cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Bioleuser
ISSN : 25976753     EISSN : 25976753     DOI : -
Core Subject : Science,
The Journal of BIOLEUSER is a scientific journal owned and managed by Department of Biology, Faculty of Science, University of Syiah Kuala.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2017): Desember 2017" : 7 Documents clear
Perbandingan deteksi DNA menggunakan gen D-loop dan gen diacylglycerol acyltransferase 1 (DGAT 1) pada susu pasteurisasi Kamaliah Kamaliah
Jurnal Bioleuser Vol 1, No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.009 KB)

Abstract

Deteksi produk halal atau produk campuran menggunakan DNA sebagai marker genetik dapat dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil deteksi DNA menggunakan DNA mitokondria (gen D-loop) dan DNA inti (gen  Diacylglycerol acyltransferase 1) pada susu pasteurisasi. Amplifikasi gen D-loop dan gen  Diacylglycerol acyltransferase 1 (DGAT 1) dilakukan secara in vitro menggunakan teknik Polymerase Chain Reaction (PCR). Hasil visualisasi DNA menggunakan teknik Elektroforesis Gel Poliakrilamid (PAGE 6%) menunjukkan bahwa gen D-loop menghasilkan pita DNA lebih tebal dibandingkan dengan gen Diacylglycerol acyltransferase 1 (DGAT 1).
Potensi air nira aren (Arenga pinnata Merr.) sebagai sumber isolat bakteri asam asetat (BAA) Yunita Yunita; Yulia Sari Ismail; Feni Wahyuni Maha
Jurnal Bioleuser Vol 1, No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.552 KB)

Abstract

Aren (Arenga pinnata Merr.) merupakan salah satu tumbuhan palma yang dapat tumbuh dengan baik di Aceh. Salah satu produk yang dapat dihasilkan oleh aren adalah nira. Nira merupakan cairan manis yang diperoleh dari tandan bunga yang belum mekar. Kadar air pada nira segar berkisar antara 80 – 85% dan sukrosa sekitar 15%. Keadaan tersebut sangat cocok untuk pertumbuhan mikroorganisme. Isolasi dan karakterisasi jenis-jenis bakteri pada produk tumbuhan seperti nira aren sampai saat ini masih terbatas. Selain itu, mengingat Aceh merupakan salah satu daerah persebaran tumbuhan aren dan potensi nira aren untuk menghasilkan isolat Bakteri Asam Asetat (BAA), maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri yang berperan dalam aktivitas fermentasi asam asetat pada nira aren. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah morfologi koloni dan morfologi sel. Morfologi yang diamati pada penelitian ini adalah morfologi koloni dan morfologi sel. Morfologi koloni diamati dengan cara menumbuhkan isolat pada media padat PYG, kemudian bentuk, warna, tepian dan elevasi diamati secara visual. Sementara itu morfologi sel diamati dengan menggunakan pewarnaan Gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat isolat BAA yang diisolasi dari air nira aren (Arenga pinnata Merr.). Berdasarkan buku Bergey’s Determinative Bacteriology, keempat isolat tersebut tergolong ke dalam famili Acetobacteriaceae. Oleh karena itu aren (Arenga pinnata Merr.) berpotensi sebagai tumbuhan yang bisa menghasilkan isolat BAA.
Aktivitas antibakteri ekstrak metanol tanaman Lawsonia inermis L. dan Capsicum frutescens L. terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 29213 Risa Nursanty
Jurnal Bioleuser Vol 1, No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.334 KB)

Abstract

Tanaman berkhasiat obat telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Tanaman obat yang memiliki manfaat tersebut  adalah Lawsonia inermis dan Capsicum frutescens. Pengetahuan akan efektivitas dan keamanan tanaman obat sangat penting untuk diketahui sehingga perlu melalui beberapa tahapan uji ilmiah. Uji antibakteri ekstrak metanol daun dan batang tanaman L. inermis dan C. frutescens telah dilakukan dengan metode Kirby-Bauer menggunakan Staphylococcus aureus ATCC 29213. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kedua tanaman tersebut memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan S. aureus ATCC 29213.
Potensi ekstrak daun flamboyan [Delonix regia (Boj. Ex Hook.) Raf.] terhadap peningkatan aktivitas dan kapasitas makrofag Rosnizar Rosnizar; Siti Maulida; Kartini Eriani; Suwarno Suwarno
Jurnal Bioleuser Vol 1, No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.815 KB)

Abstract

Aktivitas dan kapasitas makrofag merupakan faktor penting dalam menjaga sistem imun dalam tubuh. Beberapa senyawa berasal dari tumbuhan seperti daun flamboyan [Delonix regia (Boj. ex hook.) Raf.] dilaporkan banyak mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai imunostimulan dan dilaporkan berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas dan kapasitas fagositosis makrofag. Penelitian ini mengkaji tentang potensi  daun flamboyan sebagai agen imunostimulan pada peritonium mencit (Mus muculus) yang diinfeksi dengan bakteri staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan yaitu kontrol negatif (akuades) (P0), kontrol positif (Stimuno) (P1), ekstrak daun flamboyan pada dosis 250 mg/kg bb (P2), 500 mg/kg bb (P3) dan 750 mg/kg bb (P4). Mencit diberikan ekstrak selama 10 hari secara intubasi esofagus dan pada hari ke 11 diinfeksi dengan bakteri Staphylococcus aureus secara intraperitoneal. Jumlah makrofag yang aktif memfagositosis dan jumlah bakteri yang di fagosit menjadi parameter pengukuran. Hasil menunjukkan ekstrak daun flamboyan pada dosis 750 mg/kg bb (P4) memiliki nilai rata-rata aktivitas dan kapasitas fagositosis makrofag yang signifikan lebih tinggi berbanding P0, P1, P2, dan P3 (P 0,05). Dari hasil ini disimpulkan bahwa ekstrak daun flamboyan pada dosis 750 mg/kg bb mampu mempengaruhi dan meningkatkan aktivitas dan kapasitas fagositosis makrofag.
Isolasi dan uji aktivitas protease dari aktinobakteri isolat lokal (AKJ-09) Aceh Suhartono Suhartono; Wiwit Artika
Jurnal Bioleuser Vol 1, No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.889 KB)

Abstract

Protease (enzim proteolitik) merupakan enzim yang mampu menguraikan atau memecah molekul protein. Salah satu kelompok mikroorganisme yang mampu menghasilkan protease, yaitu aktinobakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan menguji aktitivas enzim proteolitik (protease) dari aktinobakteri isolat lokal (AKJ-09) Aceh. Penelitian ini dilaksanakan dengan melakukan peremajaan isolat, penapisan isolat yang berpotensi sebagai penghasil protease, penentuan kurva produksi protease, dan pengukuran aktivitas protease dan kadar protein. Isolat aktinobakteri AKJ-09 diseleksi untuk diisolasi dan diuji aktivitas proteolitiknya karena menunjukkan aktivitas proteolitik tertinggi dengan Indeks proteolitik (IP = 19,93) di antara kedelapan isolat aktinobakteri lainnya yang secara kualitatif menunjukkan aktivitas proteolitik pada media NAS (Nutrient Agar + Susu Skim). Berdasarkan uji aktivitas proteolitiknya, isolat AKJ-09 menunjukkan aktivitas protease tertinggi pada hari kedelapan sebesar 0,088 U/ml dengan kadar aktivitas spesifik mencapai 7,56 U/mg.
Penentuan waktu perendaman sel (fase mitosis) akar bawang merah (Allium ascalonicum L.) menggunakan safranin untuk mendukung praktikum biologi Fas Nurussalami Abdullah; Adi Surya Jaya; Widayat Widayat
Jurnal Bioleuser Vol 1, No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.121 KB)

Abstract

Praktikum Pengantar Biologi di Laboratorium Biologi Dasar FMIPA Unsyiah selama ini menggunakan zat warna safranin 2%, tanpa waktu perendaman dalam larutan zat warna. Hal ini menyebabkan kurangnya penyerapan zat warna sehingga menyulitkan pengamatan fase mitosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama perendaman akar Allium ascalonicum yang optimal sehingga mewarnai kromosom. Rancangan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lama waktu perendaman sebagai perlakuan dan dilakukan sebanyak tiga kali ulangan. Lama waktu perendaman yang digunakan adalah kontrol (tanpa perendaman), 15 menit, 30 menit, 45 menit, dan 60 menit. Hasil yang diperoleh didapatkam perendaman terbaik adalah dalam rentang waktu 15 dan 30 menit. Sedangkan pada preparat dengan perendaman 45 dan 60 menit sulit untuk membedakan sel pada setiap tahap mitosis.  Hasil penelitian ini diharapkan dapat diaplikasikan pada praktikum Pengantar Biologi modul Reproduksi Sel di Laboratorium Biologi Dasar FMIPA Unsyiah, sehingga dapat memudahkan praktikan dalam memahami keempat fase mitosis.
Produksi serasah mangrove di kawasan Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh Muhammad Nasir; Sarah Desia; Irma Dewiyanti; Munira Munira
Jurnal Bioleuser Vol 1, No 3 (2017): Desember 2017
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.146 KB)

Abstract

Penelitian tentang produksi serasah mangrove telah dilakukan di Desa Lamreh (Stasiun 1) dan Desa Ladong (Stasiun 2) Kecamatan Mesjid Raya Aceh Besar pada bulan Juli-Agustus 2011. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya produksi serasah dan mengetahui faktor yang mempengaruhi produksi serasah di kedua stasiun. Metode pengukuran produksi serasah menggunakan litter trap yang diletakkan di bawah vegetasi mangrove sebanyak 18 buah. Metode transek berplot digunakan untuk pengukuran vegetasi mangrove. Hasil menunjukkan bahwa jumlah produksi serasah mangrove di Stasiun 1 rata-rata 2,46 g/m2/hari. Stasiun 2 memiliki jumlah produksi serasah rata-rata 2,41 g/m2/hari. Berat rata- rata produksi serasah mangrove di kedua stasiun didominasi oleh jenis Sonneratia alba mencapai 1,35 g/m2/hari.Variasi produksi serasah dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kerapatan vegetasi mangrove, luas penutupan dan kadar salinitas. Stasiun 1 memiliki  nilai kerapatan pohon sebesar 36 ind/100m2 dan memiliki nilai luas penutupan pohon sebesar 26,63 cm2/100m2 serta memiliki jumlah kadar salinitas rata-rata 3,39‰. Stasiun 2 memiliki nilai kerapatan pohon sebesar 16 ind/100m2 dan memiliki nilai luas penutupan pohon 5,46cm2/100m2 serta memiliki jumlah kadar salinitas rata-rata 33‰.

Page 1 of 1 | Total Record : 7