cover
Contact Name
-
Contact Email
sainteknol_lp2m@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sainteknol_lp2m@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Research and Community Service Institute, Universitas Negeri Semarang, Sekaran, Gunungpati, Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 02164566     EISSN : 25273604     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/sainteknol
Core Subject : Science,
Sainteknol published a scientific paper on the results of research and studies in the field of science and technology. Published biannually in June and December contained the writings lifted from the results of research and critical-analysis study in science and technology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
PEMBUATAN ADAPTER MILLING CNC MENGGUNAKAN CNC FANUC SERIES OI MATE –TC BERBASIS SOFTWARE
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 10, No 2 (2012): December 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v10i2.5556

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membuat desain dan mendapatkan NC Code adapter Milling CNC menggunakan software CAD/CAM serta mengeksekusi NC Code ke mesin CNC Fanuc Series Oi Mate–TC. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen melalui rancangan pembuatan desain dan NC Code menggunakan software CAD/CAM (software mastercam X), kemudian memasukan NC Code ke mesin CNC, melakukan koreksi dan pengaturan (setting) dan dilanjutkan dengan eksekusi program pada mesin CNC Fanuc Series Oi Mate–TC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adapter Milling, yang memiliki ketelitian yang tinggi dan memiliki profil yang komplek dapat dibuat dengan mesin CNC Fanuc Series Oi Mate–TC berbasis pada pemrograman software CAD/CAM.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN CVT (CONTINUES VARIABLE TRANSMISSION) PADA MICROCAR RODA TIGA UNTUK PARA PENYANDANG CACAT KAKI
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 9, No 1 (2011): June 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v9i1.5526

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan antara lain menguji efektifitas micro car roda tiga terhadap kecepatan, pengereman dan beban, menghasilkan produk rekayasa micro car roda tiga yang memiki keunggulan dari segi kecepatan, pengereman, dan kenyamanan. Jenis kendaraan yang dipilih berupa kendaraan roda dua yang dimodifikasi menjadi roda tiga menggunakan CVT (Continues Variable Transmission) sehingga tidak memerlukan persneling kaki. Penyandang cacat tidak perlu mengganti persneling namun secara otomatis CVT akan mengatur momen kecepatan kendaraan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan melakukan uji coba rekayasa. Hasil penelitian ini berupa prototype kendaraan roda tiga bertransmisi CVT dan kendaraan tersebut telah diuji coba oleh penyandang cacat. Hasil uji coba dari system ini lebih stabil pada saat jalan lurus namun pada saat belok ke kiri perlu hati-hati dengan mengurangi kecepatan dan tubuh diarahkan ke sebelah kiri agar terjadi keseimbangan pada saat berbelok ke kiri.Pada saat kendaraan roda tiga ini berbelok ke kanan dapat dikendarai dengan nyaman karena roda tambahan sebelah kiri akan menahan gaya sentrifugal akibat belokan.
IDENTIFIKASI APOPTOSIS DENGAN METODE TUNEL PASCA PEMBERIAN EKSTRAK SAMBILOTO DAN PENGARUHNYA TERHADAP VOLUME TUMOR
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 13, No 1 (2015): June 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v13i1.5335

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan pengaruh ekstrak sambiloto terhadap apoptosis dan volume tumor bila diberikan secara oral dan diidentifikasi dengan metode TUNEL. Penelitian dilakukan dengan desain Randomized post test control group. Sebanyak 24 ekor mencit C3H yang telah tumbuh kanker mamma dibagi secara acak menjadi 4 kelompok masing-masing 6 ekor. Diberikan ekstrak sambiloto dengan dosis 5, 10 dan 15 mg per ekor per hari, dan kelompok kontrol. Pemberian ekstrak sambiloto dilakukan secara oral selama 14 hari. Pengukuran volume tumor dilakukan pada hari ke 1, 4, 8, 12 dan 15. Pada hari ke 15 mencit dimatikan dengan menggunakan eter. Jaringan kanker dibuat blok parafin untuk pemeriksaan apoptosis dengan metode TUNEL. Hasil Penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan sel apoptosis (p=0,000), dengan dosis terbaik 15 mg/hari. Ada beda yang bermakna pada rerata kelipatan penambahan volume tumor (p=0,049). Hasil uji post hoc menunjukkan bahwa perbedaan terletak antara kelompok kontrol dengan kelompok dosis 10 mg/hr. Dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak sambiloto secara oral meningkatkan sel yang mengalami apoptosis dengan pemeriksaan TUNEL namun belum dapat menurunkan volume tumor.
RANCANG BANGUN APLIKASI ANDROID UNTUK MENGHITUNG BIAYA LISTRIK RUMAH TANGGA
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 1 (2016): June 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v14i1.7608

Abstract

Perhitungan pembayaran listrik masih belum banyak dipahami dan diketahui oleh orang, ditambah lagi dengan adanya kenaikan tarif dasar listrik berdasarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No.30 Tahun 2012 yang naik secara tiga tahap menimbulkan permasalahan baru berkaitan dengan pembayaran energi listrik, baik sistem reguler maupun sistem prabayar. Peneliti mencoba mengembangkan sistem perhitungan biaya listrik pada smartphone atau tablet PC bersistem operasi android karena banyak dimiliki masyarakat. Tujuan dari penelitian ini menghasilkan aplikasi android sebagai alat penghitung biaya listrik rumah tangga. Langkah dalam penelitian ini meliputi menganalisis tarif dasar listrik, merancang tampilandan membuat aplikasi android dengan bantuan software. Pengujian untuk mengetahui tingkat keakuratan aplikasi dibandingkan dengan nilai ketentuan Perusahaan Listrik Negara menggunakan metode MSE dan MAPE. Hasil MSE sistem reguler terkecil sebesar 0 dan MSE terbesar sebesar 0.13. Hasil MAPE sistem reguler diperoleh nilai terkecil sebesar 0% dan MAPE terbesar sebesar 0.0001%. Hasil MSE sistem prabayar terkecil sebesar 0.0016 dan terbesar 0.0028 serta MAPE sistem prabayar terkecil sebesar 0.3% dan terbesar sebesar 0.7%. Semakin kecil nilai MSE dan MAPE maka semakin besar tingkat keakurasian dari aplikasi android ini. Simpulan dari hasil tersebut aplikasi android dapat berfungsi untuk menghitung biaya listrik.
PENGARUH VARIASI SUHU POST WELD HEAT TREATMENT ANNEALING TERHADAP SIFAT MEKANIS MATERIAL BAJA EMS-45 DENGAN METODE PENGELASAN SHIELDED METAL ARC WELDING (SMAW)
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 10, No 1 (2012): June 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v10i1.5547

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui nilai kekerasan Vickers material Baja EMS-45 sebelum proses pengelasan dan setelah dilakukan proses pengelasan tanpa post weld heat treatment annealing, Untuk mengetahui berapakah suhu optimal post weld heat treatment annealing untuk material baja EMS-45 dengan variasi suhu yang digunakan 350 o C, 550 o C, dan 750 C. Untuk mengetahui struktur mikro dari material baja EMS-45 akibat variasi suhu post weld heat treatment annealing pada proses pengelasan dengan menggunakan metode pengelasan shielded metal arc welding. Bahan atau material dasar yang digunakan pada penelitian ini adalah Baja EMS-45 dengan ketebalan pelat 10 mm, lebar pelat 20 mm dan panjang 100 mm. Berdasarkan hasil pengujian nilai kekerasan tertinggi setelah proses pengelasan terletak pada daerah Logam Las. Pengelasan non PWHT memiliki nilai kekerasan paling tinggi setelah proses pengelasan yaitu sebesar 183,2 VHN. Suhu optimal Post Weld Heat Treatment Annealing untuk material baja EMS-45 adalah pada suhu 750 C. Karena pada PWHT pada suhu tersebut mengalami penurunan kekerasan yang besar yaitu sebesar 127,2 VHN, sehingga material baja EMS-45 dapat memperbaiki sifat mampu mesinnya. Struktur mikro dari material baja EMS-45 sebelum proses pengelasan berupa grafit serpih, perlit dan ferit, setelah dilakukan proses pengelasan mempunyai struktur mikro berupa matrik ferit dan grafit pada daerah logam las, matrik perlit kasar dan grafit serpih pada daerah HAZ dan struktur perlit, grafit serpih dan ferit pada daerah logam induk o o
PEMASUKAN UDARA ALAMIAH (SELF AIR ENTRAINMENT) PADA ALIRAN SUPERKRITIK DI SALURAN CURAM
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v12i1.5429

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) identifikasi lokasi point of inception pemasukan udara alamiah (self air entrainment) pada saluran curam di lokasi developing aerated flow; (2) deskripsi distribusi konsentrasi gelembung udara pada kondisi pemasukan udara alamiah (self air entrainment) di lokasi developing aerated flow. Dua tujuan penelitian dicapai menggunakan metode eksperimen yang dilaksanakan di Laboratorium Hidraulika Jurusan Teknik Sipil dan Lingkungan (JTSL) Fakultas Teknik UGM. Pada penelitian ini digunakan saluran curam yang mempunyai panjang 10 m, lebar 0,2 m, tinggi 0,4 m dengan kemiringan berubah-ubah mulai 15º, 20º, dan 25º, yang menyatu dengan dinding bak air. Debit divariasikan mulai dari 9,4 l/s, 11,5 l/s dan 20,9 l/s. Distribusi konsentrasi gelembung udara hasil eksperimen dibandingkan dengan hasil perhitungan menggunakan persamaan Chanson (1995) serta Straub dan Anderson (1958). Hasil penelitian ini adalah (1) letak point of inception eksperimen untuk α=15° adalah 4,4 m dari inlet flume; untuk α=20° adalah 4 m dari inlet flume; dan untuk α=25° adalah 3,4 m dari inlet flume; (2) profil distribusi konsentrasi gelembung udara di titik 6,2 m di hilir inlet flume dapat dikategorikan sebagai partially aerated flow; dan(3) profil distribusi konsentrasi gelembung udara di titik 7,2 m di hilir inlet flume dapat dikategorikan sebagai fully aerated flow.
PENGARUH EKSTRAK KAYU MANIS (KORTEKS SINAMUM) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI GINJAL TIKUS (RATTUS NORWEGITTUS) YANG DIINDUKSI PARASETAMOL
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 13, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v13i2.5245

Abstract

Parasetamol merupakan salah satu senyawa kimia yang paling banyak digunakan sebagai obat demam. Parasetamol mempunyai daya kerja analgetik dan antipiretik sama dengan asetosal, meskipun secara kimia tidak berkaitan. Tidak seperti Asetosal, Parasetamol tidak mempunyai daya kerja antiradang, dan tidak menimbulkan iritasi dan pendarahan lambung. Sebagai obat antipiretika, dapat digunakan baik Asetosal, Salsilamid maupun Parasetamol. Toksisitas parasetamol terjadi pada penggunaan dosis tunggal 10 sampai 15 gr/BB. Akibat dosis toksik yang paling serius adalah nekrosis hati, selain itu juga dapat mengakibatkan nekrosis tubuli renalis pada ginjal. Kayu manis (Korteks sinamum) merupakan salah satu tanaman multi fungsi yang dapat digunakan dalam campuran bumbu dalam makanan, minuman, obat-obatan, kosmetika dan rokok keretek. Tanaman kayu manis adalah tanaman tahunan, termasuk famili Lauraceae, salah satu komoditas ekspor penting Indonesia. Kulit batang dan daun kayu manis mengandung minyak atsiri, saponin, tanin dan flavonoida. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak kayu manis (korteks sinamum) terhadap gambaran histopatologi ginjal tikus (Rattus norwegittus) yang diinduksi parasetamol. Dalam penelitian digunakan tikus jantan jalur wistar sebagai hewan uji, untuk mengetahui perubahan terhadap ginjal, tikus diberi parasetamol dengan dosis toksik yaitu 0,27 selama 14 hari. Tikus dibagi menjadi 4 kelompok, kelompok control di beri pakan dan minum standart, P1 dengan dosis toksik 0,27mg/200 gram BB, P2 dengan dosis toksik 0,27mg/200 gram BB dan di beri ekstrak kayu manis 0,5 ml selama 7 hari, P3 dengan dosis toksik 0,27mg/200 gram BB dan di beri ekstrak kayu manis 1 ml selama 7 hari. Setelah itu tikus dibedah untuk diambil ginjal, kemudian dibuat preparat histopatologinya. Pengambilan data diperoleh dari pengamatan histopatologi ginjal masing perlakuan yang dibandingkan dengan kontrol. Dari hasil pengamatan diketahui terdapat perubahan histologi ginjal berupa pendarahan, melemak dan penyusutan sel (piknosis) pada P1 dan P2. Pada kelompok P3 tidak mengalami piknosis maupun pendarahan.
DAMPAK PENGOPERASIAN INDUSTRI TERHADAP KUALITAS UDARA DAN KEBISINGAN DI KAWASAN SIMONGAN KOTA SEMARANG
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2011): December 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v9i2.5538

Abstract

Pengoperasian industri berpotensi menimbulkan dampak terhadap penurunan kualitas udara dan peningkatan kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengoperasian industri terhadap kualitas udara dan kebisingan. Penelitian dilakukan di Kawasan Industri Simongan Kota Semarang. Data penelitian merupakan data sekunder, berupa hasil pengujian emisi dan udara ambien, serta kebisingan yang diperoleh yang dilakukan perusahaan, kemudian dilakukan cross check dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah. Data dianalisis secara deskriptif-komparatif dan inferensial dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan, pengoperasian industri relatif tidak berdampak pada penurunan kualitas udara di Kawasan Simongan Kota Semarang. Hasil pengujian semua parameter kunci pada periode 20042009 menunjukkan, konsentrasi semua parameter kunci berada di bawah baku mutu yang ditetapkan, sehingga udara ambien di Kawasan Simongan relatif tidak tercemar. Hasil pengujian tingkat kebisingan permukiman di Kawasan Simongan berada di atas baku mutu, khususnya untuk tahun 2005-2008, tetapi hasil uji-t menunjukkan tidak ada perbedaan yang signfikan antara tingkat kebisingan hasil pengukuran dengan baku mutu permukiman. Dengan demikian pengoperasian industri relatif tidak berdampak pada peningkatan kebisingan di Kawasan Simongan Kota Semarang.
KARAKTERISASI TALAS LOKAL JAWA TENGAH (IDENTIFIKASI SUMBER PLASMA NUTFAH SEBAGAI UPAYA KONSERVASI TANAMAN PANGAN ALTERNATIF)
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v12i1.5420

Abstract

Tujuan penelitian untuk menginventarisasi, mendeskripsikan karakter morfologi dan mendeskripsikan manfaat talas lokal (Colocasia esculenta) Jawa Tengah. Jenis penetitian eksploratif dengan teknik jelajah alam dan wawancara. Sampel berupa tanaman talas lokal di Kabupaten Banyumas, Wonosobo, Karanganyar, Kebumen, Semarang, Purwodadi, Tegal, Rembang dan Cilacap. Nama jenis talas dan manfaatnya ditentukan berdasarkan wawancara. Karakter morfologi meliputi tipe tanaman, daun, umbi dan akar didasarkan pada panduan karakterisasi dan evaluasi plasma nutfah talas Kusumo dkk. (2002). Data dianalisis secara diskriptif. Hasil penelitian di Jawa Tengah ditemukan 28 jenis talas lokal yang tersebar secara tidak merata di 9 Kabupeten pada ketinggian tempat 10–1.420 m dpl. Karakter morfologi ditlis dengan kode 1 -9. Tanaman talas lokal banyak dimanfaatkan masyarakat Jawa Tengah sebagai pengganti nasi, makanan camilan, maupun sayur sesuai karakter masing-masing jenis talas.
DENSITAS DAN KEKUATAN BENDING PADA MATERIAL KOMPOSIT FLY ASH-MGO
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2010): June 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v8i1.341

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu sinter terhadapdensitas komposit keramik fly ash/MgO, mendapatkan suhu sinter terbaik padakomposit keramik fly ash/MgO, mengetahui pengaruh penambahan komposisi MgOsebesar 0 %, 5 %, 10 %, 15 % dan 20 % berat terhadap kekuatan bending padakomposit keramik fly ash/MgO. Penelitian ini menggunakan bahan dasar fly ash danMgO (teknis) dengan variasi penambahan MgO sebesar 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%berat. Pencetakan dilakukan dengan beban kompaksi sebesar 3000 kgf atau samadengan tekanan kompaksi 166,42 MPa untuk spesimen silinder (d = 15 mm dan t = 8mm) dan 58,84 MPa untuk spesimen balok (B = 10mm, W = 8 mm, dan L = 50mm).Dilanjutkan proses sintering pada suhu 1100, 1150 dan 1200 oC yang kemudiandiambil suhu sinter terbaik. Pengujian meliputi uji komposisi fly ash dan MgO, ujidensitas dengan metode Archimedes, dan uji kekuatan bending dengan four pointbending test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa densitas komposit keramik flyash/MgO meningkat pada suhu sinter 1100-1150 oC dan turun kembali pada suhusinter 1150-1200 oC. Suhu sinter optimum komposit keramik fly ash/MgO adalah1150 oC. Kekuatan komposit keramik fly ash/MgO paling tinggi yaitu pada komposisi95% fly ash dan 5% MgO sebesar 29,58 Mpa.Kata kunci : fly ash, MgO, densitas, dan kekuatan bending.

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2023): December 2023 Vol 21, No 1 (2023): June 2023 Vol 20, No 2 (2022): December 2022 Vol 20, No 1 (2022): June 2022 Vol 19, No 2 (2021): December 2021 Vol 19, No 1 (2021): June 2021 Vol 18, No 2 (2020): December 2020 Vol 18, No 1 (2020): June 2020 Vol 18, No 2 (2020): Desember Vol 18, No 1 (2020): Juni Vol 16, No 1 (2018): Juni No 1, 2018 Vol 16, No 2 (2018): December 2018 Vol 16, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 16, No 1 (2018): June 2018 Vol 15, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 15, No 2 (2017): December 2017 Vol 15, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 15, No 1 (2017): June 2017 Vol 14, No 2 (2016): December 2016 Vol 14, No 2 (2016): December 2016 Vol 14, No 1 (2016): June 2016 Vol 14, No 1 (2016): June 2016 Vol 13, No 2 (2015): December 2015 Vol 13, No 2 (2015): December 2015 Vol 13, No 1 (2015): June 2015 Vol 13, No 1 (2015): June 2015 Vol 12, No 2 (2014): December 2014 Vol 12, No 2 (2014): December 2014 Vol 12, No 1 (2014): June 2014 Vol 12, No 1 (2014): June 2014 Vol 11, No 2 (2013): December 2013 Vol 11, No 2 (2013): December 2013 Vol 11, No 1 (2013): June 2013 Vol 11, No 1 (2013): June 2013 Vol 10, No 2 (2012): December 2012 Vol 10, No 2 (2012): December 2012 Vol 10, No 1 (2012): June 2012 Vol 10, No 1 (2012): June 2012 Vol 9, No 2 (2011): December 2011 Vol 9, No 2 (2011): December 2011 Vol 9, No 1 (2011): June 2011 Vol 9, No 1 (2011): June 2011 Vol 8, No 2 (2010): December 2010 Vol 8, No 2 (2010): December 2010 Vol 8, No 1 (2010): June 2010 Vol 8, No 1 (2010): June 2010 More Issue