cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
PBSI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA KARANGAN ARGUMENTASI MAHASISWA PESERTA PERKULIAHAN MKU BAHASA INDONESIA DI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA Palupi, Muncar Tyas
SKRIPTA Vol 1, No 1 (2015): SKRIPTA
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kecenderungan kesalahan berbahasa dalam hal penerapan kaidah ejaan bahasa Indonesia, dalam bidang kosakata, dalam bidang morfologi, dan sintaksis. Penelitian ini mempergunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik catat. Analisis data menggunakan metode agih. Hasil analisis dapat disimpulkan, bahwa sebagian besar karangan argumentasi mahasiswa terdapat beberapa unsur kesalahan berbahasa. Kesalahan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu mahasiswa belum mengetahui ketepatan pemakaian ejaan dengan benar, penguasaan kosakata bahasa Indonesia mahasiswa BK yang masih kurang, belum dapat memakai afiksasi secara tepat, begitu pula dengan penulisan kata bentukan, dan penulisan kata ulang, belum dapat memakai kata depan dan kata sandang, kalimat efektif, dan struktur kalimat secara tepat dalam bahasa Indonesia.  Abstract: The aim of this study was to describe the tendency of language errors in applying the rules of Indonesia language spelling, in the vocabulary field, in the morphology field, and syntax. The study used descriptive qualitative method. Data collecting technique used note technique. Agih method was used as data analysis technique. Results of the analysis can be concluded that the language errors appeared majority in student’s essay. The errors were influenced by several factors, such as students did not know the accuracy of spelling usage correctly, student’s of guidance and counseling had lack of vocabulary, they had not able to use the affixation appropriately, as well as the writing of word formation, and writing the repetition word, they could not apply the use of preposition and auxiliary, effective sentences, and sentence structure as appropriate in Indonesia language.
KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL LAURA SENDIRI KARYA MERCY SITANGGANG DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA Wahyuni, Primasari
SKRIPTA Vol 1, No 1 (2015): SKRIPTA
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) konflik batin yang dialami oleh tokoh utama dalam novel Laura Sendiri karya Mercy Sitanggang ditinjau dari aspek psikologi sastra; (2) implementasi kajian psikologi sastra dalam pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Data penelitian berupa kata-kata, ungkapan, dan kalimat di dalam novel Laura Sendiri karya Mercy Sitaggang. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra untuk mendeskripsikan konflik batin tokoh utama dalam novel Laura Sendiri karya Mercy Sitanggang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik baca, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini, antara lain: (1) konflik batin yang dialami tokoh utama dalam novel Laura Sendiri karya Mercy Sitanggang dan (2) implementasi kajian psikologi sastra dalam pembelajaran. Hasil penelitian dengan pendekatan psikologi sastra ini dapat digunakan dalam pembelajaran sastra khususnya siswa SMA. Penelitian ini juga dapat memberikan pengetahuan pada siswa dalam memahami novel Laura Sendiri karya Mercy Sitanggang dan menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupn sehari-hari. Penelitian ini dapat menjadi literatur bagi para peneliti dan mengembangkan penelitian yang sejenis dengan analisis yang lebih mendalam serta dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat.Abstrak: The aim of this research are to describe and explanation: (1) to describe the cause of inner conflict of main character in the novel Laura Sendiri by Mercy Sitanggang examined from the psychology literature; (2) the implementation of psychology study in the learning of literature. This is a qualitative research. The data of this research are words, saying, and sentences in the novel of Laura Sendiri, a novel by Mercy Sitanggang. This research used psychology literature approach to describe inner conflict of main character in the novel Laura Sendiri by Mercy Sitanggang examined from the psychology literature. Technique to the collecting data which is used by reading novel and analyzing data is used interactive analysis. The results of the analysis is: (1)inner conflict of main character in the novel Laura Sendiri by Mercy Sitanggang examined from the psychology literature; (2) the implementation of psychology literature study in the learning of literature. The results of this research is the psychology literature study which can be used as the literary appreciation learning as specially for the senior high school students. This research also gives the students knowledge to apply the literary meaning in the novel of Laura Sendiri, a novel by Mercy Sitanggang in the daily life. This research can be first step for the researcher of literary product to develop the same interest of the research with deeper analysis and can be applied in the social life.
KAJIAN FILOLOGI DAN ANALISIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER HIKAYAT NAKHODA ASYIK Kusumaningrum, Rika Novita
SKRIPTA Vol 1, No 1 (2015): SKRIPTA
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Secara teoritis, penelitian ini bertujuan mengupas teks HNA sebagai suatu karya sastra dengan menggunakan pendekatan struktural dinamik untuk menggali kandungan nilai-nilai pedidikan karakter. Adapun tujuan praktis penelitian ini adalah (1)menyajikanpernaskahan, perteksan, dan suntingan dengan menggunakan pendekatan filologis untuk menyempurnakan penelitian sebelumnya. (2)Menambah hasil penelitian pada bidang sastra Melayu klasik (sebagai cikal bakal sastra Indonesia modernpada khususnya dan khasanah sastra Nusantara pada umumnya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis  bahasa dan isi. HNA adalah codex unicus (naskah tunggal) yang diteliti menggunakan perspektif filologi modern. Metode kritik teks yang digunakan adalah metode edisi naskah tunggal. Teks yang disalin tahun 1890 oleh Encik Muhammad Bakir bin Usman Fudloli di Pecenongan Betawi ini memiliki volume 156 halaman dan berdasarkan kajian pernaskahan didominasi kata dan ungkapan pinjaman dari bahasa Arab. Terlepas dari seluruh kandungan nilai pendidikan karakter, teks HNA dapat ditengarai sebagai teks tasawuf Betawi dengan ditandai penggunaan ikon laut, kecapi, perahu, dan pengembaraan.Abstract: Theoretically, this riset aims to analyze Hikayat Nakhoda Asyiktextas a work of literature use to dynamic structure approachtoexplorecharacter education valuaes content.This research practice aimistocodicology and textology use modern filology approach andto add research result for classical Malay literature; as pioneerfor modernIndonesia literature especially and for Nusantara literature generally. Research method what used is qualitative descriptiveresearch to analyze language and content. This hikayat is codex unicus (naskah tunggal). The Text critical method what used is single codex edition methode. Text what wrotenat 1890 by Encik Muhammad Bakir bin Usman Fudloli at Pecenongan Batavia has volume 156 page.Be based on study of codicology, this text is dominated wordsandloanidiomsfrom Arabic. More than all of character education value content, this text could was been enable as Batavia tasawuf text with markedusing icon of sea, kecapi, boat, and wandering.
CAMPUR KODE DALAM ACARA SENTILAN-SENTILUN METRO TV EPISODE 6 FEBRUARI 2015 Jamilah, Fitri
SKRIPTA Vol 1, No 1 (2015): SKRIPTA
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Peneliian ini bertujuan untuk mendeskripsikan campur kode dalam acara Sentilan Sentilun Metro TV Episode 6 Februari 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif. Penelitian ini membahas jenis-jenis campur kode dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis-jenis campur kode yang terjadi adalah campur kode keluar dan campur kode ke dalam. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode adalah penutur, topik pembicaraan, situasi, tujuan, dan media. Di samping itu inteferensi bahasa juga menjadi faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode. Abstract: :: The aim of this study was to describe the Code Mixing in Sentilan Sentilun show at Metro TV 6 February 2015. The method applied in this research was qualitative approach. This study discussed the types of Code Mixing, factors to raise it. The result had been shown that the types of Code Mixing which appeared were the inner code mixing and outer code mixing. The factors were participant, topic of conversation, situation, destination, media, and variety of language. In addition, language interference was one of the factors.
APLIKASI MEJA BUNDAR DALAM PENGEMBANGAN KEAHLIAN MENULIS PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 5 DENPASAR TAHUN 2012/2013 Widiastuti, Ida Ayu
SKRIPTA Vol 1, No 1 (2015): SKRIPTA
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kemampuan menulis dianggap sebagai kemampuan penting yang perlu ditingkatkan. Hal tersebut dapat dicapai melalui pelaksanaan round table technique. Penelitian tindakan kelas ini utamanya dilaksanakan untuk menunjukkan apakah round table technique dapat digunakan dalam meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas sepuluh SMA Negeri 5 Denpasar tahun Akademik 2012/2013. Berdasarkan hasil prates, yang dilaksanakan pada pra siklus, menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam  menulis paragraf dikategorikan kurang yaitu 61.97. Selanjutnya penelitian tindakan kelas dilakukan dengan pelaksanaan  round table technique dalam rencana dua siklus. Berdasarkan teknik yang dilaksanakan, terdapat peningkatan yang signifikan pada kemampuan menulis paragraf deskriptif siswa, dimana hal tersebut meningkat dari kurang menjadi baik, yaitu 68.09 pada siklus I dan 76,29 pada siklus II.Terlebih lagi, penelitian ini dapat memberikan peningkatan kemampuan menulis deskriptif paragraf siswa melalui pelaksanaan teknik tersebut. Kesimpulannya, penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa round table technique dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa kelas sepuluh SMA Negeri 5 Denpasar. Terlebih lagi teknik yang dilaksanakan juga direspon positif oleh subjek penelitian yaitu siswa kelas sepuluh SMA Negeri 5 Denpasar tahun akademik 2012/2013.  Abstract: Writing skill is considered as an essential skill which needs to be improved by the students. This can be done through the application of round table technique. The present classroom action research was mainly carried out to figure out whether or not round table technique can be used to improve the subjects’ writing skill. The subjects of the present study were the tenth grade students of SMA Negeri 5 Denpasar in Academic Year 2012/2014. Based on the result of the pre-test which was carried out in the pre-cycle, it showed that the subjects’ skill in writing paragraph was categorized as insufficient, which was 61.97. The present classroom action research then was carried out by implementing round table technique in two-planned cycles. From the technique implemented, there was significant improvement from the subjects’ skill in writing descriptive paragraph, in which it improved from insufficient to good, which was 68.09 in cycle I and 76,29 in cycle II.Furthermore,the research could bring the improvement to the subjects’ skill in writing descriptive paragraph by implementing the technique. To sum up, the present classroom action study proved that round table technique could improve the writing skill of the tenth grade students of SMA Negeri 5 Denpasar. Moreover, the technique implemented was also responded positively by the subjects of the study which were the tenth grade students of SMA Negeri 5 Denpasar.  
PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA DALAM ACARA TATAP MATA TRANS 7 SEBAGAI WAHANA PENCIPTAAN HUMOR LISAN Sri, Irsa
SKRIPTA Vol 1, No 1 (2015): SKRIPTA
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi bentuk pelanggaran terhadap prinsip kerja sama yang digunakan oleh para pengisi acara dalam acara Tatap Mata Trans 7. Data dalam penelitian berupa tuturan-tuturan yang melanggar prinsip kerja sama diambil dari empat tanyangan acara Tatap Mata di trans 7, yaitu selama bulan April 2014. Data dianalisis berdasarkan teori prinsip kerja sama Grice (1975). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran yang dilakukan terhadap prinsip kerja sama sebagai wahana penciptaan humor dalam acara Tatap Mata Trans 7 berupa pemberian informasi berlebih-lebih, informasi yang salah, informasi yang tidak relevan dengan masalah pembicaraan, kesalahan dalam menafsirkan maksud mitra tutur, dan informasi yang mengandung makna implisit.Abstract: This research study discusses the violation of cooperative and politeness principles in tatap mata show trans 7 as a mean of creating verbal humor. The aims of the research are; (1) to describe the types of the the violation of cooperative principles in tatap mata show trans 7 as a mean of creating verbal humor. The results of the research study were: firstly, there were violations of cooperative principles; (1) the violations of maxim of quantity are in the form of excessive information, (2) the violations maxim of quality are in the form of wrong information, (3) the violation of maxim of relation is in the form of irrelevant information with the topic being discussed, and (4) the violations maxim of manner are in the form of misinformation communication in understanding partners’ talks, implicit information. 

Page 2 of 2 | Total Record : 16


Filter by Year

2015 2015