Articles
33 Documents
Search results for
, issue
"Vol 11, No 1 (2022)"
:
33 Documents
clear
PENGARUH MODEL CTL (PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCE TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS V SDN SEPATHI PURWOREJO
Elvina Zulaikhah;
Rasidi Rasidi
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (508.045 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8505
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching And Learning) Berbasis Mi (Multiple Intelligence) Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas V SD Negeri Sepathi Purworejo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pre eksperimental one group pretest posttest desain dengan populasi dan sampel 21 siswa kelas V SD yang terdiri dari 7 siswa laki-laki, dan 14 siswa perempuan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Instrumen test pilihan ganda yang terdiri dari 14 butir soal dan lembar observasi kemudian diolah menggunakan program SPSS 22 dengan analisis uji statistic non parametrik dengan menggunakan uji wilcoxon yang menunjukan nilai Asymp. Sig 2- tailed sebesar 0,001, yang berarti Ha diterima sehingga disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching And Learning) Berbasis MI (Multiple Intelligence) memiliki pengaruh terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas V SD Negeri Sepathi Purworejo.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SDN 010 TEMBILAHAN HULU
Ariana Ariana
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (524.379 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8768
Penerapan pembelajaran tematik menekankan pada keterampilan 4 C (Communication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity). Keempat keterampilan tersebut merupakan prinsip pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Maka dari itu, dalam pembelajaran tematik membutuhkan langkah pemecahan masalah, dan keterampilan. Salah satu keterampilan itu adalah keterampilan berpikir kritis (Critical Thinking). Model problem based learning dapat menstimulasi kemampuan siswa untuk berpikir kreatif, analitis, sistematis, dan logis dalam menemukan alternatif pemecah masalah melalui eksplorasi data secara empiris untuk menumbuhkan sikap ilmiah. Penelitian yang digunakan berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan desain penelitian model Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 010 Tembilahan Hulu. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV (Empat), jumlah siswa sebanyak 28 siswa. Siklus I sebelum menerapkan problem based learning yang memperlihatkan kemampuan berfikir kritis dengan ketuntasan klasikal 40% dan rata-rata yang diperoleh 53.4. Sedangkan pada siklus II nilai ketuntasan klasikal 80% dan rata-rata diperoleh 77. Penerapan model problem based learning dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa dan daya tarik siswa terhadap mata pelajaran matematika.
ANALISIS KEBIJAKAN KEPALA SEKOLAH DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN LANGSUNG MENGGUNAKAN METODE HOME VISIT TERJADWAL DI SDN SERANDAKAN KECAMATAN PONTANG – BANTEN
Alda Liga Vela;
Sholeh Hidayat;
Ratna Sari Dewi
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (579.467 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8587
Latar belakang permasalahan penelitian ini adalah pembelajaran di masa pandemi yang mewajibkan sekolah untuk melaksankaan pembelajaran jarak jauh ataupun daring. Namun tidak semua sekolah bisa melaksankan pembelajaran daring, dikarenakan mengalami beberapa masalah sehingga pembelajaran jarak jauh atau daring tersebut tidak efektif. Kemudian diadakanlah kebijakan kepala sekolah dengan melaksanakan pembelajaran langsung menggunakan metode Home Visit sebagai solusi dari permasalahan yang sedang dialami, seperti halnya yang terjadi di SDN Serandakan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan efektivitas dari kebijakan yang ditetapkan di SDN Serandakan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, adapun jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Metode deskriptif yaitu metode yang berupayamengungkapkan keadaan yang terjadi saat ini, untuk selanjutnya dianalisis dan diinterpretasikan. Hasil dari penelitian ini bahwa kebijakan yang ditetapkan sudah efektif, hal itu dibuktikan dengan pembelajaran pada saat ini tetap berkualitas karena adanya pendampingan belajar di semester sebelumnya yaitu pembelajaran langsung dengan menggunakan metode Home Visit.
EFEKTIVITAS APLIKASI GAME KAHOOT DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR
Apriliyanti Muzayanati;
Maemonah Maemonah;
Putri Puspitasari
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (686.951 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8677
Keberhasilan belajar tidak terlepas dari ketertarikan (motivasi siswa) terhadap suatu pembelajaran, salah satunya pada pelajaran matematika. Pada masa pandemi guru dituntut untuk kreatif dan dapat menumbuhkan motivasi siswa dalam belajar salah satunya dengan menggunakan game kahoot. Game kahoot mudah di gunakan untuk anak sekolah dasar kelas atas, game kahoot mudah diakses, saat mengerjakan soal terdapat waktu selain itu terdapat skor dan peringkat saat selesai permainan, ini memicu siswa untuk mendapatkan skor tinggi. Maka penelitian ini menggunakan game kahoot pada pembelajaran matematika. Pencapaian yang hendak dituju peneliti adalah mengenai efektivitas game kahoot dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa di sekolah dasar, penelitian ini menggunakan Quasi experiment yaitu menggunakan metode Kuantitatif deskriptif. Adapun hasil penelitian bahwa game kahoot dapat meningkatkan motivasi belajar dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dalam peningkatan motivasi siswa dapat dilihat dari seberapa senang dan tertarik siswa terhadap game kahoot. Dengan adanya ketertarikan siswa terhadap game tersebut maka tumbuhlah motivasi belajar terhadap siswa dibuktikan dengan hasil sig. 0,048 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh atau adanya peningkatan motivasi. Selain itu hasil belajar dibuktikan dengan pemberian pretest dan postest dengan pairet samples test dengan signifikansi dalam table 0.000 kurang dari 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh yang bermakna dalam perlakuan setiap masing-masing variable. Maka game kahoot efektif digunakan dalam pembelajaran matematika dibuktikan dengan hasil angket, motivasi, dan hasil belajar siswa yang menunjukan ketertarikan terhadap aplikasi tersebut
PERKEMBANGAN TEORI VYGOTSKY DAN IMPLIKASI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MIS RAJADESA CIAMIS
Fitri Fitriani;
Maemonah Maemonah
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (819.462 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8398
Salah satu fase dalam perkembangan yang akan dialami oleh anak adalah perkembangan kognitif. Perkembangan kognitif ini didasarkan kepada pendapat bahwa kemampuan kognitif merupakan suatu fundamental yang membimbing tingkah laku anak. Perkembangan kognitif pada manusia mulai dipelajari pada abad pertengahan di mana kemajuan ilmu pengetahuan mulai bangkit.Teori kognitif menurut Vygotsky yaitu pengetahuan anak yang diperoleh melalui kegiatan interaksi sosial antara individu dengan individu atau individu dengan kelompok dan dalam suatu lingkungan, ada beberapa teori vygotsky yang di terpakan dalam pembelajaran dikelas yaitu: Nilai ZPD anak, bukan Intelligence Quotient (IQ), Gunakan zona perkembangan proksimal anak dalam pembelajaran, Gunakan teman sebaya yang lebih terampil sebagai guru, Pantau dan bantu anak-anak untuk menggunakan private speech, Tempatkan pengajaran dalam konteks yang berarti, dan sangat bermanfaat sekali jika anak dilatih menggunakan alat berpikir diantaranya yaitu: anak mampu menyelesaikan masalahnya, memudahkan mereka untuk bertindak, memperluas cara berpikir mereka, dan mampu melakukan sesuatu yang sesuai dengan kapasitas alaminya. Metode yang digunakan ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpuan data observasi, wawancara, dan dokumentasi.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE PADA TEMA PRAJA MUDA KARANA DI KELAS III SD SWASTA ADVENT TIMBANG DELI
Mia Emlisa Sembiring;
Ester Julinda Simarmata;
Darinda Sofia Tanjung
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (942.523 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8517
Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik. Pada pretes diperoleh bahwa nilai rata-rata 52,66% dan tingkat ketuntasan secara klasikal sebesar 23,3%. Pada siklus I mengalami peningkatan setelah menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share dengan nilai rata-rata 71,16 dan tingkat ketuntasan secara klasikal sebesar 43,3%. Dan setelah tindakan yang dilakukan dan diberikan postes siklus II maka diperoleh sebanyak 22 siswa yang tuntas hasil belajarnya dan 8 orang siswa yang tidak tuntas dengan nilai rata-rata postes siklus II meningkat meningkat menjadi 81,33 dan tingkat ketuntasan klasikal mencapai 73,33%. Dari hasil yang diperoleh dan disimpulkan bahwa model Kooperatif Tipe Think Pair Shar) dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas III SD Swasta Advent Timbang Deli Tahun Pembelajaran 2020/2021. Berdasarkan hasil penelitian, maka guru disarankan untuk menggunakan model Kooperatif Tipe Think Pair Share karena terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
KONTRIBUSI SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN KOMITMEN GURU TERHADAP KINERJA GURU SDN DI KECAMATAN BANGKO KABUPATEN ROKAN HILIR
Kartini Kartini;
Isjoni Isjoni;
Azhar Azhar
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (808.615 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8578
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh supervisi kepala sekolah dan Komitmen Guru baik secara parsial maupun secara bersama-sama terhadap kinerja guru SDN di kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir. Fenomena yang terjadi adalah Kemampuan guru mengembangkan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) tidak maksimal, sehingga menciptakan suasana pembelajaran yang kurang menarik. Kemampuan dalam pengelolaan kelas masih kurang, sehingga belum tercipta suasana kondusif dikelas dan proses pembelajaran yang menyenangkan. Guru belum maksimal dalam memanfaatkan media sehingga hasil dalam menyalurkan pesan (materi pelajaran) kepada siswa tidak maksimal, Selain itu guru tidak memvariasikan metode pembelajaran, sehingga terjadi kejenuhan dalam diri siswa saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner yang diberikan kepada 112 orang guru yang dipilih secara acak sebagai sampel menggunakan metode sensus sampling. Penelitian dilakukan yaitu responden memberikan tanggapan terhadap kuesioner dalam bentuk skala likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dan pengolahan data menggunakan program Statistical Package for Social Science (SPSS). Berdasarkan hasil penelitian secara parsial Supervisi Kepala Sekolah berpengaruh terhadap Kinerja Guru. Ini berarti bahwa supervisi kepala sekolah merupakan variabel penting untuk diperhatikan agar kinerja guru bisa meningkat. Begitu juga dengan komitmen guru secara sendiri (parsial) berpengaruh terhadap kinerja guru. semakin tinggi komitmen guru akan menunjang kinerja guru yang lebih baik. Supervisi kepala sekolah dan pengembangan karier secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir.
DISRUPTIVE BEHAVIORS AMONG ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS
Daviq Chairilsyah
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (325.176 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8532
One of the negative behaviors that often appears among elementary school students is disruptive behavior. Symptoms of disruptive behaviors are the behaviors related to learning activities, the behaviors that interfere with students' rights in learning, psychologically and physically unsafe behaviors, and the behaviors that cause property damages at schools. This article aims to provide insightful knowledge, especially for parents and teachers, about disruptive behavior and understand it so that parents and teachers can reinforce it and the children avoid disruptive behavior. The research method in this article is a literature review. This article contains definitions, causes, and symptoms of disruptive behavior. In addition, this article provides some solutions and tips for teachers and parents on how to deal with children who behave disruptively. One of the strategies to deal with disruptive behavior is guidance and counseling services based on a developmental approach. There are several forms of intervention to overcome disruptive behavior that practitioners of clinical and developmental therapy have carried out with different target focuses, namely on children, parents, and the environment. These interventions are necessary so that the opportunity to take advantage of childhood development can be appropriately realized.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PENDEKATAN ETNOMATEMATIKA PADA MATERI PENYAJIAN DATA
Erni Hastuti;
Ahmad Fauzan
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (479.064 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8711
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menciptakan sebuah LKPD yang memenuhi kriteria valid dan praktis berbasis pendekatan etnomatematika yang dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran penyajian data serta mempermudah peserta didik dalam memahami materi pembelajaran dikarenakan berangkat dari kebudayaan yang terdapat di sekitar peserta didik. Penelitian ini mengacu kepada model pengembangan Plomp. Berdasarkan tahapan pengembangan LKPD serta uji coba one to one dan small group yang dilakukan pada kelas V SDN 01 Koto Baru dan SDN 05 Koto Baru Dharmasraya diperoleh 1) hasil validasi 3,63 dengan kategori sangat valid 2) hasil praktikalitas peserta didik 93,05 dengan kategori sangat praktis dan 3) hasil praktikalitas guru 100 dengan kategori sangat praktis. Dilihat dari hasil validasi dan praktikalitas, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis pendekatan etnomatematika pada materi penyajian data sangat valid dan sangat praktis sehingga dapat digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar khususnya dikelas V SD.
IMPLIKASI SUPERVISI PENGAWAS SEKOLAH MELALUI DARING DI SEKOLAH DASAR KABUPATEN ROKAN HILIR
Srimulyati Srimulyati;
Zulfan Saam;
Sri Kartikowati
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (683.901 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8633
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan : 1) perencanaan supervisi pengawas sekolah melalui daring di Sekolah Dasar Kabupaten Rokan Hilir, 2) pelaksanaan supervisi pengawas sekolah melalui daring di Sekolah Dasar kabupaten Rokan Hilir, 3) evaluasi hasil supervisi pengawas sekolah melalui daring di Sekolah Dasar kabupaten Rokan Hilir. Jenis penelitian dan jenis data berupa deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumen secara online. Informan/subjek dalam penelitian adalah kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian supervisi daring dilakukan dengan menggunakan aplikasi WhatsApp, Google Form dan Zoom yaitu 1) Perencanaan supervisi pengawas sekolah melalui daring diperoleh capaian keberhasilan dengan rata-rata 77% kategori ‘Cukup’. 2) Pelaksanaan supervisi pengawas sekolah melalui daring dilakukan mulai tanggal 8 September sampai 11 September 2021 dengan tingkat keberhasilan diperoleh rata-rata 81% dengan kategori ‘Baik” 3) Evaluasi hasil supervisi pengawas sekolah melalui bahwa guru sebagian sudah mampu melakukan aktivitas kegiatan pendahuluan, inti dan penutup dengan baik, sesuai dengan sistematika yang ditetapkan. Kesimpulan yang dapat diambil adalah supervisi pengawas sekolah melalui daring di Sekolah Dasar Kabupaten Rokan Hilir sudah baik sesuai dengan kriteria dan sistematika yang ditetapkan, perlunya penguasaan teknologi dalam penggunaan aplikasi WhatsApp, Google Form dan Zoom, baik guru, kepala sekolah maupun pengawas sekolah.