cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL BERKALA ILMIAH EFISIENSI
ISSN : 08536708     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi diterbitkan oleh Jurusan Ilmu Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi Manado, sebagai media informasi, penelitian dan karya ilmiah dalam bidang Ilmu Ekonomi, Ekonomi Perencanaan, Ekonomi Pembangunan, Ekonomi Moneter, Ekonomi Publik, Ekonomi Perusahaan dan Ekonomi Keuangan, yang berasal dari para pengajar, alumni, mahasiswa dan masyarakat umum. Jurnal ini terbit minimal tiga kali dalam setahun yaitu pada bulan Pebruari, Juni, Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 1,058 Documents
IDENTIFIKASI POTENSI EKONOMI SEKTOR TRANSPORTASI DAN PERGUDANGAN DI KOTA BITUNG Raintung, Ananda V.Z; Walewangko, Een Novritha; Siwu, Hanly F. Dj.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 6 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif.Alat analisis yang digunakan Location Question (LQ), Shift Share . Analisis LQ untuk menentukan sektor basis, Shift Share untuk menentukan tingkat daya saing dari suatu sektor. Penelitian ini menggunakan data sekunder diambil dari website Badan Pusat Statistik Kota Bitung dan Badan Pusat Statistik Sulawesi Utara.Hasil penelitian menjukkan berdasarkan perhitungan  Locationt Quotient (LQ) selama periode 2010 sampai 2019 Sektor Tansportasi dan Pergudangan dikota Bitung memimliki nilai LQ>1 atau basis/unggulan dengan rata rata 1,22% yang artinya Sektor ini sangat berpotensi untuk di kembangkan dan menjadi sumberdaya untuk mendorong perekonomian di kota bitung .Berdasrkan hasil perhitungan shift share pada komponen  propotional shift(ps); secara keseluruhan perekonomian sektor transportasi dan pergudangan tergolong belum maju, karena diliat dari hasil propotional shift yang negatif dan mendapatkan hasil PDRB yaitu Rp. -2,299,585.96 juta. Berdasarkan hasil perhitungan Melalui pergeseran diferensial (Differential shift) perkembangan perekonomian Kota Bitung memiliki daya saing dan keunggulan kompetitif regional yang tinggi disbandingkan dengan perekonomian Sulawesi Utara . Hal ini dapat dilihat dari nilai Differntial shift DS yang mendapat hasil positif sebesar Rp. 1,041,911.35 juta.
ANALISIS POTENSI SEKTOR PEREKONOMIAN KABUPATEN RAJA AMPAT, KABUPATEN TELUK BINTUNI DAN KABUPATEN MANOKWARI DI PROVINSI PAPUA BARAT DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI (PENDEKATAN SEKTORAL) Kalambia, Beatrice T.; Kumenaung, Anderson G.; Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 6 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Manokwari. Tiga kabupaten tersebut masing-masing memiliki kondisi wilayah yang berbeda walaupun termasuk dalam satu provinsi. Pertumbuhan ekonomi masing-masing daerah cenderung berbeda satu sama yang lainnya. Maka dalam pelaksanaan pembangunan memerlukan perencanaan  yang baik dapat membantu pihak terkait dalam menetukan prioritas kebijakan yang perlu dilakukan dalam pengembangan terhadap potensi ekonomi dari sektor-sektor yang memberikan kontribusi untuk menggerakan perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sektor ekonomi dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa runtut waktu dari PDRB Atas Dasar Harga Konstan Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Manokwari dan Provinsi Papua Barat tahun 2015-2019, alat analisis yang digunakan yaitu analisis Dynamic Location Quotient (DLQ), dan analisis Klassen Typology. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar sektor ekonomi pada masing-masing daerah memiliki potensi untuk berkembang dalam beberapa tahun kedepan dan secara umum termasuk dalam klasifikasi sektor berkembang yang memiliki tingkat pertumbuhannya tinggi tetapi tingkat kontribusinya masih tergolong rendah. 
ANALISIS POTENSI SEKTOR PARIWISATA AIR TERJUN DI DESA KALI KECAMATAN PINELENG KABUPATEN MINAHASA Lumansik, Jovanka R. C; Kawung, George M. V.; Sumual, Jaclien I.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 22, No 1 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji potensi pariwisata serta strategi pengembangan destinasi wisata alam air terjun di Desa Kali. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data berupa data primer wawancara langsung kepada informan penelitian. Analisis data menggunakan analisis kualitatif dan SWOT. Hasil penelitian ini: (1) Air terjun Desa Kali memiliki beberapa potensi seperti air terjunyang tinggi, volume air terjun yang besar, hutan alami di sekitar air terjun, hutan lindung di sekitar air terjun, lokasi strategis, lokasi dekat dengan ibukota provinsi yaitu Kota Manado, telah dikenal sejak lama, serta telah dikenal oleh wisatawan dalam negeri dan luar negeri; (2) Potensi atraksi wisata alam di air terjun Desa Kali seperti wisata hewan langka endemic Sulawesi monyet pantat merah serta ular Piton, wisata hutan alami, wisata pengetahuan alam, pemandangan destinasi wisata Pinatik; (3) Strategi pengembangan potensi pariwisata di air terjun Desa Kali pengembangan destinasi wisata seperti penambahan spot wisata, perbaikan infrastruktur pariwisata seperti toilet yang representative, perbaikan jalan, renovasi jalan, serta beragam peningkatan kualitas destinasi wisata ditambah dengan menambah penerangan jalan akses masuk dan di lokasi. Beberapa saran dari penelitian ini seperti perlu adanya bantuan pemerintah, perlu adanya kerja sama dari masyarakat, perlunya pemasaran serta pengelolaan destinasi wisata secara profesional.
PENGARUH LAJU PERTUMBUHAN SEKTOR INDUSTRI, INVESTASI DAN UPAH TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA SEKTOR INDUSTRI DI SULAWESI UTARA Melansena, Eliza V.; Naukoko, Amran T.; Tumangkeng, Steeva Y. L.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 7 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyerapan tenaga kerja merupakan suatu jumlah kuantitas tertentu dari tenaga kerja yang digunakan oleh suatu sektor atau unit usaha tertentu. Penduduk yang bekerja terserap dan tersebar di berbagai sektor perekonomian. Terserapnya penduduk bekerja disebabkan oleh adanya permintaan akan tenaga kerja. Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis pengaruh laju pertumbuhan sektor industri, investasi dan upah terhadap penyerapan tenaga kerja sektor industri di Sulawesi Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif. Sumber data di peroleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Utara dan teknik pengolahan data dalam penelitian mengunakan SPSS 26. Model regresi yang digunakan adalah metode analisis regrsi linier berganda. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menganalisis besarnya hubungan dan pengaruh variabel independen yang jumlahnya lebih dari dua terhadap variabel dependen. Kegunaan regresi berganda untuk menguji pengaruh antara variabel bebas secara parsial maupun simultan terhadap variabel tidak bebas/terikat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Laju pertumbuhan sektor industri berpengaruh secara positif tetapi tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Sulawesi Utara. Sehingga ketika laju pertumbuhan sektor industri naik maka akan diikuti dengan penyerapan tenaga kerja sektor industri di Provinsi Sulawesi Utara. Investasi tidak signifikan namun berpengaruh secara positif terhadap penyerapan tenaga kerja di Sulawesi Utara. Tinggi rendahnya investasi mempengaruhi tinggi rendahnya penyerapan tenaga kerja di Provinsi Sulawesi Utara. Dan upah berpengaruh secara negatif dan tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Sulawesi Utara. Kemudian secara simultan laju pertumbuhan sektor industri, investasi, dan upah berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Sulawesi Utara.
ANALISIS PENGARUH TINGKAR KURS DAN PENANAMAN MODAL ASING TERHADAP EKSPOR SEKTOR INDUSTRI INDONESIA PERIODE 2000-2019 Tondolambung, Christin R.; Kumaat, Robby J.; Mandeij, Dennij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 6 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kurs dan penanaman modal asing (PMA) terhadap ekspor sektor industri di Indonesia periode 2000-2019. Jenis data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder berbentuk runtut waktu (time series) dan merupakan data tahunan periode 2000-2019, yang diolah menggunakan teknik analisis kuantitatif dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa secara statistik variabel tingkat kurs berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap ekspor sektor industri Indonesia. Sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap ekspor sektor industri Indonesia.
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN INDUSTRI PERBANKAN SYARIAH MENGGUNAKAN METODE RGEC (RISK PROFILE, GOOD CORPORATE GOVERNANCE, EARNINGS, CAPITAL) PERIODE 2017-2019 Hakim, Imanul; Rotinsulu, Tri Oldy; Mandeij, Dennij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 22, No 1 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbankan harus selalu dinilai kesehatannya agar tetap prima dalam melayani para nasabahnya. Menyadari arti pentingnya kesehatan suatu bank bagi pembentukan kepercayaan dalam dunia perbankan serta untuk melaksanakan prinsip kehati-hatian (prudential banking) dalam dunia perbankan, maka Bank Indonesia merasa perlu untuk menerapkan aturan tentang kesehatan bank. Dengan adanya aturan tentang kesehatan bank ini, perbankan diharapkan selalu dalam kondisi sehat, sehingga tidak akan merugikan masyarakat yang berhubungan dengan perbankan. Bank yang beroperasi dan berhubungan dengan masyarakat diharapkan hanya bank yang betul-betul sehat. Aturan tentang kesehatan bank yang diterapkan oleh bank Indonesia mencakup berbagai aspek dalam kegiatan bank, mulai dari penghimpun dana sampai dengan penggunaan dan penyaluran. Tingkat kepercayaan publik terhadap industri perbankan syariah maka setiap bank syariah harus senantiasa mempertahankan performa kegiatan perbankan mereka agar tetap dalam kondisi sehat, diperlukan standar tertentu untuk mendapatkan kriteria kesehatan perbankan maka dari itu Bank Indonesia sebagai bank sentral menetapkan standar kesehatan dengan menggunakan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital) sesuai dengan Surat Edaran BI No. 13/24/DPNP/2011. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan industri perbankan syariah yang menggunakan metode RGEC pada BNI Syariah, Bank Mandiri Syariah, BRI Syariah, dan Bank Muamalat Indonesia pada periode 2017 – 2019. Hasil penelitian menunjukan masih terdapat beberapa Bank Syariah yang memperoleh predikat kurang sehat atau melanggar atas rasio NPF, FDR, GCG, ROA, BOPO, dan CAR sesuai dengan ketentuan dari Bank Indonesia.
ANALISIS POTENSI PENERIMAAN RETRIBUSI PASAR SEBAGAI SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH STUDI DI KABUPATEN MINAHASA SELATAN Seon, Christian; Kawung, George M. V.; Siwu, Hanly F. Dj.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 7 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: potensi retribusi pelayanan pasar, total potensi penerimaan retribusi pelayanan pasar, serta pasar yang berpotensi memiliki penerimaan retribusi pasar terbesar sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengetahui dan menggambarkan potensi penerimaan retribusi pelayanan pasar di Kabupaten Minahasa Selatan. Analisis data menggunakan analisis potensi retribusi pasar dari Mahmudi (2010). Hasil penelitian menemukan beberapa hal. Pertama potensi retribusi pelayanan pasar di Kabupaten Minahasa Selatan menunjukkan potensi pendapatan yang besar. Hasil ini dilihat dari  hasil perhitungan potensi penerimaan retribusi pelayanan pasar di Kabupaten Minahasa Selatan dalam setahun. Kedua, total potensi penerimaan retribusi pelayanan pasar di Kabupaten Minahasa Selatan dari tujuh belas pasar yang dikelola oleh PD. Cita Waya Esa kurang lebih satu milyar rupiah tepatnya satu milyar empat puluh sembilan juta tiga ratus enam puluh ribu rupiah dalam setahun. Ketiga, empat besar pasar di Kabupaten Minahasa Selatan yang memiliki potensi penerimaan terbesar yaitu pertama Pasar Berdikari Tumpaan, kedua Pasar Motoling Dua, ketiga Pasar Poopo Utara, dan keempat adalah Pasar Pinasungkulan Modoinding. Keempat pasar tersebut menyumbang lebih dari dua pertiga potensi pendapatan dari potensi penerimaan retribusi pasar di Kabupaten Minahasa Selatan. Saran penelitian yaitu bagi pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan perlu menetapkan target retribusi pasar, serta mengkaji ulang potensi yang ada sesuai dengan relevansi terbaru yang ada di pasar sehingga bisa menjadi dasar analisis efektivitas peningkatan penerimaan asli daerah yang lebih akurat.
PENGARUH SEKTOR-SEKTOR PEREKONOMIAN TERHADAP SEKTOR PARIWISATA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA TOMOHON Simbar, Gilbert Romeo; Engka, Daisy S. M.; Tumangkeng, Steeva Y. L.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 7 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) merupakan sesuatu yang penting karena PDRB merupakan cerminan dari perekonomian suatu daerah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang bergerak progresif.  Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sektor-sektor perekononian seperti sektor telekomunikasi dan sektor transportasi terhadap sektor pariwisata, dan sektor perekonomian terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Tomohon. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis yaitu jenis penelitian deskriptif kuantitatif, dan jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari BPS Kota Tomohon. Dalam penelitian ini menggunakan model analisa Regresi Berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sektor telekomunikasi dan sektor transportasi secara parsial dan simultan memiliki pengaruh terhadap sektor pariwisata, namun sektor telekomunikasi, sektor transportasi dan sektor pariwisata secara parsial maupun secara simultan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. 
PENGARUH JUMLAH PENDUDUK DAN PENGANGGURAN TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI KOTA TEBING TINGGI PROVINSI SUMATERA UTARA Sianipar, Sela Paula; Masinambow, Vecky A. J.; Lapian, Agnes Lutherani CH.P
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 22, No 1 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Jumlah Penduduk dan Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kota Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder pada tahun 2008-2020 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kota Tebing Tinggi. Metode analisis yang dugunakan didalam penelitian ini menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel Jumlah penduduk memiliki pengaruh negatif dengan nilai koefisien -50,343 dan signifikan secara parsial terhadap variabel tingkat kemiskinan di kota Tebing Tinggi. Sementara untuk variabel Pengangguran memiliki pengaruh positif dengan nilai koefisien 0,427 namun tidak signifikan terhadap variabel tingkat kemiskinan dikota Tebing Tinggi. Sedangkan secara bersama-sama atau simultan Jumlah penduduk dan Pengangguran memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kemiskinan dikota Tebing Tinggi.
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP KESEMPATAN KERJA DAN TINGKAT KEMISKINAN DI KABUPATEN MERAUKE Christina Wambemu; Tri Oldy Rotinsulu; Amran T. Naukoko
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 7 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Merauke merupakan kabupaten terluas di Provinsi Papua, dan kawasan terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara Papua New Guinea. Pertumbuhan ekonomi diartikan sebagai suatu proses yang mengarah pada pendapatan perkapita suatu penduduk dalam memenuhi kebutuhan pokok dalam sebuah negara/wilayah dalam jangka waktu yang panjang. Dengan terjadinya pertumbuhan ekonomi maka akan berimplikasi terhadap semua sektor yang memengaruhinya. Misalnya tingkat kemiskinan, angkatan kerja/tenaga kerja dengan suatu perubahan akan mengarah pada bagaimana cara mengentaskan kemiskinan dan mempekerja masyarakat agar dapat memenuhi kebutuhan pokok dalam suatu pembangunan ekonomi masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap kesempatan kerja dan tingkat kemiskinan di Kabupaten Merauke. Data yang digunakan adalah data sekunder pertumbuhan ekonomi, data kesempatan kerja dan data kemiskinan Kabupaten Merauke. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh terhadap kesempatan kerja, dan pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan.

Page 80 of 106 | Total Record : 1058


Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 26 No. 2 (2026): Jurnal Berkalah Ilmiah Efisiensi Vol. 26 No. 1 (2026): Jurnal Berkalah Ilmiah Efisiensi Vol. 25 No. 1 (2025) Vol. 24 No. 7 (2024) Vol. 24 No. 6 (2024) Vol. 24 No. 5 (2024) Vol. 24 No. 4 (2024) Vol. 24 No. 3 (2024) Vol. 24 No. 2 (2024) Vol. 24 No. 1 (2024) Vol. 23 No. 10 (2023) Vol. 23 No. 9 (2023) Vol. 23 No. 8 (2023) Vol. 23 No. 7 (2023) Vol. 23 No. 6 (2023) Vol. 23 No. 5 (2023) Vol. 23 No. 4 (2023) Vol. 23 No. 3 (2023) Vol. 23 No. 2 (2023) Vol. 23 No. 1 (2023) Vol. 22 No. 8 (2022) Vol. 22 No. 7 (2022) Vol 22, No 1 (2022) Vol 21, No 7 (2021) Vol 21, No 6 (2021) Vol 21, No 5 (2021) Vol 21, No 4 (2021) Vol 21, No 3 (2021) Vol 21, No 2 (2021) Vol 21, No 1 (2021) Vol 20, No 03 (2020) Vol 20, No 02 (2020) Vol. 20 No. 01 (2020) Vol 19, No 04 (2019) Vol 19, No 03 (2019) Vol 19, No 02 (2019) Vol 19, No 02 (2019) Vol 19, No 01 (2019) Vol 19, No 01 (2019) Vol 18, No 01 (2018) Vol 18, No 01 (2018) Vol 18, No 6 (2018) Vol 18, No 6 (2018) Vol 18, No 5 (2018) Vol 18, No 5 (2018) Vol 18, No 4 (2018) Vol 18, No 4 (2018) Vol 18, No 3 (2018) Vol 18, No 3 (2018) Vol 18, No 2 (2018) Vol 17, No 01 (2017): Jilid 02 Vol 17, No 01 (2017): Jilid 02 Vol 17, No 01 (2017): Jilid 01 Vol 17, No 01 (2017): Jilid 01 Vol 17, No 02 (2017) Vol 17, No 02 (2017) Vol 17, No 3 (2017) Vol 17, No 3 (2017) Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 818 - 933) Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 649 - 817) Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 493 - 648) Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 328- 492) Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 159 - 327) Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 01 - 158) Vol 16, No 4 (2016): Jilid 11 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 11 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 10 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 10 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 9 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 9 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 8 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 8 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 7 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 7 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 6 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 6 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 4 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 4 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 3 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 2 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 2 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 1 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 9 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 9 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 8 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 7 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 7 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 6 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 4 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 3 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 3 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 2 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 1 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 1 Vol 16, No 2 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 2 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 2 (2016): Jilid 4 Vol 16, No 2 (2016): Jilid 3 Vol 16, No 2 (2016): Jilid 3 Vol 16, No 1 (2016): Jilid 6 Vol 16, No 1 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 1 (2016): Jilid 4 Vol 16, No 1 (2016): Jilid 3 Vol 16, No 1 (2016): Jilid 2 Vol 16, No 1 (2016): Jilid 1 Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 777-952) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 777-952) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 667 - 817) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 667 - 776) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 496 - 665 ) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 496 - 634 ) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 334 - 495) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 334 - 495) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 221-333 ) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 109 - 220 ) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 109 - 220 ) Vol 15, No 4 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi (page 366 - 516 ) Vol 15, No 4 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi (page 366 - 516 ) Vol 15, No 4 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi (page 245 - 365 ) Vol 15, No 4 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi (page 245 - 365 ) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 01 - 108 ) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 01 - 108 ) Vol 15, No 4 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi ( page 01 - 244 ) Vol 15, No 4 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi ( page 01 - 244 ) Vol 15, No 02 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 15, No 02 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 15, No 01 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 15, No 01 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 15, No 3 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 15, No 3 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 14, No 3 (2014): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 14 no. 3 - Oktober 2014 Vol 14, No 01 (2014): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 14, No 3 (2014): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 14, No 2 (2014) Vol 14, No 2 (2014): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi More Issue