cover
Contact Name
Robby Yuli Endra
Contact Email
jurnalteknikmesin@ubl.ac.id
Phone
+6281219015178
Journal Mail Official
jurnalteknikmesin@ubl.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bandar Lampung Jalan ZA Pagar Alam No.26 Labuhan Ratu Bandar Lampung 35142
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin
ISSN : 20873832     EISSN : 30891965     DOI : http://dx.doi.org/10.36448
Core Subject : Engineering,
Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal Teknik Mesin : Desain dan Inovasi, Manufaktur dan Produksi, Material dan Struktur Mekanis, Sistem Energi dan Termal, Robotik dan OtomasiRekayasa Sistem dan Mekatronik: Jurnal Teknik Mesin menyoroti integrasi teknologi mekanik dengan sistem elektronik dan komputer, termasuk dalam konteks mekatronik dan sistem kontrol. Setiap artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Teknik Mesin telah melalui proses peninjauan sejawat yang ketat untuk memastikan kualitas, validitas, dan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Jurnal ini ditujukan bagi para peneliti, akademisi, insinyur, dan profesional yang tertarik pada perkembangan terkini dan inovasi dalam bidang teknik mesin. Melalui publikasi ini, para kontributor dapat berbagi pengetahuan, berdiskusi, dan berkolaborasi dalam upaya untuk memajukan bidang teknik mesin secara global.
Articles 116 Documents
Analisis dan Perawatan Sistem Rem Mobil Berbasis Evaluasi Kinerja Cakram dan Kampas Rem Yuniaty, Erma; Pratowo, Bambang; Aziz, Muhammad Adbul
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Sistem rem merupakan salah satu komponen keselamatan paling vital pada kendaraan bermotor. Penelitian ini membahas perawatan sistem rem mobil dengan fokus pada evaluasi kinerja cakram dan kampas rem, khususnya pada kendaraan Kijang Innova Reborn 2.4G. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan ketebalan cakram, pengukuran run out, serta perbandingan daya tahan kampas rem standar dan kampas berbahan keramik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kampas rem keramik memiliki daya tahan lebih tinggi, menghasilkan residu gesekan yang lebih sedikit, serta memberikan jarak tempuh lebih panjang dibandingkan kampas standar. Selain itu, penggunaan kampas keramik mampu mengurangi getaran saat pengereman pada kecepatan tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya perawatan berkala serta pemilihan material kampas rem yang tepat untuk meningkatkan keselamatan berkendara, memperpanjang umur komponen, dan menekan biaya perawatan
Kajian Eksperimental Kinerja Pompa Sentrifugal pada Konfigurasi Tunggal, Seri, dan Paralel Kunarto, Kunarto; Prayoga, Made Ngurah Arya Nanda; Muhida, Riza; Riza, Muhammad; Surya, Indra; Pratowo, Bambang; Muhamad, Zein; Saputro, Harjono; Mulyana, Mulyana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Penelitian ini menyajikan evaluasi eksperimental terhadap kinerja pompa sentrifugal tipe GP-125 pada tiga konfigurasi operasi, yaitu tunggal, seri, dan paralel. Pengujian dilakukan dengan variasi kecepatan putaran (712,5 rpm, 1.425 rpm, dan 2.850 rpm) serta pembukaan katup (1/4, 1/2, 3/4, dan penuh). Parameter utama yang dianalisis mencakup head total, debit aliran, dan efisiensi pompa. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa konfigurasi paralel menghasilkan debit tertinggi dengan nilai maksimum 0,000967 m³/s pada kecepatan 2.850 rpm, sedangkan konfigurasi seri memberikan peningkatan signifikan pada head hingga 19,60 m. Efisiensi terbaik diperoleh pada konfigurasi paralel dengan nilai 0,34% pada katup penuh. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan konfigurasi pompa yang tepat sesuai kebutuhan sistem, baik untuk aplikasi yang memerlukan debit besar maupun head tinggi.
Optimasi Parameter Pengelasan Baja AISI 1040 Menggunakan Metode Taguchi terhadap Kekuatan Sambungan Las Berdasarkan Uji Impak Thohirin, Muh; Pambudi, ambar; Wardana, wisnu
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Proses pengelasan merupakan salah satu metode penyambungan logam yang paling umum digunakan dalam industri manufaktur dan konstruksi. Kualitas sambungan las sangat dipengaruhi oleh parameter proses seperti arus pengelasan, jenis elektroda, serta celah akar lasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan parameter-parameter tersebut terhadap kekuatan sambungan las baja AISI 1040 menggunakan metode Taguchi dengan pengujian impak Charpy. Tiga faktor utama digunakan dalam rancangan eksperimen, yaitu arus pengelasan (85 A, 90 A, dan 100 A), jenis elektroda (E7016, E7018, dan E6013), serta celah akar lasan (1,5 mm, 2,6 mm, dan 3,2 mm). Proses pengelasan dilakukan menggunakan metode SMAW (Shielded Metal Arc Welding), dan hasil sambungan diuji dengan alat uji impak untuk menentukan energi serap akibat tumbukan. Analisis hasil menggunakan rasio signal-to-noise (S/N) pada metode Taguchi menunjukkan bahwa arus pengelasan merupakan faktor paling dominan terhadap ketangguhan sambungan las. Kombinasi parameter optimal diperoleh pada arus 90 A, elektroda E6013, dan celah akar 3,2 mm dengan nilai energi impak tertinggi. Hasil ini membuktikan bahwa penerapan metode Taguchi efektif untuk menentukan kombinasi parameter pengelasan yang menghasilkan sambungan dengan ketangguhan maksimal pada baja karbon menengah AISI 1040
Pemisahan Glukomanan Umbi Porang Berdasarkan Massa Partikel Menggunakan Metode Tiupan Blower pada Produk Hammer–Disk Mill Ibrahim, Gusri Akhyar; Subeki, Subeki; Valiandra, Tito; Sartika, Dewi; Dityamri, Arzaq Guruh; Arinal, Arinal
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Umbi porang (Amorphophallus spp.) mengandung polisakarida glukomanan yang bernilai ekonomi namun sering tercampur dengan kalsium oksalat sehingga menurunkan mutu tepung. Penelitian ini mengevaluasi pemisahan glukomanan berdasarkan massa partikel menggunakan kombinasi proses penggilingan Hammer–Disk Mill, pengayakan (mesh 40, 60, 80), dan tiupan blower pada kecepatan 7 m/s ke dalam terowongan udara. Sampel tepung (total 365 g per percobaan) diumpankan melalui konveyor dan ditiup; jarak jatuh partikel dicatat setiap 20 cm hingga 100 cm. Kadar glukomanan diindikasikan oleh kemampuan menyerap air: tiap sampel dicampur dengan 40 ml air, diaduk 1 menit, dan diamkan 60 s; selisih volume air dinyatakan sebagai daya serap (mL). Hasil menunjukkan fraksi lolos ayakan 60 mesh memiliki konsentrasi glukomanan tertinggi, dengan jarak jatuh dominan pada 20–40 cm. Nilai daya serap rata-rata untuk mesh 60 pada jarak ini adalah ≈26 mL, sedangkan mesh 40 dan 80 menunjukkan pola berbeda (mesh 80: daya serap lebih tinggi menandakan kontaminasi pati/kalsium oksalat lebih besar). Kesimpulannya, kombinasi penggilingan Hammer–Disk Mill, pengayakan, dan tiupan blower (7 m/s) efektif memisahkan fraksi glukomanan, dengan potensi aplikasi pada skala industri untuk meningkatkan mutu tepung porang. Kata kunci—glukomanan, porang, blower, hammer-disk mill, pengayakan, daya serap air.
Analisis Pengaruh Kecepatan Potong terhadap Progresivitas Aus dan Mekanisme Kerusakan Mata Bor Ortopedi SS316L pada Proses Pengeboran Tulang Kortikal Ibrahim, Gusri Akhyar; Tarkono, Tarkono; Ferdianto, Edo; Burhanuddin, Yanuar; Dityamri, Arzaq Guruh; Hamni, Arinal
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pengeboran tulang kortikal merupakan tahap penting dalam prosedur bedah ortopedi untuk pemasangan implan, di mana peningkatan suhu dan keausan mata bor dapat memengaruhi akurasi serta keamanan operasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kecepatan potong terhadap progresivitas aus dan mekanisme kerusakan mata bor ortopedi berbahan SS316L selama proses pengeboran tulang kortikal. Pengujian dilakukan menggunakan tulang kortikal sapi sebagai model biologis yang memiliki sifat mekanik mendekati tulang manusia. Variasi kecepatan potong yang digunakan meliputi 5,027 m/menit, 10,0 m/menit, dan 15,708 m/menit dengan laju pemakanan konstan sebesar 35 mm/menit serta penggunaan cairan pendingin OpSite Spray. Keausan mata bor dievaluasi berdasarkan nilai flank wear (Vb) menggunakan mikroskop digital dan dianalisis dengan perangkat lunak AutoCAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kecepatan potong 5,027 m/menit, waktu pengeboran hingga mencapai batas keausan 0,2 mm adalah 94,67 menit, sedangkan pada kecepatan 15,708 m/menit waktu tersebut menurun menjadi 38,88 menit. Fenomena ini menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan potong mempercepat laju keausan akibat kenaikan suhu dan intensitas gesekan pada zona pemotongan. Mekanisme keausan yang dominan adalah keausan abrasif dan adhesif yang dipicu oleh peningkatan energi gesek dan suhu lokal. Dengan demikian, kecepatan potong merupakan parameter kritis yang menentukan umur pakai serta keandalan mata bor ortopedi pada proses pengeboran tulang kortikal
Analisis Sifat Mekanis Komposit Hibrida Serat Jute dan Fiberglass dengan Metode Vacuum Infusion Hestiawan, Hendri; Muhadjir, Muhammad Imron; Zuliantoni, Zuliantoni
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh susunan serat dan orientasi sudut terhadap sifat mekanis komposit hibrida berpenguat serat jute dan fiberglass menggunakan metode vacuum infusion. Serat jute dipilih karena sifatnya yang ramah lingkungan, dapat terurai secara hayati, serta ketersediaannya yang melimpah. Serat fiberglass digunakan untuk meningkatkan kekuatan mekanis komposit. Proses pembuatan spesimen dilakukan dengan variasi susunan dan orientasi serat menggunakan cetakan akrilik, sedangkan resin yang digunakan adalah vinylester Ripoxy R-802 EX-1 dengan perbandingan 100:10:0,25 antara resin, katalis, dan promotor. Pengujian meliputi uji impak (ASTM D5942), uji lentur (ASTM D790), dan uji tarik (ASTM D638). Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi serat berpengaruh signifikan terhadap kekuatan mekanis komposit. Susunan Glass–Jute–Jute–Jute–Glass dengan orientasi sudut 0° menghasilkan kekuatan lentur tertinggi sebesar 158,78 MPa dan ketangguhan impak sebesar 28,51 kJ/m², sedangkan kekuatan tarik tertinggi sebesar 46,58 MPa diperoleh pada orientasi 45°. Dengan demikian, kombinasi susunan dan orientasi serat yang tepat dapat meningkatkan kekuatan mekanis komposit hibrida serat jute dan fiberglass

Page 12 of 12 | Total Record : 116