cover
Contact Name
Eko Setyadi Kurniawan M.Pd.Si.
Contact Email
radiasi@umpwr.ac.id
Phone
+62895429888884
Journal Mail Official
radiasi@umpwr.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
RADIASI: Jurnal Berkala Pendidikan Fisika
ISSN : 23016111     EISSN : 25490826     DOI : 10.37729/radiasi
Core Subject : Science, Education,
Radiasi: Jurnal Berkala Pendidikan Fisika (known as Radiasi) is a peer-reviewed journal published by Universitas Muhammadiyah Purworejo. Radiasi is an integrated forum for communicating scientific advances in the field of physics and education physics. The journal reports significant new findings related to physics and education physics, including learning media development, learning methods development, learning methods implementation, and application of physics. Radiasi publishes comprehensive research articles and invited reviews by leading experts in the field. Papers will be selected that high scientific merit, impart important new knowledge, and are of high interest to physics and education physics community
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2017)" : 15 Documents clear
Pengembangan LKS Pembelajaran Fisika SMA Berbasis Fenomena Alam Guna Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Rohadi Rohadi; Sriyono Sriyono; Arif Maftukhin
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan LKS fisika berbasis fenomena alam guna meningkatkan pemahaman konsep siswa. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan LKS berbasis fenomena alam dengan pendekatan saintifik guna mengkaji sebagai berikut (1) kelayakan lembar kerja siswa fisika berbasis fenomena alam, (2) Respon siswa mengenai penggunaan lembar kerja siswa fisika berbasis fenomena alam dan (3) Peningkatan pemahaman konsep siswa melalui lembar kerja siswa fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan, dengan desain pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Validasi produk pengembangan mencakup (1) uji ahli materi, (2) uji guru fisika, (3) uji coba terbatas dan (4) Ujicoba luas. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, angket dan tes. Berdasarkan penelitian diperoleh data hasil rerata skor sebagai berikut (1) validasi lembar kerja siswa fisika berbasis fenomena alam mendapat jumlah skor rerata keseluruhan aspek 33,5, sehingga reratanya 3,05 dan termasuk kategori baik sehingga layak digunakan dalam pembelajaran, (2) respon siswa terhadap lembar kerja siswa fisika berbasis fenomena alam yang dikembangkan adalah baik dengan jumlah skor aktual 425,67%, sehingga diperoleh rerata 3,40 dan (3) Lembar kerja siswa siswa berbasis fenomena alam dapat meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa. Rerata analisis peningkatan pemahaman konsep diperoleh dari hasil perhitungan n-gain yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan perbedaan hasil belajar pada kelas uji coba terbatas yaitu sebesar 0,17 dengan rata-rata pemahaman konsep siswanya rendah dan pada saat uji coba luas yaitu memperoleh sebesar 0,44 dengan rata-rata pemahaman konsep siswanya sedang atau jika di rerata persentasekan peningkatan pemahaman konsep siswa pada kelas uji coba terbatas sebesar 7,00% dan pada saat di uji coba luas memperoleh peningkatan pemahaman konsep siswa sebesar 14,68%.
Pengembangan Modul Fisika Dengan Pendekatan Active Learning Guna Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 10 Purworejo Arifin Arifin; Ashari Ashari; Sriyono Sriyono
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan modul fisika dengan pendekatan active learning guna mengetahui kelayakan modul fisika dengan pendekatan active learning yang dikembangkan, peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa, dan respon siswa setelah menggunakan modul fisika dengan pendekatan active learning yang telah dikembangkan. Jenis penelitian yaitu pengembangan yang mengacu pada model pengembangan 4D yaitu Define, Design, Develop, dan Desseminate. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 10 Purworejo dengan subjek penelitian berjumlah 28 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar keterlaksanaan pembelajaran, lembar validasi, angket respon siswa, dan tes hasil belajar. Berdasarkan penelitian diperoleh data hasil validasi modul pembelajaran fisika dengan pendekatan active learning dari tiga validator yaitu dua dosen ahli dan guru fisika mendapatkan nilai secara keseluruhan sebesar 4,5, termasuk dalam kategori baik dan layak digunakan dalam pembelajaran. Peningkatan keaktifan dan hasil belajar tahap penerapan diperoleh N-gain 0,388 dan termasuk kategori peningkatan sedang. Respon siswa terhadap modul pembelajaran fisika dengan pendekatan active learning tahap penerapan diperoleh rerarta 4,60 dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, modul pembelajaran fisika dengan pendekatan active learning yang dikembangkan dalam penelitian ini dikategorikan baik dan layak digunakan dalam pembelajaran serta dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa SMA.
Efektivitas Model Pembelajaran Fisika Berbasis Guided Inquiry dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Kemandirian Belajar Siswa SMA Aji Akhsani Adam; Siska Desy Fatmaryanti; Ashari Ashari
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas model pembelajaran fisika berbasis guided inquiry dalam meningkatkan pemahaman konsep dan kemandirian belajar siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Purworejo tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas eksperimen yang berjumlah 30 siswa dan kelas kontrol yang berjumlah 27 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterlaksanaan pembelajaran yang dilakukan di kelas eksperimen oleh guru dan siswa pada pertemuan kedua adalah 98% dan 95% dengan kategori sangat baik, sedangkan pada pertemuan ketiga adalah 98% dan 97% dengan kategori sangat baik; (2) peningkatan pemahaman konsep siswa di kelas eksperimen cukup tinggi dengan skor N-gain pretest-posttest sebesar 48% yang termasuk kategori sedang dan nilai effect size sebesar 1,12 yang termasuk kategori besar; (3) peningkatan kemandirian belajar siswa di kelas eksperimen cukup tinggi dengan skor N-gain pada aspek semangat belajar, berani dan inisiatif, percaya diri, dan bertanggung jawab adalah sebesar 40%, 32%, 37%, dan 35% dengan nilai effect size sebesar 0,98 yang termasuk kategori besar; (4) respon minat siswa terhadap model pembelajaran fisika berbasis guided inquiry pada kategori sangat berminat sebesar 7%, pada kategori berminat sebesar 73%, pada kategori ragu-ragu sebesar 17%, pada kategori tidak berminat sebesar 3%, dan pada kategori sangat tidak berminat sebesar 0%.
Pengembangan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) Berbasis Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Memprediksi, Mengukur, dan Mengkomunikasikan Pada Peserta Didik Kelas X SMA N 11 Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016 Agung Munandar; Nur Ngazizah; Yusro Al Hakim
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan lembar kegiatan peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning guna mengetahui: (1) Kelayakan lembar kegiatan peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning untuk meningkatkan kemampuan memprediksi, mengukur, dan mengkomunikasikan, (2) Respon peserta didik terhadap penggunaan lembar kegiatan peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning, (3) Ketercapaian peningkatan melalui lembar kegiatan peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning, (4) Keterlaksanaan pembelajaran menggunakan lembar kegiatan peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning pada materi Suhu dan Kalor pada peserta didik. Jenis penelitian yaitu pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE. Penelitian ini dilakukan di Universitas Muhammadiyah Purworejo dan dilaksanakan di SMA Negeri 11 Purworejo dengan subjek penelitian pada tahap simulasi dan uji coba terbatas berjumlah 5 peserta didik dan pada tahap uji coba laus berjumlah 31 peserta didik. Hasil analisis data yaitu: (1) Hasil validasi lembar kegiatan peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning dari empat validator yaitu dua dosen ahli dan dua guru fisika diperoleh rerata 4,38 termasuk dalam kategori sangat baik dan layak digunakan dalam pembelajaran, dengan uji reliabilitas diperoleh percentage sgreement 94,97%. (2) Respon peserta didik terhadap lembar kegiatan peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning diperoleh rerata 4,26 dengan kategori sangat baik. (3) persentase keterampilan proses dasar sebesar 72,69% sehingga diperoleh nilai gain 0,54 dan termasuk kategori peningkatan sedang. (4) Keterlaksanaan pembelajaran pada kesuluruhan aspek oleh observer I dan observer II yaitu sangat baik dengan rerata 4,46 dengan reliabilitas yang didapatkan dari keseluruhan pertemuan adalah 94,44%.
Pengaruh Model Talking Stick dengan Teknik Pick Up Cards Game untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Negeri Kebumen 1 Tahun Pelajaran 2015/2016 Kurnia Arum Setiyani; Nur Ngazizah; Ashari Ashari
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian eksperimen untuk mengetahui pengaruh model talking stick dengan teknik pick up cards game untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri Kebumen 1 Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini digunakan rancangan penelitian Quasi Experimental Design yaitu dengan Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini kelas X MIPA,sampel penelitian 2 kelas yaitu kelas X MIPA 1 dan MIPA 2 dengan teknik pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan teknik angket motivasi belajar siswa dan sebelum digunakan akan divalidasi oleh guru ahli sehingga layak digunakan dalam penelitian. Analisis data menggunakan teknik deskriptif presentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa uji hipotesis yang digunakan adalah uji t dengan taraf signifikan (α) = 0.05 menunjukkan tobservasi = 2,009 < 2,944 artinya Ho ditolak (t0,05:49 =2,944 ) DK = (t/t < -2,009 atau t > 2,009). Hal ini menunjukkan bahwa adanya perbedaan dengan menggunakan model talking stick dengan teknik pick up cards game untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Berdasarkan penjelasan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan model talking stick dengan teknik pick up cards game lebih baik daripada menggunakan model numbered head together (kepala bernomor) sehingga dapat dijelaskan bahwa terdapat pengaruh model model talking stick dengan teknik pick up cards game untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas x madrasah aliyah negeri kebumen 1 tahun pelajaran 2015/2016.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Pair Check terhadap Keaktifan, Kemandirian, dan Pemahaman Konsep Fisika Siswa Kelas XI SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016 Catur Yuli Wahyuni; Ashari Ashari; Arif Maftukhin
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check terhadap keaktifan, kemandirian, dan pemahaman konsep fisika siswa kelas XI SMA Negeri 5 Purworejo. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 5 Purworejo dengan subjek penelitian kelas XI IPA 2 dan XI IPA 3. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data penelitian yakni wawancara, observasi, dokumentasi, angket dengan skala Likert dan tes pemahaman konsep fisika. Uji prasarat analisis yang digunakan yaitu uji normalitas dan uji homogenitas berbantuan spss versi 16.0. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check memberikan pengaruh terhadap keaktifan siswa, dengan nilai F sebesar 30.932 pada taraf signifikasi 0,000 (2) model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check memberikan pengaruh terhadap kemandirian siswa, dengan nilai F sebesar 20.135 pada taraf signifikasi 0,000 (3) model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check memberikan pengaruh terhadap pemahaman konsep fisika, dengan nilai F sebesar 15.297 pada taraf signifikasi 0,000 (4) model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check memberikan pengaruh terhadap keaktifan, kemandirian, dan pemahaman konsep fisika siswa, dengan nilai F sebesar 66.634 pada taraf signifikasi 0,000.
Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua dan Tingkat Inteligensi Siswa Terhadap Kemandirian Belajar Fisika Kelas X SMA Negeri 1 Binangun Septi Suherna; Arif Maftukhin; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan orang tua dan tingkat inteligensi siswa terhadap kemandirian belajar fisika kelas X SMA Negeri 1 Binangun. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Binangun dengan subjek penelitian kelas X MIA 1 dan X MIA 2. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data penelitian yakni angket, observasi, dokumentasi, kuesioner terbuka, dan data sekunder. Untuk menkaji pengaruh tingkat pendidikan orang tua dan tingkat inteligensi siswa terhadap kemandirian belajar fisika menggunakan teknik analisis two way anova dengan taraf signifikan 0,05 dengan bantuan program komputer SPSS for windows versi 17.0. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) ada pengaruh tingkat pendidikan orang tua terhadap kemandirian belajar fisika dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, (2) ada pengaruh tingkat inteligensi siswa terhadap kemandirian belajar fisika dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, (3) ada pengaruh tingkat pendidikan orang tua dan tingkat inteligensi siswa terhadap kemandirian belajar fisika dengan nilai signifikansi sebesar 0,046.
Pengembangan Panduan Praktikum Fisika Berbasis Research Based Learning untuk Mengoptimalkan Domain Kognitif dan Psikomotorik Siswa di SMA Negeri 5 Purworejo Listriana Deviyanti; Ashari Ashari; Eko Setyadi Kurniawan
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian dan pengembangan panduan praktikum fisika berbasis research based learning untuk mengoptimalkan domain kognitif dan psikomotorik siswa, serta untuk mengetahui kelayakan dan respon siswa.Subyekpadapenelitianiniadalahsiswakelas XI-MIPA2 SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 23 siswa. Desain penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dari Brog and Gall. Pengumpulan data menggunakan metode observasi,wawancara,angket,dan dokumentasi. Hasil evaluasi diperoleh rerata skor panduan praktikum dari validasi ahli sebesar 50,5 dan dari guru fisika sebesar 47 yang berkategori baik. Hasil ujicoba penelitian menunjukkan keterlaksanaan praktikum dengan skor rerata 3,12 yang berkategori baik.Rerata pengoptimalan domain kognitif dan psikomotorik siswa sebesar 44,25 dengan kategori baik. Respon siswa terhadap panduan praktikum memperoleh skor 45,85 dengan kategori baik. Dengan demikian panduan praktikum ini layak digunakan dalam pembelajaran fisikauntuk mengoptimalkan domain kognitif dan psikomotorik siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Kreativitas Siswa Kelas X SMA Pancasila Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016 Ita Purnamasari; Eko Setyadi Kurniawan; Ashari Ashari
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk meningkatkan keaktifan dan kreativitas dalam pembelajaran Fisika siswa kelas X MIA SMA Pancasila Purworejo. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X.1 SMA Pancasila Purworejo yang berjumlah 28 siswa. Materi yang diaplikasikan adalah Gelombang Elektromagnetik. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket, metode observasi, metode tes. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan kuantitatif. hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dapat meningkatkan keaktifan dan kreativitas siswa kelas X SMA Pancasila Purworejo, hal tersebut terlihat dari hasil tindakan pada pra siklus angket keaktifan belajar siswa mencapai 69,3% pada siklus I meningkat sebesar 71,1% dan pada siklus II meningkat mencapai 78,2%. Hasil observasi keaktifan belajar siswa pada pra siklus rerata persentase observasi keaktifan belajar siswa mencapai 38,93%%, pada siklus I mencapai rerata persentase sebesar 64,2%, pada siklus II meningkat mencapai 82,6%. Hasil observasi kreativitas siswa pra siklus mencapai 41,9%. Pada siklus I observasi kreativitas mencapai 61,3% dan pada siklus II mencapai 79,2% dan memenuhi kriteria keberhasilan sebesar 75%. Hasil tes kreativitas berpikir siswa pada siklus I mencapai rerata nilai sebesar 63,5 dan pada siklus II hasil rerata nilai siswa mengalami peningkatan mencapai 78,92
Pengaruh Model Pembelajaran Concept Attainment Berbasis Masalah Terhadap Pemahaman Konsep dan Minat Belajar Siswa Kelas XI SMA Negeri 8 Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016 Desi Kholifah; Ashari Ashari; Eko Setyadi Kurniawan
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui pengaruh model pembelajaran concept attainment berbasis masalah dengan pemahaman konsep dan minat belajar siswa kelas XI SMA Negeri 8 Purworejo. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 8 Purworejo dengan subjek penelitian kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data penelitian yakni wawancara, observasi, dokumentasi, angket dengan skala Likert dan tes pemahaman konsep fisika. Uji prasarat analisis yang digunakan yaitu uji normalitas dengan menggunakan metode Lilliefors dan uji homogenitas menggunakan metode Bartkett. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) model pembelajaran concept attainment berbasis masalah memberikan pengaruh terhadap pemahaman konsep dan minat belajar siswa , ditunjukkan dari hasil uji hipotesis dengan statistik uji t multivariat pada α=0,05 dengan nilai hitung Fobs = 7,2434 > Ftabel = 3,1. (2) model pembelajaran concept attainment berbasis masalah memberikan pengaruh terhadap pemahaman konsep fisika, dengan nilai tobs = 11,393 pada taraf signifikan α = 0,05 dengan besar pengaruhnya 42,1% pada interval 40% - 59% dalam kategori sedang. (3) model pembelajaran concept attainment berbasis masalah memberikan pengaruh terhadap minat belajar siswa, dengan nilai tobs = 3,374 pada taraf signifikan α = 0,05 dengan besar pengaruhnya 18,4% pada interval 0% - 19% dalam kategori sangat rendah.

Page 1 of 2 | Total Record : 15