cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PROSIDING
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 45 Documents
ALTERNATIF PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENDIDIKAN NONFORMAL DAN FORMAL (PAUD Dan TK di Dinas Dkspora Kota Surakarta) Universitas Kristen Surakarta, Maria Atik Sunarti Ekowati, ST.,M.Kom Dosen Jurusan Teknik Informatik
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Sebuah Fakta dan realitasnya, masyarakat memiliki banyak pengalaman, tekun, ulet, kreatif inovatif dan juga memiliki kemampuan mengelola untuk menjaga keberlangsungakehidupan keluarga dan komunitasnya. Namun dengan adanya campur tangan dari pihak-pihak yang cenderung untuk meraih keuntungan dengan mengatasnamakan masyarakat, dan adanya penerapan program-program yang bersifat project oriented serta mengabaikan unsur pendidikandalamnya, yaitu pendidikan Formal dan Nonformal maka akan terjadi perubahan perilaku di tingkat masyarakat. Masyarakat tidak lagi menguri-uri (mempertahankan dan mengembangkan) kearifan local yang dimiliki melainkan justru menjadi sangat tergantung dengan pihak lain. Apabila program-program yang hanya berorientasi kepada proyek pada umumnya tidak direncanakan bersama masyarakat dan bahkan mengabaikan peran serta masyarakat didalamnya. Sehingga pada tataran implementasinya banyak proyek-proyek yang tidak tepat sasaran atau dengan kata lain tidaksesuai dengan persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. Berbagai jenis program pengembangan masyarakat yang tidak direncanakan bersama masyarakat apapun alasannya adalah identik dengan penindasan dan tidak manusiawi (dehumanisasi). Programprogram yang demikian sama sekali tidak memberikan kesempatan masyarakat untukmenyampaikan pendapat, mengungkapkan permasalahan yang dialami, menganalisis, merencanakan kegiatan yang akan dilakukan dan lain sebagainya. Oleh karena itu, ikhtiar untuk pengembangan program-program yang bertujuan untuk memanusiakan kembali manusia (humanisasi) mutlak harus dilakukanKata kunci : pendidikan, nonformal, formal, pembelajaran, pembedayaan
PENGUJIAN REAKSI PASAR DAN INFORMASI FUNDAMENTAL TERHADAP RETURN SAHAM SEBELUM DAN SETELAH SK BAPEPAM –LK NO: KEP-431/BL/2012 Endang Masitoh, Rochmi Widayanti
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

The purpose of this study is (1) to examine market reaction of financial statement’s announcement and to know whether there is a big or small significant difference on Abnormal Return(relationship with before and after SK BAPEPAM-LK No. Kep-431/BL/2012; (2) to examine theinfluences fundamental information variables such as: earning and operating cash flow (OCF) and its influence to stock return (abnormal return). There are 36 sample manufacturing firmslisted in the Jakarta Stock Exchange (BEJ) by means of purposive sampling method. The statisticmethod used to test hypotheses is paired sample test (market reaction from abnormal return) andlinier regression with dummy variable. The result of this study indicates that the market reaction isnot likely to be the same or different around each announcement date of the financial statements ofthe company both before and after the SK BAPEPAM-LK No: Kep-431/BL/2012. Furthermore, theresults of research related to fundamental information in the form of earnings and operating cashflow, shows that earnings have a greater influence on abnormal returns, while operating cash flowno effect on the abnormal return. From these results it can be concluded that the investor ormarket still choose to use earnings in investment decisions.Keyword: market reaction, information fundamental, earning, operating cash flow, cummulativeabnormal return.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBELIAN MI INSTAN PADA MAHASISWA Indra Hastuti, Indah Wahyu Utami
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Bertambahnya aktivitas dan kesibukan masyarakat, masyarakat membutuhkan produk praktis dan instan sehingga mudah mengkonsumsinya. Salah satu produk yang disajikan dengan praktis adalah mi instan. Tujuan penelitian ini untuk (1) Mengetahui pengaruh faktor merek, rasa, harga,desain kemasan, dan kemudahan memperoleh terhadap pembelian mi instan pada mahasiswa, dan (2) Mengetahui faktor yang berpengaruh dominan terhadap pembelian mi instan pada mahasiswa.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Penelitian dengan kuesioner mengambil 330 sampel. Penelitian menggunakan olah data statistik dengan bantuan SPSS Versi17.0, di antaranya: uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, uji hipotesis meliputi uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi.Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Terdapat pengaruh signifikan merek terhadap pembelian mi instan. (2) Terdapat pengaruh signifikan rasa terhadap pembelian mi instan. (3) Terdapat pengaruh signifikan harga terhadap pembelian mi instan. (4) Tidak terdapat pengaruh signifikan desain kemasan terhadap pembelian mi instan. (5) Terdapat pengaruh signifikan kemudahan memperoleh terhadap pembelian mi instan. Kesimpulan penelitian ini secara simultan merek, rasa, harga,desain kemasan dan kemudahan memperoleh berpengaruh terhadap pembelian mi instan sebesar 67,0%, sedangkan 33,0% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti. Faktor paling dominan terhadap pembelian mi instan bagi mahasiswa adalah rasa menghasilkan nilai tertinggi dengan t sebesar 7,672.Kata Kunci : Faktor-faktor, pembelian, mi instan, mahasiswa
EFEKTIFITAS SENAM CEGAH PIKUN UP BRAIN’S GAME TERHADAP PENINGKATAN DAYA INGAT PADA LANSIA SitiSarifah, Ida Untari
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Salah satu indicator keberhasilan pembangunan nasioanal adalah semakin meningkatnya usia harapan hidup penduduk. Dengan meningkatnya usia harapan hidup penduduk, menyebabkan jumlah penduduk lanjut usia terus meningkat dari tahun ketahun. Hasil prediksi menunjukkanbahwa persentase penduduk lanjut usia akan mencapai 9,77 persen dari total penduduk pada tahun 2010 dan menjadi 11,34 persen pada tahun 2020. Permasalahan yang timbul pada lansia salah satunya berupa gangguan kognitif atau dementia atau pikun. Dimentia/pikun merupakan sindromklinik yang meliputi hilangnya fungsi intelektual dan ingatan sedemikian berat sehingga menyebabkan disfungsi hidup sehari-hari. Usaha untuk mencegah penurunan fungsi intelektual dapat dilatih dengan senam cegah pikun. Tujuan penelitian ini mengetahui efektifitas senam cegah pikun terhadap peningkatan daya ingat lansia. Metode penelitianberupaeksperimental dengan membandingkan kepikunan pada kelompok control dengankelompok yang diberikan latihan senam. Populasinya seluruhlansia yang berada diPantiWredha Dharma Bhakti Surakarta dengan mengambil sampel secara acak sejumlah 30 pada masing-masing kelompok. Instrumen penelitian menggunakan Short Portable Mental Status Questionaire (SPMSQ) untuk mengukur kepikunan dan media audiovisual senamUp Brain’s Game. Latihan senam dilakukan 3 kali seminggu selama satu bulan. Analisa data diuji dengan t test. Hasil penelitian ini, ada pengaruh positif latihan senam terhadap penurunan daya ingat lansiamenjadi lebih baik dengan nilai p = 0,000. Kata kunci :Senam cegah pikun,Up Brain’s Game, Kepikunan, Lansia
PEMBERDAYAAN PETANI PADA BIDANG PERTANIAN: KASUS CSR PT HOLCIM CILACAP Suwardi, Dr. Pramono Hadi Siti Nurlela, SE.M.Si
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Peningkatan ketahanan pangan sebagai salah satu hasil akhir pemberdayaan petani bidang pertanian dan revitalisasi lumbung pangan masyarakat telah dilakukan. Untuk mendukung suksesnya swasembada pangan dan revitalisasi lumbung pangan masyarakat, diperlukan adanya kelancaran distribusi pupuk kepada petani. Jumlah distributor pupuk yang ada sebanyak 9 (sembilan) distributor. Model pemberdayaan petani bidang pertanian yang dilakukan oleh PTHolcim Perusahaan Holcim telah membentuk mekanisme pemberdayaan masyarakat tani yang dimulai dari pembentukanCommunity Comunication Conection (CCC) bersama pemerintah desa di dalam setiap desa binaan perusahaan. Kemudian kedua lembaga tersebut baik CCC danpemerintah desa membentuk kelompok kerja posdaya dan CTA (sosial, lingkungan, pertanian dan ekonomi) yang saling berinteraksi satu dengan yang lain.Kata Kunci: Petani, Pemberdayaan, PT Holcim
PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) MATA KULIAH PASAR MODAL BERBASIS SIMULASI Yuli Chomsatu S, Suhendro
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Tujuan penelitian dan pengembangan (research&development) adalah untuk mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) mata kuliah pasar modal berbasis simulasi online trading Bursa Efek Indonesia, menggunakan aplikasi Idx Virtual Trading. RPP dikembangkan berdasarkan standar kompetensi yaitu mahasiswa memahami konsep dan terampil melakukan kegiatan perdagangan di pasar modal. Penenltian dilakukan di fakultas ekonomi UNIBA Surakarta dengan sampel sebanyak 91 orang. Berdasarkan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM), model simulasi online trading berbantuan Idx Virtual Trading ini, pembelajaran mata kuliah pasar modal menjadi lebih menarik, efektif memotivasi belajar dan tidak membosankan.Kata kunci : pembelajaran simulasi, online trading
ANALISIS KEPUASAN PUBLIK ATAS KUALITAS PELAYANAN DI SAT LANTAS POLRES SUKOHARJO Hj.Sudarwati, SE. MM, Dra. Hj. Istiqomah, MM
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Delivery service in Satlantas Polres Sukoharjo to the community is an application of the function of state officers and as civil servant as well. To create homogeneity of patterns and steps in public service, it needs a general foundation in the form of guidelines which call attention in operational procedure of public service that is given by both the central government and regional government.The research aims at knowing the significant influence between service quality and public satisfaction, and also knowing the gap between reality and expectation. To know how to measurethe quality of these services is by analyzing service quality dimension which covers reliability, responsiveness, assurance, empathy and tangibles.The method of the research is survey; to analyze quality service in Satlantas PolresSukoharjo. Technique of data collection is giving questionnaire to the respondents. Sampling is taken bypurposive random sampling. There are 100 samples in this research. Technique of data analysis is by using hypotheses multiple regression analysis, t test, F test and test by two different mean using SPSS.The result of this research is that there is a significant effect between the following variables; reliability (X1), responsiveness (X2), assurance (X3), empathy (X4), and tangibles (X5) affectedpublic satisfaction. While partially, there is no significant effect between reliability (X1) to satisfaction (Y) and between empathy (X4) to satisfaction (Y). But there is a very significantinfluence among responsiveness (X2) to satisfaction (Y), between assurance(X3) to satisfaction (Y) and between tangibles (X5) to satisfaction (Y). From five dimensions, there is negative gap between expectation and performance and the average value of the gap is also negative. That mean,public expectation is greater than the performance of quality service during this whole time.Keywords: Public Satisfaction, Quality Service.
KUAT TEKAN BATU BATA BERBAHAN LIMBAH PABRIK GULA Universitas Sahid Surakarta, Marwahyudi
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Melimpahnya limbah sisa proses pembuatan gula di pabrik tebu perlu mendapatkan penanganan yang serius. Hal ini disebabkan karena adanya nilai ekonomi yang dapat masyarakat ambil dari limbah sisa tersebut. Penelitian ini bertujuan menemukan desain batu bata yang lebih ringan yang mempunyai kuat tarik yang bagus. Metode penelitian ini adalah pengamatan visual dan kuat tarik batu bata. Dalam pengamatan visual meliputi : meliputi: 1) warna yang dihasilkan, 2) penyerapan air 3) kembang susut. Data yang diperoleh dari pengamatan visual kemudian dianalisis dan hasilnya dibandingkan satu dengan yang lainnya. Adapun terakit dengan kuat tarik batu bata penelitian ini akan berusaha untuk membuat dua kelompok sampel bata bata.Kelompok pertama batu bata dengan bahan tambah blotong dan kelompok kedua batu bata biasa. Kedua kelompok tersebut daianalisis kuat desaknya.Setelah itu batu bata keduanya juga perlu ditimbang untuk mendapatkan berat batu batanya. Berat batu bata akan berpengaruh pada beban yang akan dupikul oleh konstruksi. Semakin ringan batu bata tersebut maka akan semakin ringan beban yang diterima oleh struktur. Hasil penelitian ini adalah Adonan batu bata dengan bahan tambah blotong lebih bagus dan lumer sehingga terkesan campuran merata dalam pencampurannya. Adonan yang dihasilkan juga sudah ada serat ampas tebu sehingga tidak perlu penambahan campuran merang.Beberapa hal yang harus diingat bahwa jika blotong masih mengandung kapur aktif maka hasil batu bata akan mengembang dan menghasilkan batu bata yang berongga. Batu bata ini jika di bakar hasilnya akan retak-retak dan mudah pecah. Oleh sebah itu pemakaian blotong harus diperhatikan tentang kandungan kapur yang ada, apakah masih aktif atau sudah tidak aktif. Warna yang dihasilkan dari batu bata blotong adalah lebih gelap dibandingkan dengan batu bata tanah sawah murni. Sepintas jika dilihat orang awam maka hasil batu batanya sama warnanya, mengingat perbedaannya sedikit sekali.
MANFAAT PENDIDIKAN KESEHATAN REPOSISI DAN MINYAK KELAPA TERHADAP PENCEGAHAN DEKUBITUS Amik Muladi, S.Kep.Ns, Betty Sunaryanti, S.Kep.Ns., M.Kes,
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Background: The results Kurniawan(2009) demonstrate knowledge of the meaning of decubitus nurses 66.7%, 59% prevention purposes, and prevention of pressure sores 51.3%. The prevalence of pressure sores were reported in homes in the range of 12.9% to 19% (Potter andPerry., 2005).Suheri research results (2009) showed that thelength of stayin the occurrence of decubitus so reson patient immobilizati on decubitus sores 88.8% with an average length of stay on the fifth day oftreatment.Purpose: to determine the benefits of health education repositioning with coconutoil.Methods: This studyis aquantitati vestudy with Randomize Controlled Trial. Assessment of patients using the Norton scale assessment. Research will be held for 7days. Statistical testtouse thet-test.Referrals: The results wer every influential studyis the provision of health education to the community about reposition ingcoupled with feeding coconut oil with p: 0.015, through proceedings publications and text books.Keywords: healtheducation, coconutoil, decubitus
GOOD GOVERNANCE Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia, Suparman Marzuki
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Seminar, diskusi, penelitian dan pelatihan-pelatihan tentang apa dan bagaimana menjalankan tata kelola pemerintahan atau institusi yang baik sudah banyak dilakukan. Terutama setelah berkahirnya kekuasaan Orde Baru.Salah satu masalah besar institusi-institusi negara, pemerintahan, dan bahkan termasuk lembaga-lembaga swasta adalah rendahya kualitas atau mutu pelaksanaan prinsipprinsip pengelolaan institusi yang baik.Korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) adalah salah satu akibat dari lemahnya atau bahkan diabaikannnya prinsip atau asas pemerintahan yang baik tersebut. Akibat lebih jauh melahirkan ketidakpercayaan masyarakat pada institusi pemerintahan baik di pusat maupun di daerah, yang berlangsung baik pada masa pemerintahan sebelumnya maupun pada era reformasi sekarang ini.