cover
Contact Name
-
Contact Email
teknobuga@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknobuga@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Gedung E7 Lantai 2, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50229.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga
ISSN : 20854056     EISSN : 25287087     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/teknobuga
Core Subject : Engineering,
Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga publishes original research articles on the recent issues related to fashion, food, beauty studies, home economics studies, hotel and tourism management, and vocational education
Articles 364 Documents
Perbedaan Hasil Pencucian Kain Batik Sintetis Remazol Menggunakan Lerak dan Detergen
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v8i1.21642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas kain batik yang dicuci dengan lerak dan detergen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Variasi bahan pencuci yang digunakan adalah lerak, sari lerak, detergen, dan bahan pencuci, sedangkan jenis batik yang digunakan adalah batik pewarna sintetis remazol. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah uji laboratorium ketahanan luntur warna dan penodaan warna terhadap bahan pencuci. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan anova satu jalur. Hasil analisis uji anova satu jalur menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara hasil pencucian kain batik pewarna sintetis remazol yang dicuci menggunakan lerak, sari lerak, detergen, tanpa bahan pencuci dengan nilai ketahanan luntur yang didapat sebesar 0,859 dan nilai penodaan warna yang didapat sebesar 0,783. Simpulan penelitian yaitu penggunaan bahan pencuci yang berbeda pada pencucian kain batik pewarna sintetis remazol tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap nilai katahanan luntur warna dan penodaan warna. Batik pewarna sintetis remazol yang dicuci menggunakan bahan pencuci lerak, sari lerak, detergen, dan tanpa bahan pencuci memiliki kualitas hasil pencucian yang baik.
THE ONLINE SENSORIAL EVALUATION OF FOOD
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v4i1.13845

Abstract

One of the subjects in the vocational education is the analysis of the food quality by sensorial evaluation. The sensorial evaluation of food is usually done by humans in a laboratory where used "panelists came to food" approach. This approach is very bound by the schedules, seized the place and disrupt the daily schedule of panelists as students. When there is no match meeting, free time varies between the panelists and researchers, it needs the reverse approach where "food came to panelist". On this new approach, panelists tasted the food in other place then send the data online from each place. An online framework is required to implement this approach, which facilitates the sensorial serving panelist pour their sensorial response into keyboard beats and data will be directly delivered to researcher computer. Practitioners utilize collaborative space from provider https://bambangtriatma.wikispaces.comandhttps://kwiksurveys.comto perform the evaluation of the food as part of the courses the analysis of the food quality. One of the stages in the evaluation of food is researching the reliability of prospective panelists in judging the food. There are many aspects of the food sensorial characteristic: taste, flavor, texture and color, but color is the most already digitally judged than the other aspects. Therefore, at the beginning, the color aspect was first choosed by this system. Sensitivity of the prospective panelists against color examined their ability to identify the color of adjacent characters, then asked to decide whether the pair of different color or not. This approach is easy to doby computer screen thanks to the existence of a system of colors digitally mapping. Data is forwarded via the internet network with specific applications. This system makes it easy for researchers in the future to recruit prospective panelists as well asdoing the actual sensorial testing.
POTENSI UBI JALAR SEBAGAI BAHAN BAKU INDUSTRI PANGAN
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v1i1.6403

Abstract

Ubi jalar merupakan salah satu komoditas bahan pangan yang unik karena memiliki beberapa varietas dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing, ada ubi jalar putih, ubi jalar kuning, ubi jalar merah dan ubi jalar ungu. Potensi ubi jalar sebagai bahan baku industry pangan sangat besar, mengingat sumber daya bahan tersedia melimpah, karena budi daya yang mudah dan masa panen yang singkat, selain itu ubi jalar juga memiliki fleksibilitas yang tinggi dalam pengolahan, kandungan zat gizinya cukup lengkap bahkan beberapa zat diantaranya sangat penting bagi tubuh karena berfungsi fisiologis yaitu anthosianin dan karatenoid sebagai anti oksidan serta serat rapinasa yang berfungsi prebiotik. Potensi lain dari ubi jalar adalah daya terima masyarakat terhadap produk dari ubi jalar yang akan disukai masyarakat karena bahan dasar sudah cukup dikenal dimasyarakat hanya perlu inovatif. Diversifikasi ubi jalar yang dapat dikembangkan oleh industry pangan di anataranya ; aneka cookies, cake, chip, ice cream dan bubur bayi.
Pengaruh Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga terhadap Capacity building Perempuan di Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v10i1.26245

Abstract

Organisasi PKK dipelopori oleh perempuan sebagai penggeraknya, tujuannya untuk memberdayakan perempuan, pemberdayaan tidak tercapai apabila tidak ada capacity building sehingga perlu adanya capacity building perempuan, sesuai dengan tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh 10 program kerja PKK terhadap capacity building perempuan di Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen. Subyek penelitian anggota PKK Kecamatan Gemolong, populasi 349 anggota PKK dan sampel 25% dari populasi yaitu 88 responden dengan teknik pengambilan sampel proporsional random sampling, pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan kuesioner dengan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian secara simultan 10 program kerja TP PKK berpengaruh terhadap capacity building sebesar 69,1%, secara parsial 7 program kerja PKK tidak berpengaruh terhadap capacity building yaitu penghayatan pengamalan pancasila 0,14%, gotong royong 1,90%, pangan 1,48%, sandang 1,93%, perumahan tatalaksana rumah 0,81%, kesehatan 0,42%, kelestarian lingkungan hidup 2,99%, sedangkan 3 program kerja berpengaruh tergadap capacity building yaitu pendidikan keterampilan 12,46%, pengembangan kehidupan berkoperasi 6,10%, perencanaan sehat 15,13%. Saran yang dapat diberikan yaitu menjaga eksistensi PKK, meningkatkan program kerja PKK, dan penelitian selanjutnya menggunakan metode yang dapat menggali lebih dalam mengenai 10 program kerja PKK.
Kelayakan Limbah Plastik untuk Pembuatan Hand Bouquet Pengantin Internasional
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v8i2.25337

Abstract

Sampah plastik merupakan sampah yang paling sulit terurai. Limbah sendok plastik dan botol plastik yang tidak terpakai dapat diolah menjadi aksesoris seperti hand bouquet Pengantin Internasional.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan produk hand bouquet pengantin Internasional dari limbah plastik dengan uji inderawi dan uji kesukaan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil validitas menunjukkan bahwa semua produk mendapatkan kriteria sangat valid dengan nilai tertinggi diperoleh produk B (Round bouquet) dengan nilai validitas 85%, sedangkan nilai terendah diperoleh produk C (Cascade bouquet) dengan nilai validitas 73.3%. Hasil uji inderawi menunjukkan seluruh produk sangat layak dengan rata-rata nilai 95.5%, sedangkan hasil uji kesukaan menujukkan seluruh produk termasuk kategori sangat suka dengan rata-rata nilai 83.47%.
Kualitas Bakso Daging Ayam Hasil Pemanfaatan Putih Telur Limbah Praktek Mata Kuliah Pastry dan Bakery sebagai Bahan Pengenyal Alami Ditinjau dari Aspek Inderawi
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v7i1.19553

Abstract

Kegiatan praktek dilaboratorium Pastry Bakery banyak  menghasilkan limbah putih telur yang belum dimanfaatkan. Putih telur dapat digunakan sebagai bahan pengenyal alami dalam proses pembuatan bakso. Bakso adalah salah satu bentuk olahan makanan berbentuk bulat yang umum terbuat dari daging yang sudah dihaluskan kemudian dicampur dengan bahan-bahan lain seperti tepung tapioka, putih telur, es batu, dan bumbu-bumbu (bawang putih, garam, dan merica). Berdasarkan alasan tersebut peneliti mengambil penelitian  “Kualitas Bakso Daging Ayam Hasil Pemanfaatan Putih Telur   Limbah Praktek Mata Kuliah Pastry dan Bakery Sebagai Bahan Pengenyal Alami  Ditinjau dari Aspek Inderawi”. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan putih telur persentase 0%, 20%, 40%,dan 60% dari berat daging ditinjau dari aspek inderawi ( warna, aroma, rasa, dan tekstur) terhadap bakso  daging ayam. Objek dalam penelitian ini adalah bakso daging ayam dengan penambahan  putih persentase 0%, 20%, 40%,60% dari berat daging. Metode dan alat pengumpulan data penilaian subyektif dengan uji inderawi oleh panelis agak terlatih. Teknik analisis data yang digunakan adalah diskriptif persentase dan analisis varian dengan bantuan program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjuk ada pengaruh penambahan putih telur dalam proses pembauatan bakso daging ayam terhadap warna, rasa, tekstur dan Tidak ada pengaruh terhadap aroma bakso hasil penelitian.
Analisis Tingkat Jiwa Wirausaha Mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Busana UNNES
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v6i2.17335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat jiwa wirausaha mahasiswa program studi Pendidikan Tata Busana UNNES secara keseluruhan dan masing-masing angkatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif. Sampel berjumlah 112 dari 186 populasi yang terdiri dari mahasiswa aktif angkatan 2014, 2015, 2016, dan 2017. Metode pengumpulan data adalah kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa telah memiliki tingkat jiwa wirausaha tinggi (74,46%). Seluruh angkatan juga telah memiliki tingkat jiwa wirausaha tinggi dengan perolehan persentase dari yang tertinggi sebesar 75,56% (2017), 74,25% (2015), 74,22% (2016), 73,49% (2014). Simpulan mahasiswa secara keseluruhan dan dari masing-masing angkatn telah memiliki jiwa wirausaha yang tinggi. Saran bagi mahasiswa dapat lebih meningkatkan jiwa wirausaha dengan aktif mengikuti organisasi atau komunitas usaha dan melanjutkan usaha yang telah dibentuk saat mata kuliah, bagi program studi dapat membimbing yang bersifat psikologis untuk melatih mental serta meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa, dan bagi peneliti lain agar meneliti faktor yang mempengaruhi jiwa wirausaha mahasiswa.
MODEL PENERAPAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO UNTUK PENGEMBANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA MAKANAN
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v6i1.16671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) meningkatkan efektifitas penggunaan PLTMH yang telah dibangun Tim Unnes tersebut melalui sinkronisasi jaringan PLTMH dan tegangan agar dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan mesin perajang kentang dan pompa untuk penyemprotan lahan pertanian; dan (2) mengimplementasikan secara nyata penggunaan PLTMH tersebut untuk menggerakkan agroindustri, dengan contoh awal yaitu industri rumah tangga Peternakan Kambing Teksel.  Target khusus penelitian ini yaitu meningkatkan secara signifikan utilitas PLTMH yang dibangun UNNES, yaitu dari semula hanya untuk penerangan saja,  menjadi untuk penerangan dan sumber energi listrik ramah lingkungan dari agroindustri pedesaan di Kalikajar.  Metode penelitian dijelaskan seperti berikut ini.  Prosedur pelaksanaan penelitian terdiri atas 6 tahapan yaitu :(1)   Sinkronisasi jaringan dan tegangan dari energi listrik yang diproduksi oleh PLTMH, dengan menerapkan metode perbaikan sistem jaringan.  Pada kegiatan penelitian tahun 2017 berhasil diperebaiki dan dikembangkan jaringan dari tempat PLTMH ke rumah-rumah penduduk di Desa Kwadungan, Kalikajar, Kabupaten Wonosobo.(2) Penggunaan energi listrik yang dihasilkan oleh PLTMH untuk menunjang kegiatan usaha peternakan kambing Teksel.  Pada kegiatan ni berhasil memproduksi listrik yang dapat digunakan untuk penerang dan penghangat kandang kambing, sehinngga kambing tidak mudah terserang penyakit
TEPUNG UBI JALAR (Ipomea batatas (L) : SEBAGAI BAHAN MAKANAN SUMBER SERAT PANGAN DAN PREBIOTIK PENCEGAH DIARE AKIBAT BAKTERI PATOGEN
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v2i1.6426

Abstract

Potensi ubi jalar sebagai sumber serat pangan   perlu dipelajari lebih lanjut. Serat pangan larut seperti oligosakarida secara selektif digunakan sebagai substrat pertembuhan mikroba bermanfaat dalam kolon (Bouhnik dkk.,1999) atau prebiotik. Prebiotik adalah bahan makanan tidak tercerna yang mempunyai manfaat bagi tubuh dengan selektifitasnya dalam menstimulasi pertumbuhan dan aktivitas dari  satu  atau  beberapa  spesies  bakteri  yang  berada  dalam  kolon  dan  bakteri tersebut  berada  untuk  meningkatkan  kesehatan  tubuh  (Gibson  dan  Ruberfroid,1995).. Selain dapat meningkatkan populasi bakteri yang bermanfaat, prebiotik juga bermanfaat   untuk   memperbaiki   fungsi   usus   selama   fermentasi.   Berdasarkanpenelitian terdahulu, diketahui bahwa ekstrak kasar serat pangan ubi jalar dapatmeningkatkan  populasi  L. acidophplus  dan  dapat mencegah  diare akibat bakteri patogen (Ira budi astuti, 2005).
Aplikasi Mixed Media pada Make-up Fantasi the White Butterfly between White Flowers
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v8i1.23923

Abstract

Mixed media merupakan pencampuran media pada suatu objek yaitu wajah untuk diterapkan pada make up fantasi. Make up fantasi merupakan penampilan suatu bentuk kreasi dari seorang penata rias untuk membentuk kesan wajah menjadi suatu wujud yang diimajinasikan oleh penata rias (Sri Mayrawati Eka Turyani,2012: 17). Media yang akan dipakai untuk melakukan aplikasi mixed media yaitu mutiara, renda bunga, renda kupu-kupu, dan corsage bunga. Semua media akan ditempelkan pada wajah dengan lem khusus yang cocok dengan kulit wajah yaitu dnegan lem bulu mata dilihat dari kulit manusia yang sensitif maka sebelumnya akan dilakukan diagnosa. Penulisan karya ilmiah ini menggunakan metode project based learning, penulis mendesain make up fantasi dengan cara aplikasi mixed media. Cara tersebut cukup sederhana akan tetapi bisa menjadikan make up fantasi menjadi lebih estetis dan bernilai tinggi. Diharapka hasil dari penelitian ini dapat memberi motivasi bagi penata rias untuk mengembangkan ide make up fantasi yang indah, berkarakter, kreatif dan inovatif yang dapat diminati oleh berbagai kalangan.