cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
IMAJI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 20893892     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal IMAJI (ISSN 2089-3892) ini adalah sebuah terbitan berkala yang bertujuan untuk mewadahi dan mendokumentasikan kreatifitas karya ilmiah desain dalam bidang arsitektur, terutama dosen dan mahasiswa dari lingkungan Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Undip.
Arjuna Subject : -
Articles 446 Documents
ENTERTAIMENT PLAZA BEKASI wisesa, ardy; suyono, bambang; Werdiningsih, hermin
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.486 KB)

Abstract

Kota Bekasi merupakan Kota Industri Indonesia yang memiliki kemajuan dan perkembanganyang sangat  pesat  diberbagai  bidang.  Sebagai  pusat  bisnis,  politik,  dan kebudayaan,  Bekasimerupakan tempat  berdirinyaIndustri-Idustri  besar dan banyak  pemukiman masyarakat  yangberkerja di ibukota , perusahaaan swasta, dan perusahaan asing. Hal tersebut menjadi salah satualasan jumlah pendatang di kota Bekasi meningkat. Hal tersebut memunculkan dampak positif dannegatif untuk kemajuan kota Bekasi itu sendiri. Tingkat populasi yang cukup tinggi menjadikan kotaBekasi menduduki  peringkat  nomor  6 kota  di  Indonesia  yang terpadat  jumlah penduduknya.Peningkatan populasi  tidak  bersamaandengan pertambahan fasilitas  pemukiman.  Semakinbanyaknya pembangunan perkantoran dan jasa  perdagangan menyebabkan semakin sempitnyalahan yang dapat  dibangun dan menyebabkan hiburan di  kota  Bekasi  menjadi  di  butuhkan.Kemudian muncul kebijakan dan pemikiran untuk memanfaatkan lahan yang terbatas semaksimalmungkin,  maka  akan diberikan usulan untuk  membuat  sarana hiburan yang berada pada suatutempat  agar  lahan tidak terbuang dan tidak  terjasi  kemacetan apabila berpindah-pindah tempathiburan.Kawasan Summarecon Bekasi  Merupakan Kota  Buatan yang didirikan oleh  P.T SumareconBekasi yang di tujukan untuk memberi kesan lengkap dan nyaman bagi konsuemen Summarecon.Kota Bekasi merupakan Kota Industri Indonesia yang memiliki kemajuan dan perkembanganyang sangat  pesat  diberbagai  bidang.  Sebagai  pusat  bisnis,  politik,  dan kebudayaan,  Bekasimerupakan tempat  berdirinyaIndustri-Idustri  besar dan banyak  pemukiman masyarakat  yangberkerja di ibukota , perusahaaan swasta, dan perusahaan asing. Hal tersebut menjadi salah satualasan jumlah pendatang di kota Bekasi meningkat. Hal tersebut memunculkan dampak positif dannegatif untuk kemajuan kota Bekasi itu sendiri. Tingkat populasi yang cukup tinggi menjadikan kotaBekasi menduduki  peringkat  nomor  6 kota  di  Indonesia  yang terpadat  jumlah penduduknya.Peningkatan populasi  tidak  bersamaandengan pertambahan fasilitas  pemukiman.  Semakinbanyaknya pembangunan perkantoran dan jasa  perdagangan menyebabkan semakin sempitnyalahan yang dapat  dibangun dan menyebabkan hiburan di  kota  Bekasi  menjadi  di  butuhkan.Kemudian muncul kebijakan dan pemikiran untuk memanfaatkan lahan yang terbatas semaksimalmungkin,  maka  akan diberikan usulan untuk  membuat  sarana hiburan yang berada pada suatutempat  agar  lahan tidak terbuang dan tidak  terjasi  kemacetan apabila berpindah-pindah tempathiburan.Kawasan Summarecon Bekasi  Merupakan Kota  Buatan yang didirikan oleh  P.T SumareconBekasi yang di tujukan untuk memberi kesan lengkap dan nyaman bagi konsuemen Summarecon.
KONDOMINIUM DI KOTA BEKASI utama, Adithya; Dwiyanto, Agung; sudarwanto, budi
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.43 KB)

Abstract

Kota Bekasi merupakan salah satu kota pendukung kota jakarta yang notabennya adalah ibukotanegara indonesia. Bekasi berupakan kota yang pada saat ini sedang mengalami perkembangansecara pesat baik dibidang industri maupun properti. Dengan perannya sebagai kota pendukungibukota negara, kota bekasi sebetulnya sudah cukup membantu agar beberapa pelaku bisnis dijakarta tidak perlu tinggal dijakarta melainkan cukup tinggal dibekasi karna berjarak tidak lebih dari10km jika di akses menggunakan jalan tol. Selain itu, bekasi juga adalah salah satu pusat industriindonesia, yang terletak di kawasan industri cikarang, kabupaten bekasi. Disana terletak lebih dari2000 perusahaan yang siap mendukung kegiatan industri di Indonesia. Jadi, pada dasarnya kotabekasi adalah salah satu penghubung kegiatan bisnis di jakarta.Saat ini mulai banyak permintaan tentang hunian atau tempat tinggal yang dapat memenuhikebutuhan para penduduk indonesia agar dapat melancarkan kegiatan bisnis di Jakarta maupunsekitarnya Bekasi sebagai kota pendukung kota Jakarta dan sebagai salah satu kota pusat perindustrianmakaperlu melakukan pengembangan yang pesat sehingga bisa menopang pertumbuhan yang sedangberlangsung di Indonesia tanpa harus berada di pusat ibukota yang sudah meiliki harga yang tingginamun tidak kalah bersaingnya dengan hunian berkelas yang sudah ada saat ini.Kota Bekasi merupakan salah satu kota pendukung kota jakarta yang notabennya adalah ibukotanegara indonesia. Bekasi berupakan kota yang pada saat ini sedang mengalami perkembangansecara pesat baik dibidang industri maupun properti. Dengan perannya sebagai kota pendukungibukota negara, kota bekasi sebetulnya sudah cukup membantu agar beberapa pelaku bisnis dijakarta tidak perlu tinggal dijakarta melainkan cukup tinggal dibekasi karna berjarak tidak lebih dari10km jika di akses menggunakan jalan tol. Selain itu, bekasi juga adalah salah satu pusat industriindonesia, yang terletak di kawasan industri cikarang, kabupaten bekasi. Disana terletak lebih dari2000 perusahaan yang siap mendukung kegiatan industri di Indonesia. Jadi, pada dasarnya kotabekasi adalah salah satu penghubung kegiatan bisnis di jakarta.Saat ini mulai banyak permintaan tentang hunian atau tempat tinggal yang dapat memenuhikebutuhan para penduduk indonesia agar dapat melancarkan kegiatan bisnis di Jakarta maupunsekitarnya Bekasi sebagai kota pendukung kota Jakarta dan sebagai salah satu kota pusat perindustrianmakaperlu melakukan pengembangan yang pesat sehingga bisa menopang pertumbuhan yang sedangberlangsung di Indonesia tanpa harus berada di pusat ibukota yang sudah meiliki harga yang tingginamun tidak kalah bersaingnya dengan hunian berkelas yang sudah ada saat ini.
CITY HOTEL DI MEDAN damanik, valentino; hermanto, Eddy; roesmanto, totok
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (843.402 KB)

Abstract

Kota  Medan yang terletak  dibagian utara pulau Sumatera,  tepatnya terletak  di  provinsiSumatera Utara merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Medansebagai kota metropolitan dan pintu gerbang Indonesia dibagian barat saat ini bisa dikatakan mampuberperan dalam  lingkup internasional maupun nasional.  Sebagai  ibukota  provinsi,  kota  Medanmenjadi  pusat dari  berlangsungnya  hampir  segala aktivitas, baik  di bidang politik,  perekonomian,serta sosial-budaya lingkup Sumatera Utara.  Selain itu,  jika semakin banyak  diadakan hubungandengan negara lain, akan semakin membuka peluang masuknya pengunjung mancanegara, baik yangberkepentingan bisnis maupun berwisata di kota Medan.Guna mengantisipasi kedatangan pengunjung lokal dan mancanegara ke kota Medan denganberbagai tujuan dan kepentingan seperti berwisata, berbisnis, menghadiri konferensi, dan sebagainya,maka  kota  Medan memerlukan adanya fasilitas  pendukung untuk  tempat  tinggal  non-permanenselama beberapa hari atau minggu, yaitu hotel.Dengan keberagaman potensi yang dimiliki kota Medan ini dan agar dapat mengakomodasijumlah pengunjung yang berkunjung ke Sumatera Utara, khususnya kota Medan diperlukan sebuahpenginapan berbintang mengingat  jumlah pendatang lokal dan mancanegara asing yang datangcukup banyak. Sebuah city hotel berbintang empat merupakan gagasan yang tepat untuk dibangundikawasan ini. City hotel  berbintang empat yang direncanakan ini akan didesain denganmemperhatikan beberapa aspek penting yang mendukung terciptanya suatu hotel yang memiliki dayatarik sendiri,  guna menarik  para pengunjung untuk menginap.  Salah satunya  adalah lokasi  yangstrategis, merupakan faktor utama dalam pembangunan agar memiliki prospek yang baik.Kota  Medan yang terletak  dibagian utara pulau Sumatera,  tepatnya terletak  di  provinsiSumatera Utara merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Medansebagai kota metropolitan dan pintu gerbang Indonesia dibagian barat saat ini bisa dikatakan mampuberperan dalam  lingkup internasional maupun nasional.  Sebagai  ibukota  provinsi,  kota  Medanmenjadi  pusat dari  berlangsungnya  hampir  segala aktivitas, baik  di bidang politik,  perekonomian,serta sosial-budaya lingkup Sumatera Utara.  Selain itu,  jika semakin banyak  diadakan hubungandengan negara lain, akan semakin membuka peluang masuknya pengunjung mancanegara, baik yangberkepentingan bisnis maupun berwisata di kota Medan.Guna mengantisipasi kedatangan pengunjung lokal dan mancanegara ke kota Medan denganberbagai tujuan dan kepentingan seperti berwisata, berbisnis, menghadiri konferensi, dan sebagainya,maka  kota  Medan memerlukan adanya fasilitas  pendukung untuk  tempat  tinggal  non-permanenselama beberapa hari atau minggu, yaitu hotel.Dengan keberagaman potensi yang dimiliki kota Medan ini dan agar dapat mengakomodasijumlah pengunjung yang berkunjung ke Sumatera Utara, khususnya kota Medan diperlukan sebuahpenginapan berbintang mengingat  jumlah pendatang lokal dan mancanegara asing yang datangcukup banyak. Sebuah city hotel berbintang empat merupakan gagasan yang tepat untuk dibangundikawasan ini. City hotel  berbintang empat yang direncanakan ini akan didesain denganmemperhatikan beberapa aspek penting yang mendukung terciptanya suatu hotel yang memiliki dayatarik sendiri,  guna menarik  para pengunjung untuk menginap.  Salah satunya  adalah lokasi  yangstrategis, merupakan faktor utama dalam pembangunan agar memiliki prospek yang baik.
RUSUNAMI DI JAKARTA TIMUR fajri, khairul; trilistyo, hendro; hermanto, eddy
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.643 KB)

Abstract

Setiap tahun angka penduduk semakin bertambah dan menambah kepadatan pendudukyang sudah tinggal di Jakarta. Pertambahan penduduk  tiap tahun tentunya diikuti pertumbuhankebutuhan perumahan yang terus meningkat. Perumahan dan Permukiman merupakan kebutuhandasar setiap manusia. Dengan semakin bertambahnya penduduk, sedangkan lahan yang tersediasangat terbatas, maka pembangunan perumahan horizontal semakin terbatas  dan cenderungtersingkir ke pinggir kota – kota besar yang menjadi magnet perpindahan penduduk untuk mencarinafkah.Berkaitan dengan jumlah penduduk  yang kian membludak, DKI Jakarta memproyeksikankebutuhan perumahan sebesar  70.000 unit per tahun, dengan proporsi 42.000 untuk  perumahanhorizontal atau landed house dan 28.000 untuk perumahan vertikal / rumah susun. Pembangunanperumahan horizontal baik  bagi masyarakat berpenghasilan rendah maupun tinggi banyakmembangun di daerah penyangga sekitar  DKI. Pembangunan rumah dibuat bertingkat atau yangkita kenal dengan rumah susun. Pembangunan rumah susun merupakan salah satu alternatifpemecahan masalah perumahan dan permukiman terutama di daerah perkotaan yang penduduknyaterus meningkat.Jakarta Timur, salah satu kota administrasi di Ibukota dengan jumlah penduduk terbanyakpada tahun 2011. Jumlah penduduk lebih dari 2.000.000 jiwa ini tersebar di 10 kecamatan dan 65kelurahan. Jakarta timur memiliki daya tarik tersendiri bagi penduduk di sekitar jakarta yang inginbertempat tinggal. Hal ini disebabkan oleh akses  yang mudah menuju pusat kota dan tempathiburan di selatan dan utara Jakarta. Jalan Tol luar dan dalam kota keduanya melalui kotaAdminitrasi ini.Akan tetapi warga Jakarta yang berpenghasilan menengah dan tidak  mampu membeliproperty di dalam kota terpaksa tersingkir ke kota satelit di pinggiran Jakarta. Keadaan ini tentunyamenambah parah kondisi kemacetan yang sudah terjadi di wilayah kota administrasi ini. KeberadaanRumah susun sebagai salah satu solusi yang di bangun pemerintah daerah dan developer masihterasa kurang mengakomodasi, sebab keadaan rumah susun masyarakat berpenghasilan menengahyang jauh dari fasilitas  transportasi umum sehingga kendaraan pribadi kembali menjadi solusitercepat.Maka dari itu dibutuhkan Rumah Susun Milik  Setiap tahun angka penduduk semakin bertambah dan menambah kepadatan pendudukyang sudah tinggal di Jakarta. Pertambahan penduduk  tiap tahun tentunya diikuti pertumbuhankebutuhan perumahan yang terus meningkat. Perumahan dan Permukiman merupakan kebutuhandasar setiap manusia. Dengan semakin bertambahnya penduduk, sedangkan lahan yang tersediasangat terbatas, maka pembangunan perumahan horizontal semakin terbatas  dan cenderungtersingkir ke pinggir kota – kota besar yang menjadi magnet perpindahan penduduk untuk mencarinafkah.Berkaitan dengan jumlah penduduk  yang kian membludak, DKI Jakarta memproyeksikankebutuhan perumahan sebesar  70.000 unit per tahun, dengan proporsi 42.000 untuk  perumahanhorizontal atau landed house dan 28.000 untuk perumahan vertikal / rumah susun. Pembangunanperumahan horizontal baik  bagi masyarakat berpenghasilan rendah maupun tinggi banyakmembangun di daerah penyangga sekitar  DKI. Pembangunan rumah dibuat bertingkat atau yangkita kenal dengan rumah susun. Pembangunan rumah susun merupakan salah satu alternatifpemecahan masalah perumahan dan permukiman terutama di daerah perkotaan yang penduduknyaterus meningkat.Jakarta Timur, salah satu kota administrasi di Ibukota dengan jumlah penduduk terbanyakpada tahun 2011. Jumlah penduduk lebih dari 2.000.000 jiwa ini tersebar di 10 kecamatan dan 65kelurahan. Jakarta timur memiliki daya tarik tersendiri bagi penduduk di sekitar jakarta yang inginbertempat tinggal. Hal ini disebabkan oleh akses  yang mudah menuju pusat kota dan tempathiburan di selatan dan utara Jakarta. Jalan Tol luar dan dalam kota keduanya melalui kotaAdminitrasi ini.Akan tetapi warga Jakarta yang berpenghasilan menengah dan tidak  mampu membeliproperty di dalam kota terpaksa tersingkir ke kota satelit di pinggiran Jakarta. Keadaan ini tentunyamenambah parah kondisi kemacetan yang sudah terjadi di wilayah kota administrasi ini. KeberadaanRumah susun sebagai salah satu solusi yang di bangun pemerintah daerah dan developer masihterasa kurang mengakomodasi, sebab keadaan rumah susun masyarakat berpenghasilan menengahyang jauh dari fasilitas  transportasi umum sehingga kendaraan pribadi kembali menjadi solusitercepat.Maka dari itu dibutuhkan Rumah Susun Milik
REDESAIN PASAR INDUK TANAH TINGGI TANGERANG DENGAN PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR TROPIS Anggraini, anastasia; murtomo, bambang adji; wijayanti, wijayanti
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.095 KB)

Abstract

Pemerintah Kota Tangerang telah berusaha untuk memenuhi segala tuntutan dan kebutuhanmasyarakatnya,  salah  satu  usaha  pemerintah  untuk  memenuhinya  adalah  dengan  menyediakanberbagai macam  fasilitas umum yang  memadai.  Salah  satu  fasilitas  umum yang  disediakanpemerintah adalah pasar, yang digunaka masyarakat untuk melakukan aktifitas jual beli barang ataujasa.  Pasar merupakan  fasilitas  umum yang  bersifat komersialdan  mempunyai peranan  pentingsebagai penyedia berbagai macam kebutuhan masyarakat.Di kota  Tangerang ini telah  berdiri sebuah  pasar induk  guna mewadahi aktifitas  jual belibarang atau jasa dan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan masyarakat. Pada awalnya, PasarInduk  Tanah  Tinggi Tangerang  ini  mampu  melaksanakan  fungsinya  yaitu  sebagai  wadah  aktifitasperekonomian  bagi masyarakat Tangerang  dan  sekitarnya.  Namum seiring berjalannya  waktuterdapat masalah-masalah yang  menghampiri keberadaan  Pasar  Induk  Tanah Tinggi Tangerangtersebut terkait dengan fungsinya.Menyadari akan  hal ini maka  perlu  dipikirkan  adanya  pemecahan  dari masalah-masalahyang timbul dan belum dapat terselesaikan dengan baik pada Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerangtersebut. Dalam hal ini tentunya perlu ada penataan ulang kembali bangunan pasar tersebut agardapat berfungsi dengan baik dan memenuhi aspek kenyamanan bagi seluruh pengguna pasar tersebutserta  memanfaatkan  potensi yang  ada  dengan  menambahkan  beberapa fasilitas  tambahandidalamnya.Pemerintah Kota Tangerang telah berusaha untuk memenuhi segala tuntutan dan kebutuhanmasyarakatnya,  salah  satu  usaha  pemerintah  untuk  memenuhinya  adalah  dengan  menyediakanberbagai macam  fasilitas umum yang  memadai.  Salah  satu  fasilitas  umum yang  disediakanpemerintah adalah pasar, yang digunaka masyarakat untuk melakukan aktifitas jual beli barang ataujasa.  Pasar merupakan  fasilitas  umum yang  bersifat komersialdan  mempunyai peranan  pentingsebagai penyedia berbagai macam kebutuhan masyarakat.Di kota  Tangerang ini telah  berdiri sebuah  pasar induk  guna mewadahi aktifitas  jual belibarang atau jasa dan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan masyarakat. Pada awalnya, PasarInduk  Tanah  Tinggi Tangerang  ini  mampu  melaksanakan  fungsinya  yaitu  sebagai  wadah  aktifitasperekonomian  bagi masyarakat Tangerang  dan  sekitarnya.  Namum seiring berjalannya  waktuterdapat masalah-masalah yang  menghampiri keberadaan  Pasar  Induk  Tanah Tinggi Tangerangtersebut terkait dengan fungsinya.Menyadari akan  hal ini maka  perlu  dipikirkan  adanya  pemecahan  dari masalah-masalahyang timbul dan belum dapat terselesaikan dengan baik pada Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerangtersebut. Dalam hal ini tentunya perlu ada penataan ulang kembali bangunan pasar tersebut agardapat berfungsi dengan baik dan memenuhi aspek kenyamanan bagi seluruh pengguna pasar tersebutserta  memanfaatkan  potensi yang  ada  dengan  menambahkan  beberapa fasilitas  tambahandidalamnya.
HUNIAN BERTINGKAT LANSIA MODERN DI JAKARTA SELATAN DENGAN PENEKANAN UNIVERSAL DESIGN amardan, LESTA yananda; pandelaki, edward; purwanto, edi
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1127.113 KB)

Abstract

Lifestyle changes in society began to change both in terms of social, economic, and cultural. Nowadays society are certainly adopt a modern lifestyle, especially in large cities, where by the time the child reaching adulthood and married of course they will stay separated from his parents, is because they want to live independently and not dependent for her family, in contrast to an earlier era, a family living together, that and consisting of grandparents, children, and grandchildren morphed into a nuclear family consisting of (father, mother, and child). Judging from the phenomenon, their parents (Elderly) also have less time with their children, caused by the rush and the many demands of work to be done, from the other side, their parents (Elderly) would need attention, care, and health facilities of children they are, therefore, based on the above issues, this study draft design of housing for elderly residents.The increase in the total number of population is certainly influenced by several factors: the frequency increase in the birth rate, migration of both immigration and resettlement, and communities Elderly. It’s because life expectancy (UHH) increasing population will result in the number of elderly will also increase from year to year. Metropolitan city like Jakarta has the potential to provide decent housing facilities Elderly in addition to the field of property or housing, otherwise Jakarta is the center of activity and industry in Indonesia and has a relatively high population density starting from the number of migration, birth rate, and increasing Elderly.The concept of planning dwelling elderly is the middle rise dwelling which using the form of leasing system and property rights, and also in accordance with the provisions has agreed, this dwelling can only be occupied by elderly people who have reached the age of 55-60 years and over with facilities that supports 24-hour security system, handicapped facilities, laundry, good hygiene, as well as other supporting such gathering space, café, garden, jogging track, lounge, and so forth.This residence can help young families to meet the needs of their parents, both in terms of facilities, health care, social interaction, and comfort especially for the disabled. Type design emphasis to be applied to the planning Elderly Residential uses Universal Design, the reason is this concept will facilitate the elderly in living everyday life with the support elements, such as the size of the users convenience in terms of both physical and material, adaptive, simple, easy to understand, safe, and comfortable, although the shape of the housing is middle-rise residential.Lifestyle changes in society began to change both in terms of social, economic, and cultural. Nowadays society are certainly adopt a modern lifestyle, especially in large cities, where by the time the child reaching adulthood and married of course they will stay separated from his parents, is because they want to live independently and not dependent for her family, in contrast to an earlier era, a family living together, that and consisting of grandparents, children, and grandchildren morphed into a nuclear family consisting of (father, mother, and child). Judging from the phenomenon, their parents (Elderly) also have less time with their children, caused by the rush and the many demands of work to be done, from the other side, their parents (Elderly) would need attention, care, and health facilities of children they are, therefore, based on the above issues, this study draft design of housing for elderly residents.The increase in the total number of population is certainly influenced by several factors: the frequency increase in the birth rate, migration of both immigration and resettlement, and communities Elderly. It’s because life expectancy (UHH) increasing population will result in the number of elderly will also increase from year to year. Metropolitan city like Jakarta has the potential to provide decent housing facilities Elderly in addition to the field of property or housing, otherwise Jakarta is the center of activity and industry in Indonesia and has a relatively high population density starting from the number of migration, birth rate, and increasing Elderly.The concept of planning dwelling elderly is the middle rise dwelling which using the form of leasing system and property rights, and also in accordance with the provisions has agreed, this dwelling can only be occupied by elderly people who have reached the age of 55-60 years and over with facilities that supports 24-hour security system, handicapped facilities, laundry, good hygiene, as well as other supporting such gathering space, café, garden, jogging track, lounge, and so forth.This residence can help young families to meet the needs of their parents, both in terms of facilities, health care, social interaction, and comfort especially for the disabled. Type design emphasis to be applied to the planning Elderly Residential uses Universal Design, the reason is this concept will facilitate the elderly in living everyday life with the support elements, such as the size of the users convenience in terms of both physical and material, adaptive, simple, easy to understand, safe, and comfortable, although the shape of the housing is middle-rise residential.
PUSAT PELATIHAN BASKET KLUB SAHABAT SEMARANG hilman, reza; sukawi, sukawi; pribadi, septana
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.589 KB)

Abstract

Bola basket merupakan cabang olah raga yang sekarang ini sangat  banyak  diminatimasyarakat, mayoritas dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Seringkali event-event pertandinganbertaraf nasional  diselenggarakan demi  memperebutkan peringkat tertinggi. Semarang sebagaisalah satu kota besar di Indonesia tidak luput dari perkembangan ini.Hal  ini  memicu banyaknya klub-klub basket  di  Semarang untuk  berpastisipasi  denganmengandalkan atlet - atlet terbaiknya, dengan tujuan dapat bersaing baik di kancah daerah maupunnasional. Maka  dari  itu  diperlukan sebuah wadah untuk  menunjang atlet  dalam  mengasahkemampuan mental,  fisik dan teknik  mereka.  Akan tetapi  banyak  klub yang bermunculan diIndonesia termasuk Semarang, masih kurang professional dalam pengelolaan klubnyaSaat ini kota Semarang belum memiliki pusat pembimbingan dan pelatihan bola basket yangterorganisir dengan baik seperti yang dimiliki oleh klub-klub basket yang ada di kota lain, misalnyaAliansi Sekolah basket  Sahabat  Sehati  Semarang merupakan salah satu  klub dari  beberapa klubbasket yang berdiri di Semarang yang sudah memiliki akar tradisi pelatihan basket yang kuat karenatelah berdiri sejak lama. Klub yang berdiri sejak 90 tahun yang lalu ini sudah banyak melahirkan atlet– atlet basketl yang akhirnya bermain di level tertinggi liga basket nasional. Namun melihat kondisiklub yang berlokasi  di  daerah Supriyadi  Semarang ini,  bisa  dikatakan bahwa fasilitas – fasilitaspelatihan di  klub ini  masih kurang memadai  jika dibandingkan dengan antusiasme masyarakatterhadap olahraga basket  serta fasilitas – fasilitas  yang dimiliki  oleh  pelatihan – pelatihan basketbesar di kota lain.Oleh sebab itu, diperlukan sebuah wadah yang dapat menampung sekaligus membina atletatletdiSemarangsupayadapatmenyalurkandanmengembangkanbakatnyadalambermainbolabasket.Bola basket merupakan cabang olah raga yang sekarang ini sangat  banyak  diminatimasyarakat, mayoritas dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Seringkali event-event pertandinganbertaraf nasional  diselenggarakan demi  memperebutkan peringkat tertinggi. Semarang sebagaisalah satu kota besar di Indonesia tidak luput dari perkembangan ini.Hal  ini  memicu banyaknya klub-klub basket  di  Semarang untuk  berpastisipasi  denganmengandalkan atlet - atlet terbaiknya, dengan tujuan dapat bersaing baik di kancah daerah maupunnasional. Maka  dari  itu  diperlukan sebuah wadah untuk  menunjang atlet  dalam  mengasahkemampuan mental,  fisik dan teknik  mereka.  Akan tetapi  banyak  klub yang bermunculan diIndonesia termasuk Semarang, masih kurang professional dalam pengelolaan klubnyaSaat ini kota Semarang belum memiliki pusat pembimbingan dan pelatihan bola basket yangterorganisir dengan baik seperti yang dimiliki oleh klub-klub basket yang ada di kota lain, misalnyaAliansi Sekolah basket  Sahabat  Sehati  Semarang merupakan salah satu  klub dari  beberapa klubbasket yang berdiri di Semarang yang sudah memiliki akar tradisi pelatihan basket yang kuat karenatelah berdiri sejak lama. Klub yang berdiri sejak 90 tahun yang lalu ini sudah banyak melahirkan atlet– atlet basketl yang akhirnya bermain di level tertinggi liga basket nasional. Namun melihat kondisiklub yang berlokasi  di  daerah Supriyadi  Semarang ini,  bisa  dikatakan bahwa fasilitas – fasilitaspelatihan di  klub ini  masih kurang memadai  jika dibandingkan dengan antusiasme masyarakatterhadap olahraga basket  serta fasilitas – fasilitas  yang dimiliki  oleh  pelatihan – pelatihan basketbesar di kota lain.Oleh sebab itu, diperlukan sebuah wadah yang dapat menampung sekaligus membina atletatletdiSemarangsupayadapatmenyalurkandanmengembangkanbakatnyadalambermainbolabasket.
GREEN APARTEMEN PEJATEN widya, arina; murtomo, bambang adji; suyono, bam
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.226 KB)

Abstract

Kota Jakarta merupakan Ibu Kota Indonesia yang memiliki kemajuan dan perkembangan yangsangat pesat diberbagai bidang. Sebagai pusat bisnis, politik, dan kebudayaan, Jakarta merupakantempat berdirinya kantor-kantor pusat BUMN, perusahaaan swasta, dan perusahaan asing, kota inijuga menjadi tempat kedudukan lembaga-lembaga pemerintahan. Hal tersebut menjadi salah satualasan jumlah pendatang di kota Jakarta meningkat. Hal tersebut memunculkan dampak positif dannegatif untuk kemajuan kota Jakarta itu sendiri. Tingkat populasi yang cukup tinggi menjadikan kotaJakarta  menduduki  peringkat  nomor  satu  kota di  Indonesia  yang terpadat  jumlah penduduknya.Peningkatan populasi  tidak  bersamaandengan pertambahan fasilitas  pemukiman.  Semakinbanyaknya pembangunan perkantoran dan jasa  perdagangan menyebabkan semakin sempitnyalahan yang dapat  dibangun dan menyebabkan harga tanah di  kawasan Jakarta  semakin mahal.Kemudian muncul kebijakan dan pemikiran untuk memanfaatkan lahan yang terbatas semaksimalmungkin,  maka  pembangunan – pembangunan sekarang ini  lebih  mengacu pada pembangunankearah vertikal, seperti kantor sewa, pusat perbelanjaan,  pemukiman yang sering disebut denganapartemen atau rumah susun.Pejaten yang berada dekat  dengan kawasan bisnis T.B.  Simatupang dan Mampang sertaarea  komersial Kemang dapat  menjadi  pilihan pembangunan hunian yang membidik  para pelakubisnis  di  kawasan tersebut.  Makadiperlukan perencanaan dan perancangan apartemen  yangbearada di Pejaten untuk memfasilitasi pelaku bisnis di kawasan T.B. Simatupang, Jakarta Selatan.ABSTRAKKota Jakarta merupakan Ibu Kota Indonesia yang memiliki kemajuan dan perkembangan yangsangat pesat diberbagai bidang. Sebagai pusat bisnis, politik, dan kebudayaan, Jakarta merupakantempat berdirinya kantor-kantor pusat BUMN, perusahaaan swasta, dan perusahaan asing, kota inijuga menjadi tempat kedudukan lembaga-lembaga pemerintahan. Hal tersebut menjadi salah satualasan jumlah pendatang di kota Jakarta meningkat. Hal tersebut memunculkan dampak positif dannegatif untuk kemajuan kota Jakarta itu sendiri. Tingkat populasi yang cukup tinggi menjadikan kotaJakarta  menduduki  peringkat  nomor  satu  kota di  Indonesia  yang terpadat  jumlah penduduknya.Peningkatan populasi  tidak  bersamaandengan pertambahan fasilitas  pemukiman.  Semakinbanyaknya pembangunan perkantoran dan jasa  perdagangan menyebabkan semakin sempitnyalahan yang dapat  dibangun dan menyebabkan harga tanah di  kawasan Jakarta  semakin mahal.Kemudian muncul kebijakan dan pemikiran untuk memanfaatkan lahan yang terbatas semaksimalmungkin,  maka  pembangunan – pembangunan sekarang ini  lebih  mengacu pada pembangunankearah vertikal, seperti kantor sewa, pusat perbelanjaan,  pemukiman yang sering disebut denganapartemen atau rumah susun.Pejaten yang berada dekat  dengan kawasan bisnis T.B.  Simatupang dan Mampang sertaarea  komersial Kemang dapat  menjadi  pilihan pembangunan hunian yang membidik  para pelakubisnis  di  kawasan tersebut.  Makadiperlukan perencanaan dan perancangan apartemen  yangbearada di Pejaten untuk memfasilitasi pelaku bisnis di kawasan T.B. Simatupang, Jakarta Selatan.ABSTRAK
GELANGGANG OLAGRAGA BASKET DI KOTA YOGYAKARTA Haq, Ahmad abdul
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.18 KB)

Abstract

Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar, hal ini dikarenakan kualitas persaingan pelajar danjumlah universitas yang ada. Setiap tahunnya banyak event olahraga yang digelar dan ditujukanuntuk pelajar itu sendiri. Kompetisi basket saja setiap tahunnya rutin diadakan di DIY. SimpatiLoop 3x3 Competition, LA streetball, hingga kompetisi paling bergengsi untuk siswa SMA HondaDBL. Hal ini membuktikan kota Yogyakarta sebagai salah satu Kota dengan Event  basket yangsangat  banyak melebihi  event sepak  bola atau  bulutangkis  itu sendiri.  Kompetisi ini  pundisambut  baik oleh  warga  jogja.  Ketua Umum PP Perbasi  Anggito Abimanyu mengatakan,mendukung kompetisi basket antar pelajar ini. Dia menilai kompetisi ini merupakan ajang untukmembangun jiwa-jiwa penuh sportivitas dan persaudaraan.Namun  perkembangan basket  dan antusias  atlet  dari  kota Jogja  ini  tidak  disertai  dengandukungan infrastruktur  yang ada.  Setiap kompetisi yang digelar  rutin ini  diselenggarakan digedung olah raga  salah satu  universitas  negri atau swasta  di  Jogja. Dengan standar  yangsebenarnya masih belum terpenuhi. GOR kridosono yang menjadi sport center jogja selama inipun memiliki  standar  lapangan basket  dan tribun yang sangat  jauh dari kata  cukup  untukmemenuhi kebutuhan.Untuk  mendukung pemerintah  dan mengakomodasi atlet muda  hingga  profesional  dalamkompetisi lokal hingga internasional dalam olahraga basket maka perlu dibangun sebuah gedungolahraga basket dengan standar internasional dengan kapasitas tribun yang mencukupi.Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar, hal ini dikarenakan kualitas persaingan pelajar danjumlah universitas yang ada. Setiap tahunnya banyak event olahraga yang digelar dan ditujukanuntuk pelajar itu sendiri. Kompetisi basket saja setiap tahunnya rutin diadakan di DIY. SimpatiLoop 3x3 Competition, LA streetball, hingga kompetisi paling bergengsi untuk siswa SMA HondaDBL. Hal ini membuktikan kota Yogyakarta sebagai salah satu Kota dengan Event  basket yangsangat  banyak melebihi  event sepak  bola atau  bulutangkis  itu sendiri.  Kompetisi ini  pundisambut  baik oleh  warga  jogja.  Ketua Umum PP Perbasi  Anggito Abimanyu mengatakan,mendukung kompetisi basket antar pelajar ini. Dia menilai kompetisi ini merupakan ajang untukmembangun jiwa-jiwa penuh sportivitas dan persaudaraan.Namun  perkembangan basket  dan antusias  atlet  dari  kota Jogja  ini  tidak  disertai  dengandukungan infrastruktur  yang ada.  Setiap kompetisi yang digelar  rutin ini  diselenggarakan digedung olah raga  salah satu  universitas  negri atau swasta  di  Jogja. Dengan standar  yangsebenarnya masih belum terpenuhi. GOR kridosono yang menjadi sport center jogja selama inipun memiliki  standar  lapangan basket  dan tribun yang sangat  jauh dari kata  cukup  untukmemenuhi kebutuhan.Untuk  mendukung pemerintah  dan mengakomodasi atlet muda  hingga  profesional  dalamkompetisi lokal hingga internasional dalam olahraga basket maka perlu dibangun sebuah gedungolahraga basket dengan standar internasional dengan kapasitas tribun yang mencukupi.
JAZZ MUSIC CENTER DI SEMARANG giovantri, yoga; sudarwanto, budi; dwiyanto, agung
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.61 KB)

Abstract

Musik jazz adalah musik yang sangat berkembang dewasa ini, peminat musik jazz tidak lagikalangan orang tua dan bukan lagi  musik  yang elite seperti  yang dikenal  dulu. Musik jazz  sangatditerima  oleh  banyak  orang khususnya anak  muda,  kegiatan dan event  musik jazz di  tiap daerahsemakin bermunculan. Baik event musik jazz yang besar atau kecil. Tak heran bila saat ini anak mudamulai mendalami musik jazz dan mencoba untuk belajar musik jazz lebih mendalam.Kota  Semarang merupakan kota  yang memiliki  peminat  musik  jazz yang cukup banyak.Namun banyak peminat musik yang bisa kita lihat dari pertumbuhan peserta anak didik les, eventmusik  jazz di  Semarang yang bermunculan,  dan aktifnya komunitas  musik  jazz Semarang,  JazzNgisoringin. Kota Semarang memiliki event musik jazz nasional yang dijadikan tempat persinggahanevent  tersebut.  Ini  dikarenakan perkembangan musik  jazz  yang meningkat  seiring juga denganpenikmat musik jazz di Semarang.Musik jazz adalah musik yang sangat berkembang dewasa ini, peminat musik jazz tidak lagikalangan orang tua dan bukan lagi  musik  yang elite seperti  yang dikenal  dulu. Musik jazz  sangatditerima  oleh  banyak  orang khususnya anak  muda,  kegiatan dan event  musik jazz di  tiap daerahsemakin bermunculan. Baik event musik jazz yang besar atau kecil. Tak heran bila saat ini anak mudamulai mendalami musik jazz dan mencoba untuk belajar musik jazz lebih mendalam.Kota  Semarang merupakan kota  yang memiliki  peminat  musik  jazz yang cukup banyak.Namun banyak peminat musik yang bisa kita lihat dari pertumbuhan peserta anak didik les, eventmusik  jazz di  Semarang yang bermunculan,  dan aktifnya komunitas  musik  jazz Semarang,  JazzNgisoringin. Kota Semarang memiliki event musik jazz nasional yang dijadikan tempat persinggahanevent  tersebut.  Ini  dikarenakan perkembangan musik  jazz  yang meningkat  seiring juga denganpenikmat musik jazz di Semarang.