Al-Iqtishad : Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah (Journal of Islamic Economics)
This journal focused on Islamic law on economics and finance studies and present developments through the publication of articles. Specifically, the journal will deal with topics, including but not limited to Islamic law on Islamic Banking, Islamic Marketing, Islamic Human Resources, Islamic Finance, Zakah, Waqf, Poverty Alleviation, Islamic Public Finance, Monetary Economics, Economic Development, Maqasid al-Shariah, Institutional Economics, Islamic management, Behavioural Economics and Finance, Corporate Governance, Risk Management, Shariah issues, Financial Engineering, Securitization and Sukuk, Islamic Capital Markets, Insurance and Takaful, Regulatory Issues, Corporate Social Responsibility in Islam and other topics which related to this area. The journal is intended to communicate original research and current issues on the subject. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines.
Articles
707 Documents
RESPON MASYARAKAT HUNIAN ISLAMI TERHADAP EKONOMI ISLAM
Nurrahman, Irfan
Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 2 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aiq.v2i2.2484
Islam sebagai konsep atau sistem hidup merupakan panduan pokok bagi manusia untuk hidup dan kehidupannya, yang menjanjikan sebuah keteraturan, keselamatan, kedamaian dan kesejahteraan kehidupan dunia dan akherat. Sebagai panduan pokok, Islam memiliki konsekwensi-konsekwensi bagi manusia yang meyakininya, yaitu berupa aturan yang harus dipatuhi atau bisa juga berupa tindakan-tindakan yang sepatutnya dilakukan oleh penganutnya dengan menjaga kefitrahannya sebagai individu (hamba Allah swt) dan keharmonian interaksinya dengan individu lain (sosial kemasyarakatan).DOI: 10.15408/aiq.v2i2.2484
PERILAKU KONSUMSI MASYARAKAT JAKARTA TIMUR SEBELUM DAN SAAT RAMADHAN
Muhtarom, Kholiq
Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 2 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aiq.v2i2.2485
Makanan dalam kemasan ditengarai menjadi penyebab makin menumpuknya sampah tersebut. Agustus 2008, volume sampah di Jakarta pusat mencapai 5.820 meter kubik. Hal ini membuat tidak nyaman bagi masyarakat Jakarta sendiri dan warga lain yang selama ini mengunjungi kota Jakarta dan selama bulan Ramadhan itu, diperkirakan terjadi peningkatan sampah sekitar 20 persen. Melonjaknya volume sampah ini, didominasi dari kertas dan plastik sisa pembungkus makanan dan minuman seperti pembungkus nasi, atau styrofoam pembungkus makanan cepat saji, Aqua botol, dan berbagai bekas produk makanan kemasan lainnya.DOI: 10.15408/aiq.v2i2.2485
KONSEP DISTRIBUSI MENURUT MUHAMMAD BAQIR AS-SHADR
Maulana, Rian
Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 2 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aiq.v2i2.2486
Krisis mengajarkan beberapa hal. Bank Syariah ternyata lebih tahan dari krisis dan tidak menyulitkan Negara1. Karena Perbankan syariah bisa berperan sebagai Lembaga intermediasi (penengah) yang berfungsi bahwa dana pihak ketiga yang ada di Perbankan syariah hampir 100 % di distribusikan kembali kepada masyarakat. Sementara bank konvensional hanya mendekati 70 %2, dan membebani Negara karena meniscayakan bunga bagi Pemerintah untuk dana bank di SBIDOI: 10.15408/aiq.v2i2.2486
STRATEGI PEMASARAN PRODUK FULPROTEK PT. ASURANSI TAKAFUL KELUARGA DAN BANK MUAMALAT INDONESIA
Mashnu’ah, Siti
Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 2 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aiq.v2i2.2487
Pemasaran merupakan salah satu ilmu ekonomi yang telah lama berkembang, dan sampai pada saat ini pemasaran sangat mempengaruhi keberhasilan suatu perusahaan untuk bisa bertahan di dalam pangsa pasar. Oleh karena itu perusahaan harus melakukan bauran pemasaran yang juga mempunyai pengaruh untuk menentukan berhasil tidaknya dalam memasarkan produknya. Apabila bauran pemasaran yang di laksanakan perusahaan tersebut mampu memasarkan produknya dengan baik, hal ini akan berpengaruh terhadap tujuan perusahaanDOI: 10.15408/aiq.v2i2.2487
ANALISIS KINERJA KEUANGAN BANK MUAMALAT INDONESIA DIKAITKAN DENGAN PROGRAM AKSELERASI PERBANKAN SYARIAH
Hamdani, Roni
Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 2 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aiq.v2i2.2488
Tahun 2008 bagi perbankan syari’ah nasional mungkin berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kerja keras memenuhi target market share 5% dari total aset perbankan nasional merupakan implementasi Visi Cetak Biru Pengembangan Perbankan Syari’ah Indonesia. Kekhawatiran target pangsa pasar 5% tidak tercapai memang menjadi pemikiran kalangan pemerintah, praktisi, pemerhati, peneliti maupun akademisi perbankan syari’ah.DOI: 10.15408/aiq.v2i2.2488
ASURANSI DALAM PANDANGAN ULAMA FIKIH KONTEMPORER
Rauf, Abdur
Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 2 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aiq.v2i2.2489
Dalam khazanah fiqh Islam klasik permasalahan asuransi dalam bentuk implementasinya yang sekarang ini memang belum dikenal, karena itu tidak didapatkan status hukumnya dalam kitab-kitab mereka. Namun demikian, kajian tentang asuransi dalam perspektif Islam kontemporer sebenarnya sudah cukup banyak dilakukan oleh para ahli hukum, baik ahli hukum Islam secara khusus maupun ahli ekonomi Islam secara umum. Mengingat asuransi ini adalah masalah yang relatif baru yang belum ada kejelasan status hukumnya pada masa pra Islam, maka perdebatan yang terjadi sekitar hukum asuransipun tidak bisa dielakkan. Sebagian ulama ada yang mengharamkannya dengan alasan adanya unsur riba, sama dengan perjudian, mengandung penipuan, ekploitasi, dan lain-lain.DOI: 10.15408/aiq.v2i2.2489
PENIMBUNAN BARANG DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
Wahyuni, Afidah
Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 2 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aiq.v2i2.2490
Ihtikâr dalam perspektif hukum Islam merupakan taktik perdagangan yang sangat tidak bermoral dan juga tidak manusiawi, karena praktik perdagangan semacam itu banyak menimbulkan mudlarat bagi kehidupan manusia. Di antara madlarat yang bisa ditimbulkannya adalah kesusahan (al-dlayyiq) bagi masyarakat di dalam mendapatkan kebutuhan pangan khususnya dalam hal-hal yang bersifat dlaruri (primer). Dalam hal penimbunan barang-barang pangan yang bersifat primer dan berakibat kepada kondisi kesusahan (al-dlayyiq), bisa terjadi karena barang-barang itu secara nominal terbatas dan bisa juga karena harganya sangat tinggi sehingga tidak diragukan lagi bahwa hukumnya haram. Karena tindakan muhtakir itu mengakibatkan maslahat orang banyak terabaikan. Mengingat masalah ihtikar tersebut berkaitan dengan praktik monopoli, maka dengan sendirinya monopoli yang berakibat kesusahan (al-dhayyiq) bagi masyarakat juga haram hukumnya, karena ia merupakan penghantar dari praktik yang diharamkan hukum Islam. Untuk itu, diperlukan peran pemerintah guna menghindari praktik-praktik tidak terpuji. Bahkan di dalam menanggulangi praktik-praktik itu pemerintah berhak menentukan hukuman.DOI: 10.15408/aiq.v2i2.2490
TITIK TEMU DAN SINERGI EKONOMI ISLAM DAN EKONOMI KERAKYATAN
Rizal, Sofyan
Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2011)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aiq.v3i1.2493
In fact, Islamic and populist economy have the same objective: they are welfare and fairness for all people. In Islam, the economical welfare and the fairness must be based on Islamic norms and ethics. Koperasi is a populist economic institution that has been long existed in Indonesia. Koperasi is the main institution that is expected by the founders of this nation as a tool of economical equality and fairness. At the concept of implementation level, koperasi has a lot of compatybility with the appropiate institutions of economic empowerment of IslamDOI: 10.15408/aiq.v3i1.2493
DINAMIKA AKAD DALAM TRANSAKSI EKONOMI SYARIAH
Rahmawati, Rahmawati
Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2011)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aiq.v3i1.2494
Transaction is one of law product (sharia and jurisprudence) that has a lot of development in accordance to human dynamics of the classical period to the present day. In the future, it will always envolve to follow the dynamics of economic system by maintaining the substance in the middle of economical global contentions. Transaction becomes one of Islamic and sharias (revelation) product law to ensure human walfare. As a norm, transactions in Islamic finance or Islamic economics can be fused into the world economic system. This can be a filtering and balancing for the economical system that runs stable towards the benefit of all parties.DOI: 10.15408/aiq.v3i1.2494
PERTUMBUHAN ASURANSI SYARIAH DI DUNIA DAN INDONESIA
Maksum, Muhammad
Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2011)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/aiq.v3i1.2495
The movement of Islamic insurance growth as one of an Islamic finance instruments is not as fast as the growth of Islamic banking. Nevertheless, it shows a significance growth wether in the world or Indonesia. In the debate over the legal status of insurance, the insurance based on mutual help and free of ribâ can be an alternative for those who want a lawful economic transactions. The increasing public appreaciation of the Islamiceconomic system allows the growth of Islamic insurance in the future rapidlyDOI: 10.15408/aiq.v3i1.2495