cover
Contact Name
M. Rikza Chamami
Contact Email
dimas@walisongo.ac.id
Phone
+6285281070111
Journal Mail Official
dimas@walisongo.ac.id
Editorial Address
Institute for Research and Community Services (LP2M) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang Jl. Prof. Hamka - Rectorate Building, 3rd Floor Tambakaji Ngaliyan 50185 Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan
ISSN : 14119188     EISSN : 25029428     DOI : https://doi.org/10.21580/dms
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan is a social-religious research journal published by Institute for Research and Community Services (LP2M), UIN Walisongo Semarang. The focus of this journal is to disseminate research results based on community services, increasing the capacity of society and community empowerment, and innovations of community empowerment in all districts around Indonesia. This journal covers textual and fieldwork studies on those issues from various fields including law, economy, social, philosophy, history, mysticism, art, theology, and others.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 15 No. 1 Tahun 2015" : 20 Documents clear
PENDAMPINGAN KETRAMPILAN DAN PENGEMBANGAN USAHA BATIK CIPRAT UNTUK SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) TUNAGRAHITA PADA YAYASAN AUTISMA SEMARANG Wibowo, Nur Cahyo Hendro
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 15 No. 1 Tahun 2015
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1367.073 KB) | DOI: 10.21580/dms.2015.151.738

Abstract

SLB-C Yayasan Autisma Semarang yang terletak dilokasi Perum Afa Permai Jl. Afa Raya no 3 Sendang MulyoTembalang Semarang mempunyai tujuan memberikan pelayanan pendidikan untuk Anak Berkebutuhan Khusus, sehingga mereka memperoleh hak yang sama dalam pendidikan. Untuk itu para siswa berkebuhan khusus perlu adanya pengembangan pelatihan ketrampilan untuk melatih kemandirian sekaligus menciptakan peluang usaha yang berupa pelatihan batik ciprat. Proses pendampingan ini diharapkan menghasilkan karya Batik Ciprat dengan ukuran 1,25 x 2,25 meter dengan berbagai motif oleh anak berkebutuhan khusus. Tahap awal pembuatannya dilakukan dengan pencairan malam yang diciprat-cipratkan pada kain putih dengan menggunakan sendok, sapu lidi, kuas dll, lalu dilanjutkan dengan pembentukan motif dengan menggunakan pewarna pakaian. Metode yang digunakan untuk mengevaluasi kegiatan ini yaitu menggunakan analisis SWOT. Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats).
PENDAMPINGAN KELOMPOK PEREMPUAN DI DESA SEKITAR HUTAN MELALUI OPTIMALISASI PENGELOLAAN SINGKONG DAN KENTANG JOWO DI DUSUN GLANDANG KEDUNGSUREN KENDAL Saerozi, Saerozi
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 15 No. 1 Tahun 2015
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.932 KB) | DOI: 10.21580/dms.2015.151.734

Abstract

Salah satu upaya yang perlu dilakukan dalam rangka meningkatkan ekonomi keluarga di Desa Kedungsuren salah satu Desa di pinggiran hutan KPH Kendal adalah pendampingan kelompok perempuan di Desa sekitar hutan melalui optimalisasi pengelolaan singkong dan kentang Jowo. Pendampingan dalam kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: (1) membentuk organisasi/ kelompok perempuan/ kelompok usaha di bidang pembuatan roti, qtela singkong, dan krupuk rendeng, (2) memberikan pelatihan pembuatan: Krupuk Walisongo (krupuk rendeng), Quitela Singkong, Roti Kentang ireng, (3) mengadakan atau menggiatkan produksi dan sekaligus pemasarannya. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian adalah metode ceramah dan praktik. Kegiatan ini telah berhasil: (1) membentuk kelompok perempuan/ kelompok usaha dengan nama “Berkah Sari” dan telah mendapat sertifikat pangan industri rumah tangga dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, dengan nomor: P-IRT no. 206332401059418 berlaku selama lima tahun. (2) Telah berhasil memberikan penyuluhan tentang kewirausahaan bagi masyarakat perempuan berupa pembuatan qtela singkong, krupuk rendeng, dan roti kentang ireng, dan upaya pemasarannya. (3) Telah berhasil memberikan pelatihan bagi 25 orang ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok usaha pembuatan roti “Berkah Sari” dalam pembuatan : Krupuk Walisongo (krupuk rendeng), Quitela Singkong, dan Roti Kentang Ireng.
MITIGASI BENCANA LONGSOR DI KAWASAN PERUMNAS BUKIT BERINGIN LESTARI, GONDORIYO, NGALIYAN, SEMARANG DENGAN MENGGUNAKAN VETIVER GRASS TECHNOLOGY Rifqiawan, Raden Arfan
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 15 No. 1 Tahun 2015
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.209 KB) | DOI: 10.21580/dms.2015.151.739

Abstract

This action research is realized by the landslide disaster mitigation activities in the area of Perumnas Bukit Beringin Lestari, Gondoriyo, Ngaliyan Semarang using Vetiver Grass Technology. Implementation of Vetiver Grass Technology carried out with the active participation of citizens. Residents work together to mitigate landslide in their own environment. There are two stages in this activity. The initial stage, the residents asked the Perumnas as the developer to carry out re-installation of gabions and gabion installation at the disaster site. This is done so that subsequent landslides do not occur again. It was followed up a month later by the Perumnas. The next stage is, people install Vetiver Grass Technology in the former disaster areas to rehabilitate the degraded land and protect embankments, gabion, and building houses.
PEMBERDAYAAN EKONOMI PEKERJAAN RUMAH TANGGA MELALUI PELATIHAN KERAJINAN PAYET DIKELULRAHAN SUMURBROTO KECAMATAN BANYUMANIK SEMARANG Lathifah, Anthin; Ernawati, Briliyan; Yuningrum, Heny
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 15 No. 1 Tahun 2015
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.331 KB) | DOI: 10.21580/dms.2015.151.735

Abstract

Pengabdian masyarakat dengan melakukan pemberdayaan ekonomi perempuan penting dilakukan, karena tuntutan keadaan seringkali menjadikan perempuan dari keluarga miskin hanya menjadi pekerja yang menghasilkan upah tidak maksimal sepertihalnya ibu-ibu pekerja rumah tangga di wilayah Kelurahan Sumurboto. Oleh karenanya pemberdayaan dengan pelatihan kreasi payeting dan memasak makanan ringan diharapkan akan meningkatkan keadaan ekonomi keluarga mereka. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metoda partisipatif dengan pendampingan dalam melakukan implemetasi pelatihan kreasi payeting dan memasak selama 7 kali pertemuan.Adapun hasil pelatihan yang telah dilakukan, diawali dengan penyadaran konsep peran, pengarahan dan pemberian materi manajemen pemberdayaan ekonomi keluarga, model-model payet, alat-alat yang dibutuhkan untuk melalukan kerajinan payeting, teknik mempola, teknik pemasangan payet, hingga praktek membuat payet di atas kerudung, di bajunya masing-masing yang broklat dan variasi lainnya sudah dilakukan. Di samping itu latihan memasak dilakukan juga agar para pekerja rumah tangga kreatif dalam menggunakan waktu mereka di rumah. Latihan memasah dilakukan dari bahan yang murah yaitu roti dari bahan dasar tahu, serta nughet dari bahan dasar tempe. Dengan pelatihan itu melahirkan perempuan pekerja home industri yang lebih kreatif.
PENGUATAN KAPASITAS MAHASISWA PEDULI SAMPAH (PENDAMPINGAN MAHASISWA PRODI PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM (PMI) FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI UIN WALISONGO SEMARANG) Faqih, Ahmad
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 15 No. 1 Tahun 2015
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.285 KB) | DOI: 10.21580/dms.2015.151.740

Abstract

Karya Pengabdian Dosen adalah sebuah upaya untuk memperkuat mahasiswa Prodi PMI baik dari aspek kognitif, afektif, dan psikomoriknya berkaitan dengan masalah sampah. Permasalahan yang ingin diselesaikan melalui KPD ini adalah: Pertama, Bagaimana meningkatkan pengetahuan mahasiswa Prodi PMI tentang system pengelolaan sampah di lingkungan kampus? Kedua, Bagaimana menumbuhkan kesadaran atau kepedulian mahasiswa Prodi PMI terhadap permasalahan sampah di lingkungan kampus? Ketiga, Bagaimana menumbuhkan kesadaran mahasiswa secara individual dan kolektif untuk melakukan aksi pengelolaan sampah secara bersama-sama, melaluil embaga yang terlahir dari mereka? Berdasarkan permasalahan dimaksud, pengabd iakan melakukan langkah-langkah untuk meningkatkan kapasistas komunitas mahasiswa Prodi PMI supaya memiliki kepedulian terhadap permasalahan sampah di lingkungan kampus. Selanjutnya mereka akan bergerak melalui aksi nyata, dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang disepakati mereka yang terorganisir secara baik. Pengabdi menggunakans trategi Participatory Rural Appraisal (PRA) secara fleksibel sesuai dengan karakteristik komunitas dampingan. Hasil dari kegiatan ini adalah: Pertama, Usaha untuk meningkatkan kapasistas pengetahuan mahasiswa tentang pengelolaan sampah, dapat dilakukan dengan metode Partisipatory Rural Appraisal (PRA). Kedua, implementasi program peningkatan kapasitas mahasiswa dengan metode PRA, akan terjadi transfer of knowledge, transfer of value, dantransfer of skill. Ketiga, program peningkatan kapasistas mahasiswa peduli sampah, ini juga menghasilkan kelembagaan komunitas yang memungkinkan dapat berfungsi sebagai media untuk menjaga kapasitas yang mereka miliki. Lembaga yang dihasilkan melalui program ini, sebagai jaminan social bahwa program ini dapat terjamin keberlanjutannya pada masa yang akandatang.
PENGUATAN IMAN MELALUI PENGHAYATAN AGAMA DAN KETRAMPILAN EKONOMI KREATIF DENGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI KIMIA RUMAH TANGGA UNTUK WARGA TAMBAK LOROK SEMARANG UTARA Thowaf, Siti Munawaroh; Hidayah, Malikhatul; Arikhah, Arikhah
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 15 No. 1 Tahun 2015
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.945 KB) | DOI: 10.21580/dms.2015.151.736

Abstract

Masyarakat Tambak Lorok adalah masyarakat nelayan dengan tingkat ekonomi menengah kebawah dengan kehidupan nelayan yang keras. Di Tambak Lorok sebagian besar warganya beragama Islam. Meski demikian derasnya arus globalisasi yang membawa dampak pragmatisme dibarengi dengan kegiatan misionaris di daerah ini nampaknya mampu secara pelan-pelan menggerus benteng keimanan sebagian warganya. Kenyataan bahwa mulai sepinya aktifitas keagamaan oleh kalangan muda, dan satu demi satu kaum muslimin berpindah keyakinan, adalah hal yang sangat mencengangkan dan tidak boleh dianggap remeh. Apalagi, jika dirunut dari sejarah perpindahan keyakinan mereka itu adalah karena faktor ekonomi. Untuk menyelamatkan aqidah mereka sangatlah diperlukan dampingan untuk menguatkan iman sekaligus ekonomi melalui pelatihan ekonomi kreatif. Warga muslimat dilatih memproduksi teknologi kimia rumah tangga, hal ini dimaksudkan sebagai kail untuk kegiatan yang bernilai ekonomi. Terbukti mereka mampu memproduksi shampo, detergen, pembersih keramik, karbol/pembersih kamar mandi dan lain-lain. Program ini telah mampu membuat perubahan. Hal ini sangat kelihatan ketika pertama dikenalkan tentang teknologi kimia, jenis zat-zat dan manfaatnya, mereka sangat tertarik dan bersemangat, banyak bertanya terkait dengan kecantikan kulit, memutihkan wajah, menghitamkan rambut dan lain-lain yang sangat duniawi, namun ketika pertemuan berikut setelah disentuh dengan penghayatan tentang makna syahadat, hakekat iman, pada pertemuan berikutnya mereka sudah tidak lagi “memburu” kecantikan lahir. Begitupun dengan penghormatan kepada makhluk lain. Mulai menghargai tanaman sebagai sesuatu yang dibutuhkan, oleh karenanya perlu dipelihara (dirumati-jawa) dengan cara disirami air. Pada intinya keimanannya secara pelan telah “mengaktual” dalam perbuatan nyata. Dengan begitu tidak mudah berpindah keyakinan menjadi murtad karena tergiur oleh iming-iming duniawi.
PEMBERDAYAAN DASA WISMA SEBAGAI UPAYA PEMBERLANGSUNGAN K3 (KEBERSIHAN, KEINDAHAN, DAN KETERTIBAN) DI DUSUN GINTUNGAN, DESA DEYANGAN, KEC. MERTOYUDAN, KAB. MAGELANG. Wafiyah, Wafiyah
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 15 No. 1 Tahun 2015
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.745 KB) | DOI: 10.21580/dms.2015.151.741

Abstract

Sebagai obyek pembinaan gerakan PKK, keluarga dikelompokkan menjadi dasa wisma-dasa wisma. Dusun yang dasa wismanya terselenggara, K3 nya (Kebersihan, keindahan, dan ketertiban) terselenggara juga. Dengan memperhatikan sumber daya manusianya, sangat mungkin di dusun Klodran, Gintungan, Pandean untuk dirintis penyelenggaraan dasa wisma. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah terbentuknya Dasa Wisma di Dusun Gintungan menjadi dua kelompok yaitu Menur I dan II, diikuti dengan penyelenggaraan pertemuan Dasa Wisma secara rutin tiap minggu sudah berjalan delapan kali, mereka merencanakan akan mulai lagi besuk Agustus 2015 Minggu ke empat. Dalam pertemuan tersebut, merekalah yang bertindak sebagai:  Pembawa acara, Pemimpin lagu dan Asmaul Khusna, Pembaca 10 Program Pokok PKK dan Pancasila, Pemberi sambutan Tuan Rumah.
PROGRAM PENDAMPINGAN TEH SEDUH DAN CELUPDARI DAUN KERSEN GUNA MENUMBUHKAN KREATIFITAS WIRAUSAHA DI KELURAHAN LAMPER TENGAH KECAMATAN SEMARANG SELATAN KOTA SEMARANG Sudarmanto, Agus
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 15 No. 1 Tahun 2015
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.027 KB) | DOI: 10.21580/dms.2015.151.737

Abstract

Telah dilakukan kegiatan engabdian yang bertujuan untuk memperkenalkan teknologi pangan melalui pendampingan pembuatan teh kepada masyarakat di Lamper Tengah dengan memanfaatkan daun kersen sebagai sumber pangan, khususnya minuman herbal yang diolah menjadi teh.Target keluaran yang diharapkan diantaranya adalah masyarakat dapat berwirausaha sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan. Yang lebih penting lagi adalah masyarakat Lamper Tengah dapat menjadi sentra penghasil teh dari daun kersen sebagai minuman herbal.Hasil dari program pengabdian masyarakat yang telah dilakukan ini adalah sebagai berikut:dari aspek capaian berdasarkan tujuan, substansi dan usaha program percepatan difusi dan penerapan iptek ini dipandang sangat efektif untuk membangun kemandirian masyarakat yang berbasis potensi lokal yakni pemanfaatan pohon kersen; dan dari aspek hasil, manfaat dan dampak yang dihasilkan dari program ini sangat banyak yaitu: meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan potensi pohon kersen terutama daunnya untuk dibuat menjadi teh celup dan teh seduh sebagai bahan minuman herbal, meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan masyarakat bidang pengolahan daun kersen untuk dibuat teh di kelurahan Lamper Tengah, sehingga menumbuhkan motivasi berwirausaha pada masyarakat Kelurahan Lamper Tengah Kecamatan Semarang Selatan Kota Semarang.
PENGUATAN MANAJEMEN MASJID DARUSSALAM DI WILAYAH RW IV KELURAHAN BANJARDOWO KECAMATAN GENUK KOTA SEMARANG Susanto, Dedy
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 15 No. 1 Tahun 2015
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.888 KB) | DOI: 10.21580/dms.2015.151.742

Abstract

Wilayah RW. IV merupakan sebuah wilayah di Kelurahan Banjardowo Kecamatan Genuk Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah, jika ditinjau dari segi keagamaan, masyarakat RW. IV Kelurahan Banjardowo Kecamatan Genuk Kota Semarang mayoritas memeluk agama Islam, yaitu sebanyak 813 jiwa,[1] dengan didukung minimnya sarana peribadatan. Melihat kondisi masyarakat RW. IV yang mayoritas beragama Islam dan sudah berhasil mendirikan masjid, namun belum mempunyai manajemen masjid yang ideal, untuk itu perlu ada penguatan manajemen masjid. Dalam penguatan manajemen masjid tersebut tentunya dengan pola pemberdayaan dan pelatihan bagi para pengurus takmir masjid Darussalam. Pembinaan jamaah oleh institusi masjid lewat manajemen pengurus atau pengelola masjid tentunya dalam rangka meningkatkan kualitas hidup umat di bidang ibadah, pendidikan, kesehatan, perekonomian dan lain-lain. Pelatihan ini juga dirancang untuk pembinaan takmir masjid melalui peningkatan wawasan ke-Islaman dan keterampilan berorganisasi. Diharapkan dengan mengikuti pelatihan ini akan hadir para aktivis takmir masjid yang siap mengemban amanah dakwah dalam memakmurkan masjid. Kegiatan ini terbagi dalam beberapa kegiatan yang sudah terlalui yaitu silaturrohmi ke para tokoh masyarakat, mengadakan pembaharuan pengurus takmir, mengadakan rapat/ pertemuan/ musyawarah, mengadakan pelatihan manajemen masjid, dan follow up. Hasilnya kegiatan ini adalah terbentuknya: (1) Fungsi-fungsi masjid (2) Kepemimpinan dalam katakmiran (3) Administrasi dan Perlengkapan (4) Manajemen dan penggalian dana (5) Imarah. 
PEMANFAATAN TEKNOLOGI KEMAS MAP (MODIFIED ATMOSPHERE PACKAGING) UNTUK PENINGKATAN EKONOMI PRODUKTIF MASYARAKAT PENGHASIL TEPUNG MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR) DI DESA METESEH KEC. BOJA KAB. KENDAL Sugiyanti, Dina
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 15 No. 1 Tahun 2015
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (969.448 KB) | DOI: 10.21580/dms.2015.151.733

Abstract

Mayarakat Desa Meteseh Kec.Boja Kab. Kendal merupakan salah satu produsen tepung MOCAF. Tepung MOCAF sendiri merupakan tepung singkong yang sudah termodifikasi dengan proses fermentasi. Dalam proses fermentasi, dilakukan proses perendaman singkong sehingga kadar air dari tepung yang dihasilkan sangat tinggi yang berefek pada daya tahan tepung yang singkat. Untuk memperpanjang daya simpan dari tepung MOCAF dilakukan teknologi pengemasan aktif MAP (Modified Atmosphere Packaging). Dengan teknologi pengemasan aktif daya simpan tepung yang semula hanya 6 bulan bisa bertahan sampai 2 tahun. Oleh karena itu, pada pengabdian kali ini para produsen tepung MOCAF dilatih tentang teknologi pengemasan aktif MAP. Beberapa faktor yang mendukung terlaksananya kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah besarnya minat dan antusias peserta selama kegiatan, sehingga kegiatan berlangsung dengan lancar dan efektif. Sedangkan beberapa faktor penghambat adalah kesulitan untuk menganalisa produk dan pemasaran produk.

Page 1 of 2 | Total Record : 20