Articles
149 Documents
Search results for
, issue
"2009"
:
149 Documents
clear
Kompresi dan Dekompresi Data Menggunakan Protokol Kompresi Quantum Schumacher
M. Ramdlan Kirom;
Ahmad Rizal D.
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Konsep mekanika kuantum telah mampu diaplikasikan dalam dunia informasi dan telah menciptakan sebuahteori informasi kuantum. Data dalam konsep informasi kuantum direpresentasikan dalam bentuk quantum bit(qubit). Kompresi data dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dalam transmisi data tanpa mengurangi kualitasdata (lossless). Kompresi kuantum adalah metode kompresi dengan menyatakan data dalam qubit, selanjutnyajumlah qubit direduksi. Kompresi Schumacher merupakan salah satu contoh dari protokol kompresi kuantum.Parameter-parameter yang dianalisa dan dibandingkan untuk sisi pengirim adalah pada rasio dan waktukompresi, sedangkan untuk sisi penerima adalah akurasi dan waktu dekompresinya.Kata Kunci: Kompresi. qubit, Kompresi Schumacher
Sistem Temu-Balik Citra Menggunakan Jarak Histogram dalam Model Warna YIQ
Arif Rahman
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Komposisi warna merupakan salah satu ciri dari citra yang dapat digunakan sebagai pembeda dalam sistemtemu-balik citra. Komposisi warna piksel dalam suatu citra dapat direpresentasikan dalam histogram warna.Tingkat kemiripan warna antar citra dapat ditentukan berdasarkan nilai jarak antar histogramnya. Semakinkecil nilai jarak antar histogram, semakin tinggi tingkat kemiripan suatu citra. Jarak antar histogram padacitra berwarna dihitung untuk setiap komponen warna. Penelitian ini menggunakan model warna YIQ. Tiapkomponen warna YIQ nilainya dikuantisasi menjadi 128, 64 dan 64 level. Komponen warna Y memiliki jumlahlevel lebih banyak karena memiliki pengaruh lebih dominan pada persepsi mata manusia terhadap warnadibanding komponen yang lain. Jumlah piksel dalam citra berbeda-beda sesuai dengan ukuran citra, sehinggahistogram perlu dinormalisasi agar invarian terhadap ukuran citra. Normalisasi dilakukan dengan membagijumlah piksel tiap level dengan jumlah total piksel citra, sehingga didapatkan jangkauan nilai [0,1] untuk tiaplevel. Total jarak antar histogram merupakan hasil jumlahan dari jarak tiap levelnya yang dihitungmenggunakan rumus jarak Manhattan. Hasil temu-balik diranking berdasarkan nilai jarak antar histogramnya.Kata Kunci: Temu-balik, citra, histogram, YIQ
Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Pembelian dan Persediaan pada PT. Oliser Indonesia
Sulistyo Heripracoyo
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masalah yang dihadapi perusahaan saat ini ialah sistem pengendalian internal yang kurang baik dalamprosedur pembelian dan pengelolaan persediaan di mana tidak terdapat dokumen pendukung yang kuat atastransaksi yang terjadi dan tidak terjadi pemisahan fungsi pembelian dan penerimaan sehingga mengakibatkanterjadi ketidaksesuaian pencatatan persediaan dengan bukti fisik persediaan yang ada. Oleh karena itu perluuntuk mengusulkan solusi berupa prosedur baru yang memenuhi seluruh kriteria pengendalian internal yangbaik pada perusahaan. Analisis dan perancangan sistem informasi akuntansi pembelian dan persediaandilakukan dengan pendekatan OOAD. Anaisi dilakukan dengan pengamatan roses bisnis dan pengumpulan dataperusahaan dan mengusulkan solusi untuk mengatasi permasalahan. Dalam perancangan dibuat suatu alurkerja terkomputerisasi yang telah melalui proses perancangan komponen model, komponen fungsi dan databaseserta komponen user interface. Penerapan sistem baru yang diusulkan memberikan manfaat dalammeningkatkan kinerja perusahaan serta memenuhi unsur sistem pengendalian internal yang baik padaperusahaan sehingga berbagai kesalahan dan masalah yang sebelumnya sering terjadi dapat diatasi. Selain itusistem informasi akuntansi yang dirancang berfungsi memberikan informasi keuangan (laporan) dan akuntansi(jurnal) yang dibutuhkan pihak manajemen untuk melakukan evaluasi kinerja perusahaan dan membuatkebijakan serta menyusun strategi untuk pengembangan perusahaan.Kata Kunci: sistem, informasi, akuntansi, pembelian, persediaan, pengendalian.
The Utilization of A3S Information-Inferencing Fusion Method for Nation Defense
Arwin Datumaya Wahyudi.S;
Adang Suwandi Ahmad;
Aciek Ida Wuryandari;
Jaka Sembiring
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Decision-making is the most critical phase in Observe, Orient, Decide, and Act (OODA) defense decisioncycle. If the decision made is correct regarding the current situation, then it can minimize the possibility of loss.The contradiction situation will occur if the incorrect decision is made. The correctness of the decision dependsof the quality on information delivered from Orient(ation) phase that will be used as the basis for decisionmaking.Meanwhile, in defense applications the process of decision-making plays a very important roleespecially if the time is the most affecting factor. Such an application is nation defense system in defending ourcountry’s nation sovereignty in air, sea, and land. Therefore, the faster the decision is made, the earlier thesystem can perform anticipations to any nation defense intrusion. For this purpose, in this paper we address theutilization of A3S (Arwin-Adang-Aciek-Sembiring) information-inferencing fusion for accelerating theinformation processing and obtaining good comprehensive information quality that will be used as the basis forstrategic decision-making for nation defense.Keywords: A3S, information-inferencing fusion, nation defense, OODA, strategic decision-making
Perancangan Model Enterprise Architecture dengan Togaf Architecture Development Method
Roni Yunis;
Kridanto Surendro
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satu tujuan dari penerapan arsitektur enterprise adalah menciptakan keselarasan antara bisnis danteknologi informasi bagi kebutuhan organisasi, penerapan arsitektur enterprise tidak terlepas dari bagaimanasebuah organisasi merencanakan dan merancang arsitektur enterprise tersebut. Untuk melakukan perancanganarsitektur enterpise diperlukan suatu metodologi yang lengkap serta mudah digunakan, TOGAF ADMmerupakan metodologi yang lengkap, banyak organisasi yang tidak memahami secara jelas bagaimanatahapan-tahapan dari metodologi tersebut diterjemahkan kedalam aktivitas perancangan arsitektur enterprise.Tahapan dalam perancangan arsitektur enterprise sangatlah penting dan akan berlanjut pada tahapanberikutnya yaitu rencana implementasi. Luaran dari tahapan ini akan menghasilkan sebuah arsitekturenterprise yang pada nantinya bisa dijadikan oleh organisasi untuk mencapai tujuan strategisnya.Kata Kunci: arsitektur enterprise, TOGAF ADM, arsitektur bisnis, arsitektur data, arsitektur aplikasi, arsitekturteknologi
Estimasi Redaman Hujan Menggunakan Synthetic Storm Technique (SST) dan Segmentasi Link untuk Gelombang Millimeter
Nuradi S;
Haniah M;
Ari W;
Okkkie P
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Estimasi redaman hujan dengan metode Segmentasi Link dan metode Synthetic Storm Technique (SST )yang menggunakan data kecepatan dan arah angin dan hasil pengukuran curah hujan menggunakan raingauge yang ditempatkan di tiga lokasi pengukuran antara lain Medical Centre (site A), Perpustakaan ITS (siteB) dan Politeknik ITS (site D). Hasil perhitungan redaman hujan dengan panjang link 1,55 km menggunakanperhitungan redaman hujan metode segmentasi dibandingkan dengan metode SSTRa , SSTRb, SSTRd denganorientasi link utara-selatan untuk outage probability lebih besar dari 0,1% metode segmentasi, SSTRa , SSTRbdan SSTRd mempunyai redaman hujan yang sama. Sedangkan pada outage probability kurang dari 0,1% SSTRa ,SSTRb dan SSTRd mempunyai redaman hujan yang lebih besar dibandingkan dengan metode segmentasi denganselisih nilai redaman sebesar 2-3 dB sehingga untuk perhitungan redaman hujan dapat menggunakan hasilpengukuran curah hujan pada tiga lokasi menggunakan metode segmentasi atau perhitungan redaman hujanSST dengan menggunakan salah satu hasil pengukuran curah hujan.Kata Kunci: redaman hujan, segmentasi, Synthetic Storm Technique (SST )
Braille Code Trainer
Syahrul Syahrul
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This report describes a research of braille code trainer. This system deals with braille codes. The functionof this system is to help the“tunanetra” so that capable to reading or recognizing of the various alphabeticalcharacters based on several of shafts by means of encoding to form a character.Both hardware and software development have been conducted. The hardware consists of a personalcomputer, a microcontroller, and some of DC gear motors. The DC gear motor is designed for movingmechanical hardware of braille code. The mechanical hardware of braille code is designed based on version ofBraille Standard. The pointers of shaft’s braille code is put on board surface that have some holes whichequivalent to braille code. The motor will push or pop on several shafts to form a braille code equivalent. Theseshafts make a contour on board surface that can be interpreted by tunanetra as alphabetical character or aspecial character. One of switches in keyboard that pressed by an instructor or a teacher through a personalcomputer make a movement of several shafts by means of a specific software.The instrument test results show that the system is capable to controlling DC gear motors for overallrepresentation of braille characters that hoped by an instructur or a teacher.Keywords: braille code, DC gear motor, microcontroller/computer, tunanetra
Analisis Perbandingan Clustering-Based, Distance-Based dan Density-Based dalam Mendeteksi Outlier
Dedy Handriyadi;
M. Arif Bijaksana;
Erwin Budi Setiawan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Data Mining adalah proses pencarian pola-pola dan kecenderungan yang menarik dari dalam basis data berukuranbesar. Sebuah outlier didefinisikan sebagai sebuah titik data pada suatu data set dimana sangat berbedadibandingkan dengan titik data pada data set pada umumnya dengan suatu ukuran tertentu. Outlier ini walaupunmempunyai kelakuan yang abnormal, seringkali mengandung informasi yang sangat berguna. Permasalahan deteksioutlier ini mempunyai peran yang sangat penting pada aplikasi deteksi kecurangan, analisis kekuatan jaringan dandeteksi intrusi. Pencarian outlier biasanya dengan konsep keterdekatan berdasarkan hubungannya dengan sisa datayang ada. Pada data berdimensi tinggi, kepadatan data akan semakin berkurang, akibatnya dugaan akanketerdekatan antar data menjadi gagal.Pada makalah ini akan dilakukan perbandingan metode dalam pencariansuatu outlier dalam data berdimensi tinggi. Metode yang akan dibandingkan yaitu: Clustering-based, Distancebased,dan Density-based. Dimana masing-masing metode telah mendukung data berdimensi tinggi.Kata Kunci : data mining, outlier, deteksi outlier, metode deteksi outlier.
Pengukuran Kualitas Sinyal pada Jaringan GSM
Damar Widjaja;
Joseph Anthonyus
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jumlah pengguna yang semakin banyak bisa menjadi penyebab menurunnya kualitas layanan karenamemungkinkan peningkatan interferensi sinyal. Hal ini membuat operator Global System for MobileCommunication (GSM) harus menjaga kinerja jaringan pada tingkat kualitas yang memuaskan pelanggan.Sistem pengawasan kualitas jaringan GSM bisa mempresentasikan kualitas jaringan sebuah operator jaringanGSM. Sistem ini akan membantu operator dalam menjaga kualitas jaringan. Penelitian ini memberikan solusiakan ketersediaan perangkat pengawasan kualitas jaringan GSM yang lengkap dan ekonomis.Kata Kunci: kualitas sinyal, jaringan GSM, network monitoring, analyzer
Pemanfaatan Compact Genetic Algorithm (CGA) untuk Optimasi Penjadwalan Penggunaan Ruang Kuliah di U.K. Petra
Gregorius Satia Budhi;
Andreas Handojo;
Billy Soloment
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penjadwalan penggunaan ruang kuliah di Universitas Kristen Petra selama ini dilakukan secara manualdan membutuhkan waktu yang lama. Hal ini karena banyak sekali mata kuliah yang ditawarkan oleh semuajurusan yang ada, yaitu lebih dari 1000 mata kuliah per semester. Untuk mempercepat dan mengoptimalkanhasil, peneliti mencoba salah satu varian dari Algoritma Genetika yaitu compact Genetic Algorithm (cGA)untuk penyusunan jadwal penggunaan ruang kuliah tiap semester secara otomatis. Alasan dari pemilihanmetode ini karena pada penelitian sebelumnya peneliti menemukan bukti bahwa proses cGA cukup cepat danhasil optimasinya cukup baik. Perhitungan nilai fitnes tiap kromosom disesuaikan dengan kriteria dan prioritasyang digunakan tanpa penyerdahanaan dan asumsi - asumsi khusus. Hasil dari penelitian ini cukupmenjanjikan karena rata - rata hasil pengujian lebih baik atau mendekati hasil proses manual. Selain itu hasilsurvei juga menyatakan bahwa hasil penelitian cukup sesuai dengan harapan dari calon pemakai.Kata Kunci: Optimasi, compact Genetic Algorithm (cGA), Penjadwalan Ruang Kuliah.