cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
ISSN : 23030631     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ADITYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media publikasi hasil karya ilmiah. Terbit dua kali setahun tiap bulan November dan Mei. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, budayawan, ahli sastra maupun praktisi pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2014): ADITYA" : 14 Documents clear
BENTUK DAN MAKNA SIMBOLIK KESENIAN KUBRO DI DESA BANGSRI KECAMATAN KAJORAN KABUPATEN MAGELANG Dwi Priani
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 4, No 3 (2014): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.442 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mendeskripsikan permasalahan (1) Bentuk kesenian Kubro di Desa Bangsri, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, (2) Makna simbolik yang terdapat dalam kesenian Kubro di Desa Bangsri, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang. Jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dihasilkan dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer terdiri dari sesepuh kesenian Kubro, pengasuh kesenian Kubro, ketua II kelompok kesenian Kubro, perangkat desa, pemain kesenian Kubro dan masyarakat Desa Bangsri. Sumber data sekunder dari dokumentasi, video dan buku-buku. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi, dokumentasi dan wawancara. Lokasi penelitian berada di Desa Bangsri, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi. Teknik penyajian hasil analisis secara informal. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Bentuk kesenian Kubro meliputi pra pertunjukan sampai pasca pertunjukan kesenian Kubro. Pra pertunjukan kesenian Kubro terdiri dari musyawarah, latihan kesenian Kubro, persiapan tempat, nyekar atau ziarah kubur, mengadakan pertemuan, silaturahmi, pengajian, sesaji, persiapan penari. Pertunjukan kesenian Kubro diwujudkan dalam bentuk seperti: gerak, pelaku, musik, lagu, tata rias, tata busana, pola tempat pertunjukan, waktu pertunjukan, perlengkapan, urutan penyajian. Pasca pertunjukan kesenian Kubro yaitu semua penari kesenian Kubro menari bersama, terkadang sampai kesurupan (ndadi). (2) Makna simbolik kesenian Kubro terdapat pada pra pertunjukan sampai pasca pertunjukan kesenian Kubro. Makna simbolik pra pertunjukan kesenian Kubro terdapat pada nyekar atau ziarah kubur dan sesaji. Makna simbolik pertunjukan kesenian Kubro juga terdapat pada gerak, pelaku, musik, lagu, tata rias, tata busana, pola tempat pertunjukan dan penari yang kesurupan. Makna simbolik terdapat pada pasca pertunjukan yaitu pada saat pemain menari bersama-sama campur menjadi satu.   Kata kunci: kesenian kubro, bentuk, makna
BENTUK DAN FUNGSI KESENIAN KUDA LUMPING DALAM UPACARA MERTI DESA DI DESA KALIWUNGU KECAMATAN BRUNO KABUPATEN PURWOREJO Riska Eka Cahyani
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 4, No 3 (2014): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.283 KB)

Abstract

Abstrak: Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu, Penelitian ini mendeskripsikan permasalahan (1) Bentuk kesenian kuda lumping dalam upacara merti desa di Desa Kaliwungu Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo, (2) Keterkaitan kuda lumping dengan upacara merti desa di Desa Kaliwungu Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo, (3) Fungsi pertunjukan kesenian kuda lumping di Desa Kaliwungu Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data adalah kepala desa Kaliwungu, sesepuh desa Kaliwungu, penasehat atau sesepuh kelompok kuda lumping dan seksi perlengkapan kelompok kuda lumping. Data dalam penelitian ini data primer yaitu hasil wawancara dan data sekunder yaitu bentuk dan fungsi kesenian kuda lumping dalam upacara merti desa di Desa Kaliwungu. Lokasi penelitian berada di Desa Kaliwungu Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bentuk kesenian kuda lumping dalam upacara merti desa meliputi prosesi/urutan pelaksanaan upacara merti desa meliputi pra pelaksanaan, pelaksanaan dan paska pelaksanaan, waktu dan tempat pelaksanaan merti desa, pelaku dalam merti desa, susunan panitia pelaksana, prosesi/urutan pelaksanaan, sesaji merti desa, tema pertunjukan, waktu dan tempat pertunjukan, tata rias, tata busana, musik/gamelan, lagu, pola pertunjukan meliputi gerak dan desain lantai, pelaku/penari, struktur organisasi, dan sesaji/ubarampe, (2) Keterkaitan kuda lumping dengan upacara merti desa meliputi sejarah merti desa dan sejarah kuda lumping, hubungan kuda lumping dengan merti desa dan (3) Fungsi pertunjukan kuda lumping dalam upacara merti desa.     Kata kunci: Bentuk dan Fungsi, Kesenian Kuda Lumping  
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS WACANA NARASI DENGAN METODE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA SISWA KELAS VIII H SMP NEGERI 3 KEBUMEN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Dian Kartika Sari
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 4, No 3 (2014): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Penerapan keterampilan menulis wacana narasi dengan metode CTL; (2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis wacana narasi setelah mendapatkan pembelajaran menulis wacana narasi dengan metode CTL pada siswa kelas VIII H SMP Negeri 3 Kebumen. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Kebumen pada bulan Oktober sampai November 2013. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII H sejumlah 20 siswa, laki-laki 8 dan perempuan 12. Objek penelitian adalah keterampilan siswa dalam menulis wacana narasi dengan metode CTL. Penelitian ini terdiri dari tiga kali kegiatan, yaitu kegiatan prasiklus, siklus I, dan siklus II. Masing-masing siklus mengacu pada prosedur penelitian yaitu rencana (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing), dan releksi (reflection). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Teknik tes yang digunakan yaitu hasil menulis wacana narasi siswa, nontes terdiri dari hasil observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi foto. Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan metode CTL mampu meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis wacana narasi. Penerapan pembelajaran menulis dengan metode CTL meliputi: prasiklus, yaitu hasil menulis wacana narasi siswa untuk mengetahui kemampuan awal siswa; siklus I, berisi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi; siklus II merupakan kelanjutan dan perbaikan dari siklus I. Langkah-langkah pembelajaran model CTL yaitu: kembangkan pemikiran bahwa anak akan belajar lebih bermakna; melaksanakan kegiatan inkuiri; mengembangkan sifat ingin tahu siswa dengan membaca; menciptakan masyarakat belajar; menghadirkan model sebagai contoh pembelajaran; refleksi diakhir pertemuan. Dari hasil tes prasiklus terlihat persentase ketuntasan sebesar 35% meningkat menjadi 55% pada siklus I dengan peningkatan sebesar 20%. Setelah dilakukan dengan siklus II persentase ketuntasan mencapai 85% dengan peningkatan sebesar 50% hasil prasiklus, dan sebesar 30% dari siklus I. Berdasarkan hasil nontes yang meliputi observasi, angket, wawancara dan dokumentasi foto, hasilnya juga sangat baik. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode CTL mampu meningkatkan keterampilan menulis wacana narasi pada siswa kelas VIII H SMP Negeri 3 Kebumen.   Kata kunci: Wacana narasi, Contextual Teaching And Learning
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF BERHURUF JAWA MENGGUNAKAN MEDIA KARTU BERGAMBAR PADA SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 2 BUAYAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Nur wahidah
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 4, No 3 (2014): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.004 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1)Langkah–langkah pembelajaran menulis paragraf sederhana berhuruf Jawa menggunakan media kartu bergambar Wayang pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 2 Buayan; (2) Peningkatan Keterampilan Menulis Paragraf Berhuruf Jawa Menggunakan Media Kartu Bergambar pada Siswa Kelas VIII B SMP Negeri 2 Buayan.Penelitian ini adalah jenis Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Buayan pada bulan November 2013 dengan subjek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas VIII B yang berjumlah 36 siswa dan objek penelitiannya adalah menulis paragraf sederhana berhuruf Jawa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara teknik test yaitu test tertulis berupa soal uraian, dan teknik nontest berupa observasi, jurnal, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini meliputi langkah-langkah pembelajaran menggunakan media kartu bergambar dan peningkatan hasil belajar menggunakan media kartu bergambar. Langkah–langkah penelitian tindakan kelas yang dilakukan adalah perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan, pengamatan (Observing), refleksi (Reflecting). Pada tahap perencanaan, peneliti menyiapkan rancangan tindakan berupa menyusun RPP, menyiapkan instrumen berupa soal test, lembar observasi dan lembar jurnal, menyiapkan media. Pada tahap Pelaksanaan, guru melakukan pembelajaran di dalam kelas dengan menggunakan media pembelajaran berupa kartu bergambar Wayang dengan langkah–langkah pelaksanaan adalah tahap pendahuluan, kegiatan inti dan penutup. Tahap selanjutnya yakni observasi, pada tahap ini dilaksanakan bersamaan dengan tahap pelaksanaan, saat pelaksanaan tindakan guru juga melakukan observasi dengan memperhatikan perilaku siswa saat mengikuti pembelajaran. Tahap terakhir adalah refleksi, pada tahap ini guru menganalisis hasil penelitian yang diperoleh. Data tes dan nontes dianalisis untuk mengetahui hasil penelitian pada masing–masing siklus. Hasil penelitian menggunakan media kartu bergambar Wayang dapat meningkatkan hasil belajar keterampilan menulis paragraf sederhana berhuruf Jawa pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 2 Buayan. Nilai rata – rata hasil belajar siswa pada prasiklus sebesar 54,27 dan pada siklus I sebesar 75,19 atau mengalami peningkatan sebesar 38,54%. Pada siklus II rata–rata siswa sebesar 85,44 atau mengalami peningkatan sebesar 13,62 % dari siklus I.   Kata Kunci: Menulis, Media Kartu bergambar, Aksara Jawa

Page 2 of 2 | Total Record : 14