cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Bioleuser
ISSN : 25976753     EISSN : 25976753     DOI : -
Core Subject : Science,
The Journal of BIOLEUSER is a scientific journal owned and managed by Department of Biology, Faculty of Science, University of Syiah Kuala.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018): April 2018" : 5 Documents clear
Viabilitas Bakteri Asam Laktat Kombucha Terenkapsulasi: Review Diannita Harahap
Jurnal Bioleuser Vol 2, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/kanun.v%vi%i.12005

Abstract

Teh fermentasi kombucha memiliki ragam mikroorganisme (mikroba) bermanfaat bagi tubuh manusia. Berkenaan dengan fungsi utama sebagai penyeimbang flora normal dalam tubuh, minuman ini prospektif menjadi minuman kesehatan dan menyegarkan tubuh. Selain melibatkan Bakteri Asam Asetat (BAS) dan juga kelompok khamir Saccharomyces pada prosesnya, minuman ini juga melibatkan Bakteri Asam Laktat (BAL).  Sediaan teh dalam bentuk serbuk dinilai cukup ekonomis dibandingkan sediaan cair. Idealnya teh fermentasi kombucha juga dapat diproduksi dalam bentuk sediaan serbuk, dapat dinikmati pada kondisi seduhan air panas maupun dingin (es) serta tetap baik pada kondisi saluran cerna. Tantangannya adalah bagaimana viabilitas sel tetap terjaga pada kondisi tersebut diatas. Salah satu cara mempertahankan viabilitas sel adalah dengan enkapsulasi menjadi hal yang penting. Penerapan teknik enkapsulasi sel BAL dapat mempertahankan pertumbuhan dan aktivitas metaboliknya.
Potensi antimikroba aktinobakteri endofit daun sirih (Piper betle L) Lenni Fitri
Jurnal Bioleuser Vol 2, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.633 KB) | DOI: 10.24815/jobioleuser.v2i1.11998

Abstract

Mikroba endofit adalah mikroba yang hidup pada jaringan tanaman tanpa menimbulkan gejala penyakit pada tanaman inangnya. Mikroba endofit diharapkan mampu menghasilkan metabolit sekunder yang sama dengan tanaman inangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi aktinobakteri endofit dari daun tanaman sirih dan menguji aktivitasnya sebagai antimikroba. Isolasi aktinobakteri endofit menggunakan media agar humid acid vitamin. Keragaman morfologi aktinobakteri endofit diobservasi berdasarkan pengamatan langsung koloni aktinobakteri endofit yang ditumbuhkan pada media ISP2 dan observasi morfologi secara mikroskopis. Dari hasil isolasi ditemukan 16 isolat aktinobakteri endofit. Dari hasil uji terhadap bakteri didapatkan bahwa zona hambat paling besar didapatkan pada isolat DS 7 dan DS 13   (14 mm). Isolat  DS 10 mampu menghambat Fusarium oxysporum dengan zona hambat yang terbentuk sekitar 32 mm.
Inventarisasi Lalat Buah (Diptera: Tephritidae) pada Buah-buahan di Kota Jantho, Aceh Besar Suwarno Suwarno; Lia Arianti; Saida Rasnovi; Yekki Yasmin; Muhammad Nasir
Jurnal Bioleuser Vol 2, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1161.326 KB) | DOI: 10.24815/jobioleuser.v2i1.12000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi dan mengidentifikasi jenis lalat buah yang menyerang tiga jenis buah-buahan pekarangan yaitu belimbing segi (Averrhoa carambola L.), jambu air (Syzygium aqueum L.) dan jambu biji (Psidium guajava L.) di Kecamatan Kota Jantho. Pengambilan sampel buah dilakukan pada lima desa di Kecamatan Kota Jantho. Pemeliharaan dan identifikasi lalat buah dilakukan di Laboratorium Zoologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan metode survei eksploratif. Parameter yang diamati adalah jumlah jenis dan jumlah individu imago lalat buah. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil identifikasi menunjukkan terdapat tiga jenis lalat buah yang menyerang tiga jenis buah-buahan di Kecamatan Kota Jantho yaitu Bactrocera carambolae, B. albistrigata dan B. dorsalis dengan total individu sebanyak 1075 individu. B. carambolae mendominasi jumlah individu yang didapat yaitu sebanyak 494 individu (46%) namun hanya menyerang satu jenis buah yaitu belimbing segi. B. albistrigata menyerang dua jenis buah yaitu jambu air dan jambu biji dengan jumlah individu sebanyak 396 individu (37%) sedangkan B. dorsalis menyerang ketiga jenis buah yaitu belimbing segi, jambu air dan jambu biji dengan jumlah individu sebanyak 183 (17%).
Identifikasi dan prevalensi jenis-jenis ektoparasit pada udang windu (Penaeus monodon) berdasarkan tempat pemeliharaan Rosnizar Rosnizar; Fitria Fitria; Cut Nanda Devira; Muhammad Nasir
Jurnal Bioleuser Vol 2, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.787 KB) | DOI: 10.24815/jobioleuser.v2i1.12003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ektoparasit dan menghitung nilai prevalensi ektoparasit yang menyerang udang windu (Penaeus monodon). Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juni 2017 sampai Maret 2018 pada lokasi pemeliharaan intensif di  BPBAP Ujung Batee dan semi intensif di Gampong Lamnga,  Aceh  Besar.  Identifikasi sampel dilakukan  di  Laboratorium  Biologi Dasar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala. Metode pengambilan sampel udang dilakukan secara random sampling (acak). Sampel udang yang diperiksa sebanyak 120 ekor, masing-masing 30 ekor pada setiap ukuran dan lokasi pemeliharaan dengan interval ukuran 7-8 cm dan 17-18 cm. Pemeriksaan ektoparasit dengan memeriksa insang dan  kaki renang pada udang. Data dianalisis dengan menggunakan rumus prevalensi dan Independent sample   T test. Hasil identifikasi diketahui terdapat tiga jenis parasit dari filum Protozoa yaitu Zoothamnium sp., Vorticella sp., dan Epistylis sp.. Jumlah ektoparasit terbanyak di temukan pada lokasi pemeliharaan semi intensif dengan jumlah total 8122 individu, sedangkan pada lokasi intensif ditemukan sebanyak 5732 individu. Nilai tingkat prevalensi tertinggi pada organ insang terdapat pada pemeliharaan semi intensif pada udang berukuran 17-18 cm dengan rerata 87,7%, dan nilai tingkat prevalensi tertinggi pada organ kaki renang terdapat pada lokasi pemeliharaan semi  intensif berukuran 17-18 cm dengan rerata 91%.
Modifikasi Metode Ekstraksi DNA pada Susu Pasteurisasi Kamaliah Kamaliah
Jurnal Bioleuser Vol 2, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.912 KB) | DOI: 10.24815/kanun.v%vi%i.12004

Abstract

Modifikasi metode ekstraksi DNA dilakukan untuk mendapatkan kualitas dan kuantitas DNA yang tinggi. Penelitian ini menggunakan Metode Ekstraksi DNA KIT prosedur fresh blood dimodifikasikan dengan Metode Salting Out (NaCl) pada tahap awal pengenceran sampel. Pengenceran dilakukan berdasarkan perbandingan volume susu dan NaCl (1:0; 1:1; dan 1:3). Tujuan penelitian ini untuk membandingkan metode perbandingan volume susu dan NaCl yang dapat memunculkan pita DNA paling tebal. Gen D-loop diamplifikasi secara in vitro menggunakan teknik Polymerase Chain Reaction (PCR). Hasil amplifikasi gen D-loop pada gel elektroforesis poliakrilamid (PAGE 6%) menunjukkan bahwa perbandingan volume susu dan NaCl 1:0 menghasilkan pita DNA paling tebal.

Page 1 of 1 | Total Record : 5