cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
HUBUNGAN KOMUNIKASI ORANG TUA DENGAN KEPRIBADIAN ANAK DI MTS NEGERI 1 BOLAANG MONGONDOW UTARA Alamri, Jeniva; Rottie, Julia; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14750

Abstract

Abstract: Communication is the process of sending news from someone to another person. Parent communication is essential in maintaining a relationship with the child, through communication parents can establish child's personality. the child's personality consists of plegmatis, melancholic, sanguine and koleris. The purpose of this study to analyze the communication link parents with the child's personality at MTs 1 North Bolaang Mongondow. The research method is descriptive analytic cross sectional study. The sampling technique in this research is total sampling with 55 samples. The data collection is done by using a questionnaire. Processing data using SPSS program with Pearson chi-square test with a significance level of 95% (α =, 005). The results using the Pearson chi-square analysis shows there is a communication link parents with the child's personality (p = 0.005). Conclusion there is a communication link parents with the child's personality at MTs 1 North Bolaang Mongondow. is expected to the public especially parents to be able to communicate well and politely to the child. Key words: communication of parents, the child's personality Abstrak: Komunikasi merupakan proses pengiriman berita dari sesorang kepada orang lainnya. Komunikasi orang tua merupakan sesuatu yang penting dalam menjaga hubungan dengan anak, melalui komunikasi orang tua dapat membentuk kepribaidan anak. Kerpibadian anak teridiri dari plegmatis, melankolis, sanguinis dan koleris. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan komunikasi orang tua dengan kepribadian anak di MTs Negeri 1 Bolaang Mongondow Utara. Metode penelitian yaitu deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu total sampling dengan jumlah 55 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan program SPSS dengan uji pearson chi-square dengan tingkat kemaknaan 95% (α = ,005). Hasil penelitian dengan menggunakan analisis pearson chi-square menunjukkan terdapat hubungan komunikasi orang tua dengan kepribadian anak (p= 0,005). Kesimpulan terdapat hubungan komunikasi orang tua dengan kepribadian anak di MTs Negeri 1 Bolaang Mongondow Utara. Saran diharapkan kepada masyarakat khususnya orang tua agar dapat berkomunikasi dengan baik dan sopan kepada anak. Kata kunci : komunikasi orang tua, kepribadian anak
HUBUNGAN TINGKAT KEKEBALAN STRES DENGAN MEKANISME KOPING PADA LANSIA DI PANTI WREDHA SEHATI WANEA DAN PANTI WREDHA SENJA CERAH KOTA MANADO Umanailo, Novita Sarah M; Kairupan, B.H. Ralph; Bidjuni, Hendro J.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 8, No 2 (2020): E-JOURNAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v8i2.32319

Abstract

Abstract:  The cause of stress for elderly more often happen because they were at the nursing home while they still have a family, they feel abandoned, unneeded anymore, isolated, and lost contact with loved ones. To reduce the impact of stress they feel, the elderly should have some means to enhance stress immunity the right way. The elderly that had stress usually used coping strategy to face the problem they’d cause or feel. Objective : the purpose of this study is to find out the connection between the stress immunity level with the coping mechanism on the elderly that lived in Senja Cerah nursing home and Sehati nursing home in Manado City. The method : this study used quantitative research design with cross sectional study for the layout, it used Brieff COPE and Smith & Miller questionnaire. The study process was carried for 2 weeks and assisted by the nursing home staff for the data gathering process with use of Total Sampling technique. The total of Respondent for this study are 61 Respondents. The results of this study showed that most of the respondents had adaptive coping mechanism and immune to stress in 32 respondents (82,1%). With the result of Spearman’s rank correlation test, 0,000 < α = 0,05 was obtained and the correlation coefficient value of 0,705, meaning there is significant connection between Stress Immunity Level with the Coping Mechanism on the Elderly.Keywords: Stress Immunity, Coping Mechanism, Elderly.               Abstrak : Penyebab stres pada lansia sering kali karena ketika mereka berada di panti wredha sementara masih mempunyai keluarga, mereka merasa terbuang, tidak dibutuhkan lagi, terisolasi, dan kehilangan orang-orang yang dicintai. Untuk mengurangi dampak stres yang dirasakan, hendaknya setiap lansia mempunyai upaya-upaya peningkatan kebebalan stres yang tepat. Lansia yang mengalami stress biasanya menggunakan strategi koping untuk menghadapi masalah yang ditimbulkan atau yang dialaminya. Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat kekebalan stress dengan mekanisme koping pada lansia yang tinggal di panti wredha senja cerah dan panti wredha sehati Kota Manado.Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif, dengan rancangan cross sectional study, menggunakan kuisioner Brieff COPE dan Smith&Miller. Proses penelitian dilakukan selama 2 minggu dan dibantu oleh pihak panti wredha untuk proses pengambilan data, dengan teknik Total Sampling. Total Responden dalam penelitian ini sebanyak 61 responden. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki mekanisme koping adaptif dan kebal terhadap stres  sebanyak 32 responden (82,1%). Dengan hasil uji korelasi rank spearman, diperoleh sebesar 0,000 < α = 0,05 dan nilai koefisien korelasi 0,705, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara Kekebalan Stress dengan Mekanisme Koping pada Lansia.Kata kunci : Kekebalan Stres, Mekanisme Koping, Lansia
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU USIA REMAJA DAN DEWASA MUDA TENTANG KB DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI SETELAH MELAHIRKAN DI PUSKESMAS MABAPURA KABUPATEN HALMAHERA TIMUR Ahmad, Sulfanawati; Hutagaol, Esther; Malara, Reginus
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.6033

Abstract

Abstract: The success of family planning programs in Indonesia are caused by several factors, one of which factors knowledge. Purpose: to determine the relationship between knowledge teen age mothers and young adults about birth control with the use of contraceptives after childbirth. Technique: The study used a cross-sectional method, sample selection teen age mothers in total sampling and for mothers of young adults with purposive sampling. The sample of 60 respondents. The independent variable was the knowledge teen age mothers and young adults about birth control. Data was collected using a questionnaire. The data analysis using chi-square test with significance level 95% (α 0.05). Results: respondents with the highest yields is age teen mothers (66.7%), secondary education (43.3%), did not use birth control (68.3%), multigravida (53.4%), and lack of knowledge (65 %). The results of the statistical test p value = 1.000> α (0.05), then there is nothing a relationship between mother's knowledge about family planning with the use of contraceptives. Suggestion: It should further improve the quality of the health center in the provision of counseling about contraception, family planning program as well. Keywords: Knowledgemothers, contraception, childbirth Abstrak: Keberhasilan program KB di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor, salah satu diantaranya faktor pengetahuan. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu usia remaja dan dewasa muda tentang KB dengan penggunaan alat kontrasepsi setelah melahirkan. Teknik Penelitian: Penelitian menggunakan metode cross sectional, pemilihan sampel ibu usia remaja secara total sampling dan untuk ibu dewasa muda secara purposive sampling. Jumlah sampel 60 responden. Variabel independen adalah pengetahuan ibu usia remaja dan dewasa muda tentang KB. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar kuesioner. Teknik analisa data menggunakan uji chi-square pada tingkat kemaknaan 95% (α 0,05). Hasil: responden dengan hasil tertinggi adalah ibu usia dewasa muda (66,7%), pendidikan SMP (43,3%), tidak menggunakan KB (68,3%), multigravida (53,4%), dan pengetahuan kurang (65%). Hasil uji statistik nilai p value = 1,000 > α (0,05), maka tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang KB dengan penggunaan alat kontrasepsi. Saran: Hendaknya pihak Puskesmas lebih meningkatkan kualitas dalam pemberian penyuluhan mengenai Program KB juga alat kontrasepsi. Kata kunci : Pengetahuan ibu, alat kontrasepsi, melahirkan
PENGARUH TEKNIK PENYUNTIKAN INTRAVENA DENGAN CARA MENGALIRKAN ALIRAN INFUS TERHADAP KEJADIAN FLEBITIS DI RUANG PERAWATAN BOUGENVILE RSUD TOBELO Seleky, Wanti; Kumaat, Lucky T; Mulyadi, Ns
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.10804

Abstract

Abstract.Nosocomial infections that most common in hospitals is phlebitis, inflammation of a vein due to infusion. This research purposes are known effects of intravenous injection technique by flowing streams infusion on the incidence of phlebitis in cast care hospital BougenvileTobelo.The research sample is 30 respondents who attached a drip to the control group and the intervention group.Design researchis using research methods Pre-Experiments with Static-group approach Comparison.Results of research is using Mann Whitney Test Value P value of 0.001 <0.05.So the value of P Value
PENGARUH PENDIDIKAN KEBENCANAAN BANJIR BANDANG TERHADAP KESIAPSIAGAAN MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FK UNSRAT Nurmansyah, Muhamad; Buanasasi, Andi
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.25205

Abstract

Abstract: Flash flood is one of the most frequent disasters in Indonesia. The city of Manado was included in the event of the worst banjir bandang disaster. Preparedness greatly impacts on disasters that occur. Given the sudden onset of disaster and detrimental to many aspects, preparedness is needed to anticipate disasters. Therefore we need emergency education and simulation training to improve preparedness. Location of research for students who live in prone to flash flood disasters. The aim was to determine the effect of flash flood disaster education on the preparedness of nursing science students in FK Unsrat. The research design was using a nonrandomized control group pretest - posttest design. Samples were 32 people using consecutive sampling technique. Methods of collecting data using knowledge and attitude questionnaires, early warning systems, emergency response plans and resource mobilization to measure respondent preparedness and statistical tests using the Wilcoxon test and Man Whitney test. The results of the study obtained a P-Value of 0,000 (≤ α = 0.05) which means that there is a significant difference. The conclusions of the results of this study indicate an increase in preparedness in nursing students after being given counseling and emergency simulation training.Keywords: Disaster Education, Flash Flood, PreparednessAbstrak: Banjir bandang adalah salah satu bencana yang paling sering terjadi di Indonesia. Kota Manado masuk dalam peristiwa bencana banjir bandang terparah. Kesiapsiagaan sangat berdampak terhadap bencana yang terjadi. Mengingat bencana yang datangnya secara mendadak dan merugikan banyak aspek, kesiapsiagaan sangat diperlukan untuk mengantisipasi bencana. Oleh sebab itu diperlukan pendidikan kebencanaan dan pelatihan simulasi darurat untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Lokasi tempat penelitian pada mahasiswa yang tinggal di daerah rawan bencana banjir bandang. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kebencanaan banjr bandang terhadap kesiapsiagaan mahasiswa program studi ilmu keperawatan FK Unsrat. Metode penelitian yaitu menggunakan desain nonrandomized control group pretest – posttest design. Sampel berjumlah 32 orang menggunakan teknik consecutive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap, sistem peringatan dini, rencana tanggap darurat dan mobilisasi sumber daya untuk mengukur kesiapsiagaan responden dan uji statistik menggunakan uji Wilcoxon dan uji Man Whitney. Hasil penelitian di dapat nilai P – Value sebesar 0,000 (≤ α =0,05) yang berarti ada perbedaan yang signifikan. Simpulan hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kesiapsiagaan pada mahasiswa keperawatan setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan simulasi darurat.Kata kunci : Pendidikan Kebencanaan, Banjir Bandang, Kesiapsiagaan
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KEMAMPUAN MANAJEMEN STRES PADA NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA MANADO Wullur, Winda; Kumaat, Lucky; Masi, Gresty
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2251

Abstract

Abstract: Emotional Intelligence accounts for 80% of success  in life while Intelligence Quotient (IQ) contributes at best about 20%. Emotional Intelligence are skills such as self motivation and hold out against frustration, self control and not overjoyed; emotional manage and avoiding cognitive paralyzed; empathy and praying. One of characteristic from emotional intelligence is about stress management which is how a person not paralyzing his cognitive. Studies conducted with nurses and nursing students show that emotional intelligence is a skill that minimises the negative stress consequences. Increases in stress, anxiety and worry erode mental abilities. Distress not only wears away at mental abilities but also makes people less emotionally intelligent (Ramezar, Koortzen and Oosthuizen, 2009). This research method was Cross-Sectional Study with Purposive Technique Sampling. This research showed that there was a significant relationship between emotional intelligence and stress management ability in prisoner at Manado Prison (ρ=0,008<α=0,05). Keywords: stress management, emotional intelligence, IQ. Abstrak: Kecerdasan emosional menyumbang 80% bagi faktor-faktor yang menentukan sukses dalam hidup dimana IQ hanya menyumbang 20% nya saja. Kecerdasan emosional adalah kemampuan seperti kemampuan untuk memotivasi diri sendiri dan bertahan menghadapi frustasi; mengendalikan dorongan hati dan tidak melebih-lebihkan kesenangan; mengatur suasana hati dan menjaga agar beban stres tidak melumpuhkan kemampuan berpikir; berempati dan berdoa. Salah satu ciri dari kecerdasan emosional yaitu tentang manajemen stres individu yaitu bagaimana individu mengelola stres agar tidak melumpuhkan cara berpikir. Studi yang diadakan oleh perawat dan mahasiswa keperawatan, menunjukkan bahwa kecerdasan emosional adalah suatu keterampilan yang dapat meminimalisir efek negatif stres. Peningkatan stres dapat mengikis kemampuan mental. Stres bukan hanya mengurangi kemampuan mental, tapi juga mengurangi kecerdasan emosional seseorang (Ramesar, Koortzen dan Oosthuizen, 2009). Penelitian ini dilaksanakan dengan rancangan Cross-Sectional Study dengan purposive technique sampling. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan manajemen stres pada narapidana (nilai ρ=0,008<α=0,05). Kata kunci: manajemen Stres, Kecerdasan Emosional, IQ
PENGARUH PENYULUHAN TENTANG BAHAYA SEKS BEBAS TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKS BEBAS DI SMA NEGERI BINSUS 9 MANADO Bachruddin, Wustha; Kalalo, Flora; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.15788

Abstract

Abstract: Free sex is sexual intercourse carried by men and women without marriage. Free sex cause various negative effects for teenager’s, such as: psychological, physiological, social, physical and transmission of sexually transmitted diseases. Naturally the sex drive in adolescents are the result of the changes because of. Uncontrollable desire to make teenagers fall into prostitution, illicit free seks, premarital sex, and various other negative consequences, including abortion.The purpose This is for of the research is to analyze the effect of counseling on the dangers of free sex to teens knowledge about sex freely at SMA Binsus 9 Manado. The method of research is experiment semu design with One group pretest posttest approach where the selected intervention group then performed a pre (before) and post (before). The sample-taking technique in the research is sampling Saturated / Total Sampling with 37 samples. The collecting of data is done using a questionnaire. The processing of data uses the software computer with Wilcoxon Sign Rank Testwith the level of confidence interval of 95% and obtained 0,000 p value (α=0,05).This conclusion shows that there Extension Effect On Sex Free Dangers Of Teens About Sex Free Knowledge In SMA NegeriBinsus 9. Keyword: Dangers Of Sex Abstrak: Seks bebas adalah hubungan seksual yang dilakukan oleh laki-laki dan wanita tanpa adanya ikatan pernikahan. Perilaku seks bebas dapat menimbulkan berbagai dampak negatif pada remaja, diantaranya: dampak psikologis, fisiologis, sosial, dan fisik serta menyebabkan penyakit menular seksual pada remaja. Secara alami dorongan seks bebas pada remaja sangat besar diakibatkan oleh perubahan yang terjadi.Hasrat yang tidak terkendali menjadikan remaja terjerumus dalam prostitusi, hubungan seks bebas, hubungan seks pranikah, dan berbagai akibat negatif lainnya termasuk aborsi.Tujuan Penelitian ini adalahuntuk mengetahui pengaruh penyuluhan tentang bahaya seks bebas terhadap pengetahuan remaja tentang seks bebas di SMA Negeri Binsus 9 Manado.Desain Penelitian ini menggunakan desain Experimen Semu (Quasi Experimen) dengan pendekatan One group Pretest Posttest dimana dipilih kelompok intervensi kemudian dilakukan pre (sebelum) dan post (sebelum). Teknik pengambilanSampel menggunakan sampling Jenuh / Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 37 orang.Hasil uji statistikWilcoxon Sign Rank Test dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05) dan diperoleh p value 0,000 < 0,05. Kesimpulan yaitu terdapat Pengaruh Penyuluhan Tentang Bahaya Seks Bebas Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Seks Bebas Di SMA Negeri Binsus 9. Kata Kunci: Bahaya seks bebas
FAKTOR INTRINSIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA KLIEN YANG TERPASANG TERAPI CAIRAN INTRAVENA DI RUANGAN ASOKA BOUGENVILLE RS TK. III R.W. MONGISIDI MANADO Suprapta, I Gusti Ngurah; Bidjuni, Hendro; Karundeng, Michael
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.7641

Abstract

ABSTRACK: Preliminary Anxiety is happening on the medical action can affect the health of the patient and family. One medical treatment procedures such as the installation of intravenous fluid therapy can bring anxiety within the client because there is the threat of bodily integrity. The purpose this study was to determine the factors associated with the level of anxiety in patients who mounted intravenous fluid therapy in the hospital room Asoka Bougenville Tk. III R.W. Monginsidi Manado. Research design used is descriptive cross sectional analytic approach. Sample 43 respondents. Determination of the sample by using total sampling. The statistical test used Chi-Square with significance level α = 0.05. Results obtained: there is a relationship between therapeutic communication with the patient's anxiety level, there is a relationship between the length of time the patient's anxiety level, and there is a relationship between the degree of discomfort with the level of anxiety in patients who mounted intravenous fluid therapy. Conclusion There is a significant relationship between communication trapeutik, duration and degree of discomfort attached to the patient's level of anxiety attached to intravenous fluid therapy. Suggestion of the results expected for nurses as implementing nursing care should pay more attention to the basic needs of patients, especially providing interventions for pain relief or restore comfort to simultaneously reduce patient anxiety. Keywords : Intravenous Fluid Therapy, Anxiety ABSTRAK: Pendahuluan Kecemasan yang terjadi atas tindakan medis dapat mempengaruhi kesehatan pasien dan keluarga. Salah satu prosedur tindakan medis seperti pemasangan terapi cairan intravena dapat mendatangkan kecemasan dalam diri klien karena terdapat ancaman integritas tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada klien yang terpasang terapi cairan intravena di Ruangan Asoka Bougenville RS Tk. III R.W. Mongisidi Manado. Desain penelitian yang digunakan adalah Deskriptif analitik dengan pendekatan Cross sectional. Sampel 43 responden. Penentuan besar sampel dengan menggunakan total sampling. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil Penelitian diperoleh: ada hubungan antara komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan klien, ada hubungan antara lama waktu dengan tingkat kecemasan klien, dan ada hubungan antara derajat ketidaknyaman dengan tingkat kecemasan pada klien yang terpasang terapi cairan intravena. Kesimpulan Terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi trapeutik, lama waktu terpasang dan derajat ketidaknyamanan dengan tingkat kecemasan klien yang terpasang terapi cairan intravena. Saran dari hasilpenelitian diharapkan bagi perawat sebagai pelaksana asuhan keperawatan harus lebih memperhatikan kebutuhan dasar klien terutama memberikan intervensi untuk menghilangkan nyeri atau mengembalikan kenyamanan sehingga secara bersamaan menurunkan tingkat kecemasan klien. Kata Kunci : Terapi Cairan Intravena, Kecemasan
PENGARUH PEMBERIAN KOMPRES HANGAT MEMAKAI PARUTAN JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE ROSCOE VAR RUBRUM) TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADAPENDERITAGOUT ARTRITIS DI DESA TATELI DUA KECAMATAN MANDOLANG KABUPETEN MINAHASA Samsudin, Anna R.R; Kundre, Rina; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.12128

Abstract

Abstract: Gout also known as gouthy arthritis, is a metabolic disease marked by the deposition of urate in joints, causing a painful arthritic joints. Giving compress done on arthritis, muscle spasms, flatulence, and coldness. The aims of this study is to determine the effect of warm compresses by using grated red ginger against of pain scale changes in patients with gout arthritis. Samples found 30 respondents. This research method using pre-experimental with One Group Pretest Posttest design, sample selection by purposive sampling. This study uses statistical analysis Wilcoxon Signed Ranks Test with α of 0.05. Results obtained p value of 0.000 where p <α 0.05 then H0 is rejected and it can be concluded that there is significant influence giving a warm compress using grated red ginger (Zingiber officinale roscoe rubrum var) to decrease the pain scale in patients with gout arthritis in the Tateli Dua village, sub Mandolang, Minahasa district. The conclusions of this study is to wear warm compress of grated red ginger (Zingiber officinale roscoe rubrum var) to decrease the pain scale in patients with gout arthritis. Keywords: Gout arthritis, pain, warm compress, red ginger Abstrak: Gout (pirai), yang juga dikenal dengan sebgaai gouthy arthritis, merupakan penyakit metabolik yang di tandai dengan endapan urat di sendi, yang menyebabkan sendi artritik yang menyakitkan.Pemberian kompres dilakukan pada radang persendian, kekejangan otot, perut kembung, dan kedinginan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres hangat memakai parutan jahe tehadap perubahan skala nyeri pada penderita gout arthritis.Sampel yang ditemukan 30 responden.Metode penelitian ini menggunakan pre-eksperimental dengn desain One Group Pretest Postest, pemilihan sampel dengan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis statistic uji Wilcoxon Signed Ranks Test dengan α 0,05. Hasil penelitian didapatkan nilai p value 0,000 dimana p < α 0,05 maka H0 ditolak dan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pemberian kompres hangat memakai parutan jahe merah (Zingiber officinale roscoe var rubrum) terhadap penurunan skala nyeri pada penderita gout artritis di desa Tateli Dua, kecamatan Mnadolang, kabupaten Minahasa. Simpulan penelitian ini yaitu kompres hangat memakai parutan jahe merah (Zingiber officinale roscoe var rubrum) terhadap penurunan skala nyeri pada penderita gout artritis. Kata Kunci: Gout artritis, nyeri, kompres hangat, Jahe merah.
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI DENGAN METODE FOCUS GROUP DISCUSSION TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS TAHUNA BARAT Kansil, Jesica F.; Katuuk, Mario E.; Regar, Maria J.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.24336

Abstract

Abstract: Hypertension is one of the important factors as a trigger for Non Communicable Diseases such as Heart Disease, Stroke that were currently the number one cause of death in the world. Adherence in managing hypertension was very important because it can be affect the patient’s life in managing the disease. The effort that can be given to improve adherence was provided education. The Purpose: to know the effect of providing education with FGD Method towards medication adherence of hypertensive patients. This research method: is quasi experiment, with pretest-posttest with control group design. Samples: Sampling techniques in this research is purposive sampling of 34 respondents who have a criteria inclusion that consist of 17 respondents of intervention group and 17 respondents of control group. Data accumulation is using the questionnaire with 10 questions. The Results: by using Chi Square test at a significance level of 95 %, obtained a significant value p=0.028 or smaller than 0.05 (0.028< 0.05). Conclusions: that educational of FGD method is very effectively to improve medication adherence of hypertensive patients at Public Health Center of West Tahuna.Keywords : Education, FGD Method, Medication AdherenceAbstrak : Hipertensi merupakan salah satu faktor penting sebagai pemicu Penyakit Tidak Menular seperti Penyakit Jantung, Stroke dan lain-lain yang saat ini menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Kepatuhan dalam memanajemen hipertensi sangat penting karena dapat mempengaruhi cara hidup pasien dalam mengelolah penyakitnya. Upaya yang bisa diberikan untuk meningkatkan kepatuhan yaitu dengan pemberian edukasi. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi dengan metode FGD terhadap kepatuhan minum obat penderita hipertensi. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen, dengan desain penelitian pretest-posttest with control group. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah purposive sampling berjumlah 34 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi yang terdiri dari kelompok intervensi 17 responden dan kelompok kontrol 17 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner sebanyak 10 pertanyaan. Hasil penelitian dengan menggunakan uji Chi Square pada tingkat kemaknaan 95 % diperoleh nilai signifikan p = 0.028 atau lebih kecil dari 0.05 (0.028 < 0.05). Kesimpulan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode edukasi dengan FGD sangat efektif digunakan untuk meningkatkan kepatuhan minum obat penderita hipertensi di Puskesmas Tahuna Barat.Kata Kunci : Edukasi, Metode FGD, Kepatuhan Minum Obat