cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
pto@umpwr.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Purworejo
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Autotech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo
ISSN : 23033738     EISSN : 26232502     DOI : 10.37729/auto tech
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media penuangan hasil penelitian bidang pendidikan Teknik Otomotif. Terbit dua kali dalam setahun tiap bulan Januari dan Juni. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, guru, dosen maupun pemerhati pendidikan. Redaksi berhak mengubah naskah sepanjang tidak merubah substansi/isi tulisan. Tanggung jawab isi tulisan sepenuhnya ada pada penulis.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Autotech" : 20 Documents clear
PENGGUNAAN METODE GROUP DISCUSSION UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN POWER TRAIN KELAS X TKR 3 SMK PANCASILA I KUTOARJO Agus Ristiyanto
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.518 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i1.2285

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahamann siswa pada mata pelajaran PowerTrain SMK Pancasila I Kutoarjo. Guru kurang menekankan pada konsep dasar sehingga terasa sulituntuk siswa. Kurangnya variasi pengajaran dan pembiasaan kemandirian siswa yang dapatmembuat siswa aktif dan turut terlibat dalam pembelajaran sehingga siswa dituntut untukberpikir aktif akan memperjelas gambaran siswa tentang materi yang dipelajari. Penelitian inibertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa melalui penerapan metode Group Discussion.Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peningkatan pemahaman siswa kelas X TKR 3 SMKPancasila I Kutoarjo dengan penerapan metode Group DiscussionPenelitian ini dibatasi pada ranah kognitif yaitu tentang aspek pemahaman. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa melalui metode Group Discussion dalam mata pelajaran power train dapatmeningkatkan pemahaman siswa kelas X TKR 3 SMK Pancasila I Kutoarjo. Hal ini ditunjukkandengan meningkatnya rata-rata nilai hasil belajar siswa pada pra sikklus sebesar 52.17 % siswayang tuntas KKM menjadi 56.521% siswa tuntas pada siklus I dan meningkat lagi pada akhir siklusII sebesar 73.91% siswa tuntas KKM yaitu dengan nilai rata-rata 70. Dan juga aktifitas siswa dapatmeningkat selama kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan Group Discussion dalam matapelajaran power train di kelas X TKR 3 SMK Pancasila I Kutoarjo dilihat dari kekompakankelompok yang meningkat, ketingkat yang baik dan kemampuan kelompok dalam menyelesaikantugas.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM BAHAN BAKAR MENGGUNAKAN AUDIO VIDEO UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA SMK PANCASILA 1 KUTOARJO Akbar Heru Prasetyo
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.117 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i1.2286

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui mediamacromedia flash pada mata pelajaran sistem bahan bakar sepeda motor kelas XI SMK Pancasila1 Kutoarjo Kabupaten Purworejo dengan jumlah 52 siswa dengan 29 siswa kelas eksperimen dan23 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi,angket(kuisioner), dan metode tes. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Datahasil belajar dianalisis dengan menggunakan rerata hasil belajar siswa dan persentase keaktifanbelajar siswa yang dihitung menggunakan percentage correction. Hasil dari penelitian inimenunjukkan bahwa keaktifan belajar siswa memperoleh persentase 80,9%. Perbandingan hasilbelajar antara kelas kontrol dan kelas eksperimen juga sangat signifikan. Hal ini ditunjukkan padapeningkatan rerata hasil belajar yaitu dari 63,09 kelas kontrol (Kelas XI B) dengan ketuntasanklasikal 52,17%,dibandingkan dengan kelas eksperimen dengan rata rata 80,03 dengan ketuntasanklasikal 82,76%. Jika dilihat dari hasil tersebut, maka model pembelajaran media macromediaflash efektif untuk meningkatkan keaktifan, hasil belajar siswa kelas XI A SMK Pancasila 1 KutoarjoKabupaten Purworejo.
TEACHING FACTORY DI SMK MUHAMMADIYAH 2 BOROBUDUR MAGELANG Yoga Guntur Sampurno Ibnu Siswanto
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.423 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i1.2287

Abstract

The aims of the study are to identify and describe a factual, accurate and systematic about 1)Implementation of teaching factory, and 2) The inhibiting and facilitating factors of itsimplementation at SMK Muhammadiyah 2 Borobudur Magelang.The study used a descriptive approach. The object of study were the Principal andTeachers/Employees at SMK Muhammadiyah 2 Borobudur Magelang. The data were collectedthrough interviews and observations. The data were analyzed using descriptive analysis method.The results showed that 1) The teaching factory at SMK Muhammadiyah 2 Borobudur Magelangalready works quite well because it has the organizational structure, human resources, financialmanagement, equipments, learning, and good cooperation networks, as well as product qualityand acceptable society, 2) Implementation of teaching factory at SMK Muhammadiyah 2Borobudur Magelang not optimal in terms of the involvement of educators in teaching factoryworkshop and suitability of existing skills programs in schools with activities undertaken in theteaching factory program. 3) Factors facilitating the implementation of the teaching factory atSMK Muhammadiyah 2 Borobudur Magelang are: Principal who are experienced and have apassion to develop a teaching factory, teaching factory manager who has a lot of experience forserving in the Department of Industry and Trade of the City of Magelang, the commitment ofemployees, facilities and equipment adequate, and the availability of human resources who havethe competence network in accordance with the work being done. 4) While the inhibiting factorsare: teaching factory building ever collapsed because of Merapi disaster and lack of support fromthe government or bureaucracy.Keywords: Teaching Factory, SMK Muhammadiyah 2 Borobudur MagelangPENDAHULUANSeperti
PERBEDAAN HASIL BELAJAR DENGAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DAN KONVENSIONAL DALAM MATA PELAJARAN DASAR OTOMOTIF SEPEDA MOTOR PADA SISWA KELAS X JURUSAN SEPEDA MOTOR DI SMK MA’ARIF NU 01 BUMIAYU BREBES Alif Suseno
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.31 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i1.2288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan hasil belajar siswa setelah penerapanmodel pembelajaran Kooperatif tipe TGT dalam mata pelajaran Dasar Otomotif Sepeda Motorpada siswa kelas X jurusan Sepeda Motor SmkMa’arifNu 01 Bumiayu Brebes, dan (2) mengetahuiperbedaan hasil belajar dengan metode pembelajaran Kooperatif tipe TGT dan Konvensionaldalam mata pelajaran Dasar Otomotif Sepeda Motor pada siswa kelas X jurusan Sepeda MotorSMK Ma’arif Nu 01 Bumiayu Brebes.Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain trueexperimental dengan pretestposttestcontrolgroupdesign.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X ProgramKeahlian Otomotif SMK Ma’arifNu 01 Bumiayu Brebes tahun pelajaran 2013/2014. Tekniksampling yang digunakan pada penelitian ini adalahcluster-random sampling. Adapun yangdimaksudkan sebagai klaster adalah kelas pada sekolah. Kelas yang terpilih sebagai sampelpenelitian adalah kelas X MTR A sebagai kelas eskperimen dan kelas X MTR C sebagai kelaskontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui metode tes. Teknik analisis data yang dilakukanadalah uji persyaratan analisis dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji perbedaan, serta ujihipotesis dengan Uji-T Sampel Berkorelasi (Pairedt-Test) dan Uji-T Sampel Independen(Independent t-Test).Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil belajar setelah penerapan modelpembelajaran Kooperatif tipe TGT dalam mata pelajaran Dasar Otomotif Sepeda Motor padasiswa kelas X jurusan Sepeda Motor SmkMa’arifNu 01 Bumiayu Brebes, dan ada perbedaan hasilbelajar dengan metode pembelajaran Kooperatif tipe TGT dan Konvensional dalam matapelajaran Dasar Otomotif Sepeda Motor pada siswa kelas X jurusan Sepeda Motor SmkMa’arifNu01 Bumiayu Brebes. Dengan kata lain, penggunaan metode pembelajaran Kooperatif tipeTeamsGames Tournament (TGT) pada siswa kelas X jurusan Sepeda Motor di SmkMa’arifNu 01 BumiayuBrebes tahun pelajaran 2013/2014 dapat meningkatkan hasil belajar.Kata Kunci: hasil belajar, Dasar Otomotif Sepeda Motor
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA MATA PELAJARAN SISTEM REM SISWA KELAS XI TKR II DI SMK MUHAMMADIYAH PURWODADI PURWOREJO Budi Setiawan
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.91 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i1.2289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa SMK MuhammadiyahPurwodadi pada siswa kelas XI TKR II melalui pembelajaran Quantum Teaching. Jenispenelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus.Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI TKR II SMK Muhammdiyah Purwodadi yangberjumlah 20 siswa, yang terdiri dari 20 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data denganmenggunakan metode tes, yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar pretest danlembar postest .Analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan persentase danrerata. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan prestasi belajar siswa dalam materisistem rem. Rata-rata nilai siswa sebelum memanfaatkan metode quantum teachingadalah 72 dengan ketuntasan klasikal sebesar 40%. Rata-rata nilai siswa setelahmemanfaatkan metode quantum teaching siklus I meningkat menjadi 77 denganketuntasan klasikal sebesar 75% dan lebih meningkat lagi pada siklus II yaitu menjadi 88dengan ketuntasan klasikal sebesar 100%. Hal ini menunjukan adanya peningkatanprestasi belajar sistem rem siswa dengan diterapkannya model pembelajaran Quantumteaching.Kata kunci: prestasi belajar, model pembelajaran Quantum teaching
PENGARUH PRAKTIK KERJA INDUSTRI DAN KOMPETENSI TUNE UP KENDARAAN TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA KELAS XII TKR SMK NEGERI DI KABUPATEN PURWOREJO Chandra Aditya Yusup
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.678 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i1.2290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh praktik kerja industri dan kompetensi tuneup kendaraan baik secara masing-masing atau bersama-sama terhadap kesiapan kerja siswa kelasXII TKR SMK Negeri di Kabupaten Purworejo. Penelitian ini merupakan penelitian Ex-post Factodengan analisis regresi. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 304 siswa dari SMK Negeri 1Purworejo, SMK Negeri 4 Purworejo, SMK Negeri 6 Purworejo dan SMK Negeri 8 Purworejo.Sampel yang digunakan yaitu sebanyak 169 siswa dengan pengambilan sampel menggunakanteknik cluster random sampling. Data diambil menggunakan dokumentasi, tes dan angket. Datayang diperoleh kemudian diolah menggunakan bantuan program komputer SPSS 17.0 forwindows. Hasil penelitian menunjukan (1) terdapat pengaruh positif antara praktik kerja industriterhadap kesiapan kerja dibuktikan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,404, koefisien korelasi0,308 dan thitung 4,184 > ttabel (1,645) dengan p-value sebesar 0,00 < 0,005, (2) terdapatpegaruh positif antara kompetensi tune up kendaraan terhadap kesiapan kerja, dibuktikan dengankoefisien regresi sebesar 0,329, koefisien korelasi sebesar 0,420 dan thitung 5,977 > ttabel (1,645)dengan p-value sebesar 0,00 < 0,005, (3) terdapat pengaruh positif praktik kerja industri dankompetensi tune up kendaraan secara bersama-sama terhadap kesiapan kerja, dibuktikan dengankoefisien korelasi 0,468 dan Fhitung 23,309 > Ftabel (2,99) dengan p-value sebesar 0,00 < 0,005dan koefisien determinasi sebesar 21,9%.Kata kunci : praktik kerja industri, kompetensi tune up kendaraan, kesiapan kerja
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN EXPLICIT INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PERAWATAN BATERAI SISWA KELAS X TKR SMK NEGERI 1 PURING TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Cici Sulistiani
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.407 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i1.2291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pembelajaran PerawatanBaterai melalui pembelajaran Explicit Instruction (EI) siswa kelas X Teknik Kendaraan Ringan SMKNegeri 1 Puring Kebumen. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian tindakankelas X TKR 2 siswa SMK Negeri 1 Puring Kebumen yang berjumlah 34 siswa. Instrumen penelitianini menggunakan soal tes berbentuk pilihan ganda pada tiap siklus. Teknik analisis data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif.Hasil penelitian ini menunjukan adanyapeningkatan prestasi belajar siswayaitu pada kondisi awal, siklus I dan siklus II. Nilai rata-ratasiswa tuntas pada observasi awal yaitu 72, nilai rata-rata pada siklus I menjadi 75 dan pada siklusII menjadi 79. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajara ExplicitInstruction dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X TKR 2 SMK N 1 Puring denganditandai meningkatnya hasil belajar.Kata Kunci: Model pembelajaran Explicit Instruction, Prestasi belajar
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF SISTEM BAHAN BAKAR INJEKSI, SISTEM PENDINGIN AIR DAN TRANSMISI OTOMATIS PADA SEPEDA MOTOR MATIC INJEKSI Bambang Sulistyo
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.31 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i1.2292

Abstract

Penelitian kolaboratif ini merupakan penelitian pengembangan media pembelajaran, yangbertujuan untuk mengetahui proses pembuatan, tingkat validitas, dan kelayakan mediapembelajaran sistem bahan bakar injeksi, sistem pendingin air dan transmisi otomatis padasepeda motor matic injeksi dengan menggunakan software Adobe flash.Penelitian ini termasuk jenis penelitian Research and Development (R & D). prosedur yangdilakukan terdiri dari: a) Analisis kebutuhan, b) Pengembangan produk media pembelajaran, c) Ujivalidasi oleh ahli materi dan ahli media, d) Revisi, e) Uji coba oleh mahasiswa selaku pengguna, e)Revisi, f) Hasil akhir pembuatan media pembelajaran.Hasi yang didapatkan yaitu: 1) Proses pengembangan media pembelajaran Proses pembuatanmedia pembelajaran sistem bahan bakar injeksi, sistem pendinginan air dan transmisi otomatispada sepeda motor matic injeksi dengan menggunakan software Adobe dilakukan melaluitahapan identifikasi kompetensi sesuai dengan media yang akan dikembangkan, pembuatanrancangan materi, pengumpulan bahan-bahan, pembuatan media dengan adobe flash, validasidari ahli materi, ahli media, dan mahasiswa selaku pengguna, 2) Media pembelajaran yang dibuatmemiliki tingkat kesesuaian dengan silabus sebesar 2.67 (sesuai) dan aspek belajar mandiri 4.0(sangat bisa dipergunakan untuk belajar secara mandiri oleh mahasiswa), dan 3) Mediapembelajaran yang dikembangkan memiliki penilaian kelayakan dengan skor 2.71 (layak) oleh ahlimedia dan 2.87 (layak) oleh mahasiswa selaku pengguna media pembelajaran.Kata kunci: media pembelajaran, sistem bahan bakar injeksi, sistem pendingin air, transmisiotomatis,
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS XI MATA PELAJARAN SISTEM BAHAN BAKAR KONVENSIONAL PADA SEPEDA MOTOR DI SMK MUHAMMADIYAH 2 WONOSOBO Fata Muslim Al-mashuri
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.15 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i1.2293

Abstract

Fata Muslim Al-Mashuri. 102170159. “Pengembangan Media Pembelajaran Audio Visual untukMeningkatkan Minat Belajar Siswa kelas XI Mata Pelajaran Sistem Bahan Bakar Konvensional padaSepeda Motor di SMK Muhammadiyah 2 Wonosobo”. Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif.Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2015.Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui proses pembuatan audio visual untuk meningkatkanminat belajar, dan 2) mengetahui peningkatan minat belajar dengan menggunakan mediapembelajaran audio visual sistem bahan bakar konvensional pada sepeda motor.Jenis penelitian yang digunakan ialah R&D (Research and Development). Sebagai subjek dalampenelitian ini adalah siswa kelas XI TSM SMK Muhammadiyah Wonosobo yaitu Kelas XI TSM A 18orang sebagai kelas eksperimen dan kelas XI TSM B 19 orang sebagai kelas kontrol. Pengumpulandata dilakukan dengan menggunakan metode angket dan tes. Setelah data diperoleh kemudiandianalisis menggunakan teknik deskripsi persentase.Hasil penelitian meliputi proses pembuatan media pembelajaran audio visual melalui beberapatahapan yaitu (1) Pengambilan video, (2) Pengambilan suara, (3) Pembuatan media menggunakanpinnacle studio 2012. Minat belajar kelas XI pada mata pelajaran sistem bahan bakarkonvensional pada sepeda motor meningkat setelah diajarkan menggunakan media audio visual.Analisis data menunjukkan minat belajar kelas kontrol sebesar 64,64%, lebih rendah dibandingkankelas experimen dengan minat belajar sebesar 79,09%.Kata Kunci: Pengembangan, media pembelajaran, minat belajar.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJARSISWA PADA MATA PELAJARAN MEMELIHARA BATERAI DI SMKN 1 WADASLINTANG Fatwa Suci Masytha
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.312 KB) | DOI: 10.37729/autotech.v6i1.2294

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) pengembangan media audio visual pembelajaran padamata pelajaran memelihara baterai (2) pengaruh media pembelajaran audio visual terhadapminat belajar siswa di SMK Negeri 1 Wadaslintang. Subjek penelitian yang diambil adalah siswaSMK Negeri 1 Wadaslintang yang mendapat materi teknik dasar listrik otomotif. Siswa kelas X TKR1 dan kelas TKR 2. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian research & development dengansempel dua kelas, X TKR 1 sebagai kelas control dan X TKR 2 sebagai kelas eksperimen denganjumlah 35 siswa untuk masing-masing kelas. Pengumpulan data menggunakan instrument angkettanggapan ahli meningkatkan minat dan angket tanggapan tentang media pembelajaran yangdigunakan. Hasil dari penelitian menunjukkan dengan media pembelajaran pada prosespembelajaran terdapat perbedaan hasil minat belajar siswa SMK Negeri 1 Wadaslintang siswayang menggunakan media pembelajaran audio visual dengan siswa yang diajarkan dengan mediakonvensianal setelah diberi perlakuan. Melalui angket yang diberikan hasil yang diperoleh adalahdengan rata-rata kelas kontrol 55,62% dan kelas eksperimen 72,55%. Dengan hasil tersebut dapatdisimpulkan bahwa peningkatan minat belajar siswa terjadi setelah menggunakan mediapembelajaran audio visual.Kata kunci: media pembelajaran audio visual, minat belajar siswa

Page 1 of 2 | Total Record : 20