Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA KARANGAN ARGUMENTASI MAHASISWA PESERTA PERKULIAHAN MKU BAHASA INDONESIA DI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA Palupi, Muncar Tyas
SKRIPTA Vol 1, No 1 (2015): SKRIPTA
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kecenderungan kesalahan berbahasa dalam hal penerapan kaidah ejaan bahasa Indonesia, dalam bidang kosakata, dalam bidang morfologi, dan sintaksis. Penelitian ini mempergunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik catat. Analisis data menggunakan metode agih. Hasil analisis dapat disimpulkan, bahwa sebagian besar karangan argumentasi mahasiswa terdapat beberapa unsur kesalahan berbahasa. Kesalahan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu mahasiswa belum mengetahui ketepatan pemakaian ejaan dengan benar, penguasaan kosakata bahasa Indonesia mahasiswa BK yang masih kurang, belum dapat memakai afiksasi secara tepat, begitu pula dengan penulisan kata bentukan, dan penulisan kata ulang, belum dapat memakai kata depan dan kata sandang, kalimat efektif, dan struktur kalimat secara tepat dalam bahasa Indonesia.   Kata Kunci: Kesalahan Berbahasa, Argumentasi, Ejaan, Kosakata, Afiksasi, Kalimat   LANGUAGE ERROR ANALYSIS IN STUDENTS ARGUMENT WRITING OF INDONESIAN SUBJECT IN UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA Abstract: The aim of this study was to describe the tendency of language errors in applying the rules of Indonesia language spelling, in the vocabulary field, in the morphology field, and syntax. The study used descriptive qualitative method. Data collecting technique used note technique. Agih method was used as data analysis technique. Results of the analysis can be concluded that the language errors appeared majority in student’s essay. The errors were influenced by several factors, such as students did not know the accuracy of spelling usage correctly, student’s of guidance and counseling had lack of vocabulary, they had not able to use the affixation appropriately, as well as the writing of word formation, and writing the repetition word, they could not apply the use of preposition and auxiliary, effective sentences, and sentence structure as appropriate in Indonesia language.   Keywords: language errors, argumentation, spelling, vocabulary, affixation, aentence.
PELANGGARAN PRINSIP KESANTUNAN DALAM KOMENTAR PEMBACA BERITA TOKOH POLITIK DI MEDIA SOSIAL DARING DITINJAU DARI PERPEKSTIF PRAGMATIK (UPAYA MENGINGATKAN KEMBALI PADA REVOLUSI MENTAL) Palupi, Muncar Tyas
Jurnal Lentera (Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Indonesia) Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Lentera (Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Indonesia)
Publisher : Jurnal Lentera merupakan Jurnal Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia yang berkala mempublikasikan artikel ilmiah dari hasil penelitian berupa pengajaran dan pendidikan Bahasa Indonesia. Secara khusus, jurnal ini berisi penelitian tentang pengajaran, pen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.399 KB)

Abstract

Kebebasan hak untuk berbicara agaknya menjadi kebablasan ketika si pembicara tidak memahami fungsi hakiki bahasa menurut Sudaryanto (2014) yaitu bahasa berfungsi sebagai alat untuk mengembangkan akal budi dan memelihara kerjasama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelanggaran maksim dalam prinsip kesantunan komentar pembaca berita tokoh politik  di surat kabar online detik.com. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diambil dari komentar pembaca dalam berita politik di media sosial, khususnya pemberitaan mengenai tiga tokoh politik yang terkenal pada saat ini yaitu Prabowo Subianto, Jokowi dan Amien Rais. Hasil dari penelitian ini ditemukan adanya  pelanggaran prinsip kesantunan, yeng terdapat dalam maksim kebijaksanaan, maksim penerimaan, maksim kerendahan hati, maksim kecocokan, dan maksim kesimpatian. Pelanggaran prinsip kesantunan paling banyak ditemukan pada pemberitaan tokoh politik Amien Rais. Kata Kunci: Pelanggaran Prinsip Kesantunan, Komentar Berita, Pragmatik
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA KARANGAN ARGUMENTASI MAHASISWA PESERTA PERKULIAHAN MKU BAHASA INDONESIA DI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA Palupi, Muncar Tyas
SKRIPTA Vol 1, No 1 (2015): SKRIPTA
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kecenderungan kesalahan berbahasa dalam hal penerapan kaidah ejaan bahasa Indonesia, dalam bidang kosakata, dalam bidang morfologi, dan sintaksis. Penelitian ini mempergunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik catat. Analisis data menggunakan metode agih. Hasil analisis dapat disimpulkan, bahwa sebagian besar karangan argumentasi mahasiswa terdapat beberapa unsur kesalahan berbahasa. Kesalahan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu mahasiswa belum mengetahui ketepatan pemakaian ejaan dengan benar, penguasaan kosakata bahasa Indonesia mahasiswa BK yang masih kurang, belum dapat memakai afiksasi secara tepat, begitu pula dengan penulisan kata bentukan, dan penulisan kata ulang, belum dapat memakai kata depan dan kata sandang, kalimat efektif, dan struktur kalimat secara tepat dalam bahasa Indonesia.  Abstract: The aim of this study was to describe the tendency of language errors in applying the rules of Indonesia language spelling, in the vocabulary field, in the morphology field, and syntax. The study used descriptive qualitative method. Data collecting technique used note technique. Agih method was used as data analysis technique. Results of the analysis can be concluded that the language errors appeared majority in student’s essay. The errors were influenced by several factors, such as students did not know the accuracy of spelling usage correctly, student’s of guidance and counseling had lack of vocabulary, they had not able to use the affixation appropriately, as well as the writing of word formation, and writing the repetition word, they could not apply the use of preposition and auxiliary, effective sentences, and sentence structure as appropriate in Indonesia language.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA KARANGAN ARGUMENTASI MAHASISWA PESERTA PERKULIAHAN MKU BAHASA INDONESIA DI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA Palupi, Muncar Tyas
Jurnal Skripta Vol 1, No 1 (2015): SKRIPTA MEI 2015
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.276 KB) | DOI: 10.31316/skripta.v1i1.8

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kecenderungan kesalahan berbahasa dalam hal penerapan kaidah ejaan bahasa Indonesia, dalam bidang kosakata, dalam bidang morfologi, dan sintaksis. Penelitian ini mempergunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik catat. Analisis data menggunakan metode agih. Hasil analisis dapat disimpulkan, bahwa sebagian besar karangan argumentasi mahasiswa terdapat beberapa unsur kesalahan berbahasa. Kesalahan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu mahasiswa belum mengetahui ketepatan pemakaian ejaan dengan benar, penguasaan kosakata bahasa Indonesia mahasiswa BK yang masih kurang, belum dapat memakai afiksasi secara tepat, begitu pula dengan penulisan kata bentukan, dan penulisan kata ulang, belum dapat memakai kata depan dan kata sandang, kalimat efektif, dan struktur kalimat secara tepat dalam bahasa Indonesia. Kata Kunci: Kesalahan Berbahasa, Argumentasi, Ejaan, Kosakata, Afiksasi, Kalimat
HOAX: PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN EDUKASI DI ERA LITERASI DIGITAL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI MUDA Palupi, Muncar Tyas
Jurnal Skripta Vol 6, No 1 (2020): SKRIPTA MEI 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v6i1.645

Abstract

Artikel ini berisi ide bahwa sebenarnya hoax dapat dimanfaatkan untuk bahan edukasi di era literasi digital terutama dalam pembentukan karakter generasi muda.  Pesatnya perkembangan teknologi  informasi membawa  berbagai dampak di semua lini kehidupan. Dampak yang pertama dan terutama adalah terjadinya perubahan cara hidup di dalam  masyarakat. Masyarakat lebih banyak memanfaatkan teknologi informasi dalam keseharian hidupnya. Alat komunikasi yang murah dan di dalamnya sudah bisa dipakai untuk mengakses internet sangat mempermudah masyarakat untuk memperoleh berbagai informasi dari dunia luar.  Perilaku lebih tertarik menggunakan teknologi digital untuk mengakses, mengelola, mengintegrasikan, menganalisis dan mengevaluasi informasi disebut dengan literasi digital. Memanfaatkan hoax sebagai bahan edukasi dalam era literasi digital diharapkan akan membuat masyarakat berpikir kritis, lebih bijaksana dalam menyaring dan menyikapi informasi sehingga dapat berpartisipasi dan memberi kontribusi bagi perdamaian dan persatuan bangsa.
KESANTUNAN BERBAHASA DI MEDIA SOSIAL ONLINE: TINJAUAN DESKRIPTIF PADA KOMENTAR BERITA POLITIK DI FACEBOOK Palupi, Muncar Tyas; Endahati, Nafisah
Jurnal Skripta Vol 5, No 1 (2019): SKRIPTA MEI 2019
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.138 KB) | DOI: 10.31316/skripta.v5i1.125

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesantunan berbahasa dalam unggahan berita dan komentar berita di Facebook. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini terbatas pada unggahan berita politik saja. Mengingat isi unggahan bermacam-macam dan jumlah unggahan setiap hari sangat banyak. Objek penelitian ini adalah percakapan di grup FB dengan subjek penelitian adalah percakapan berita politik. Metode pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode simak dan tulis, yakni dengan menyimak penggunaan bahasa. Pelaksanaan pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode simak yang diwujudkan melalui teknik dasar dan teknik lanjutan. Teknik dasarnya disebut teknik sadap, sedangkan teknik lanjutannya adalah teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya berbagai bentuk kesantunan berbahasa dalam unggahan berita dan komentar berita politik nampak dalam empat hal, yaitu (1) penggunaan pronomina, (2) penggunaan bentuk ketidaklangsungan,  (3) penggunaan kata kunci, dan (4) penggunaan kalimat bersifat empati. Kata Kunci:  Kesantunan berbahasa, media sosial online, berita politik, facebookAbstract: The research aims to describe form of language politeness in uploaded news and comment in Facebook. This research was conducted in descriptive qualitative methodology. Source of research data was limited to political uploaded news in considering with the various uploaded content and the unlimited amount of uploaded news. The object of the research was the Facebook group conversation and the subject of the research was the political news conversation. The data collection method used the referral and writing methods. The implementation of data collection in this research was the referral method that was realized through basic and advanced techniques. The basic technique named tapping technique, while the advanced technique named free speech technique and note technique. The research results the discovery of various forms of language politeness in uploaded news and political news comment seen from four things, namely (1) the use of pronominal, (2) the use of form of continuity, (3) the use of key words, and (4) the use of empathetic sentences.  Key words: language politeness, online social media, political news, Facebook
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA KARANGAN ARGUMENTASI MAHASISWA PESERTA PERKULIAHAN MKU BAHASA INDONESIA DI UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA Muncar Tyas Palupi
JURNAL SKRIPTA Vol 1 No 1 (2015): SKRIPTA MEI 2015
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.276 KB) | DOI: 10.31316/skripta.v1i1.8

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kecenderungan kesalahan berbahasa dalam hal penerapan kaidah ejaan bahasa Indonesia, dalam bidang kosakata, dalam bidang morfologi, dan sintaksis. Penelitian ini mempergunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik catat. Analisis data menggunakan metode agih. Hasil analisis dapat disimpulkan, bahwa sebagian besar karangan argumentasi mahasiswa terdapat beberapa unsur kesalahan berbahasa. Kesalahan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu mahasiswa belum mengetahui ketepatan pemakaian ejaan dengan benar, penguasaan kosakata bahasa Indonesia mahasiswa BK yang masih kurang, belum dapat memakai afiksasi secara tepat, begitu pula dengan penulisan kata bentukan, dan penulisan kata ulang, belum dapat memakai kata depan dan kata sandang, kalimat efektif, dan struktur kalimat secara tepat dalam bahasa Indonesia. Kata Kunci: Kesalahan Berbahasa, Argumentasi, Ejaan, Kosakata, Afiksasi, Kalimat
HOAX: PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN EDUKASI DI ERA LITERASI DIGITAL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI MUDA Muncar Tyas Palupi
JURNAL SKRIPTA Vol 6 No 1 (2020): SKRIPTA MEI 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v6i1.645

Abstract

Artikel ini berisi ide bahwa sebenarnya hoax dapat dimanfaatkan untuk bahan edukasi di era literasi digital terutama dalam pembentukan karakter generasi muda.  Pesatnya perkembangan teknologi  informasi membawa  berbagai dampak di semua lini kehidupan. Dampak yang pertama dan terutama adalah terjadinya perubahan cara hidup di dalam  masyarakat. Masyarakat lebih banyak memanfaatkan teknologi informasi dalam keseharian hidupnya. Alat komunikasi yang murah dan di dalamnya sudah bisa dipakai untuk mengakses internet sangat mempermudah masyarakat untuk memperoleh berbagai informasi dari dunia luar.  Perilaku lebih tertarik menggunakan teknologi digital untuk mengakses, mengelola, mengintegrasikan, menganalisis dan mengevaluasi informasi disebut dengan literasi digital. Memanfaatkan hoax sebagai bahan edukasi dalam era literasi digital diharapkan akan membuat masyarakat berpikir kritis, lebih bijaksana dalam menyaring dan menyikapi informasi sehingga dapat berpartisipasi dan memberi kontribusi bagi perdamaian dan persatuan bangsa.
ANALISIS KEBUTUHAN BUKU AJAR BAHASA INDONESIA BERBASIS PEMBELAJARAN PROYEK DI PERGURUAN TINGGI Susetyo; Tyas Palupi, Muncar
Jurnal Korpus Vol 8 No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v8i3.38549

Abstract

Sampai saat ini Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) belum memiliki Buku Ajar Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Bahasa Indonesia Berbasis Pembelajaran Proyek. Para dosen yang mengampu Mata Kuliah MKWK Bahasa Indonesia masih menggunakan buku-buku lama dari berbagai sumber, Hal ini menyebabkan bahan kajian yang disampaikan oleh dosen kepada mahasiswa berbeda-beda dan belum berbasis pembelajaran proyek . Untuk itu, diperlukan Buku Ajar MKWK Bahasa Indonesia agar materi ajar yang disampaikan oleh  dosen sama. Langkah awal untuk penyusunan buku ajar tersebut diperlukan kajian tentang analisis kebutuhan bahan kajian Bahasa Indonesia terhadap mahasiswa dan dosen Bahasa Indonesia. Hasil kajian bahan ajar nantinya digunakan sebagai dasar untuk menyusun Buku Ajar MKWK Bahasa Indonesia Berbasis Proyek di UPY. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan dosen dan mahasiswa tentang bahan kajian Mata Kuliah Bahasa Indonesia. Populasi penelitian ini adalah semua mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta yang telah mengambil Mata Kuliah Bahasa Indonesia. Sampel penelitian sebanyak 22 mahasiswa diperoleh dengan teknik sampling purposif. Instrumen yang digunakan untuk mengidentifikasi analisis kebutuhan mahasiswa dan materi yang dibutuhkan dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia adalah angket. Guna melengkapi analisis kebutuhan mahasiswa tentang bahan kajian Bahasa Indonesia tersebut sebanyak 5 dosen MKWK Bahasa Indonesia Universitas PGRI Yogyakarta juga dimintai pertimbangannya  dengan cara mengisi angket yang sama. Hasil dari keempat belas bahan kajian Mata Kuliah Bahasa Indonesia yang ditanyakan kepada  22 mahasiswa melalui angket analisis kebutuhan bahan ajar Bahasa Indonesia bahwa  (1) sebanyak 51,60% mahasiswa menyatakan sangat membutuhkan, (2)  sebanyak  45,50% menyatakan membutuhkan. (3) sebanyak 2,92% menyatakan tidak membutuhkan sebanyak dan (4) sebanyak 0% menyatakan sangat tidak membutuhkan. Selanjutnya, dari 14 bahan kajian bahasa Indonesia yang ditanyakan  kepada 5 dosen menyatakan bahwa (1) sebanyak  80 % menyatakan sangat membutuhkan (2) sebanyak 20 % menyatakan membutuhkan, (3) sebanyak 0% menyatakan tidak membutuhkan dan (4) menyatakan sangat tidak membutuhkan sebanyak 0%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ke-14 bahan kajian Bahasa Indonesia dibutuhkan dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia dan dapat dilanjutkan sebagai materi pembelajaran  MKWK Bahasa Indonesia di Universitas PGRI Yogyakarta.
KESANTUNAN BERBAHASA DI MEDIA SOSIAL ONLINE: TINJAUAN DESKRIPTIF PADA KOMENTAR BERITA POLITIK DI FACEBOOK Palupi, Muncar Tyas; Endahati, Nafisah
JURNAL SKRIPTA Vol 5 No 1 (2019): SKRIPTA MEI 2019
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.138 KB) | DOI: 10.31316/skripta.v5i1.125

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesantunan berbahasa dalam unggahan berita dan komentar berita di Facebook. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini terbatas pada unggahan berita politik saja. Mengingat isi unggahan bermacam-macam dan jumlah unggahan setiap hari sangat banyak. Objek penelitian ini adalah percakapan di grup FB dengan subjek penelitian adalah percakapan berita politik. Metode pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode simak dan tulis, yakni dengan menyimak penggunaan bahasa. Pelaksanaan pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode simak yang diwujudkan melalui teknik dasar dan teknik lanjutan. Teknik dasarnya disebut teknik sadap, sedangkan teknik lanjutannya adalah teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya berbagai bentuk kesantunan berbahasa dalam unggahan berita dan komentar berita politik nampak dalam empat hal, yaitu (1) penggunaan pronomina, (2) penggunaan bentuk ketidaklangsungan,  (3) penggunaan kata kunci, dan (4) penggunaan kalimat bersifat empati. Kata Kunci:  Kesantunan berbahasa, media sosial online, berita politik, facebookAbstract: The research aims to describe form of language politeness in uploaded news and comment in Facebook. This research was conducted in descriptive qualitative methodology. Source of research data was limited to political uploaded news in considering with the various uploaded content and the unlimited amount of uploaded news. The object of the research was the Facebook group conversation and the subject of the research was the political news conversation. The data collection method used the referral and writing methods. The implementation of data collection in this research was the referral method that was realized through basic and advanced techniques. The basic technique named tapping technique, while the advanced technique named free speech technique and note technique. The research results the discovery of various forms of language politeness in uploaded news and political news comment seen from four things, namely (1) the use of pronominal, (2) the use of form of continuity, (3) the use of key words, and (4) the use of empathetic sentences.  Key words: language politeness, online social media, political news, Facebook