cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23550759     EISSN : 26847728     DOI : -
Jurnal Manajemen Agribisnis (JMA) merupakan jurnal ilmiah, memiliki konsentrasi fokus pada Pengelolaan Pertanian Agribisnis dan Kawasan Pertanian yang Berkelanjutan serta mengacu pada terminologi “Sustainable Development Goals.” Sustainable Development Goals sangat dibutuhkan dalam manajemen agribisnis sebagai sarana untuk membentuk perencanaan agribisnis yang terstruktur dan terorganisasi dengan baik. Melalui konsentrasi fokus tersebut, dapat dipahami bahwa perencanaan sangat vital dalam bisnis pertanian mengingat sifatnya yang penuh ketidakpastian dan rentan risiko kerugian, sehingga memerlukan analisis dan sintesis ilmu multidisiplin untuk menjelaskan fakta empiris dimensi sosial, ekonomi, manajemen, dan kelembagaan dalam suatu perusahaan atau kawasan pertanian.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2021): MEI 2021" : 10 Documents clear
Feasibility Study of Integrated Rice Processing Plant in Badung Regency Marcella Wayan Kartika Rini; I Wayan Budiasa; widhianthini -
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 9 No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2021.v09.i01.p02

Abstract

Provinsi Bali perlu mendirikan pabrik penggilingan padi terintegrasi untuk mencukupi kebutuhan beras sendiri yang dapat menjamin, tidak hanya kuantitas, namun juga kualitas. Kabupaten Badung dipilih sebagai lokasi pendirian pabrik karena dinilai strategis, dekat dengan bahan baku, gabah kering panen, dan pasar. Hasil yang diperoleh dari studi kelayakan investasi, pabrik ini layak didirikan dilihat dari aspek non keuangan dan keuangan yang digambarkan oleh nilai berikut secara berturut-turut tanpa pembiayaan-dengan pembiayaan bank: NPV Rp 38.270.154.230,00, net B/C ratio 1,99-3,48, IRR pada 24,85%-46,69%. Aspek keuangan lainnya yang mendukung kelayakan, yaitu payback period 6,3-10,53 tahun, profitability index 1,49-1,04, dan average rate of return 18,39-14,39%. Diketahui pula bahwa investasi sensitif terhadap perubahan penerimaan dan biaya operasional namun tidak sensitif terhadap perubahan jumlah bahan baku yang diolah. Beberapa asumsi relevan digunakan dalam penilaian kelayakan tersebut. Setelah pendirian pabrik dinilai layak, maka disarankan untuk segera mendirikan pabrik ini serta melakukan penelitian mengenai dampak sosial yang ditimbulkan terhadap penduduk di sekitar pabrik. Keberadaan pabrik ini hendaknya mampu membantu petani memperoleh harga layak serta membuka lapangan kerja baru.
Income and Affecting Factors Analysis of System Rice of Intensification (SRI) Application in Trasan Village Bandongan Subdistrict Magelang District Leo Rio Ependi Malau; Yulisa Andriani Ginting
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 9 No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2021.v09.i01.p07

Abstract

System of Rice Intensification (SRI) merupakan salah satu teknologi dalam meningkatkan produktivitas padi. SRI mulai diperkenalkan pada tahun 2009 namun belum diterapkan oleh seluruh petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani metode SRI dan non SRI dan mengindentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan metode SRI. Penelitian ini dilakukan di Desa Trasan, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang. Responden dalam penelitian ini adalah petani yang menerapkan SRI dan tidak menerapkan SRI dengan jumlah masing-masing 30 petani. Data dianalisis menggunakan R/C rasio dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan metode SRI lebih menguntungkan dibandingkan non SRI karena peningkatan produkivitas padi sehingga berpengaruh terhadap penerimaan dan pendapatan usahatani. Namun total biaya metode SRI lebih besar dibandingkan non SRI karena peningkatan penggunaan tenaga kerja dan pupuk organik. Faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan metode SRI adalah usia, pengalaman usahatani, tingkat pendidikan, status usahatani, luas lahan garapan, produktivitas dan pendapatan usahatani.
Consumer Perception And Desire To Buy Pure Milk During The Covid-19 Pandemic Daniel Anton Kriswandi; Maria - -
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 9 No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2021.v09.i01.p03

Abstract

During the current Covid-19 pandemic, many people increase their immune system by consuming whole milk. This study aims to identify consumer characteristics, analyze the influence of lifestyle, price, place, promotion, product quality on the desire to buy whole milk pillow packaging during the Covid-19 pandemic and identify the purchasing decision making process. This research was conducted in July-September 2020 in Salatiga City. This type of research is descriptive quantitative. The sampling method used in this study was purposive sampling. The sample collected by 60 respondents was with the criteria of consumers who had consumed more than once and the age of respondents more than 16 years. The analysis method used is multiple regression analysis techniques. The results showed that: the characteristics of the respondents were the most 41 people (68.3%) is female, 24 people (40%) 21-30 years of age, based on the employment of 25 people (41.7%) is a student, monthly income of Rp.500,001–Rp.2,000,000 with a total of 30 people (50%), buying whole milk more than 3 times as many as 47 people (78.3%), and as many as 31 people (51.7%) milk product information from a friend. Lifestyle (X1), place (X3), promotion (X4) has a significant effect on the desire to buy, while the price (X2) and product quality (X5) have no significant effect on the desire to buy. When making a purchase of whole milk CV pillow packaging. National Mind, problem recognition is the most important component (weight 6.25) that consumers consider in making decisions. While the least consideration done by consumers is the alternative evaluation stage (4.65) because consumers are already convinced that when consuming cv whole milk. The National Mind can meet the needs desired by consumers.
Analysis of Volume and Value of Food Loss of Rice Commodities in Karawang Districts Hastuti Hastuti; Yusman Syaukat; Arini Hardjanto; Fitria Dewi Raswatie; Dea Amanda; Nizar Nasrullah; A Faroby Falatehan
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 9 No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2021.v09.i01.p08

Abstract

Peningkatan produksi dan pengendalian kehilangan pangan (food loss) merupakan dua cara yang dapat ditempuh untuk meningkatkan ketersediaan pangan (beras). Food loss dapat dilakukan dengan menekan kehilangan pada tahap produksi maupun distribusi, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi besarnya volume dan nilai food loss komoditas beras pada tahap pemanenan, perontokan, pengeringan, penggilingan, dan distribusi beras di Kabupaten Karawang. Metode analisis yang digunakan ialah analisis kuantitatif berupa tabulasi data dan analisis deskripsi kualitatif, dengan menggunakan metode penghitungan kehilangan pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehilangan beras terjadi pada seluruh proses yaitu pemanenan, perontokan, pengeringan, penggilingan dan distribusi dengan kehilangan terbesar ada pada proses penggilingan. Estimasi nilai kehilangan beras di Kabupaten Karawang sekitar Rp. 1.03 triliun/tahun, sehingga diperlukan berbagai upaya untuk mengurangi kerugian tersebut.
Analysis of Income and Factors Affecting Farmers' Decisions to Join Corporate Farming (Case Study: Tawangsari District, Sukoharjo Regency) Duwi - Apriyani; A Faroby Falatehan; Memen Surahman
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 9 No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2021.v09.i01.p04

Abstract

Pemerintah Kabupaten Sukoharjo membentuk program corporate farming di Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo sejak tahun 2017 sebagai contoh pengembangan pertanian modern di pedesaan. Namun demikian, program corporate farming tersebut belum berjalan terus menerus karena terkendala modal dan memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap keputusan para stakeholder. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi persepsi petani terhadap program corporate farming; (2) mengidentifikasi dan menganalisis tingkat kepentingan dan pengaruh stakeholder corporate farming di Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo; (3) menganalisis dampak penerapan corporate farming terhadap pendapatan petani anggota dan bukan anggota corporate farming; dan (4) menganalisis tingkat pengaruh faktor-faktor karakteristik petani terhadap keputusan mengikuti corporate farming. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis stakeholder, analisis pendapatan R/C ratio dan B/C ratio, dan analisis regresi binomial logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden petani setuju bahwa pelaksanaan corporate farming di Desa Dalangan dapat meningkatkan kinerja usahatani, namun corporate farming belum mempermudah akses petani terhadap permodalan gapoktan. Berdasarkan analisis stakeholder, Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo dan Gapoktan Tani Mandiri memiliki tingkat kepentingan dan pengaruh tertinggi dalam pelaksanaan corporate farming. Berdasarkan analisis pendapatan, nilai R/C ratio dan B/C ratio atas biaya tunai pada petani anggota dan bukan anggota corporate farming lebih dari 1, sehingga usahatani pada kelompok menguntungkan dan layak diusahakan. Faktor-faktor yang memengaruhi keputusan petani mengikuti corporate farming yaitu jumlah tanggungan keluarga dan pendapatan usahatani. Kata kunci : analisis deskriptif, analisis R/C ratio, analisis regresi binomial logistik, analisis stakeholder, corporate farming
Effect of Regulation, Supervision, Village Head and Village Facilitator on The Performance of Village-Fund Management in Bogor Regency Ketsia Aprilianny Laya; Yusman Syaukat; Ma’mun Sarma Sarma
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 9 No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2021.v09.i01.p09

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh dari regulasi, sistem pengawasan, kepala desa serta pendamping desa terhadap kinerja pengelolaan dana desa di Kabupaten Bogor. Sampel pada penelitian ini sebanyak 51 responden yang dipilih berdasarkan metode purposive sampling dan terdiri dari perangkat desa (Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Seksi/Kepala Urusan), masyarakat desa, pendamping desa serta perwakilan pemerintah daerah yang menangani pembinaan dan pengawasan Desa pada Kabupatan Bogor. Data dianalisis menggunakan instrumen skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel regulasi, sistem pengawasan, kepala desa serta pendamping desa berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan pengelolaan dana desa jika diuji bersamaan (uji F), namun hanya variabel regulasi yang berpengaruh secara signifikan terhadap pengelolaan dana desa di Kabupaten Bogor jika dilakukan uji parsial (uji t). Nilai adjusted R-square yaitu sebesar 0,442 atau 44,2% yang berarti bahwa 44,2% variabel kinerja Pengelolaan dana desa dapat dijelaskan oleh keempat variabel independen yaitu regulasi, sistem pengawasan, kepala desa, dan pendamping desa, sedangkan sisanya sebesar 55,8% dijelaskan oleh variabel independen lain di luar model yang di teliti
Strategy for Improving The Quality of Education Through Special Allocation Funds (DAK) Physical Education of Lebak District, Banten Province Muhamad Ridwan; Faroby Faletehan; Anna Fariyanti
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 9 No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2021.v09.i01.p05

Abstract

Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pendidikan merupakan desentralisasi fiskal dengan tujuan agar tidak terjadinya ketimpangan sarana prasarana SMP di Kabupaten Lebak. Sebagai daerah yang dekat dengan ibukota negara, keadaan sarana prasarana sekolah SMP jauh dari standart kelayakan yang sudah di tentukan oleh Kemendikbud. namun penyaluran DAK fisik pendidikan tiap tahunnya tidak digunakan secara maksimal dan menyisakan anggaran. tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi sarana prasarana dan tenaga pendidik pada sekolah tingkat SMP dan tenaga pengajar sesusai dengan standart yang berlaku, dan menetukan strategi peningkatan mutu pendidikan melalui DAK fisik pendidikan di Kabupaten Lebak. metode yang digunakan adalah analisis deskriftif dengan menggunakan kesesuaian Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 16 Tahun 2007 dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 24 Tahun 2007 dan analytical network process (ANP). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bahwa sarana dan prasarana pendidikan serta tenaga pendidik pada tingkat SMP di Kabupaten Lebak kondisinya tidak sesuai dengan tidak sesuai dengan standartnya. Sedangkan hasil analytical network process (ANP) tentang alternative kebijakan untuk verifikasi data akurat DAPODIK (0.433), Membuat Payung Hukum Pelaksanaan Teknis DAK Fisik (0.256), Kelembagaan (0.322), Operator Dapodik (0.124), belumada payung hukum pelaksana teknis DAK Pendidikan (0.305).
Farmers Household Food Security in Subak Sembung During the Covid-19 Pandemic Ni Putu Ratih Pradnyadewi; Dwi Putra Darmawan; Gede Mekse Korri Arisena
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 9 No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2021.v09.i01.p10

Abstract

Pangan merupakan kebutuhan dasar bagi manusia sehingga harus selalu terjamin ketersediaannya. Data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali tahun 2020 menyatakan bahwa proporsi pengeluaran pangan masyarakat Provinsi Bali tahun 2019 sebesar 43,92% dan masih tergolong tahan pangan, namun belum menjamin ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. Pandemi Covid-19 menyebabkan banyak masyarakat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan karena kehilangan pekerjaan semakin menambah tantangan dalam mewujudkan ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana ketahanan pangan rumah tangga petani yang dilihat berdasarkan proporsi pengeluaran pangan rumah tangga, tingkat konsumsi energi (TKE) dan faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga. Penelitian ini dilaksanakan di Subak Sembung dengan jumlah sampel sebanyak 36 orang petani subak dan dianalisis menggunakan metode deskriptif analisis silang dan analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar rumah tangga petani berada pada kondisi rentan pangan karena banyak rumah tangga dengan proporsi pengeluaran pangan tinggi (>60%). Variabel pendapatan usahatani, pendapatan non usahatani, pengeluaran pangan dan harga beras berpengaruh signifikan terhadap proporsi pengeluaran pangan yang juga berpengaruh terhadap ketahanan pangan rumah tangga petani. Upaya memperbaiki kondisi ketahanan pangan diharapkan dapat dilakukan dengan mengurangi proporsi pengeluaran pangan pada masing-masing rumah tangga.
The Sustainability of Upland Rice Farming in Bangli District, Bali Province I Made Atmika; I Made Sudarma; Ketut Budi Susrusa
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 9 No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2021.v09.i01.p01

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks dan status keberlanjutan usahatani padi gogo ditinjau dari dimensi ekonomi, ekologi, sosial budaya, hukum dan kelembagaan serta teknologi dan infrastruktur, untuk mengetahui atribut yang sensitif terhadap keberlanjutan usahatani padi gogo, dan untuk menetapkan strategi keberlanjutan usahatani padi gogo di Kabupaten Bangli Provinsi Bali. Analisis data dilakukan dengan RAP-FARM melalui metode Multidimensional Scaling (MDS), analisis leverage dan analisis prospektif. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa nilai indeks keberlanjutan usahatani padi gogo untuk dimensi ekologi (60,21) dan sosial budaya (56,98) termasuk kedalam kategori status cukup berkelanjutan, sedangkan untuk dimensi ekonomi (41,53), hukum dan kelembagaan (27,80) serta teknologi dan infrastruktur (36,61) berada pada status kurang berkelanjutan. Secara multidimensi nilai indeks dan status keberlanjutan usahatani padi gogo di Kabupaten Bangli sebesar 44,63 yang tergolong dalam kategori kurang berkelanjutan. Pada analisis leverage diperoleh 15 atribut sensitif dari lima dimensi keberlanjutan yang diteliti. Pada analisis prospektif diperoleh enam variabel kunci yang mempunyai pengaruh kuat terhadap keberlanjutan usahatani padi gogo, yaitu subsidi pemerintah dalam lima tahun terakhir, tingkat pengunaan pupuk anorganik, tingkat penggunaan pupuk organik, pemanfaatan jerami sebagai pupuk organik, stabilitas harga beras ditingkat petani, dan frekuensi kegiatan penyuluhan dan pelatihan. Untuk keberlanjutan usahatani padi gogo sebaiknya dilakukan upaya peningkatan status keberlanjutan usahatani padi gogo melalui intervensi terhadap atribut sensitif dan menetapkan strategi keberlanjutan.
The Impact of Conflict and Job Satisfaction Toward Employee Performance in Moena Fresh Bali Septian Wahyu Firmansyah; I Gusti Agung Ayu Ambarawati; Dwi Putra Darmawan
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 9 No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2021.v09.i01.p06

Abstract

Moena Fresh Bali merupakan perusahaan yang dari awal berdirinya pada tahun 1992 telah memberikan perhatian lebih terhadap buah-buahan lokal di Bali. Permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah sumber daya manusia, sebab sumber daya manusia ini terdiri dari berbagai individu dengan karakteristik yang berbeda-beda, dengan bermacam latar belakang, pendidikan, dan sifat yang berbeda sehingga perselisihan dapat muncul setiap saat. Konflik dan kepuasan kerja merupakan salah satu masalah yang mungkin timbul dalam aktifitas perusahaan. Oleh karena itu, penelitian mengenai konflik dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai perlu dilakukan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalis bagaimana pengaruh konflik dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai pada Moena Fresh Bali. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Moena Fresh Bali yang berjumlah 86 orang. Untuk menentukan jumlah sampel digunakan rumus Slovin. Sampel berjumlah 46 orang dengan metode Simple Random sampling. Penelitian dilakukan dengan kuesioner yang pada pelaksanaanya terdapat wawancara dan dokumentasi dimana variabel diukur menggunakan instrumen skala ordinal dan alat analisis yang digunakan yaitu Partial Least Square (SEM-PLS).

Page 1 of 1 | Total Record : 10