cover
Contact Name
Muh. Sudirman
Contact Email
muh.sudirman@unm.ac.id
Phone
+6281355035326
Journal Mail Official
tomalebbi@unm.ac.id
Editorial Address
Jurusan PPKn dan Hukum FIS-H UNM, Gedung FIS UNM Lt. 1 Jalan Raya Pendidikan No. 1 Kampus UNM Gunungsari Baru, Makassar 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
TOMALEBBI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Hukum, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
ISSN : 23556439     EISSN : 29623685     DOI : https://doi.org/10.56680/jt.v12i4
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Tomalebbi merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan Hukum dengan fokus dan ruang lingkup kajian adalah pemikiran dan hasil penelitian hukum yang berkaitan dengan Ilmu Hukum, Hukum Adat, Hukum Islam, Hukum Ekonomi, Hukum Tata Negara, Perbandingan Hukum, Hukum Pidana, Hukum Perdata, Ilmu Pendidikan, Teknologi pendidikan dan pemebelajaran, Manajemen Pendidikan, Media pembelajaran, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Volume III, Nomor 2, Juni 2016" : 15 Documents clear
ANALISIS KEPATUHAN PESERTA DIDIK TERHADAP TATA TERTIB SEKOLAH (STUDI PADA SMAN 1 PENRANG KABUPATEN WAJO ) EKA RUSNAENI; MUHAMMAD AKBAL
Jurnal Tomalebbi Volume III, Nomor 2, Juni 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.631 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengertahui: 1) Kepatuhan peserta didik terhadap tata tertib di SMAN 1 Penrang, 2) Upaya-upaya yang dilakukan sekolah untuk membina kepatuhan peserta didik terhadap tata tertib di SMAN 1 Penrang. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui, dokumentasi, observasi, dan wawancara.Data yang telah diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis kualitatif untuk mengetahui 1.Kepatuhan peserta didik terhadap tata tertib di SMAN 1 Penrang. 2. Upaya-upaya yang dilakukan sekolah untuk membina kepatuhan peserta didik terhadap tata tertib di SMAN 1 Penrang. Sumber data dalam penelitian ini yaitu :1. Sumber data primer, berjumlah 20 orang. 2. Sumber data sekunder, dokumen tentang tata krama dan tata tertib kehidupan sosial bagi siswa dan juga dokumentasi kepatuhan peserta didik terhadap tata tertib di SMAN 1 Penrang. Hasil penelitian menunjukan, 1) Kepatuhan peserta didik terhadap tata tertib sekolah di SMAN 1 Penrang berjalan dengan cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan, rata-rata peserta didik di SMAN 1 Penrang sudah mematuhi tata tertib yang ada sehingga tidak banyak pelanggaran yang terjadi,adapun pelanggaran yang terkadang muncul yakni hanya pada jenis pelanggaran ringan saja(tidak memasukkan baju dalam celana, berhias yang berlebihan). Faktor yang merupakan dasar kepatuhan peserta didik terhadap tata tertib sekolah adalah Hedonist, dan tipe kepatuhannya tergolong pada Conformist Hedonist.  2) Upaya-upaya yang dilakukan oleh sekolah untuk membina kepatuhan peserta didik terhadap tata tertib sekolah dilakukan dengan pemberian/penyampaian sosialisasi tentang pentingnya kepatuhan peserta didik terhadap tata tertib sekolah, pemeriksaan secara insidentil, pengawasan individu(pengawasan/kontrol yang ketat), pemberian sanksi yang tegas terhadap pelaku pelanggaran.Kata Kunci : Analisis, Kepatuhan, Tata Tertib Sekolah dan peserta didik This study aims to mengertahui: 1) Compliance learners to order at SMAN 1 Penrang, 2) Efforts are schools doing to foster adherence to discipline students in SMAN 1 Penrang. To achieve these objectives, the researchers used data collection techniques through, documentation, observation, and wawancara.Data which has been obtained from the study were processed using qualitative analysis to determine 1.Kepatuhan learners to order at SMAN 1 Penrang. 2. Efforts are schools doing to foster adherence to discipline students in SMAN 1 Penrang. Sources of data in this study are: 1. The primary data source, a total of 20 people. 2. Secondary data sources, documents about the etiquette and rules of social life for students as well as compliance documentation learners to order at SMAN 1 Penrang. The results showed, 1) Compliance students against school rules at SMAN 1 Penrang works quite well. This is evidenced by, on average, students in SMAN 1 Penrang already comply with the discipline, so not a lot of violations, while the violations that sometimes appears that just the kind of minor offenses only (does not include underwear pants, ornate excessive) , Factors that are the basis of compliance learners against the school rules are Hedonist, and the type of compliance belong to conformist Hedonist. 2) The efforts undertaken by schools to foster compliance with learners on school discipline do with provision / delivery of dissemination of the importance of compliance learners against the school rules, examinations incidental, individual supervision (supervision / control tight), sanctions are firmly against violators.Keywords: Analysis, Compliance, Discipline Schools and Learners
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KEPERCAYAAN DAN KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP KINERJA ANGGOTA DPRD KOTA MAKASSAR (STUDI PADA MASYARAKAT KECAMATAN TAMALANREA KOTA MAKASSAR) MUHAMMAD ARIEF PRATAMA; LUKMAN ILHAM
Jurnal Tomalebbi Volume III, Nomor 2, Juni 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.017 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasi dan deskriptif. Penelitian ini dilakukan melalui survei dengan menggunakan kuesioner yang disebar kepada sampel dari populasi. Populasi dalam penelitian ini adalah 108.984 jiwa. Sedangkan sampel dalam penelitian ini ditentukan berdasarkan rumus slovin, Jumlah sampel 204 orang yang didapatkan dengan menggunakan rumus slovin akan dibagi menjadi 6 sehingga jumlah sampel masing-masing kelurahan yakni 34 responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling.Teknik analisis data yang digunakan yaitu a)Statistik deskriptif b)Uji Asumsi berupa (1) Uji Normalitas, (2) Uji Linieritas, c) Uji Korelasi, d) Uji Detrminasi (R2), e) Uji t, f) Uji Korelasi Ganda, g) Uji F. Hasil analisis korelasi diperoleh korelasi antara tingkat kepercayaan dengan kinerja anggota DPRD (r) adalah 0,727. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi hubungan yang positif antara tingkat kepercayaan dengan kinerja anggota DPRD. Dari analisis uji t, bahwa nilai t Hitung sebesar 15,047. didapatkan angka sebesar 1,971. Karena t hitung > t (15,047 > 1,971), artinya ada hubungan yang signifikan antara tingkat kepercayaan terhadap kinerja anggota DPRD Kota Makassar.Hasil analisis korelasi diperoleh antara tingkat kepuasan dengan kinerja anggota DPRD (r) adalah 0,809, menunjukkan terjadi hubungan yang positif antara tingkat kepuasan dengan kinerja anggota DPRD. Dari analisis uji t, t hitung > t (19,572 > 1,971),ada hubungan yang signifikan antara tingkat kepuasan terhadap kinerja anggota DPRD Kota Makassar.Dari analisis korelasi ganda di atas diperoleh korelasi antara tingkat kepercayaan dan tingkat kepuasan terhadap kinerja anggota DPRD Kota Makassar (R) adalah 0,827, terjadi hubungan yang positif antara tingkat kepercayaan dan tingkat kepuasan terhadap kinerja anggota DPRD Kota Makassar. Dari analisis uji F, didapatkan bahwa nilai F Hitung sebesar 217,205. Berdasarkan F Tabel didapatkan angka sebesar 3,04. Karena F hitung > F Tabel (217,205 > 3,04), maka Ho ditolak, artinya ada hubungan yang signifikan antara tingkat kepercayaan dan kepuasan terhadap kinerja anggota DPRD Kota Makassar.Kata Kunci : Tingkat Kepercayaan, Kepuasan Masyarakat, Kinerja Anggota DPRD This study is a quantitative research using correlation and descriptive approach. This research was conducted through a survey using a questionnaire that was distributed to a sample of the population. The population in this study is 108 984 inhabitants. While the sample is determined by a formula slovin, number of samples of 204 people who obtained using the formula slovin will be divided into 6 so that the number of samples each village that is 34 respondents. The sampling technique used in this study is simple random sampling.Teknik data analysis used is a) Descriptive statistics b) Test assumptions are (1) Normality Test, (2) Test of linearity, c) Correlation, d) Test Detrminasi (R2 ), e) Test t, f) correlation Ganda, g) F. Test results of correlation analysis obtained correlation between the level of trust with the performance of members of parliament (r) is 0.727. This shows that there is a positive relationship between the level of trust in the performance of legislators. From the analysis of the t test, that the value t count amounted to 15.047. obtains the figure of 1,971. Because t count> t (15.047> 1.971), meaning that there is a significant relationship between the level of confidence in the performance of legislators Makassar.Hasil obtained correlation analysis between the level of satisfaction with the performance of members of Parliament (r) is 0.809, showed a positive relationship between the level of satisfaction with the performance of legislators. From the analysis of the t test, t> t (19.572> 1.971), there was a significant relationship between the level of satisfaction with the performance of legislators Makassar.Dari multiple correlation analysis is obtained correlation between the level of trust and satisfaction with the performance of legislators Makassar ( R) is 0.827, occurs a positive relationship between the level of trust and satisfaction with the performance of legislators Makassar. From the analysis of the F test, it was found that the value of F count of 217.205. Based on figures obtained Table F of 3.04. Since F arithmetic> F table (217.205> 3.04), then Ho is rejected, it means that there is a significant relationship between the level of trust and satisfaction with the performance of legislators Makassar.Keywords: Confidence, Public Satisfaction, Performance DPRD Member
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG EKSISTENSI MAPPERE DALAM ADAT PERKAWINAN DI DESA KANAUNGAN KECAMATAN LABBAKANG KABUPATEN PANGKEP SARINA .; MUHAMMAD ARSYAD MAF’UL
Jurnal Tomalebbi Volume III, Nomor 2, Juni 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.89 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui  persepsi masyarakat tentang adat mappere dalam perkawinan di Desa Kanaungan Kecamatan Labbakang Kabupaten Pangkep, 2) mengetahui pelaksanaan adat mappere sehingga masih eksis sampai saat ini, 3) mengetahui nilai-nilai sosial masyarakat. Penelitian menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi,wawancara, dokumentasi. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis deskriftif kualitatif untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang eksistensi mappere dalam adat perkawinan di Desa Kanaungan Kecamatan Labbakang Kabupaten Pangkep, pelaksanaan adat mappere, nilai-nilai sosial masyarakat. Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa: 1. Persepsi masyarakat Desa Kanaungan Kecamatan Labbakang kabupaten Pangkep Terhadap Eksistensi Mappere dalam Perkawinan  tergolong positif dan mendukung, mengingat  mappere Tidaklah bertentangan dengan nilai-nilai sosial dalam masyarakat  serta norma  agama, 2. Pelaksanaan adat Mappere sebelum akaq nikah mempelai laki-laki berayun enam kali putaran karena dia yang mendirikan ayunan, tapi pada saat duppa pere’ (diayungkanlah kedua mempelai secara bergantian) masing-masing diayung enam kali putaran, tiga kali putaran dengan menggunakan  sarung panjang ,dan tiga kali  menggunakan tali panjang, sebelum kedua mempelai diayung ada ritual terlebih dahulu yaitu macera manu( mengambil darah ayam dari jenggernya) dilanjutkan dengan menaikkkan kue tujuh  macam dan lappa-lappa tujuh buah sebagai pengikut ayunan, 3. Nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan adat mappere adalah nilai sosial dalam  masyarakat yaitu nilai kebersamaan dan memperarat tali kekeluargaaan ,nilai kerja sama dalam bentuk gotong royong dan adapun nilai religius  yaitu nilai kesyukuran dan nilai agama.Kata Kunci: Eksistensi Mappere, Adat  Perkawinan This study aims to: 1) determine the public perception of indigenous mappere in marriage in the District Kanaungan Village Labbakang Pangkep, 2) know the custom implementation mappere that still exist today, 3) determine the social values of society. The study used data collection techniques through observation, interviews, documentation. Data obtained from the results of the study were processed using descriptive qualitative analysis to determine the public perception of the existence of mappere in marriage customs in the village of the District Kanaungan Labbakang Pangkep, implementation mappere customs, social values of society. The results of this research show that: 1. The public perception Kanaungan village district subdistrict Labbakang Pangkep Against Mappere Existence in Marriage classified as positive and supportive, given mappere It is not contrary to the values of society and religious norms, customs Mappere 2. Implementation of the bride before marriage akaq man swinging six rounds because he who set up the swing, but when duppa pere '(diayungkanlah the bride alternately) each diayung six times a round, three rounds by using a glove length, and three times using a long rope, before No ritual the bride diayung beforehand that Macera manu (chicken blood taken from the comb) followed by menaikkkan seven kinds of cakes and lappas-lappas seven as followers swing, 3. the values contained in a custom implementation mappere is social value in the community is that togetherness and memperarat rope kekeluargaaan, the value of cooperation in the form of mutual assistance and as for the religious value is the value of gratitude and religious values.Keywords: Existence Mappere, Customary Marriages
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN FORUM KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT (STUDI DI DESA PANCIRO KECAMATAN BAJENG KABUPATEN GOWA) HARDIYANTI BAHAR; HASNAWI HARIS
Jurnal Tomalebbi Volume III, Nomor 2, Juni 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.664 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1). Mengetahui latar belakang dari eksistensi forum keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa Panciro Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. (2). Mengetahui Persepsi masyarakat terhadap eksistensi forum keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa Panciro Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa.Desain penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian studi kasus yang merupakan salah satu strategi dalam sebuah penelitian kualitatif. Untuk mendapatkan data-data tersebut maka dalam penelitian ini menggunakan proses pengumpulan data dengan metode angket, wawancara,dokumentasi. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tehnik analisis deskriptif. sumber data utama yang dapat dijadikan jawaban terhadap masalah penelitian. Sumber data primer yang dimaksudkan adalah informan utama. Penetapan informan tersebut dilakukan dengan cara purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Kita memilih orang sebagai sampel dengan memilih orang yang benar-benar mengetahui atau memiliki kompetensi dengan topik penelitian kita atau mereka yang terlibat secara langsung dalam interaksi sosial yang diteliti, dan 32 masyarakat yang terpilih sebagai informan tambahan adalah mereka yang dapat memberikan informasi walaupun tidak langsung terlibat dalam interaksi sosial yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1. Latar belakang dari eksistensi Forum Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di Desa Panciro Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa disebabkan karena faktor meningkatnya tingkat kejahatan dikalangan masyarakat, kurang seriusnya aparat penegak hukum dalam menanggulangi tindak kejahatan serta berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap aparat hukum 2. Persepsi masyarakat Desa Panciro pada umumnya sangat setuju dan mendukung keberadaan Forum Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dalam upaya  memberantas pencurian, minuman keras, perjudian dan perzinahan, karena dengan adanya Forum Kemanan dan Ketertiban Masyarakat ini keadaan masyarakat aman dan jarang terjadi kejahatan dikalangan masyarakat di Desa Panciro Kecamatan Bajeng Kabupaten GowaKata Kunci : Persepsi Masyarakat, Forum Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat This study aimed (1). Knowing the background of the existence of public order and security forum in the village Panciro Bajeng District of Gowa. (2). Knowing the public perception of the existence of public order and security forum in the village Panciro Bajeng District Subdistrict Gowa.Desain study is a case study that is one strategy in a qualitative study. To get the data in this study using the data collection process by the method of questionnaires, interviews, documentation. Technical analysis of the data used in this research is descriptive analysis techniques. The main data sources that can be used as an answer to the problem of research. The primary data source is meant key informants. Determination of the informant by purposive sampling, the sampling technique with a certain considerations. We choose as a sample by choosing people who actually know or have the competence to research topics we or those who are directly involved in social interactions studied, and 32 people were selected as informants extra is that they can provide information not directly involved in social interaction under study. The results of this study indicate that 1. Background of the existence of the Public Order and Safety Forum in the village Panciro Bajeng District of Gowa due to factors increasing crime rate among the public, law enforcement officers are less serious in tackling crime and the decreasing public confidence in the law enforcement agencies 2. public perception Village Panciro generally strongly agree and support the existence of the Forum for Security and public Order in an effort to combat theft, liquor, gambling and adultery, because with the Forum Security and public Order is the state of the community is safe and rare crime among the people in the village Panciro Subdistrict Bajeng GowaKeywords: Public Perception, Forum Security and Public Order
KESADARAN HUKUM MASYARAKAT DALAM KEPEMILIKAN AKTA PERKAWINAN DI DESA GANTARANG KECAMATAN KELARA KABUPATEN JENEPONTO NURHIDAYAT .; . MUSTARI
Jurnal Tomalebbi Volume III, Nomor 2, Juni 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.042 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengetahuan dan pemahaman hukum masyarakat dalam dalam kepemilikan akta perkawinan di Desa Gantarang , 2) Sikap hukum masyarakat dalam kepemilikan akta perkawinan di Desa Gantarang, 3) Perilaku hukum masyarakat dalam kepemilikan akta perkawinan di Desa Gantarang Kecamatan Kelara Kabupaten Jeneponto dan 4) Upaya-upaya yang harus dilakukan dala kepemilikan akta perkawinan di Desa Gantarang, Kec. Kelara, Kab.Jeneponto. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dan populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Gantarang yang berjumlah  739 KK, dan sampel sebanyak 30 KK yang dilakukan secara sengaja dengan kriteria tertentu dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukuan dengan wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian kesadaran hukum masyarakat dalam kepemilikan akta perkawinan di Desa Gantarang Kecamatan Kelara Kabupaten Jeneponto tergolong rendah karena pengetahuan hukum masyarakat dalam kepemilikan akta perkawinan 0%, pemahaman hukum masyarakat dalam kepemilikan akta perkawinan 20%, sikap hukum masyarakat dalam kepemilikan akta perkawinan 40% dan perilaku hukum masyarakat dalam kepemilikan akta perkawinan 0%. Upaya-upaya yang harus dilakukan dalam kepemilikan akta perkawinan yaitu: meningkatkan pengetahuan dan pemahaman hukum masyarakat dalam kepemilikan akta perkawinan, memberikan infomasi kepada masyarakat tentang akibat nikah yang tidak dihadapkan KUA, dan dapat menumbuhkan kesadaran  hukum masyarakat untuk tidak melakukan hal yang melanggar hukum.Kata Kunci    : Kesadaran Hukum, Masyarakat, Kepemilikan Akta Perkawinan.This study aims to determine: 1) Knowledge and understanding of the legal community in the ownership of a marriage certificate in the village Gantarang, 2) The attitude of the legal community in the ownership of a marriage certificate in the village Gantarang, 3) Conduct the legal community in the ownership of a marriage certificate in the village Gantarang Subdistrict Kelara Jeneponto and 4) efforts should be made dala ownership Gantarang marriage certificate in the village, district. Kelara, Kab.Jeneponto. This study is a qualitative descriptive study and the population in this study is the village community Gantarang totaling 739 households, and a sample of 30 families were committed intentionally by certain criteria using purposive sampling technique. Dilakukuan data collection with in-depth interviews and documentation. The research result of public awareness in the ownership of a marriage certificate in the village Gantarang District of Kelara Jeneponto relatively low because of legal knowledge society in the ownership of a marriage certificate 0%, the understanding of the legal community in the ownership of a marriage certificate 20%, the attitude of the legal community in the ownership of a marriage certificate 40% and behavior the legal community in the marriage certificate of ownership 0%. Efforts should be made in the marriage certificate of ownership: increasing public knowledge and understanding of legal marriage certificate in possession, provide information to the public about the consequences of marriage which are not faced KUA, and to generate awareness about the law society for not doing things that violate the law.Keywords: Legal Awareness, Community, Owners of Marriage Act.

Page 2 of 2 | Total Record : 15