Articles
32 Documents
Search results for
, issue
"Vol 10, No 6 (2021)"
:
32 Documents
clear
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN ANIMASI BERBASIS KINEMASTER UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS IV SDN KEDALEMAN IV
Alifa Siti Nurdiana;
Syadeli Hanafi;
Lukman Nulhakim
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (768.133 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8395
Pembelajaran daring dimasa pandemi sangat dibutuhkan media pembelajaran video animasi dalam mata pelajaran IPA dikelas IV SD. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengembangkan video pembelajaran animasi berbasis kinemaster pada mata pelajaran IPA dengan menggunakan model pengembangan ADDIE ( analyze, design, development, implementation, dan evaluation). Tahapan yang akan dilakukan yaitu meliputi analisis pengetahuan atau kompetensi sasaran, karakteristik sasaran, dan peralatan yang menunjang penggunaan media; tahap perancangan yang dilakukan meliputi pemindahan informasi dari fase analisis kedalam bentuk dokumen yang menjadi tujuan dibuatnya video pembelajaran; tahap pengembangan yang dilakukan meliputi: kegiatan produksi atau mengembangkan video pembelajaran, inti dari kegiatan ini adalah pengambilan gambar atau video gerak animasi dengan koneksi internet, dimana pengembangan video dilakukan dengan menggunakan beberapa aplikasi yaitu aplikasi kinemaster, dan aplikasi tubemate. Tahap implementasi yang dilakukan meliputi video pembelajaran yang diterapkan pada siswa kelas IV SD. Dan tahap evaluasi melipuuti kegiatan penilaian media berupa angket. Hasil penelitian pengembangan ini yaitu dihasilkannya video pembelajaran animasi pada mata pelajaran IPA yang bisa digunakan oleh guru dalam pembelajaran untuk membantu siswa dalam meningkatkan pemahaman pada konsep materi berdasarkan hasil validasi ahli materi dengan rata-rata 94,3% pada aspek materi dan pembelajaran dengan kriteria kualitatif sangat layak, serta ahli media dengan rata-rata 87% dengan kriteria kualitatif sangat layak. Sedangkan pada respon siswa diperoleh rata-rata 97% dengan kriteria sangat baik. Dengan demikian, video pembelajaran ini bisa digunakan untuk membantu proses belajarnya dari rumah sehingga siswa dapat dengan mudah memahami konsep mata pelajaran IPA pada materi gaya dan gerak benda.
PENGARUH CERITA WAYANG SUKURAGA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER SISWA DI KELAS TINGGI SEKOLAH DASAR
Nurul Amalia;
Iis Nurasiah;
Dyah Lyesmaya;
Yoesrina Novia Vini Syafitri
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (947.36 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8424
Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui pengaruh cerita wayang sukuraga terhadap pendidikan karakter siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis quasi eksperimental. Desain yang digunakan dalam penelitian adalah Nonequivalent Control Group Design. Subjek yang digunakan dalam penelitian adalah siswa kelas 4 SDN Suryakencana CBM. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dengan memakai pengukuran skala likert yang terdiri dari 20 pernyataan dengan jawaban pernyataan antara lain: Selalu (SL), Sering (SR), Kadang-kadang (KK), Jarang (J), Tidak pernah (TP) dengan dilandaskan dalam bentuk checklist (√) pada kisi-kisi instrumen skala sikap. Berdasarkan hasil pengolahan data pretest dan posttest maka dengan perhitungan uji t yang dilakukan dengan bantuan softwer IBM SPSS versi 26 dengan hasil penanaman pendidikan karakter menggunakan cerita wayang sukuraga mendapatkan sig (2-tailed) 0, 000 yaitu kurang dari = 0, 05. Berdasarkan hasil hitung tersebut dapat disimpulkan bahwa cerita wayang sukuraga berpengaruh terhadap pendidikan karakter siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN TEKA-TEKI SILANG ILMU PENGETAHUAN ALAM BERBASIS WEB UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR
Tisrin Maulina Dewi;
Dirneti Dirneti;
Fitria Meilina
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (755.673 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8537
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah media permainan Teka Teki Silang (TTS) IPA berbasis web untuk siswa Sekolah Dasar (SD). Media permainan TTS IPA yang dikembangkan ini berisi soal-soal latihan IPA siswa SD yang dilengkapi dengan akses web agar bisa digunakan oleh siswa selama proses pembelajaran daring di rumah. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menghasilkan sebuah produk berupa media permainan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan subjek penelitian meliputi: a) 2 orang ahli materi; b) 2 orang ahli desain; c) 6 orang guru SD dan d) 30 orang siswa SD. Data kualitatif diperoleh dari observasi, wawancara, serta masukan dari validator, untuk data kuantitatif diperoleh dari kuisioner yang diberikan kepada validator dan subjek pengguna. Kuisioner penelitian yang diberikan berisi beberapa pernyataan sesuai dengan produk yang dikembangkan yang terdiri dari kelayakan materi dan kelayakan desain tampilan media. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) hasil validasi dari tim ahli materi dan tim ahli desain secara berturut memperoleh skor 84% dan 86% dengan kategori sangat layak dan (2) hasil respon guru dan respon ujicoba siswa memperoleh skor 84% dengan kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa media permainan TTS IPA berbasis web yang dikembangkan telah layak dan dapat digunakan sebagai alternatif tambahan media ajar dalam proses pembelajaran.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DI SDN 20 RUPAT
Rosmita Rosmita
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (691.005 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8620
Jenis penelitian berupa penelitian tindakan sekolah yang dilakukan oleh kepala sekolah menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang menjelaskan dan menggambarkan hasil penelitian yang sesuai dengan fakta yang ditemukan. Tempat penelitian dilakukan di SDN 20 Rupat, dengan subjek penelitian adalah guru yang mengajar di SDN 20 Rupat. Hasil penelitian yang ditemukan adalah meningkatnya keterampilan guru dalam mengajar dan meningkatnya aktivitas guru ketika pembelajaran setelah beberapa tindakan yang dilakukan oleh kepala sekolah terhadap guru. Data hasil analisis observasi keterampilan mengajarar guru, rata-rata persentase keterampilan mengajar guru sebesar 79.4%, pada indikator keterampilan membuka dan menutup pelajaran ditemukan data persentase sebesar 75.5%, pada indikator keterampilan bertanya ditemukan data sebesar 82%, pada indikator keterampilan memberikan penguatan terhadap siswa didapat persentase sebesar 80.5%, pada indikator keterampilan mengadakan variasi pembelajaran didapat persentase 86.8%, kemudian pada keterampilan menjelaskan pelajaran didapat persentase sebesar 78.6%, selanjutnya pada indikator keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil didapat persentase sebesar 81.5%, selanjutnya pada keterampilan mengelola kelas didapat persentase sebesar 78%, dan pada keterampilan mengajar individu didapat persentase sebesar 72.6%. Dapat disimpulkan bahwa keterampilan mengajar guru di SDN 20 Rupat sudah dapat dikategorikan baik, sehingga dengan membaiknya keterampilan guru dalam mengajar baik pula hasil belajar siswa dan dapat meningkatkan keberhasilan pembelajaran.
PEMBENTUKAN KARAKTER BERBASIS KETELADANAN
Ilham Mais;
Muhammad Nawir;
Hidayah Qurasiy
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (711.449 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8296
Pendidikan karakter yang kian merosot, hal tesebut dapat terlihat dari banyaknya penyimpangan seperti tindak korupsi, perusakan lingkungan hidup, tindak kriminal, perilaku melanggar aturan, ditambah rendahnya disiplin waktu dan perilaku tidak bertanggungjawab. Sehingga, pembentukan karakter berbasis keteladanan dan pembiasaan menjadi penting untuk dilaksanakan khususnya pada murid, sebagai dasar membangun peradaban. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pembentukan karakter berbasis keteladanan pada murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pemaparan temuan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi partisipant, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pembentukan karakter berbasis keteladanan pada murid kelas V SD Islam Athirah 2 Makassar terbagi menjadi dua, yaitu : Keteladanan secara sengaja, yang terdiri dari: disiplin hadir tepat waktu, bertanggungjawab, peduli lingkungan dengan dan peduli sosial. Keteladanan secara tidak sengaja, yang terdiri dari: keteladanan guru mengaplikasikan teknologi pembelajaran mutakhir, sopan dan santun.
ANALISIS KEMAMPUAN GURU DALAM PEMBELAJARAN DARING DI SD N 9 RUPAT
Bujang N
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (483.941 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8679
Pembelajaran pada hakikatnya proses interaksi antara peserta didik dengan lingkungan belajar yang dikoordinasikan oleh guru. Para guru mengalami kesulitan dalam pengembangan kurikulum yang sesuai dengan pembelajaran daring, pengelolaan pembelajaran, penanaman karakter peserta didik karena keterbatasan interaksi dengan peserta didik, maupun keterbatasan upaya pemberdayaan peserta didik. Pelaksanaan pembelajaran daring ini didukung oleh perangkat pembelajaran online seperti smartphone, laptop dengan jaringan koneksi yang memadai dan didukung oleh beberapa aplikasi seperti google classroom, video converence, telepon atau live chat, zoom maupun melalui whatsapp group. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dengan menggunakan desain penelitian model Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 9 Rupat. Subjek penelitian ini adalah guru, jumlah guru sebanyak 5 orang. Dua siklus yang memperlihatkan hasil analisis kemampuan guru dengan rata-rata yang meningkat. Siklus I rata-rata yang diperoleh 33.33%, sedangkan pada siklus II rata-rata yang diperoleh 66.66%. Hasil ini dapat dilihat dari kemampuan guru menggunakan, memahami, terampil, mengkombinasi, dan mengembangkan aplikasi sebagai sarana pembelajaran daring.
PENGEMBANGAN BUKU PINTAR BERBASIS INFORMATION AND COMMUNICATION TECHNOLOGY PADA PEMBELAJARAN TEMATIK DI KELAS V SD NEGERI 02 CISAMPIH LEBAK – BANTEN
Neng Nur Lela
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (755.531 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8352
: Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran yang mengkaitkan antara pelajaran yang satu dengan mata pelajaran lainnya. Terutama di SD Negeri 02 Cisampih yang masih kurang optimal dalam mempersiapkan kegiatan pembelajaran berbasis teknologi, terlebih sekarang ini masih pada situasi pandemi covid-19 yang membatasi jumlah siswa untuk belajar secara langsung di sekolah. Buku Pintar menjadi salah satu alternatif untuk memberikan pemahaman serta menumbuhkan semangat dan motivasi kepada siswa dalam kegiatan pembelajaran tematik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan Buku Pintar, untuk mengetahui tingkat kelayakan dilakukan uji validitas media pembelajaran berupa Buku Pintar dan mengetahui respon siswa terhadap buku pintar. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 02 Cisampih dengan subjek penelitian siswa kelas V pada uji coba terbatas yaitu 19 siswa. Jenis penelitian yang digunakan mengacu pada model research and development (R&D). Model ini terdiri dari 10 tahap yaitu; (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan informasi, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk, (8) uji coba pemakaian, (9) revisi produk tahap akhir, (10) produksi massal. Penelitian ini hanya sampai pada tahap 6 yaitu uji coba produk. Instrumen yang digunakan berupa lembar angket untuk validasi media dengan presentase 86.5% ahli materi dengan presentase 89.5% ahli pendidikan dengan presentase 86.5% dan lembar angket respon siswa sebesar 84%. Berdasarkan analisis validasi data dapat disimpulkan bahwa kualitas Buku Pintar yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat layak. Sedangkan hasil respon siswa terhadap Buku Pintar termasuk kategori sangat baik.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA MELALUI GAME INTERAKTIF BERBASIS PALIBER (PAPAN LINGKAR BERPUTAR) PADA MATERI EKOSISTEM
Tri Novita Sari;
Abdul Ghoni
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (606.906 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8566
Pengembangan media pembelajaran papan lingkar berputar atau paliber bertujuan membantu guru dalam meningkatkan penyampaian mata pelajaran IPA materi Ekosistem serta menarik minat siswa dalam mempelajari dan mempermudah siswa untuk memahami materi. Media Paliber ini berisi tentang materi ekosistem disertai dengan materi video dan kuis game interaktif sehingga minat siswa dan tertarik. Melalui game interaktif berbasis paliber diharap mampu dimanfaatkan oleh guru sebagai media pembelajaran yang mempermudah proses belajar dan menarik dengan mudah memahami materi yang di berikan. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Reseach and Development (R&D). Hasil dari Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran game interaktif berbasis paliber layak digunakan dan dioperasikan sendiri oleh siswa hanya di sekolah. Uji efektivitas menggunakan SPSS, menunjukkan nilai sig. (2 tailed) p=0,000 < 0,05 yang berarti bahwasanya media game interaktif berbasis paliber efektif dalam meningkatkan hasil pembelajaran IPA materi Ekosistem.
PENERAPAN MODEL ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA TEMA DAERAH TEMPAT TINGGALKU DI KELAS IV SD SWASTA ADVEN TIMBANG DELI TAHUN PEMBELAJARAN 2020/2021
Yentin Naibaho;
Darinda Sofia Tanjung;
Ester Julinda Simarmata
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (689.191 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8549
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada tema daerah tempat tinggalku subtema bangga terhadap daerah tempat tinggalku pembelajran 3 dan 4 di kelas IV SD Swasta Adven Timbang Deli dengan menggunakan model Role Playing. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 35 orang siswa dan objek dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Role Playing. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dibagi menjadi tiga tahapan yaitu gagasan umum, eksplorasi rencana tindakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi, test yang diberikan adalah sebanyak 60 soal dalam bentuk pilihan berganda. Soal yang diberikan yaitu pretest, postest siklus I dan postest siklus II. Sedangkan observasi meliputi observasi aktivitas guru dan observasi aktivitas siswa dalam roses plaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Pada pretest diperoleh bahwa nilai rata-rata 59,77 dan tingkat ketuntasan secara klasikal sebesar 22,8%. Pada siklus I mengalami peningkatan setelah menggunakan model Role Playing dengan nilai rata-rata 71,20 dan tingkat ketuntasan klasikal sebesar 45,71%. Dan setelah tindakan yang dilakukan dan diberikan postest siklus II nilai rata-rata meningkat sebesar 81,00 dan tingkat ketuntasan klasikal 88,57%, maka diperoleh sebanyak 31 orang siswa yang tuntas hasil belajarnya dan empat orang siswa yang tidak tuntas. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa model Role Playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV SD Swasta Adven Timbang Deli Medan Tahun Pembelajaran 2020/2021. Berdasarkan penelitian, maka guru disarankan meggunakan model Role Playing karena terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK DIKELAS VI SEKOLAH DASAR
Jusmeri Jusmeri
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (504.908 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8637
Menyimak merupakan salah satu aktivitas yang dilakukan oleh seseorang untuk mendapatkan dan menambah informasi baru atau pengetahuan baru. Siswa dalam hal menyimak, cenderung mendengarkan tetapi tidak memahami isi yang disimak. Siswa cenderung meremehkan pembelajaran menyimak khususnya menyimak persoalan faktual. Salah satu upaya yang akan dilakukan untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa yaitu dengan menggunakan media audio visual. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan desain penelitian model Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 006 Sungai Ara. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI (Enam), jumlah siswa sebanyak 24 siswa. Dua siklus yang memperlihatkan hasil pembelajaran menyimak siswa dengan rata-rata yang meningkat. Siklus I rata-rata yang diperoleh sebelum dan sesudah menggunakan media audio visual yaitu 71.33 dan 76.63, sedangkan pada siklus II rata-rata yang diperoleh sebelum dan sesudah menggunakan media audio visual yaitu 76.42 dan 79.46. Penerapan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan menyimak siswa dan daya tarik siswa terhadap pembelajaran.