cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika
ISSN : 23374411     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 29, No 01 (2017): EKUIVALEN" : 16 Documents clear
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA DENGAN KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNINGDAN NUMBERED HEAD TOGETHER Fitriani, Dessy Rizky
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 29, No 01 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII A MTs Negeri Purworejo tahun pelajaran 2016/2017 dengan penerapan kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning(PBL) dan Numbered Head Together(NHT).Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VIII A MTs Negeri Purworejo tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 34 siswa, terdiri dari 18 siswa perempuan dan 16 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode tes dan catatan lapangan. Instrumen penelitian pada penelitian ini yaitu menggunakan soal tes dan catatan lapangan. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase pemahaman konsep matematika siswa mengalami peningkatan. Dilihat dari tes pada setiap siklus rata-rata persentase klasikal pemahaman konsep siswa meningkat dari 72% kategori cukup pada siklus I menjadi 79% dalam kategori baik pada siklus II. Simpulan pada penelitian ini pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII A MTs Negeri Purworejo tahun pelajaran 2016/2017 meningkat setelah mengikuti pembelajaran dengan penerapan kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Numbered Head Together(NHT).   Kata kunci: pemahaman konsep matematika, Problem Based Learning (PBL), Numbered Head Together (NHT)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Lestari, Nofi
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 29, No 01 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian belajar dan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII E SMP N 22 Purworejo tahun pelajaran 2016/2017 dengan metode AIR. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini 32 siswa kelas VII E SMP Negeri 12 Purworejo. Data diperoleh menggunakan metode observasi, angket tes, dan wawancara. Instrumen penelitian berupa lembar observasi kemandirian belajar, angket kemandirian belajar dan tes essay pada akhir siklus. Data dianalisis dengan teknik kuantitatif dan deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar siswa meningkat dari 65,82% dengan persentase ketuntasan klasikal mencapai 42,89% atau sekitar 13 siswa pada siklus I, menjadi 73,76% dengan persentase ketuntasan klasikal mencapai 75% atau sekitar 24 siswa pada siklus II. Peningkatan juga terjadi pada kemampuan pemecahan masalah siswa yaitu dari 60,06% dengan persentase ketuntasan klasikal mencapai 37,5% atau sekitar 12 siswa pada siklus I, menjadi 75,19% dengan persentase ketuntasan klasikal mencapai 75% atau sekitar 24 siswa pada siklus II. Hal tersebut didukung dengan data objektif di lapangan yang menunjukkan bahwa (1) siswa lebih mandiri dalam menyelesaikan soal matematika; (2) siswa mempunyai inisiatif dalam memperoleh ilmu pengetahuan; (3) siswa lebih aktif menjawab soal; (4) siswa lebih percaya diri dalam pembelajaran; (5) dalam mengerjakan soal matematika, sebagian besar siswa mampu merencanakan masalah dan menyelesaikannya dengan benar. Kata kunci: kemandirian belajar, kemampuan pemecahan masalah, Auditory Intellectually Repetition (AIR)
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK-TALK-WRITE (TTW) PADA SISWA KELAS VIII A MTS KHR ILYAS BULUSPESANTREN Setiyono, Tri
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 29, No 01 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) dapat meningkatkan pemahaman konsep dan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII A MTs KHR Ilyas Buluspesantren. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan tes. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian pada siklus I persentase pemahaman konsep sebesar 69,23% dalam kategori cukup. Sedangkan prestasi belajar matematika sebesar 73,07% dalam kategori cukup dan siklus II persentase pemahaman konsep meningkat menjadi 76,92% dalam kategori baik. Sedangkan pada siklus II prestasi belajar matematika meningkat menjadi 80,76%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika melalui model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) dapat meningkatkan pemahaman konsep dan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII A MTs KHR Ilyas Buluspesanten 2016/2017. Kata kunci: pemahaman konsep, prestasi belajar matematika, think-talk-write
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAMS GAMES TOURNAMENT MENGGUNAKAN MEDIA KARTU Karim, Amat Nuh
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 29, No 01 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan prestasi belajarmelalui model pembelajaran TGT menggunakan media kartu dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan (Planning) , tindakan (Acting), pengamatan (observing) dan refleksi (Reflection). Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Barata BenerPurworejo yang berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi keaktifan, butir soal tes untuk mengukur kemampuan prestasi belajar. Teknik analisis data secara kuantitatif dan kualitatif secara triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata keaktifanbelajar matematika meningkat dari siklus I sebesar 51,81% menjadi 77,3% padasiklus II. Sedangkan rata-rata prestasi belajar meningkat darisiklus I sebesar 59,51 menjadi 74,58 pada siklus II. Sedangkan presentase ketuntasan klasikal meningkat dari siklus I sebesar 51,61% menjadi 74,19% pada siklus II. Hal ini menunjukan bahwa adanya peningkatan keaktifan belajar, yang diikuti dengan meningkatnya prestasi belajar siswa dengan diterapkannya model pembelajaran TGT. Peningkatan keaktifan pada siklus 2 ditunjukkan pada keterlibatan siswa yang bertanya, mendengarkan penjelasan dan bersedia maju presentasimengerjakan di depan meningkat. Pada keterlibatan mental yaitu siswa yang memberikan tanggapan meningkat. Sedangkan pada keterlibatan emosi yaitu siswa sudah tidak terlihat bosan.   Kata Kunci : teams games tournament(TGT), keaktifanbelajar, prestasibelajar
STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN RME DAN PAIR CHECKS TERHADAP KREATIVITAS DAN KOMUNIKASIMATEMATIS SISWA Purwanto, Agus
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 29, No 01 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah: (1) Kemampuan kreativitas siswa yang memperoleh model pembelajaran Realistic Mathematics Education lebih baik daripada siswa yang memperoleh model pembelajaran Pair Checks, (2) Kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran Realistic Mathematics Education lebih baik daripada siswa yang memperoleh model pembelajaran Pair Checks. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu.Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas VII MTs Salafiyah Wonoyoso Bumirejo Kebumen tahun pelajaran 2016/2017. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster rondom sampling. Sampel penelitian ini terdiri dari kelas VII B sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas VII F sebagai kelas eksperimen 2.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket untuk mengetahui kreativitas matematis siswa dan menggunakan metode tes untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa yang sudah diujicobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas.Analisis tahap akhir data menggunakan uji t multivariat. Dari hasil uji hipotesis, dapat disimpulkan bahwa : (1) kreativitas siswa dengan model pembelajaran Realistic Mathematics Education lebih baik daripada kreativitas siswa dengan model pembelajaran Pair Checks, (2) komunikasi matematis siswa dengan model pembelajaran Realistic Mathematics Education lebih baik daripada komunikasi matematis siswa dengan model pembelajaran Pair Checks.   Kata kunci: realistic mathematics education, pair checks, kreativitas, komunikasi matematis
STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN GI DENGAN RTE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA Pambudi, Setyo
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 29, No 01 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah: Dengan model pembelajaran Group Investigation (GI) kemampuan berpikir tingkat tinggi dan prestasi belajar matematika siswa lebih baik dari pada kemampuan berpikir tingkat tinggi dan prestasi belajar matematika siswa menggunakan model pembelajaran Rotating Trio Exchange (RTE). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 14 Purworejo pada tahun pelajaran 2016/2017. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster rondom sampling.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes untuk mengetahui kemampuan berpikir tingkat tinggi dan menggunakan metode tes untuk mengetahui prestasi belajar matematika siswa yang sudah diujicobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas.Analisis tahap akhir data menggunakan uji t multivariat. Dari hasil uji hipotesis, dapat disimpulkan bahwa: kemampuan berpikir tingkat tinggi dan prestasi belajar matematika  dengan model pembelajaran Group Investigation (GI) lebih baik daripada kemampuan berpikir tingkat tinggi dan prestasi belajar matematika dengan model pembelajaran pembelajaran Rotating Trio Exchange (RTE).   Kata kunci: group investigation, rotating trio exchange,kemampuan berpikir tingkat tinggi, prestasi belajar matematika
KEMAMPUAN GENERALISASI POLA MATEMATIS DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK ATAU OBSERVATION BASED LEARNING MATERI BARISAN DAN DERET Nopita Sari, Lyla Ryzky
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 29, No 01 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan generalisasi pola matematis pada siswa kelas X JB 1 SMKN 3 Purworejo tahun pelajaran 2016/2017 yang mengikuti pembelajaran saintifik atau observation based learning (OBL) dengan materi barisan dan deret. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek  penelitian ini adalah siswa kelas X JB 1 SMK Negeri 3 Purworejo yang berjumlah 4 siswa yang aktif dalam pembelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah  teknik tes, wawancara dan catatan lapangan,  instrumen yang digunakan adalah lembar tes, pedoman wawancara, catatan lapangan. Semua data yang dikumpulkan dianalisis dan didiskripsikan secara kualitatif.Indiktor generalisasi pola matematis adalah perception of generality, ekspression of generality, symbolic ekspression of generality, manipulation of generality. Dari hasil analisis data diperoleh bahwa keseluruhan subjek yang mengikuti pembelajaran dengan materi barisan dan deret, untuk subjek satu, dua dan empat memenuhi semua indikator. Subjek ketiga hanya indikator pertama pada soal nomer 1 yang tidak terpenuhi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik atau Observation Based Learning (OBL) pada materi barisan dan deret, mampu menggeneralisasi pola matematis dengan hampir semua subjek memenuhi 4 indikator pada setiap soalnya. Kata kunci: generalisasi pola matematis, pendekatan saintifik
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VII SMP NEGERI 15 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Winarsih, Winarsih
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 29, No 01 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMP Negeri 15 Purworejo Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini dilaksanakan selama 12 bulan, dari April 2016 sampai Maret 2017. Subjek penelitian ini adalah 4 siswa yang terlibat dan aktif mengikuti pembelajaran matematika di kelas dengan pendekatan saintifik. Metode yang digunakan adalah metodekualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Indikator berpikir kritis yang digunakan adalahmenggunakan fakta-fakta secara tepat dan jujur, mengorganisasi pikiran dan mengungkapkannya dengan jelas, logis atau masuk akal, membedakan antara kesimpulan yang didasarkan pada logika yang valid dengan logika yang tidak valid, mengidentifikasi kecukupan data, dan menyangkal suatu argumen yang tidak relevan dan menyampaikan argumen yang relevan. Dari penelitian ini, kemampuan berpikir kritis siswa untuk indikator mengidentifikasi kecukupan data dapat dipenuhi semua subjek dan terdapat subjek yang memenuhi indikator maksimal. Berdasarkan tingkat berpikir kritis (TBK), maka subjek berada pada TBK 0, TBK 1, dan TBK 3. Siswa pada TBK 3 mampu memenuhi kelima indikator berpikir kritis, kemampuan memberikan alasan dan mengkomunikasikan jawabannya dengan baik dan lancar. Dua subjek dengan TBK 1 mampu memenuhi 2 dan 3 indikator, mampu memberikan alasan dan mengkomunikasikan pada beberapa indikator cukup baik. Sedangkan siswa dengan TBK 0 mampu memenuhi satu indikator berpikir kritis untuk keempat soal, kemampuannya untuk memberikan alasan pada jawaban masih kurang tepat dan kemampuannya untuk mengkomunikasikan pada semua indikator masih sangat kurang.   Kata kunci: berpikir kritis
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TTW UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA Handari, Handari
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 29, No 01 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar matematika dengan menggunakan metode pembelajaran TTW, dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan pada siswa kelas VIII A SMP Takhasus ?Nuril Anwar? Maron Loano Purworejo Tahun Pelajaran 2016/2017. Pengumpulan data motivasi belajar menggunakan angket dan observasi. Sedangkan  data prestasi belajar diperoleh menggunakan tes tertulis. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil menunjukkan penerapan metode TTW ( Thing Talk Write) dapat meningkatkan motivasi belajar matematika siswa. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan hasil observasi dan hasil angket motivasi belajar siswa dari siklus I ke siklus II.  Persentase rerata motivasi belajar  berdasarkan lembar observasi pada siklus I sebesar 70,7% dapat menjadi  81,1% pada siklus II, persentase hasil angket motivasi belajar siswa  pada siklus I sebesar 60,7% meningkat menjadi 80,4 pada siklus II. Penerapan metode TTW dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan persentase prestasi belajar matematika siswa pada siklus I, siswa yang telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebanyak 48,75% dengan rata-rata nilai 64,78 meningkat menjadi 78,125% pada siklus II dengan rata-rata nilai 78,75.   Kata kunci : motivasi belajar, pembelajaran TTW
HUBUNGAN KREATIVITAS DAN KEDISIPLINAN TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA Mustakim, Mustakim
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 29, No 01 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang positif dan signifikan antara: 1) kreativitas dengan kemampuan literasi matematika; 2) kedisiplinan terhadap kemampuan literasi matematika; dan 3) kreativitas dan kedisiplinan secara bersama-sama terhadap kemampuan literasi matematika Siswa SMP negeri See-Kecamatan Ambal. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi, angket, tes uraian dan dokumentasi, lembar observasi digunakan untuk mengambil data tentang kreativitas, angket untuk mengambil data tentang kedisiplinan, dan tes uraian digunakan untuk mengambil data tentang kemampuan literasi matematika. Teknis analisis data menggunakan analisis statistika parametrik, yaitu uji prasyarat dan analisis korelasi product momen serta analisis korelasi ganda. Dari hasil analisis data diperoleh bahwa; 1) terdapat hubungan yang positif antara kreativitas terhadap kemampuan literasi matematikayaitu sebesar  = 0,94 dengan harga signifikan sebesar thitung = 38,819. 2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kedisiplinan dengan kemampuan literasi mataematika yaitu sebesar  = 0,95 dengan harga signifikan thitung = 46,50. 3) terdapat hubungan yang positif antara kreativitas dan kedisiplinan secara bersama-sama terhadap kemampuan literasi matematika yaitu sebesar = 0,96 dengan harga signifikan sebesar Fh = 96,04, maka dapat dikatakan bahwa hubungan kreativitas dan kedisiplinan terhadap kemampuan literasi matematika positif dan signifikan   Kata kunci: kreativitas, kedisiplinan, kemampuan literasi matematika

Page 1 of 2 | Total Record : 16


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 41, No 1 (2019): EKUIVALEN Vol 40, No 1 (2019): EKUIVALEN Vol 39, No 1 (2019): EKUIVALEN Vol 38, No 1 (2019): EKUIVALEN Vol 37, No 1 (2019): EKUIVALEN Vol 36, No 1 (2018): EKUIVALEN Vol 35, No 1 (2018): EKUIVALEN Vol 34, No 1 (2018): EKUIVALEN Vol 33, No 1 (2018): EKUIVALEN Vol 32, No 1 (2018): EKUIVALEN Vol 31, No 2 (2018): EKUIVALEN Vol 31, No 1 (2018): EKUIVALEN Vol 29, No 01 (2017): EKUIVALEN Vol 30, No 3 (2017): EKUIVALEN Vol 30, No 2 (2017): EKUIVALEN Vol 30, No 1 (2017): EKUIVALEN Vol 29, No 2 (2017): EKUIVALEN Vol 28, No 1 (2017): EKUIVALEN Vol 27, No 2 (2017): EKUIVALEN Vol 27, No 1 (2017): EKUIVALEN Vol 26, No 2 (2017): EKUIVALEN Vol 26, No 1 (2017): EKUIVALEN Vol 25, No 2 (2017): EKUIVALEN Vol 25, No 1 (2017): EKUIVALEN Vol 24, No 3 (2016): EKUIVALEN Vol 24, No 2 (2016): EKUIVALEN Vol 24, No 1 (2016): EKUIVALEN Vol 23, No 2 (2016): EKUIVALEN Vol 23, No 1 (2016): EKUIVALEN Vol 22, No 1 (2016): EKUIVALEN Vol 21, No 3 (2016): EKUIVALEN Vol 21, No 2 (2016): EKUIVALEN Vol 21, No 1 (2016): EKUIVALEN Vol 20, No 3 (2016): EKUIVALEN Vol 20, No 2 (2016): EKUIVALEN Vol 20, No 1 (2016): EKUIVALEN Vol 19, No 2 (2016): EKUIVALEN Vol 19, No 1 (2016): EKUIVALEN Vol 18, No 3 (2015): EKUIVALEN Vol 18, No 2 (2015): EKUIVALEN Vol 18, No 1 (2015): EKUIVALEN Vol 17, No 1 (2015): EKUIVALEN Vol 16, No 3 (2015): EKUIVALEN Vol 16, No 2 (2015): EKUIVALEN Vol 16, No 1 (2015): EKUIVALEN Vol 15, No 3 (2015): EKUIVALEN Vol 15, No 2 (2015): EKUIVALEN Vol 15, No 1 (2015): EKUIVALEN Vol 14, No 2 (2015): EKUIVALEN Vol 14, No 1 (2015): EKUIVALEN Vol 13, No 3 (2015): EKUIVALEN Vol 13, No 2 (2015): EKUIVALEN Vol 13, No 1 (2015): EKUIVALEN Vol 12, No 5 (2014): EKUIVALEN Vol 12, No 4 (2014): EKUIVALEN Vol 12, No 3 (2014): EKUIVALEN Vol 12, No 2 (2014): EKUIVALEN Vol 12, No 1 (2014): EKUIVALEN Vol 11, No 3 (2014): EKUIVALEN Vol 11, No 2 (2014): EKUIVALEN Vol 11, No 1 (2014): EKUIVALEN Vol 10, No 1 (2014): EKUIVALEN Vol 9, No 1 (2014): EKUIVALEN Vol 8, No 4 (2014): EKUIVALEN Vol 8, No 3 (2014): EKUIVALEN Vol 8, No 2 (2014): EKUIVALEN Vol 8, No 1 (2014): EKUIVALEN Vol 7, No 4 (2014): EKUIVALEN Vol 7, No 3 (2014): EKUIVALEN Vol 7, No 2 (2014): EKUIVALEN Vol 7, No 1 (2014): EKUIVALEN Vol 6, No 2 (2013): EKUIVALEN Vol 6, No 1 (2013): EKUIVALEN Vol 5, No 1 (2013): EKUIVALEN Vol 4, No 1 (2013): EKUIVALEN Vol 3, No 1 (2013): EKUIVALEN Vol 2, No 1 (2013): EKUIVALEN Vol 1, No 1 (2013): EKUIVALEN More Issue