cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL EKSEKUTIF
ISSN : 23375736     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 155 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 4 (2015)" : 155 Documents clear
VIMPLEMENTASI ETIKA PEMERINTAHAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA APARATUR PEMERINTAH (Suatu Studi di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sangihe) Sampel, Miranda N.
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etika pemerintahan menjadi topik pembicaraan dewasa ini terutama dalam upaya mewujudkan aparatur pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Dalam kaitannya dalam pembangunan aparatur  pemerintah memberikan arahan bahwa “pembangunan aparatur pemerintah diarahkan pada peningkatan kualitas, efisiensi, dan efektifitas seluruh tatanan penyelenggaran pemerintah termasuk peningkatan kemampuan dan disiplin, pengabdian, keteladanan, dan kesejahteraan aparatnya, sehingga secara keseluruhan makin mampu melaksanakan tugas pemerintah. Jadi fungsi utama dari aparatur pemerintah adalah mengabdi pada masyarakat dan pada kepentingan umum dengan alat perlengkapannya yang ada. Dalam melayani kepentingan umum aparatur pemerintah sebagai abdi, bukan sebalikya mencari keuntungan atau mengutamakan kepentingan pribadi atau golongan. Dijalankannya etika pemerintahan oleh aparatur pemerintah akan berimplikasi langsung pada penyelenggaran pemerintahan. Penyelenggaraan pemerintahan akan berjalan lancar dan sukses apabila perilaku aparatur pemerintah menjalankan tugasnya berdasarkan nilai-nilai etika. Demikian juga sebaliknya penyelenggaraan pemerintahan akan terhambat dan bermasalah apabila perilaku aparatnya menyimpang dari nilai-nilai etika. Di kantor Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Sangihe penerapan etika pemerintahan dalam meningkatkan kinerja aparatur berjalan dengan baik, adanya kesadaran dari aparatur berdampak meningkatnya kinerja aparat. Kata kunci : Etika, pemerintahan
PERANAN PEMERINTAH DESA DALAM MENANGGULANGI MASALAH KEAMANAN DAN KETERTIBAN (Suatu Studi di Desa Darunu Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Takaredas, Wawan P.
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Undang-Undang No 6 Tahun 2014 tentang desa ini diterbitkan untuk melaksanakan ketentuan dalam pasal 26 ayat (1) menyatakan bahwa tugas Kepala Desa adalah menyelenggarakan pemerintahan desa ,melaksanakan pembangunan desa, pembinanan kemasyarakatan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa.Kepala desa maempunyai kewajiban sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No 6 Tahun 2014 pasal 26 ayat (2) bagian g yaitu membina ketentraman dan ketertiban masyarakat desa. Penelitian ini mengkaji tentang permasalah keamanan dan ketertiban di Desa Darunu Kecamatan Wori, dimana peran pemerintah desa yang kurang maksimal dalam menanggulangi masalah keamanan dan ketertiban.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif sesuai dengan judul. Dari hasil penelitian dilapangan didapai permasalahan-permasalahan yang terjadi di desa darunu tersebut akibat dari berbagai factor, diantaranya factor minuman alcohol, kurangnya kontroling dari keluarga terhadap anaknya, kurangnya pembinaan yang dilakukan oleh keluarga dan pemerintah, kurang maksimalnya kontroling oleh pemerintah desa terhadap warganya.   Key words :Pemerinta Desa, Keamanan, Ketertiban
Kualitas Pelayanan Publik di RSUP.Prof. Dr. R.D Kandou Malalayang Manado (Studi pada pasien peserta BPJS Kesehatan) Lontaan, Marselia M.C.Y
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan kebijakan tersebut, upaya kesehatan dibidang pelayanan kesehatan yang merata, maka Rumah Sakit Umum Prof. Kandou Manado, bekerja sama dengan PT. Askes sebagai badan usaha milik Negara yang menyelenggarakan jaminan pemeliharaan kesehatan, berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada peserta (pegawai negeri, TNI/Polri, perintis kemerdekaan, veteran beserta keluarganya) dalam rangka perbaikan mutu pelayanan yang diterima, dengan dikeluarkannya Undang-Undang nomor 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS). Esensinya asuransi atau pertanggungan merupakan perjanjian antara 2 (dua) pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan atau taggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dan suatu peristiwa tidak pasti atau untuk memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas rneninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, yaitu menggambarkan secara konkrit kejadian dan kenyataan yang ada dilapangan. Penelitian metode deskriptif kualitatif  bertujuan untuk mendeskripsikan dan memahami dengan cermat fenomena yang akan dilakukan penelitian dalam pelayanan.   Dalam penelitian ini mengenai Kualitas pelayanan publik BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat Prof Kandou Malalayang, sesuai dengan pertanyaan penelitian pada bagian sebelumnya, dititik beratkan pada fokus penelitian Meningkatkan koordinasi dengan pihak Sakit Umum Pusat Prof. Dr. R.D. Kandou Malalayang, mengenai sarana dan prasarana baik ruangan pelayanan, maupun sarana lainnya, dimana BPJS Kesehatan perlu memperhatikan kondisi penunjang pelayanan yang dibutuhkan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta/anggota BPJS Kesehatan.   Kata Kunci : Kualitas,Pelayanan,Publik .
“Strategi Pemerintah Kelurahan Bahu Dalam Pengolahan Data Administrasi Kependudukan” Rais, Fernando Immanuel
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di zaman yang semakin modern, masalah tentang keabsahan data dalam penataan administrasi sangat berpengaruh dalam penyelengaraan pemerintahan, karena dengan pengelolaan administrasi dapat memberikan sesuatu masukan untuk lebih mudah mengontrol, mengkoordinasikan dan mengawasi kegiatan dan aktivitas penduduk dan dalam rangka proses pengambilan kebijakan dan keputusan pemerintahan, untuk pelaksanan program-program kegiatan Pemerintahan yang lebih tepat sasaran kepada kebutuhan dan kepentingan harapan hidup orang banyak dalam hal ini masyarakat. Pemerintah kelurahan bahu sebagai pengelolah administrasi yang ada di tingkat kelurahan tentunya berkewajiban sebagaimana bunyi PP 73 tahun 2005 tentang pemerintah Kelurahan, menyatakan untuk mengelola adminitrasi dalam rangka mencatat kegiatan-kegiatan pemerintahan, apalagi administrasi kependudukan, dan di kelurahan bahu dengan adanya salah satu universitas terbesar di Sulawesi Utara dan berdekatan dengan salah satu sentra ekonomi tentunya sangat mempengaruhi tentang data kependudukan maupun kegiatan yang ada di dalam lingkungan kependudukan yang tinggal dan menetap di wilayah Kelurahan Bahu banyaknya penduduk pendatang baik yang berkuliah maupun yang bekerja, sehingga dengan data yang valid dan terupdate dapat merumuskan kebijakan yang tepat bagi masyarakat yang tinggal baik dari keadaan situasional tentang masalah keamanan dan kenyamanan tempat tinggal maupun tentang masalah pengambilan kebijakan dalam masyarakat.   Kata Kunci : Strategi Pemerintah, Administrasi, Kependudukan
KINERJA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DALAM MENJALANKAN TUGAS PENYERAP ASPIRASI MASYARAKAT DI DESA PAKUURE KECAMATAN TENGAKABUPATEN MINAHASA SELATAN PANAMBUNAN, RIFAN
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini berjudul “ Kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dalam Menjalankan Tugas  Penyerap Aspirasi Masyarakat.(studi kasus pada Badan Permusyawaratan Desa didesa PakuureKecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan). Latar belakang dari penelitian ini adalah Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakanlembaga legeslatif  desa sebagai perwujudan demokrasi dalam penyelengaraan pemerintahan desa dalam hal ini menampung menyalurlan aspirasi masyarakat. Berdasarkan relitas tidak adanya aturan tertulis mengenai pertanggung jawaban hasil kerja BPD dan masyarakat belum sepenuhnya percaya dengan BPD sebagai penyerap aspirasi masyarakat, masyarakat takut mengawasi, mengoreksi kinerjaBPD dan Kepala Desa. Sehingga rumusan masalah adalah bagaimana kinerja BPD  dalam menyerap aspirasi masyarakat yang ada didesaPakuure. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran BPD dalam menjalankan kepemerintahan di desa untuk melaksanakan kehidupan demokrasi dalam menyerap aspirasi dari masyarakat. Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah memperoleh pengetahuan tentang tugas dan kinerja BPD serta perannya dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan penelitian Deskriptif Kualitatif, Fokus penelitiannya adalah kepada BPD yang memiliki sebagaipenyerap aspirasi masyarakat, Sumber data penelitian mengunakan data Primer dan Skunder. Metode pengumpulan data wawancara, observasi,dokumentasi. Metode analisis data mengunakan pengumpulan data,penyajian data, reduksi, kesimpulan. Hasil penelitian bahwa BPD didesa Pakuure belum mampu menjalankan tugas dan fungsinya sebagai representatif dari masyarakat guna mencapai kehidupan demokrasi didesa dalam hal ini sebagai wadah/penampung aspirasi dari masyarakat dan merealisasikannya. Saran adalah BPD lebih lagi meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dalam menampung aspirasi serta merealisasikan aspirasi dari masyarakat, agar supaya timbul kepercayaan masyarakat terhadap Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
KINERJA PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE DALAM PELAYANAN PUBLIK GANAP, TEDDY CHRISTIAN ZAKHARIA
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam suatu organisasi, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing. Kinerja pegawai sangat urgen dan perlu dilakukan secara terencana, terarah, dan berkesinambungan dalam rangka meningkatkan kemampuan dan  profesionalisme dalam  pelayanan publik. Namun disisi lain yang terjadi, kinerja dalam pelayanan publik belum maksimal di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga  Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kualitas kerja pegawai masih kurang terlihat dari segi ketepatan dan kecepatan serta hasil kerja yang dilaksanakan belum sesuai dengan apa yang diharapkan. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini dalah untuk mengetahui bagaimana kinerja pegawai Dinas pendidikan Pemuda dan Olahraga dalam pelayanan publik.  Penelitian ini menggunakan metode-penelitian kualitatif. penelitian kualitatif  bergantung kepada pengamatan manusia dalam wilayahnya sendiri dan berhubungan dengan orang-orang tersebut dalam bahasa dan istilah yang digunakan”. Dan metode-penelitian kualitatif adalah sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis maupun lisan dari orang orang dan perilaku yang diamati. Hasil penelitian menunjukan adanya respon yang baik terhadap tugas dan fungsinya masing-masing namun tidak dapat di pungkiri kinerja pegawai Dinas Pendidikan pemuda dan Olahraga belum maksimal. Serta sarana dan prasarana di kantor yang belum memadai yang menjadi aspek penting dalam mempengaruhi kinerja pegawai.   Kata kunci : kinerja pegawai, pelayan publik.
Peranan PemerintahDesadalam Pengelolaan Air Panas (SuatuStudi di Desa Bakan Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow Induk) AMBARAK, LUKMAN
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Bakan yang menjadi objek penelitian merupakan Desa yang menghadapi masalah dengan Pendatan Asli Desanya. Komoditi yang diunggulkan dari Desa Bakan salah satunya adalah Sumber Air Panas yang merupakan aset berharga dan mempunyai potensi yang bagus untuk dikembangkan. Namun dalam kenyataannya sektor ini belum mampu untuk dijadikan tumpuan untuk peningkatan Pendapatan Asli Desa, oleh karena itu perlu pengembangan dalam pengelolaan sumber air panas ini. Masyarakat Desa Bakan bermata pencaharian kebanyakan sebagai petani. Pemerintah Bakan seyogianya mengembangkan komoditas unggulan itu agar seoptimal mungkin dapat menggali potensi yang ada.
Peran Masyarakat Dalam Mengawasi Kinerja Aparatur Kelurahan Ranomea Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan Polii, Varly Trivany
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wacana tentang pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat terhadap kinerja aparatur pemerintah sudah lama didengung-dengungkan, namun pada kenyataannya belum dapat dilaksanakan secara maksimal, hal ini disebabkan oleh kekurangtahuan  masyarakat sendiri dalam melakukan pengawasan, dimana aturan-aturan yang ada baik setingkat Undang-Undang, maupun Peraturan Pemerintah yang masih belum jelas, sehingga menyebabkan masyarakat bersifat acuh tak acuh, selain itu hal ini turut diperparah dengan tidak adanya efek bagi aparatur menanggapi laporan-laporan yang disampaikan oleh masyarakat. Elemen kemasyarakatan sendiripun, seperti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan, Karang Taruna, tidak menunjukkan hasil yang positif dalam mengawasi kinerja aparatur kelurahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran yang dilakukan masyarakat melalui kelompok masyarakat seperti karang taruna, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan, tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam mengawasi kinerja pemerintah kelurahan yang meliputi: daya tanggap dan tanggung jawab aparat kelurahan Ranomea, akuntabilitas, serta efektifitas dan efisiensi dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat dikelurahan Ranomea belum melakukan perannya dalam mengawasi kinerja aparatur kelurahan, begitu pula dengan organisasi kemasyarakatan yang ada dikelurahan Ranomea, seperti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan, dan Karang Taruna yang sampai dengan penelitian ini dilakukan sudah tidak aktif lagi, sehingga tidak dapat melaksanakan peran melakukan pengawasan terhadap kinerja aparatur kelurahan, disisi lain kinerja aparatur kelurahan masih belum maksimal dalam pencapaian sasaran, baik kuantitas, maupun kualitas, sehingga dapat disebutkan masih belum maksimal. Key word: Pengawasan, Masyarakat, Kinerja, Aparatur
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PENINGKATAN KINERJA DI KANTOR KECAMATAN KAWANGKOAN KABUPATEN MINAHASA Syahrir, Carol
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aparatur pemerintah daerah harus memiliki kemampuan maksimal dalam mengelolah sumber daya manusia yang ada di daerahnya. Pemerintah daerah baik secara individu, kelompok maupun kelembagaan berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas kerja dalam meningkatkan kinerjanya. Kenyataan-kenyataan ini sehingga menuntut adanya pembinaan pegawai negeri yang harus dilaksanakan terus menerus untuk mencapai hasil kerja yang berkualitas sebagaimana yang diharapkan, untuk mewujudkan sosok pegawai negeri yang memiliki tanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diberikan kepadanya seperti diketahui bahwa pembinaan pegawai negeri didasarkan pada perpaduan sistem karir dan sistem prestasi kerja dimana, pelaksanaannya berpedoman pada UU No. 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah pasal 219 mengatakan urusa pemerintahan  daerah yang menjadi kewenangan daerah termasuk dalamnya yaitu kepegawaian serta pendidikan dan pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi peningkatan kualitas sumberdaya manusia yang ada di kecamatan Kawangkoan untuk meningkatkan kinerja dalam pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mendapatkan hasil secara maksimal. Dari hasil penelitian didapati upaya pengembangan kualitas sumberdaya manusia yang ada di kecamatan kawangkoan sudah berjalan dengan baik, yakni melalui pendidikan dan pelatihan yang memang telah diprogramkan pemerintah kabupaten.       Keyword : sumberdaya manusia, kinerja
PERAN PEMERINTAH DALAM MENINGKTAKAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH DOMESTIK DI KELURAHAN KOTAMOBAGU Palempung, Erfina R. N.
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan pertambahan jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi, dan gaya hidup masyarakat telah meningkatkan volume timbunan sampah, jenis, dan keberagaman karakteristik sampah. Meningkatnya volume timbunan sampah memerlukan pengelolaan oleh pemerintah, bersama-sama dengan masyarakat. Pengelolaan sampah yang tidak mempergunakan metode dan teknik pengelolaan sampah yang ramah lingkungan selain akan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan juga akan sangat menganggu kelestarian fungsi lingkungan baik lingkungan pemukiman, hutan, persawahan, sungai dan lautan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah kelurahan Kotamobagu dalam pengelolaan sampah, dengan metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, informan dalam penelitian ini terdiri dari lurah, masyarakat dan tokoh-tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengelolaan sampah yang telah dilaksanakan di Kelurahan Kotamobagu bervariasi yaitu sampah dari tiap warga dikumpulkan kemudian petugas mengumpulkan dan mengangkut sampah dengan menggunakan gerobak sampai ke TPS (Tempat Pembuangan Sementara) kemudian diangkut dan dibuang ke TPA(Tempat Pembuangan Akhir) oleh petugas dari Dinas Kebersihan dengan menggunakan truk, Sampah dikumpulkan oleh masyarakat dengan memilah sampah, sampah organik dipisahkan dengan anorganik, sampah dapur diberikan untuk pakanan ternak dan dibuat menjadi kompos sedangkan sampah botol kaca dan botol plastik dijual kepada tukang butut, Sampah yang dikumpul dengan menggunakan plastik langsung dibuang ke sungai, dipinggir jalan atau dilahan kosong, Sampah yang terkumpul langsung dibakar di depan atau di belakang rumah dan Sampah yang dikumpulkan masyarakat dengan menggunakan plastik atau karung plastik dibuang langsung ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS).     Kata Kunci : Peran Pemerintah, Partisipasi Masyarakat, Pengelolaan Sampah