Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan E-UKBM Dengan Aplikasi Kvisoft Flipbook Maker dalam Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Kemampuan Problem Solving Peserta Didik Gilang Pratiwi; Raden Wakhid Akhdinirwanto; Nurhidayati Nurhidayati
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol 4 No 2 (2020): JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) - November 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jipfri.v4i2.697

Abstract

The Self-Study Activity Unit Electronic (E-UKBM) is a small learning unit that orderly arranged from easy to difficult level based on e-learning using kvisoft flipbook maker application as the development of teaching material through interactive teaching media to improve students problem solving skill. E-UKBM has the characteristic of learning tool to achieve competency of knowledge and skill on teaching process using Sistem Kredit Semester (SKS). The aim of the use of E-UKBM is to improve students problem solving ability. This type of research develops the result of Plomp’s research design model, (1) Preliminary Investigation, (2) Design, (3) Realization/Contruction, (4) Tes, Evaluation, and Revision, (5) Implementation. The sample of this research is students of X MIA 3 SMA N 1 Purworejo. This data analysis was done by using the validity and reliability test, the problem solving ability test using the pre-test and post-test. The result of this study indicate that E-UKBM is valid, practical, and effective so that it is feasible to improve students problem solving ability.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN STUDENT ACTIVE LEARNING DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Nurhidayati Nurhidayati
Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
Publisher : UM Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.144 KB) | DOI: 10.37729/jpse.v5i2.6079

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pendekatan Student Active Learning di SD Islam Al Syukro Ciputat Tangerang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pendekatan Student Active Learning layak digunakan pada setiap proses pembelajaran dari mulai proses perencanaan, pelaksanaan hingga penilaian. Hasil akhir dari pelaksanaan di sekolah dapat dideskripsikan bahwa guru menjadi lebih kreatif dan siswa menjadi lebih konstruktif, selama proses pembelajaran aktivitas belajar siswa dalam kelas menjadi lebih positif. Kata kunci: Student Active Learning, pembelajaran, aktivitas belajar
Deskripsi marketing mix jasa pendidikan sekolah dasar Muhammadiyah Kutoarjo Nurhidayati Nurhidayati; Supriyono Supriyono; Muhammad Ferdian
Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
Publisher : UM Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jpse.v6i2.6813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan marketing mix  jasa pendidikan SD Muhammadiyah Kutoarjo yang terdiri dari produk, harga, lokasi, promosi, SDM, bukti fisik dan proses pembelajaran. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini  menggunakan analisis non statistik, dengan model analisis mengalir (flow model of analysis). Marketing mix  jasa pendidikan adalah kegiatan promosi mengenai produk, harga , lokasi, barang bukti/  prasarana sekolah dan proses kegiatan sekolah yang di lakukan  sumber daya manusia sekolah.
Pengembangan Handout Logan Avenue Problem Solving (LAPS-Heuristik) Bermuatan Multi Representasi untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Simbolik Peserta Didik Kelas XI Siti Rokhimah; Siska Desy Fatmaryanti; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 11 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.626 KB) | DOI: 10.37729/radiasi.v11i2.29

Abstract

Research and development (R&D) have been conducted to determine the feasibility of the handout, to learn about the improvement of students 'symbolic language skills after using the handout, and to know the students' responses to the handout. The subjects of this study were students of class XI IPA 1 of SMA Negeri 1 Binangun, with data collection techniques using observation, interviews, questionnaires, tests, and documentation. The data obtained in the form of qualitative and quantitative data, while the data analysis with percent values, Percentage Agreement, and normalized gain. Based on the results of the study obtained a mean score of validation results by three validators of 3.53 with good criteria so that the LAPS-Heuristic handout with multi representation is feasible to be used in physics learning with a little revision. The average implementation of learning by using data analysis techniques Percentage Agreement of two observers by 97% with very good criteria. The test results of students' responses to the use of the multi-representation LAPS-Heuristic handout states that the handout is included in either criterion with a score of 3.42 or expressed as a percentage of 85%. The use of the multi-representation LAPS-Heuristic handout can improve the students' symbolic language abilities by obtaining a normalized gain value of 0.73 which is included in the high criteria. Thus, Logan Avenue Problem Solving (LAPS-Heuristics) Handout Loaded Multi Representations to Improve Symbolic Language Ability of Class XI Students can be categorized well and fit for use as alternative teaching material in high school physics learning that is able to improve the symbolic language skills of students.
Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Mobile Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Aisyiyah Hidayah Ngurahrai; Siska Desy Fatmaryanti; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 12 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.845 KB) | DOI: 10.37729/radiasi.v12i2.55

Abstract

Research on the development of mobile-based learning media has been conducted to determine its feasibility, the affect on the improvement of students' critical thinking skill, and effectiveness of the media used in leraning. The type of this research is the development that refers to the ADDIE development model, namely: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. This research was conducted in SMA Negeri 5 Purworejo with the subjects of the trial amounting to 29 students. The instruments used in this study are: validation sheets, learners' responses, learning outcome tests, and learning implementation sheets. Based on the research data obtained from the validation of mobile-based media for learning from four validators namely: three expert lecturers and physics teachers had an overall score 3.56, included in the good category and feasible to use in learning. The improvement of critical thinking skills in the implementation phase obtained N-gain 0.61 and included the medium increase category. The effectiveness of the media used in the assessment learning with learners’ responses received an overall contribution of 84% and included good categories, and was shown by the learning implementation sheet with an overall contribution of 95.8% and included in the excellent category. Thus the development of mobile-based learning media in this study is categorized as good and suitable to use as learning media, and also could help to improve students' critical thinking skills.
Pengembangan Modul Fisika dengan Konten Kecerdasan Emosional untuk Meningkatkan High Order Thinking Skills (HOTS) Peserta Didik Kelas X SMK Negeri Nusawungu Nurul Qomariyah; Arif Maftukhin; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan modul fisika, mengetahui peningkatan HOTS, serta mengetahui respon peserta didik setelah menggunakan modul fisika dengan konten kecerdasan emosional. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Subjekpenelitian ini adalah peserta didik SMK Negeri Nusawungu kelas X sejumlah 39 peserta didik, yang terdiri atas 4 peserta didik untuk uji coba terbatas dan 35 peserta didik untuk uji lapangan. Hasil penelitian menunjukkan validasi modul pembelajaran fisika dengan konten kecerdasan emosional dari tiga validator yaitu dua dosen ahli dan guru fisika mendapatkan nilai secara keseluruhan sebesar 3,43, termasuk dalam kategori cukup baik dan layak digunakan dalam pembelajaran. Uji reliabilitas diperoleh percentage agreement 98,74% sehingga data yang dihasilkan reliabel. Setelah menggunakan modul fisika dengan konten kecerdasan emosional, peningkatan HOTS tahap penerapan diperoleh N-gain 0,668 dan termasuk kategori peningkatan sedang. Respon peserta didik terhadap modul pembelajaran fisika dengan konten kecerdasan emosional pada uji coba terbatas diperoleh persentase 76,56% dengan kategori baik dan tahap penerapan diperoleh persentase 84,1% dengan kategori baik. Dengan demikian, modul pembelajaran fisika dengan konten kecerdasan emosional yang dikembangkan dalam penelitian ini dikategorikan baik dan layak digunakan dalam pembelajaran serta dapat meningkatkan High Order Thinking Skills (HOTS) peserta didik SMK.
Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua dan Tingkat Inteligensi Siswa Terhadap Kemandirian Belajar Fisika Kelas X SMA Negeri 1 Binangun Septi Suherna; Arif Maftukhin; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan orang tua dan tingkat inteligensi siswa terhadap kemandirian belajar fisika kelas X SMA Negeri 1 Binangun. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Binangun dengan subjek penelitian kelas X MIA 1 dan X MIA 2. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data penelitian yakni angket, observasi, dokumentasi, kuesioner terbuka, dan data sekunder. Untuk menkaji pengaruh tingkat pendidikan orang tua dan tingkat inteligensi siswa terhadap kemandirian belajar fisika menggunakan teknik analisis two way anova dengan taraf signifikan 0,05 dengan bantuan program komputer SPSS for windows versi 17.0. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) ada pengaruh tingkat pendidikan orang tua terhadap kemandirian belajar fisika dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, (2) ada pengaruh tingkat inteligensi siswa terhadap kemandirian belajar fisika dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, (3) ada pengaruh tingkat pendidikan orang tua dan tingkat inteligensi siswa terhadap kemandirian belajar fisika dengan nilai signifikansi sebesar 0,046.
Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika Melalui Pendekatan Cerpenkom Berbantuan Alat GMAIL Siswa Kelas IX SMP Negeri 4 Magelang Tahun Pelajaran 2015/2016 Sri Hartini; Ashari Ashari; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-Telah dilakukan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keaktifan danpemahaman konseppeserta didik pada materi induksi elektromagnet. Pedekatan yang digunakancerpenkom/saintifik dengan alat bantu gmail. Pendekatan ini di kembangkan mengacu pada pendekatankurikulum 2013 yaitu saintifik. Subyek penelitiannya adalah siswa kelas IX SMP N 4 Magelang pada tahunpelajaran 2015/2016 semester 2. Pada penelitian ini melalui 2 siklus yaitu siklus I dan siklus 2. Pada siklus I.Hasil Aktifitas belajar meningkat sebesar 32% srdangkan pemahaman konsep meningkat sebesar meningkatsebesar 44%. Penelitian pengajaran dengan menggunakan metode cerpenkom berbantuan gmail dapatmeningkatkan aktivitas hasil belajar siswa dan pemahaman konsep induksi elektromagnetik.
Pengembangan Modul Fisika Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan High Order Thinking Skills (HOTS) Siswa SMA Ani Prastiwi; Sriyono Sriyono; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/radiasi.v9i1.207

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan modul fisika berbasis masalah guna mengetahui kelayakan modul fisika berbasis masalah yang dikembangkan, peningkatan High Order Thinking Skills (HOTS) siswa, dan respon siswa setelah menggunakan modul fisika berbasis masalah yang telah dikembangkan. Jenis penelitian yaitu pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 7 Purworejo dengan subjek penelitian berjumlah 28 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar keterlaksanaan pembelajaran, lembar validasi, angket respon siswa, dan tes hasil belajar. Berdasarkan penelitian diperoleh data hasil validasi modul pembelajaran fisika berbasis masalah dari tiga validator yaitu dua dosen ahli dan guru fisika mendapatkan nilai secara keseluruhan sebesar 3,34, termasuk dalam kategori baik dan layak digunakan dalam pembelajaran. Peningkatan HOTS tahap penerapan diperoleh N-gain 0,585 dan termasuk kategori peningkatan sedang. Respon siswa terhadap modul pembelajaran fisika berbasis masalah tahap penerapan diperoleh persentase 88,68% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, modul pembelajaran fisika berbasis masalah yang dikembangkan dalam penelitian ini dikategorikan baik dan layak digunakan dalam pembelajaran serta dapat meningkatkan High Order Thinking Skills (HOTS) siswa SMA.
Pengembangan Instrumen Sikap Sains Dalam Pembelajaran Fisika SMA Afifah Meilantika; Sriyono Sriyono; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan guna menghasilkan dan mengetahui kelayakan instrumen sikap sains penilaian hasil pengembangan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Pejagoan, MAN 1 Kebumen, SMA Negeri 2 Purworejo, dan SMA Negeri 10 Purworejo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, dan evaluation). Validasi produk pengembangan instrumen penilaian ini mencakup 1) uji dosen ahli, 2) uji guru Fisika, 3) uji keterbacan respon peserta didik. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan angket sedangkan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar wawancara, lembar validasi, lembar respon peserta didik, dan lembar penilaian sikap sains. Berdasarkan data hasil validasi dari dosen ahli diperoleh rerata skor 3,96 dengan interpretasi “baik”, dari guru Fisika diperoleh rerata skor 4,58 dengan interpretasi “sangat baik”sedangkan dari uji keterbacaan respon peserta didik terhadap instrumen penilaian sikap sains hasilnya juga baik sehingga instrumen penilaian ini layak digunakan sebagai instrumen penilaian dalam pembelajaran Fisika dengan revisi. Berdasarkan hasil uji validitas yang dilakukan dengan menggunakan analisis faktor eksploratori diperoleh nilai KMO MSA atau Kaiser-Mayer-Olkin Sampling Adequacy sebesar 0,760 dengan taraf signifikansi pada 0,000 dan keragaman total yang mampu diterangkan oleh 8 faktor yang terbentuk sebesar 56,853% serta diperoleh 30 soal valid dimana setiap item sudah merujuk pada indikator yang telah ditetapkan sebelumnya. Hasil uji coba lapangan diperoleh rerata skor 3,19 dengan persentase 80,00% dengan interpretasi baik dan reliabilitas dengan nilai alpha sebesar 0,819. Dengan demikian instrumen sikap sains dalam pembelajaran fisika SMA layak digunakan sebagai alternatif instrumen penilaian sikap sains peserta didik dalam pembelajaran fisika.