkatan Hasil Belajar Sifat-Sifat Segiempat dengan Pendekatan STAD (Student Teams Achievement Divisions) di Kelas VII-1 SMP Negeri 2 Kutalimbaru
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 2, No 2 (2011): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v2i2.2619

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk menemukan model pembelajaran yang tepat dalam mengajarkan kompetensi dasar mengidentifikasi sifat-sifat segiempat bagi siswa kelas VII-1 SMP Negeri 2 Kutalimbaru. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada kompetensi dasar di atas antara lain disebabkan materi pembelajaran yang disampaikan tidak bertahan lama dalam ingatan siswa. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas VII-1 SMP Negeri 2 Kutalimbaru sedang objeknya adalah pendekatan STAD (Student Teams-Achievement Divisions). Penelitian tindakan kelas ini dilakukan 2 siklus. Pada siklus I, ketuntasan belajar siswa pada materi ini meningkat sebesar 50,38% (hasil belajar siswa meningkat sebesar 22,81) dari kondisi awal sedangkan pada siklus II meningkat sebesar 28,12% (hasil belajar siswa meningkat sebesar 13,44) atau dengan kata lain tindakan yang dilakukan pada penelitian (terdiri dari 2 siklus) dapat meningkatkan hasil belajar siswa sebesar 36,25 dan ketuntasan belajar sebesar 78,50%. Untuk itu peneliti merekomendasikan pada pelaksana pembelajaran (guru matematika) untuk melaksanakan pembelajaran pada materi mengidentifikasi sifat-sifat segiempat  menggunakan pendekatan STAD (Student Teams-Achievement Divisions).
Desain Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Pembiasaan Berpikir Kreatif Calon Guru Matematika
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 10, No 1 (2019): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v10i1.16664

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan gambaran tentang pembelajaran berbasis proyek dalam pembiasaan berpikir kreatif mahasiswa calon guru matematika. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Penelitian tersebut mengikuti tahapan identifikasi, pengembangan, dan penyebaran (Borg amp; Gall). Ujicoba dilakukan pada semester VI program studi pendidikan Matematika di STKIP Taman Siswa Bima. Pengumpulan data menggunakan instrumen lembar observasi, pedoman wawancara dan instrumen tes. Perangkat pembelajaran yang melalui tahap pengembangan, setelah dilakukan uji validasi dan ujicoba dapat dikatakan praktis dengan adanya penilaian validator yang menyatakan perangkat valid dan dapat dipergunakan setelah direvisi sesuai catatan, hasil observasi pelaksanaan pembelajaran setiap SAP pada kriteria baik, hasil observasi pembelajaran mahasiswa setiap SAP menunjukan aktif. Perangkat pembelajaran dikatakan efektif dengan adanya mahasiswa merespon positif pembelajaran setiap SAP, RTM dan instrumen tes hasil belajar memenuhi kriteria valid, reliabel dan sensitif serta ketuntasan belajar klasikal terpenuhi.The purpose of this study is to get an overview of project-based learning in the habit of creative thinking of teacher and students perspective of mathematics. This research included development research with qualitative descriptive analysis. The study follows the stages of identification, development, and dissemination (Borg Gall). The trial was conducted in the sixth semester of Mathematics education program at STKIP Taman Siswa Bima. Data collection used observation sheet,  in-depth interview and test. Learning device through development stage, after validation test and test can be said practically with the existence of validator assessment which stated device valid and can be used after the revised, the result of observation of learning implementation every Teaching Events Unit on a good criterion, the result of observation of students' learning in every Teaching Events Unit show active participation. Learning devices are said to be effective in the presence of students respond positively to learning each Teaching Events Unit, Student Duty Plan and test result learning instruments meet the criteria of valid, reliable and sensitive as well as completeness of classical learning fulfilled.
Penerapan Realistic Mathematics Education (RME) dengan Konteks Karakter dan Konservasi untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa dalam Menyusun Proposal Penelitian
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 2 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v6i2.4988

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menyusun proposal penelitian pendidikan matematika dengan topik pengembangan karakter dan konservasi pada pembelajaran dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dengan konteks konservasi dan karakter. Penelitian ini merupakan Penelitian Tidakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika yang mengambil mata kuliah Dasar-dasar Penelitian Pendidikan Matematika Tahun Akademik 2014/2015. Hasil penelitian diperoleh bahwa  (1) sekurang-kurangnya 72,22% pada siklus pertama, dan 83,33 % pada siklus kedua kinerja mahasiswa dalam menyusun proposal penelitian pendidikan matematika dengan topik karakter dengan kategori baik dan sangat baik, (2)  sekurang-kurangnya 33,33%  dan 72,22% pada siklus kedua kinerja mahasiswa dalam menyusun proposal penelitian pendidikan matematika dengan topik konservasi dengan kategori baik dan sangat baik, dan (3) kesulitan mahasiswa dalam menyusun proposal penelitian dengan topik konservasi antara lain terbatasnya literatur yang mengaitkan matematika dengan konservasi.The purpose of this study was to describe the increase in students' ability to develop a mathematics education research proposal with character development and conservation topics on learning ap­proach Realistic Mathematics Education (RME) with a conservation context and character. This research is a Classroom Action Research (CAR). The subjects were students of mathematics edu­cation are taking courses Dasar-dasar Penelitian Pendidikan Matematika on Academic Year 2014/2015. The result showed that (1) at least 72.22% in the first cycle, and 83.33% in the second cycle the performance of students in mathematics education research proposal on the topic of character with good and excellent categories, (2) at least 33.33% and 72.22% in the second cycle the performance of students in mathematics education research proposal on the topic of conserva­tion with good and excellent categories, and (3) the difficulty of students to develop a research proposal to the topic of conservation, among others, the limited literature linking mathematics with conservation.
Komparasi Kemampuan Pemecahan Masalah pada Pembelajaran PBL dan RME dalam Setting INNOMATTS
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 2 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v4i2.3160

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian proses pembelajaran dengan RPP yang dibuat guru, apakah terdapat perbedaan serta manakah yang lebih baik antara pembela-jaran dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dan Problem Based Learn-ing (PBL) pada siswa kelas VII materi Pertidaksamaan Linear Satu Variabel. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dalam setting model pelatihan INNOMATTS dengan quasi experi-mental design. Data kemampuan pemecahan masalah dianalisis menggunakan uji proporsi dan uji beda rata-rata. Hasil yang diperoleh yakni terdapat kesesuaian langkah-langkah setiap pendekatan yang digunakan dengan RPP yang dibuat guru. Berdasarkan uji proporsi, diper-oleh lebih dari 85 % siswa kedua kelas eksperimen mencapai nilai ketuntasan belajar indivi-du, yaitu 70. Selain itu, diperoleh adanya perbedaan hasil kemampuan pemecahan masalah antar kedua kelas eksperimen dan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas eksperimen II le-bih baik daripada siswa kelas eksperimen I. Kata Kunci:      RME; Kemampuan Pemecahan Masalah; Komparasi; INNOMATTS; PBL.  AbstractThe purpose of this study was determining the conformance between the steps of each ap-proach used towards contained suitability of teacher’s lesson plans, whether there is a difference and which is better between learning approaches of Realistic Mathematics Education (RME) and Problem Based Learning (PBL) in grade VII with One Variable Linear Inequalities material can achieve mastery learning. The implementation of the learning is done in the setting of the INNOMATTS training model with quasi experimental design. The problem solving data is analyzed by proportion test and independent t test. The test results was obtained that there is conformance between the steps of each approach used towards contained suitability of teacher’s lesson plans. Basec on proportion test, the result was more than 85% of students in each experiment class achieved mastery learning with the passing grade is 70. From the t test, was showed that there is difference of average similarity of the both classes and 2nd experiment class was better than the 1st experiment class.  Keywords:          Comparation; RME; PBL; Problem Solving Ability; INNOMATTS
Pembelajaran Matematika Berbasis Lesson Study Dengan Menggunakan Model Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Aljabar
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 11, No 1 (2020): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v11i1.22547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran berbasis lesson study dengan menggunakan model kooperatif Tipe Think Pair Share(TPS) pada matakuliah pengantar aljabar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Matematika kelas C-2019 Universitas Negeri Malang yang berjumlah 34 mahasiswa. Analisis penelitian difokuskan pada kegiatan perencanaan (plan), pelaksanaan (do), dan refleksi (see). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan proses pembelajaran matematika berbasis lesson study dengan model kooperatif tipe TPS dapat diikuti oleh mahasiswa secara efektif. Sebagian besar mahasiswa berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Hasil tes individu sebagai uji pemahaman konsep aljabar mengalami peningkatan dengan perolehan nilai rata-rata kelas sebesar 80,00 pada periode I dan perolehan nilai rata-rata kelas sebesar 88,50 pada periode II. Sementara, hasil respon mahasiswa terhadap proses pembelajaran diperoleh skor rata-rata sebesar 3,26 yang berarti respon mahasiswa sangat positif.This study aims to describe the implementation of lesson study-based learning, using cooperative learning models Think Pair Share (TPS) type to improve understanding of algebraic concepts. This type of research is qualitative research. The subjects in this study were students of Mathematics Education class C-2019 State University of Malang, amounting to 34 students. Research analysis focused on planning (plan), implementation (do), and reflection (see) activities. The results showed that the whole process of learning mathematics based on lesson study with a cooperative model of Think Pair Share (TPS) type could be effectively followed by students. Most students actively participate in the learning process. Individual test results as a test of understanding the concept of algebra have increased with the acquisition of an average grade of 80.00 in period I and the average grade of 88.50 in period II. Meanwhile, the results of student responses to the learning process obtained an average score of 3.26, which means that the response of students was very positive.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR STATISTIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DAN TPS PADA SISWA KELAS X
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 8, No 1 (2017): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v8i1.7682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa hasil belajar statistika  dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Head Together) lebih baik daripada TPS (Think Pair Share) pada siswa kelas X SMK. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu yang populasinya adalah seluruh siswa kelas X Semester II. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling dengan mengambil 2 kelas dari 6 kelas secara acak yaitu kelas X TKR-1 sebagai kelas eksperimen A dan kelas X TKR-3 sebagai kelas eksperimen B, dimana kelas eksperimen A menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan kelas eksperimen B menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TPS. Hasil Perhitungan diperoleh thitung = 3,32447 dan ttabel = 1,67078sehingga thitung ttabel pada taraf nyata 0,05 maka hipotesis diterima.Dengan demikian  diperoleh kesimpulan bahwa hasil belajar statistika antara model pembelajaran kooperatif tipe NHT lebih baik daripada TPS pada siswa kelas X This research aims to demonstrate that the results of the statistical learning by applying cooperative learning model NHT better than TPS in class X SMK. This research was quasi experimental. The populationof the research was all students of class X semester II. Sampling was done by simple random sampling by taking two classes of sixth grade were randomly ie class X TKR-1 as the experimental class A and class X TKR-3 as the experimental class B, where the experimental class A implement cooperative learning model NHT and class experiment and implement cooperative learning model TPS. Calculation results obtained tcalculate = 3.32447 and ttable= 1.67078 so tcalculatettablethe real level of 0.05, the hypothesis was accepted. Thus we concluded that the results of a statistical study between cooperative learning model NHT better than TPS in class X.

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2023): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 14, No 1 (2023): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 13, No 2 (2022): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 13, No 1 (2022): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 12, No 2 (2021): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 12, No 1 (2021): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 11, No 2 (2020): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 11, No 1 (2020): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 10, No 2 (2019): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 10, No 1 (2019): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1) Vol 9, No 2 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 8, No 2 (2017): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 8, No 1 (2017): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 8, No 1 (2017): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 2 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 2 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 1 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 1 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 2 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 2 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 1 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 1 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 2 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 2 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 2 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 2 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 1 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 1 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 3, No 2 (2012): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 3, No 2 (2012): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 3, No 1 (2012): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 3, No 1 (2012): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 2, No 2 (2011): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 2, No 2 (2011): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 2, No 1 (2011): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 2, No 1 (2011): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 1, No 2 (2010): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 1, No 2 (2010): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 1, No 1 (2010): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 1, No 1 (2010): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif More Issue