Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

GERAKAN DAKWAH AKTIVIS PEREMPUAN ‘AISYIYAH JAWA TENGAH Susanto, Dedy
SAWWA Vol 8, No 2 (2013): sawwa
Publisher : SAWWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Gerakan dakwah diartikan setiap aktivitas dalam rangka melaksanakandakwah Islam untuk mengajak manusia kepada kebaikan,menyuruh kepada yang maruf dan mencegah dari yang munkar,adapun secara khusus, gerakan dakwah sering disebut sebagaigerakan Islam (al-harakah al-Islamiyah) atau juga disebut jamaahdakwah atau juga disebut kutlah da’wah (kelompok dakwah), yaitusebuah kelompok yang terdiri dari orang-orang yang bersama-samamelaksanakan dakwah dalam satu kesatuan kerja dan koordinasi.Gerakan dakwah para aktivis perempuan ‘Aisyiyah Jawa Tengahsudah dilakukan dengan penggerakan organisasi yang ideal, hal inidapat dilihat dari berbagai koordinasi dan kerja sama antar lembagadalam organisasi. Solidnya kerjasama yang dilakukan menjadikan‘Aisyiyah dapat mengaplikasikan kegiatan dakwahnya di masyarakat.Kegiatan dakwah yang dilakukannya secara langsungdapat berdampak positif bagi anggota dan masyarakat luas dariberbagai bidang kehidupan. Kata Kunci: gerakan dakwah, Aisyiyah, Jawa Tengah
PEMBERDAYAAN DAN PENDAMPINGAN REMAJA MASJID MELALUI PELATIHAN MANAJEMEN DAKWAH, ORGANISASI DAN KEPEMIMPINAN DI KECAMATAN GENUK KOTA SEMARANG Susanto, Dedy
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 13 No. 2 Tahun 2013
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/dms.2013.132.48

Abstract

Salah satu  komponen masyarakat yang mempunyai potensi untuk memakmurkan adalah remaja. Remaja perlu dibina dan diberdayakan agar mempunyai keterampilan dan keahlian untuk memakmurkan masjid dalam bentuk pengetahuan tentang dakwah, manajemen dakwah, kepemimpinan maupun kecerdasan emosional dan spiritual. Pemberdayaan dan pendampingan remaja bertujuan agar mereka menjadi generasi muda yang baik; yaitu remaja yang shalih, beriman, berilmu, berketerampilan dan berakhlak mulia. Untuk membina remaja muslim bisa dilakukan dalam berbagai pendekatan, diantaranya melalui aktivitas remaja masjid. Pelaksanaan Karya Pengabdian Dosen (KPD) yang dilakukan dengan mitra remaja masjid merupakan ciri khusus kegiatan ini. Kegiatan ini diyakini memberikan manfaat yang begitu besar terhadap pemahaman manajemen dakwah, organisasi dan kepemimpinan di Kecamatan Genuk Kota Semarang. Oleh karena itu diperlukan upaya yang tepat untuk mendesain materi pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan remaja masjid di Kecamatan Genuk.
PENGUATAN MANAJEMEN MASJID DARUSSALAM DI WILAYAH RW IV KELURAHAN BANJARDOWO KECAMATAN GENUK KOTA SEMARANG Susanto, Dedy
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 15 No. 1 Tahun 2015
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.888 KB) | DOI: 10.21580/dms.2015.151.742

Abstract

Wilayah RW. IV merupakan sebuah wilayah di Kelurahan Banjardowo Kecamatan Genuk Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah, jika ditinjau dari segi keagamaan, masyarakat RW. IV Kelurahan Banjardowo Kecamatan Genuk Kota Semarang mayoritas memeluk agama Islam, yaitu sebanyak 813 jiwa,[1] dengan didukung minimnya sarana peribadatan. Melihat kondisi masyarakat RW. IV yang mayoritas beragama Islam dan sudah berhasil mendirikan masjid, namun belum mempunyai manajemen masjid yang ideal, untuk itu perlu ada penguatan manajemen masjid. Dalam penguatan manajemen masjid tersebut tentunya dengan pola pemberdayaan dan pelatihan bagi para pengurus takmir masjid Darussalam. Pembinaan jamaah oleh institusi masjid lewat manajemen pengurus atau pengelola masjid tentunya dalam rangka meningkatkan kualitas hidup umat di bidang ibadah, pendidikan, kesehatan, perekonomian dan lain-lain. Pelatihan ini juga dirancang untuk pembinaan takmir masjid melalui peningkatan wawasan ke-Islaman dan keterampilan berorganisasi. Diharapkan dengan mengikuti pelatihan ini akan hadir para aktivis takmir masjid yang siap mengemban amanah dakwah dalam memakmurkan masjid. Kegiatan ini terbagi dalam beberapa kegiatan yang sudah terlalui yaitu silaturrohmi ke para tokoh masyarakat, mengadakan pembaharuan pengurus takmir, mengadakan rapat/ pertemuan/ musyawarah, mengadakan pelatihan manajemen masjid, dan follow up. Hasilnya kegiatan ini adalah terbentuknya: (1) Fungsi-fungsi masjid (2) Kepemimpinan dalam katakmiran (3) Administrasi dan Perlengkapan (4) Manajemen dan penggalian dana (5) Imarah. 
GERAKAN DAKWAH AKTIVIS PEREMPUAN ‘AISYIYAH JAWA TENGAH Susanto, Dedy
Sawwa: Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 8, No 2 (2013): April 2013
Publisher : Sawwa: Jurnal Studi Gender dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.025 KB) | DOI: 10.21580/sa.v8i2.660

Abstract

Gerakan dakwah diartikan setiap aktivitas dalam rangka me­laksana­­kan dakwah Islam untuk mengajak manusia kepada ke­baik­an, menyuruh kepada yang maruf dan mencegah dari yang mun­kar, adapun secara khusus, gerakan dakwah sering disebut se­bagai gerakan Islam (al-harakah al-Islamiyah) atau juga di­sebut jamaah dakwah atau juga disebut kutlah da’wah (ke­lom­pok dakwah), yaitu sebuah kelompok yang terdiri dari orang-orang yang bersama-sama melaksanakan dakwah dalam satu ke­­satuan kerja dan koordinasi. Gerakan dakwah para akti­vis per­empuan ‘Aisyiyah Jawa Tengah sudah dilakukan dengan peng­­gerakan orga­­nisasi yang ideal, hal ini dapat dilihat dari berbagai koordi­nasi dan kerja sama antar lem­baga dalam organisasi. Solidnya kerja­sama yang dilaku­kan men­jadikan ‘Aisyiyah dapat mengaplikasikan kegiatan dakwah­nya di m­asya­rakat. Kegiatan dakwah yang dilakukannya secara lang­sung dapat berdampak positif bagi anggota dan masyarakat luas dari berbagai bidang kehidupan.
STUDI PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PADA PEMBANGUNAN JALAN HAULING BATUBARA LOA KULU KALIMANTAN TIMUR SUSANTO, DEDY
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.2 KB)

Abstract

Analisis yang akan dilakukan adalah membandingkan dua produk alat berat khususnya produktivitas masing-masing alat, waktu pelaksanaan dan  kebutuhan bahan bakar pada masing-masing jenis produk alat berat. Dari hasil perhitungan tersebut maka dapat diketahui perbedaan produktivitas dari kedua alat yang digunakan. Sehingga tujuan akhir dari penelitian ini adalah mencoba merekomendasikan produk alat yang tepat guna agar lebih efektif dan efisien. Dari penelitian yang sudah dilakukan diketahui bahwa perhitungan pekerjaan galian dan timbunan pada pekerjaan Pembangunan jalan Hauling Batubara Loa Kulu Kutai Kartanegara, di dapat Volume Galian (tanah asli) = 110.731,610 m3 dengan faktor kembang (swell) 20%, sehingga volume tanah lepas (loose material) =  132.877,932 m3 dan Maka Volume Pemadatan = 109.841,431 m3. Berdasarkan hasil perhitungan maka dalam pekerjaan land clearing disarankan agar pemakaian excavator produk x 330CL dan bulldozer produk y D275A-5 mengikuti Perhitungan Optimal. Sehingga pekerjaan land clearing lebih efektif dan efisien. Pada pekerjaan loading tanah timbunan disarankan untuk menggunakan excavator produk x yaitu 320D dan 330CL. Pekerjaan penghamparan disarankan untuk menggunakan grader produk y GD511A-1 dan buldozer produk y D85ESS-2A. Pada pekerjaan pemadatan alat berat yang digunakan di lapangan adalah compactor produk y BW211D-3, disarankan untuk menggunakan compactor produk x CS-533E.
STRATEGI DAKWAH MASYARAKAT PERKOTAAN: Studi pada MTA di Kota Semarang Susanto, Dedy
Jurnal Ilmu Dakwah Vol 35, No 2 (2015)
Publisher : Da'wa and Communication Faculty State Islamic University Walisongo, Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v35.2.1605

Abstract

This research is about da’wa of Majils Tafsir Alquran (MTA) in Semarang. MTA is Da’wa which did by a group of moslem to persuade other moslems to return to Alquran with understanding, appreciate, and practicing the value from Alquran in their dailly activities. The main problems in this reseacrh consist of: 1. How the dynamic da’wa of MTA in Semarang,2) how the pattern strategy of da’wa MTA in Semarang. This research is descriptive qualitative reserach. The methods of collecting data use three methods, there are observation, documentation, and interview. The conclusion from this research show that da’wa MTA was very dynamis. MTA was start their da’wa in Semarang since 1986 and was develop in Kendal, Pemalang, Kudus, and Jepara. The pattern of da’wa strategy MTA in Semarang there are islamic approach, social approach, and kindship.***Penelitian ini mengkaji tentang dakwah Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA) di Kota Semarang. Dakwah MTA adalah dakwah yang dilakukan oleh sekelompok muslim dengan tujuan untuk mengajak umat Islam kembali kepada al-Qur’an dengan penekanan pada pemahaman, penghayatan dan pengamalan al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Pokok masalah yang dikaji dalam penelitian ini terdiri dari; 1) Bagaimana dinamika dakwah MTA di Kota Semarang, 3) Bagaimana pola strategi dakwah MTA Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskripstif. Proses pencariaan data melalui tiga cara yaitu observasi, dokumentasi dan awawancara. Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa dinamika dakwah MTA merupakan pasang surut suatu kegiatan dakwah yang dilakukan oleh pelaksana dakwah secara kelompok melalui institusi. Dakwah yang dilakukan MTA Kota Semarang dimulai sejak 1986, dan berkembang di wilayah Kendal, Pemalang, Kudus, dan Jepara. Pola strategi dakwah yang dilakukan MTA di Kota Semarang antara lain pendekatan kajian keislaman, pendekatan sosial, dan pendekatan hubungan keluarga.. 
MANAJEMEN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA SANTRI BERBASIS TEKNOLOGI TEPAT GUNA DI PONDOK PESANTREN (PERSPEKTIF DAKWAH) Susanto, Dedy
Jurnal Ilmu Dakwah Vol 37, No 2 (2017)
Publisher : Da'wa and Communication Faculty State Islamic University Walisongo, Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v37.2.2707

Abstract

Strategic and systematic da'wah management for da'wah activities make Islam will experience a development. In case one of the da'wah institutions that require established management is a pesantren. Pesantren is one of the pillars of the Islamic struggle that has contributed greatly to religion as well as state. Hadi Mulya mentions pesantren as a cultural institution to develop a culture that has its own characteristics but also open itself to outside influences (Mulya, 1985: 99). The author conducts qualitative descriptive research. The process of searching data through three steps of data collection is through (1) observation to a number of related events and objects, (2) documentation related activities at Pondok Pesantren Robbi Rodliyya Semarang, (3) interviews with key personalities. The results showed that First, the implementation of boarding school management Robbi Rodliyya Banjardowo District Genuk Semarang City in the field of appropriate technology by planning, organizing, mobilizing and supervising the development of resources santri is good enough and professional. Second, the development of technology developed by Pondok Pesantren Robbi Rodliyya Banjardowo District Genuk Kota Semarang is a technology of electrical engineering and multimedia technology. isya 'and the community well.
EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI DAN KOMPUTERISASI HAJI TERPADU (SISKOHAT) DALAM PENYELENGGARAAN IBADAH HAJI Munawaroh, Zahrotun; Mudhofi, M; Susanto, Dedy
Jurnal Ilmu Dakwah Vol 35, No 2 (2015)
Publisher : Da'wa and Communication Faculty State Islamic University Walisongo, Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v35.2.1608

Abstract

Penelitian ini mengkaji; 1) Bagaimana Efektivitas dalam penyelenggaraan ibadah haji di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, 2) Apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat penerapan SISKOHAT. SISKOHAT terintegrasi dengan 17 BPS BPIH dan Kantor Kementerian Agama di seluruh Indonesia dengan Host pusat di Kementerian Agama Pusat. Pelayanan SISKOHAT mencakup pendaftaran dan penyimpanan database jamaah dan petugas haji, pemrosesan dokumen paspor dan pemvisaan, penerbitan Dokumen Administrasi Perjalanan Ibadah Haji (DAPIH), pembayaran BPIH oleh BPS BPIH secara online, pelaksanaan sistem akuntansi BPIH, penyususnan pramanifest kloter, monitoring penerbangan, pemantauan kesehatan haji, serta pemantauan operasional haji di Tanah Air dan di Arab Saudi.
GERAKAN DAKWAH AKTIVIS PEREMPUAN ‘AISYIYAH JAWA TENGAH Susanto, Dedy
Sawwa: Jurnal Studi Gender Vol 8, No 2 (2013): April 2013
Publisher : Pusat Studi gender dan Anak (PSGA) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.025 KB) | DOI: 10.21580/sa.v8i2.660

Abstract

Gerakan dakwah diartikan setiap aktivitas dalam rangka me­laksana­­kan dakwah Islam untuk mengajak manusia kepada ke­baik­an, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mun­kar, adapun secara khusus, gerakan dakwah sering disebut se­bagai gerakan Islam (al-harakah al-Islamiyah) atau juga di­sebut jamaah dakwah atau juga disebut kutlah da’wah (ke­lom­pok dakwah), yaitu sebuah kelompok yang terdiri dari orang-orang yang bersama-sama melaksanakan dakwah dalam satu ke­­satuan kerja dan koordinasi. Gerakan dakwah para akti­vis per­empuan ‘Aisyiyah Jawa Tengah sudah dilakukan dengan peng­­gerakan orga­­nisasi yang ideal, hal ini dapat dilihat dari berbagai koordi­nasi dan kerja sama antar lem­baga dalam organisasi. Solidnya kerja­sama yang dilaku­kan men­jadikan ‘Aisyiyah dapat mengaplikasikan kegiatan dakwah­nya di m­asya­rakat. Kegiatan dakwah yang dilakukannya secara lang­sung dapat berdampak positif bagi anggota dan masyarakat luas dari berbagai bidang kehidupan.
THE ROLE OF ORGANIZATIONAL CULTURE FOR EMPLOYEE PERFORMANCE: Study on Surabaya City DKP Employees Susanto, Dedy
International Journal of Multidisciplinary Research and Literature Vol. 1 No. 2 (2022): INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTIDISCIPLINARY RESEARCH AND LITERATURE
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.659 KB) | DOI: 10.53067/ijomral.v1i2.17

Abstract

With the formulation of the problem as follows: "Does organizational culture have a significant role in the performance of Surabaya City DKP employees?". To answer the problem formulation mentioned above, the data collection methods are: 1) literature study, and 2) field study; distributing questionnaires and using quantitative data analysis methods, where the researchers used SPSS version 16 with the following research results: The results of distributing questionnaires to 50 respondents from Surabaya City DKP employees which were then processed to obtain the t-count value of the results of data processing with SPSS 16 became identical to 5,670 with a big degree of 0.000 0.05 (smaller than 0.05 = used in the calculation); it can be said that the initial speculation (Ho) is rejected and the opportunity speculation (Ha) is universal. So it may be concluded, that "there is a extensive dating among organizational way of life at the performance of DKP Surabaya town employees".