Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

CAMPUR KODE DALAM ACARA SENTILAN-SENTILUN METRO TV EPISODE 6 FEBRUARI 2015 Jamilah, Fitri
SKRIPTA Vol 1, No 1 (2015): SKRIPTA
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Peneliian ini bertujuan untuk mendeskripsikan campur kode dalam acara Sentilan Sentilun Metro TV Episode 6 Februari 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif. Penelitian ini membahas jenis-jenis campur kode dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis-jenis campur kode yang terjadi adalah campur kode keluar dan campur kode ke dalam. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode adalah penutur, topik pembicaraan, situasi, tujuan, dan media. Di samping itu inteferensi bahasa juga menjadi faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode. Kata Kunci: campur kode, jenis-jenis campur kode,kualitatif
CAMPUR KODE DALAM ACARA SENTILAN-SENTILUN METRO TV EPISODE 6 FEBRUARI 2015 Jamilah, Fitri
SKRIPTA Vol 1, No 1 (2015): SKRIPTA
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Peneliian ini bertujuan untuk mendeskripsikan campur kode dalam acara Sentilan Sentilun Metro TV Episode 6 Februari 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif. Penelitian ini membahas jenis-jenis campur kode dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis-jenis campur kode yang terjadi adalah campur kode keluar dan campur kode ke dalam. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode adalah penutur, topik pembicaraan, situasi, tujuan, dan media. Di samping itu inteferensi bahasa juga menjadi faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode. Abstract: :: The aim of this study was to describe the Code Mixing in Sentilan Sentilun show at Metro TV 6 February 2015. The method applied in this research was qualitative approach. This study discussed the types of Code Mixing, factors to raise it. The result had been shown that the types of Code Mixing which appeared were the inner code mixing and outer code mixing. The factors were participant, topic of conversation, situation, destination, media, and variety of language. In addition, language interference was one of the factors.
CAMPUR KODE DALAM ACARA SENTILAN-SENTILUN METRO TV EPISODE 6 FEBRUARI 2015 Jamilah, Fitri
Jurnal Skripta Vol 1, No 1 (2015): SKRIPTA MEI 2015
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.697 KB) | DOI: 10.31316/skripta.v1i1.5

Abstract

Peneliian ini bertujuan untuk mendeskripsikan campur kode dalam acara Sentilan Sentilun Metro TV Episode 6 Februari 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif. Penelitian ini membahas jenis-jenis campur kode dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis-jenis campur kode yang terjadi adalah campur kode keluar dan campur kode ke dalam. Faktorfaktor yang menyebabkan terjadinya campur kode adalah penutur, topik pembicaraan, situasi, tujuan, dan media. Di samping itu inteferensi bahasa juga menjadi faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode. Kata Kunci: campur kode, jenis-jenis campur kode,kualitatif
LANDASAN FILOSOFIS PENDIDIKAN KARAKTER DI SD LUQMAN AL HAKIM TIMOHO YOGYAKARTA Jamilah, Fitri
Jurnal Skripta Vol 5, No 1 (2019): SKRIPTA MEI 2019
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.66 KB) | DOI: 10.31316/skripta.v5i1.122

Abstract

Abstrak:Pendidikan karakter sangat penting untuk melahirkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas. SDM yang berkualitas yaitu yang memiliki karakter dan kepribadian berdasarkan tujuan pendidikan nasional. Saat ini nilai-nilai karakter telah terciderai oleh berbagai macam perilaku yang melanggar dari tujuan pendidikan. Artikel ini akan membahas bagaimana landasan filosofis pendidikan karakter di SD Luqman Al-Hakim. Artikel ini merupakan hasil penelitian kualitatif yang fokusnya untuk menginterpretasikan data yang telah didapatkan dengan penjelasan secara mendalam terhadap suatu fenomena yang diamati. Prosedur pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan dengan mereduksi data, mengorganisasikan data, dan penyimpulan data. Hasil analisis data selanjutnya dicek keabsahannya melalui pemeriksaan triangulasi. Penelitian menekankan pada landasan filosofis pendidikan karakter yang diterapkan di SD Luqman Al-hakim yaitu humanis religius. Hal ini mengacu pada visi, misi, tujuan yang telah dirumuskan dan pelaksanaan pembelajaran. Pendidikan karakter  mengintegrasikan antara aspek kauniyah (alam semesta) dengan aspek qauliyah (quraniyah).Kata kunci: landasan filosofis, pendidikan karakter Abstract: Character education is very important to give birth to qualified human resources which have characteristics and personality based on national education goals. At present the character values have been plagued by various kinds of behavior which violate the purpose of education. This article will discuss how the philosophical foundation of character education at SDIT Luqman Al-Hakim. This article is the result of qualitative research whose focus is to interpret the data which has been obtained with an in-depth explanation of an observed phenomenon. The procedure of data collection carried out in this study is observation, interviews, and document analysis. Data analysis is done by reducing data, organizing data, and concluding data. The results of the data analysis were then checked for validity through triangulation checks. The research emphasizes on the philosophical foundation of character education applied at SD Luqman Al-hakim, namely religious humanists. This refers to the vision, mission, objectives which have been formulated and the implementation of learning. This character education integrates the aspects of kauniyah (universe) with aspects of qauliyah (quraniyah). Keywords: philosophical foundation, character education
Ujaran Kebencian dalam Kolom Komentar YouTube pada Tahun Politik Pemilihan Presiden 2019 Fitri Jamilah; Primasari Wahyuni
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 3 No 2 (2020): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v3i2.1109

Abstract

YouTube as social media is not only a means of communication in social interactions, but can also be used as a means of political communication. As a means of political communication, YouTube is often used to convey opinions and support for political figures who are promoted through communication, especially seen in the comments column. Various communication styles are carried out by social media users, either through comments, criticisms, suggestions, and jokes, which have the opportunity to contain hate speech. This article is the result of qualitative research that focuses on interpreting the data that has been obtained with an in-depth explanation of the phenomenon of using hate speech in the comments column of the Youtube Channel for political news in Indonesia. Data that has been successfully extracted, collected, and recorded in research activities. The technique of testing the validity of the research data used member check and validation of media experts. The results of this study indicate that the hate speech that occurred in the 2019 presidential election political news on the YouTube channel is in the form of words and phrases, as well as the use of language styles. The language style of hate speech in this study is dominated by sarcasm, which means rude, contains cursing, insinuation, ridicule, and the use of names or nicknames for others with disrespect or even humiliation or insult.
Pengembangan Media Pembelajaran Keterampilan Menyimak Teks Laporan Hasil Observasi dengan Articulate Storyline di SMAN 3 Bantul Tahun Ajaran 2021/2022 Anik Nurlatifah; Primasari Wahyuni; Fitri Jamilah
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 4 No 2 (2021): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v4i2.1491

Abstract

The learning media for listening to the text of the observation report that has been used so far is still audio-visual in nature, sourced from Youtube. This makes it difficult for students if they want to learn the previous material so that interesting media is needed and can be studied repeatedly by using articulate storylines. For this reason, the purpose of this study was to describe the results of developing learning media for listening skills to the text of the observation report with an articulate storyline at SMAN 3 Bantul, Academic Year 2021/2022. The research method used was a research and development method with the ADDIE development model. The research was conducted at SMAN 3 Bantul. The subjects used by class X IPS 2 students were 15 students. Data collection techniques using observation, questionnaires, and tests. The results of the study show: 1) this research produces an interactive learning media product, html5 version of articulate storyline and an android application called Indonesian Language Learning Media; 2) the quality of interactive learning media articulate storyline, based on the results of the assessment of media experts by 95% and material experts 92.5%, so it is categorized as very feasible/valid; 3) student interest in articulate storyline learning media by 94% is categorized as very good; and 4) the effectiveness of the articulate storyline media after the trial was carried out, which was 81.64 N gain and categorized as effective.
PEMANTAPAN KOMITE PEMBELAJARAN DALAM MENGHADAPI KENAIKAN KELAS PADA FASE D DI SEKOLAH PENGGERAK SMP N 4 PATUK Palupi Sri Wijayanti; Ratna Herawati; Rika Novita Sari; Kristina Warniasih; Fitri Jamilah
Jubaedah : Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Indonesian Journal of Community Services and School Education) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah)
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jub.v2i2.81

Abstract

Sekolah Penggerak is a school that implements an independent curriculum. SMP N 4 Patuk is one of those who are included in the first batch. End of school year activities must provide reports on student learning outcomes and confirmation of grade promotion. The first batch of driving schools have not found examples or best practices in compiling the document. Thus, there is a need for mentoring and strengthening of the learning committee in completing grade promotion documents. This is the basic foundation for the implementation of service and is carried out through three steps, namely preparation, implementation, and closing. At firts stage, the team communicated for permits from both schools and universities. In addition, the service team prepares materials related to the preparation of learning outcomes reports. Next is the implementation stage, the team conveys the material and then continues with discussions. In the last stage, which is closing, the servant conducts a simulation of filling out report for the Projek Profil Pelajar Pancasila activities. The results of the service activities for the learning committee showed an increase in the understanding and enthusiasm of the teachers in driving the transformation of the Sekolah Penggerak
CAMPUR KODE DALAM ACARA SENTILAN-SENTILUN METRO TV EPISODE 6 FEBRUARI 2015 Fitri Jamilah
JURNAL SKRIPTA Vol 1 No 1 (2015): SKRIPTA MEI 2015
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.697 KB) | DOI: 10.31316/skripta.v1i1.5

Abstract

Peneliian ini bertujuan untuk mendeskripsikan campur kode dalam acara Sentilan Sentilun Metro TV Episode 6 Februari 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif. Penelitian ini membahas jenis-jenis campur kode dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis-jenis campur kode yang terjadi adalah campur kode keluar dan campur kode ke dalam. Faktorfaktor yang menyebabkan terjadinya campur kode adalah penutur, topik pembicaraan, situasi, tujuan, dan media. Di samping itu inteferensi bahasa juga menjadi faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode. Kata Kunci: campur kode, jenis-jenis campur kode,kualitatif
Perbedaan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Berbasis Merdeka Belajar antara Mahasiswa yang Belajar dengan Metode Diskusi Kelompok dan Metode Pemberian Tugas Susetyo; Primasari Wahyuni; Fitri Jamilah
Jurnal Korpus Vol 8 No 1: April 2024
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v8i1.34882

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia sebagai mata kuliah wajib kurikulum (MKWK) di perguruan tinggi antara mahasiswa yang belajar dengan menggunakan metode diskusi kelompok dan metode pemberian tugas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode perbandingan.  Sampel penelitian adalah sampel total, yaitu semua mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika  yang mengambil  Mata Kuliah Bahasa Indonesia MKWK  sebanyak 20 orang dan semua mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indoneasia yang mengambil  Mata Kuliah Bahasa Indonesia MKWK sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan instrumen yang digunakan adalah soal-soal yang mencakup bahan kajian Bahasa Indonesia MKWK. Teknik analisis data menggunakan rumus perbandingan t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar Bahasa Indonesia MKWK berbasis merdeka belajar pada  mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika yang belajar dengan metode diskusi kelompok sebesar 85,40, tergolong sangat baik  dan nilai rata-rata hasil belajar Bahasa Indonesia MKWK berbasis merdeka belajar pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang belajar dengan ketode pemberian tugas  sebesar 68,43, tergolong cukup. Berdasarkan uji T-Test dapat disimpulkan bahwa  terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar  Bahasa Indonesia MKWK berbasis merdeka belajar pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika yang belajar dengan metode diskusi kelompok  dan  hasil belajar Bahasa Indonesia berbasis Merdeka belajar pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang belajar dengan metode pembelian tugas.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KREATIF PUISI ANAK BAGI CALON GURU SEKOLAH DASAR Susetyo; Fitri Jamilah; Dian Eka Candra Wardana; Primasari Wahyuni
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v4i1.623

Abstract

Tujuan pengabdian ini untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis puisi sastra anak bagi calon guru SD di Kabupaten Bantul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Pelatihan ini diikuti oleh 32 calon guru sekolah dasar yang tinggal di Kabupaten Bantul yang dilaksanakan pada tanggal 22 dan 29 Mei 2024 di FKIP Universitas PGRI Yogyakarta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan menulis puisi anak bagi calon guru sekolah dasar di Kabupaten Bantul setelah dilaksanakan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Para peserta pelatihan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat antusias, semangat, serius, dan selalu hadir dalam pelatihan. Peserta giat bertanya dan bertukar pendapat dengan peserta lain dalam kegiatan pelatihan keterampilan menulis puisi anak. Keterampilan calon guru SD mengalami peningkatan dalam menulis kreatif puisi anak dari skor rata-rata 63,00 menjadi skor rata-rata 83,00 dan mereka sudah lebih memahami hakikat, cara-cara, struktur, dan langkah-langkah menulis kreatif puisi anak.