cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Administrasi Bisnis
ISSN : 02161249     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) adalah jurnal ilmiah Ilmu Administrasi Binis, diterbitkan oleh Center for Business Studies (CeBiS), Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Katolik Parahyangan. Jurnal Administrasi Bisnis diterbitkan 2 (dua) kali dalam satu tahun, setiap bulan Maret dan September, yang memuat essay dan atau hasil penelitian dalam kajian Ilmu Administrasi Bisnis. Jurnal Administrasi Bisnis bertujuan untuk menyebarluaskan hasil pemikiran dan analisis ilmiah dalam bidang Ilmu Admnistrasi Bisnis. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) is the biannual scientific journal of Business Administration, published by the Center for Business Studies (CeBiS), Business Administration Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Parahyangan Catholic University. Jurnal Administrasi Bisnis is issued two (2) times a year, every March and September, which contains essays or research results in Business Administration. Jurnal Administrasi Bisnis aims to disseminate the ideas and scientific analysis in the field of Business Administration.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 1 (2016)" : 7 Documents clear
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Customer Loyalty Pasien di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung dengan Metode Structural Equations Model Albert Mangapul Parulian Lumban Tobing
Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 12 No. 1 (2016)
Publisher : Business Administration Department - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2471.663 KB) | DOI: 10.26593/jab.v12i1.2345.%p

Abstract

Dalam setiap organisasi bisnis, keuntungan dan pertumbuhan adalah dua hal yang dianggap pendorong utama berjalannya usaha. Untuk mencapai hal-hal tersebut, sebuah organisasi bisnis harus dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan. Proses ini dilakukan dengan pemberian manfaat atau kegunaan yang disampaikan melalui barang dan jasa yang dimiliki setiap organisasi. Dewasa ini, merupakan hal yang umum untuk menggabungkan keduanya. Organisasi-organisasi ini harus bersaing satu sama lain untuk mendapatkan pelanggan baru dan mempertahankannya. Hal inilah yang menyebabkan mengapa kesetiaan pelanggan penting untuk dipelihara. Penelitian ini dilakukan dengan metode Structural Equations Model untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi kesetiaan pelanggan atau pasien dari Rumah Sakit Santo Borromeus. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat dikatakan bahwa organisasi ini adalah rumah sakit yang baik dengan penekanan pada branding dan citra, meskipun dengan adanya keluhan tentang beberapa hal lain. Walaupun begitu, rumahsakit ini tetap mampu untuk menjaga kesetiaan pelanggannya.
Eksekusi Strategi di Tingkat Individu Patria Prasetio Adi
Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 12 No. 1 (2016)
Publisher : Business Administration Department - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1296.938 KB) | DOI: 10.26593/jab.v12i1.2350.%p

Abstract

Formulasi strategi belum dapat memberikan pengaruh yang signifikan untuk men- jamin keberlangsungan perusahaan, terlebih lagi terhadap pencapain tujuan perusa- haan. Strategi yang telah disusun pada tahap formulasi, harus dilaksanakan sampai kepada tingkat operasional perusahaan. Bentuk eksekusi strategi ni dapat diwujudkan dengan penurunan sasaran strategis, indikator kinerja utama beserta targetnya pada setiap jabatan dalam perusahaan. Proses ini memerlukan uraian jabatan dari setiap pemegang jabatan, penyelarasan antara uraian jabatan dengan sasaran strategis dan indikator kinerja utama. Metode untuk melakukan proses ini tergantung kepada karakteristik dari masing-masing indikator kinerja utama. Terdapat dua metode yang dapat dilakukan, yaitu pendekatan jumlah dan pendekatan rata-rata. Hasil akhir dari proses ini adalah individual scorecard. Interpretasi para pengambil keputusan di perusahaan akan menentukan optimalisasi dari penggunaan indivdual scorecard dalam eksekusi strategi. 
Anteseden Orientasi Pasar Pada Perusahaan Industri Kreatif Kota Bandung Arianis Chan
Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 12 No. 1 (2016)
Publisher : Business Administration Department - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1457.768 KB) | DOI: 10.26593/jab.v12i1.2346.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Anteseden dari Orientasi Pasar yang meliputi Penekanan Pimpinan Puncak, Penghindaran terhadap Resiko, Sistem Re- ward berdasarkan Kinerja Pemasaran, Persaingan dan Gejolak Pasar, serta pengaruh- nya terhadap orientasi pasar pada perusahaan industri kreatif pada industri kreatif Kota Bandung. Untuk dapat menjawab permasalahan penelitian, maka metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Tipe penelitiannya adalah Descriptive Research dan Verificative Explanation Research. Unit analisis dalam penelitian ini adalah perusahaan industri kreatif di Kota Bandung. Unit pengamatan dalam penelitian ini adalah pemilik atau pimpinan, dengan total ukuran sampel sebesar 165 perusahaan dari 15 subsektor di Industri Kreatif. Selanjutnya masing masing variabel akan dilakukan pengujian hipotesis secara empiris dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penekanan pimpinan puncak, penghindaran terhadap resiko, sistem reward berbasiskan kinerja pemasaran, persaingan dan gejolak pasar berpengaruh positif signifikan terhadap orientasi pasar dan penghindaran terhadap resiko berpengaruh negatif signifikan terhadap orientasi pasar. Hasil ini menjelaskan bahwa hipotesis yang diajukan teruji. Temuan dari penelitian ini adalah sistem reward berdasarkan kinerja pemasaran merupakan variabel yang paling mempengaruhi orientasi pasar. Selain itu juga koor- dinasi antar fungsi pada perusahaan industri kreatif merupakan yang paling dominan dalam mengukur orientasi pasar dibanding dengan orientasi konsumen dan orientasi pesaing. 
Pengaruh Fasilitas Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Divisi Sumber Daya Manusia dan Diklat PT. Dirgantara Indonesia Astadi Pangarso; Fardani Fajar Firdaus; Nadya K. Moeliono
Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 12 No. 1 (2016)
Publisher : Business Administration Department - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1308.469 KB) | DOI: 10.26593/jab.v12i1.2347.%p

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fasilitas kerja terhadap kepuasan kerja karyawan Divisi Sumber Daya Manusia dan Diklat PT. Dirgantara In- donesia. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Divisi Sumber Daya Manusia dan Diklat yang berjumlah 56 karyawan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah penelitian kausalitas komparatif. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah regresi. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fasilitas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan Divisi Sumber Daya Manusia dan Diklat PT. Dirgantara Indonesia. 
Pemanfaatan Sales Intellegence Dalam Peningkatan Control of Knowledge Daniel Karim; Clarissa Faustine
Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 12 No. 1 (2016)
Publisher : Business Administration Department - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1087.502 KB) | DOI: 10.26593/jab.v12i1.2348.%p

Abstract

Persaingan dalam sebuah industri tidak dapat dihindarkan oleh para pelaku bisnis. Salah satu cara untuk bertahan dan memenangkan persaingan adalah dengan mening- katkan kemampuan perusahaan untuk mengendalikan sumber daya di sekitarnya. Untuk dapat unggul dalam sebuah persaingan, perusahaan dapat mengendalikan sumber daya non-makro seperti Control of Knowledge, Expert Power, Control of Distribution, Control of Resources, dan Personal Power. Dari kelima sumber yang dapat dikendalikan tersebut, Control of Knowledge dapat digunakan untuk memperoleh pemahaman dan meningkatkan kemampuan perusahaan untuk mempersiapkan masa depannya. Dalam hal ini dikhususkan pada divisi penjualan, yang akan diperkuat dengan analisis mengenai tipe kecerdasan penjualan. Tipe kecerdasan penjualan adalah kecerdasan indrawi, intuitif, logis, verbal, spasial, personal, musikal, pikiran-tubuh, masyarakat, teknis, visual, dan kreatif. Didasarkan pada analisis dan pengembangan kecerdasan penjualan tersebut, maka perusahaan akan mendapatkan informasi dan pengetahuan yang lebih dibandingkan pesaing terkait konsumennya. Keunggulan informasi dan pengetahuan tentang konsumen memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk meningkatkan kendali atas informasi, sehingga mampu memposisikan diri lebih baik dari para pesaingnya. 
Orientasi Pasar Sebagai Strategi Perusahaan Kecil Menghadapi Faktor Lingkungan James Rianto Situmorang
Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 12 No. 1 (2016)
Publisher : Business Administration Department - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1071.52 KB) | DOI: 10.26593/jab.v12i1.2344.%p

Abstract

Konsep orientasi pasar telah muncul sejak tahun 1990 yang dikemukakan oleh Kohli dan Jaworski yang kemudian diikuti oleh Narver dan Slater. Sampai saat ini orientasi pasar masih menjadi topik yang sering dikaji dalam berbagai penelitian yang dilakukan oleh akademisi dan peneliti. Orientasi pasar merupakan salah satu strategi yang dapat digunakan perusahaan termasuk perusahaan kecil dalam menghadapi faktor lingkungan yang sangat cepat berubah. Faktor kunci dari perusahaan yang sukses menerapkan orientasi pasar adalah bagaimana memenuhi kebutuhan pelanggan atau orientasi pelanggan, melakukan tindakan terhadap strategi pesaing atau orientasi pesaing dan mengkoordinasikan semua fungsi dalam perusahaan agar orientasi pelanggan dan orientasi pesaing dapat dilakukan secara maksimal. Dalam banyak penelitian pada level Usaha Kecil Menengah, telah dibuktikan bahwa orientasi pasar dapat meningkatkan kinerja bisnis perusahaan.Keywords: Orientasi pasar, orientasi pelanggan, orientasi
Peran Internet Dalam Saluran Komunikasi Pemasaran Produk UMKM Dianta Hasri Natalius Barus
Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 12 No. 1 (2016)
Publisher : Business Administration Department - Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1363.129 KB) | DOI: 10.26593/jab.v12i1.2349.%p

Abstract

Teknologi internet telah membuat sebuah gerbang baru dalam lanskap bisnis di zaman ini. Thomas L. Friedman mengungkapkan bahwa dunia pada saat ini seakan- akan adalah seperti bidang datar, dimana semua orang di dunia dapat berkomunikasi dan berbisnis tanpa terhalang oleh jarak ataupun waktu (The World is Flat, 2005). Bisnis dapat dengan mudah Go International dengan biaya yang sangat murah, dengan hanya membuat sebuah situs web ataupun hanya menggunakan media sosial. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, dengan cara observasi dan wawancara mendalam. Objek penelitian adalah beberapa merek lokal Indonesia yang telah sukses mengadaptasi penjualan via online. Sekitar 60% kon- sumen aktif mereka adalah kelas menengah yang tinggal di daerah perkotaan seperti Bandung, Jakarta, Surabaya, Makasar, Medan, Bali. Sekitar 70% Pengusaha kreatif mengatakan bahwa online channel akan menjadi platform komunikasi utama dalam pemasaran, dikarenakan kemudahan, dan kemampuan untuk perbandingan dengan produk-produk lain dalam waktu yang singkat. 

Page 1 of 1 | Total Record : 7