cover
Contact Name
Robby Yuli Endra
Contact Email
jurnalteknikmesin@ubl.ac.id
Phone
+6281219015178
Journal Mail Official
jurnalteknikmesin@ubl.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bandar Lampung Jalan ZA Pagar Alam No.26 Labuhan Ratu Bandar Lampung 35142
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin
ISSN : 20873832     EISSN : 30891965     DOI : http://dx.doi.org/10.36448
Core Subject : Engineering,
Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal Teknik Mesin : Desain dan Inovasi, Manufaktur dan Produksi, Material dan Struktur Mekanis, Sistem Energi dan Termal, Robotik dan OtomasiRekayasa Sistem dan Mekatronik: Jurnal Teknik Mesin menyoroti integrasi teknologi mekanik dengan sistem elektronik dan komputer, termasuk dalam konteks mekatronik dan sistem kontrol. Setiap artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Teknik Mesin telah melalui proses peninjauan sejawat yang ketat untuk memastikan kualitas, validitas, dan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Jurnal ini ditujukan bagi para peneliti, akademisi, insinyur, dan profesional yang tertarik pada perkembangan terkini dan inovasi dalam bidang teknik mesin. Melalui publikasi ini, para kontributor dapat berbagi pengetahuan, berdiskusi, dan berkolaborasi dalam upaya untuk memajukan bidang teknik mesin secara global.
Articles 116 Documents
PENGARUH UKURAN BESAR BUTIR MENGGUNAKAN CETAKAN TEMBAGA DAN CETAKAN BAJA KARBON RENDAH TERHADAP LAJU KOROSI DALAM USAHA MENINGKATKAN KWALITAS PRODUK CORAN ANODA SENG anang ansyori
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 2 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlindungan struktur baja terhadap laju kerusakan akibat korosi bisa diatasi oleh beberapa metoda misalnya sebagai contoh yaitu menghubungkan atau menempelkan anoda seng pada struktur baja tersebut. Cara ini digunakan untuk melindungi atau memperlambat terjadinya korosi pada struktur baja tersebut, sehingga lebih tahan lama apabila berada dalam tanah atau air laut.     Anoda seng sebagai anoda korban dibuat dengan cara pengecoran secara gravitasi. Untuk mendapatkan ukuran butir seperti yang diharapkan dilakukan dengan mengatur kecepatan pendinginan logam hasil coran tersebut. Pengunaan cetakan tembaga dan cetakan baja karbon untuk mengecor pembuatan anoda seng ini dimaksudkan untuk memperoleh laju proses pembekuan coran yang berbeda berdasarkan bahan cetakan tersebut, sehingga diharapkan didapat butiran partikel yang berariasi pula. Setelah didapat anoda seng hasil pengecaran selanjutnya dilakukan pengukuran butir kristal anoda seng tersebut yang diambil beberapa sampel dan dilakuan pengujian tegangan potensial, sehingga didapatkan dari setiap sampel tersebut diperoeh ukuran butir kristal yang berbeda.      Material cetakan tembaga mempunyai laju pendingan lebih cepat dan laju aliran panas lebih tinggi dbandingkan dengan material cetakan baja karbon. Sehingga menghasilkan hasil coran anoda seng yang memilki butiran kristal lebih halus dibandingkan dengan menggunakan cetakan baja karbon. Jadi dapat dikatakan bahwa kinerja anoda seng yang dicor dengan menggunakan cetakan tembaga lebih baik dibandingkan dengan menggunakan cetakan baja karbon karena memiliki kehalusan butir lebih halus. Nilai kehalusan butir Kristal anoda seng yang menggunakan cetakan tembaga adalah 68,82 m sedangkan kehalusan butir menggunakan cetakan baja karbon adalah sebesar 109,52 um.
PERANCANGAN SISTEM TATA UDARA PADA RUANG ISOLASI DIRUMAH SAKIT MENGGUNAKAN SOFTWARE HOURLY ANALYSIS PROGRAM 5.01 Erma yuniaty; Lenny Sylvia
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 2 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air conditioning is needed to maintain thermal comfort which can be applied in hospital buildings. The isolation room in the hospital requires special treatment on its air conditioning, namely by controlling the room pressure to prevent the spread of bacteria and viruses outside the room, therefore it is necessary to design a good and correct air conditioning system by paying attention to the load of the room cooling, conditioning equipment, the right equipment, and psychometric analysis according to standards applicable for isolation rooms. The air conditioning system used uses AHU water chilled, where cold water from the chiller will cool the air that enters the AHU and then the cold air produced will be distributed to the isolation room through the ducting Pengkondisian udara diperlukan untuk menjaga kenyamanan termal yang dapat diaplikasikan pada bangunan rumah sakit. Ruang isolasi di rumah sakit memerlukan perlakukan khusus pada pengkondisian udara-nya, yaitu dengan mengontrol tekanan ruangan untuk mencegah penyebaran dari bakteri dan virus ke luar ruangan, oleh sebab itu diperlukannya perancangan sistem tata udara yang baik dan benar dengan memperhatikan beban pendigin ruangan, alat pengkondisian udara yang tepat, serta analisis psikometrik sesuai standard yang berlaku bagi ruang isolasi. Sistem tata udara yang digunakan menggunakan water chilled AHU, dimana air dingin dari chiller akan mendinginkan udara yang masuk ke AHU kemudian udara dingin yang dihasilkan akan di salurkan ke ruang isolasi melalui saluran udara.
RANCANG BANGUN ALAT UJI KETAHANAN HELM Indra Surya; Kunarto Kunarto; Ahmad Hujaeni
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 1 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengujian helm sepeda motor non-standar perlu dilakukan untuk mengetahui ketahanan helm terhadap berat tertentu. Secara umum, baik kecepatan maupun percepatan gravitasi bumi berdampak pada kecelakaan lalu lintas. Untuk mengetahui pengaruh gaya tumbukan jatuh bebas pada helm standar dan non standar, dilakukan perancangan alat uji ketahanan helm. Mengenai pengaruh beban benturan jatuh bebas terhadap kekuatan helm bagi pengguna, data yang diperoleh cukup akurat. Tujuan dari desain ini adalah untuk menyediakan instrumen pengujian yang andal untuk mengevaluasi ketahanan helm standar dan non-standar terhadap beban benturan jatuh bebas, serta kapasitas helm untuk menyerap energi. Di Laboratorium Produksi Teknik Mesin Universitas Bandar Lampung, peneliti telah membuat alat uji ketahanan helm. Helm yang diuji diletakkan pada landasan dan spesimen beban yang dapat disesuaikan ketinggiannya. Dengan menggunakan persamaan yang diturunkan sebelumnya, seseorang dapat menentukan waktu tumbukan pada peralatan pengujian. Setelah data eksperimen terkumpul, dicatat sebagai gaya (N) dan kecepatan (m/s). Dilihat dari hasil perhitungan yang dilakukan, hasil dari percobaan yang dilakukan menunjukkan bahwa alat yang dibangun dapat bekerja dengan baik. Besarnya gaya maksimum yang terjadi pada setiap ketinggian adalah sebagai berikut: pada ketinggian 2 meter gaya maksimum adalah 22.752 Newton. Sedangkan pada ketinggian 2,5 meter gaya yang dibutuhkan adalah 25,452 N. Sedangkan energi impak rata-rata yang diserap helm pada landasan adalah 72 Joule pada ketinggian 2 meter dan 90 Joule pada ketinggian 2,5 meter helm menyerap 90 Joule. Joule energi tumbukan pada ketinggian 2,5 meter. Nilai kekuatan dan energi yang diserap oleh helm normal dan non-standar sebanding, namun helm non-standar menyebabkan cedera fatal karena dampak visualnya.
PERANCANGAN SAND CASTING BEARING HOUSING PADA MESIN PRINTING Erma yuniaty; Muhamad Ridwan
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 1 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin berkembangnya dunia manufacturing packaging terutama dalam mesin printing yang bisa menghasilkan puluhan gulungan cetakan atau ribaun meter film dalam satu hari tentu membutuhkan mesin yang optimal agar kapasitas produksi tetap tercapai. Namun dengan kapasitas tersebut mesin memiliki permaslahan pada daya tahan spare part khuhusnya pada area bearing housing yang sering mengalami kehausan karena semua roll yang terus berputar mengakibatkan bearing housing mengalami keahusan sehingga mesin harus stop produksi untuk sementara di ganti dengan spare part yang baru dan hal itu mengakibatkan menurunnya hasil produksi. maka dari itu di sini penulis ingin melakukan suatu “Perancangan Sand Casting Bearing Housing Cooling Roll pada Mesin Printing”. Pada perancangan ini saya hanya melakukan perhitungan dan simulasi menggunakam software procast dengan beberapa parameter yang mendukung perancangan ini seperti spesifikasi material, metode sand casting, gatting system yang saya gunakan dan rumus-rumus yang saya gunakan untuk perancangan ini.
RANCANG BANGUN MESIN PEMIPIH BAHAN DAN PENCETAK MIE DENGAN PEMOTONG OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLLER Bambang Pratowo; Witoni Witoni; Khodar Nur malik Fajar
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 1 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mie merupakan makanan alternatif pengganti beras yang banyak dikonsumsi masyarakat. Namun pada umumnya pembuat mie di tingkat pedagang tradisional masih menggunakan alat yang sederhana, meskipun menggunakan alat namun proses nya masih secara manual dengan menggunakan tenaga manusia dalam proses produksinya. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, untuk mempercepat dan mempermudah segala hal yang dikerjakan manusia dalam sektor produksi makanan, penggunaan mesin-mesin hasil ciptaan manusia telah banyak digunakan agar proses produksi menjadi lebih efisien. Dengan dibuatnya mesin pencetak mie ini bertujuan untuk mengatasi tantangan produksi mie. Dimensi alat dari mesin pemipih bahan dan pencetak mie dibuat dengan ukuran Panjang 72 cm, Lebar 32 cm, tinggi 82 cm. Menggunakan penggerak motor listrik dengan daya 0,25 Hp, dan kecepatan putar 1420 Rpm. Dengan ditambah komponen pendukung otomatisasi seperti motor stepper dan arduino nano. Pada perancangan yang telah dirancang dapat menghasilkan mie dengan kapasitas 9kg/jam Serta berhasil menggabungkan teknologi tepat guna dan otomatisasi pada mesin pemipih bahan dan pencetak mie dengan pemotong otomatis berbasis mikrokontroller.
ANALISA UNJUK KERJA HOT WELL PUMP UNIT 3 PLTP ULUBELU TANGGAMUS - LAMPUNG Zein Muhamad; Bambang Pratowo; Fadhilah Ruhendi Putra
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 1 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PLTP Ulubelu yang berlokasi di pekon Muara Dua, Kecamatan Ulubelu, Tanggamus, Lampung merupakan PLTP yang terbagi menjadi 4 unit, untuk unit 1 dan 2 pihak PT Pertamina Geothermal Energy hanya menyuplai steam (uap) yang nantinya akan dimanfaatkan oleh PLTP milik PLN dan untuk unit 3 dan 4 pengoperasian seluruhnya dilakukan oleh PT Pertamina Geothermal Energy mulai dari hulu hingga hilir. PLTP Ulubelu sendiri memiliki kapasitas 4 x 55 MW dimana PLTP ini memanfaatkan panas bumi yang berasal dari reservoir (perut bumi) yang nantinya akan dimanfaatkan untuk memutar turbin yang telah terhubung ke generator untuk menghasilkan energi listrik. Uap sisa yang telah dimanfaatkan untuk memutar turbin nantinya akan dikondensasikan didalam kondesor dan hasil dari kondensasi yang terjadi didalam kondensor akan dialirkan menggunakan main cooling equipment yaitu hot well pump ke cooling tower (menara pendingin) untuk didinginkan kembali. Kinerja dari Hot well pump disini sangat berpengaruh untuk mengalirkan fluida yang berasal dari kondesor ke cooling tower. Oleh karena itu menjadi latar belakang penulis untuk melakukan analisa unjuk kerja terhadap Hot well pump pada PLTP Ulubelu unit 3 guna mengatahui unjuk kerja dari pompa tersebut. Hasil dari analisa unjuk kerja terhadap Hot Well Pump ini penulis berharap dapat dijadikan data pembanding antara kinerja data aktual dangan data teknis, dan juga menjadi data pembanding antara data aktual sebelum unit 3 melakukan over houl dengan data setelah unit 3 melakukan over houl yang akan dilakukan pada bulan Oktober tahun 2022 nanti (tentative).
ANALISIS KEKUATAN MEKANIK DARI LIMBAH KULIT KOPI DAN SERAT KULIT JAGUNG SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT PADA BETON JENIS POLIMER Riza Muhida; Muhammad Riza; Aqshal Roihan Muhammad Irham
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 1 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Lampung merupakan daerah dengan penghasil kopi dan jagung tertinggi di Indonesia. Kopi menghasilkan 50 – 60% limbah dan jagung menghasilkan limbah sebanyak 95% dari hasil panen. Beton merupakan jenis material yang banyak digunakan dikehidupan manusia, karena banyaknya penggunaan beton, terdapat aspek yang perlu diperhatikan seperti keawetan dan dampak terhadap lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan mekanik dari limbah kulit kopi dan serat kulit jagung sebagai pengganti agregat atau filler pada beton jenis polimer. Pengujian mekanik yang dilakukan meliputi uji kuat tarik dengan standar ASTM D-3039, uji kuat bending dengan standar ASTM D-7264 dan uji kekerasan dengan standar ASTM D-2240. Hasil tertinggi pada uji tarik yaitu pada spesimen S1 sebesar 587 N dengan perbandingan komposisi 5% pasir : 10% batu apung : 8% kulit kopi : 2% serat kulit jagung : 75% resin polyester. Sedangkan hasil tertinggi uji bending yaitu pada spesimen S3 sebesar 53,61 N dengan perbandingan komposisi 5% pasir : 10% batu apung : 5% kulit kopi : 5% serat kulit jagung :75% resin polyester dan nilai kekerasan tertinggi pada spesimen S1 sebesar 75,5 HD
PENGHITUNGAN ULANG SISTEM PERPIPAAN STASIUN PENGUMPUL PASIR JADI ASSET 3 AREA SUBANG Fauzi Ibrahim; Anang Ansyori; Adi Prasetyo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 1 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Pertamina EP adalah Badan Usaha Milik Negara yang bisnis utamanya dalam bidang Oil & Gas dengan beberapa area yang sistem utamanya menggunakan perpipaan. Namu, ditemukan beberapa masalah pada beberapa sistem perpipaan nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkalkulasi ulang dan mengetahui penyebab terjadi beberapa perbedaan pada desain dan saat operasi berlangsung. Penghitungan kompleks yang dilakukan tak luput dari data pengamatan dan observasi ketika dilapangan. Hasil penelitian menunjukkan pressure drop dengan data design 21,6947 psia, sedangkan pressure drop dengan data operation lebih kecil yaitu 0,76777 psia. Thickness dengan data design 0,1433423 dan Thickness Minimum nya adalah 0,278342261 inch (7,069989 mm), sedangkan Thickness dengan data operation 0,0822539-inch dan Thickness Minimum 0,217253882-inch (5,51825 inch). Perbandingan antara data design dan operation menghasilkan perbedaan diameter nominal dan schedule, untuk data design diameter nominal yaitu 8-inch dan schedule 40, sedangkan data operation diameter nominalnya adalah 8-inch dan schedule 40, namun bisa memakai 6 inch..
PENGARUH QUENCHING DAN ANNEALING PADA BAJA KARBONRENDAH AISI 1030 TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN SIFAT MEKANIKNYA Bambang Pratowo; Witoni Witoni; Hamim Andriasnyah Putra
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 2 (2023): APRIL
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Material yang paling sering digunakan dalam industri adalah baja, yang memiliki berbagai sifat seperti kekuatan tinggi, relatif ulet, dan ketahanan terhadap kekerasan. Salah satu baja karbon rendah adalah AISI 1030. jenis perlakuan yang digunakan baja yaitu dengan perlakuan panas dapat mempengaruhi kualitas material. Berdasarkan hasil pengujian, baja karbon rendah AISI 1030 diuji sifat-sifatnya, yaitu raw ber sifat ulet, quenching media air ber sifat ulet, quenching media air garam getas, dan annealing media suhu ruang bersifat ulet perlakuan panas sangat mempengaruhi ukuran butir struktur mikro dan media pendinginan yang lebih cepat menghasilkan butiran yang lebih kecil sedangkan pendinginan yang lebih lambat menghasilkan butiran yang lebih besar. Nilai uji tekan empat spesimen baja karbon rendah AISI 1030 memiliki nilai kekuatan maksimum tertinggi dari quenching metode pendingin air garam 49930,2 N, quenching media pendingin air 42438,5 N, raw 37713,2 N, annaling media pendingin suhu ruang 292716 N dan nilai rata-rata uji kekerasan Vickers spesimen baja karbon rendah AISI 1030 quenching metode pendingin air garam 371 HVN, quenching media pendingin air 277 HVN, raw 218 HVN dan annaling media pendingin suhu ruang 146,4 HVN.
ANALISA PENGARUH BERBAGAI JARAK SUMBU POROS DAN UKURAN DIAMETER PULLEY TERHADAP KECEPATAN POTONG MESIN PENCACAH PLASTIK Zein Muhamad; Ricky Mulyana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 2 (2023): APRIL
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pengoperasiannya, mesin membutuhkan sistem transmisi untuk menyalurkan daya sehingga mesin dapat menggerakan sesuatu yang diinginkan. Sistem transmisi umumnya dibagi menjadi dua yaitu sistem transmisi manual dan sistem transmisi otomatis. Salah satu peralatan  yang menggunakan transmisi otomatis adalah mesin pencacah limbah plastik. Mesin  digunakan untuk mencacah atau menghancurkan plastik. Mulai dari botol minuman, botol oli, botol jerigen, plastik lembaran, dan limbah-limbah plastik lainnya. Hasil cacahan plastik dapat digunakan para pengusaha sebagai bahan daur ulang plastik yang banyak dibutuhkan oleh pabrik daur ulang plastic. Dalam kerjanya mesin ini  memerlukan torsi guna memotong material plastik namun tetap mempertimbangkan kecepatan putaran agar efisiensi  terhadap kecepatan potongnya dapat mencapai nilai yang optimal.Dari hasil Analisa diperoleh bahwa semakin efisien alat dalam mencacah material plastik maka kecepatan produksinya akan semakin menurun. Hal ini disebabkan karena faktor yang berpengaruh terhadap efisiensi adalah besarnya diameter pulley, sehingga semakin besar diameter pulley maka kecepatan putarannya akan menurun. Putaran yang menurun ini berdampak pada kapasitas produksi yang dihasilkan. Dengan spesifikasi transmisi primer diperoleh pulley pada motor listrik sebesar 5 inchi, pulley pada input gearbox sebesar 5 inchi; dan pada transmisi sekundernya pulley pada output gearbox sebesar 5 inchi, dan pulley pada poros mata pisau sebesar 5 inchi akan memberikan nilai efisien yang optimal yakni 86,4 % dengan kapasitas produksinya sebesar 0,83 kg/jam.

Page 8 of 12 | Total Record : 116