cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 23556951     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Analisis Kualitas TSP dan Pb dalam Ruang pada Perparkiran Basement dan Upper Ground (Studi Kasus Mall X Semarang) Ayu Sami Annisa, Ajeng; Elma Octavy, Putri
DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip DIPOIPTEKS Vol. 1, No. 1 (2013)
Publisher : DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.072 KB)

Abstract

Lokasi penelitian ini yaitu berada di areal perparkiran Mall X Semarang, serta dibagi menjadi dua yaitu berada di pintu keluar (ticketing) dan lobby pada basement dan pintu masuk (ticketing) dan kantor management office di lantai 4. Dalam penelitian pemantauan kualitas udara dalam ruang dengan studi kasus Mall X Semarang ini tujuan yang ingin dianalisa ialah kualitas udara dalam ruang yang mencakup parameter debu (TSP) dan timbal (Pb), serta menganalisa dampak paparan kedua parameter tersebut terhadap petugas parkir dan petugas keamanan yang memiliki wilayah kerja di sekitar areal parkir mall tersebut. Penelitian ini dilakukan dalam skala lapangan dengan parameter yang diuji meliputi pengukuran konsentrasi debu atau TSP serta kadar timbal yang terkandung didalamnya , temperatur, kelembaban, kecepatan angin, jumlah kendaraan, jumlah pengunjung, serta sistem ventilasi yang digunakan di areal parkir basement dan areal parkir upper ground. Dimana hasil yang di dapat akan dibandingkan dua titik sampling di masing - masing lantainya selama 24 jam selama 8 (delapan) hari dalam kurun waktu dua minggu. Pemilihan hari sampling dilakukan dengan melihat kecenderungan hari – hari sibuk dengan menggunakan software SPSS 16.0 dan didapatkan hasil yaitu 2 hari pada weekdays hari Senin dan Selasa dan 2 hari weekend pada hari Sabtu dan Minggu. Selain itu untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari debu (TSP) dan timbal (Pb) kepada kesehatan pekerja.Kata Kunci: Pencemaran Udara, TSP, Pb, Parkir Basement
Pengaruh Pelapisan Arang Aktif pada Pupuk UREA Terhadap Efisiensi Penggunaan Pupuk UREA dan Produktivitas Tanaman Pakan Rohman, M.S.; Fauzi, A.
DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip DIPOIPTEKS Vol. 1, No. 1 (2013)
Publisher : DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.001 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukkan untuk mengukur efisiensi pupuk urea yang dilapisi arang aktif terhadap produktivitas kualitas tanaman. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuaan yaitu P1=0% (tanpapelapis arang aktif), P2= 10%, P3= 20% dan P4=30% dari jumlah urea yang diberikan. Ulangan dalam penelitian ini berjumlah 15 yang terbagi dalam 3 kelompok pemberian urea yaitu, K1= 5gr/tanaman, K2= 10gr/tanaman dan K3=20 gr/tanaman, sehingga total unit perlakuan adalah 60. Parameter yang diamati yang diamati pada penelitian ini adalah Pengukuran tinggi tanaman , lingkar batang sebagai indikator efisiensi pertumbuhan tanaman rumput gajah. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan dengan masa penanam 42 hari.Hasil dari penelitian ini adalah perlakuan pelapisan 5%, 10%, 20% dan 30% tidak berpengaruh nyata terhadap produksi bahan segar, tinggi dan lingkar batang tanaman. Akan tetapi berpengaruh nyata pada kadar Bahan kering dan Bahan Organik tanaman. Kadar BK dan BO yang paling tinggi adalah pada perlakuan P3 (20%). Semua kelompok yaitu K1(urea 5 gr), K2 (10 gr) dan K3 (20 gr) tidak berpengaruh nyata pada semua parameter yang diamati yaitu produksi bahan segar, bahan kering, bahan organik, tinggi dan lingkar batang.
Pengolahan Data GPS Kontinyu Jaringan SUGAR (Sumatran GPS Array) untuk Mengamati Deformasi Akibat Gempa Cekungan Wharton Sumatera Pratama, Arliandy; Arisondang, Virgus; Sudarsono, Bambang
DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip DIPOIPTEKS Vol. 1, No. 1 (2013)
Publisher : DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.363 KB)

Abstract

Lempeng samudera yang rapat massanya lebih besar ketika bertumbukkan dengan lempeng benua di zona tumbukan (subduksi) akan menyusup kebawah. Gerakan lempeng itu akan mengalami perlambatan akibat gesekan dari selubung bumi. Perlambatan Gerak tersebut menyebabkan penumpukkan energi di zona subduksi zona patahan. Akibatnya di zona-zona tersebut terjadi tekanan, tarikan, dan pergeseran. Oleh karena itu, Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui salah satu poses pengolahan data GPS Sugar yang tersebar di sepanjang sumatera pada waktu sebelum dan sesudah terjadi gempa di Laut disekitar zona subduksi Sumatera dan mengetahui proses vektor pergeseran dari ploting time series pada data pengamatan stasiun GPS Sugar. Adapun manfaat dlam penelitian ini yaitu, memberikan Informasi terkait zona subduksi sumatera sebagai salah satu indikator tektonik untuk mitigasi bencana gempa bumi dimasa yang akan datang dan ebagai salah satu pedoman pemodelan dalam mengidentifikasi tsunami akibat gempa. Metodologi penelitian dilakukan dengan mendownload data pengamatan GPS Continous Sugar (Sumatran GPS Array) yang terpasang dan terinstal disepanjang pulau sumatera dan pulau-pulau sekitar batas lempeng samudera. Data yang digunakan yaitu stasiun UMLH (Ujung Muloh) dengan jenis data RINEX yang didownload dari stasiun pengamatan EOS (Earth Observatory Singapore) yang bekerjasama dengan LIPI. Data yang tersedia berupa data rinex yang kemudian diolah dan dianalisis dengan perangkat lunak GAMIT. Pada Pengolahan data GPS Sugar pada stasiun UMLH (Ujung Muloh) Provinsi Aceh dapat ditarik kesimpulan pengaruh gempa Mw 8.7 dan Mw 8.2. Pergeseran Kearah Utara (X) sebesar 9.8 Cm, Pergeseran Kearah Timur (Y) sebesar 16.7 Cm, untuk koordinat Z sumbu Pergeseran mempengaruhi ketelitian terhadap tinggi Alat dengan perhitungan satelit sebesar 4.3 Cm.Kata Kunci: GPS, Sugar (Sumatran GPS Array), Deformasi
Peningkatan Kualitas Air Pantai Menjadi Air Bersih dengan Penerapan Teknologi Plasma Non-Thermal dan Multi-Step Filter Permata, Rr Citra; Karna Radjasa, Ocky
DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip DIPOIPTEKS Vol. 1, No. 1 (2013)
Publisher : DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.68 KB)

Abstract

Pigmen karotenoid yang diproduksi oleh bakteri simbion lamun Thalassia hemprichii berhasil diisolasi berasal dari perairan Teluk Awur, Jepara. Pigmen karotenoid merupakan pigmen berwarna merah, orange dan kuning yang disinyalir memiliki fungsi sebagai antioksidan. Isolat bakteri pigmen karotenoid berjumlah 5 isolat yaitu TH1, TH4, TH6, TH18 dan TH20 namun hanya 1 isolat yang mempunyai warna terkuat yaitu isolat dengan kode TH1. Isolate TH1 kemudian diuji DPPH untuk mengetahui kadar antioksidannya. Dari hasil uji DPPH didapatkan kadar antioksidandengan persen penghambatan 31,11%.Kata kunci: Pigmen karotenoid, Bakteri Simbion Thalassia hemprichii, Uji DPPH, Antioksidan
Penentuan Daerah Reklamasi Dilihat Dari Genangan Rob Akibat Pengaruh Pasang Surut di Jakarta Utara Yulianto, Veri; Aditya Nugraha, Wahyu; Subardjo, Petrus
DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip DIPOIPTEKS Vol. 1, No. 1 (2013)
Publisher : DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1176.383 KB)

Abstract

Kota Jakarta Utara merupakan daerah yang strategis dimana terdapat Pelabuhan Tanjung Priok yang merupakan akses transportasi laut yang menghubungkan pulau-pulau besar di Indonesia, namun sangat disayangkan sekali daerah strategis tersebut sangat rentan sekali terjadi banjir rob akibat pengaruh pasang surut air laut. Pemanasan global yang diakibatkan oleh efek rumah kaca juga dapat menyebabkan kenaikan pada permukaan air laut serta meningkatnya volume muka air laut (Sea Level Rise) sebesar 0.5 cm/tahun dan penurunan permukaan tanah (land subsidence) sebesar 1-15 cm / tahun yang mempunyai andil dalam perluasan genangan rob. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan dalam penentuan daerah reklamasi yang meliputi luas daerah dan volume urugan dengan melihat genangan rob di Jakarta Utara. Metode yang digunakan adalah marking GPS pada setiap titik genangan dan menggunakan program Arc-GIS 10.0 dan Surfer 9.0 dalam memodelkan data koordinat dan data tinggi genangan, sehingga menghasilkan daerah genangan yang harus direklamasi berupa peta. Hasil yang didapatkan adalah nilai pasang surut air laut di Jakarta Utara pada bulan Oktober 2013 yang menunjukan nilai High Highest Water Level (HHWL) sebesar 105.215cm yang mengakibatkan terjadinya genangan rob di 37 titik yang tersebar di 6 kecamatan yaitu, Kecamatan Penjaringan, Kecamatan Pademangan, Kecamatan Tanjung Priok, Kecamatan Koja, Kecamatan Kelapa Gading dan Kecamatan Cilincing di Jakarta Utara, dengan Ketinggian genangan berkisar antara 20-60 cm di setiap titik, sehingga luasan daerah yang harus di reklamasi dengan melihat genangan rob di Jakarta Utara pada bulan Oktober 2013 sebesar 141.671,194 m 2 dengan tinggi batas aman yang di rekomendasikan sebesar 1.50715, Maka didapatkan volume material urugan sebesar 161.405,086 m 3 dalam meninggikan elevasi tanah yang tergenang rob, sebagai upaya dalam penanganan bencana rob di Jakarta Utara.Kata Kunci: Reklamasi, Genangan, Rob, Pasang Surut, Jakarta Utara
Peningkatan Kualitas Air Pantai Menjadi Air Bersih dengan Penerapan Teknologi Plasma Non-Thermal dan Multi-Step Filter Sukma W, Adhitya; Seno A.N, Bayu; Nurjanah, Siti; Syakur, Abdul
DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip DIPOIPTEKS Vol. 1, No. 1 (2013)
Publisher : DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.636 KB)

Abstract

Penelitian mengenai peningkatan kualitas air pantai menjadi air bersih dengan merapkan teknologi plasma non-thermal dan multi-step filter ini diharapkan bisa mengolah air pantai menjadi air bersih. Pengolahan air pantai saat ini kebanyakan menggunakan teknologi reverse osmosis yang memiliki biaya investasi awal dan biaya operasi yang besar. Dengan adanya teknologi plasma non-thermal ini kebutuhan air bersih masyarakat di sekitar pantai dan pulau – pulau kecil dapat dipenuhi. Metode yang digunakan adalah dengan menyaring sampel air dengan multi-step filter. Kemudian sampel air diberi paparan plasma lucutan korona pada reaktor jarum bidang selama waktu yang ditentukan. Dipilihnya teknologi plasma non-thermal dalam penelitian ini adalah karena teknologi plasma non-thermal dapat digunakan untuk menghancurkan kuman, bakteri, virus, jamur, spora, kista, lumut dan zat organik lainnya. Selain itu, teknologi ini juga dapat menambah kadar oksigen dalam air serta menetralisir zat inorganik / mineral yang berlebihan / beracun. Hasil pengujian menunjukkan perubahan lama waktu paparan plasma mempengaruhi nilai penurunan kadar pH, COD, dan TDS serta peningkatan nilai ORP air pantai. Nilai terendah kadar pH, COD, TDS air pantai diperoleh pada variasi 20 menit. Nilainya secara berturut – turut adalah 7,26, 623,33 ppm dan 563 ppm. Sedangkan peningkatan nilai ORP terbesar diperoleh pada variasi 30 menit dengan nilai 187 mV.Kata kunci: plasma non-thermal, multi-step filter, pengolahan air, air pantai
Pengaruh Variasi Debit dan Jumlah Elektroda Terhadap Penurunan COD dan Produksi Listrik Dalam Reaktor Microbial Fuel Cells (MFCs) Studi Kasus: Air Limbah Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Salatiga Septyana, Ian; Ardhianto Ganjar Samudro, Rachmad
DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip DIPOIPTEKS Vol. 1, No. 1 (2013)
Publisher : DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.134 KB)

Abstract

This research is a wastewater treatment miniature using microbial fuel cells (MFCs) reactor. The purpose of this study to find the optimum flowrate and total electrode to decrease concentration of COD and electricity production in microbial fuel cells (MFCs) reactor can optimum too. The best reactor of this research is reactor 1 where using flowrate 0,1 l/h and total electrode 3. In reactor 1 show that effluent concentration is 56,67 mg/l while for electricity production is 550 mV.Keywords: Microbial fuel cells, flowrate, total electrode, COD, electricity production
Perancangan Sistem SCADA Beban Penerangan pada Prototype Gedung A Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Hermansyah, Achmad; Adi Nugraha, Rizky
DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip DIPOIPTEKS Vol. 1, No. 1 (2013)
Publisher : DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (932.386 KB)

Abstract

Penggunaan energi listrik secara berlebihan memiliki dampak buruk yaitu meningkatnya penggunaan sumber energi. Salah satu bentuk penggunaan energi listrik secara berlebihan adalah penggunaan beban penerangan secara berlebihan.Contohnya adalah penggunaan energi listrik di gedung umum. Kesadaran pengguna umum mengenai penghematan energi listrik sangat kurang. Pada penelitian ini sistem SCADA diaplikasikan pada beban penerangan prototype gedung A Teknik Elektro Universitas Dionegoro. Melalui sistem SCADA yang dirancang, kondisi beban dapat dipantau dan dikontrol. Perangkat pengontrol yang digunakan adalah PLC Omron seri CPM1A. HMI pada PC yang dibuat menggunakan CX Supervisor 3.0. Fungsi dari HMI adalah menampilkan kondisi beban penerangan pada prototype.
Pengaruh Jumlah Kendaraan dan Faktor Meteorologis (Suhu, Kecepatan Angin) Terhadap Peningkatan Konsentrasi Gas Pencemar CO, NO2, dan SO2 Pada Persimpangan Jalan Kota Semarang (Studi Kasus Jalan Karangrejo Raya, Sukun Raya, dan Ngesrep Timur V) Noviani R., Elaeis; Ramayana L. Tobing, Kiki; Tetriana A., Ita; Istirokhatun, Titik
DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip DIPOIPTEKS Vol. 1, No. 1 (2013)
Publisher : DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.202 KB)

Abstract

Jalan Ngesrep Timur V, Jalan Sukun Raya dan Jalan Karangrejo Raya Kota Semarang adalah jalan yang terletak di persimpangan yang terdapat di kecamatan Banyumanik yang merupakan jalan kolektor yaitu jalan yang melayani angkutan pengumpulan atau pembagian dengan ciri-ciri perjalanan sedang, kecepatan rata-rata yang sedang dan jumlah jalan masuk yang dibatasi. Jalan Karangrejo Raya dan jalan Sukun Raya dialokasikan sebagai pusat aktivitas dan aglomerasi penduduk seiring dengan bermunculnya fasilitas perdagangan dan perumahan baru, sedangkan jalan Ngesrep Timur V dialokasikan sebagai fasilitas pendidikan karena adanya 3 perguruan tinggi yang cukup ternama di kawasan ini yaitu Universitas Diponegoro, Politeknik Negeri Semarang dan Politeknik Kesehatan Semarang. Semakin hari jumlah kendaraan yang melintasi Jalan Ngesrep Timur V, Jalan Sukun Raya dan Jalan Karangrejo Raya semakin meningkat, yang dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran udara akibat kendaraan bermotor yang lalu lalang di jalan tersebut terutama gas pencemar CO, SO2, dan NO2 yang berasal dari aktivitas kendaraan bermotor. Hal ini menjadi latar belakang untuk diadakannya penelitian guna mengetahui besar konsentrasi gas pencemar di ketiga jalan tersebut.Metode penelitian yang digunakan adalah pengambilan sampel secara langsung di lokasi pada saat jam padat kendaraan yaitu pada pagi hari (07.00-08.00), siang hari (13.00-14.00), dan sore hari (16.00-17.00) selama 12 hari masing-masing 3 hari berturut-turut di Jalan Karangrejo Raya, Jalan Sukun Raya, dan Jalan Ngesrep Timur V dan 3 hari sisanya membandingkan kedua jalan, dimulai dari Jalan Karangrejo Raya dan Sukun Raya, Jalan Karangrejo Raya dan Ngesrep Timur V, dan Jalan Sukun Raya dan Ngesrep Timur V. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dianalisa, konsentrasi CO di jalan Karangrejo Raya berkisar antara 8-14ppm, konsentrasi CO di jalan Sukun Raya berkisar 8-17ppm, dan konsentrasi CO di jalan Ngesrep Timur V 8-19ppm. Hal ini menunjukkan konsentrasi CO di ketiga jalan berada di atas baku mutu. Sedangkan konsentrasi NO2 di Jalan Karangrejo Raya berkisar antara 0,7-4,2μg/Nm3, konsentrasi NO2 di Jalan Sukun Raya berkisar antara 1,0-4,1μg/Nm3, dan konsentrasi NO2 di Jalan Ngesrep Timur V berkisar antara 0,2-1,7μg/Nm3. Hal ini menunjukkan bahwa konsentrasi NO2 di ketiga jalan berada jauh dibawah baku mutu. Hasil statistik menunjukkan bahwa jumlah kendaraan dan faktor meteorologis seperti, suhu, kecepatan angin mempengaruhi konsentrasi CO, NO2. Selanjutnya untuk konsentrasi SO2 yang berada di Jalan Karangrejo Raya berkisar 14-21,1 μg/Nm3, untuk Jalan Sukun Raya sebesar 14-18,8 μg/Nm3 dan konsentrasi SO 2 yang terukur di Jalan Ngesrep Timur V yaitu 0,4-6,1 μg/Nm3.
Penelusuran Jejak Makanan Khas Semarang Sebagai Aset Inventarisasi dan Promosi Wisata Kuliner Jawa Tengah Rochmawati, Novia; Nailah, Nailah; Oktariadi, Imam
DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip DIPOIPTEKS Vol. 1, No. 1 (2013)
Publisher : DIPOIPTEKS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.042 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelusuran jejak makanan khas Semarang sebagai aset inventarisasi dan promosi wisata kuliner Jawa Tengah. Dalam penelitian ini, fokus pembahasan terletak bagaimana sejarah asal-muasal Kuliner tersebut muncul dan berkembang dalam kehidupan warga Semarang, sehingga mendapat label “Khas” Semarang. Serta dikaji pula bagaimana Perkembangan Kuliner tersebut pada zaman ini dan bagaimana pula peran serta mahasiswa dalam menjaga eksistensi Kuliner Khas Semarang. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, yaitu dengan metode wawancara dengan masyarakat yang hidup di tahun yang diteliti, pemilik restoran atau keturunan dari pedagang makanan khas Semarang.Nara sumber atau pakar yang berkompeten diantaranya sejarawan, pengamat kuliner,budayawan yang bisa mendukung dalam proses pelaksanaan penelitian. Data pendukung yang lain dilakukan melalui metode penelusuran arsip dan dokumen – dokumen yang mendukung dalam analisa data, serta studi pustaka dari buku-buku yang terkait. Melalui penelitian tersebut diperoleh kesimpulan bahwa Kuliner Semarang mendapatkan pengaruh akulturasi dari kebudayaan Eropa, Cina, Arab dan beberapa Negara lain. Beberapa Kuliner khas Semarang ini sekarang sudah jarang dijumpai dan beberapa diantaranya adapula yang makin tersohor seperti Bandeng dan Wingko Babad. Dan dalam penelitian ini juga dijelaskan mengenai upaya-upaya yang dapat dilakukakan mahasiswa sebagai ‘agent of change’ dalam pelestarian Kuliner Khas Semarang.

Page 1 of 2 | Total Record : 20