cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis
ISSN : 0216938X     EISSN : 26848414     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 464 Documents
HUMAN CAPITAL DAN SOCIAL CAPITAL UNTUK MEMENANGKAN PERSAINGAN DI ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) Esti Margiyanti Utami
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 3 (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.927 KB) | DOI: 10.37729/sjmb.v11i3.3258

Abstract

Persaingan pasar akan semakin ketat menjelang pemberlakuan Pasar Bebas ASEAN. Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) adalah sebuah agenda integrasi ekonomi negara-negara ASEAN yang bertujuan untuk menghilangkan, jika tidak, meminimalisasi hambatan-hambatan di dalam melakukan kegiatan ekonomi lintas kawasan, misalnya dalam perdagangan barang, jasa, dan investasi. Manusia merupakan aset penting bagi perusahaan. Mereka memiliki modal masing-masing, yaitu modal manusia (human capital) yang berupa keahlian, pengetahuan dan ketrampilan.Untuk menciptakan suatu keunggulan kompetitif memerlukan modal sosial untuk menemukan, memanfaatkandan menggabungkan keterampilan, pengetahuan dan pengalaman individu-individu baik didalam maupun diluar organisasi. Perusahaan harus mampu mendapatkan individu-individu terbaik dengan jaringan terbaik dan mengintegrasikan mereka ke dalam rantai nilai perusahaan. Modal sosial (social capital), baik didalam maupun luar organisasi telah menjadi prasyarat untuk pembelajaran organiasasi, adaptasi, dan kelincahan. Perusahaan dengan hubungan yang lebih baik dalam jaringan industri akan memiliki kemungkinan inovasi yang lebih tinggi. Kata Kunci: human capital, social capital, MEA
INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION (IMC) DAN STRETEGI BRAND EQUITY DI ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) Budiyanto Budiyanto
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 3 (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1139.217 KB) | DOI: 10.37729/sjmb.v11i3.3259

Abstract

Pembentukan pasar tunggal yang diistilahkan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini nantinya memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi akan semakin ketat.Model hubungan pemasaran berbasis komunikasi merupakan dasar dari usaha pemasaran baru yang berfokus pada konsumen. Terdapat perubahan pararel dalam  teori komunikasi dan pemasaran dan adanya perpotongan (intersection) antara komunikasi dan pemasaran. Meskipun komunikasi selalu menjadi eleman penting dalam pemasaran, peningkatan dalam interaksi membuat komunikasi menjadi elemen pemasaran yang lebih berharga dengan mengidentifikasi beberapa point yang menghubungkan dua disiplin ilmu tersebut. Point-point dari membangun brand equity memerlukan (1) identitas merek internal, (2) integrasi dari brand identity kedalam keseluruhan program pemasaran perusahaan, seperti produk, harga, iklan, promosi, dan keputusan distribusi. Keyword: MEA, IMC, Brand Equity
PEMBERDAYAAN UMKM DALAM RANGKA PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK DI ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) Dedi Runanto
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 3 (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.445 KB) | DOI: 10.37729/sjmb.v11i3.3260

Abstract

Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) menuntut pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing produk supaya mampu bersaing dengan produk negara lain di kawasan Asia Tenggara. Dalam upaya peningkatan daya saing produk diperlukan partisipasi aktif pihak yang bersentuhan langsing dengan pelaku usaha di lingkup UMKM. Pihak yang terlibat dalam pemberdayaan UMKM diantaranya adalah pemerintah, organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi dan lembaga keuangan. Pendampingan yang berkesinambungan yang disertai dengan evaluasi akan menghasilkan pendampingan yang berkualitas yang mampu membuat UMKM memiliki daya saing dalam upaya menghadapi pasar bebas Asia tenggara atau yang sering disebut dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Kata Kunci: Pemberdayaan UMKM, Daya Saing Produk, MEA
KETERKAITAN ANTARA ORIENTASI RANTAI PASOK, BERBAGI INFORMASI DAN KEPUASAN INTER-RELASI ANTAR PERUSAHAAN Gerry Ganika
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 1 (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.804 KB) | DOI: 10.37729/sjmb.v12i1.3261

Abstract

Saat ini persaingantidak hanya terjadi antar perusahaan secara individual, tetapi persaingan antar rantai pasok. Oleh karena itu, kolaborasi antara anggota rantai pasok mutlak diperlukan dalam menghadapi persaingan tersebut, hal ini menandakan manajemen rantai pasok memiliki implikasi strategis bagi perusahaan.Kesadaran dan filosofi akan pentingnya adopsi manajemen rantai pasok merupakan bentuk awal dari manajemen rantai pasok itu sendiri, atau disebut dengan orientasi rantai pasok.Berdasarkan pada pentingnya memahami konsep dasar dari manajemen rantai pasok, maka kajian ini mencoba menyederhanakan konsep manajemen rantai pasok baik secara strategis maupun taktis kedalam sebuah model hubungan sebab akibat yang terdiri dari tiga konsep utama, yaitu orientasi rantai pasok sebagai representasi dari konsepsi strategis dan sistemis. Aktivitas berbagi informasi sebagai representasi dari konsepsi taktis dan operasional, dan kepuasan interelasi rantai pasok sebagai representasi dari salah satu faktor pengukuran kinerja yang ingin dicapai. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar koseptual bagi penelitian-penelitian selanjutnya, serta menjadi masukan baru dalam memahami dimensi dasar dalam praktek manajemen rantai pasok melalui hubungan antara ketiga variabel tersebut Kata Kunci: orientasi rantai pasok, Aktivitas berbagi informasi, kepuasan interelasi rantai pasok
ANALISIS ABNORMAL RETURN PADA SAHAM BANK PANIN SYARIAH TAHUN 2014 DI BURSA EFEK INDONESIA (IDX) Intan Puspitasari; Esti Margiyanti Utami
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 1 (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.719 KB) | DOI: 10.37729/sjmb.v12i1.3262

Abstract

Pasar modal yang baik menggambarkan harga dan return sekuritas dalam pasar tersebut berada dalam keseimbangan. Kondisi pasar yang seimbang ditunjukkan dari keadaan pasar yang seimbang. Dalam penelitian ini diproksikan dengan nilai  Abnormal Return. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Return saham Bank Panin Syariah di Bursa Efek Indonesia (IDX) dan untuk menganalisis Abnormal Return Saham Bank Panin Syariah di Bursa Efek Indonesia (IDX). Pengujian Hipotesis penelitian ini adalah untuk menguji Return Tak Normal (Abnormal Return/AR) yang menggunakan 3 model, yaitu Mean-adjusted Return, Market-adjusted Return dan Market Model Return. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada semua periode pengamatan dengan menggunakan ketiga model diperoleh nilai abnormal return yang negative, artinya terjadi return yang tidak normal (Abnormal Return) pada saham Bank Panin Syariah. Nilai Anormal Return yang negative menunjukkakan bahwa harga saham Bank Panin Syariah mengalami kenaikan dibandingkan periode yang lalu. Kata-kata kunci: Anormal Return, Mean-adjusted Return, Market-adjusted Return dan Market Model Return.
TEORI KEPEMIMPINAN: SEBUAH TINJAUAN DARI PERSPEKTIF FILSAFAT ILMU Hening Riyadiningsih
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 1 (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.808 KB) | DOI: 10.37729/sjmb.v12i1.3263

Abstract

The purpose of this article is to describe the various positions of leadership theory from the perspective of Kierkegaard’s philosophy. Mode of existence of Kierkegaard’s philosophy consist of  mode of existence of aesthetics, mode of existence of ethical, and mode of existence of religion. The development of these three modes of existence has been following the process of development Ironic -Reflective. Based on linkage between mode of existence with the position of leadership theory, then there are three positions of leadership theory is the instrumental position, the position of responsibility, and spiritual position. The Position of instrumental leadership theory is based on mode of existence of aesthetics, viewed from the standpoint of mechanical. The position of responsibility leadership theory is based on the mode of existence of ethicals, which leadership  theory are viewed from the perspective of social responsibility, the environment, and officials, which is reflected in the activities that are based on the values ​​and norms of society and ecological. The position of spiritual leadership theory is based on the mode of existence of religious, viewed from the standpoint of organic. There is interdependence of all the elements that exist in the organization, because the organization is considered as a system of interconnected organism. From the perspective of the philosophy of Kierkegaard, in spiritual position, intuition is introduced as source of knowlwdge.. Keyword: Ontology, Epistemology, Axiology,  Mode of Existence of Kierkegaard Philosophy, Interpretation of Development Process Ironic-Reflective, Leadership Position of Instrumental, Leadership Position of Responsibility, and Leadership Position of Spiritual
ANALISIS PERILAKU PEMBELIAN IMPULSIF PADAKONSUMEN RITEL Titin Ekowati; Endah Pri Ariningsih
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 1 (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.518 KB) | DOI: 10.37729/sjmb.v12i1.3264

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku pembelian impulsif yang seringmelanda konsumen, terutama yang dialami oleh konsumen ritel dan menganalisis pula berbagaifaktor yang dapat memicu terjadinya perilaku pembelian impulsif atau impulsive buying padakonsumen ritel.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Analisiskualitatif ini digunakan untuk menjelaskan dan memahami fenomena tentang apa yang dialami olehsubjek penelitian misalnya persepsi, motivasi, tindakan dengan cara dideskripsikan dalam bentukkata-kat dan bahasa pada suatu konteks yang alamiah dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah.Dengan kata lain penelitian ini menggunakan desain penelitian phenomenological research.Dari sepuluh responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini hampir semua pernah atausering melakukan pembelian tidak terencana karena memang semua responden menyukai aktivitasberbelanja di supermarket. Aktivitas pembelian tidak terencana yang terjadi pada respondenpenelitian dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu : gaya hidup berbelanja, respon lingkungan belanja,emosi positif dan keinginan hedonis, serta lingkungan fisik dan lingkungan sosial yang ada pada dirikonsumen.Key Word : Impulsive buying, konsumen ritel, phenomenological research.
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) Ridawan Baraba; wijayanti wijayanti
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 1 (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.251 KB) | DOI: 10.37729/sjmb.v12i1.3265

Abstract

Karyawan sebagai bagian dari faktor produksi merupakan hal yang utama dalam proses produksi baik barang atau jasa begitu pula tentunya dengan hotel sebagai penjual jasa. Karyawan diharapkan bekerja secara produktif dan maksimal bahkan terkadang dibutuhkannya pengorbanan yang lebih didalam menjalankan pekerjaannya seperti mungkin mereka harus bekerja lembur di waktu–waktu tertentu dan bisa jadi mengerjakan sebuah pekerjaan yang bukan pekerjaannya. Kinerja seseorang akan dipengaruhi oleh kepuasan kerja yang dimilki. Ketika karyawan merasakan kepuasan terhadap pekerjaannya, maka karyawan tersebut akan bekerja secara maksimal dalam menyelesaikan pekerjaannya, bahkan melalukan pekerjaan di luar dari tugasnya. Kesediaan inilah yang kemudian dikenal sebagai Organizational Citizenship Behavior (OCB). Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB). Objek penelitian ini adalah Hotel–hotel anggota Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cabang Purworejo, dengan subyek penelitian adalah karyawan Hotel anggota PHRI Kabupaten Purworejo. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert yang masing-masing sudah diujicobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa Nilai koefisien regresi kepuasan kerja sebesar 0,588 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.000 sehingga hipotesis pertama terdukung oleh penelitian ini. Nilai koefisien regresi komitmen organisasi sebesar -0.083 dengan tingkat signifikansi 0.387 sehingga hipotesis kedua tidak terdukung oleh penelitian ini. Kata kunci : Kepuasan Kerja, Organizational Citizenship Behavior (OCB), Komitmen Organisasi
PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE DAN INCOME DIVERSIFICATION ACTIVITIES TERHADAP STABILITAS KINERJA PERBANKAN INDONESIA Dwi Irawati; Nita Ayu Riyanti
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 1 (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.397 KB) | DOI: 10.37729/sjmb.v12i1.3266

Abstract

Rasio total pendapatan bunga terhadap total pendapatan operasional sepuluh bank beraset terbesar di Indonesia mengalami tren penurunan, sedangkan tren pendapatan non-bunga terus meningkat. Hal ini menunjukkan perbankan mencari alternatif atau diversifikasi sumber pendapatanuntuk mengurangi ketergantungan pada pendapatan bunga kredit.Tren ini menunjukkan operasional aktivitas non-bunga atau fee-based income bank telah menopang pendapatan operasional perbankan.Tren kenaikan pendapatan non-bunga ini merupakan salah satu akibat dari ketatnya persaingan dalam penyaluran kredit perbankan sehingga profitabilitas yang diperoleh perbankan dari penyaluran kredit berkurang. Selain faktor kompetisi, corporate governance juga dipandang sebagai faktor penting penentu keberhasilan bank setelah masa krisis 1997 di Asia. Pemilik bank (pemegang saham terbesar) sangat menentukan kebijakan yang berkaitan dengan diversifikasi pendapatan.Penelitian ini berfokus pada pengaruh tata kelola (corporate governance) dan diversifikasi pendapatan (diversification income) terhadap stabilitas kinerja bank-bank di Indonesia, dengan menggunakan variabel kontrol derajat kompetisi pasar, size bank, kecukupanpermodalan, dan risiko likuiditas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada eksekutif bank dan pemerintah sebagai regulator, agar memberikan pengawasan yang lebih ketat terhdap kegiatan diversifikasi pendapatan yang dilakukan oleh perbankan. Hasil penelitian  ini menunjukkan bahwa diversifikasi pendapatan justru menurunkan kinerja. Bank-bank yang dikuasai oleh kelompok (perusahaan) multinasional terbukti lebih banyak melakukan diversifikasi pendapatan dan berhasil, dibandingkan dengan bank milik perusahaan bukan multinasional.Kemudian, tingkat persaingan yang tinggi, terutama dalam aktivitas penyaluran kredit, terbukti menurunkan kinerja bank.Hal ini mendorong perbankan melakukan non-interest activities untuk meningkatkan kinerjanya. Diversifikasi pendapatan yang dilakukan oleh bank-bank dengan total aset dan permodalan yang cukup besar terbukti meningkatkan kinerja bank tersebut.Selanjutnya, dilihat dari jumlah kredit yang disalurkan kepada masyarakat (berarti risiko likuiditas bank tinggi), hal ini mendorong bank untuk melakukan diversifikasi pendapatan agar kinerja bank tetap stabil. Kata kunci: diversifikasi pendapatan, kompetisi pasar, corporate governance, kinerja
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PEMASARAN ONLINE DALAM PENINGKATAN PENJUALAN DAN LABA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) Ira setiawati; Retno Prihatiningsih
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 13, No 1 (2017): SEGMEN - Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.252 KB) | DOI: 10.37729/sjmb.v13i1.3551

Abstract

Di Indonesia banyak pebisnis yang memanfaatkan kecanggihan teknologi agar memperoleh pangsa pasar yang memuaskan. Saat ini internet sudah sangat mudah diakses oleh siapapun diseluruh dunia, termasuk para pebisnis yang menggunakan internet sebagai sarana pemberi informasi tentang produk yang ditawarkan secara online. Penelitian ini, diharapkan dapat menjawab tentang bagaimana pemanfaatan  media sosial memberikan pengaruh signifikan terhadap pemasaran online produk barang dan jasa yang ditawarkan oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah, baik yang bergerak dalam bidang jasa, dagang maupun produksi manufaktur khususnya di wilayah Jawa Tengah, sehingga dapat meningkatkan omset penjualan dan laba UMKM. Kata Kunci : pemasaran online, media sosial, penjualan, laba, UMKM

Filter by Year

2005 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 22, No 1 (2026): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 21, No 2 (2025): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 21, No 1 (2025): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 20, No 2 (2024): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 20, No 1 (2024): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 19, No 2 (2023): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 19, No 1 (2023): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 18, No 2 (2022): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 18, No 1 (2022): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 17, No 3 (2021): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 17, No 2 (2021): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 17, No 1 (2021): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 16, No 3 (2020): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 16, No 2 (2020): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 16, No 1 (2020): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 15, No 2 (2019): SEGMEN - Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 15, No 1 (2019): SEGMEN - Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 14, No 2 (2018): SEGMEN - Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 14, No 1 (2018): SEGMEN - Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 13, No 2 (2017): SEGMEN - Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 13, No 1 (2017): SEGMEN - Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 2C (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 2B (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 2A (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 1D (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 1A (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 1C (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 1B (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 1 (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 3 (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 2C (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 2A (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 2 (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 2B (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 1B (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 1A (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 1 (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 1c (2014): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 10, No 2b (2014): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 10, No 2a (2014): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 10, No 2c (2014): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 10, No 2 (2014): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 10, No 1 (2014): SEGMEN - Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 10, No 1.a (2014): SEGMEN - Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 1 (2013): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s Vol 8, No 2.a (2012): Jurnal Manajemen & Bisnis Vol 7, No 1 (2011): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 2 (2010): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 1 (2010): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 2 (2009): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 1 (2009): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 2 (2008): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 1 (2008): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 2 (2007): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 2 (2006): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 1 (2006): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s No 1 (2005): Jurnal Manajemen & Bisnis More Issue