cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
STRES KERJA DENGAN PERSEPSI PERILAKU CARING PADA PERAWAT Hangewa, Nathania; Bawotong, Jeavery S.; Katuuk, Mario E.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 8, No 1 (2020): E-JOURNAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v8i1.28412

Abstract

AbstrackBackground The perception of caring behavior is an important thing that must be considered by nurses in providing nursing care. Excessive work stress can affect the quality of health services. The purpose of this study was to determine the relationship between nurses work stress and perception of caring behavior. Method: This study used correlation analytic research design with cross sectional approach. Sample in this study were 34 respondents. Data collection using questionnaire sheets that have been used previously by Nopa (2016) and Rika (2012) whose validity has been tested. The Results using the spearman correlation test, the results obtained r -0,004 and p 0,983 ; 0,05. Conclusion, work stress of nurses is not significantly related to the perception of caring behavior in the emergency room and ICU at GMIM General Hospital Pancaran Kasih Manado. Suggestions, for hospitals to be able to improve the quality of nursing services related to the perception of caring behavior in patients. Keywords: work stress, perception of caring behavior AbstrakLatar Belakang Persepsi perilaku caring merupakan hal penting yang harus diperhatikan oleh perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. Stres kerja yang berlebihan dapat mempengaruhi mutu pelayanan kesehatan yang diberikan. Tujuan penelitianuntuk mengetahui hubungan stres kerja perawat dengan persepsiperilaku caring. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner yang pernah digunakan sebelumnya oleh Nopa (2016) dan Rika (2012) yang telah diuji validitasnya. Hasil penelitian dengan menggunakan uji korelasi spearman, hasil diperoleh nilai r -0,004 dan nilai p 0,983 ; α 0,05. Kesimpulan, stres kerja perawat tidak berhubungan secara bermakna dengan persepsi perilaku caring di IGD dan ICU RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Saran,bagi rumah sakit agar dapat meningkatkan mutu pelayanan keperawatan yang berkaitan dengan berpersepsi perilaku caring pada pasien.Kata Kunci : stres kerja, persepsi perilaku caring.
PENGARUH LATIHAN RANGE OF MOTION PASIF TERHADAP LUAS GERAK SENDI PINGGUL PADA LANSIA DI BALAI PENYANTUNAN LANJUT USIA SENJA CERAH PANIKI Tulandi, Christi Viviane; Kundre, Rina; Silolonga, Wico
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5606

Abstract

Abstract : Old age is a time in which a person will experience a decline of physical, mental, and social gradually. The number of elderly in Indonesia, based on the cencus in 2010, was 18,1 million or 9,6% of the population. The joint on the elderly will decrease in elasticity, which can result in stiffness which mostly occur in joints that held the weight such as the hip joint. ROM exercise is one of the alternative exercise to maintain or improve the level of perfection of the ability to move the joints, and in a passively can maximize the area of motion of the joint. The purpose of this research is to analyze the effect of passive ROM exercises on the extensive motion of the hip joint on the elderly in BPLU Senja Cerah Paniki. The design of research, namely, quasi experiments, with one group pre-posttest. Subject research totalling 9 people, who are given passive ROM exercises as much as 5 times a week, for 3 weeks. Extensive motion of the hip joint is measured before it is given, and after 3 weeks given passive ROM exercises. Statistical test usedpaired sample t test, which for normal Gaussian data, and wilcoxon test for data that is not a normal Gaussian, with level of significant 95% ( = 0,05). The result of this research indicate that passive ROM exercises can affect extensive motion of the hip joint, each movement flexion (p value = 0,000), hyperextension (p value = 0,002), abduction (p value =0,011), and adduction (p value = 0,008).Key words : Passive ROM Exercises, Hip Joint, ElderlyAbstrak : Masa tua merupakan masa di mana seseorang akan mengalami kemunduran fisik, mental dan sosial secara bertahap. Jumlah lansia di Indonesia, berdasarkan hasil sensus penduduk tahun 2010 adalah 18,1 juta jiwa atau 9,6% dari jumlah penduduk. Sendi pada lansia akan mengalami penurunan elastisitas, yang dapat mengakibatkan kekakuan di mana sebagian besar terjadi pada sendi yang menahan berat, seperti sendi pinggul. Latihan ROM merupakan salah satu altenatif latihan untuk mempertahankan atau memperbaiki tingkat kesempurnaan kemampuan menggerakkan persendian secara normal, dan secara pasif dapat memaksimalkan luas gerak sendi. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh latihan ROM pasif terhadap luas gerak sendi pinggul pada lansia di BPLU Senja Cerah Paniki. Rancangan penelitian yaitu quasi eksperimen, dengan one group pre-posttest. Subjek penelitian berjumlah 9 orang, yang diberikan latihan ROM pasif sebanyak 5 kali dalam seminggu selama 3 minggu. Luas gerak sendi pingul diukur sebelum diberikan latihan ROM pasif dan setelah 3 minggu diberikan latihan ROM pasif. Uji statistik yang digunakan yaitu uji t paired sample, untuk data yang berdistrubusi normal dan uji wilcoxon, untuk data yang tidak berdistribusi normal, dengan tingkat kemaknaan 95% ( = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan ROM pasif dapat mempengaruhi luas gerak sendi pinggul, masing-masing pada gerakan fleksi (nilai p = 0,000), hiperekstensi (nilaip = 0,002), abduksi (nilai p =0,011), dan adduksi (nilai p = 0,008).Kata kunci : Latihan ROM Pasif, Sendi Pinggul, Lansia
PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL MENGHADAPI PERSALINAN DENGANKEPATUHAN ANTENATAL CARE (ANC) DI PUSKESMAS BAHUKOTA MANADO Usman, Farrah Rianda; Kundre, Rina M; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.10794

Abstract

Abstract : In waiting birth process, the mother should be worry and anxious about their babies’s life. Will it be by normal or abnormal process. The are many effect will be influenced the anxiety of pregnant women. One of them is pregnancy check up dicipline or by visiting antenatal care. Antenatal Care (ANC) is a health programme to determine the risks , complication a long the pregnancy process, af course the safety of birth process and the satisfaction.The purpose of this research is to know the differenciate of the anxiety level of pregnancy women in facing on the birth process and the compliance of Antenatal Care (ANC)in Bahu Public Health Center. Kota Manado. This research was Analitic Survey research that used cross sectionaldesign. It was done at Bahu Manado on 7th – 22nd December 2015. The Sampling Technique is Non- random sampling with purposive sampling method. The samplers is 60 persons. The instrument of this research is quizioner and the maternity notes at Maternal and kid’s health notes. Data were analyzed with Mann Whitney test in 95% of confidence rate (a<0,05) and p=0,441 as the results. Conclusion of this research found that there was no differences between the anxiety of pregnant women toward delivery and the adherence of antenatal care at Puskesmas Bahu in Manado. As a advice is the increasing of healthcare service especially in antenatal care. Keywords: Anxiety, Compliance Antenatal Care, Maternity Abstrak : Masa penantian kelahiran ibu menjadi waspada, merasa cemas akan kehidupan bayinya nanti akan melahirkan normal atau abnormal. Faktor yang mempengaruhi kecemasan adalah salah satunya kepatuhan melakukan kunjungan antenatal care (ANC). ANCadalah program kesehatan untuk mengetahui berbagai resiko dan komplikasi serta memperoleh proses kehamilan dan persalinan aman dan memuaskan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan ibu hamil menghadapi persalinan dengan kepatuhan antenatal care (ANC) di Puskesmas Bahu Kota Manado. Desain Penelitian merupakan penelitian survey analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Bahu Kota Manado pada 7 Desember – 22 Desember 2015. Teknik Sampling, yaitu non random sampling dengan metode purposive sampling dan jumlah sampel sebanyak 61 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner, dan catatan kehamilan dalam buku Kesehatan Ibu dan Anak. Analisa data dilakukan dengan menggunakan ujiMann Whitneypada tingkat kemaknaan 95% (á< 0,05) Hasil penelitian diperoleh nilai p=0,441. Kesimpulan tidak terdapat perbedaan tingkat kecemasan ibu hamil menghadapi persalinan dengan kepatuhan ANC di Puskesmas Bahu Kota Manado. Saran perlu adanya peningkatan dalam pelayanan khususnya mengenai ANC. Kata Kunci : Kecemasan, Kepatuhan Antenatal Care, Ibu hamil
PENGARUH PENGUKURAN TEKANAN DARAH TERHADAP PERUBAHAN ANSIETAS PADA KLIEN HIPERTENSI DI DESA KOBO KECIL KOTAMOBAGU TIMUR Kanine, Esrom; Paputungan, Sriwintari
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i2.20715

Abstract

Abstrac: Background:Hypertension includes cardiovascular diseases that can affect the work activity of the heart.The among hypertension patients was in Kobo Kecil is 229 poeple. The results of the surveydata describe feelings of anxiety often felt by patients with hypertension both who regularlycheck blood pressure. Aims: This study was conducted to analyze the influence bloodpressure measurement for anxiety changes in hypertensive patients. Methods: This researchusing the design of quantitative research. Thirty four samples were recruited using purposivesampling strategy, using quasi experimental pre-test and post-test without control group.Some including age 30-55 year old, The level of anxiety was measured by Hamilton AnxietyRating Scale. Data was analyzed using paired t test, with p value < 0,05. Result : The meananxiety levels different before and after intervention were 1.32 to 2.35.00 (Paired t test equalto – 1.02 and p value = 0.000). Conclusion : This findings describes significance of theinfluence blood pressure measurement for anxiety changes in hypertensive patientsKeywords :blood pressure measurement, Anxiety, Hypertensive patients
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN AKIBAT HOSPITALISASI PADA ANAK DI USIA PRA SEKOLAH Di IRINA E BLU RSUP Prof Dr.R.D KANDOU MANADO Lumiu, Stella E.; Tuda, Josef; Ponidjan, Tati
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2242

Abstract

Abstract: Family is a collection of two or more people, who each other are emotionally attached to eachother, as well as the same residence in an adjacent area. Family support is an attitude, actionand acceptance of the family members. Anxiety is an individual response to a state that is notpleasant and experienced by all living things in everyday life. The purpose of this study to determine the relationship of family support with levels of anxiety due to hospitalization at preschool age children in Irina E Blu Hospital Prof. Dr. RD Kandou Manado. Methods This study is a descriptive analytic cross sectional study. Accidental sampling technique that sampling with a sample of 30 respondents.Results: The statistical test used in this study is the result of Chi Square (X2) is 4,455 with a significant level of p = 0, 035 because of p <0.05 which means that there is a relationship between the level of family support with anxiety due to hospitalization in children aged pre-school BLU Prof Dr Dr.RD Kandou Manado. Conclusion the better support provided by the family can reduce the level of anxiety in children who experienced hospitalization. Keywords: Family Support, Performance Anxiety, Children in pre-school age are experiencing hospitalization.   Abstrak: Keluarga adalah kumpulan dua orang manusia atau lebih, yang satu sama yang lain saling terikat seacara emosional, serta bertempat tinggal yang sama dalam suatu daerah yang berdekatan. Dukungan keluarga adalah sikap, tindakan dan penerimaan keluarga terhadap anggotanya.Kecemasan merupakan respon individu terhadap suatu keadaan yang tidak menyenangkan dan dialami oleh semua makhluk hidup dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia pra sekolah di Irina E Blu Rsup Prof Dr R.D Kandou Manado. MetodePenelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional study.Teknik pengambilansampel yaitu aksidental sampling dengan sampel sebanyak 30 responden. Hasil: Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Chi Square dengan hasil  (X2) adalah 4.455 dengan tingkat signifikansi p=0, 035 oleh karena p< 0,05 yang berarti bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia pra-sekolah BLU RSUP Prof Dr.R.D Kandou Manado.Kesimpulan semakin baik dukungan yang diberikan oleh keluarga dapat mengurangi tingkat kecemasan pada anak. Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Tingkat Kecemasan ,Anak diusia pra-sekolah yang mengalami hospitalisasi.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT PANCARAN KASIH GMIM MANADO Kurnia, Jessy; Mulyadi, Ns; Rottie, Julia
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14946

Abstract

Abstract: Diabetes mellitus is a disease with one of the signs and symptoms are frequent urination in large quantities during the night which will have an impact on the quality of sleep and blood glucose levels in patients with diabetes mellitus. Sleep effective in diabetic patients is needed to repair damaged cells, including beta cells that function to produce insulin. Purpose is determine the relationship between sleep quality with fasting blood sugar levels in patients with Diabetes Mellitus Type II at Pancaran Kasih GMIM hospital Manado. Design Research use cross sectional study Sampel using purposive sampling and Slovin’s role with a sample 68 people. Result of Statistic Chi Square with a confidence level of 95% (α = 0.05) and obtained 0,000 p value <0.05. Conclusion result of this research there is the relationship between sleep quality with fasting blood sugar levels in patients with Diabetes Mellitus Type II at Pancaran Kasih GMIM hospital Manado. Recommendation can be used as a reference for patients with type 2 diabetes mellitus to improve sleep quality and maintain fasting blood glucose levels. Keyword : Sleep quality, Fasting Blood Sugar Levels, DM type 2 Abstrak: Diabetes Melitus merupakan suatu penyakit dengan salah satu tanda dan gejala yaitu sering buang air kecil dalam jumlah banyak pada malam hari yang akan berdampak pada kualitas tidur dan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus. Tidur yang efektif pada pasien DM sangat dibutuhkan untuk memperbaiki sel-sel yang rusak termasuk sel beta yang berfungsi untuk memproduksi insulin. Tujuan Penelitian ini adalah diketahui hubungan kualitas tidur dengan kadar glukosa darah puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Pancaran Kasih GMIM Manado. Desain Penelitian ini menggunakan cross sectional study. Teknik pengambilan Sampel menggunakan purposive sampling dengan menggunakan rumus Slovin dengan jumlah sampel 68 orang. Hasil Uji Statistik Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05) dan diperoleh p value 0,000 < 0,05. Kesimpulan yaitu terdapat hubungan kualitas tidur dengan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumha Sakit Pancaran Kasih GMIM Manado. Saran dapat dijadikan sebagai salah satu acuhan bagi pasien diabetes melitus tipe 2 untuk meningkatkan kualitas tidur dan menjaga kadar glukosa darah puasa. Kata Kunci : Kualitas Tidur, Kadar Glukosa Darah Puasa, dan DM tipe 2
HUBUNGAN JARAK KELAHIRAN DAN JUMLAH ANAK DENGAN STATUS GIZI BALITA DI PUSKESMAS KAO KECAMATAN KAO KABUPATEN HALMAHERA UTARA Karundeng, Lani Ribka; Ismanto, Amatus Yudi; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 1 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i1.7448

Abstract

ABSTRACT : Nutritional status was the ultimate result of the balance between food intake in the body with the nutrients the body needs it. Birth spacing and number of children who are too much will affect the nutritional status in the family. The purpose of this study was to determine the relationship of birth spacing and number of children with nutritional status of children in the health center Kao. The Design of this research was analytic survey with cross sectional approach. The sample totaled 246 respondents, sampling using Systematic Random Sampling technique. Results using Chi-Square on Continuity Correction with significance level α = 0.05 or 95%. The results of statistical tests spacing and nutritional status in getting p value = 0.000 and the number of children with nutritional status in getting p value = 0.90. The conclusion of this research is there was relationship between birth spacing and nutritional status and there was no association with nutritional status of children under five in the health center Kao, Kao District of North Halmahera. Recommended improve health services, especially outreach to the community, improving the quality and quantity of health personnel and working closely with village officials in providing an understanding of the norms and customs related to birth spacing and number of children with nutritional status of children. Key words: Space Birth, Number of Children, Nutritional Status ABSTRAK : Status Gizi merupakan hasil akhir dari keseimbangan antara makanan yang masuk dalam tubuh dengan kebutuhan tubuh akan zat gizi tersebut. Jarak kelahiran dan jumlah anak yang terlalu banyak akan mempengaruhi status gizi dalam keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan jarak kelahiran dan jumlah anak dengan status gizi balita di Puskesmas Kao. Desain Penelitian bersifat survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel berjumlah 246 responden, pengambilan sampel menggunakan tehnik Systematic Random Sampling. Hasil Penelitian menggunakan uji Chi-Square pada Continuity Correction dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 atau 95 %. Hasil uji statistik jarak kelahiran dengan status gizi di dapatkan nilai p value = 0,000 dan jumlah anak dengan status gizi di dapatkan nilai p value = 0,90. Kesimpulan yaitu ada hubungan jarak kelahiran dengan status gizi dan tidak ada hubungan jumlah anak dengan status gizi balita di Puskesmas Kao Kecamatan Kao Kabupaten Halmahera Utara. Rekomendasi meningkatkan pelayanan kesehatan terutama penyuluhan kepada masyarakat,meningkatkan mutu dan jumlah tenaga kesehatan dan bekerja sama dengan aparat desa dalam memberikan pemahaman tentang norma dan adat istiadat terkait jarak kelahiran dan jumlah anak dengan status gizi balita. Kata Kunci : Jarak Kelahiran, Jumlah Anak, Status Gizi
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DALAM PENCEGAHAN ISPA DENGAN KEKAMBUHAN ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS BILALANG KOTA KOTAMOBAGU Sukarto, Riska Cahya W.; Ismanto, Amatus Yudi; Karundeng, Michael
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.11911

Abstract

Abstract: Acute Respiratory tract Infection (ARI) is an acute invection involving the organ of the upper respiratory tract and loer respiratory tract. These infections are caused by viruses, fungi and bacteria. The role of parents in prevention ARI on toddlers as a role of parents child care. The role of parents in the prevention of ARI in infants included in the parental role in the prevention as usual affected by the disease are age infants and children who are immune are still susceptible to infection. Research purpose is to determine the relationship of the parents role in the prevention of the reccurence of ARI on toddlers in Bilalang Health Center Care Kotamobagu City. Research design is cross sectional. Population oi this research is toddlers that are suffering from acute respiratory infection in Bilalang Health Centers Kotamobagu City. The research sample as 40 toddlers. Research Results by using Chisquare test and statistical test was getting p Value=0,003<0,05. The conclusion showed there is relationship between the role of parents with respiratory infection on toddlers relapse. Advice Expected for health workers in the region to provide health information to improve knowledge of parents through awareness about respiratory disease. Keywords: ARI, relatinship of parents, toddler Abstrak: Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan bagian atas dan saluran pernafasan bagian bawah. Infeksi ini disebabkan oleh virus, jamur, dan bakteri. Peran orang tua dalam pencegahan ISPA pada balita termasuk dalam peran orang tua dalam perawatan anak. Peran aktif orang tua dalam pencegahan ISPA sangat diperlukan karena yang biasa terkena dampak ISPA yaitu usia balita dan anak-anak yang kekebalan tubuhnya masih rentan terkena infeksi. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan peran orang tua dalam pencegahan ISPA dengan kekambuhan ISPA pada balita di puskesmas Bilalang Kota Kotamobagu. Desain Penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini anak yang mengidap ISPA di Puskesmas Bilalang Kota Kotamobagu. Sampel Penelitian adalah 40 balita. Hasil Penelitian uji statistic uji Chi-square diperoleh nilai p value = 0,003 < 0,05, Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara peran orang tua dengan kekambuhan ispa pada balita. Saran bagi petugas kesehatan diwilayah tersebut untuk memberikan informasi kesehatan guna meningkatkan pengetahuan terhadap orang tua melalui sosialisasi tentang penyakit ISPA Kata Kunci : ISPA, Peran Orang Tua, Balita
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KADAR ASAM URAT DALAM DARAH PADA PENDERITA GOUT ARTRITIS DI PUSKESMAS RANOTANA WERU Songgigilan, Anisha M.G; Rumengan, Inneke; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.24325

Abstract

Abstrack: Gout Arthritis is one of degenerative diseases that attacks joint marked by the increasing of uric acid level excessively inside the body, and when it is repeating chronically, it may cause thopi. The lack of society's knowledge about gout arthritis may lead to the emergence of this disease, where it also happens because of the eating pattern. Eating Pattern consists of the frequency of food, types of food, the purpose, eat, the function of food, and the way how was the food processed. The aim of this study is to know the relation between eating pattern & knowledge extent of uric acid level of people with gout arthritis in public health center of ranotana weru’s. Research method is using the cross sectional approach. The study involved 93 gout arthritis sufferers as the respondents by using purposive sampling technique. Data collected by using questionnaires. The result is using chi square in the level of significance 95% which values that significant value 0,000 < 0,05 for eating pattern and 0,001 < 0,05 Conclusion, there is a relation between eating pattern and uric acid level, and there is a relation between knowledge extent and uric acid level.Keywords : Uric acid level, knowledge level, eating patternAbstrak : Gout artritis merupakan salah satu penyakit degenerative yang menyerang sistem persendian dimana penyakit ini ditandai dengan peningkatan kadar asam urat dalam tubuh secara berlebihan dan gout artritis yang terjadi berulang atau bertahun akan menyebabkan timbulnya tophi. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang gout artritis bepengaruh terhadap terjadinya gout artritis, dimana salah satu faktor penyebab terjadinya gout artritis yaitu pola makan. Pola makan terdiri dari frekuensi makanan, jenis makanan, tujuan, makan, fungsi makanan, dan cara pengolahan makanan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pola makan dan tingkat pengetahuan dengan kadar asam urat dalam darah pada penderita gout artritis di puskesmas ranotana weru. Metode penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Responden terdiri dari 93 penderita gout artritis dengan teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil Uji penelitian dengan menggunakan uji chi-square pada tingkat kemaknaan 95%, didapat bahwa nilai signifikan 0,000 < 0,05 untuk pola makan dan 0,001 < 0,05. Kesimpulan terdapat hubungan antara pola makan dengan kadar asam urat dalam darah dan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kadar asam urat dalam.Kata kunci : Kadar asam urat, tingkat pengetahuan, pola makan
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI POLIKLINIK HIPERTENSI DAN NEFROLOGI BLU RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Dien, Nieky Greyti; Mulyadi, Ns; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5168

Abstract

ABSTRACT : Hypertension is a multifactorial case with many complications. Based on data of WHO (World Health Organization) approximately patients with hypertension around the world are about 600 millions people, with 3 millions death each year. In America, 1 in 4 adults suffer from hypertension. The behaviour of modern life such as diet high in calories, fat, cholesterol, smoking and drinking alcohol is a behaviour that can cause various disease, such as hypertension and diabetes mellitus. The purpose of this study was to determine the correlation of Body Mass Index (BMI) with blood pressure of patients with hypertension. This study was conducted with a cross sectional method, the selection of samples using purposive sampling. Sample 72 respondents. Data collection was performed by measuring blood pressure, weight and height. The data that have been collected were processed using a computer program to analyzed with Spearman correlation test with significance level α = 0,05. The study results revealed the highest criteria of the body mass index is overweight, in systolic blood pressure the most criteria is in pre-hypertension and diastolic blood pressure with the highest criteria in hypertension stage I. The conclusion of this study: correlation between body mass index with systolic blood pressure p = 0.009 (p <0.05) and body mass index with diastolic blood pressure of p = 0.001 (p <0.05). Spearman correlation test results showed no correlation between body mass index with blood pressure in patients with hypertension. Suggestion: can be used as a health education materials and to be a reference for further research on body mass index with blood pressure. Keywords : Body Mass Index, Blood Pressure. ABSTRAK : Hipertensi merupakan kasus multifaktorial dengan banyak komplikasi. Berdasarkan data WHO (World Health Organization) diperkirakan penderita hipertensi diseluruh dunia berjumlah 600 juta orang, dengan 3 juta kematian setiap tahun. Di Amerika, diperkirakan 1 dari 4 orang dewasa menderita hipertensi. Perilaku kehidupan modern seperti pola makan tinggi kalori, lemak, kolestrol, kebiasaan merokok dan minum alkohol merupakan perilaku yang dapat menimbulkan berbagai penyakit, seperti hipertensi dan diabetes mellitus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh (IMT) dengan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini dilakukan dengan metode cross sectional, pemilihan sampel dengan purposive sampling. Sampel 72 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran tekanan darah, berat badan dan tinggi badan. Data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan program computer untuk dianalisa dengan uji korelasi spearman dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian diketahui kriteria terbanyak dari indeks massa tubuh yaitu overweight, pada tekanan darah sistolik krtiteria terbanyak yaitu pre-hipertensi dan pada tekanan darah diastolik yaitu dengan kriteria terbanyak hipertensi stage I. Kesimpulan dalam penelitian ini : hubungan antara indeks massa tubuh dengan tekanan darah sistolik p = 0,009 (p<0,05) dan indeks massa tubuh dengan tekanan darah diastolik p = 0,001 (p<0,05). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan ada hubungan indeks massa tubuh dengan tekanan darah pada penderita hipertensi. Saran: dapat dijadikan sebagai bahan pendidikan kesehatan dan kiranya dapat menjadi rujukan bagi peneliti selanjutnya tentang indeks massa tubuh dengan tekanan darah. Kata kunci : Indeks Massa Tubuh, Tekanan Darah.