cover
Contact Name
-
Contact Email
teknobuga@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknobuga@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Gedung E7 Lantai 2, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50229.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga
ISSN : 20854056     EISSN : 25287087     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/teknobuga
Core Subject : Engineering,
Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga publishes original research articles on the recent issues related to fashion, food, beauty studies, home economics studies, hotel and tourism management, and vocational education
Articles 364 Documents
Perbaikan Kualitas Fisio - Kimia Tepung Kimpul (Xanthosoma Sagittifolium) dengan Metode Penepungan yang Berbeda
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v5i2.15369

Abstract

Kimpul termasuk salah satu komoditi sumber karbohidrat yang sampai sekarang kurang mendapat perhatian baik pembudidayaan secara ekstensif maupun secara intensif apalagi proses pengolahan tepungnya. Tepung kimpul merupakan produk olahan dari umbi kimpul yang mengalami proses pengeringan, penghalusan, dan pengayakan. Tepung kimpul mengandung karbohidrat, protein, lemak yang baik. Permasalahan yang terjadi ketika tepung kimpul ini akan dikonsumsi yaitu adanya rasa gatal yang disebabkan adanya senyawa kalsium oksalat. Metode pembuatan tepung kimpul bisa dilakukan dengan beragam metode yang akan menyebabkan perbedaan kualitas fisio-kimia dan fungsional tepung yang dihasilkan. Agar dapat dimanfaatkan secara optimal maka pengaruh proses pada kualitas fisio-kimia tepung perlu diketahui. Penelitian ini mempunyai tujuan jangka panjang yaitu mempelajari kualitas fisio-kimia tepung kimpul yang dihasilkan dari beberapa metode penepungan. Perbaikan kualitas tepung kimpul penting untuk dilakukan agar penggunaannya sebagai bahan baku dalam pengolahan pangan menjadi lebih luas. Melalui perbaikan metode ini diharapkan dapat diperoleh tepung kimpul dengan karakteristik yang diinginkan dan dapat diaplikasikan dalam pengembangan berbagai produk berbasis karbohidrat tinggi. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pada hasil kandungan protein tertinggi pada sampel K1 ( tepung kimpul dengan metode pembuatan disawut lalu dioven ). Sedangkan pada kandungan lemak paling rendah pada sampel K3 ( tepung kimpul dengan metode pembuatan disawut, dikukus lalu dioven ). Pada kandungan karbohidrat dan serat sampel yang mempunyai kandungan tertinggi pada sampel K3 ( tepung kimpul dengan metode pembuatan disawut, dikukus lalu dioven ).
PERBEDAAN HASIL KETEPATAN UKURAN BLUS LURIK ANTARA YANG MENGGUNAKAN TEKNIK RELAXING DAN TOLERANSI UKURAN
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v2i1.6417

Abstract

Lurik dibuat dengan alat tenun bukan mesin (ATBM). Lurik mengalami perubahan ukuran pada saat pencucian, oleh karena itu kain lurik perlu di relaxing terlebih  dahulu.  Proses  relaxing  dilakukan  sebelum  kain  dipotong  dan  dijahit. Alternatif lain selain melalui proses relaxing adalah dengan membuat pola toleransi yang sesuai dengan besarnya penyusutan kain lurik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan ketepatan ukuran blus relaxing dingin dan panas baik yang dicuci dingin dan panas, juga ketepatan ukuran blus yang menggunakan pola toleransi yang dicuci dingin dan cuci panas. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, data diperoleh dari pengambilan ukuran blus dengan menggunakan alat ukur berupa metelin atau pita ukur. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif, dan uji T berpasangan (Paired sample T-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan ukuran lebih besar pada blus yang kainnya di relaxing terlebih dahulu, sementara blus toleransi memiliki ketepatan ukuran yang lebih kecil. Pencucian dengan air panas memberikan hasil mengkeret yang lebih tinggi. Teknik relaxing cuci dingin   tidak   menambah   mengkeret   kain   sedangkan   cuci   panas   menambah mengkeret kain. Teknik relaxing memiliki ketepatan ukuran yang lebih baik, namun toleransi ukuran dapat pula digunakan dengan mempertimbangkan ukuran toleransi yang lebih tepat. Perbedaan ini terjadi karena proses penyantaian kain yang tidak sempurna, hal ini disebabkan oleh jahitan yang terdapat pada blus.
Komposisi Dodol Ganyong (Canna Edulis Ker), Tape Ketan Hitam, Sari Kedelai Ditinjau dari Uji Organoleptik
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v9i1.26631

Abstract

Komposisi Dodol  Ganyong (Canna Edulis Ker), Tape Ketan Hitam, Sari Kedelai Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dodol dari bahan dasar  ganyong, tape ketan hitam dan sari kedelai. Uji organoleptik dilakukan pada 90 orang panelis secara acak yang dibagi dalam tiga kali pengulangan dengan membagikan kuesioner dengan penilaian menggunakan skala likert. Uji organoleptik dilakukan untuk menilai tekstur, aroma, warna dan rasa dari dodol. Hasil uji organoleptik dianalisis menggunakan software SPSS 22. Hasil rata-rata dari seluruh kualitas indrawi, dapat disimpulkan bahwa komposisi dodol dengan ganyong 100 gram paling disukai oleh panelis dengan nilai rata-rata total sebesar 3,46 atau netral agak suka. Tekstur tidak lengket, aroma dodol harum, warna dodol cokelat mengilap dan rasa dodol manis tidak asam.
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN LIMBAH PRAKTEK LABORATORIUM PENDIDIKAN TATA BOGA JURUSAN PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v4i1.13850

Abstract

Activity on campus especially dilaboratorium practice activity produce enough garbage anddiverse. Catering laboratory practice activities produce lots of wet garbage or green garbage that contains a lot of nitrogen, while garbage yard including dry waste / brown which contains carbon. During this waste is thrown away just to the trash. Penaliti wants to use this waste to be a more useful item of compost. The purpose of this research is to know: compost quality; how long the composting process; how much nitrogen content and carbon from compost result of waste of practice and garbage yard.This research includes laboratory experimental research, located in the laboratory of Culinary Engineering Department of PKK, Faculty of Engineering UNNES, with practical research materials and page E7. The research procedure is X1 of brown and green mixed waste material with 3: 1 ratio, X2 brown waste material, and X3 green waste material. Observed changes are; temperature, composting time, color, odor, N content and grade C. Data collection technique using observation of change during composting process and chemical test of C content with AOAC test method 967.05.2000 and N content with Kjeldahl test method.The results showed that the composting temperature ranged between 28oC- 40oC. The time spent on composting brown waste is longer than green and mixed waste. The smell of green garbage stinks / ammonia, mixed garbage and brown rubbish does not cause bad smell. Nitrogen content of 0.14% mixed waste compost, 0.23% cocoa waste compost and 0.27% green garbage compost. Carbon compost content of mixed waste 1.43%, compost 8.72% chocolate waste, and compost 7.72% green garbage.
PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA DALAM PENGOLAHAN KUE DAN ROTI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BEKERJA LANGSUNG (LEARNING BY DOING) DI KELAS X PATISERI PROGRAM KEAHLIAN TATA BOGA SMK NEGERI 3 PATI TAHUN 2010/2011
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v1i2.6408

Abstract

Pembelajaran dengan mempergunakan metode pemecahan masalah dan keterlibatan siswa secara aktif dalam pembelajaran akan memberikan hasil yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam pengolahan  kue  dan  roti  dengan  menggunakan  model  pembelajaran  bekerja langsung (learning by doing) pada siswa kelas X Patiseri Program Keahlian Tata Boga SMK Negeri 3 Pati. Penelitian ini menggunakan desain PTK. Subjek penelitiannya adalah siswa  kelas X Patiseri SMK Negeri 3 Pati. Penelitian ini, terdiri atas dua siklus. Tiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor 74,5% pada siklus I menjadi 85,7% pada siklus II, diikuti perubahan perilaku yang lebih baik.
Analisis Kualitas Suminagashi pada Kain Poliester Satin, Campuran Poliester, dan Crepe
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v10i1.26346

Abstract

Teknik marbling merupakan salah satu teknik pewarnaan yang memiliki potensi pengembangan yang sangat besar karena belum popular di masyarakat. Teknik marbling yang digunakan adalah suminagashi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas motif marbling dan ketahanan luntur warna terhadap pencucian pada jenis kain poliester satin, campuran poliester dan crepe. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Objek penelitian ini adalah jenis kain, zat warna dan pengental CMC. Pengujian kualitas motif marbling dan ketahanan luntur warna menggunakan uji organoleptik. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kualitas motif  marbling dengan kriteria baik adalah kain crepe. Ketiga jenis kain memiliki ketahanan luntur warna dengan kriteria baik. Simpulan dari penelitian ini adalah pewarnaan suminagashi memiliki kualitas motif marbling baik sampai sangat baik, ketahan luntur warna yang dihasilkan baik pada semua jenis kain. Saran dalam penelitian ini adalah mencetak motif marbling pada permukaan kain diperlukan ketelitian agar motif yang dibentuk tidak berubah.
Analisis Persepsi Mahasiswa terhadap Keterampilan Teknis Era Revolusi Industri 4.0
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v8i2.28948

Abstract

Era Revolusi Industri 4.0 (ERI 4.0) telah berdampak pada pergeseran keterampilan teknis yang diperlukan oleh para pekerja. Mahasiswa Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) sebagai calon pendidik dan tenaga kependidikan perlu dipersiapkan untuk memiliki keterampilan teknis yang relevan dengan era tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa mengenai keterampilan teknis yang paling dibutuhkan dalam ERI 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 5 (lima) besar keterampilan teknis yang paling dibutuhkan oleh mahasiswa secara berturut-turut adalah keterampilan penerapan dan penggunaan teknologi; keterampilan memahami proses digitalisasi; keterampilan merancang; keterampilan menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK); serta keterampilan analisis dan pemrosesan data. Keterampilan-keterampilan teknis tersebut menunjukkan 5 (lima) besar yang paling dibutuhkan berdasarkan persepsi mahasiswa jurusan PKK, FT Unnes dengan persentase ³ 43 %. Skor mean hasil perhitungan menunjukkan ³ 5,16 yang berarti bahwa semua keterampilan teknis tersebut signifikan.
Kelayakan Tirai Pintu Berbahan Dasar Tali Rafia Menggunakan Teknik Makrame
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v7i2.21369

Abstract

Tali rafia umumnya dimanfaatkan nilai gunanya untuk mengikat barang, membuat kemoceng, tempat jemuran. Nilai estetika dari tali rafia dapat dimunculkan dan ditingkatkan dengan mengkreasikannya menggunakan teknik makrame menjadi produk tirai pintu. Penelitian bertujuan mengetahui kelayakan tirai pintu dari bahan tali rafia yang dikerjakan menggunakan teknik makrame agar dapat diaplikasikan sebagai produk lenan. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan teknik one shot case study. Populasi dalam penelitian ini adalah 32 panelis dari Ketua PKK RT Kelurahan Sekaran. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan produk memperoleh hasil persentase 92,03% yang dikategorikan sangat layak, sehingga rafia dapat digunakan sebagai bahan pembuatan tirai pintu. Simpulan: tirai pintu tali rafia yang dimakrame dikategorikan sangat layak dengan persentase aspek tertinggi kualitas bahan 18,6%. Saran: jenis simpul dan desain lebih dikembangkan, bahan aksesorisnya diganti batu atau kayu, dan bahan ril diganti kayu atau bambu.
Pengaruh Aktivitas Fisik dan Status Gizi terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Fakultas Teknik Unnes Tahun 2019
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v7i2.20549

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh aktivitas dan status gizi terhadap prestasi mahasiswa dari Fakultas Teknik Unnes. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Teknik Unnes tahun 2019. Menggunakan proporsional random sampling sebesar 5% dengan jumlah 97 mahasiswa yang diambil sebagai sampel penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner prestasi mahasiswa, aktivitas siswa, dan pengukuran IMT untuk status gizi. Analisis data menggunakan uji asumsi kalsik, analisis regresi, sumbangan efektif dan sumbangan relatif. Data yang diperoleh dari nilai rata-rata IPK mahasiswa Fakultas Teknik masuk dalam kategori  sangat memuaskan sebesar 3.34. Untuk rata-rata hasil aktivitas fisik mahasiswa aktif sebesar 2.339 kkal masuk dalam kategori sedang. Rata-rata waktu tidur para mahasiswa adalah 6,1 jam, sedangkan total belajar dan aktivitas pribadi mereka adalah 14,1 jam. Status gizi mahasiswa amasuk dalam kategori normal dengan rincian mahasiswa yang kurus sebesar 28,9%, normal sebesar 56,7%, untuk yang gemuk sebesar 8,2% dan obesitas sebesar 6,2%. Hasil regresi sederhana menemukan bahwa tidak ada pengaruh AKEI terhadap IPK, sedangkan untuk pengaruh IMT terhadap IPK tidak ada pengaruh yang signifikan. Untuk hasil analisis regresi berganda dari pengaruh AKEI dan IMT terhadap IPK tidak ada pengaruh yang signifikan. Saran yang diajukan oleh peneliti adalah 1) Mahasiswa perlu membiasakan diri dalam berolahraga setidaknya 3 kali seminggu dalam 30-45 menit, dan 2) Penelitian lebih lanjut tentang status gizi dan prestasi mahasiswa dapat fokus pada pengaruh konsumsi makanan mahasiswa, kebersihan diri dan lingkungan.
PERMASALAHAN WANITA PENGUSAHA KECIL MENENGAH PAKAIAN JADI DALAM MENGEMBANGKAN INDUSTRI KONVEKSI DI ERA GLOBAL
TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/teknobuga.v1i1.6398

Abstract

Tujuan penelitian ini mendiskripsikan temuan-temuan yang terkait dengan persoalan berikut : Bagaimanakah permasalahan wanita pengusaha industri kecil menengah dalam mengembangkan usaha pakaian jadi di era global, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Industri konveksi yang dimaksud mencakup industri yang memiliki tenaga kerja minimal 5 orang dan maksimal 100 orang, dengan jenis produk pakaian pria, wanita, anak serta lenan rumah tangga dengan lokasi penelitian di kota Semarang dan Kabupaten Semarang.Dari setiap jenis industri ditetapkan 2-5 informan. Seorang informan dipilih mulai pemilik, karyawan, keluarga maupun Disperindag. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara mendalam dan obeservasi non partisipan sesuai focus penelitian. Analisis data secara induktif dan Harvard, untuk pemeriksaan keabsahan data dilakukan triangulasi. Hasil penelitian : Jenis permasalahan wanita pengusaha pakaian jadi dalam mengembangkan Industri kecil dan menengah  konsentrasi ekonomi, dominasi kelompok bisnis, integrasi dan hubungan antar ,sentra industri, peran BUMN, bahan baku, IPTEK dan kondisi SDM. Permasalahan umum terkait dengan manajemen, teknologi produksi, modal, pemasaran dan sosial budaya. Permasalahan dalam proses produksi terkait dengan ketersediaan sarana produksi, perencanaan produk, pemotongan,penjahitan dan penyempurnaan. Permasalahan rumah tangga terkait denganekonomi/pendapatan keluarga, pendidikan anak, tugas rumah tangga dan sebagai istri. dan Sebagian besar industri konveksi pakaian jadi yang dikelola kaum wanita meskipun sudah berkeluarga mengalami perkembangan kemajuan. Saran yang direkomendasikan : Pemerintah yang terkait rendahnya membuat kebijakan yang tepat dan dapat memberi peluang maju industri sehingga dapat memberikan bantuan sesuai kebutuhan, Sebaiknya perempuan bersikap tegas dan menerapkan pengetahuan manajemen yang telah dimiliki. pilihan tempat pendidikan modern sebagai alternative mengasuh / mendidik anak sehingga mendapat bekal pendidikan di dunia dan akhirat