cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PROSIDING
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 45 Documents
WANPRESTASI DAN MODEL PENYELESAIANNYA DI LKMS (STUDI PADA LEMBAGA KSPS BMT BINA UMMAT SEJAHTERA) Ariy Khaerudin, Nurul Hidayah
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Masalah klasik yang dihadapi lembaga keuangan mikro syariah seperti koperasi adalah adanya pembiayaan yang macet karena adanya pihak yang wanprestasi. Tak terkecuali di Koperasi Simpan Pinjam Syariah (KSPS) BUS (BINA UMMAT SEJAHTERA) khususnya pada pembiayaan murabahah. Tujuan penelitian untuk mengkaji akad murabahah apakah sesuai dengan syariah dan peraturan perundangan kemudian mengkaji faktor-faktor yang mengakibatkan wanprestasi serta model penyelesaiannya. Metode pendekatan yang digunakansecara yuridis empiris dengan menggunakan data primer maupun sekunder. Hasil penelitian ditemukan bahwa dalam akad murabahah sudah sesuai dengan ketentuan Syariah dan perundang-undangan. faktor-faktor penyebab wanprestasi meliputi faktor internal dan eksternal.Untuk penyelesaian sengketa mengedepankan musyawarah melalui model pendampingan dengan pendekatan secara kekeluargaan dalam menyelesaikan masalah. Namun jika tidak berhasil, maka akan ditempuh dengan melakukan somasi bahkan untuk jumlah pembiayaan tertentu akan dibebaskan dan dibantu dengan skema Qardhul Hasan.Keywords: performance,Sharia, micro, finance, dispute resolution model
IMPLEMENTASI GOOD GOVERNANCE DENGAN DASAR UU No.32 Tahun 2004 TENTANG PEMERINTAH DAERAH, DI KOTA SURAKARTA Indah Wahyu Utami, ST., M.Si, Widi Nugrahaningsih,SH.,MH
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tambahan ilmu mengenai implementasi good governance yang telah menjadi bagian dari tata kelola penyelenggaraan negara Indonesia secara umum dan secara khusus di kota Surakarta. Penyelenggaraan negara dengan dasar Good governance telah diamanatkan dalam Pasal 20 undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentangpemerintah daaerah. Asas umum penyelenggaraan negara tersebut yaitu; asas kepastian hukum, asas tertib penyelenggaraan negara, asas kepentingan umum, asas keterbukaan, asas proporsionalitas, asas profesionalitas, asas akuntabilitas, asas efisiensi, asas efektivitas.Penelitian ini termasuk penelitian sosiologis atau empiris atau penelitian non doktrinal. Karena dalam penelitian ini yang diteliti pada awalnya adalah data sekunder, untuk kemudian dilanjutkan dengan penelitian pada data primer lapangan, yaitu pelaku sistem pemerintahan, dalam hal ini pemerintahan kota Surakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkaninformasi secara langsung dari nara sumber maupun dari buku-buku yang berkaitan dengan good governance. Teknik analisa data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan penelitian ini, diperoleh hasil bahwa di kota Surakarta, implementasi pasal 20 UU No.32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah, yang mengatur mengenai penyelenggaraan negara dengan asas-asas good governance telah terselenggara sesuai dengan prinsipnya, akan tetapi implementasi tersebut belum sepenuhnya terlaksana dengan sempurna. Oleh karena masih terdapatstruktur yang belum sempurna pula. Hal lain yang didapat penulis dari penelitian ini yaitu tentang faktor-faktor penghambat implementasi good governance dikota Surakarta. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa implementasi good governance di kota Surakarta dipengaruhi olehstruktur pemerintahan, substansi hukum, dan kultur para pihak.Kata kunci: good governance, implementasi good governance
LIMBAH DAUN KETEPENG SEBAGAI TEKSTUR PIGURA DENGAN DESAIN BARU UNTUK PEMBELAJARAN ANAK SDN KERTEN, SURAKARTA Indri Iswahyudi, Arif Yulianto
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami perkembangan bentuk ragam hias Pigura daun di kerten , Surakarta, bagaimana mengembangankan bentuk ragam hias pigura daun ketepeng di Kerten, dan bagaimana makna simbolik bentuk ragam hias pigura daun di Kerten..Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode deskriptif dengan pendekatansejarah, sosiologi, dan antropologi. Metode pengumpulan data dengan studi pustaka, observasi, dan wawancara. Untuk mengembangkan bentuk ragam hias pigura daun ketepeng di SDN Kerten Surakarta digunakan teori estetika Monroe Breadsley dan Jelantik.Pembuatan sure’ dan bentuk ragam hias pigura dibuat atas dasar kreativitas pelajar dari pesanan yang menyesuaikan selera konsumen, tergantung perubahan era dan kondisi dalam masyarakat.Terjadinya perkembangan bentuk ragam hias pigura karena dua faktor. Faktor internal pada kreativitas pelajar dan lingkungan pendukungnya. Faktor eksternal, yakni pengaruh akulturasi budaya Solo serta pangsa pasar dan budaya konsumen.Kata kunci: limbah daun ketepeng, pigura dan desain baru
VARIABEL DEMOGRAFI DAN PERILAKU KETIDAKJUJURAN MAHASISWA AKUNTANSI Dian Indudewi, Amerti Irvin Widowati
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Adanya kasus yang disebabkan oleh perilaku ketidakjujuran menuntut para peneliti untuk memberikan perhatian lebih pada peran perguruan tinggi dalam mendidik etika mahasiswa untukmenjadi pemimpin masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor dan kondisi yang mendorong mahasiswa berperilaku tidak jujur saat ujian, perkuliahan dan menyusun tugas.Data penelitian ini sebanyak 273, yang dikumpulkan dari mahasiswa akuntansi pada PTS/PTN yang terakreditasi A dan B di kota Semarang. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif, tabel frekuensi dan uji beda independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk perilaku ketidakjujuran saat ujian, mahasiswamelakukan dalam bentuk mencontek dari siswa lain, memberikan dan menerima jawaban melaluisinyal saat ujian. Sedang dalam perkuliahan, mahasiswa cenderung berperilaku jujur. Untuk penyusunan tugas, mahasiswa cenderung melakukan perilaku tidak jujur dalam bentuk meminjamkan tugas kepada teman lain, menjiplak dari internet baik dengan menyebut atau tidak menyebut sumber, serta mengerjakan tugas individu secara berkelompok. Berdasar demografi gender terdapat perbedaan antara perilaku ketidakjujuran saat ujian, saat perkuliahan, dan saattugas antara mahasiswa laki-laki dan wanita. Berdasar kategori bekerja atau tidak, terdapat perbedaan untuk ketidakjujuran saat ujian dan tugas.Kata kunci, perilaku tidak jujur, mahasiswa akuntansi, ujian, perkuliahan, tugas.
GOOD GOVERNANCE MENUJU KESEJAHTERAAN DAN KEMANDIRIAN PERTANIAN INDONESIA Ketua PERHEPI (Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia), Prof. Dr. Ir. Endang Siti Rahayu, MS Rektor
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

GOOD GOVERNANCE MENUJU KESEJAHTERAAN DAN KEMANDIRIAN PERTANIAN INDONESIA
EFEKTIFITAS PELATIHAN PERAWATAN PAYUDARA METODE MASSAGE ROLLING (PUNGGUNG) TERHADAP KETRAMPILAN KADER KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATURETNO Dosen Akper Giri Satria Husada Wonogiri, Sri Handayani Kristiana Puji Purwandari
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Kader kesehatan merupakan perpanjangan tangan dari tenaga kesehatan yang berhubungan secara langsung dengan masyarakat, dengan peningkatan kualitas kader kesehatan melalui pelatihan diharapkan dapat memandirikan ibu dan keluarga terutama dalam hal perawatan payudara guna penyiapan nutrisi yang terbaik bagi bayi yaitu ASI sehingga angka kematian bayi dapat diturunkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian pelatihantentang perawatan payudara post partum metode massage rolling (punggung) terhadap ketrampilan kader kesehatan. Perawatan Payudara metode massage rolling merupakan salah satu cara yang efektif untuk memperlancar produksi Air Susu Ibu ( ASI ) dengan cara merangsang pengeluaran hormon prolaktin dan oksitosin. Metode ini dilakukan dengan cara melakukan pemijatan pada payudara dan pemijatan melingkar dengan menggunakan kedua ibu jari padaarea punggung. Desain penelitian berupa Quasi Eksperimen pretest - posttest dengan melibatkankelompok kontrol dan kelompok intervensi, populasi penelitian ini adalah kader kesehatan yangada di wilayah kerja Puskesmas Baturetno, tehnik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Analisis univariat dilakukan terhadap karakteristik responden ( umur, pekerjaan pendidikan ) serta data ketrampilan responden. Analisis bivariat digunakan untuk melihat perbedaan ketrampilan kader kesehatan sebelum dan sesudah diberi pelatihan pada kelompokkontrol dan kelompok intervensi, digunakan uji t independent dengan alpha 0,05. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata ketrampilan kader sebelum diberi pelatihan adalah pada kelompok kontrol sebesar 15,25 sedangkan pada kelompok intervensi adalah 13,31 pada rentang skor 10 - 40. Skor ketrampilan setelah diberi pelatihan mengalami peningkatan, kelompok kontrol 14,52,sementara kelompok intervensi 32,31 (p value : < 0,001) .Kata Kunci : Perawatan payudara, Massage Rolling, Ketrampilan
POLA PERTANGGUNGJAWABAN BANTUAN KEUANGAN KEPADA PARTAI POLITIK (STUDI KASUS DI KABUPATEN KUDUS TAHUN 2007) staf pengajar FH UMK, Anggit Wicaksono, SH. MH
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Partai politik sebagai peserta pemilihan umum mempunyai kesempatan memperjuangkan kepentingan rakyat secara luas, mengisi lembaga-lembaga negara, dan untuk membentuk pemerintahan. Partai politik berperan dalam pelaksanaan fungsi pendidikan politik, sosialisasi politik, perumusan dan penyaluran kepentingan serta komunikasi politik secara riil akanmeningkatkan kesadaran dan partisipasi politik masyarakat, merekatkan berbagai kelompok dan golongan dalam masyarakat, mendukung integrasi dan persatuan nasional, mewujudkan keadilan, menegakkan hukum, menghormati hak asasi manusia, serta menjamin terciptanya stabilitas keamanan.Pemberian Bantuan Keuangan kepada partai politik bertujuan untuk membantu kelancaran administrasi dan/atau sekretariat partai politik yang mendapatkan kursi di Lembaga Perwakilan Rakyat guna memperjuangkan tujuan partai politik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara guna memperkokoh integritas Negara Kesatuan Republik Indonesia.Pengelolaan bantuan keuangan kepada partai politik merupakan bagian dari pengelolaan keuangan negara atau daerah yang harus dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pertanggungjawaban pengelolaan bantuan keuangan kepada partai politik dilakukan dengan pertanggungjawaban secara eksekutif (administrasi) atau pertanggungjawaban secara internal,pertanggungjawaban secara politik (legislatif) yang dilakukan oleh kepala daerah dan secara pertanggungjawaban secara yudikatif atau pertanggungjawaban secara eksternal yang dilakukan berdasarkan teori fautes de personalles.Kata Kunci : partai politik, bantuan keuangan.
URGENSI E GOVERNMENT UNTUK MEMPERSIAPKAN ASEAN ECONOMIC COMMUNITY 2015 STMIK Duta Bangsa Surakarta/ Mahasiswa Program Doktor FH UNS, Rina Arum Prastyanti
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

E-Government tidak mudah untuk di implementasikan, namun tantangan global bagi pemerintah yang harus diatasi saat ini adalah pesatnya perkembangan teknologi sehinga menyebabkan perubahan harapan masyarakat yang cepat, Ditambah dengan globalisasi dimana tahun 2015Indonesia akan berada dalam Asean Economic Community dengan Asean Free Trade yang mana baik masyarakat maupun aparatur pemerintah dinilai belum siap dalam menghadapi eratersebut. Realita Birokrasi di Indonesia diwarnai dengan orientasi budaya kerja yang masih lemah, peraturan perundang-undangan tidak harmonis, SDM aparatur yang tidak sesuai dengan tuntutan pekerjaan, kewenangan yang tumpang tindih, buruknya kualitas pelayanan publiK, sertapola pikir yang sangat berfokus pada peraturan. Permasalahan yang akan diangkat adalah 1) bagaimanakah urgensi e government dalam reformasi birokrasi, 2) Bagaimanakah seharusnya kesiapan pemerintah khususnya pemerintah untuk menghadapi Asean Economic Community ? Urgensi e govenrment yang pertama di karenakan cepatnya perkembangan Teknologi informasi dan komunikasi serta gaya hidup dengan adanya indikasi meningkatnya kemampuanpenggunaan komputer, internet, mobile phone, cloud computing dan jejaring sosial. Hal ini secara otomatis juga berpengaruh pada kemajuandemokrasi danpasar, dengan indikasi pemerintahan yang transparan desentralisasi dan persainganpasar global. Tren dibidang kependudukan seperti munculnya kelas-kelas sosial yang dikerenakan perbedaan kelas sosial, pendidikan dan lebih terbukanya peran perempuan. Munculnya harapan publik yang berupa transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publikdalam pembuatankeputusan. Persiapan Pemerintah dalam menghadapi Asean Economic Community dilakukan dengan pembenahan dalam e infrastuktur pada sektor publik, yang pertama adalah kebijakan berupa sinkronisasiteknologi informasi dan komunikasi dengan sistem investasi nasional, kebijakan fiskaldan kontrak multitahunserta penggunaan Teknologi Informasi dan komunikasi pada industri-industri lokal. Kedua, pembenahan dalam institusi seperti memperkuat manajemen Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam lingkup pemerintahan, memperkuat kelembagaan melalui program koordinasi dengan pihak ketiga seperti pengelola Teknologi Informasi dan komunikasi sertasistem keamanan cyber nasional, Ketiga, bidang sumber daya manusia, berupa meningkatkan kualitas SDM melalui kerjasama dengan lembaga penelitian dan pengembangan dan peningkatan SDM dalam penggunaan Teknologi informasi di bidang industri.Kata Kunci: E Government, Asean Economic Community, Asean Free Trad
HUBUNGAN AGENSI DAN KINERJA DALAM TATA KELOLA PERUSAHAAN KELUARGA (STUDI KASUS PERUSAHAAN KECIL DAN MENENGAH DI YOGYAKARTA) Arif Singapurwoko, D. Agus Harjito
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tata kelola perusahaan mengenai hubungan variabelvariabel mekanisme pengawasan masalah agensi dengan kinerja pada perusahaan kecil danmenengah yang biasanya berupa perusahaan keluarga di Yogyakarta (Daerah Istimewa Yogyakarta). Pada penelitian tahap pertama telah dikaji hubungan antara variabel-variabelmekanisme pengurang masalah agensi dengan kinerja bagi perusahaan keluarga yang sudah go public di Bursa Efek Indonesia. Variabel pengawasan (pengurang) masalah agensi yang digunakan pada tahap kedua ini tetap sama dengan varibel yang digunakan pada penelitian tahap pertama, yaitu kebijakan hutang, kepemilikan insider dan kebijakan dividen, sedangkan kinerja perusahaan diproksi dengan nilai Tobin’s Q. Oleh karena itu, konflik yang terjadi bukan antara manajer dengan pemilik, tetapi antara pemilik mayoritas dengan pemilik minoritas. Sampel penelitian adalah sebanyak 20 perusahaan keluarga yang ada di Yogyakarta sebagai percontohan dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan keluarga yang meliputi perusahaan perdagangan, perhotelan dan manufaktur. Analisis data yang akan digunakan adalah analisis deskriptif denganmenggambarkan kondisi perusahaan keluarga dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan kaitannya dengan kinerja perusahaan. Di samping itu juga digunakan analisis regresi berganda untuk mengkaji hubungan kepemilikan insider, kebijakan hutang dan pembayaran dividen terhadap kinerja peursahaan yang diukur dengan nilai Tobin”s Q. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan (bersama-sama) kebijakan hutang, kepemilikan insider, dan kebijakan dividen berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan. Demikian juga, secara parsial kepemilikan manajerial, kebijakan hutang dan kebijakan dividen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan.Kata kunci: tata kelola, hubungan agensi, kinerja
MODEL EFEKTIVITAS KERJA DALAM MENUNJANG KINERJA TENAGA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Destina Paningrum, SE., M.M, Rusnandari Retno Cahyani
PROSIDING Vol 1, No 01 (2014): Prosiding Seminar Nasional Vol.01 No.01. 2014
Publisher : PROSIDING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.618 KB)

Abstract

Faktor Sumberdaya manusia merupakan masalah utama disetiap kegiatan yang ada dalam berbagai bidang dan lini kerja khususnya kehidupan berorganisasi. Oleh karena itu peningkatan kualitassumber daya manusia harus memberikan nilai bagi organisasi dengan melihat bagaimana efektivitas kerjanya.Penelitian ini bertujuan untuk Menyusun pengembangan model efektivitas kerja dalam menunjang kinerja tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Target luaran dalam penelitian iniadalah pertama Pengembangan model efektifitas kerja sebagai acuan Bagian Personalia untuk meningkatkan kinerja tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, kedua Pengayaan bahan ajar untuk mata kuliah Manajemen Sumberdaya Manusia dan ketiga makalah disampaikan dalam pertemuannasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan social situation/ situasi sosial yaitu tempat/ place, pelaku/ actors dan aktivitas/ activity. Penelitian ini dengan teknik sampling yakni purposive sampling.Kata Kunci: Model Efektivitas kerja, Tenaga Pendidik, Tenaga Kependidikan, dan Kinerja