cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 473 Documents
The Correlation of Speed, Flexibility, and Agility on The Kick “T” of Tapak Suci Pencak Silat Amrullah, Azhar Hasyim; Priyanto, Priyanto; Sugiarto, Sugiarto
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 13, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v13i2.46768

Abstract

Abstract. The purpose of this study was to determine the contribution of speed and flexibility to the agility of the “T” kick in male pencak silat athletes at Tapak Suci College, SMP Negeri 1 Matesih. The independent variables were speed (X1) and flexibility (X2), with the dependent variable being the “T” kick agility (Y) in pencak silat. The sample consisted of 31 athletes. The analysis was conducted using regression analysis. The results indicated that the significance values for speed and flexibility, both individually and combined, were significant. Therefore, the hypothesis that there is a contribution of speed and flexibility to the agility of the “T” kick in Tapak Suci pencak silat athletes at SMP Negeri 1 Matesih was accepted.Abstract in Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi kecepatan dan kelenturan terhadap kelincahan tendangan “T” pada atlet pencak silat laki-laki di Perguruan Tapak Suci, SMP Negeri 1 Matesih. Variabel bebas adalah kecepatan (X1) dan kelenturan (X2), dengan variabel terikat adalah kelincahan tendangan “T” (Y) dalam olahraga pencak silat. Sampel terdiri dari 31 atlet. Analisis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi untuk kecepatan dan kelenturan, baik secara individu maupun bersama-sama, signifikan. Oleh karena itu, hipotesis bahwa ada kontribusi kecepatan dan kelenturan terhadap kelincahan tendangan “T” pada atlet pencak silat Tapak Suci di SMP Negeri 1 Matesih diterima.
The Influence of Augmented Reality Technology Models on Floor Exercise Movement Skills in Junior High School Students. Sugiarto, Tatok; Darmawan, Arief; Sugiyanto, Sugiyanto; Priyohutomo, Ahadi; Sigit, Cahyo Nugroho
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 13, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. The achievement of a movement learning process will run well and maximally if it includes the influence of new media or teaching and is accompanied by appropriate technology. The aim of this research is to find out the effectiveness of Augmented Reality (AR) in floor exercise. This research method uses an experimental approach with a randomized control group pretest and posttest design. The subjects in this study consisted of 10 children in each control and experimental group, making a total of 20 children aged 13-14 years. The results of this research show an average value of 40.90 in the control group and 100.50 in the experimental group. It can be concluded that there was an increase in floor exercise movement skills for front rolls and back rolls in both groups by 59.6%. In the paired samples test, the Sig (2-tailed) value was 0.000 0.005, indicating significant differences in floor exercise skills between the control and experimental groups. This research demonstrates the effectiveness of AR models in improving floor exercise skills. The novelty of this research lies in its application of AR technology in physical education, which has not been extensively explored. The implications of this study suggest that AR technology can significantly enhance learning experiences and outcomes in physical education, providing a valuable tool for educators and students alike.Abstract in Indonesia. Ketercapaian sebuah proses pembelajaran gerak akan berjalan dengan baik dan maksimal jika di dalamnya terdapat pengaruh media atau pengajaran yang baru serta disertai dengan teknologi yang tepat guna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Augmented Reality (AR) dalam senam lantai. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dengan desain kelompok kontrol acak pretest dan posttest. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 10 anak di setiap kelompok kontrol dan eksperimen, dengan total 20 anak berusia 13-14 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata sebesar 40,90 pada kelompok kontrol dan 100,50 pada kelompok eksperimen. Dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan gerak senam lantai untuk guling depan dan guling belakang di kedua kelompok sebesar 59,6%. Pada uji sampel berpasangan, nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 0,005, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam keterampilan senam lantai antara kelompok kontrol dan eksperimen. Penelitian ini menunjukkan efektivitas model AR dalam meningkatkan keterampilan senam lantai. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada penerapan teknologi AR dalam pendidikan jasmani, yang belum banyak dieksplorasi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi AR dapat secara signifikan meningkatkan pengalaman dan hasil belajar dalam pendidikan jasmani, memberikan alat yang berharga bagi pendidik dan siswa. 
Analysis of Fitness Center Infrastructure Quality on Visitor Satisfaction Indrawan, Lubis Tri; Mukarromah, Siti Baitul; Sugiarto, Sugiarto; Indardi, Nanang
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 13, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v13i2.46985

Abstract

Abstract. Visitor satisfaction with infrastructure will demand an increase in the quality and quantity of the Fitness Center which will affect the development. Preliminary study showed that there was increase in visitors from June to October 2020. The infrastructure at the PT Ganesha Mitra Perkasa Fitness Center was more complete than other gyms in Boja District. However, there were several facilities and infrastructures that were less supportive, limited tools, and some tools were poorly maintained. This study aimed to determine the infrastructure management and visitor satisfaction with the infrastructure quality. This research was qualitative research by collecting observation data, interviews, and documentation. Data source used primary dan secondary data. The results showed that the infrastructure management was good because procurement was adjusted to customer needs, evaluation was carried out once a month, and maintenance was carried out every day. Visitors were satisfied with the infrastructure because the price was quite affordable and there was no time limit, the facilities and infrastructure were safe, and if there was a damaged tool it will be evaluated for repair or replacement. The conclusion was the management of infrastructure was good and visitors were satisfied with the existing infrastructure.Abstract in Indonesia. Kepuasan pengunjung terhadap sarana prasarana akan menuntut peningkatan kualitas dan kuantitas Fitness Center sehingga akan berpengaruh terhadap pengembangan tempat tersebut. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa terdapat kenaikan jumlah pengunjung dari bulan Juni sampai Oktober 2020. Sarana prasarana di Fitness Center PT Ganesha Mitra Perkasa lebih lengkap dibandingkan tempat gym lain di Kecamatan Boja. Namun ada beberapa sarana dan prasarana yang kurang mendukung, alat yang terbatas, dan beberapa alat yang kurang terawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen sarana prasarana dan kepuasan pengunjung terhadap kualitas sarana prasarana. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sarana prasarana sudah baik karena perencanaan pengadaan sarana prasarana disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, evaluasi sarana prasarana dilakukan setiap sebulan sekali, dan pemeliharaan dilakukan setiap hari. Pengunjung merasa puas dengan sarana prasarana yang ditawarkan, karena harga cukup terjangkau dan tidak ada batas waktu, sarana dan prasarana aman, dan jika terdapat alat yang rusak akan ditampung dan dilakukan evaluasi untuk perbaikan atau diganti. Kesimpulannya yaitu manajemen sarana prasarana sudah baik dan pengunjung merasa puas dengan sarana prasarana yang ada karena sudah sesuai dengan harapan pengunjung.